Hasil Pencarian: wudhu 1334 Hadits

Sunan Nasa'i #620

سنن النسائي ٦٢٠: أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ خُشَيْشُ بْنُ أَصْرَمَ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَسَّانَ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ نَافِعِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِيهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي سَفَرٍ لَهُ مَنْ يَكْلَؤُنَا اللَّيْلَةَ لَا نَرْقُدَ عَنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ قَالَ بِلَالٌ أَنَا فَاسْتَقْبَلَ مَطْلَعَ الشَّمْسِ فَضُرِبَ عَلَى آذَانِهِمْ حَتَّى أَيْقَظَهُمْ حَرُّ الشَّمْسِ فَقَامُوا فَقَالَ تَوَضَّئُوا ثُمَّ أَذَّنَ بِلَالٌ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ وَصَلَّوْا رَكْعَتَيْ الْفَجْرِ ثُمَّ صَلَّوْا الْفَجْرَ

Sunan Nasa'i 620: Telah mengabarkan kepada kami [Abu 'Ashim Khusyaisy bin Ashram] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Hassan] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Amr bin Dinar] dari [Nafi' bin Jubair] dari [bapaknya] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda ketika dalam perjalanan: "Siapa yang akan menjaga kita pada malam ini, agar kita tidak tertidur dari shalat Subuh?" Bilal berkata: "Aku." Tak tahunya kemudian waktu sudah dekat matahari terbit, telinga mereka tertutup hingga mereka terbangun karena sengatan terik matahari. Lalu mereka bangun. Dia berkata: "berwudhulah", kemudian Bilal adzan. beliau lalu shalat dua rakaat dan para sahabat ikut shalat Fajar dua rakaat. Setelah itu mereka semua shalat Subuh.

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,

Sunan Daruquthni #621

سنن الدارقطني ٦٢١: حَدَّثَنَا بِهِ أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى , نا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبَانُ , نا مَطَرٌ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , قَالَ: بَيْنَمَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ إِذْ جَاءَ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ سُوءٌ , فَمَرَّ عَلَى بِئْرٍ قَدْ غُشِيَ عَلَيْهَا فَوَقَعَ فِيهَا , فَضَحِكَ بَعْضُ الْقَوْمِ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «مَنْ ضَحِكَ أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ». وَكَذَلِكَ رَوَاهُ حَفْصُ بْنُ سُلَيْمَانَ الْمِنْقَرِيُّ الْبَصْرِيُّ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ

Sunan Daruquthni 621: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakannya kepada kami, Muhammad bin Yahya mengabarkan kepada kami, Musa bin Isma'il mengabarkan kepada kami, Aban mengabarkan kepada kami, Mathar mengabarkan kepada kami, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, ia menuturkan, "Ketika Rasulullah SAW sedang shalat mengimami para sahabatnya, tiba-tiba seorang laki-laki yang penglihatannya buruk melewati sumur yang telah ditutupi bagian atasnya, lalu ia terjatuh ke dalamnya, maka sebagian orang-orang itu tertawa, kemudian Rasulullah SAW memerintahkan orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat." Demikian juga yang diriwayatkan oleh Hafsh bin Sulaiman Al Minqari Al Bashri dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah.

Grade

Sunan Daruquthni #622

سنن الدارقطني ٦٢٢: حَدَّثَنَا بِهِ أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى , نا أَبُو النُّعْمَانِ , نا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ , عَنْ حَفْصِ بْنِ سُلَيْمَانَ , عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ سِيرِينَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ فَجَاءَ رَجُلٌ فَوَقَعَ عَلَى بِئْرٍ , فَضَحِكَ بَعْضُ الْقَوْمِ , فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ ضَحِكَ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَيُعِيدَ الصَّلَاةَ». وَرَوَى هَذَا الْحَدِيثَ هِشَامُ بْنُ حَسَّانَ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ , أَبِي الْعَالِيَةِ مُرْسَلًا , حَدَّثَ بِهِ عَنْهُ جَمَاعَةٌ مِنْهُمْ: سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ , وَزَائِدَةُ بْنُ قُدَامَةَ , وَيَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ الْقَطَّانُ , وَحَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ , وَرَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ , وَعَبْدُ الْوَهَّابِ بْنُ عَطَاءٍ وَغَيْرُهُمْ , فَاتَّفَقُوا عَنْ هِشَامٍ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَرَوَاهُ خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْوَاسِطِيُّ , عَنْ هِشَامٍ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , عَنْ رَجُلٍ مِنَ الْأَنْصَارِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , وَلَمْ يُسَمِّ الرَّجُلَ وَلَا ذَكَرَ أَلَهُ صُحْبَةٌ أَمْ لَا؟ , وَلَمُ يَصْنَعْ خَالِدٌ شَيْئًا وَقَدْ خَالَفَهُ خَمْسَةٌ أَثْبَاتٌ ثِقَاتٌ حُفَّاظٌ وَقَوْلُهُمْ أَوْلَى بِالصَّوَابِ

Sunan Daruquthni 622: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya mengabarkan kepada kami, Abu An-Nu'man mengabarkan kepada kami, Hammad bin Zaid mengabarkan kepada kami, dari Hafsh bin Sulaiman, dari Hafshah binti Sirin, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa Nabi SAW shalat mengimami para sahabatnya, lalu seorang lakilaki datang dan terjatuh ke dalam sumur, maka sebagian orang-orang itu tertawa, kemudian Rasulullah SAW memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan mengulangi shalat." Hadits ini diriwayatkan juga oleh Hisyam bin Hassan dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah secara mursal. Sejumlah ulama telah menyampaikannya, di antaranya adalah Sufyan Ats-Tsauri, Zaidah bin Qudamah, Yahya bin Sa'id Al Qaththan, Hafsh bin Ghiyats, Rauh bin Ubadah, Abdul Wahhab bin Atha' dan Iain-lain. Mereka semua sama meriwayatkan dari Hisyam, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, dari Nabi SAW. Sementara Khalid bin Abdullah Al Wasithi meriwayatkannya dari Hisyam, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, dari seorang laki-laki golongan Anshar, dari Nabi SAW, namun nama orang Anshar itu tidak disebutkan, dan tidak dinyatakan apakah orang tersebut pernah menyertai Nabi SAW atau tidak, dan Khalid tidak mengomentari apa-apa. Riwayatnya diselisihi oleh lima orang tsiqah lagi hafizh (penghafal hadits), ucapan mereka lebih mendekati kebenaran.

Grade

Sunan Daruquthni #623

سنن الدارقطني ٦٢٣: فَأَمَّا حَدِيثُ خَالِدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ هِشَامٍ , فَحَدَّثَنَا بِهِ دَعْلَجُ بْنُ أَحْمَدَ نا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ , نا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ , عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , عَنْ رَجُلٍ , مِنَ الْأَنْصَارِ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِأَصْحَابِهِ , فَمَرَّ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ سُوءٌ فَتَرَدَّى فِي بِئْرٍ , فَضَحِكَ طَوَائِفُ مِنَ الْقَوْمِ فَأَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ ضَحِكَ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»

Sunan Daruquthni 623: Adapun hadits Khalid bin Abdullah dari Hisyam, 'Jisampaikan kepada kami oleh Da'laj bin Ahmad: Muhammad bin Ali bjn Zaid mengabarkan kepada kami, Sa'id bin Manshur mengabarkan kepada kami, Khalid bin Abdullah mengabarkan kepada kami, dari Hisyam, dar Hassan, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, dari seorang laki-laki golongan Anshar: "Bahwa Rasulullah SAW shalat mengimami para sahabatilya, lalu seorang laki-laki yang penglihatannya buruk lewat dan terjatuh ke dalam sumur, maka sebagian dari orang-orang itu tertawa, kemudian Rasulullah SAW memerintahkan orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."

Grade

Shahih Ibnu Hibban #623

صحيح ابن حبان ٦٢٣: أَخْبَرَنَا الْفَضْلُ بْنُ الْحُبَابِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُسَدَّدُ بْنُ مُسَرْهَدٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ، عَنْ عُثْمَانَ بْنِ الْمُغِيرَةِ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ رَبِيعَةَ، عَنْ أَسْمَاءَ بْنِ الْحَكَمِ الْفَزَارِيِّ، عَنْ عَلِيٍّ، قَالَ‏:‏ كُنْتُ إِذَا سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَدِيثًا يَنْفَعُنِي اللَّهُ بِمَا شَاءَ أَنْ يَنْفَعَنِي، حَتَّى حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرٍ، وَكَانَ إِذَا حَدَّثَنِي عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْضُ أَصْحَابِهِ اسْتَحْلَفْتُهُ، فَإِنْ حَلَفَ، صَدَّقْتُهُ، وَإِنَّهُ حَدَّثَنِي أَبُو بَكْرٍ، وَصَدَّقَ أَبُو بَكْرٍ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَّهُ قَالَ‏:‏ مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا ثُمَّ يَتَوَضَّأُ، ثُمَّ يُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِذَلِكَ الذَّنْبِ، إِلاَّ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 623: Al Fadhl bin Al Hubab mengabarkan kepada kami, ia berkata, Musaddad bin Musarhad, ia berkata, Abu Awanah menceritakan kepada kami, dari Utsman bin Al Mughirah, dari Ali bin Rabi’ah, dari Asma' bin Al Hakam Al Fazari, dari Ali, ia berkata, “Apabila aku mendengar dari Rasululah shallallahu 'alaihi wa sallam sebuah hadits, semoga Allah memberikan manfaat kepadaku jika Dia menghendakinya, sehingga Abu Bakar menceritakan kepadaku. Dan apabila sebagian sahabat menceritakan dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kepadaku, maka aku meminta sumpahnya, apabila ia berani bersumpah, maka ia jujur. Dan sesungguhnya Abu Bakar menceritakan kepadaku, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda, "Tidaklah seorang hamba melakukan dosa, lalu ia berwudhu dan melakukan shalat dua rakaat, lalu beristighfar kepada Allah SWT atas dosa yang telah ia lakukan kecuali Allah SWT akan mengampuni dosanya. ”416 [00:00]

Sunan Daruquthni #624

سنن الدارقطني ٦٢٤: أَمَا حَدِيثُ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ وَمَنْ تَابَعَهُ , عَنْ هِشَامِ بْنِ حَسَّانَ , بِمُخَالَفَةِ رِوَايَةِ خَالِدٍ عَنْهُ , فَحَدَّثَنِي الْقَاضِي الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ , نا وَكِيعٌ , نا سُفْيَانُ , عَنْ هِشَامٍ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ مَنْ ضَحِكَ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ»

Sunan Daruquthni 624: Sedangkan hadits Sufyan Ats-Tsauri dan yang menguatkannya, dari Hisyam bin Hassan, berbeda dengan riwayat Khalid darinya: Al Qadhi Al Husain bin Isma'il menceritakan kepadaku, Abu Hisyam Ar-Rifa'i mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Hisyam, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah: "Bahwa Nabi SAW memerintahkan orang yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."

Grade

Sunan Daruquthni #625

سنن الدارقطني ٦٢٥: وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا مُعَاوِيَةُ , نا زَائِدَةُ , ح وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , حَدَّثَنِي يُوسُفُ بْنُ سَعِيدٍ , حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ , نا زَائِدَةُ , عَنْ هِشَامٍ , عَنْ حَفْصَةَ , عَنْ أَبِي الْعَالِيَةِ , قَالَ: جَاءَ رَجُلٌ فِي بَصَرِهِ سُوءٌ فَدَخَلَ الْمَسْجِدَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي , فَتَرَدَّى فِي حُفْرَةٍ كَانَتْ فِي الْمَسْجِدِ , فَضَحِكَ طَوَائِفُ مِنْهُمْ , فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ أَمَرَ مَنْ كَانَ ضَحِكَ «أَنْ يُعِيدَ الْوُضُوءَ وَالصَّلَاةَ».

Sunan Daruquthni 625: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Ja'far bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Mu'awiyah mengabarkan kepada kami, Zaidah mengabarkan kepada kami {h} Abu Bakar An-Naisaburi mengabarkan kepada kami, Yusuf bin Sa'id menceritakan kepadaku, Ahmad bin Yunus menceritakan kepada kami, Zaidah mengabarkan kepada kami, dari Hisyam, dari Hafshah, dari Abu Al Aliyah, ia menuturkan, "Seorang laki-laki yang penglihatannya buruk datang lalu masuk masjid, sementara Rasulullah SAW sedang shalat, lalu orang itu terjatuh ke dalam lubang yang ada di masjid, maka sebagian orang di antara mereka (jama'ah) tertawa. Selesai shalat, beliau memerintahkan mereka yang tertawa agar mengulangi wudhu dan shalat."

Grade

Al-Mustadrak #625

المستدرك ٦٢٥: أَخْبَرَنَاهُ أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْجُنَيْدِ، ثنا مُوسَى بْنُ زَكَرِيَّا الْتَسْتُرِيُّ، وَثنا عَمْرُو بْنُ الْحُصَيْنِ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُلَاثَةَ، عَنْ عَبْدَةَ بْنِ أَبِي لُبَابَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بَابَاهْ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تَنْتَظِرُ النُّفَسَاءُ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً، فَمَنْ رَأَتِ الطُّهْرَ قَبْلَ ذَلِكَ فَهِيَ طَاهِرٌ، وَإِنْ جَاوَزْتِ الْأَرْبَعِينَ فَهِيَ بِمَنْزِلَةِ الْمُسْتَحَاضَةِ تَغْتَسِلُ وَتُصَلِّي، فَإِنْ غَلَبَهَا الدَّمُ تَوَضَّأَتْ لِكُلِّ صَلَاةٍ» . «عَمْرُو بْنُ الْحُصَيْنِ وَمُحَمَّدُ بْنُ عُلَاثَةَ لَيْسَا مِنْ شَرْطِ الشَّيْخَيْنِ، وَإِنَّمَا ذَكَرْتُ هَذَا الْحَدِيثَ شَاهِدًا مُتَعَجِّبًا»

Al Mustadrak 625: Abu Bakar Muhammad bin Abdullah bin Al Junaid mengabarkannya kepada kami, Musa bin Zakaria At-Tasturi menceritakan kepada kami. Amr bin Al Hushain menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdullah bin Ulatsah menceritakan kepada kami dari Abdah bin Abu Lubabah, dari Abdullah bin Babah, dari Abdullah bin Amr, dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Para wanita yang mengalami nifas menunggu selama 40 malam. Jika dia merasa telah suci sebelum 40 hari maka dia suci. Jika lebih dari 40 hari maka itu merupakan darah kotor, sehingga dia harus mandi lalu shalat. Jika darah terus- menerus keluar maka dia harus berwudhu untuk setiap shalat." Amr bin Al Hushain dan Muhammad bin Ulatsah tidak termasuk dalam syarat Al Bukhari dan Muslim. Aku menyebutkan hadits ini hanya sebagai syahid yang mengagumkan.

Al-Mustadrak #627

المستدرك ٦٢٧: أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرٍ أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ الْفَقِيهُ أَنْبَأَ أَبُو الْمُثَنَّى، ثنا مُسَدَّدٌ، ثنا خَالِدٌ، عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ، عَنْ عَمْرِو بْنِ بُجْدَانَ، عَنْ أَبِي ذَرٍّ، قَالَ: اجْتَمَعَتْ غَنِيمَةٌ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: «يَا أَبَا ذَرٍّ ابْدُ فِيهَا» فَبَدَوْتُ إِلَى الرَّبَذَةِ فَكَانَتْ تُصِيبُنِي الْجَنَابَةُ، فَأَمْكُثُ الْخَمْسَةَ وَالسِّتَّةَ، فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: أَبُو ذَرٍّ فَسَكَتُّ، فَقَالَ: «ثَكِلَتْكَ أُمُّكَ أَبَا ذَرٍّ لِأُمِّكَ الْوَيْلُ» فَدَعَا بِجَارِيَةٍ فَجَاءَتْ بِعُسٍّ مِنْ مَاءٍ فَسَتَرَتْنِي بِثَوْبٍ وَاسْتَتَرْتُ بِالرَّاحِلَةِ، فَاغْتَسَلْتُ فَكَأَنِّي أَلْقَيْتُ عَنِّي جَبَلًا، فَقَالَ: «الصَّعِيدُ الطَّيِّبُ وَضُوءُ الْمُسْلِمِ وَلَوْ إِلَى عَشْرِ سِنِينَ، فَإِذَا وَجَدْتَ الْمَاءَ فَأَمِسَّهُ جِلْدَكَ فَإِنَّ ذَلِكَ خَيْرٌ» . «هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ، وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ إِذْ لَمْ نَجِدْ لِعَمْرِو بْنِ بُجْدَانَ رَاوِيًّا غَيْرَ أَبِي قِلَابَةَ الْجَرْمِيَّ وَهَذَا مِمَّا شَرَطْتُ فِيهِ، وَثَبَتَ أَنَّهُمَا قَدْ خَرَّجَا مِثْلَ هَذَا فِي مَوَاضِعَ مِنَ الْكِتَابَيْنِ»

Al Mustadrak 627: Abu Bakar Ahmad bin Ishaq Al Faqih mengabarkan kepada kami, Abu Al Mutsanna memberitakan (kepada kami), Musaddad menceritakan kepada kami, Khalid menceritakan kepada kami dari Khalid Al Hadzdza', dari Abu Qilabah, dari Amr bin Bujdan, dari Abu Dzar, dia berkata, “Beberapa ekor kambing dikumpulkan di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Lalu beliau bersabda, 'Wahai Abu Dzar, pergilah ke pedusunan dengan membawanya'. Aku pun pergi menuju Rabdzah (nama tempat). Aku lalu mengalami junub, sehingga diam (shalat tanpa dalam keadaan suci) selama 5 sampai 6 hari. Aku lalu menemui Rasulullah SAW. Beliau pun bertanya, '(Kamu) Abu Dzar' Aku pun terdiam. Beliau lantas bersabda, ‘Semoga kamu kehilangan ibumu, wahai Abu Dzar' Beliau lalu memanggil budak perempuan, dan dia datang dengan membawa sebaskom besar air. Dia kemudian menutupiku dengan kain dan aku menutupi diriku dengan unta tungganganku, lalu aku mandi, seakan- akan aku membuang bukit dari diriku. Rasulullah lalu bersabda, 'Debu yang suci merupakan wudhunya orang Islam, meskipun sampai 10 tahun. Namun apabila kamu mendapatkan air lalu menyiramkannya ke kulitmu, maka itu lebih baik'." Hadits ini shahih. Al Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya, karena kami tidak menemukan dari Amr bin Bujdan periwayat selain Abu Qilabah. Inilah yang telah aku tetapkan dalam syaratku, bahwa keduanya telah meriwayatkan hadits seperti ini dalam beberapa bab di dalam dua kitab mereka.

Al-Mustadrak #628

المستدرك ٦٢٨: حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ، أَنْبَأَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الْحَكَمِ، أَنْبَأَ ابْنُ وَهْبٍ، حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ، وَرَجُلٌ، آخَرُ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، عَنْ عِمْرَانَ بْنِ أَبِي أَنَسٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنْ أَبِي قَيْسٍ، مَوْلَى عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ، أَنَّ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ، كَانَ عَلَى سَرِيَّةٍ وَأَنَّهُمْ أَصَابَهُمْ بَرْدٌ شَدِيدٌ لَمْ يَرَ مِثْلَهُ، فَخَرَجَ لِصَلَاةِ الصُّبْحِ، فَقَالَ: وَاللَّهِ لَقَدِ احْتَلَمْتُ الْبَارِحَةَ، وَلَكِنِّي وَاللَّهِ مَا رَأَيْتُ بَرْدًا مِثْلَ هَذَا هَلْ مَرَّ عَلَى وُجُوهِكُمْ مِثْلُهُ؟ قَالُوا: لَا، فَغَسَلَ مَغَابِنَهُ، وَتَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ صَلَّى بِهِمْ، فَلَمَّا قَدِمَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَأَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «كَيْفَ وَجَدْتُمْ عَمْرًا وَصَحَابَتَهُ لَكُمْ؟» فَأَثْنَوْا عَلَيْهِ خَيْرًا وَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، صَلَّى بِنَا وَهُوَ جُنُبٌ، فَأَرْسَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَمْرٍو فَسَأَلَهُ فَأَخْبَرَهُ بِذَلِكَ وَبِالَّذِي لَقِيَ مِنَ الْبَرْدِ، فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ قَالَ: {وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ} [النساء: 29] وَلَوِ اغْتَسَلْتُ مُتُّ، فَضَحِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عَمْرٍو. «هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِ الشَّيْخَيْنِ وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ، وَالَّذِي عِنْدِي أَنَّهُمَا عَلَّلَاهُ» . بِحَدِيثِ جَرِيرِ بْنِ حَازِمٍ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَيُّوبَ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ الَّذِي

Al Mustadrak 628: Abu Al Abbas Muhammad bin Ya’qub menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ubaidillah bin Abdul Hakam memberitakan (kepada kami), Ibnu Wahb memberitakan (kepada kami), Amr bin Al Hants dan seorang laki-laki lain menceritakan kepadaku dari Yazid bin Abu Habib, dari Imran bin Abu Anas, dari Abdurrahman bin Jubair, dari Abu Qais ( Amr bin bin Al Ash), bahwa Amr bin Al Ash memimpin suatu pasukan, dan mereka terserang dingin yang sangat menusuk yang belum terjadi sebelumnya yang serupa. Dia lalu keluar untuk shalat Subuh, dan berkata, "Demi Allah, aku baru mimpi kemarin malam, tapi aku belum pernah merasakan dingin seperti kali ini, apakah itu juga terjadi pada kalian?" Mereka menjawab, ’’Tidak." Dia pun membasuh bagian-bagian yang kotor dari tubuhnya, lalu berwudhu dan shalat mengimami mereka. Setelah mereka tiba di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bertanya, "Bagaimana sikap Amr terhadap kalian?" Mereka pun memujinya dengan kebaikan. Mereka lalu berkata, "Wahai Rasulullah, dia mengimami kami dalam keadaan junub." Rasulullah pun mengirim orang untuk memanggil Amr, lalu menanyakan hal itu kepadanya. Amr lalu menjawab dan memberitahu beliau tentang rasa dingin yang menimpanya, dia berkata, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya Allah berfirman, 'Dan janganlah kamu membunuh dirimu'. (Qs. An-Nisaa' [4]: 29) Jika aku mandi maka aku akan mati." Rasulullah pun tertawa mendengar penjelasannya. Hadits ini shahih sesuai syarat Al Bukhari dan Muslim, tapi keduanya tidak meriwayaikannya. Menurutku, keduanya menganggapnya ber-illat, karena hadits Jarir bin Hazim dari Yahya bin Ayyub, dari Yazid bin Abu Habib, yang (hadits selanjutnya).