المستدرك ٥٢١: أَخْبَرَنِي أَبُو الْحَسَنِ أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدُوسٍ الْعَبْدُوسِيُّ الْعَبْدِيُّ، ثنا مُعَاذُ بْنُ نَجْدَةَ الْقُرَشِيُّ، وَحَدَّثَنِي أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ بَالَوَيْهِ ثنا بِشْرُ بْنُ مُوسَى الْأَسَدِيُّ، قَالَا: ثنا خَلَّادُ بْنُ يَحْيَى السُّلَمِيُّ، ثنا هِشَامُ بْنُ سَعْدٍ، ثنا زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَتُحِبُّونَ أَنْ أُرِيَكُمْ كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ، «فَدَعَا بِإِنَاءٍ فِيهِ مَاءٌ فَأَغْرَفَ غَرْفَةً فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ، ثُمَّ أَخَذَ أُخْرَى فَجَمَعَ بِهَا يَدَيْهِ، فَغَسَلَ وَجْهَهُ، ثُمَّ أَخَذَ أُخْرَى فَغَسَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى، ثُمَّ أَخَذَ غَرْفَةً أُخْرَى فَغَسَلَ يَدَهُ الْيُسْرَى، ثُمَّ قُبِضَ قَبْضَةً مِنَ الْمَاءِ فَنَفَضَ يَدَهُ، فَمَسَحَ بِهَا رَأْسَهُ وَأُذُنَيْهِ، ثُمَّ أَغْرَفَ غَرْفَةً أُخْرَى فَرَشَّ عَلَى رِجْلِهِ الْيُمْنَى وَفِيهَا النَّعْلُ، وَالْيُسْرَى مِثْلُ ذَلِكَ، وَمَسَحَ بِأَسْفَلِ النَّعْلَيْنِ» ، ثُمَّ قَالَ: «هَكَذَا وُضُوءُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ» . «هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِ مُسْلِمٍ، وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ بِهَذَا اللَّفْظِ، إِنَّمَا اتَّفَقَا عَلَى حَدِيثِ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ مَرَّةً مَرَّةً، وَهُوَ مُجْمِلٌ، وَحَدِيثُ هِشَامِ بْنِ سَعْدٍ هَذَا مُفَسِّرٌ»
Al Mustadrak 521: Abu Al Hasan Ahmad bin Muhammad bin Abdus Al Abdusi Al Abdi mengabarkan kepadaku, Mu’adz bin Najdah Al Qurasyi menceritakan kepada kami. Dan Abu Bakar Muhammad bin Ahmad bin Balawaih menceritakan kepadaku, Bisyr bin Musa Al Asadi menceritakan kepada kami, keduanya berkata: Khallad bin Yahya As-Sulami menceritakan kepada kami, Hisyam bin Sa’ad menceritakan kepada kami, Zaid bin Aslam menceritakan kepada kami dari Atha' bin Yasar, dari Ibnu Abbas, "Maukah kalian kuperlihatkan cara Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berwudhu?” Lalu dia menyuruh agar didatangkan kepadanya bejana yang berisi air, kemudian dia menciduk satu ciduk untuk berkumur dan memasukkan air ke hidung. Setelah itu dia mengambil air lagi, lalu mengumpulkan tangannya, kemudian membasuh wajahnya. Selanjutnya dia mengambil air lagi, lalu membasuh tangan kanannya. Kemudian mengambil air lagi, lalu membasuh tangan kirinya. Lantas mengambil air lagi dengan segenggam tangannya, lalu mengibaskan tangannya dan mengusap kepala serta kedua telinganya. Setelah itu dia mengambil air lagi satu ciduk, lalu mencipratkannya ke kaki kanannya yang ada sandalnya, dan juga kaki kirinya. Dia lalu mengusap bagian bawah sandalnya. Selanjutnya dia berkata, "Demikianlah wudhu yang dilakukan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." Hadits ini shahih sesuai syarat Muslim, tapi Al Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkan dengan redaksi ini. Al Bukhari dan Muslim hanya sepakat meriwayatkan hadits Zaid bin Aslam dari Atha', dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi berwudhu satu kali satu kali. Hadits ini menjelaskan secara global, sedangkan hadits Hisyam bin Sa’ad adalah mufassar (dijelaskan secara rinci).
المستدرك ٥٢٢: حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ، ثنا أُسَيْدُ بْنُ عَاصِمٍ، ثنا الْحُسَيْنُ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ سُفْيَانَ، وَأَخْبَرَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ الْمَحْبُوبِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ سَيَّارٍ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ، ثنا سُفْيَانُ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ كَثِيرٍ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ لَقِيطِ بْنِ صَبِرَةَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ أَشْيَاءَ، فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَسْبِغِ الْوُضُوءَ وَخَلِّلِ الْأَصَابِعَ، وَإِذَا اسْتَنْشَقْتَ فَبَالِغْ، إِلَّا أَنْ تَكُونَ صَائِمًا» . " هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ، وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ وَهِيَ فِي جُمْلَةِ مَا قُلْنَا: إِنَّهُمَا أَعْرَضَا، عَنِ الصَّحَابِيِّ الَّذِي لَا يَرْوِي عَنْهُ غَيْرُ الْوَاحِدِ، وَقَدِ احْتَجَّا جَمِيعًا بِبَعْضِ هَذَا النَّوْعِ، فَأَمَّا أَبُو هَاشِمٍ إِسْمَاعِيلُ بْنُ كَثِيرٍ الْقَارِئُ فَإِنَّهُ مِنْ كِبَارِ الْمَكِّيِّينَ، رَوَى عَنْهُ هَذَا الْحَدِيثَ بِعَيْنِهِ غَيْرُ الثَّوْرِيِّ جَمَاعَةٌ مِنْهُمُ ابْنُ جُرَيْجٍ، وَدَاوُدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْعَطَّارُ، وَيَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ، وَغَيْرَهُمْ"
Al Mustadrak 522: Abu Al Abbas Muhammad bin Ya’qub menceritakan kepada kami, Usaid bin Ashim menceritakan kepada kami, Al Husain bin Ja’far menceritakan kepada kami dari Sufyan. Abu Al Abbas Muhammad bin Ahmad Al Mahbubi mengabarkan kepada kami, dia berkata: Ahmad bin Yasar menceritakan kepada kami, Muhammad bin Katsir menceritakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami dari Ismail bin Katsir, dari Ashim bin Laqith bin Shabirah, dari ayahnya, bahwa dia mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu menyebutkan beberapa hal kepada beliau. Nabi kemudian berkata kepadanya, “Sempurnakanlah wudhu dan sela-selalah jari-jemari, serta bersungguh-sungguhlah jika kamu memasukkan air ke hidung, kecuali kamu sedang berpuasa." Hadits ini shahih, tapi Al Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya. Hadits ini masuk dalam kategori yang telah kami sebutkan, bahwa keduanya menolak hadits yang hanya diriwayatkan oleh satu orang dari sahabat. Keduanya sama-sama berhujjah dengan sebagian periwayatnya. Abu Hasyim Ismail bin Katsir Al Qari merupakan salah seorang ulama besar Makkah. Haditsnya diriwayatkan secara langsung oleh segolongan periwayat selain Ats-Tsauri, diantaranya adalah Ibnu Juraij, Daud bin Abdurrahman Al Aththar, dan Yahya bin Sulaim. Hadits Ibnu Juraij adalah:
سنن الدارقطني ٥٢٢: حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ سَعِيدٍ الرَّهَاوِيُّ , ثنا الْعَبَّاسُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ يَحْيَى الرَّهَاوِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ بْنِ سِنَانٍ , نا أَبِي , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ مَرْوَانَ , عَنْ بُسْرَةَ بِنْتِ صَفْوَانَ , وَكَانَتْ قَدْ صَحِبَتِ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا مَسَّ أَحَدُكُمْ ذَكَرَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ»
Sunan Daruquthni 522: Al Hasan bin Ahmad bin Sa'id Ar-Rahawi menceritakan kepada kami, Al Abbas bin Ubaidullah bin Yahya Ar-Rahawi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yazid bin Sinan mengabarkan kepada kami, ayahku mengabarkan kepadaku, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Busrah binti Shafwan yang pernah menyertai Nabi SAW, ia mengatakan, "Rasulullah SAW bersabda, 'Apabila seseorang di antara kalian menyentuh kemaluannya, maka hendaklah berwudhu seperti wudhu untuk shalat"
Grade
صحيح مسلم ٥٢٢: حَدَّثَنَا أَبُو الرَّبِيعِ الزَّهْرَانِيُّ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ ح و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي أَيُّوبَ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الرَّجُلِ يُصِيبُ مِنْ الْمَرْأَةِ ثُمَّ يُكْسِلُ فَقَالَ يَغْسِلُ مَا أَصَابَهُ مِنْ الْمَرْأَةِ ثُمَّ يَتَوَضَّأُ وَيُصَلِّي
Shahih Muslim 522: Telah menceritakan kepada kami [Abu ar-Rabi' az-Zahrani] telah menceritakan kepada kami [Hammad] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin Urwah] --lewat jalur periwayatan lain--, dan telah menceritakan kepada kami [Abu Kuraib Muhammad bin al-Ala'] dan lafazh tersebut miliknya, telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah] telah menceritakan kepada kami [Hisyam] dari [bapaknya] dari [Abu Ayyub] dari [Ubaiy bin Ka'ab] dia berkata: "Saya bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang seorang laki-laki yang mencumbu istrinya, kemudian dia tidak keluar air mani." Maka beliau menjawab, "Hendaklah dia mandi disebabkan menyenggamai istrinya, kemudian berwudhu dan shalat."
صحيح مسلم ٥٢٣: و حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مَحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ الْمَلِيِّ عَنْ الْمَلِيِّ يَعْنِي بِقَوْلِهِ الْمَلِيِّ عَنْ الْمَلِيِّ أَبُو أَيُّوبَ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ فِي الرَّجُلِ يَأْتِي أَهْلَهُ ثُمَّ لَا يُنْزِلُ قَالَ يَغْسِلُ ذَكَرَهُ وَيَتَوَضَّأُ
Shahih Muslim 523: Dan telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin al-Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Hisyam bin Urwah] telah menceritakan kepada kami [bapakku] dari al-Mali dari al-Mali yaitu dengan perkataanya al-Mali, dari al-Mali [Abu Ayyub] dari [Ubaiy bin Ka'ab] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau berkata pada seorang laki-laki yang menyenggamai istrinya, kemudian tidak keluar mani. Beliau berkata lagi, "Hendaklah dia mencuci dzakarnya dan berwudhu."
المستدرك ٥٢٣: فَأَخْبَرَنَاهُ أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو الْبَزَّارُ، بِبَغْدَادَ، ثنا مُحَمَّدُ بْنُ الْفَرَجِ، ثنا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ إِسْحَاقَ الْفَقِيهُ، وَاللَّفْظُ لَهُ، ثنا أَبُو الْمُثَنَّى، ثنا مُسَدَّدٌ، ثنا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، حَدَّثَنِي إِسْمَاعِيلُ بْنُ كَثِيرٍ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ لَقِيطِ بْنِ صَبِرَةَ، عَنْ أَبِيهِ، وَكَانَ وَافِدَ بَنِي الْمُنْتَفِقِ، أَنَّهُ أَتَى عَائِشَةَ هُوَ وَصَاحِبٌ لَهُ يَطْلُبَانِ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَجِدَاهُ فَأَطْعَمَتْهُمَا عَائِشَةُ تَمْرًا وَعَصِيدًا، فَلَمْ يَلْبَثَا أَنْ جَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَقَلَّعُ يَتَكَفَّأُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَ: «هَلْ أَطْعَمَكُمَا أَحَدٌ؟» فَقُلْتُ: نَعَمْ، يَا رَسُولَ اللَّهِ، ثُمَّ قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَخْبِرْنَا عَنِ الصَّلَاةِ، قَالَ: «أَسْبِغِ الْوُضُوءَ، وَخَلِّلِ الْأَصَابِعَ، وَإِذَا اسْتَنْشَقْتَ فَبَالِغْ، إِلَّا أَنْ تَكُونَ صَائِمًا»
Al Mustadrak 523: Abu Bakar Muhammad bin Abdullah bin Amr Al Bazzar mengabarkan kepada kami di Baghdad, Muhammad bin Al Faraj menceritakan kepada kami, Hajjaj bin Muhammad menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij. Abu Bakar bin Ishaq Al Faqih menceritakan kepada kami dengan redaksinya, Abu Al Mutsanna menceritakan kepada kami, Musaddad menceritakan kepada kami, Yahya bin Sa’id menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, Ismail bin Katsir menceritakan kepadaku dari Ashim bin Laqith bin Shabirah, dari ayahnya, dia adalah utusan bani Al Muntafiq, bahwa dia pernah mendatangi Aisyah bersama seorang sahabatnya untuk menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, tapi keduanya tidak menemukannya. Aisyah lalu menjamu mereka dengan kurma dan bubur. Tak selang berapa lama datanglah Rasulullah dengan berjalan cepat dan condong ke depan. Beliau lalu bertanya, "Apakah kalian telah dijamu dengan sesuatu?" Aku menjawab, "Ya, sudah wahai Rasulullah." Aku kemudian bertanya, "Wahai Rasulullah, kabarkanlah kepada kami tentang shalat!" Beliau menjawab, "Sempurnakanlah wudhu, sela-selalah jari-jemari, dan apabila kamu memasukkan air ke hidung maka bersungguh-sungguhlah (dengan menyedotnya), kecuali kamu sedang berpuasa." Hadits Daud bin Abdurrahman Al Aththar adalah:
سنن الدارقطني ٥٢٣: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ مُحَمَّدٍ النَّقَّاشُ , نا أَحْمَدُ بْنُ الْعَبَّاسِ بْنِ مُوسَى الْعَدَوِيُّ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ سَعِيدٍ الْكِسَائِيُّ , نا سُفْيَانُ , عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ بُسْرَةَ بِنْتِ صَفْوَانَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ مَسَّ ذَكَرَهُ فَلْيُعِدِ الْوُضُوءَ»
Sunan Daruquthni 523: Muhammad bin Al Hasan bin Muhammad An-Naqqasy menceritakan kepada kami, Ahmad bin Al Abbas bin Musa Al Adawi mengabarkan kepada kami, Isma'il bin Sa'id Al Kisai mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Hisyam bin Urwah, dari ayahnya, dari Busrah binti Shafwan, dari Nabi SAW, beliau bersabda, 'Barangsiapa menyentuh kemaluannya, maka hendaklah mengulangi wudhu"
Grade
سنن الدارقطني ٥٢٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا عُثْمَانُ بْنُ مَعْبَدِ بْنِ نُوحٍ , نا إِسْحَاقُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْفَرْوِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «مَنْ مَسَّ ذَكَرَهُ فَلْيَتَوَضَّأْ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ»
Sunan Daruquthni 524: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Utsman bin Ma'bad bin Nuh mengabarkan kepada kami, Ishaq bin Muhammad Al Farawi mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Umar mengabarkan kepada kami, dari Nafi', dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW, bersabda, "Barangsiapa menyentuh kemaluannya, maka hendaklah ia berwudhu seperti wudhu untuk shalat."
Grade
صحيح مسلم ٥٢٤: و حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ قَالَا حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ ح و حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ وَاللَّفْظُ لَهُ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي عَنْ الْحُسَيْنِ بْنِ ذَكْوَانَ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّ عَطَاءَ بْنَ يَسَارٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ زَيْدَ بْنَ خَالِدٍ الْجُهَنِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَأَلَ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ قَالَ قُلْتُ أَرَأَيْتَ إِذَا جَامَعَ الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ وَلَمْ يُمْنِ قَالَ عُثْمَانُ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلَاةِ وَيَغْسِلُ ذَكَرَهُ قَالَ عُثْمَانُ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ و حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ بْنُ عَبْدِ الصَّمَدِ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَدِّي عَنْ الْحُسَيْنِ قَالَ يَحْيَى وَأَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَا أَيُّوبَ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ سَمِعَ ذَلِكَ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Shahih Muslim 524: Dan telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] dan ['Abd bin Humaid] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Abd ash-Shamad bin Abdul Waris] --lewat jalur periwayatan lain-- dan telah menceritakan kepada kami [Abdul Waris bin Abd ash-Shamad] dan lafazh ini miliknya, Telah menceritakan kepadaku [bapakku] dari [kakekku] dari [al-Husain bin Dzakwan] dari [Yahya bin Abi Katsir] telah mengabarkan kepadaku [Abu Salamah] bahwa ['Atha' bin Yasar] telah mengabarkannya bahwa [Zaid bin Khalid al-Juhani] telah mengabarkannya bahwa dia bertanya kepada [Utsman bin Affan], dia berkata: "Saya berkata: 'Apa pendapatmu jika seorang laki-laki menyenggamai istrinya, namun dia tidak sampai mengeluarkan mani? ' Utsman menjawab, 'Hendaklah dia berwudhu sebagaimana dia berwudhu untuk mendirikan shalat dan membasuh kemaluannya'. Utsman berkata lagi, 'Aku pernah mendengar hal ini dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam'." Dan telah menceritakan kepada kami [Abd al-Warits bin Abd ash-Shamad] telah menceritakan kepada kami [bapakku] dari [kakekku] dari [al-Husain] berkata [Yahya] dan telah mengabarkan kepada kami [Abu Salamah] bahwa [Urwah bin az-Zubair] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Abu Ayyub] mengabarkan kepadanya bahwa dia mendengar hal tersebut dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.
سنن الدارقطني ٥٢٥: حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ الدَّقَّاقُ , نا حَسَنُ بْنُ سَلَّامٍ السَّوَّاقُ , نا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأُوَيْسِيُّ , نا يَزِيدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ بْنِ الْمُغِيرَةِ النَّوْفَلِيُّ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا أَفْضَى أَحَدُكُمْ بِيَدِهِ إِلَى فَرْجِهِ حَتَّى لَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهُ حِجَابٌ وَلَا سِتْرٌ فَلْيَتَوَضَّأْ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ»
Sunan Daruquthni 525: Utsman bin Ahmad Ad-Daqqaq menceritakan kepada kami, Hasan bin Sallam AsSawwaq mengabarkan kepada kami, Abdul Aziz bin Abdullah Al Uwaisi mengabarkan kepada kami, Yazid bin Abdul Malik bin Al Mughirah An-Naufali mengabarkan kepada kami, dari Sa'id bin Abu Sa'id Al Maqburi, dari Abu Hurairah, ia mengatakan, "Rasulullah SAW bersabda, Apabila seseorang di antara kalian menyentuhkan tangannya ke kemaluannya sehingga tidak ada pelapis dan tidak pula penghalang antara (tangan)nya dengan (kemaluan)nya, maka hendaklah ia berwudhu seperti wudhu untuk shalat'."
Grade