سنن الدارقطني ٤٢١: حَدَّثَنَا ابْنُ مَخْلَدٍ، نا الصَّاغَانِيُّ , نا أَبُو الْأَسْوَدِ , نا ابْنُ لَهِيعَةَ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ , عَنْ ثَعْلَبَةَ بْنِ أَبِي الْكَنُودِ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ الْغَافِقِيِّ , قَالَ: أَكَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا طَعَامًا ثُمَّ قَالَ: «اسْتُرْ عَلَيَّ حَتَّى أَغْتَسِلَ» , فَقُلْتُ لَهُ: أَنْتَ جُنُبٌ؟ قَالَ: «نَعَمْ» , فَأَخْبَرْتُ بِذَلِكَ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ فَخَرَجَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: إِنَّ هَذَا يَزْعُمُ أَنَّكَ أَكَلْتَ وَأَنْتَ جُنُبٌ , فَقَالَ: «نَعَمْ إِذَا تَوَضَّأْتُ أَكَلْتُ وَشَرِبْتُ وَلَا أَقْرَأُ حَتَّى أَغْتَسِلَ»
Sunan Daruquthni 421: Ibnu Makhlad Ash-Shaghani menceritakan kepada kami, Abu Al Aswad mengabarkan kepada kami, Ibnu Lahi'ah mengabarkan kepada kami, dari Abdullah bin Sulaiman, dari Tsa'labah bin Abu Al Kanud, dari Abdullah Al Ghafiqi, ia mengatakan, "Pada suatu hari Rasulullah memakan makanan, lalu berkata, 'Tutupi aku agar bisa mandi.' Lalu aku tanyakan kepada beliau, 'Apakah engkau junub.' Beliau menjawab, 'Ya.' Lalu aku beritahukan hal itu kepada Umar bin Khaththab, maka ia pun menemui Rasulullah SAW lalu berkata, 'Orang ini menyatakan bahwa engkau makan padahal engkau junub.' Beliau pun menjawab, 'Benar. Setelah aku berwudhu, aku makan dan minum, tapi aku tidak membaca (Al Qur'an) sehingga aku mandi."
Grade
سنن الدارقطني ٤٢٢: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ الْمِصْرِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ الْعَلَّافُ , نا سَعِيدُ بْنُ عُفَيْرٍ , نا ابْنُ لَهِيعَةَ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ , عَنْ ثَعْلَبَةَ بْنِ أَبِي الْكَنُودِ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَالِكٍ الْغَافِقِيِّ , أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لِعُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ: «إِذَا تَوَضَّأْتُ وَأَنَا جُنُبٌ أَكَلْتُ وَشَرِبْتُ وَلَا أُصَلِّي وَلَا أَقْرَأُ حَتَّى أَغْتَسِلَ»
Sunan Daruquthni 422: Ali bin Muhammad Al Mishri menceritakan kepada kami, Yahya bin Ayyub Al Allaf mengabarkan kepada kami, Sa'id bin Ufair mengabarkan kepada kami, Ibnu Lahi'ah mengabarkan kepada kami, dari Abdullah bin Sulaiman, dari Tsa'labah bin Abu Al kanud, dari Abdullah bin Malik Al Ghafiqi: Bahwa ia mendengar Rasulullah SAW mengatakan kepada Umar bin Khaththab, "Apabila aku telah berwudhu dan aku dalam keadaan junub, aku makan dan minum, namun tidak melaksanakan shalat dan tidak pula membaca (Al Qur‟an) sehingga aku mandi.
Grade
سنن الدارقطني ٤٣٥: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ غَيْلَانَ , نا الْحَسَنُ بْنُ الْجُنَيْدِ , وَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْمَاعِيلَ الْآدَمَيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ الْمُنَادِي , قَالَا: نا إِسْحَاقُ الْأَزْرَقُ , نا الْقَاسِمُ بْنُ عُثْمَانَ الْبَصْرِيُّ , عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ , قَالَ: خَرَجَ عُمَرُ مُتَقَلِّدًا السَّيْفَ , فَقِيلَ لَهُ: إِنَّ خَتْنَكَ وَأُخْتَكَ قَدْ صَبَوْا , فَأَتَاهُمَا عُمَرُ وَعِنْدَهُمَا رَجُلٌ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ يُقَالُ لَهُ: خَبَّابٌ , وَكَانُوا يَقْرَؤُونَ طه , فَقَالَ: أَعْطُونِي الْكِتَابَ الَّذِي عِنْدَكُمْ أَقْرَأَهُ وَكَانَ عُمَرُ يَقْرَأُ الْكِتَابَ , فَقَالَتْ لَهُ أُخْتُهُ: إِنَّكَ رِجْسٌ، وَلَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ , فَقُمْ فَاغْتَسِلْ أَوْ تَوَضَّأْ، فَقَامَ عُمَرُ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ أَخَذَ الْكِتَابَ فَقَرَأَ طه ". الْقَاسِمُ بْنُ عُثْمَانَ لَيْسَ بِالْقَوِيٍّ
Sunan Daruquthni 435: Muhammad bin Abdullah bin Ghailan menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Al Junaid mengabarkan kepada kami. Dan Ahmad bin Muhammad bin Isma'il Al Adami menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ubaidullah Al Munadi mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Ishaq Al Azraq mengabarkan kepada kami, Al Qasim bin Utsman Al Bashri mengabarkan kepada kami, dari Anas bin Malik, ia menuturkan, "Umar keluar sambil mengalungi pedang, lalu dikatakan kepadanya, 'Sesungguhnya iparmu dan saudarimu telah murtad (yakni keluar dari agama jahiliyah dan memeluk Islam).' Maka Umar pun mendatangi keduanya, saat itu di sana sedang ada seorang laki-laki dari golongan Muhajirin yang bernama Khabbab, mereka sedang membaca surah Thaahaa, lalu Umar berkata, 'Berikan kepadaku kitab yang ditangan kalian itu untuk aku baca.' Umar memang dapat membaca kitab (tulisan). Lalu saudarinya berkata, 'Sesungguhnya engkau ini najis. Dan tidak boleh ada yang menyentuhnya (yakni Al Qur'an) kecuali orang-orang yang suci. Pergi mandilah atau berwudhu.' Maka Umar pun wudhu, lalu mengambil kitab itu, kemudian membaca surah Thaahaa." Al Qasim bin Utsman tidak kuat.
Grade
سنن الدارقطني ٤٣٦: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , وَمُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , قَالَا: نا الْعَبَّاسُ الدُّورِيُّ , نا الْحَسَنُ بْنُ الرَّبِيعِ , ثنا أَبُو الْأَحْوَصِ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ عَلْقَمَةَ , قَالَ: كُنَّا مَعَ سَلْمَانَ الْفَارِسِيِّ فِي سَفَرٍ فَقَضَى حَاجَتَهُ , فَقُلْنَا لَهُ: تَوَضَّأْ حَتَّى نَسْأَلَكَ عَنْ آيَةٍ مِنَ الْقُرْآنِ , فَقَالَ: «سَلُونِي فَإِنِّي لَسْتُ أَمَسُّهُ فَقَرَأَ عَلَيْنَا مَا أَرَدْنَا وَلَمْ يَكُنْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُ مَاءٌ». كُلُّهُمْ ثِقَاتٌ خَالَفَهُ جَمَاعَةٌ
Sunan Daruquthni 436: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir dan Muhammad bin Khalid menceritakan kepada kami, keduanya mengatakan: Abbas Ad-Duri mengabarkan kepada kami, Al Hasan bin Ar-Rabi' mengabarkan kepada kami, Abu Al Ahwash menceritakan kepada kami, dari Al A'masy, dari Ibrahim, dari Alqamah, ia menuturkan, "Kami bersama Salman Al Farisi dalam suatu perjalanan, lalu ia buang hajat, lalu kami katakan kepadanya, 'Berwudhulah sehingga kami bisa menanyakan kepadamu tentang suatu ayat dari Al Qur'an.' Ia menjawab, 'Tanyakanlah kepadaku, karena aku tidak menyentuhnya.' Lalu ia pun membacakan kepada kami apa yang kami kehendaki, padahal tidak ada air antara kami dan dia (yakni tidak berwudhu terlebih dahulu)." Semua perawinya tsiqah, namun diselisihi oleh sejumlah perawi.
Grade
سنن الدارقطني ٤٣٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا الْحَسَّانِيُّ , نا وَكِيعٌ , نا الْأَعْمَشُ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ , قَالَ: كُنَّا مَعَ سَلْمَانَ فَخَرَجَ فَقَضَى حَاجَتَهُ ثُمَّ جَاءَ , فَقُلْتُ: يَا أَبَا عَبْدِ اللَّهِ لَوْ تَوَضَّأْتَ لَعَلَّنَا أَنْ نَسْأَلَكَ عَنْ آيَاتٍ , فَقَالَ: «إِنِّي لَسْتُ أَمَسُّهُ إِنَّمَا لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ فَقَرَأَ عَلَيْنَا مَا يَشَاءُ». كُلُّهُمْ ثِقَاتٌ
Sunan Daruquthni 437: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Al Hassani mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami, Al A'masy mengabarkan kepada kami, dari Ibrahim, dari Abdurrahman bin Yazid, ia menuturkan, "Kami sedang bersama Salman, lalu ia keluar untuk menunaikan hajat, lalu ia datang kembali, maka aku katakan, 'Wahai Abu Abdillah, sebaiknya engkau berwudhu, mungkin kami akan menanyakan kepadamu tentang sejumlah ayat.' Ia menjawab, 'Aku tidak menyentuhnya. Karena tidak boleh menyentuh Al Qur'an kecuali orang-orang yang suci.' Lalu ia membacakan kepada kami apa yang kami kehendaki." Semua perawinya tsiqah.
Grade
سنن الدارقطني ٤٣٨: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا الصَّغَانِيُّ , ثنا شُجَاعُ بْنُ الْوَلِيدِ , ثنا الْأَعْمَشُ , وَثنا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا إِبْرَاهِيمُ الْحَرْبِيُّ , نا ابْنُ نُمَيْرٍ , ثنا أَبُو مُعَاوِيَةَ , ثنا الْأَعْمَشُ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ , عَنْ سَلْمَانَ , قَالَ: كُنَّا مَعَهُ فِي سَفَرٍ فَانْطَلَقَ فَقَضَى حَاجَتَهُ ثُمَّ جَاءَ , فَقُلْتُ: أَيْ أَبَا عَبْدِ اللَّهِ تَوَضَّأْ لَعَلَّنَا نَسْأَلُكَ عَنْ آيِ مِنَ الْقُرْآنِ , فَقَالَ: «سَلُونِي فَإِنِّي لَا أَمَسُّهُ إِنَّهُ لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ» , فَسَأَلْنَاهُ فَقَرَأَ عَلَيْنَا قَبْلَ أَنْ يَتَوَضَّأَ. الْمَعْنَى قَرِيبٌ كُلُّهَا صِحَاحٌ
Sunan Daruquthni 438: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ash-Shaghani mengabarkan kepada kami, Syuja' bin Al Walid menceritakan kepada kami, Al A'masy menceritakan kepada kami. Dan Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ibrahim Al Harbi mengabarkan kepada kami, Ibnu Numair mengabarkan kepada kami, Abu Mu'awiyah menceritakan kepada kami, Al A'masy menceritakan kepada kami, dari Ibrahim, dari Abdurrahman bin Yazid, dari Salman, ia menuturkan, "Kami bersamanya dalam suatu perjalanan, lalu ia pergi untuk buang hajat, lalu datang kembali, maka aku katakan, 'Wahai Abu Abdillah, berwudhulah, mungkin kami akan menanyakan kepada tentang suatu ayat dari Al Qur'an.' Ia pun berkata, 'Tanyakanlah kepadaku, karena aku tidak menyentuhnya. Sesungguhnya tidak boleh menyentuhnya kecuali orang-orang yang suci.' Lalu kami menanyakan kepadanya, maka ia pun membacakannya kepada kami tanpa berwudhu." Maknanya saling mendekati. Semuanya shahih.
Grade
صحيح ابن خزيمة ٤٣٩: نا عِمْرَانُ بْنُ مُوسَى الْقَزَّازُ، نا عَبْدُ الْوَارِثِ، نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أُمَيَّةَ، عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى الْمَسْجِدَ كَانَ فِي صَلَاةٍ حَتَّى يَرْجِعَ فَلَا يَقُلْ هَكَذَا، وَشَبَّكَ بَيْنَ أَصَابِعِهِ»
Shahih Ibnu Khuzaimah 439: Imran bin Musa Al Qazzaz mengabarkan kepada kami, Abdul Warits mengabarkan kepada kami, Ismail bin Umayyah mengabarkan kepada kami dari Sa’id Al Maqburi dari Abu Hurairah, ia berkata : Abu Al-Qasim shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda “Apabila salah seorang dari kalian berwudhu di rumahnya kemudian ia mendatangi masjid, ma ia telah berada di dalam shalat (mendapatkan pahala shalat) hingga ia kembali. Di sini seseorang tidak boleh berkata begini dan mengait-ngaitkan jemarinya.”570
صحيح ابن خزيمة ٤٤٠: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ هَاشِمٍ، نا يَحْيَى هُوَ ابْنُ سَعِيدٍ، عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ، نا سَعِيدٌ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِكَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ: «إِذَا تَوَضَّأْتَ ثُمَّ دَخَلْتَ الْمَسْجِدَ فَلَا تُشَبِّكَنَّ بَيْنَ أَصَابِعِكَ»
Shahih Ibnu Khuzaimah 440: Abdullah bin Hasyim mengabarkan kepada kami, Yahya —ia adalah Ibnu Said— mengaharkan kepada kami, dari Ibnu Ajian, Said mengabarkan kepada kami, dari Abu Hurairah: Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepada Ka’ab bin Ujrah, “Apabila kamu telah berwudhu kemudian masuk ke dalam masjid, maka janganlah mengait-kaitkan jemarimu.” 571
صحيح ابن خزيمة ٤٤١: قَالَ أَبُو بَكْرٍ: وَرَوَى هَذَا الْخَبَرَ، دَاوُدُ بْنُ قَيْسٍ الْفَرَّاءُ، عَنْ سَعْدِ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ، عَنْ أَبِي ثُمَامَةَ، وَهُوَ الْخَيَّاطُ، أَنَّ كَعْبَ بْنَ عُجْرَةَ، حَدَّثَهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: «إِذَا تَوَضَّأَ أَحَدُكُمْ، ثُمَّ خَرَجَ إِلَى الْمَسْجِدِ فَلَا يُشَبِّكْ بَيْنَ أَصَابِعِهِ؛ فَإِنَّهُ فِي الصَّلَاةِ» ناه يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي دَاوُدُ بْنُ قَيْسٍ
Shahih Ibnu Khuzaimah 441: Abu Bakar berkata, Daud bin Qais Al Fana' meriwayatkan hadits ini dari Saad bin Ishaq bin Ka’ab bin Ujrah dari Abu Tsumamah —ia adalah seorang penjahit— sesungguhnya Ka’ab bin Ujrah pernah menceritakan hadits kepadanya, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (62-alif) Sesungguhnya beliau bersabda, “ Apabila salah seorang dari kalian telah berwudhu kemudian ia keluar menuju masjid maka janganlah ia mengait-kaitkan jemari, sebab sesungguhnya ia berada dalam shalat.”572 Yunus bin Abdul A’la mengabarkan kepada kami, Abdullah bin Wahab mengabarkan kepada kami, Daud bin Qais mengabarkan kepadaku.
صحيح ابن خزيمة ٤٤٢: وَرَوَاهُ أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ، عَنْ سَعْدِ بْنِ إِسْحَاقَ بْنِ كَعْبٍ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِي ثُمَامَةَ، وَنا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، أَخْبَرَنِي أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ، عَنْ سَعْدِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِي ثُمَامَةَ قَالَ: لَقِيتُ كَعْبَ بْنَ عُجْرَةَ وَأَنَا أُرِيدُ الْجُمُعَةَ، وَقَدْ شَبَّكْتُ بَيْنَ أَصَابِعِي، فَلَمَّا دَنَوْتُ ضَرَبَ يَدَيَّ فَفَرَّقَ بَيْنَ أَصَابِعِي، وَقَالَ: «إِنَّا نُهِينَا أَنْ يُشَبِّكَ أَحَدٌ بَيْنَ أَصَابِعِهِ فِي الصَّلَاةِ» ، قُلْتُ: إِنِّي لَسْتُ فِي صَلَاةٍ قَالَ: أَلَيْسَ قَدْ تَوَضَّأْتَ وَأَنْتَ تُرِيدُ الْجُمُعَةَ؟ قُلْتُ: بَلَى قَالَ: «فَأَنْتَ فِي صَلَاةٍ»
Shahih Ibnu Khuzaimah 442: Anas meriwayatkan hadits dari lyadh, dari Saad bin Ishaq bin Ka'ab, dari Abu Said A1 Maqburi dan Abu Tsumamah dan Yunus bin Abdul Ala mengabarkan kepada kami» Anas bin lyadh mengabarkan kepadaku dari Saad bin Ishaq dari Abu Said A! Maqburi dari Tsumamah, ia berkata, “Aku pernah bertemu dengan Ka’ab bin Ujrah sementara aku ingin melaksanakan shalat jum’at, saat itu aku mengait-kaitkan jemariku ketika aku mendekat, lalu ia memukul tanganku, kemudian ia memisahkan jemariku dan berkata, 'Sesungguhnya kami melarang siapapun merapatkan jemarinya dalam shalat.' Aku katakan, 'Sesungguhnya aku bukan berada dalam shalat.' la berkata, 'Bukankah engkau telah berwudhu dan engkau ingin melaksanakan shalat jum'at?’ Aku katakan, 'Ya.’ Ia berkata, 'Maka — yang demikain— engkau berada dalam shalat.“ 573