سنن الدارقطني ٣١٣١: نا الْقَاضِي الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو مُوسَى مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى , نا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ بْنِ عُمَرَ , عَنْ فُلَيْحٍ , عَنْ أَبِي حَازِمٍ , عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ , أَنَّ وَلِيدَةً فِي عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَمَلَتْ مِنَ الزِّنَا , فَسُئِلَتْ مَنْ أَحْبَلَكِ؟ , قَالَتْ: أَحْبَلَنِي الْمَقْعَدُ , فَسُئِلَ عَنْ ذَلِكَ فَاعْتَرَفَ , فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّهُ لَضَعِيفٌ عَنِ الْجَلْدِ» , فَأَمَرَ بِمِائَةِ عُثْكُولٍ فَضَرَبَهُ بِهَا ضَرْبَةً وَاحِدَةً. كَذَا قَالَ , وَالصَّوَابُ عَنْ أَبِي حَازِمٍ , عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Sunan Daruquthni 3131: Al Qadhi Al Husain bin Ismail menceritakan kepada kami, Abu Musa Muhammad bin Al Mutsanna menceritakan kepada kami, Utsman bin Umar Ibnu Umar menceritakan kepada kami dari Fulaih, dari Abu Hazim, dari Sahl bin Sa'd bahwa pernah ada seorang wanita hamil dari hasil perzinaan di masa Nabi SAW. Ia kemudian ditanya tentang orang yang menghamilinya. Ia menjawab, "Yang menghamiliku adalah Al Muq'ad." Setelah Al Muq'ad diinterogasi dan ia mengakui perbuatannya, Nabi SAW bersabda, "Ia ini lemah tak kuat dicambuk.‘ Beliau lantas meminta seratus tanda kurma lalu beliau memukulnya dengannya satu kali pukulan saja. Seperti itulah yang diungkapkan olehnya. Yang benar adalah, diriwayatkan dari Abu Hazim, dari Abu Umamah bin Sahl, dari Nabi SAW.
Grade
سنن الدارقطني ٣١٣٢: نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَزِيدَ الزَّعْفَرَانِيُّ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ رَاشِدٍ , نا دَاوُدُ بْنُ مِهْرَانَ , نا سُفْيَانُ , عَنْ أَبِي الزِّنَادِ , وَيَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ , عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ , قَالَ: كَانَ مَقْعَدٌ عِنْدَ جِدَارِ أُمِّ سَعْدٍ , فَفَجَّرَ بِامْرَأَةٍ , فَسُئِلَ عَنْ ذَلِكَ فَاعْتَرَفَ , فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَنْ يُضْرَبَ بِأَثْكَالِ النَّخْلِ»
Sunan Daruquthni 3132: Ahmad bin Muhammad bin Yazid Az-Za'farani menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Rasyid menceritakan kepada kami, Daud bin Mihran menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zinad dan Yahya bin Sa'id, dari Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif, dari Abu Sa'id Al Khudri, dia berkata, "Muq'ad adalah pembantu di rumah Ummu Sa'd, dan ia telah berzina dengan seorang wanita. Ia kemudian ditanya tentang hal itu dan akhirnya mengaku. Setelah itu Nabi SAW memerintahkan agar ia dicambuk dengan tanda kurma."
Grade
سنن الدارقطني ٣١٣٣: نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْمَاعِيلَ السُّيُوطِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ مَرْوَانَ , نا عَمْرُو بْنُ عَوْنٍ , نا سُفْيَانُ , عَنْ أَبِي الزِّنَادِ , وَيَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ , عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلٍ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ , أَنَّ مَقْعَدًا أُحَيْنَ , فَذُكِرَ مِنْهُ زَمَاتَةً كَانَ عِنْدَ جِدَارِ أُمِّ سَعْدٍ فَفَجَرَ بِامْرَأَةٍ حَمَلَتْ , فَسُئِلَتْ فَقَالَتْ: هُوَ مِنْهُ فَاعْتَرَفَ , فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَنْ يُجْلَدَ بِأَثْكَالِ النَّخْلِ»
Sunan Daruquthni 3133: Ahmad bin Muhammad bin Ismail As-Suyuthi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdul Malik bin Marwan menceritakan kepada kami, Amr bin Aim menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zinad dari Yahya bin Sa'id, dari Abu Umamah bin Sahl, dari Abu Sa'id Al khudri, bahwa Maq'ad pernah menunggu waktu eksekusi. Karena ia telah menghamili seorang wanita yang ketika ditanya mengatakan ayah dari bayi yang dikandungnya adalah Muq'ad. Setelah ia mengaku, Nabi SAW pun memerintahkan agar ia dicambuk dengan tandan kurma.
سنن الدارقطني ٣١٣٤: نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْمَاعِيلَ الْآدَمَيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ الْحُنَيْنِيُّ , نا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ الْأَزْدِيُّ , نا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: حَمَلَتْ أَمَةٌ فِي بَنِي سَاعِدَةَ مِنَ الزِّنَا , فَلَمَّا وَضَعَتْ قِيلَ لَهَا: «مِمَّنْ وَلَدُكِ؟» , قَالَتْ: مِنْ فُلَانٍ , إِنْسَانٌ نَضْوٌ مَمْسُوحٌ كَأَنَّهُ خَرْشَاءُ مِنْ ضَعْفِهِ , فَسُئِلَ الْمَقْعَدُ عَنْ ذَلِكَ , فَقَالَ: صَدَقَتْ هُوَ مِنِّي , فَرُفِعَ ذَلِكَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا قَالَ , وَأُخْبِرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَيْئَةِ الرَّجُلِ وَأَنَّهُ لَا مَضْرِبَ فِيهِ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «خُذُوا لَهُ عُثْكُولًا , يَعْنِي عَذْقًا فِيهِ مِائَةُ شِمْرَاخٍ , فَاضْرِبُوهُ بِهِ ضَرْبَةً وَاحِدَةً» فَفَعَلُوا
Sunan Daruquthni 3134: Ahmad bin Muhammad bin Ismail Al Adami menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Husain Al Hunaini menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Muhammad Al Azdi menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Az-Zinad menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif, dari ayahnya, dia berkata: Pernah ada seorang budak wanita bani Sa'd hamil karena perzinaan. Setelah melahirkan, ia ditanya, "Dari siapakah engkau dapatkan bayi ini (Siapa bapaknya)?" Dia menjawab, "Dari si fulan." Ia menyebutkan nama pria yang berperawakan kurus kering dan kulitnya layaknya kulit telur. Ketika dikonfirmasi, Al Muq'ad menjawab, "Ya, wanita itu benar. Anak itu dariku." Apa yang ia katakan kemudian dilaporkan kepada Nabi SAW. Dilaporkan juga bagaimana kondisi fisik pria ini dan ia tidak tahan pukul. Maka Rasulullah SAW bersabda, "Siapkan tandan kurma sebanyak seratus buah dan cambuklah ia satu kali." Para sahabat kemudian melakukannya.
Grade
سنن الدارقطني ٣١٣٥: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ الْمَارِسْتَانِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ حَكِيمٍ , نا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ , عَنْ هِشَامِ بْنِ أَبِي عَبْدِ اللَّهِ , عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ , عَنْ أَبِي قِلَابَةَ , عَنْ أَبِي الْمُهَلَّبِ , عَنْ عِمْرَانَ بْنِ حُصَيْنٍ , أَنَّ امْرَأَةً أَتَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ حُبْلَى مِنَ الزِّنَا , فَقَالَتْ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ , فَدَعَا وَلِيَّهَا , فَقَالَ: «أَحْسِنْ إِلَيْهَا , فَإِذَا وَضَعَتْ مَا فِي بَطْنِهَا فَأْتِنِي» فَفَعَلَ , فَأَمَرَ بِهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَشُدَّتْ أَوْ شُكَّتْ ثِيَابُهَا عَلَيْهَا , ثُمَّ أَمَرَ بِهَا فَرُجِمَتْ , ثُمَّ صَلَّى عَلَيْهَا , فَقِيلَ لَهُ: رَجَمْتَهَا ثُمَّ تُصَلِّي عَلَيْهَا؟ , فَقَالَ: «وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَقَدْ تَابَتْ تَوْبَةً لَوْ تَابَهَا سَبْعُونَ مُذْنِبًا لَوَسِعَتْهُمْ , وَهَلْ وَجَدْتَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا»
Sunan Daruquthni 3135: Abdullah bin Ahmad bin Ibrahim Al Maristani menceritakan kepada kami, Yahya bin Hakim menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Adi menceritakan kepada kami dari Hisyam bin Abu Abdullah-, dari Yahya bin Abu Katsir, dari Abu Qilabah, dari Abu Muhallab, dari Imran bin Hushain, bahwa pernah ada seorang wanita hamil karena perzinaan melapor kepada Rasulullah SAW, "Ya Rasulullah, aku telah melanggar had, maka laksanakanlah hukum had atas diriku." Beliau kemudian memanggil wali wanita itu dan berkata, "Jagalah ia baik-baik, kalau sudah melahirkan bawa kepadaku." Mereka kemudian melaksanakan pesan Rasulullah SAW. (Sampai waktu yang dilentukan) Nabi SAW melaksanakan eksekusi. Pakaian wanita itu diikatkan pada dirinya lalu ia dirajam. Setelah itu Rasulullah SAW menshalati jenazahnya. Melihat hal itu, ada yang bertanya kepada beliau, "Ya Rasulullah, Anda merajamnya lalu menshalatinya?" Beliau bersabda, "Demi jiwaku yang berada di tangan-Nya, ia telah bertobat yang kalau dibagi tobatnya itu akan mencukupi tujuh puluh orang yang berdosa. Apa kamu bisa mendapatkan yang lebih utama daripada orang yang mendermakan dirinya (untuk tegaknya hukum Allah)
Grade
سنن الدارقطني ٣١٣٦: نا عَبْدُ اللَّهِ , نا يَحْيَى , نا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ , نا هِشَامٌ بِإِسْنَادِهِ نَحْوَهُ , فَقَالَ لَهُ عُمَرُ: رَجَمْتَهَا , وَقَالَ: «لَوْ تَابَهَا أَهْلُ الْمَدِينَةِ لَوَسِعَتْهُمْ , هَلْ وَجَدْتَ أَفْضَلَ مِنْ أَنْ جَادَتْ بِنَفْسِهَا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ».
Sunan Daruquthni 3136: Abdullah menceritakan kepada kami, Yahya menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Abdushshamad menceritakan kepada kami, Hisyam menceritakan kepada kami dengan sanadnya dan redaksi yang sama. Di dalamnya disebutkan perkataan Umar kepada Nabi SAW, "Anda telah merajamnya?" Beliau bersabda, "Kalau saja tobatnya itu dibagikan kepada seluruh penduduk Madinah niscaya akan mencukupi mereka. Apa kamu bisa mendapatkan orang yang lebih utama daripada dirinya yang telah mendermakan dirinya untuk Allah Azza wa Jalla.”
سنن الدارقطني ٣١٣٧: نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدٍ الصَّفَّارُ , نا عَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا هَارُونُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْخَزَّازُ , نا عَلِيُّ بْنُ الْمُبَارَكِ , نا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ , حَدَّثَنِي أَبُو قِلَابَةَ , حَدَّثَنِي أَبُو الْمُهَلَّبِ , أَنَّ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ حَدَّثَهُمْ , قَالَ: جَاءَتِ امْرَأَةٌ مِنْ جُهَيْنَةَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ ذَكَرَ نَحْوَهُ
Sunan Daruquthni 3137: Ismail bin Muhammad Ash-Shaffar menceritakan kepada kami, Abbas bin Muhammad menceritakan kepada kami, Harun bin Ismail Al Khazzaz menceritakan kepada kami, Ali bin Al Mubarak menceritakan kepada kami, Yahya bin Abu Katsir menceritakan kepada kami, Abu Qilabah menceritakan kepadaku, Abu Muhallab menceritakan kepadaku, bahwa Imran bin Hushain menceritakan kepada mereka, bahwa pernah ada seorang wanita dari Juhainah datang kepada Rasulullah SAW, selanjutnya ia menyebutkan redaksi yang serupa.
سنن الدارقطني ٣١٣٨: نا أَبُو عُبَيْدٍ الْقَاسِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , نا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ الدَّرَاوَرْدِيُّ , أَخْبَرَنِي يَزِيدُ بْنُ خُصَيْفَةَ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ ثَوْبَانَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِسَارِقٍ سَرَقَ شَمْلَةً , فَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ هَذَا قَدْ سَرَقَ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اذْهَبُوا بِهِ فَاقْطَعُوهُ , ثُمَّ احْسِمُوهُ , ثُمَّ ائْتُونِي بِهِ» , فَقُطِعَ فَأُتِيَ بِهِ , فَقَالَ: «تُبْ إِلَى اللَّهِ» , فَقَالَ: قَدْ تُبْتُ إِلَى اللَّهِ , قَالَ: «تَابَ اللَّهُ عَلَيْكَ». وَرَوَاهُ الثَّوْرِيُّ , عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُصَيْفَةَ مُرْسَلًا
Sunan Daruquthni 3138: Abu Ubaid Al Qasim bin Ismail menceritakan kepada kami, Ya'qub bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Abdul Aziz bin Muhammad Ad-Darawardi menceritakan kepada kami, Yazid bin Khushaifah menceritakan kepadaku, dari Muhammad bin Abdurrahman bin Tsauban, dari Abu Hurairah, bahwa seorang pencuri lilin pernah dihadapkan kepada Rasulullah SAW. Para sahabat kemudian berkata, "Ya Rasulullah, ia telah melakukan pencurian." Beliau bersabda, "Pergi dan potonglah tangannya lalu bawalah ia kepadaku." Eksekusi potong lalu dijalankan, selanjutnya ia dibawa menghadap Rasulullah SAW. Beliau lalu bersabda kepada pria tersebut, "Bertobatlah kepada Allah." Ia berkata, "Aku telah bertobat." Beliau bersabda, "Allah telah mengampunimu." Ats-Tsauri meriwayatkannya pula dari Yazid bin Khushaifah secara mursal.
Grade
سنن الدارقطني ٣١٣٩: نا ابْنُ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُصَيْفَةَ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ ثَوْبَانَ , قَالَ: أُتِيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَارِقٍ قَدْ سَرَقَ شَمْلَةً , فَقَالَ: «أَسَرَقْتَ مَا إِخَالُهُ سَرَقَ» , قَالَ: بَلَى , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اقْطَعُوهُ ثُمَّ احْسِمُوهُ» , فَقَطَعُوهُ ثُمَّ حَسَمُوهُ , فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تُبْ» , فَقَالَ: تُبْتُ إِلَى اللَّهِ , قَالَ: «اللَّهُمَّ تُبْ عَلَيْهِ».
Sunan Daruquthni 3139: Ibnu Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, Abdurrahman menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari Yazid bin Khushaifah, dari Muhammad bin Abdurrahman bin Tsauban, dia berkata: Seorang pencuri pernah dibawa menghadap Rasulullah SAW, karena telah mencuri sebuah lilin. Beliau bersabda, "Apakah kamu mencuri sesuatu yang biasa dicuri?" Ia menjawab, "Ya." Rasulullah bersabda, "Potonglah tangannya dan rapikan pemotongan." Mereka (para eksekutor) pun melakukan itu dan Nabi SAW bersabda pada pencuri tadi, "Bertobatlah." Ia berkata, "Aku bertobat kepada Allah." Beliau berkata lagi, "Ya Allah terimalah tobatnya."
Grade
سنن الدارقطني ٣١٤٠: نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَلِيٍّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ , نا جُمْهُورُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا سَيْفُ بْنُ مُحَمَّدٍ , عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُصَيْفَةَ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ ثَوْبَانَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ
Sunan Daruquthni 3140: Ismail bin Ali menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah bin Sulaiman menceritakan kepada kami, Jumhur bin Manshur menceritakan kepada kami, Saif bin Muhammad menceritakan kepada kami dari Yazid bin Khushaifah, dari Muhammad bin Abdurrahman bin Tsauban, dari Abu Hurairah, dari Nabi SAW dengan redaksi yang serupa.
Grade