Hasil Pencarian: wudhu 1334 Hadits

Musnad Syafi'i #51

مسند الشافعي ٥١: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ عَمْرِو بْنِ يَحْيَى، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ فَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا، وَيَدَيْهِ مَرَّتَيْنِ مَرَّتَيْنِ، وَمَسَحَ رَأْسَهُ بِيَدَيْهِ، فَأَقْبَلَ بِهِمَا وَأَدْبَرَ، بَدَأَ بِمُقَدَّمِ رَأْسِهِ، ثُمَّ ذَهَبَ بِهِمَا إِلَى قَفَاهُ، ثُمَّ رَدَّهُمَا إِلَى الْمَكَانِ الَّذِي بَدَأَ مِنْهُ، ثُمَّ غَسَلَ رِجْلَيْهِ

Musnad Syafi'i 51: Malik mengabarkan kepada kami dari Amr bin Yahya, dari ayahnya, dari Abdullah bin Zaid: Bahwa Rasulullah berwudhu, beliau membasuh mukanya 3 kali, kedua tangannya 2 kali dan mengusap kepalanya dengan kedua tangannya, untuk itu beliau mengusapkannya ke arah depan dan ke arah belakang (bolak-balik). Dimulai dari bagian depan kepala, kemudian mengusapkan kedua tangannya sampai tengkuknya, lalu mengembalikan keduanya, ke tempat semula, setelah itu membasuh kedua kakinya. 58

Sunan Daruquthni #51

سنن الدارقطني ٥١: حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزَّيَّاتُ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا أَبُو أُسَامَةَ , ح وَحَدَّثَنَا الْقَاضِي الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي عَوْنٍ , وَمُحَمَّدُ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ كَرَامَةَ , قَالَا: نا أَبُو أُسَامَةَ , عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ كَثِيرٍ , ح وَثنا الْقَاضِي الْحُسَيْنُ , نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ , نا أَبُو أُسَامَةَ , ثنا الْوَلِيدُ بْنُ كَثِيرٍ الْمَخْزُومِيُّ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ كَعْبٍ الْقُرَظِيِّ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ , قَالَ: قِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا نَتَوَضَّأُ مِنْ بِئْرِ بُضَاعَةَ وَهِيَ يُلْقَى فِيهَا الْمَحِيضُ وَالنَّتْنُ - وَقَالَ يُوسُفُ: وَالْجِيَفُ - وَقَالُوا: وَلُحُومُ الْكِلَابِ , فَقَالَ: «إِنَّ الْمَاءَ طَهُورٌ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ» . وَالْحَدِيثُ عَلَى لَفْظِ ابْنِ أَبِي عَوْنٍ , وَقَالَ يُوسُفُ: عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ

Sunan Daruquthni 51: Ishaq bin Muhammad Az Zayyat menceritakan kepada kami, Yusuf bin Musa mengabarkan kepada kami, Abu Usamah mengabarkan kepada kami, {h} Al Qadhi Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ahmad bin Abu Aun dan Muhammad bin Utsman bin Karamah mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Abu Usamah mengabarkan kepada kami, dari Al Walid bin Katsir, {h} Al Qadhi Al Husain menceritakan kepada kami, Ya'qub bin Ibrahim Ad-Dauraqi mengabarkan kepada kami, Abu Usamah mengabarkan kepada kami, Al Walid bin Katsir Al Makhzumi menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Ka'b Al Qurazhi, dari Ubaidullah bin Abdullah bin Rafi' bin Khadij, dari Abu Sa'id Al Khudri, ia mengatakan, "Dikatakan, 'Wahai Rasulullah, kami berwudhu dari sumur Budha'ah, yang mana pada sumur itu biasa dibuang kain bekas haid dan kotoran.' —Yusuf menyebutkan: serta kotoran manusia. Sedang mereka menyebutkan: serta daging anjing.— maka beliau bersabda, ' Sesungguhnya air itu suci (lagi menyucikan), tidak dinajiskan oleh sesuatu pun.‘ Hadits ini sesuai dengan lafazh Abu Aun, dan ia menyebutkan: Yusuf dari Abdullah bin Abdullah.

Grade

Musnad Syafi'i #52

مسند الشافعي ٥٢: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ حُمْرَانَ، أَنَّ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ تَوَضَّأَ بِالْمَقَاعِدِ ثَلَاثًا ثَلَاثًا ثُمَّ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مَنْ تَوَضَّأَ وُضُوئِي هَذَا خَرَجَتْ خَطَايَاهُ مِنْ وَجْهِهِ وَيَدَيْهِ وَرِجْلَيْهِ»

Musnad Syafi'i 52: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Humran: Bahwa Utsman pernah berwudhu di Maqa'id sebanyak tiga kali-tiga kali (basuhan), kemudian ia berkata. Aku mendengar Rasulullah bersabda, 'Barangsiapa melakukan wudhu seperti wudhuku ini. maka semua dosanya keluar dari wajah, kedua tangan dan kedua kakinya'. 59

Musnad Syafi'i #53

مسند الشافعي ٥٣: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ، عَنْ دَاوُدَ بْنِ قَيْسٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ، عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ: دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِلَالٌ، فَذَهَبَ لِحَاجَتِهِ ثُمَّ خَرَجَا، قَالَ أُسَامَةُ: فَسَأَلْتُ بِلَالًا: مَاذَا صَنَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ فَقَالَ بِلَالٌ: ذَهَبَ لِحَاجَتِهِ ثُمَّ تَوَضَّأَ، فَغَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ، ثُمَّ مَسَحَ بِرَأْسِهِ، وَمَسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ

Musnad Syafi'i 53: Abdullah bin Nafi' mengabarkan kepada kami.dari Daud bin Qais, dari Zaid bin Aslam, dari Atha' bin Yasar, dari Usamah bin Zaid, ia berkata, “Rasulullah masuk bersama Bilal, lalu beliau pergi untuk membuang hajat, setelah itu keduanya keluar.” Usamah melanjutkan kisahnya,. “Maka aku menanyakan kepada Bilal apa. Yang telah dilakukan oleh Rasulullah , lalu Bilal menjawab, 'Beliau pergi untuk membuang hajatnya, kemudian berwudhu. Untuk itu beliau membasuh wajahnya, kedua tangannya, dan 'mengusap kepala serta mengusap sepasang khuf-nya .” 60

Musnad Syafi'i #54

مسند الشافعي ٥٤: أَخْبَرَنَا مُسْلِمٌ، وَعَبْدُ الْمَجِيدِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ زِيَادٍ، أَنَّ عُرْوَةَ بْنَ الْمُغِيرَةِ أَخْبَرَهُ، أَنَّ الْمُغِيرَةِ بْنَ شُعْبَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ غَزَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَزْوَةَ تَبُوكَ، قَالَ الْمُغِيرَةُ: فَتَبَرَّزَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قِبَلَ الْغَائِطِ، فَحَمَلْتُ مَعَهُ إِدَاوَةً قَبْلَ الْفَجْرِ، فَلَمَّا رَجَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذْتُ أُهَرِيقُ عَلَى يَدَيْهِ مِنَ الْإِدَاوَةِ وَهُوَ يَغْسِلُ يَدَيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، ثُمَّ غَسَلَ وَجْهَهُ، ثُمَّ ذَهَبَ يَحْسِرُ جُبَّتَهُ عَنْ ذِرَاعَيْهِ فَضَاقَ كُمَّا جُبَّتِهِ عَنْ ذِرَاعَيْهِ، فَأَدْخَلَ يَدَيْهِ فِي الْجُبَّةِ حَتَّى أَخْرَجَ ذِرَاعَيْهِ مِنْ أَسْفَلِ الْجُبَّةِ، وَغَسَلَ ذِرَاعَيْهِ إِلَى الْمِرْفَقَيْنِ، ثُمَّ تَوَضَّأَ، ثُمَّ مَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ، ثُمَّ أَقْبَلَ. قَالَ الْمُغِيرَةُ: فَأَقْبَلْتُ مَعَهُ حَتَّى نَجِدَ النَّاسَ قَدْ قَدَّمُوا عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ عَوْفٍ يُصَلِّي لَهُمْ، فَأَدْرَكَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِحْدَى الرَّكْعَتَيْنِ مَعَهُ، وَصَلَّى مَعَ النَّاسِ الرَّكْعَةَ الْآخِرَةَ. فَلَمَّا سَلَّمَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَتَمَّ صَلَاتَهُ، فَأَفْزَعَ ذَلِكَ الْمُسْلِمِينَ وَأَكْثَرُوا التَّسْبِيحَ، فَلَمَّا قَضَى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاتَهُ أَقْبَلَ عَلَيْهِمْ ثُمَّ قَالَ: «أَحْسَنْتُمْ» ، أَوْ قَالَ: «أَصَبْتُمْ» ، يَغْبِطُهُمْ أَنْ صَلَّوُا الصَّلَاةَ لِوَقْتِهَا. قَالَ ابْنُ شِهَابٍ: وَحَدَّثَنِي إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ، عَنْ حَمْزَةَ بْنِ الْمُغِيرَةِ بِنَحْوِ حَدِيثِ عَبَّادٍ. قَالَ الْمُغِيرَةُ: فَأَرَدْتُ تَأْخِيرَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ فَقَالَ لِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «دَعْهُ»

Musnad Syafi'i 54: Muslim dan Abdul Majid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Ibnu Syihab. dari Abbad bin Ziad, dari Urwah bin Al Mughirah. bahwa Al Mughirah bin Syu'bah, ia mengabarkan bahwa ia pernah ikut berperang tersama Rasulullah dalam perang Tabuk. Al Mughirah berkata, “Rasulullah membuang hajat di balik sebuah tembok dan aku membawakan sebuah wadah berisi air untuk teliau sebelum fajar. Ketika Rasulullah kembali, aku mulai menuangkan air dari wadah itu pada kedua tangan beliau, sedangkan beliau membasuh kedua tangannya sebanyak 3 kali, lalu membasuh wajahnya dan menyingsingkan lengan baju jubahnya. Tetapi lengan bajunya sangat sempit, akhirnya beliau memasukkan kedua tangannya ke dalam jubah dan mengeluarkannya dari bagian bawah baju jubahnya, lalu membasuh kedua tangannya hingga batas kedua siku. Setelah itu beliau berwudhu dan mengusap kedua khuf-nya, lalu kembali.” Al Mughirah melanjutkan kisahnya, “Maka aku kembali bersamanya dan kami menjumpai orang-orang telah kembali bersama Abdurrahman bin Auf, mereka sedang melakukan shalat dengan bermakmum kepadanya. Nabi menjumpai salah satu dari dua rakaat (subuh) bersamanya, beliau shalat bersama dengan orang-orang pada rakaat yang terakhir. Ketika Abdurrahman telah menyelesaikan shalatnya, maka Rasulullah berdiri melanjutkan shalatnya. Peristiwa tersebut membuat orang-orang kaget dan mereka banyak membaca istighfar karenanya. Setelah Nabi menyelesaikan shalatnya, beliau menghadap ke arah mereka dan bersabda, “Kalian telah berbuat yang benar. Mereka sangat suka mengerjakan shalat di awal waktu.” Ibnu Syihab berkata, “Ismail bin Muhammad bin Sa'd bin Abu Waqqash menceritakan kepadaku dari Hamzah bin Al Mughirah dengan hadits yang serupa dengan hadits Abbad.” Al Mughirah berkata, '.Aku bermaksud menarik mundur Abdurrahman tetapi Nabi bersabda kepadaku “Biarkanlah dia" 61

Sunan Daruquthni #56

سنن الدارقطني ٥٦: حَدَّثَنَا أَبُو ذَرٍّ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ الْوَاسِطِيُّ , وَالْعَبَّاسُ بْنُ الْعَبَّاسِ بْنِ الْمُغِيرَةِ الْجَوْهَرِيُّ , قَالَا: نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعْدٍ , حَدَّثَنِي عَمِّي , نا أَبِي , عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ , حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ , أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ حَدَّثَهُ , أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ , يُحَدِّثُ أَنَّهُ قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنَتَوَضَّأُ مِنْ بِئْرِ بُضَاعَةَ , وَهِيَ بِئْرٌ يُطْرَحُ فِيهَا الْمَحَائِضُ وَلُحُومُ الْكِلَابِ وَالنَّتْنُ , فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ الْمَاءَ طَهُورٌ لَا يُنَجِّسُهُ شَيْءٌ»

Sunan Daruquthni 56: Abu Dzarr Ahmad bin Muhammad bin Abu Bakar Al Wasithi dan Al Abbas bin Al Abbas bin Al Mughirah Al Jauhari menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Ubaidullah bin Sa'd mengabarkan kepada kami, pamanku menceritakan kepadaku, ayahku mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Ishaq, Abdullah bin Abu Salamah menceritakan kepadaku, bahwa Abdullah bin Abdullah bin Rafi' bin Khadij menyampaikan kepadanya, bahwa ia mendengar Abu Sa'id Al Khudri RA menyampaikan, bahwa Dikatakan kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah! Apakah kami boleh berwudhu dari sumur Budha'ah yang biasa dibuang disana bekas-bekas haid, daging anjing dan kotoran?" Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya air itu suci (lagi menyucikan), tidak dinajiskan oleh sesuatu pun."

Musnad Syafi'i #60

مسند الشافعي ٦٠: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ سَالِمٍ قَالَ: دَخَلَ رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَسْجِدَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ، وَعُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ يَخْطُبُ، فَقَالَ عُمَرُ: أَيَّةُ سَاعَةٍ هَذِهِ؟ فَقَالَ: يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ، انْقَلَبْتُ مِنَ السُّوقِ فَسَمِعْتُ النِّدَاءَ فَمَا زِدْتُ عَلَى أَنْ تَوَضَّأْتُ، فَقَالَ عُمَرُ: الْوُضُوءُ أَيْضًا، وَقَدْ عَلِمْتَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَأْمُرُ بِالْغُسْلِ

Musnad Syafi'i 60: Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab dari salim, ia pernah berkata, “Sesorang lelaki dari sahabat Nabi pernah masuk masjid pada hari jumat dan saat itu Umar bin Al Khaththab berkhutbah, lalu ia berkata “Jam berapakah sekarang ini ?”. Lalu ia menjawab “Wahai amirul mukminin, aku baru datang dari pasar lalu aku mendengar suara adzan dan aku tidak menambahkan apapun kecuali berwudhu”, Lalu Umar berkata, “Hanya berwudhu saja, padahal kamu mengetahui bahwa Rasulullah pernah menyuruh kita untuk mandi.”67

Sunan Daruquthni #60

سنن الدارقطني ٦٠: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبُوشَنْجِيُّ , نا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ , قَالَ: حَدَّثُونَا عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: لَمَّا كُنَّا بِالشَّامِ أَتَيْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ َضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بِمَاءٍ فَتَوَضَّأَ مِنْهُ فَقَالَ: «مِنْ أَيْنَ جِئْتَ بِهَذَا الْمَاءِ؟ مَا رَأَيْتُ مَاءً عَذْبًا وَلَا مَاءَ سَمَاءٍ أَطْيَبَ مِنْهُ» , قَالَ: قُلْتُ: جِئْتُ بِهِ مِنْ بَيْتِ هَذِهِ الْعَجُوزِ النَّصْرَانِيَّةِ , فَلَمَّا تَوَضَّأَ أَتَاهَا , فَقَالَ: «أَيَّتُهَا الْعَجُوزُ أَسْلِمِي تَسْلَمِي بَعَثَ اللَّهُ مُحَمَّدًا صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَقِّ» , قَالَ: فَكَشَفَتْ رَأْسَهَا فَإِذَا مِثْلُ الثَّغَامَةِ فَقَالَتْ: عَجُوزٌ كَبِيرَةٌ وَإِنَّمَا أَمُوتُ الْآنَ , فَقَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: «اللَّهُمَّ اشْهَدْ»

Sunan Daruquthni 60: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ahmad bin Ibrahim Al Busyanji mengabarkan kepada kami, Sufyan bin Uyainah mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Mereka menceritakan kepada kami, dari Zaid bin Aslam, dari ayahnya, ia menuturkan: Ketika kami di Syam, aku membawakan air kepada 'Umar bin Al Khaththab RA lalu ia pun berwudhu darinya, lalu ia bertanya: "Dari mana engkau mendapatkan air ini? Aku belum pernah mendapatkan air yang lebih sejuk dan tidak pula air hujan yang lebih baik dari ini." Aku jawab: "Aku membawakannya dari rumah wanita tua yang beragama nashrani itu." Selesai wudhu, 'Umar mendatangi wanita itu, lalu berkata: "Wahai wanita tua, masuklah ke dalam (agama) Islam, niscaya engkau selamat. Allah telah mengutus Muhammad SAW dengan kebenaran." Ketika wanita itu menyingkap tutup kepalanya, ternyata sudah memutih, lalu wanita itu berkata: "Wanita yang sudah sangat tua, dan kini aku akan mati." 'Umar RA pun berkata: "Ya Allah, saksikanlah."

Grade

Sunan Daruquthni #61

سنن الدارقطني ٦١: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا ابْنُ خَلَّادِ بْنِ أَسْلَمَ , نا سُفْيَانُ , عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ , عَنْ أَبِيهِ , أَنَّ عُمَرَ , رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ تَوَضَّأَ مِنْ بَيْتِ نَصْرَانِيَّةٍ أَتَاهَا , فَقَالَ: «أَيَّتُهَا الْعَجُوزُ أَسْلِمِي تَسْلَمِي بَعَثَ اللَّهُ بِالْحَقِّ مُحَمَّدًا صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ» , فَكَشَفَتْ عَنْ رَأْسِهَا فَإِذَا هِيَ مِثْلُ الثَّغَامَةِ فَقَالَتْ: عَجُوزٌ كَبِيرَةٌ وَأَنَا أَمُوتُ الْآنَ , فَقَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: «اللَّهُمَّ اشْهَدْ»

Sunan Daruquthni 61: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Khallad bin Aslam mengabarkan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, dari Zaid bin Aslam, dari ayahnya: Bahwa 'Umar RA berwudhu dari (air) rumah seorang wanita nashrani yang didatanginya, lalu 'Umar berkata: "Wahai wanita tua, masuklah ke dalam (agama) Islam, niscaya engkau selamat. Allah telah mengutus Muhammad SAW dengan kebenaran." Lalu wanita itu membuka tutup kepalanya, ternyata sudah memutih, kemudian wanita itu berkata: "Wanita yang sudah sangat tua, dan aku akan mati sekarang." Maka 'Umar RA berkata: "Ya Allah, saksikanlah."

Grade

Musnad Syafi'i #61

مسند الشافعي ٦١: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ هِشَامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اغْتَسَلَ مِنَ الْجَنَابَةِ بَدَأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ، ثُمَّ تَوَضَّأَ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ يُدْخِلُ أَصَابِعَهُ فِي الْمَاءِ فَيُخَلِّلُ بِهَا أُصُولَ شَعْرِهِ، ثُمَّ يَصُبُّ عَلَى رَأْسِهِ ثَلَاثَ غُرَفٍ بِيَدَيْهِ، ثُمَّ يُفِيضُ الْمَاءَ عَلَى جِلْدِهِ كُلِّهِ

Musnad Syafi'i 61: Malik mengabarkan kepada kami dari Hisyam, dari ayahnya, dari Aisyah RA: Bahwa Rasulullah apabila mandi jinabat, beliau memulainya dengan mencuci kedua tangannya, lalu beiwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat. Setelah itu memasukkan jari-jemarinya ke dalam air, kemudian menyela-nyelakannya pada akar-akar rambut. Lalu menuangkan air ke ates kepalanya sebanyak 3 cidukan dengan kedua tangannya, setelah itu baua meratakan air ke seluruh tubuhnya.68