مسند أحمد ١٣٨٠٧: حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ بَابٍ عَنْ حَجَّاجٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّهُ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَطْرُقَ الرَّجُلُ أَهْلَهُ لَيْلًا
Musnad Ahmad 13807: Telah bercerita kepada kami [Nashr bin Bab] dari [Hajjaj] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah Al Anshori Radliyallahu'anhuma] sesungguhnya berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang seseorang mendatangi keluarganya dengan tiba-tiba pada malam hari.
Grade
مسند أحمد ١٣٨٠٨: حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ بَابٍ عَنْ حَجَّاجٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّهُ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي يَا جَابِرُ لَوْ قَدْ جَاءَنَا مَالٌ لَحَثَيْتُ لَكَ ثُمَّ حَثَيْتُ لَكَ قَالَ فَقُبِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ أَنْ يُنْجِزَ لِي تِلْكَ الْعِدَةَ فَأَتَيْتُ أَبَا بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَحَدَّثْتُهُ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ وَنَحْنُ لَوْ قَدْ جَاءَنَا شَيْءٌ لَحَثَيْتُ لَكَ ثُمَّ حَثَيْتُ لَكَ ثُمَّ حَثَيْتُ لَكَ قَالَ فَأَتَاهُ مَالٌ فَحَثَى لِي حَثْيَةً ثُمَّ حَثْيَةً ثُمَّ قَالَ لَيْسَ عَلَيْكَ فِيهَا صَدَقَةٌ حَتَّى يَحُولَ الْحَوْلُ قَالَ فَوَزَنْتُهَا فَكَانَتْ أَلْفًا وَخَمْسَ مِائَةٍ
Musnad Ahmad 13808: Telah bercerita kepada kami [Nashr bin Bab] dari [Hajjaj] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah Al Anshori Radliyallahu'anhuma] sesungguhnya berkata: saya menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu beliau bersabda kepadaku, "Wahai Jabir! Jika harta telah kita dapatkan, maka saya akan mengambil dengan dua telapak tanganku untukmu, kemudian saya akan mengambil dengan dua telapak tanganku untukmu. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam wafat sebelum memenuhi janji pemberian harta kepadaku. Lalu saya datang kepada Abu Bakar Radliyallahu'anhu, lalu saya ceritakan kepadanya. Lalu Abu Bakar berkata: jika telah datang kepada kami sesuatu, saya akan mengambil dengan dua telapak tanganku untukmu, saya akan mengambil dengan dua telapak tanganku untukmu dan saya akan mengambil dengan dua telapak tanganku untukmu. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu datanglah harta yang dimaksud dan (Abu Bakar Radliyallahu'anhu) mengambil dua genggam tangan untukku dua kali. (Abu Bakar Radliyallahu'anhu) berkata: "Tidak ada zakatnya bagimu, sampai satu tahun. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: saya hitung ternyata jumlahnya adalah seribu lima ratus.
Grade
مسند أحمد ١٣٨٠٩: حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ بَابٍ عَنْ حَجَّاجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْعِيدَيْنِ بِغَيْرِ أَذَانٍ وَلَا إِقَامَةٍ ثُمَّ خَطَبَنَا ثُمَّ نَزَلَ فَمَشَى إِلَى النِّسَاءِ وَمَعَهُ بِلَالٌ لَيْسَ مَعَهُ غَيْرُهُ فَأَمَرَهُنَّ بِالصَّدَقَةِ فَجَعَلَتْ الْمَرْأَةُ تُلْقِي تُومَتَهَا وَخَاتَمَهَا إِلَى بِلَالٍ
Musnad Ahmad 13809: Telah bercerita kepada kami [Nashr bin Bab] dari [Hajjaj] dari ['Atho'] dari [Jabir bin Abdullah Al Anshari Radliyallahu'anhu] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sholat pada dua hari raya 'Ied bersama kami tanpa adzan dan iqomah, kemudian beliau berkhutbah. Lalu turun dan berjalan menuju para wanita hanya bersama Bilal. Lalu beliau menyuruh mereka untuk bersedekah. Maka para wanita memberikan mutiara dan cincinnya kepada Bilal.
Grade
مسند أحمد ١٣٨١١: قَالَ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرْفَعُ يَدَيْهِ فِي كُلِّ تَكْبِيرَةٍ مِنْ الصَّلَاةِ
Musnad Ahmad 13811: [Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya pada setiap takbir dalam sholat".
Grade
مسند أحمد ١٣٨١٣: حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ سَمِعْتُ جَابِرًا يُحَدِّثُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَنْقُلُ مَعَهُمْ حِجَارَةَ الْكَعْبَةِ وَعَلَيْهِ إِزَارٌ فَقَالَ لَهُ الْعَبَّاسُ عَمُّهُ يَا ابْنَ أَخِي لَوْ حَلَلْتَ إِزَارَكَ فَجَعَلْتَهُ عَلَى مَنْكِبَيْكَ دُونَ الْحِجَارَةِ قَالَ فَحَلَّهُ فَجَعَلَهُ عَلَى مَنْكِبَيْهِ فَسَقَطَ مَغْشِيًّا عَلَيْهِ فَمَا رُئِيَ بَعْدَ ذَلِكَ الْيَوْمِ عُرْيَانًا
Musnad Ahmad 13813: Telah bercerita kepada kami [Rouh] telah bercerita kepada kami [Zakariya bin Ishaq] telah bercerita kepada kami ['Amr bin Dinar] saya telah mendengar [Jabir] menceritakan sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersama mereka memindahkan Batu Ka'bah dengan memakai sarung. 'Abbas, pamannya berkata kepadanya, Wahai anak saudaraku, alangkah baiknya jika kau lepaskan sarungmu dan kau pakai pada kedua pundakmu di bawah batu". (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu beliau melepasnya dan memakainya di kedua pundaknya, maka beliau terjatuh pingsan. Dan tidak pernah terlihat auratnya semenjak hari itu.
Grade
مسند أحمد ١٣٨١٥: حَدَّثَنَا مُصْعَبُ بْنُ سَلَّامٍ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ بِمَا هُوَ لَهُ أَهْلٌ ثُمَّ قَالَ أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَإِنَّ أَفْضَلَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ ثُمَّ يَرْفَعُ صَوْتَهُ وَتَحْمَرُّ وَجْنَتَاهُ وَيَشْتَدُّ غَضَبُهُ إِذَا ذَكَرَ السَّاعَةَ كَأَنَّهُ مُنْذِرُ جَيْشٍ قَالَ ثُمَّ يَقُولُ أَتَتْكُمْ السَّاعَةُ بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ هَكَذَا وَأَشَارَ بِأُصْبُعَيْهِ السَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى صَبَّحَتْكُمْ السَّاعَةُ وَمَسَّتْكُمْ مَنْ تَرَكَ مَالًا فَلِأَهْلِهِ وَمَنْ تَرَكَ دَيْنًا أَوْ ضَيَاعًا فَإِلَيَّ وَعَلَيَّ وَالضَّيَاعُ يَعْنِي وَلَدَهُ الْمَسَاكِينَ
Musnad Ahmad 13815: Telah bercerita kepada kami [Mush'ab bin Sallam] telah bercerita kepada kami [Ja'far] dari [bapaknya] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkhutbah kepada kami, beliau memuji Allah sesuai Hak-Nya, lalu bersabda: "AMMA BA'D, Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitab Allah, petunjuk yang paling utama yaitu petunjuk Muhammad, sejelek-jelek perkara adalah hal yang baru. Setiap bid'ah adalah sesat" kemudian mengangkat suaranya, memerahlah kedua pipinya dan marah ketika menyebutkan Kiamat seolah-olah sedang memberi perintah kepada pasukan perang. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: kemudian bersabda: "Akan datang kepada kalian Hari Kiamat, sedang jarak antara saya diutus dan hari Kiamat segini " dengan menunjukkan dengan kedua jarinya, telunjuk dan jari tengah, "Kiamat akan datang kepada kalian pada pagi atau sore hari. Siapa yang meninggalkan harta, sungguh harta itu menjadi hak keluarganya dan siapa yang meninggalkan hutang atau dloya' maka itu menjadi hakku dan menjadi tanggunganku". Dloya' yaitu anaknya yang dalam keadaan miskin.
Grade
مسند أحمد ١٣٨١٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ غَزَوْنَا جَيْشَ الْخَبَطِ وَأَمِيرُنَا أَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الْجَرَّاحِ فَجُعْنَا جُوعًا شَدِيدًا فَأَلْقَى لَنَا الْبَحْرُ حُوتًا لَمْ نَرَ مِثْلَهُ يُقَالُ لَهُ الْعَنْبَرُ فَأَكَلْنَا مِنْهُ نِصْفَ شَهْرٍ وَأَخَذَ أَبُو عُبَيْدَةَ عَظْمًا مِنْ عِظَامِهِ فَكَانَ الرَّاكِبُ يَمُرُّ تَحْتَهُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يُخْبِرُ نَحْوًا مِنْ خَبَرِ عَمْرٍو هَذَا وَزَادَ فِيهِ قَالَ وَزَوَّدَنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جِرَابًا مِنْ تَمْرٍ فَكَانَ يَقْبِضُ لَنَا قَبْضَةً قَبْضَةً ثُمَّ تَمْرَةً تَمْرَةً فَنَمْضُغُهَا وَنَشْرَبُ عَلَيْهَا الْمَاءَ حَتَّى اللَّيْلِ ثُمَّ نَفِدَ مَا فِي الْجِرَابِ فَكُنَّا نَجْتَنِي الْخَبَطَ بِقِسِيِّنَا فَجُعْنَا جُوعًا شَدِيدًا فَأَلْقَى لَنَا الْبَحْرُ حُوتًا مَيِّتًا فَقَالَ أَبُو عُبَيْدَةَ غُزَاةٌ وَجِيَاعٌ فَكُلُوا فَأَكَلْنَا فَكَانَ أَبُو عُبَيْدَةَ يَنْصِبُ الضِّلَعَ مِنْ أَضْلَاعِهِ فَيَمُرُّ الرَّاكِبُ عَلَى بَعِيرِهِ تَحْتَهُ وَيَجْلِسُ النَّفَرُ الْخَمْسَةُ فِي مَوْضِعِ عَيْنِهِ فَأَكَلْنَا مِنْهُ وَادَّهَنَّا حَتَّى صَلَحَتْ أَجْسَامُنَا وَحَسُنَتْ سَحْنَاتُنَا قَالَ فَلَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ قَالَ جَابِرٌ فَذَكَرْنَاهُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رِزْقٌ أَخْرَجَهُ اللَّهُ لَكُمْ فَإِنْ كَانَ مَعَكُمْ مِنْهُ شَيْءٌ فَأَطْعِمُونَاهُ قَالَ فَكَانَ مَعَنَا مِنْهُ شَيْءٌ فَأَرْسَلَ بِهِ إِلَيْهِ بَعْضُ الْقَوْمِ فَأَكَلَ مِنْهُ
Musnad Ahmad 13817: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Bakr] telah menghabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] telah menghabarkan kepadaku ['Amr bin Dinar] berkata: saya telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: kami memerangi pasukan Khobath dengan dipimpin oleh Abu 'Ubaidah bin Al Jarroh. Kami tertimpa kelaparan yang sangat, lalu ada ikan paus yang terlempar dari laut, yang belum pernah kami lihat sebelumnya, namanya adalah ikan Anbar (sejenis ikan paus). Kami memakannya selama setengah bulan, lalu Abu 'Ubaidah mengambil tulangnya. Orang yang berkendara melewati dibawah (tulang tersebut). Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Bakr] telah menghabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] telah menghabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] sesungguhnya telah mendengar [Jabir bin Abdullah] mengabari sebagaimana hadits Ibnu 'Amr dengan tambahan di dalamnya, "(Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam membekali kami dengan sekarung kurma, kemudian masing-masing dipegangi sekantong-sekantong, kemudian satu kurma, kemudian satu kurma lalu kami mengunyahnya. Kami meminum air sampai pada malam hari, lalu habislah isi karung kami, lalu kami memanen daun dengan kantong kami, sehingga kami tertimpa kelaparan yang sangat. Tiba-tiba laut memuntahkan seekor ikan paus yang telah mati. Abu 'Ubaidah berkata: kalian tentu haus dan lapar, makanlah kalian! lalu kami makan. Abu 'Ubaidah memasang tulang rusuk ikan tersebut, lalu orang yang berkendara melewati dibawahnya, dan lima orang bisa duduk di bekas matanya. Kami memakannya dan mengambil minyak darinya sampai tubuh kami menjadi sehat kembali dan kulit kami membaik. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: tatkala kami sampai di Madinah, Jabir berkata: kami sampaikan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, maka beliau bersabda: "Itu adalah rizqi yang Allah keluarkan untuk kalian, kalau masih ada sisanya bawalah kepada kami". (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: ternyata sebagian kami membawa sisanya sedikit lalu dibawa kepada beliau. Lalu beliau memakannya."
Grade
مسند أحمد ١٣٨١٨: حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ وَحَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَا حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ بَعَثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَّرَ عَلَيْنَا أَبَا عُبَيْدَةَ نَتَلَقَّى عِيرًا لِقُرَيْشٍ وَزَوَّدَنَا جِرَابًا مِنْ تَمْرٍ لَمْ يَجِدْ لَنَا غَيْرَهُ قَالَ فَكَانَ أَبُو عُبَيْدَةَ يُعْطِينَا تَمْرَةً تَمْرَةً قَالَ قُلْتُ كَيْفَ كُنْتُمْ تَصْنَعُونَ بِهَا قَالَ نَمَصُّهَا كَمَا يَمَصُّ الصَّبِيُّ ثُمَّ نَشْرَبُ عَلَيْهَا مِنْ الْمَاءِ فَيَكْفِينَا يَوْمَنَا إِلَى اللَّيْلِ قَالَ وَكُنَّا نَضْرِبُ بِعِصِيِّنَا الْخَبَطَ ثُمَّ نَبُلُّهُ بِالْمَاءِ فَنَأْكُلُهُ قَالَ وَانْطَلَقْنَا عَلَى سَاحِلِ الْبَحْرِ فَرُفِعَ لَنَا عَلَى سَاحِلِ الْبَحْرِ كَهَيْئَةِ الْكَثِيبِ الضَّخْمِ فَأَتَيْنَاهُ فَإِذَا هُوَ دَابَّةٌ يُدْعَى الْعَنْبَرُ قَالَ أَبُو عُبَيْدَةَ مَيْتَةٌ قَالَ حَسَنُ بْنُ مُوسَى ثُمَّ قَالَ لَا بَلْ نَحْنُ رُسُلُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ هَاشِمٌ فِي حَدِيثِهِ قَالَ لَا بَلْ نَحْنُ رُسُلُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَقَدْ اضْطُرِرْتُمْ فَكُلُوا وَأَقَمْنَا عَلَيْهِ شَهْرًا وَنَحْنُ ثَلَاثُ مِائَةٍ حَتَّى سَمِنَّا وَلَقَدْ رَأَيْتُنَا نَغْتَرِفُ مِنْ وَقْبِ عَيْنَيْهِ بِالْقِلَالِ الدُّهْنَ وَنَقْتَطِعُ مِنْهُ الْفِدَرَ كَالثَّوْرِ أَوْ كَقَدْرِ الثَّوْرِ قَالَ وَلَقَدْ أَخَذَ مِنَّا أَبُو عُبَيْدَةَ ثَلَاثَةَ عَشَرَ رَجُلًا فَأَقْعَدَهُمْ فِي وَقْبِ عَيْنِهِ وَأَخَذَ ضِلَعًا مِنْ أَضْلَاعِهِ فَأَقَامَهَا ثُمَّ رَحَلَ أَعْظَمَ بَعِيرٍ مَعَنَا قَالَ حَسَنٌ ثُمَّ رَحَلَ أَعْظَمَ بَعِيرٍ كَانَ مَعَنَا فَمَرَّ مِنْ تَحْتِهَا وَتَزَوَّدْنَا مِنْ لَحْمِهِ وَشَائِقَ فَلَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ أَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْنَا ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ هُوَ رِزْقٌ أَخْرَجَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَكُمْ فَهَلْ مَعَكُمْ مِنْ لَحْمِهِ شَيْءٌ فَتُطْعِمُونَا قَالَ فَأَرْسَلْنَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهُ فَأَكَلَهُ
Musnad Ahmad 13818: Telah bercerita kepada kami [Hasyim Bin Al Qosim] dan [Hasan Bin Musa] berkata: telah bercerita kepada kami [Zuhair] telah bercerita kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus kami dan yang menjadi ketua kami adalah Abu 'Ubaidah, kami hendak mencegat rombongan dagang Quraish. Beliau membekali kami dengan sekarung kurma, karena tidak mendapatkan yang lainnya. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: Abu 'Ubaidah memberi kami satu kurma, satu kurma. (Abu Az Zubair Radliyallahu'anhu) berkata: saya bertanya, apa yang kalian lakukan ketika begitu? (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: kami mengunyahnya seperti bayi, lalu kami meminum bekal kami, maka hal itu hanya cukup sampai malam saja. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu kami memukul daun dengan tongkat kami, lalu meneteslah air dan kami meminumnya. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu kami melewati pantai, tiba-tiba kami melihat seolah-olah ada gundukan pasir yang sangat besar. Lalu kami mendatanginya, ternyata itu adalah sebuah ikan besar, rupanya anbar (sejenis ikan paus). Abu 'Ubaidah berkata: telah mati!. Hasan bin Musa berkata: kemudian berkata: tidak. Kita adalah utusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Hasyim berkata: dalam hadits nya. (Abu 'Ubaidah Radliyallahu'anhu) berkata: tidak, kita adalah utusan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan kita sedang di jalan Allah, tapi kalian dalam keadaan terpaksa maka makanlah! Kami tinggal di sana sebulan, jumlah kami ada tiga ratus orang, sampai kami kenyang. Saya melihat kami bisa mengambil di lobang bekas kedua matanya satu jerigen minyak, lalu kami mengambil dagingnya layaknya sapi atau layaknya daging sapi. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: Abu 'Ubaidah memanggil tiga belas orang lalu mereka bisa duduk di lubang bekas matanya. Dia mengambil tulangnya lalu dibuat susunan berdiri, kemudian unta yang paling besar pada kami bisa melewatinya. Hasan berkata: kemudian unta yang paling besar yang ada pada kami bisa melewatinya, unta itu bisa melewati bawahnya. Kami mengambil bekal dari dagingnya. Tatkala kami sampai di Madinah, kami menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu sampaikan hal itu. Lalu beliau bersabda: "itu adalah rizqi yang Allah AzzaWaJalla keluarkan kepada kalian, apakah kalian masih membawa sisanya sehingga kami bisa memakannya?. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anuma) berkata: lalu kami membawanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dan beliau memakannya.
Grade
مسند أحمد ١٣٨٢١: حَدَّثَنَا هَاشِمُ بْنُ الْقَاسِمِ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْسِكُوا عَلَيْكُمْ أَمْوَالَكُمْ فَلَا تُفْسِدُوهَا فَإِنَّهُ مَنْ أَعْمَرَ عُمْرَى فَهِيَ لِلَّذِي أُعْمِرَهَا حَيًّا وَمَيِّتًا وَلِعَقِبِهِ
Musnad Ahmad 13821: Telah bercerita kepada kami [Hasyim Bin Al Qosim] telah bercerita kepada kami [Zuhair] telah bercerita kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tahanlah harta kalian dan jangan kau hancurkan, sesungguhnya barang siapa yang memberi harta secara `umra, maka pemberian itu menjadi hak orang yang diberi, baik ketika hidup atau mati dan juga untuk orang setelahnya".
Grade
مسند أحمد ١٣٨٢٤: حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ مُتَوَشِّحًا بِهِ فَقَالَ بَعْضُ الْقَوْمِ لِأَبِي الزُّبَيْرِ الْمَكْتُوبَةَ قَالَ الْمَكْتُوبَةَ وَغَيْرَ الْمَكْتُوبَةِ
Musnad Ahmad 13824: Telah bercerita kepada kami [Hasyim] telah bercerita kepada kami [Zuhair] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir], sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sholat dengan satu lapis pakaian dengan menutupkan pada tubuh beliau. Maka ada yang bertanya kepada Abu Az Zubair, apakah sholat wajib?. Dia menjawab, yang wajib dan yang tidak.
Grade