Hasil Pencarian: wudhu 1334 Hadits

Sunan Daruquthni #513

سنن الدارقطني ٥١٣: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا حَفْصُ بْنُ عَمْرٍو , نا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ , عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «فِي الْقُبْلَةِ الْوُضُوءُ». صَحِيحٌ

Sunan Daruquthni 513: Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Hafsh bin Amr mengabarkan kepada kami, Yahya bin Sa'id mengabarkan kepada kami, dari Ubaidullah bin Umar, dari Nafi', dari Ibnu Umar, ia mengatakan, "Ciuman mengharuskan wudhu." Shahih.

Grade

Sunan Daruquthni #516

سنن الدارقطني ٥١٦: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْوَكِيلُ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , ثنا هُشَيْمٌ , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَبُو بَكْرٍ الْجَوْهَرِيُّ , نا مُعَلًّي , نا هُشَيْمٌ , ح وَحَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْوَاسِطِيُّ , نا مُوسَى بْنُ إِسْحَاقَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ , ثنا هُشَيْمٌ , وَحَفْصٌ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ , قَالَ: قَالَ عَبْدُ اللَّهِ: «الْقُبْلَةُ مِنَ اللَّمْسِ وَفِيهَا الْوُضُوءُ». زَادَ الْمُعَلَّى , وَابْنُ عَرَفَةَ: وَاللَّمْسُ مَا دُونَ الْجِمَاعِ , صَحِيحٌ

Sunan Daruquthni 516: Ahmad bin Abdullah bin Muhammad Al Wakil menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Arafah mengabarkan kepada kami, Husyaim menceritakan kepada kami {h}, Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Abu Bakar Al Jauhari mengabarkan kepada kami, Mu'alla mengabarkan kepada kami, Husyaim mengabarkan kepada kami {h}, Ja'far bin Muhammad Al Wasithi menceritakan kepada kami, Musa bin Ishaq mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Abu Syaibah mengabarkan kepada kami, Husyaim dan Hafsh mengabarkan kepada kami, dari Al A'masy, dari Ibrahim, dari Abu Ubaidah, ia mengatakan, "Abdullah berkata, 'Ciuman termasuk sentuhan, dan itu mengharuskan wudhu'." Ibnu Arafah dan Al Mu'alla menambahkan (dalam redaksinya): "Sentuhan adalah yang selain bersetubuh." Shahih.

Grade

Al-Mustadrak #516

المستدرك ٥١٦: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حَمْشَاذَ، ثنا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِسْحَاقَ الْقَاضِي، ثنا عَارِمُ بْنُ الْفَضْلِ، وَحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ صَالِحِ بْنِ هَانِئٍ، ثنا يَحْيَى بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى، ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْوَهَّابِ الْحَجَبِيُّ، قَالَا: ثنا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، ثنا عَبْدُ الرَّحْمَنِ السِّرَاجُ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيُّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَفَرَضْتُ عَلَيْهِمُ السِّوَاكَ مَعَ الْوُضُوءِ، وَلَأَخَّرْتُ صَلَاةَ الْعِشَاءِ إِلَى نِصْفِ اللَّيْلِ» . . . . عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ فِي هَذَا الْبَابِ، وَلَمْ يُخَرِّجَا لَفْظَ الْفَرْضِ فِيهِ، وَهُوَ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِهِمَا جَمِيعًا، وَلَيْسَ لَهُ عِلَّةٌ وَلَهُ شَاهِدٌ بِهَذَا اللَّفْظِ "

Al Mustadrak 516: Ali bin Hamsyad menceritakan kepada kami, Ismail bin Ishaq Al Qadhi menceritakan kepada kami, Arim bin Al Fadhl menceritakan kepada kami. Dan Muhammad bin Shalih bin Hani' menceritakan kepadaku, Yahya bin Muhammad bin Yahya menceritakan kepada kami, Abdullah bin Abdul Wahhab Al Hajabi menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami, Abdurrahman bin As-Siraj menceritakan kepada kami dari Sa’id bin Abu Sa’id Al Maqburi, dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu, dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Jika tidak menyusahkan umatku, tentulah akan kuwajibkan mereka untuk bersiwak setiap berwudhu, dan tentu akan kuakhirkan shalat Isya sampai tengah malam." [...] dari Abu Hurairah dalam bab ini, tapi Al Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkan kata "wajib" di dalamnya. Hadits ini shahih sesuai syarat keduanya dan tidak ber-illat. Hadits ini memiliki syahid dengan redaksi sebagai berikut:

Al-Mustadrak #517

المستدرك ٥١٧: أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ مُوسَى، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ أَيُّوبَ، أَنْبَأَ خَلِيفَةُ بْنُ خَيَّاطٍ، ثنا إِسْحَاقُ بْنُ إِدْرِيسَ الْبَصْرِيُّ، ثنا عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَبَّارُ، حَدَّثَنِي مَنْصُورٌ، عَنْ جَعْفَرِ بْنِ تَمَّامٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ الْعَبَّاسِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَفَرَضْتُ عَلَيْهِمُ السِّوَاكَ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ كَمَا فَرَضْتُ عَلَيْهِمُ الْوُضُوءَ»

Al Mustadrak 517: Abdullah bin Muhammad bin Musa mengabarkan kepadaku, Muhammad bin Ayyub menceritakan kepada kami, Khalifah bin Khayyath memberitakan (kepada kami), Ishaq bin Idris Al Bashri menceritakan kepada kami, Umar bin Abdurrahman Al Abbar menceritakan kepada kami, Manshur menceritakan kepadaku dari Ja’far bin Tammam, dari ayahnya, dari Al Abbas bin Abdul Muththalib, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Seandainya tidak akan menyusahkan umatku, tentulah akan kuwajibkan mereka bersiwak setiap akan shalat, sebagaimana kuwajibkan mereka berwudhu."

Al-Mustadrak #518

المستدرك ٥١٨: حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ نُعَيْمٍ، وَمُحَمَّدُ بْنُ شَاذَانَ، قَالَا: ثنا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، وَأَخْبَرَنِي أَبُو بَكْرِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، أَنْبَأَ الْحَسَنُ بْنُ سُفْيَانَ، ثنا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ مُوسَى الْمَخْزُومِيُّ، ثنا يَعْقُوبُ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَا وُضُوءَ لَهُ، وَلَا وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ» . رَوَاهُ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي فُدَيْكٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ مُوسَى الْمَخْزُومِيِّ

Al Mustadrak 518: Abu Abdillah Muhammad bin Ya’qub menceritakan kepada kami, Muhammad bin Nu’aim dan Muhammad bin Syadzan menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Qutaibah bin Sa’id menceritakan kepada kami. Dan Abu Bakar bin Abdullah mengabarkan kepadaku, Al Hasan bin Sufyan memberitakan (kepada kami), Qutaibah bin Sa’id menceritakan kepada kami, Muhammad bin Musa Al Makhzumi menceritakan kepada kami, Ya’qub bin Abu Salamah menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Tidak sah shalat bagi orang yang tidak berwudhu, dan tidak dianggap berwudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah di dalamnya." Muhammad bin Ismail bin Abu Fudaik meriwayatkan dan Muhammad bin Musa Al Makhzumi.

Al-Mustadrak #519

المستدرك ٥١٩: أَخْبَرَنَاهُ أَبُو الْحَسَنِ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدُوسٍ، ثنا عُثْمَانُ بْنُ سَعِيدٍ، ثنا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ، ثنا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ مُوسَى، عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ سَلَمَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَا وُضُوءَ لَهُ، وَلَا وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ» هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحُ الْإِسْنَادِ، وَقَدِ احْتَجَّ مُسْلِمٌ بِيَعْقُوبَ بْنِ أَبِي سَلَمَةَ الْمَاجِشُونِ، وَاسْمُ أَبِي سَلَمَةَ دِينَارٌ، وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ، وَلَهُ شَاهِدٌ "

Al Mustadrak 519: Abu Al Hasan Ahmad bin Muhammad bin Abdus mengabarkannya kepada kami, Utsman bin Sa’id menceritakan kepada kami, Ahmad bin Shalih menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Fudaik menceritakan kepada kami, Muhammad bin Musa menceritakan kepada kami dari Ya’qub bin Abu Salamah, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Tidak sah shalat bagi orang yang tidak berwudhu, dan tidak dianggap berwudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah di dalamnya.” ,br>Sanad hadits ini shahih. Muslim berhujjah dengan Ya’qub bin Abu Salamah Al Majisyun. Nama Abu Salamah adalah Dinar. Al Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkan hadits ini, namun hadits ini memiliki syahid.

Al-Mustadrak #520

المستدرك ٥٢٠: حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ، ثنا الْحَسَنُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ عَفَّانَ، ثنا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ، ثنا كَثِيرُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ رُبَيْحِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا صَلَاةَ لِمَنْ لَا وُضُوءَ لَهُ، وَلَا وُضُوءَ لِمَنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ» . فَأَخْبَرَنِي عَلِيُّ بْنُ بُنْدَارٍ الزَّاهِدُ، ثنا عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ جُبَيْرٍ، ثنا أَبُو بَكْرٍ الْأَثْرَمُ. وَقَالَ: سَمِعْتُ أَحْمَدَ بْنَ حَنْبَلٍ، وَسُئِلَ عَمَّنْ يَتَوَضَّأُ وَلَا يُسَمِّي فَقَالَ أَحْمَدُ: أَحْسَنُ مَا يُرْوَى فِي هَذَا الْحَدِيثِ كَثِيرُ بْنُ زَيْدٍ

Al Mustadrak 520: Abu Al Abbas Muhammad bin Ya’qub menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Ali bin Affan menceritakan kepada kami, Zaid bin Al Hubab menceritakan kepada kami, Katsir bin Zaid menceritakan kepada kami dari Rubaih bin Abdurrahman bin Abu Sa’id Al Khudri, dari ayahnya, dari kakeknya, dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Tidak sah shalat bagi orang yang tidak berwudhu, dan tidak dianggap berwudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah di dalamnya." Ali bin Bundar Az-Zahid mengabarkan kepadaku, Umar bin Muhammad bin Jubair menceritakan kepada kami, Abu Bakar Al Atsram menceritakan kepada kami, dia berkata: Aku mendengar Ahmad bin Hanbal ditanya tentang orang yang berwudhu tanpa membaca basmalah, lalu dia menjawab, "Hadits terbaik yang diriwayatkan dalam masalah ini adalah hadits Katsir bin Zaid.”

Sunan Daruquthni #520

سنن الدارقطني ٥٢٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الْعَزِيزِ , حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى , نا شُعَيْبُ بْنُ إِسْحَاقَ , أَخْبَرَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , أَنَّ مَرْوَانَ حَدَّثَهُ , عَنْ بُسْرَةَ بِنْتِ صَفْوَانَ وَكَانَتْ قَدْ صَحِبَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «إِذَا مَسَّ أَحَدُكُمْ ذَكَرَهُ فَلَا يُصَلِّيَنَّ حَتَّى يَتَوَضَّأَ». قَالَ: فَأَنْكَرَ ذَلِكَ عُرْوَةُ فَسَأَلَ بُسْرَةَ: فَصَدَّقَتْهُ بِمَا قَالَ. هَذَا صَحِيحٌ. تَابَعَهُ رَبِيعَةُ بْنُ عُثْمَانَ , وَالْمُنْذِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْحَرَامِيُّ , وَعَنْبَسَةُ بْنُ عَبْدِ الْوَاحِدِ , وَحُمَيْدُ بْنُ الْأَسْوَدِ , فَرَوَوْهُ عَنْ هِشَامٍ هَكَذَا , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ مَرْوَانَ , عَنْ بُسْرَةَ , قَالَ عُرْوَةُ: فَسَأَلْتُ بُسْرَةَ بَعْدَ ذَلِكَ فَصَدَّقَتْهُ

Sunan Daruquthni 520: Abdullah bin Muhammad bin Abdul Aziz menceritakan kepada kami, Al Hakam bin Musa menceritakan kepada kami, Syu'aib bin Ishaq mengabarkan kepada kami, Hisyam bin Urwah mengabarkan kepadaku, dari ayahnya, bahwa Marwan menceritakan kepadanya, dari Busrah binti Shafwah yang pernah menyertai Nabi SAW, bahwa Nabi SAW bersabda, "Apabila seseorang dari kalian menyentuh kemaluannya, maka hendaklah ia tidak melaksanakan shalat sehingga berwudhu." Namun Urwah mengingkarinya, lalu menanyakan kepada Busrah, dan ia pun membenarkannya. Ini shahih. Rabi'ah bin Utsman, Al Mundzir bin Abdullah Al Hizami, Ansabah bin Abdul Wahid dan Humaid bin Al Aswad memutaba'ahnya, mereka meriwayatkannya dari Hisyam demikian, dari ayahnya, dari Marwan, dari Busrah. Urwah menuturkan, "Lalu setelah itu aku tanyakan kepada Busrah, maka ia pun membenarkannya."

Grade

Sunan Daruquthni #521

سنن الدارقطني ٥٢١: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ الرَّمَادِيُّ , نا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَكِيمٍ , نا سُفْيَانُ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ مَرْوَانَ , عَنْ بُسْرَةَ بِنْتِ صَفْوَانَ , قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ مَسَّ فَرْجَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ». صَحِيحٌ

Sunan Daruquthni 521: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur ArRamadi mengabarkan kepada kami, Yazid bin Abu Hakim mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Marwan, dari Busrah binti Shfwan, ia mengatakan, "Rasulullah SAW bersabda, 'Barangsiapa menyentuh kemaluannya, maka hendaklah ia berwudhu seperti wudhu untuk shalat." Shahih.

Grade

Shahih Muslim #521

صحيح مسلم ٥٢١: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ عَنْ شُعْبَةَ ح و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى وَابْنُ بَشَّارٍ قَالَا حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْحَكَمِ عَنْ ذَكْوَانَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ عَلَى رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ فَأَرْسَلَ إِلَيْهِ فَخَرَجَ وَرَأْسُهُ يَقْطُرُ فَقَالَ لَعَلَّنَا أَعْجَلْنَاكَ قَالَ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِذَا أُعْجِلْتَ أَوْ أَقْحَطْتَ فَلَا غُسْلَ عَلَيْكَ وَعَلَيْكَ الْوُضُوءُ و قَالَ ابْنُ بَشَّارٍ إِذَا أُعْجِلْتَ أَوْ أُقْحِطْتَ

Shahih Muslim 521: Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abi Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Ghundar] dari [Syu'bah] --lewat jalur periwayatan lain-- dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin al-Mutsanna] dan [Ibnu Basysyar] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [al-Hakam] dari [Dzakwan] dari [Abu Said al-Khudri] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melalui sebuah rumah seorang Sahabat dari Anshar. Kemudian beliau menyuruh seseorang untuk memanggilnya. Lalu sahabat tadi keluar dalam keadaan kepalanya meneteskan (air keringat). Beliau bersabda, "Barangkali kami yang membuat kamu tergesa-gesa." Sahabat itu menjawab, "Benar, wahai Rasulullah." Beliau bersabda, "Apabila kamu tergesa-gesa atau kamu tidak mengeluarkan mani semasa mengauli isteri maka kamu tidak perlu mandi. Kamu hanya wajib berwudhu." Ibnu Basysyar berkata dengan redaksi, "Apabila kamu tergesa-gesa atau kamu tidak mengeluarkan mani."