المستدرك ٥٢٥: فَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ إِسْحَاقَ الْفَقِيهُ، أَنْبَأَ إِسْمَاعِيلُ بْنُ قُتَيْبَةَ، ثنا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، أَنْبَأَ يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ كَثِيرٍ، قَالَ: سَمِعْتُ عَاصِمَ بْنَ لَقِيطِ بْنِ صَبِرَةَ، يُحَدِّثُ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ: كُنْتُ وَافِدَ بَنِي الْمُنْتَفِقِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَخْبَرَنِي عَنِ الْوُضُوءِ فَقَالَ: «أَسْبِغِ الْوُضُوءَ، وَخَلِّلْ بَيْنَ الْأَصَابِعِ، وَبَالِغْ فِي الِاسْتِنْشَاقِ، إِلَّا أَنْ تَكُونَ صَائِمًا» . وَلِهَذَا الْحَدِيثِ شَاهِدٌ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ
Al Mustadrak 525: Abu Bakar bin Ishaq Al Faqih menceritakan kepada kami, Ismail bin Qutaibah memberitakan (kepada kami), Yahya bin Yahya menceritakan kepada kami, Yahya bin Sulaim memberitakan (kepada kami) dari Ismail bin Katsir, dia berkata: Aku mendengar Ashim bin Laqith bin Shabirah menuturkan dari ayahnya, dia berkata: Ketika aku menjadi utusan bani Al Muntafiq untuk menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, maka aku bertanya, "Wahai Rasulullah, beritahukanlah kepadaku tentang wudhu!" Beliau menjawab, “Sempurnakanlah wudhu, sela-selalah jari-jemari, dan bersungguh- sungguhlah dalam memasukkan air ke hidung (dengan menyedotnya), kecuali jika kamu sedang berpuasa” Hadits ini memiliki syahid dari Ibnu Abbas:
سنن الدارقطني ٥٢٦: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , نا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْقَلَانِسِيُّ , ح وَحَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ نَاصِحٍ بِمِصْرَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ , عَنْ عَبْدِ الصَّمَدِ , قَالَا: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ , نا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ مَرْوَانَ , عَنْ بُسْرَةَ بِنْتِ صَفْوَانَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «إِذَا مَسَّ الرَّجُلُ ذَكَرَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ وَإِذَا مَسَّتِ الْمَرْأَةُ قُبُلَهَا فَلْتَتَوَضَّأْ»
Sunan Daruquthni 526: Muhammad bin Isma'il Al Farisi menceritakan kepada kami, Ja'far bin Muhammad Al Qalanisi mengabarkan kepada kami {h}, Abdullah bin Muhammad bin Nashih menceritakan kepada kami di Mesir, Muhammad bin Yazid mengabarkan kepada kami, dari Abdush Shamad, keduanya mengatakan: Sulaiman bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, Isma'il bin Ayyasy mengabarkan kepada kami, Hisyam bin Urwah mengabarkan kepada kami, dari ayahnya, dari Marwan, dari Busrah binti Shafwan, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Jika seorang laki-laki menyentuh kemaluannya maka hendaklah ia berwudhu, dan jika seorang wanita menyentuh kemaluannya maka hendaklah ia berwudhu."
Grade
سنن الدارقطني ٥٢٧: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو عُتْبَةَ أَحْمَدُ بْنُ الْفَرَجِ , نا بَقِيَّةُ , نا الزُّبَيْدِيُّ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «أَيُّمَا رَجُلٍ مَسَّ فَرْجَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ , وَأَيُّمَا امْرَأَةٍ مَسَّتْ فَرْجَهَا فَلْتَتَوَضَّأْ»
Sunan Daruquthni 527: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Abu Utbah Ahmad bin Al Faraj mengabarkan kepada kami, Baqiyyah Az-Zubaidi mengabarkan kepada kami, dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Laki-laki mana pun yang menyentuh kemaluannya, maka hendaklah ia berwudhu. Dan wanita mana pun yang menyentuh kemaluannya, maka hendaklah ia berwudhu."
Grade
المستدرك ٥٢٧: أَخْبَرَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ الْمَحْبُوبِيُّ، ثنا سَعِيدُ بْنُ مَسْعُودٍ، ثنا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى، أَنْبَأَ إِسْرَائِيلُ، وَأَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْقَطِيعِيُّ، وَاللَّفْظُ لَهُ، ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ حَنْبَلٍ، حَدَّثَنِي أَبِي، حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَنْبَأَ إِسْرَائِيلُ، عَنْ عَامِرِ بْنِ شَقِيقٍ، عَنْ شَقِيقِ بْنِ سَلَمَةَ، قَالَ: رَأَيْتُ عُثْمَانَ، تَوَضَّأَ فَغَسَلَ وَجْهَهُ، وَاسْتَنْشَقَ، وَمَضْمَضَ ثَلَاثًا، وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ وَأُذُنَيْهِ ظَاهِرِهِمَا وَبَاطِنِهُمَا، وَخَلَّلَ لِحْيَتَهُ ثَلَاثًا حِينَ غَسَلَ وَجْهَهُ قَبْلَ أَنْ يَغْسِلَ قَدَمَيْهِ، ثُمَّ قَالَ: «رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَفْعَلُ الَّذِي رَأَيْتُمُونِي فَعَلْتُ» . «وَقَدِ اتَّفَقَ الشَّيْخَانِ عَلَى إِخْرَاجِ طُرُقٍ لِحَدِيثِ عُثْمَانَ فِي دُبُرِ وُضُوئِهِ، وَلَمْ يَذْكُرَا فِي رِوَايَاتِهِمَا تَخْلِيلَ اللِّحْيَةِ ثَلَاثًا، وَهَذَا إِسْنَادٌ صَحِيحٌ، قَدِ احْتَجَّا بِجَمِيعِ رُوَاتِهِ غَيْرِ عَامِرِ بْنِ شَقِيقٍ، وَلَا أَعْلَمُ فِي عَامِرِ بْنِ شَقِيقٍ طَعْنًا بِوَجْهٍ مِنَ الْوُجُوهِ» . وَلَهُ فِي تَخْلِيلِ اللِّحْيَةِ شَاهِدٌ صَحِيحٌ عَنْ عَمَّارِ بْنِ يَاسِرٍ، وَأَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، وَعَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ
Al Mustadrak 527: Abu Al Abbas Muhammad bin Ahmad Al Mahbubi mengabarkan kepada kami, Sa’id bin Mas’ud menceritakan kepada kami, Ubaidillah bin Musa menceritakan kepada kami, Isra'il memberitakan (kepada kami). Ahmad bin Al Qathi’i mengabarkan kepada kami dengan redaksinya, Abdullah bin Ahmad bin Hanbal menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami, Israil memberitakan (kepada kami) dari Amir bin Syaqiq, dari Syaqiq bin Salamah, dia berkata: Aku pernah melihat Utsman berwudhu, dia membasuh wajahnya lalu memasukkan air ke dalam hidungnya, kemudian berkumur tiga kali, lalu mengusap kepalanya dan kedua telinganya, baik bagian luar maupun dalamnya, lalu menyela-nyela jenggotnya tiga kali ketika membasuh wajahnya sebelum membasuh kedua telapak kakinya. Setelah itu dia berkata, "Aku melihat Rasulullah melakukan seperti yang kalian lihat padaku." Al Bukhari dan Muslim sepakat meriwayatkan jalur-jalur periwayatan hadits Utsman tentang tata-cara wudhunya, tapi keduanya tidak menyebutkan dalam riwayat keduanya redaksi "Menyela- menyela jenggotnya tiga kali." Ini merupakan sanad yang shahih. Selain itu, Al Bukhari dan Muslim berhujjah dengan seluruh periwayatnya selain Amir bin Syaqiq. Sejauh yang aku ketahui, tidak ada yang mencela Amir bin Syaqiq dalam berbagai riwayatnya dari berbagai jalur periwayatan. Tentang menyela-nyela jenggot ada syahid dari Ammar bin Yasir, Anas bin Malik, dan Aisyah .
المستدرك ٥٢٨: فَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ إِسْحَاقَ الْفَقِيهُ، أَنْبَأَ بِشْرُ بْنُ مُوسَى، ثنا الْحُمَيْدِيُّ، وَأَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ الْحُسَيْنِ الْمَنْصُورِيُّ، ثنا هَارُونُ بْنُ يُوسُفَ، ثنا ابْنُ أَبِي عُمَرَ، قَالَا: ثنا سُفْيَانُ، عَنْ عَبْدِ الْكَرِيمِ الْجَزَرِيِّ، عَنْ حَسَّانَ بْنِ بِلَالٍ، أَنَّهُ رَأَى عَمَّارَ بْنَ يَاسِرٍ يَتَوَضَّأُ فَخَلَّلَ اللِّحْيَةَ فَقِيلَ لَهُ: تُخِلِّلُ لِحْيَتَكَ؟ فَقَالَ: «وَمَا يَمْنَعُنِي وَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُخَلِّلُ لِحْيَتَهُ؟» . قَالَ سُفْيَانُ: وَحَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ حَسَّانَ بْنِ بِلَالٍ، عَنْ عَمَّارٍ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ
Al Mustadrak 528: Abu Bakar bin Ishaq Al Faqih menceritakan kepada kami, Bisyr bin Musa memberitakan (kepada kami), Al Humaidi menceritakan kepada kami. Muhammad bin Al Husain Al Manshur mengabarkan kepadaku, Harun bin Yusuf menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Umar menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Sufyan menceritakan kepada kami dari Abdul Karim Al Jazari, dari Hassan bin Bilal, bahwa dia pernah melihat Ammar bin Yasir berwudhu lalu menyela-nyelai jenggotnya. Dia pun ditanya, “Engkau menyela-nyela jenggot?” Dia menjawab, “Apakah yang menghalangiku? Aku pernah melihat Rasulullah menyela-nyela jenggot beliau.” Sufyan berkata, "Sa’id bin Abu Arubah menceritakan kepada kami dari Qatadah, dari Hassan bin Bilal, dari Ammar, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, dengan redaksi yang semakna.” Hadits Anas bin Malik adalah:
صحيح مسلم ٥٢٨: و حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ شُعَيْبِ بْنِ اللَّيْثِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي حَدَّثَنِي عُقَيْلُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ أَنَّ خَارِجَةَ بْنَ زَيْدٍ الْأَنْصَارِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَاهُ زَيْدَ بْنَ ثَابِتٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْوُضُوءُ مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ
Shahih Muslim 528: Dan telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik bin Syu'aib bin al-Laits] dia berkata: telah menceritakan kepada kami [bapakku] dari [kakekku] telah menceritakan kepada kami [Uqail bin Khalid] dia berkata: telah berkata [Ibnu Syihab] telah mengabarkan kepadaku [Abdul Malik bin Abi Bakar bin Abdurrahman bin al-Harits bin Hisyam] bahwa [Kharijah bin Zaid al-Anshari] telah mengabarkan kepadanya bahwa [bapaknya, Zaid bin Tsabit] dia berkata: "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Wudhu (diwajibkan) karena (memakan daging) yang dibakar api'."
سنن الدارقطني ٥٢٨: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا حَمْزَةُ بْنُ الْعَبَّاسِ الْمَرْوَزِيُّ , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا يَحْيَى بْنُ مُعَلَّى بْنِ مَنْصُورٍ , قَالَا: نا عَتِيقُ بْنُ يَعْقُوبَ , حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ حَفْصٍ الْعُمَرِيُّ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عَائِشَةَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «وَيْلٌ لِلَّذِينَ يَمَسُّونَ فُرُوجَهُمْ ثُمَّ يُصَلُّونَ وَلَا يَتَوَضَّئُونَ». قَالَتْ عَائِشَةُ: بِأَبِي وَأُمِّي هَذَا لِلرِّجَالِ أَفَرَأَيْتَ النِّسَاءَ؟ , قَالَ: «إِذَا مَسَّتْ إِحْدَاكُنَّ فَرْجَهَا فَلْتَتَوَضَّأْ لِلصَّلَاةِ». عَبْدُ الرَّحْمَنِ الْعُمَرِيُّ ضَعِيفٌ
Sunan Daruquthni 528: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Hamzah bin Al Abbas Al Marwazi mengabarkan kepada kami {h} Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Yahya bin Mu'alla bin Manshur mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Atiq bin Ya'qub mengabarkan kepada kami, Abdurrahman bin Abdullah bin Umar bin Hafsh Al Umari menceritakan kepadaku, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Aisyah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "' Kecelakaanlah bagi mereka yang menyentuh kemaluannya lalu mengerjakan shalat tanpa berwudhu lagi." Aisyah berkata, "Dengan ayah dan ibuku sebagai tebusannya! Demikian bagi kaum laki-laki, lalu bagimana dengan kaum wanita?" Beliau menjawab, "Jika seseorang di antara kalian (para wanita) menyentuh kemaluannya, maka hendaklah ia berwudhu untuk shalat.'" Abdurrahman Al Umari lemah.
Grade
سنن الدارقطني ٥٢٩: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْوَكِيلُ , نا عَلِيُّ بْنُ مُسْلِمٍ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ , نا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ بُسْرَةَ بِنْتِ صَفْوَانَ , قَالَتْ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , يَقُولُ: «مَنْ مَسَّ ذَكَرَهُ أَوْ أُنْثَيَيْهِ أَوْ رَفْغَيْهِ فَلْيَتَوَضَّأْ». كَذَا رَوَاهُ عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ , عَنْ هِشَامٍ , وَوَهِمَ فِي ذِكْرِ الْأُنْثَيَيْنِ وَالرَّفْغِ وَإِدْرَاجِهِ ذَلِكَ فِي حَدِيثِ بُسْرَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَالْمَحْفُوظُ أَنَّ ذَلِكَ مِنْ قَوْلِ عُرْوَةَ , غَيْرِمَرْفُوعٍ , كَذَلِكَ رَوَاهُ الثِّقَاتُ عَنْ هِشَامٍ , مِنْهُمْ أَيُّوبُ السَّخْتِيَانِيُّ , وَحَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ , وَغَيْرُهُمَا
Sunan Daruquthni 529: Ahmad bin Abdullah bin Muhammad Al Wakil menceritakan kepada kami, Ali bin Muslim mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Bakr menceritakan kepada kami, Abdul Hamid bin Ja'far mengabarkan kepada kami, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Busrah binti Shafwan, ia mengatakan, "Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, ' Barangsiapa menyentuh kemaluannya, atau buah pelirnya, maka hendaklah ia berwudhu'." Demikian juga yang diriwayatkan oleh Abdul Hamid bin Ja'far dari Hisyam, namun ia mengira-ngira dalam menyebutkan buah pelir serta memasukkannya dalam lafazh hadits Busrah dari Nabi SAW. Adapun yang terpelihara, bahwa redaksi itu dari ucapan Urwah dan tidak marfu' seperti itu. Demikian yang diriwayatkan oleh para perawi tsiqah dari Hisyam, di antaranya adalah oleh Ayyub As-Sakhtiyani, Hammad bin Zaid dan yang lainnya.
Grade
المستدرك ٥٢٩: فَحَدَّثَنَاهُ عَلِيُّ بْنُ حَمْشَاذَ الْعَدْلُ، ثنا عُبَيْدُ بْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ وَهْبِ بْنِ أَبِي كَرِيمَةَ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ حَرْبٍ، عَنِ الزُّبَيْدِيِّ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «تَوَضَّأَ وَخَلَّلَ لِحْيَتَهُ بِأَصَابِعِهِ مِنْ تَحْتِهَا» ، وَقَالَ: «بِهَذَا أَمَرَنِي رَبِّي»
Al Mustadrak 529: Ali bin Hamsyad Al Adi menceritakannya kepada kami, Ubaid bin Abdul Wahid menceritakan kepada kami, Muhammad bin Wahb bin Abu Karimah menceritakan kepada kami, Muhammad bin Harb menceritakan kepada kami dari Az-Zubaidi, dari Az-Zuhri, dari Anas bin Malik , dia berkata, “Aku pernah melihat Nabi berwudhu dan menyela-nyela jenggotnya dengan jari-jemarinya di bagian bawah, lalu beliau bersabda, 'Beginilah Tuhan memerintahkanku untuk melakukannya'."
صحيح مسلم ٥٢٩: قَالَ ابْنُ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ إِبْرَاهِيمَ بْنِ قَارِظٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ وَجَدَ أَبَا هُرَيْرَةَ يَتَوَضَّأُ عَلَى الْمَسْجِدِ فَقَالَ إِنَّمَا أَتَوَضَّأُ مِنْ أَثْوَارِ أَقِطٍ أَكَلْتُهَا لِأَنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ تَوَضَّئُوا مِمَّا مَسَّتْ النَّارُ
Shahih Muslim 529: (Masih dari jalur periwayatan yang sama dengan hadits sebelumnya), [Ibnu Syihab] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Umar bin Abdul Aziz] bahwa [Abdullah bin Ibrahim bin Qarizh] telah mengabarkan kepadanya bahwa dia mendapatkan [Abu Hurairah] berwudhu di masjid, maka dia berkata: "Aku hanya berwudhu karena aku makan sepotong keju karena aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Berwudhulah kalian, disebabkan makan (daging) yang dibakar'."