صحيح مسلم ٥٣٠: قَالَ ابْنُ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ وَأَنَا أُحَدِّثُهُ هَذَا الْحَدِيثَ أَنَّهُ سَأَلَ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ عَنْ الْوُضُوءِ مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ فَقَالَ عُرْوَةُ سَمِعْتُ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّئُوا مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ
Shahih Muslim 530: (Masih dari jalur periwayatan yang sama dengan hadits sebelumnya) [Ibnu Syihab] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Sa'id bin Khalid bin Amru bin Utsman], dan saya menceritakan kepadanya hadits ini bahwa dia berkata kepada [Urwah bin Az Zubair] tentang wudhu dikarenakan (memakan daging) yang dibakar, maka Urwah berkata: Aku mendengar [Aisyah], istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Berwudhulah kalian, disebabkan makan (daging) yang dibakar'."
سنن الدارقطني ٥٣٠: حَدَّثَنَا بِذَلِكَ إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمَّادٍ , حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ الْعَنْبَرِيُّ , ح وَحَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , وَالْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , وَمُحَمَّدُ بْنُ مَحْمُودٍ السَّرَّاجُ , قَالُوا: نا أَبُو الْأَشْعَثِ , قَالَا: نا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ , نا أَيُّوبُ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ بُسْرَةَ بِنْتِ صَفْوَانَ , أَنَّهَا سَمِعَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , يَقُولُ: «مَنْ مَسَّ ذَكَرَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ». قَالَ: وَكَانَ عُرْوَةُ يَقُولُ: إِذَا مَسَّ رَفْغَيْهِ أَوْ أُنْثَيَيْهِ أَوْ ذَكَرَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ , وَاللَّفْظُ لِأَبِي الْأَشْعَثِ صَحِيحٌ
Sunan Daruquthni 530: Ibrahim bin Hammad menceritakannya kepada kami, Ahmad bin Ubaidullah Al Anbari menceritakan kepada kami {h} Ali bin Abdullah bin Mubasysyir, Al Husain bin Isma'il dan Muhammad bin Mahmud As-Sarraj menceritakan kepada kami, mereka mengatakan: Abu Al Asy'ats mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Yazid bin Zurai' mengabarkan kepada kami, Ayyub menceritakan kepada kami, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Busrah binti Sharwan, bahwa ia mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa menyentuh kemaluannya, maka hendaklah ia berwudhu." Ia juga mengatakan, "Urwah menyebutkan (dalam redaksinya), "Apabila menyentuh buah pelirnya, atau kemaluannya, maka hendaklah ia berwudhu." Lafazhnya dari Abu Al Asy'ats. Shahih.
Grade
المستدرك ٥٣٠: وَحَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حَمْشَاذٍ، ثنا عُبَيْدُ بْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ وَهْبٍ، ثنا مَرْوَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ، ثنا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْفَزَارِيُّ، عَنْ مُوسَى بْنِ أَبِي عَائِشَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «تَوَضَّأَ وَخَلَّلَ لِحْيَتَهُ» ، وَقَالَ: «بِهَذَا أَمَرَنِي رَبِّي»
Al Mustadrak 530: Ali bin Hamsyad Al Adi menceritakan kepada kami, Ubaid bin Abdul Wahid menceritakan kepada kami, Muhammad bin Wahb menceritakan kepada kami, Marwan bin Muhammad, Ibrahim bin Muhammad Al Fazari menceritakan kepada kami dari Musa bin Abu Aisyah, dari Anas bin Malik, dia berkata, “Aku pernah melihat Nabi berwudhu sambil menyela-nyela jenggotnya, lalu beliau bersabda, 'Begitulah Tuhan memerintahkanku untuk melakukannya'." Hadits Aisyah adalah:
المستدرك ٥٣١: فَحَدَّثَنَاهُ أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ دَاوُدَ بْنِ سُلَيْمَانَ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ أَيُّوبَ، ثنا هِلَالُ بْنُ فَيَّاضٍ، ثنا عُمَرُ بْنُ أَبِي وَهْبٍ، عَنْ مُوسَى بْنِ ثَرْوَانَ، عَنْ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ كَرِيزٍ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «إِذَا تَوَضَّأَ خَلَّلَ لِحْيَتَهُ» . «وَهَذَا شَاهِدٌ صَحِيحٌ فِي مَسْحِ بَاطِنِ الْأُذُنَيْنِ»
Al Mustadrak 531: Abu Bakar bin Muhammad bin Daud bin Sulaiman menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ayyub menceritakan kepada kami, Hilal bin Fayyadh menceritakan kepada kami, Umar bin Abu Wahb menceritakan kepada kami dari Musa bin Tsarwan, dari Thalhah bin Ubaidillah bin Kuraiz, dari Aisyah , dia berkata, “Apabila Rasulullah berwudhu, maka beliau menyela-nyela jenggotnya.” Hadits ini merupakan syahid yang shahih tentang mengusap bagian dalam kedua telinga.
صحيح مسلم ٥٣١: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكَلَ كَتِفَ شَاةٍ ثُمَّ صَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ
Shahih Muslim 531: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab] telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Zaid bin Aslam] dari ['Atha' bin Yasar] dari [Ibnu Abbas] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam makan pundak kambing, kemudian melakukan shalat, dan beliau tidak berwudhu.
سنن الدارقطني ٥٣١: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ هِشَامٍ , نا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , قَالَ: كَانَ أَبِي , يَقُولُ: «إِذَا مَسَّ رَفْغَيْهِ أَوْ أُنْثَيَيْهِ أَوْ فَرْجَهُ فَلَا يُصَلِّي حَتَّى يَتَوَضَّأَ». كُلُّهُمْ ثِقَاتٌ
Sunan Daruquthni 531: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Khalaf bin Hisyam menceritakan kepada kami, Hammad bin Zaid mengabarkan kepada kami, dari Zaid, dari Hisyam bin Urwah, ia mengatakan, "Ayahku berkata, 'Apabila menyentuh buah pelirnya, atau kemaluannya, maka tidak boleh mengerjakan shalat sehingga berwudhu (terlebih dahulu)'." Semua perawinya tsiqah.
Grade
سنن الدارقطني ٥٣٢: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي الرِّجَالِ , نا أَبُو حُمَيْدٍ الْمِصِّيصِيُّ , قَالَ: سَمِعْتُ حَجَّاجًا , يَقُولُ: قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ: أَخْبَرَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ مَرْوَانَ , عَنْ بُسْرَةَ بِنْتِ صَفْوَانَ , وَقَدْ كَانَتْ صَحِبَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا مَسَّ أَحَدُكُمْ ذَكَرَهُ أَوْ أُنْثَيَيْهِ فَلَا يُصَلِّي حَتَّى يَتَوَضَّأَ»
Sunan Daruquthni 532: Ahmad bin Muhammad bin Abu Ar-Rijal menceritakan kepada kami, Abu Humaid Al Mishshishi mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Aku mendengar Hajjaj mengatakan: Ibnu Juraij berkata: Hisyam bin Urwah mengabarkan kepadaku, dari ayahnya, dari Marwan, dari Busrah binti Shafwan yang pernah menyertai Nabi SAW, bahwa Nabi SAW bersabda, "Apabila seseorang di antara kalian menyentuh kemaluannya atau buah pelirnya, maka ia tidak boleh melaksanakan shalat sehingga berwudhu (terlebih dahulu).
Grade
المستدرك ٥٣٢: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ إِسْحَاقَ، وَأَبُو بَكْرِ بْنُ بَالَوَيْهِ، قَالَا: ثنا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ النَّضْرِ الْأَزْدِيُّ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو، ثنا زَائِدَةُ، عَنْ سُفْيَانَ بْنِ سَعِيدٍ، عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «تَوَضَّأَ فَمَسَحَ بَاطِنَ أُذُنَيْهِ وَظَاهِرَهُمَا» قَالَ: وَكَانَ ابْنُ مَسْعُودٍ يَأْمُرُ بِذَلِكَ. «زَائِدَةُ بْنُ قُدَامَةَ ثِقَةٌ مَأْمُونٌ قَدْ أَسْنَدَهُ عَنِ الثَّوْرِيِّ وَأَوْقَفَهُ غَيْرُهُ»
Al Mustadrak 532: Abu Bakar bin Ishaq dan Abu Bakar bin Balawaih menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Muhammad bin Ahmad bin An-Nadhr Al Azdi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Amr menceritakan kepada kami, Zaidah menceritakan kepada kami dari Sufyan bin Sa’id, dari Humaid Ath-Thawil, dari Anas bin Malik, bahwa Rasulullah berwudhu lalu mengusap bagian dalam kedua telinganya dan bagian luarnya. Dia berkata, "Ibnu Mas’ud juga memerintahkan demikian." Zaidah bin Qudamah adalah periwayat yang tsiqah ma'mvn. Dia meriwayatkannya secara musnad dari Ats-Tsauri, sedangkan yang lainnya meriwayatkan secara mauquf.
صحيح مسلم ٥٣٢: و حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ أَخْبَرَنِي وَهْبُ بْنُ كَيْسَانَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ح و حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ عَنْ عَلِيِّ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ ح و حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكَلَ عَرْقًا أَوْ لَحْمًا ثُمَّ صَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ وَلَمْ يَمَسَّ مَاءً
Shahih Muslim 532: Dan telah menceritakan kepada kami [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Hisyam bin Urwah] telah mengabarkan kepadaku [Wahab bin Kaisan] dari [Muhammad bin Amru bin 'Atha'] dari [Ibnu Abbas] --lewat jalur periwayatan lain--, dan telah menceritakan kepada kami [az-Zuhri] dari [Ali bin Abdullah bin Abbas] dari [Ibnu Abbas] --lewat jalur periwayatan lain--, dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ali] dari [bapaknya] dari [Ibnu Abbas] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam makan pangkal atau daging, kemudian beliau shalat, dan tanpa berwudhu, dan beliau juga tidak menyentuh air.
صحيح مسلم ٥٣٣: و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ الضَّمْرِيِّ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ رَأَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحْتَزُّ مِنْ كَتِفٍ يَأْكُلُ مِنْهَا ثُمَّ صَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ
Shahih Muslim 533: Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin ash-Shabbah] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'd] telah menceritakan kepada kami [az-Zuhri] dari [Ja'far bin Amru bin Umayyah adh-Dhamri] dari [bapaknya] bahwa dia melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memotong sebagian pundak (kambing) untuk memakannya, kemudian shalat, dan tanpa berwudhu.