Hasil Pencarian: wudhu 1334 Hadits

Sunan Daruquthni #611

سنن الدارقطني ٦١١: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرِ بْنِ مَطَرٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ الْجَرْجَرَائيُّ , نا الْوَلِيدُ , ثنا شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , قَالَ: «لَا وُضُوءَ فِي الْقَهْقَهَةِ وَالضَّحِكِ». فَلَوْ كَانَ مَا رَوَاهُ الزُّهْرِيُّ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَحِيحًا عَنِ الزُّهْرِيِّ , لَمَا أَفْتَى بِخِلَافِهِ وَضِدِّهِ وَاللَّهُ أَعْلَمُ. وَكَذَلِكَ رَوَاهُ هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ , عَنِ الْحَسَنِ مُرْسَلًا , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَقَدْ كَتَبْنَاهُ قَبْلَ هَذَا وَرَوَى هَذَا الْحَدِيثَ أَبُو حَنِيفَةَ , عَنْ مَنْصُورِ بْنِ زَاذَانَ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ مَعْبَدٍ الْجُهَنِيِّ مُرْسَلًا , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَوَهِمَ فِيهِ أَبُو حَنِيفَةَ عَلَى مَنْصُورٍ وَإِنَّمَا رَوَاهُ مَنْصُورُ بْنُ زَاذَانَ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ سِيرِينَ , عَنْ مَعْبَدٍ , وَمَعْبَدٌ هَذَا لَا صُحْبَةَ لَهُ , وَيُقَالُ: إِنَّهُ أَوَّلُ مَنْ تَكَلَّمَ فِي الْقَدَرِ مِنَ التَّابِعِينَ , حَدَّثَ بِهِ عَنْ مَنْصُورٍ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ: غَيْلَانُ بْنُ جَامِعٍ , وَهُشَيْمُ بْنُ بَشِيرٍ , وَهُمَا أَحْفَظُ مِنْ أَبِي حَنِيفَةَ لِلْإِسْنَادِ

Sunan Daruquthni 611: Abu Bakar Asy-Syafi'i menceritakan kepada kami, Muhammad bin Bisyr bin Mathar mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Ash-Shabbah Al Jarjara'i mengabarkan kepada kami, Al Walid mengabarkan kepada kami, Syu'aib bin Abu Hamzah menceritakan kepada kami, dari Az-Zuhri, ia mengatakan, "Tidak mengharuskan wudhu karena tersenyum dan tertawa."' Seandainya apa yang diriwayatkan oleh Az-Zuhri dari Al Hasan dari Nabi SAW ini shahih menurut Az-Zuhri, tentu ia tidak akan memfatwakan yang bertentangan dengannya dan yang sebaliknya, wallahu a'lam. Demikian juga yang diriwayatkan oleh Hisyam bin Hassan, dari Al Hasan secara mursal dari Nabi SAW. Kami telah mencantumkannya sebelumnya, hadits ini diriwayatkan oleh Abu Hanifah dari Manshur bin Zadzan, dari Al Hasan, dari Ma'bad Al Juhani secara mursal dari Nabi SAW, yang mana Abu Hanifah memperkirakan di dalamnya terhadap Manshur, padahal sebenarnya Manshur bin Zadzan meriwayatkannya dari Muhammad bin Sirin, dari Ma'bad, dan Ma'bad bukanlah sahabat, namun ia orang yang pertama kali berbicara tentang takdir dari kalangan tabi'in, Ia menceritakannya dari Manshur, dari Ibnu Sirin Ghailan bin Jami' dan Husyaim bin Bashir, keduanya lebih menjaga isnad daripada Abu Hanifah.

Sunan Daruquthni #612

سنن الدارقطني ٦١٢: فَأَمَّا حَدِيثُ أَبِي حَنِيفَةَ , عَنْ مَنْصُورٍ , فَحَدَّثَنَا بِهِ أَبُو بَكْرٍ الشَّافِعِيُّ , وَأَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ , وَآخَرُونَ , قَالُوا: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي كَثِيرٍ الْقَاضِي , حَدَّثَنَا مَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , نا أَبُو حَنِيفَةَ , عَنْ مَنْصُورِ بْنِ زَاذَانَ , عَنِ الْحَسَنِ , عَنْ مَعْبَدٍ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: بَيْنَمَا هُوَ فِي الصَّلَاةِ إِذْ أَقْبَلَ أَعْمَى يُرِيدُ الصَّلَاةَ فَوَقَعَ فِي زُبْيَةٍ , فَاسْتَضْحَكَ الْقَوْمُ حَتَّى قَهْقَهُوا , فَلَمَّا انْصَرَفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ كَانَ مِنْكُمْ قَهْقَهَ فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»

Sunan Daruquthni 612: Adapun hadits Abu Hanifah dari Manshur, disampaikan kepada kami oleh Abu Bakar Asy-Syafi'i, Ahmad bin Muhammad bin Ziyad dan yang lainnya, mereka mengatakan: Isma'il bin Muhammad bin Abu Katsir Al Qadhi menceritakan kepada kami, Makki bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Abu Hanifah mengabarkan kepada kami, dari Manshur bin Zadzan, dari Al Hasan, dari Ma'bad, dari Nabi SAW, ia menuturkan, "Ketika beliau sedang shalat, tiba-tiba datanglah seorang buta yang hendak shalat, lalu ia terjatuh ke dalam lubang, sehingga hal itu menyebabkan orangorang tertawa hingga terbahak-bahak. Selesai shalat, Nabi SAW bersabda, 'Barangsiapa di antara kalian terbahak-bahak, maka hendaklah ia mengulangi wudhu dan shalat'"

Grade

Sunan Daruquthni #613

سنن الدارقطني ٦١٣: وَأَمَّا حَدِيثُ غَيْلَانَ بْنِ جَامِعٍ , عَنْ مَنْصُورِ بْنِ زَاذَانَ , بِمُخَالَفَةِ أَبِي حَنِيفَةَ عَنْهُ ,فَحَدَّثَنَا بِهِ الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , وَمُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , قَالَا: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الزُّهَيْرِيُّ أَبُو بَكْرٍ , نا يَحْيَى بْنُ يَعْلَى , نا أَبِي , نا غَيْلَانُ , عَنْ مَنْصُورٍ الْوَاسِطِيِّ هُوَ ابْنُ زَاذَانَ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ , عَنْ مَعْبَدٍ الْجُهَنِيِّ , قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الْغَدَاةَ فَجَاءَ رَجُلٌ أَعْمَى وَقَرِيبٌ مِنْ مُصَلَّى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِئْرٌ عَلَى رَأْسِهَا جُلَّةٌ , فَجَاءَ الْأَعْمَى يَمْشِي حَتَّى وَقَعَ فِيهَا , فَضَحِكَ بَعْضُ الْقَوْمِ وَهُمْ فِي الصَّلَاةِ , فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَمَا قَضَى الصَّلَاةَ: «مَنْ ضَحِكَ مِنْكُمْ فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ وَلْيُعِدِ الصَّلَاةَ»

Sunan Daruquthni 613: Adapun hadits Ghailan bin Jami' dari Manshur bin Zadzan, berbeda dengan Abu Hanifah yang diriwayatkannya darinya. Hadits ini disampaikan kepada kami oleh Al Husain bin Isma'il dan Muhammad bin Makhlad, keduanya mengatakan: Muhammad bin Abdullah Az-Zuhairi Abu Bakar mengabarkan kepada kami, Yahya bin Ya'la mengabarkan kepada kami, ayahku mengabarkan kepada kami, Ghailan mengabarkan kepada kami, dari Manshur Al Wasithi yakni Ibnu Zadzan, dari Ibnu Sirin, dari Ma'bad Al Juhani, ia menuturkan, "Nabi SAW melaksanakan shalat Subuh, lalu seorang laki-laki datang, sementara di dekat tempat shalat Rasulullah SAW ada sebuah sumur, di atasnya diberi tutup, lalu orang buta itu berjalan hingga terjatuh ke dalamnya, maka sebagian orang pun tertawa, padahal mereka sedang shalat. Lalu selesai shalat, Nabi SAW bersabda, 'Barangsiapa di antara kalian tertawa, maka hendaklah ia mengulangi wudhu dan mengulangi shalat'."

Grade

Sunan Daruquthni #614

سنن الدارقطني ٦١٤: وَأَمَّا حَدِيثُ هُشَيْمٍ , عَنْ مَنْصُورِ بْنِ زَاذَانَ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ , بِمُخَالَفَةِ رِوَايَةِ أَبِي حَنِيفَةَ , عَنْ مَنْصُورٍ ,فَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْوَكِيلُ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ , عَنْ مَنْصُورٍ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ , وَعَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةَ , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , ثنا زِيَادُ بْنُ أَيُّوبَ , نا هُشَيْمٌ , نا مَنْصُورٌ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ , وَخَالِدٍ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي فَمَرَّ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ سُوءٌ عَلَى بِئْرٍ عَلَيْهَا خَصَفَةٌ فَوَقَعَ فِيهَا , فَضَحِكَ مَنْ كَانَ خَلْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ قَالَ: «مَنْ كَانَ مِنْكُمْ ضَحِكَ فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». لَفْظُ زِيَادٍ.

Sunan Daruquthni 614: Sedangkan hadits Husyaim: Dari Manshur bin Zadzan, dari Ibnu Sirin, berbeda dengan riwayat Abu Hanifah dari Manshur: Ahmad bin Abdullah bin Muhammad Al Wakil menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Arafah mengabarkan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, dari Manshur, dari Ibnu Sirin, dari Khalid Al Hadzdza', dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah {h} Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ziyad bin Ayuub menceritakan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami, Manshur menceritakan kepada kami, dari Ibnu Sirin darn Khalid, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa Nabi SAW sedang shalat, lalu seorang laki-laki yang penglihatannya buruk melintasi sebuah sumur yang telah ditelakkan penutup di atasnya, lalu ia terjauh ke dalamnya, maka orang-orang yang di belakang Rasulullah SAW pun tertawa. Selesai shalat beliau bersabda, 'Barangsiapa di antara kalian tertawa, maka hendaklah mengulangi wudhu dan shalat' ." Inilah lafazh Ziyad.

Grade

Sunan Daruquthni #616

سنن الدارقطني ٦١٦: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ يُوسُفَ السُّلَمِيُّ , وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو الْغَزِّيُّ , قَالَا: نا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ , نا سُفْيَانُ , عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ أُمِّ الْهُذَيْلِ وَهِيَ حَفْصَةُ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي الصَّلَاةِ فَجَاءَ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ سُوءٌ فَوَقَعَ فِي بِئْرٍ , فَضَحِكُوا مِنْهُ , فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ».

Sunan Daruquthni 616: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Yusuf As-Sulami dan Abdullah bin Muhammad bin Amr Al Ghazzi mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Muhammad bin Yusuf mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Khalid Al Hadzdza‘ dari Ummu Al Hudzail yaitu Hafshah, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa Rasulullah SAW sedang shalat, lalu seorang laki-laki yang penglihatannya buruk datang, lalu ia terjatuh ke dalam sumur, maka mereka tertawa karenanya, lalu Nabi SAW memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."

Grade

Sunan Daruquthni #618

سنن الدارقطني ٦١٨: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ يُوسُفَ السُّلَمِيُّ , نا حَجَّاجٌ , وَحَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ بَشِيرٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , قَالَا: ثنا مُوسَى , وَابْنُ عَائِشَةَ , قَالُوا: حَدَّثَنَا حَمَّادٌ , عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , قَالَ: كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ , فَجَاءَ أَعْمَى فَوَطِئَ عَلَى خَصَفَةٍ عَلَى رَأْسِ بِئْرٍ فَتَرَدَّى فِي الْبِئْرِ , فَضَحِكَ بَعْضُ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْضَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». وَكَذَا رَوَاهُ وُهَيْبُ بْنُ خَالِدٍ , عَنْ خَالِدٍ , وَأَيُّوبَ السَّخْتِيَانِيِّ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ

Sunan Daruquthni 618: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Yusuf As-Sulami mengabarkan kepada kami, Hajjaj mengabarkan kepada kami. Dan Utsman bin Mauhammad bin Basyir menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Musa dan Ibnu Aisyah menceritakan kepada kami, mereka mengatakan: Hammad menceritakan kepada kami, dari Khalid Al Hadzdza', dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, ia menuturkan, "Nabi SAW sedang shalat bersama sahabatnya, lalu seorang buta datang, kemudian ia menginjak batas di tepi sumur, sehingga ia terjatuh ke dalam sumur, maka sebagian sahabat Rasulullah SAW tertawa, Rasulullah SAW lalu memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat." Demikian juga yang diriwayatkan Wuhaib bin Khalid, dari Khalid dan Ayyub AsSakhtiyani, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah.

Al-Mustadrak #618

المستدرك ٦١٨: أَخْبَرْنَاهُ أَبُو الْفَضْلِ مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْمُزَكِّي، ثنا الْحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، ثنا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو، حَدَّثَنِي ابْنُ شِهَابٍ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ أَبِي حُبَيْشٍ، أَنَّهَا كَانَتْ تُسْتَحَاضُ، فَقَالَ لَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا كَانَ دَمُ الْحَيْضَةِ فَإِنَّهُ دَمٌ أَسْوَدُ يُعْرَفُ، فَإِذَا كَانَ ذَلِكَ فَأَمْسِكِي عَنِ الصَّلَاةِ، وَإِذَا كَانَ الْآخَرُ فَتَوَضَّئِي وَصَلِّي، فَإِنَّمَا هُوَ عِرْقٌ»

Al Mustadrak 618: Abu Al Fadhl Muhammad bin Ibrahim Al Muzakki mengabarkannya kepada kami, Al Husain bin Muhammad bin Ziyad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Mutsanna menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Adi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Amr menceritakan kepada kami, Ibnu Syihab menceritakan kepadaku dari Urwah bin Az-Zubair, dari Fatimah binti Abu Hubaisy, bahwa dia mengalami istihadhah, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya, "Jika darah haid, maka telah diketahui bahwa dia darah yang hitam, dan bila demikian halnya maka berhentilah shalat. Tapi jika darahnya lain maka berwudhulah dan shalatlah, karena dia merupakan penyakit."

Al-Mustadrak #619

المستدرك ٦١٩: وَأَخْبَرَنَا أَبُو سَهْلِ بْنُ زِيَادٍ الْقَطَّانُ، بِبَغْدَادَ، ثنا يَحْيَى بْنُ جَعْفَرٍ، ثنا عَدِيُّ بْنُ عَاصِمٍ، ثنا سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ، وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ بَالَوَيْهِ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرِ بْنِ مَطَرٍ، ثنا وَهْبُ بْنُ بَقِيَّةَ، ثنا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ سَهْلِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ عُمَيْسٍ، قَالَتْ: قُلْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ أَبِي حُبَيْشٍ اسْتَحَاضَتْ مِنْ مُنْذُ كَذَا وَكَذَا فَلَمْ تُصَلِّ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «فَسُبْحَانَ اللَّهِ هَذَا مِنَ الشَّيْطَانِ لِتَجْلِسْ فِي مِرْكَنٍ، فَإِذَا رَأَتْ صُفْرَةً فَوْقَ الْمَاءِ فَلْتَغْتَسِلْ لِلظُّهْرِ وَالْعَصْرِ غُسْلًا وَاحِدًا، وَتَغْتَسِلُ لِلْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ غُسْلًا وَاحِدًا، وَتَغْتَسِلُ لِلْفَجْرِ وَتَتَوَضَّأُ فِيمَا بَيْنَ ذَلِكَ» . «هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِ مُسْلِمٍ، وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ بِهَذِهِ الْأَلْفَاظِ»

Al Mustadrak 619: Abu Sahi bin Ziyad Al Qaththan mengabarkan kepada kami di Baghdad, Yahya bin Ja’far menceritakan kepada kami, Adiy bin Ashim menceritakan kepada kami, Suhail bin Abu Shalih menceritakan kepada kami. Abu Bakar Muhammad bin Ahmad bin Balawaih menceritakan kepada kami, Muhammad bin Bisyr bin Mathar menceritakan kepada kami, Wahb bin Baqiyyah menceritakan kepada kami, Khalid bin Abdullah menceritakan kepada kami dari Sahi bin Abu Shalih, dari Az-Zuhri, dari Urwah bin Az-Zubair, dari Asma binti Umais, dia berkata, “Aku memberitahu Rasulullah bahwa Fatimah binti Abu Hubaisy mengalami istihadhah selama waktu tertentu, dan dia tidak shalat. Rasulullah lalu bersabda, 'Subhanallah, itu merupakan gangguan syetan. Dia hendaknya duduk di bak mandidan jika dia melihat kuning-kuning di atas air maka dia hendaknya mandi untuk shalat Zhuhur dan Ashar sekaligus, serta mandi untuk shalat Maghrib dan Isya sekaligus. Dia hendaknya juga mandi untuk shalat fajar, kemudian dia berwudhu diantaranya'." Hadits ini shahih sesuai syarat Muslim, namun Al Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkan dengan redaksi ini.

Sunan Daruquthni #619

سنن الدارقطني ٦١٩: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا عَلِيُّ بْنُ سَعِيدِ بْنِ جَرِيرٍ , حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ بَكَّارٍ , حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ , نا أَيُّوبُ , وَخَالِدٌ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَّى بِأَصْحَابِهِ وَفِي الْقَوْمِ رَجُلٌ ضَرِيرُ الْبَصَرِ فَوَقَعَ فِي الْبِئْرِ , فَضَحِكَ طَوَائِفُ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَلَمَّا صَلَّى أَمَرَ كُلَّ مَنْ كَانَ ضَحِكَ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». وَكَذَلِكَ رَوَاهُ مَعْمَرٌ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ

Sunan Daruquthni 619: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ali bin Sa'id bin Jarir mengabarkan kepada kami, Sahl bin Bakkar menceritakan kepada kami, Wuhaib menceritakan kepada kami, Ayyub dan Khalid mengabarkan kepada kami, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa Nabi SAW shalat mengimami para sahabatnya, sementara di antara mereka ada seorang buta yang terjatuh ke dalam sumur, lalu sebagian dari para sahabat Nabi SAW itu tertawa. Selesai shalat, beliau memerintahkan setiap orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat." Demikian juga yang diriwayatkan Ma'mar dari Ayyub, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah.

Grade

Sunan Nasa'i #619

سنن النسائي ٦١٩: أَخْبَرَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ يَزِيدَ بْنِ كَيْسَانَ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ عَرَّسْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ نَسْتَيْقِظْ حَتَّى طَلَعَتْ الشَّمْسُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَأْخُذْ كُلُّ رَجُلٍ بِرَأْسِ رَاحِلَتِهِ فَإِنَّ هَذَا مَنْزِلٌ حَضَرَنَا فِيهِ الشَّيْطَانُ قَالَ فَفَعَلْنَا فَدَعَا بِالْمَاءِ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ صَلَّى سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَصَلَّى الْغَدَاةَ

Sunan Nasa'i 619: Telah mengabarkan kepada kami [Ya'qub bin Ibrahim] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Yazid bin Kaisan] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Hazim] dari [Abu Hurairah] dia berkata: "Kami tidur untuk istirahat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan terbangun ketika matahari terbit. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu bersabda: 'Hendaknya tiap orang berpegangan dengan kepala tunggangannya. Sesungguhnya tempat ini didatangi oleh setan.' Abu Hurairah berkata: "Lalu kami melaksanakannya, dan Beliau meminta air kemudian berwudhu. Lalu Beliau mengerjakan shalat dua sujud (rakaat) dan iqamah. Kemudian beliau shalat Subuh."

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,