Hasil Pencarian: wudhu 1334 Hadits

Sunan Daruquthni #86

سنن الدارقطني ٨٦: نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا الْعَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ حَاتِمٍ , نا الْحَسَنُ بْنُ الرَّبِيعِ , نا أَبُو إِسْحَاقَ الْفَزَارِيُّ , عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ , عَنْ رَجُلٍ , قَدْ سَمَّاهُ , عَنْ أُمِّ هَانِئٍ «أَنَّهَا كَرِهَتْ أَنْ يُتَوَضَّأَ بِالْمَاءِ الَّذِي يُبَلُّ فِيهِ الْخُبْزُ»

Sunan Daruquthni 86: Al Husain bin Isma'il mengabarkan kepada kami, Al Abbas bin Muhammad bin Hatim mengabarkan kepada kami, Al Hasan bin Ar-Rabi' mengabarkan kepada kami, Abu Ishaq Al Fazazi mengabarkan kepada kami, dari Al Auza'i, dari seorang laki-laki yang telah disebutkannya, dari Ummu Hani‘ bahwa Ia tidak suka berwudhu dengan air bekas membasuh roti.

Grade

Sunan Daruquthni #89

سنن الدارقطني ٨٩: نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مَجْشَرٍ , نا هُشَيْمٌ , أنا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ , عَنْ قَيْسٍ , عَنْ جَرِيرٍ «أَنَّهُ كَانَ يَأْمُرُ أَهْلَهُ أَنْ يَتَوَضَّئُوا بِفَضْلِ السِّوَاكِ»

Sunan Daruquthni 89: Al Husain bin Isma'il mengabarkan kepada kami, Ibrahim bin Muhasysyir mengabarkan kepada kami, Husyaim mengabarkan kepada kami, Isma'il bin Abu Khalid mengabarkan kepada kami, dari Qais, dari Jarir, bahwa Ia menyuruh keluarganya untuk berwudhu dengan air sisa bersiwak.

Grade

Sunan Daruquthni #90

سنن الدارقطني ٩٠: نا الْحُسَيْنُ , نا حَفْصُ بْنُ عَمْرٍو , نا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ , نا إِسْمَاعِيلُ , ثنا قَيْسٌ , قَالَ: كَانَ جَرِيرٌ يَقُولُ لِأَهْلِهِ «تَوَضَّئُوا مِنْ هَذَا الَّذِي أَدْخَلَ فِيهِ سِوَاكَهُ» . هَذَا إِسْنَادٌ صَحِيحٌ

Sunan Daruquthni 90: Al Husain mengabarkan kepada kami, Hafsh bin Amr menceritakan kepada kami, Yahya bin Sa'id mengabarkan kepada kami, Isma'il mengabarkan kepada kami, Qais mengabarkan kepada kami, ia mengatakan, Jarir berkata kepada keluarganya, "Berwudhulah kalian dengan air yang telah aku celupkan siwakku ke dalamnya." Inilah isnad yang shahih.

Grade

Sunan Daruquthni #91

سنن الدارقطني ٩١: نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ حَسَّانَ الضَّبِّيُّ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ شَاذَانُ , نا سَعْدُ بْنُ الصَّلْتِ , عَنْ الْأَعْمَشِ , عَنْ مُسْلِمٍ الْأَعْوَرِ , عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «كَانَ يَسْتَاكُ بِفَضْلِ وُضُوئِهِ»

Sunan Daruquthni 91: Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Hassan Adh-Dhibbi mengabarkan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim Sadzan mengabarkan kepada kami, Sa'id bin Ash-Shalt mengabarkan kepada kami, dari Al A'masy, dari Muslim Al A'war, dari Anas bin Malik: Bahwa Nabi SAW pernah bersiwak dengan air sisa wudhunya.

Grade

Shahih Ibnu Khuzaimah #91

صحيح ابن خزيمة ٩١: نا أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ الْعِجْلِيُّ، وَمُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى الْقُطَعِيُّ قَالَا: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ، نا شُعْبَةُ، عَنْ سِمَاكٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: أَرَادَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَتَوَضَّأَ، فَقَالتِ امْرَأَةٌ مِنْ نِسَائِهِ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي قَدْ تَوَضَّأْتُ مِنْ هَذَا، فَتَوَضَّأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ: «الْمَاءُ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ» هَذَا حَدِيثُ أَحْمَدَ بْنِ الْمِقْدَامِ "

Shahih Ibnu Khuzaimah 91: Ahmad bin Al Miqdam Al Ijli dan Muhammad bin Yahya Al Qutha’i mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, “Muhammad bin Bakr menceritakan kepada kami, Syu’bah mengabarkan kepada kami dari Simak dari Ikrimah dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hendak berwudhu, lalu salah seorang isterinya berkata, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah berwudhu dari air ini.” Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tetap berwudhu dan bersabda, ‘itu tidak dapat dinajiskan oleh apapun’ Ini hadits Ahmad bin Al Miqdam195

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Isnaduhu Shahih,

Sunan Daruquthni #92

سنن الدارقطني ٩٢: نا ابْنُ أَبِي حَيَّةَ , نا إِسْحَاقُ بْنُ أَبِي إِسْرَائِيلَ , نا يُوسُفُ بْنُ خَالِدٍ , نا الْأَعْمَشُ , عَنْ أَنَسٍ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «كَانَ يَسْتَاكُ بِفَضْلِ وُضُوئِهِ»

Sunan Daruquthni 92: Ibnu Abi Hayyah mengabarkan kepada kami, Ishaq bin Abu Israil mengabarkan kepada kami, Yusuf bin Khalid mengabarkan kepada kami, Al A'masy mengabarkan kepada kami, dari Anas: Bahwa Rasulullah SAW pernah berwudhu dengan air sisa wudhunya.

Grade

Shahih Ibnu Khuzaimah #94

صحيح ابن خزيمة ٩٤: نا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، أَخْبَرَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ، عَنِ الْحَارِثِ وَهُوَ ابْنُ أَبِي ذُبَابٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ مِينَاءَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا يَبُولَنَّ أَحَدُكُمْ فِي الْمَاءِ الدَّائِمِ، ثُمَّ يَتَوَضَّأُ مِنْهُ أَوْ يَشْرَبُ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 94: Yunus bin Abdul A’la mengabarkan kepada kami, Anas bin lyadh mengabarkan kepada kami dari Al Hants -ia adalah Ibnu Abu Dzubab- dari Alha btn Mina dan Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah sekali-kali salah seorang di antara kamu buang air kecil di air yang tidak mengalir, kemudian ia berwudhu atau minum darinya.” 198

Shahih Ibnu Khuzaimah #100

صحيح ابن خزيمة ١٠٠: نا مُحَمَّدُ بْنُ الْوَلِيدِ بِخَبَرٍ غَرِيبٍ، نا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، نا شُعْبَةُ، عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا اسْتَيْقَظَ أَحَدُكُمْ مِنْ نَوْمِهِ فَلَا يَغْمِسْ يَدَهُ فِي إِنَائِهِ أَوْ فِي وَضُوئِهِ حَتَّى يَغْسِلَهَا؛ فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي أَيْنَ أَتَتْ يَدُهُ مِنْهُ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 100: Muhammad bin Al Walid mengabarkan hadits gharib kepada kami, Muhammad bin Ja’far mengabarkan kepada kami, Syu’bah mengabarkan kepada kami dari Khalid Al Hadzdza' dari Abdullah bin Syaqiq dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bila salah seorang di antara kamu terjaga dari tidur, jangan ia memasukkan tangan ke tempat air atau ke air wudhu sebelum ia mencucinya, karena ia tidak tahu ke mana tangannya menyentuh." 205

Grade

Shahih Ibnu Khuzaimah #103

صحيح ابن خزيمة ١٠٣: نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْحَكَمِ بْنِ أَبَانَ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ عِكْرِمَةَ قَالَ: كَانَ أَبُو قَتَادَةَ «يَتَوَضَّأُ مِنَ الْإِنَاءِ وَالْهِرَّةُ تَشْرَبُ مِنْهُ» وَقَالَ عِكْرِمَةُ، قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْهِرَّةُ مِنْ مَتَاعِ الْبَيْتِ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 103: Muhammad bin Yahya menceritakan kepada kami, Ibrahim bin Al Hakam Ibnu Aban menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku dari Ikrimah, ia berkata, “Abu Qatadah pernah berwudhu dari satu bejana, sementara kucing pun pernah minum darinya.” Lalu Ikrimah berkata, “Abu Hurairah berkata, 'Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Kucing itu termasuk barang (yang biasa ada dan menghiasi) rumah tangga”208

Grade

Shahih Ibnu Khuzaimah #104

صحيح ابن خزيمة ١٠٤: نا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى الصَّدَفِيُّ، أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَنَّ مَالِكًا حَدَّثَهُ، عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ ابْنُ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ حُمَيْدَةَ بِنْتِ عُبَيْدِ بْنِ رِفَاعَةَ، عَنْ كَبْشَةَ بِنْتِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ، وَكَانَتْ تَحْتَ ابْنِ أَبِي قَتَادَةَ، أَنَّ أَبَا قَتَادَةَ دَخَلَ عَلَيْهَا فَسَكَبَتْ لَهُ وُضُوءًا، فَجَاءَتْ هِرَّةٌ تَشْرَبُ مِنْهُ فَأَصْغَى لَهَا أَبُو قَتَادَةَ الْإِنَاءَ حَتَّى شَرِبَتْ قَالَتْ كَبْشَةُ فَرَآنِي أَنْظُرُ إِلَيْهِ فَقَالَ: أَتَعْجَبِينَ يَا بِنْتَ أَخِي؟ قَالَتْ: فَقُلْتُ: نَعَمْ، فَقَالَ: إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ إِنَّمَا هِيَ مِنَ الطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ أَوِ الطَّوَّافَاتِ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 104: Yunus bin Abdul A’la Al Shadafi menceritakan kepada kami, Ibnu Wahb mengabarkan kepada kami, bahwa Malik mengabarkan kepadanya dari Ishaq bin Abdullah -ia adalah Ibnu Abu Thalhah dari Humaidah binti Ubaid bin Rifa’ah dari Kabsyah binti Ka’b bin Malik —ia menjadi isteri Abu Qatadah—, bahwa Abu Qatadah pernah menemuinya, lalu ia menyiramkan air wudhu kepadanya. Lalu datanglah seekor kucing meminum dari air tersebut. Abu Qatadah memiringkan tempat itu untuknya hingga kucing itu minum. Kabsyah berkata, “Ia (Abu Qatadah) melihat aku memandanginya, iapun lalu bertanya, ‘Apakah engkau heran wahai keponakanku?’.” Kabsyah berkata, “Aku menjawab, ‘Ya’.” Ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya ia (kucing) tidaklah najis. Ia hanya hewan yang berkeliaran di sekitarmu.”209

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Isnaduhu Shahih,