Hasil Pencarian: wudhu 1334 Hadits

Shahih Ibnu Khuzaimah #185

صحيح ابن خزيمة ١٨٥: نا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، أَخْبَرَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ، عَنْ دَاوُدَ، وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الْحَكَمِ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ، نا دَاوُدُ بْنُ قَيْسٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ، عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ: دَخَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِلَالٌ الْأَسْوَاقَ فَذَهَبَ لِحَاجَتِهِ قَالَ: ثُمَّ خَرَجَا قَالَ أُسَامَةُ: فَسَأَلْتُ بِلَالًا مَا صَنَعَ؟ قَالَ بِلَالٌ: «ذَهَبَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِحَاجَتِهِ، ثُمَّ تَوَضَّأَ فَغَسَلَ وَجْهَهُ وَيَدَيْهِ، وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ، وَمَسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ» زَادَ يُونُسُ فِي حَدِيثِهِ: «ثُمَّ صَلَّى» . قَالَ أَبُو بَكْرٍ: «الْأَسْوَاقُ حَائِطٌ بِالْمَدِينَةِ» قَالَ: سَمِعْتُ يُونُسَ يَقُولُ: «لَيْسَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَبَرٌ أَنَّهُ مَسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ فِي الْحَضَرِ غَيْرُ هَذَا»

Shahih Ibnu Khuzaimah 185: Yunus bin Abdul A’la mengabarkan kepada kami, Abdullah Ibnu Nafi’ mengabarkan kepadaku dari Daud, dan Muhammad bin Abdullah bin Abdul Hakam menceritakan kepada kami, Abdullah bin Nafi' menceritakan kepada kami, Daud bin Qais mengabarkan kepada kami dari Zaid bin Aslam dari Atha' bin Y asar dari Usamah bin Zaid, ia berkata, “Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan Bilal pernah masuk ke pasar-pasar, lalu beliau pergi untuk membuang hajat. Usamah berkata, “Kemudian keduanya keluar." Usamah berkata lagi “Lalu aku bertanya kepada Bilal, apa yang beliau lakukan? Bilal menjawab, “Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pergi untuk membuang hajat kemudian berwudhu; membasuh wajah dan kedua tangan, mengusap kepala dan mengusap khuf” Yunus menambahkan dalam haditsnya, “Kemudian beliau shalat.” 291 Abu Bakar berkata, “Pasar-pasar adalah pagar Madinah.” ia berkata, “Aku mendengar Yunus berkata, 'Tidak ada hadits dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau mengusap khuf di rumah selain hadits ini'.”

Shahih Ibnu Khuzaimah #186

صحيح ابن خزيمة ١٨٦: نا مُحَمَّدُ بْنُ الْعَلَاءِ بْنِ كُرَيْبٍ، نا أَبُو أُسَامَةَ، وَحَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، نا وَكِيعٌ كِلَاهُمَا: عَنِ الْأَعْمَشِ، وَحَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ مُحَمَّدٍ الزَّعْفَرَانِيُّ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، نا الْأَعْمَشُ، وَحَدَّثَنَا الصَّنْعَانِيُّ، حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ الْحَارِثِ، نا شُعْبَةُ، عَنْ سُلَيْمَانَ وَهُوَ الْأَعْمَشُ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ هَمَّامٍ قَالَ: رَأَيْتُ جَرِيرًا بَالَ، ثُمَّ دَعَا بِمَاءٍ «فَتَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ، ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى» فَسُئِلَ عَنْ ذَلِكَ، فَقَالَ: «رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَنَعَ مِثْلَ هَذَا» هَذَا حَدِيثُ الصَّنْعَانِيِّ، وَلَمْ يَقُلِ الْآخَرُونَ: رَأَيْتُ جَرِيرًا وَفِي حَدِيثِ أَبِي أُسَامَةَ قَالَ إِبْرَاهِيمُ: وَكَانَ أَصْحَابَنَا يُعْجِبُهُمْ حَدِيثَ جَرِيرٍ؛ لِأَنَّ إِسْلَامَهُ كَانَ بَعْدَ نُزُولِ الْمَائِدَةِ، وَفِي حَدِيثِ وَكِيعٍ كَانَ يُعْجِبُهُمْ حَدِيثُ جَرِيرٍ، إِسْلَامُهُ كَانَ بَعْدَ نُزُولِ الْمَائِدَةِ "

Shahih Ibnu Khuzaimah 186: Muhammad bin Al Ala' bin Kuraib mengabarkan kepada kami, Abu Usamah mengabarkan kepada kami; Salam bin Junadah menceritakan kepada kami, Waki’ mengabarkan kepada kami, keduanya dari Al A’masy; Al Hasan bin Muhammad Az-Za’farani menceritakan kepada kami (28-ba’), Abu Mu’awiyah menceritakan kepada kami, Al A’masy mengabarkan kepada kami; dan Ash Shan’ani menceritakan kepada kami, Khalid bin Al Harits menceritakan kepada kami, Syu’bah mengabarkan kepada kami dari Sulaiman —ia adalah Al A’masy— dari Ibrahim dari Hammam, ia berkata, “Aku melihat Jarir membuang air kecil, kemudian ia meminta air lalu berwudhu dan mengusap khuf. Kemudian ia berdiri lalu shalat. Ia pernah ditanya mengenai hal itu. Ia menjawab, ’Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan hal seperti itu’.” 292 Ini hadits Ash-Shan’ani dan yang lain tidak mengatakan, “Aku melihat Jarir.” Di dalam hadits Abu Usamah disebutkan, “Ibrahim berkata, ‘Murid-murid kami dibuat heran oleh hadits Jarir, karena ia masuk Islam sesudah turun surat Al Ma'idah’.” Di dalam hadits Waki’ disebutkan, “Dulu hadits Jarir pemah membuat heran mereka. Ia masuk Islam setelah turun surat Al Maa'idah.”

Shahih Ibnu Khuzaimah #187

صحيح ابن خزيمة ١٨٧: نا أَبُو عَمَّارٍ الْحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ، نا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى، عَنْ بُكَيْرِ بْنِ عَامِرٍ الْبَجَلِيِّ، عَنْ أَبِي زُرْعَةَ بْنِ عَمْرِو بْنِ جَرِيرٍ، أَنَّ جَرِيرًا بَالَ وَتَوَضَّأَ، وَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ فَعَابُوا عَلَيْهِ، فَقَالَ: «رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ» . فَقِيلَ لَهُ: ذَلِكَ قَبْلَ الْمَائِدَةِ؟ قَالَ: «إِنَّمَا كَانَ إِسْلَامِي بَعْدَ الْمَائِدَةِ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 187: Abu Ammar Al Husain bin Huraits mengabarkan kepada kami, Al Fadhl bin Musa mengabarkan kepada kami dari Bukair bin Amir Al Bajali dari Abu Zur’ah bin Amr bin Jarir, bahwa Jarir pernah membuang air kecil dan berwudhu, lalu mengusap ?/ruhnya, kemudian para sahabat mencelanya. Lalu ia berkata, “Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengusap khuf. Lalu ditanyakan kepadanya, “Itu sebelum turun surah Al Maa'idah.” la menjawab, “Sesungguhnya aku masuk Islam sesudah turun surat Al Maa'idah.” 293

Sunan Daruquthni #195

سنن الدارقطني ١٩٥: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , ثنا أَبُو صَالِحٍ , نا اللَّيْثُ , عَنْ يَعْقُوبَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ الْأَنْصَارِيِّ , عَنْ عَبْدِ رَبِّهِ بْنِ سَعِيدٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ , عَنْ عَائِشَةَ , أَنَّهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «يَمُرُّ بِهِ الْهِرُّ فَيُصْغِي لَهَا الْإِنَاءَ , فَتَشْرَبُ ثُمَّ يَتَوَضَّأُ بِفَضْلِهَا». قَالَ أَبُو بَكْرٍ: يَعْقُوبُ هَذَا أَبُو يُوسُفَ الْقَاضِي , وَعَبْدُ رَبِّهِ هُوَ عَبْدُ اللَّهِ بْنِ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيُّ وَهُوَ ضَعِيفٌ

Sunan Daruquthni 195: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Ahmad bin Manshur mengabarkan kepada kami, Abu Shalih mengabarkan kepada kami, Al-Laits mengabarkan kepada kami, dari Ya'qub bin Ibrahim Al Anshari, dari Abd Rabbih bin Sa'id, dari ayahnya, dari Urwah bin Az-Zubair, dari Aisyah, bahwa ia menuturkan, "Ada seekor kucing yang melintas di dekat Rasulullah SAW, lalu beliau memiringkan bejana untuknya, lalu kucing itu minum (dari bejana itu), kemudian beliau berwudhu dengan air sisa minumnya." Abu Bakar mengatakan, "Ya'qub ini adalah Abu Yusuf Al Qadhi. Abdu Rabbih adalah Abdullah bin Sa'id Al Maqburi, ia lemah.

Grade

Shahih Ibnu Khuzaimah #198

صحيح ابن خزيمة ١٩٨: حَدَّثَنَا بُنْدَارٌ، وَمُحَمَّدُ بْنُ الْوَلِيدِ قَالَا: حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، نا سُفْيَانُ، ونا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، نا وَكِيعٌ، عَنْ سُفْيَانَ، وَحَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ، وَمُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ قَالَا: حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ، نا سُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ، عَنْ أَبِي قَيْسٍ الْأَوْدِيِّ، عَنْ هُزَيْلِ بْنِ شُرَحْبِيلَ، عَنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ، «أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى الْجَوْرَبَيْنِ وَالنَّعْلَيْنِ» قَالَ أَبُو بَكْرٍ: " لَيْسَ فِي خَبَرِ أَبِي عَاصِمٍ: وَالنَّعْلَيْنِ، إِنَّمَا قَالَ: مَسَحَ عَلَى الْجَوْرَبَيْنِ " وَقَالَ ابْنُ رَافِعٍ: «إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَالَ فَتَوَضَّأَ، وَمَسَحَ عَلَى الْجَوْرَبَيْنِ وَالنَّعْلَيْنِ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 198: Bundar dan Muhammad bin Al Walid menceritakan kepada kami, keduanya berkata, Abu Ashim menceritakan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, Salam bin Junadah mengabarkan kepada kami, Waki’ mengabarkan kepada kami dari Sufyan; Ahmad bin Mani’ dan Muhammad bin Rafi’ menceritakan kepada kami, keduanya berkata, “Zaid bin Al Hubab menceritakan kepada kami, Sufyan Ats-Tsauri mengabarkan kepada kami, dari Abu Qais Al Audi dari Huzail bin Syurahbil dari Al Mughirah bin Syu’bah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berwudhu dan mengusap kaos kaki serta sandal. 304 Abu Bakar berkata, “Dalam hadits Abu Ashim tidak terdapat, “Dan, sandal” Ia hanya mengatakan, “Beliau mengusap kaos kaki.” Ibnu Rafi’ berkata, “(30-1) bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membuang air kecil, lalu beliau berwudhu dan mengusap kaos kaki serta sandal.”

Shahih Ibnu Khuzaimah #199

صحيح ابن خزيمة ١٩٩: نا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ، نا سُفْيَانُ، نا مُحَمَّدُ بْنُ عَجْلَانَ، عَنْ سَعِيدٍ هُوَ ابْنُ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ عُبَيْدِ بْنِ جُرَيْجٍ قَالَ: قِيلَ لِابْنِ عُمَرَ: رَأَيْنَاكَ تَفْعَلُ شَيْئًا لَمْ نَرَ أَحَدًا يَفْعَلُهُ غَيْرَكَ قَالَ: «وَمَا هُوَ؟» قَالُوا: رَأَيْنَاكَ تَلْبَسُ هَذِهِ النِّعَالَ السِّبْتِيَّةَ قَالَ: «إِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَلْبَسُهَا وَيَتَوَضَّأُ فِيهَا، وَيَمْسَحُ عَلَيْهَا» قَالَ أَبُو بَكْرٍ: وَحَدِيثُ ابْنِ عَبَّاسٍ، وَأَوْسِ بْنِ أَوْسٍ مِنْ هَذَا الْبَابِ

Shahih Ibnu Khuzaimah 199: Abdul Jabbar bin Al Ala' mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Ajian mengabarkan kepada kami dari Sa’id —ia adalah Ibnu Abu Sa’id Al Maqburi— dari Ubaid bin Juraij, ia berkata, Dikatakan kepada Ibnu Umar, “Kami melihatmu melakukan sesuatu yang belum pernah kami lihat seorangpun melakukannya selain engkau.” Ia bertanya, “Apa itu?” Mereka berkata, “Kami melihatmu memakai sandal kulit yang telah di samak.” Ia berkata, “Sesungguhnya aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memakainya, beliau berwudhu dan mengusapnya.” 305 Abu Bakar berkata, “Hadits Ibnu Abbas dan Aus bin Aus termasuk dalam bab ini.”

Shahih Ibnu Khuzaimah #200

صحيح ابن خزيمة ٢٠٠: نا أَبُو يَحْيَى مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحِيمِ الْبَزَّازُ، نا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي اللَّيْثِ، نا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُبَيْدِ الرَّحْمَنِ الْأَشْجَعِيُّ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنِ السُّدِّيِّ، عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ، عَنْ عَلِيٍّ أَنَّهُ دَعَا بِكُوزٍ مِنْ مَاءٍ، ثُمَّ تَوَضَّأَ وُضُوءًا خَفِيفًا، ثُمَّ مَسَحَ عَلَى نَعْلَيْهِ "، ثُمَّ قَالَ: «هَكَذَا وُضُوءُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلطَّاهِرِ مَا لَمْ يُحْدِثْ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 200: Abu Yahya Muhammad bin Abdurrahim Al Bazzaz mengabarkan kepada kami, Ibrahim bin Abu Al-Laits mengabarkan kepada kami, Ubaidullah bin Ubaidurrahman Al Asyja’i mengabarkan kepada kami dari Sufyan dari As-Sudi dari Abd Khair dari Ali, bahwa ia pernah meminta secangkir air kemudian berwudhu secara ringan dan mengusap sandalnya, kemudian ia berkata, “Seperti inilah wudhu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam karena masih suci belum berhadats.” 306

Shahih Ibnu Khuzaimah #201

صحيح ابن خزيمة ٢٠١: نا أَبُو زُهَيْرٍ عَبْدُ الْمَجِيدِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْمِصْرِيُّ، نا الْمُقْرِئُ، نا سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ، عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ وَهُوَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَوْلَى آلِ نَوْفَلٍ يَتِيمُ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ تَمِيمٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: «رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ وَيَمْسَحُ الْمَاءَ عَلَى رِجْلَيْهِ» قَالَ أَبُو بَكْرٍ: «خَبَرُ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ مِنْ هَذَا الْبَابِ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 201: Abu Zuhair Abdul Majid bin Ibrahim Al Mishri mengabarkan kepada kami, Al Muqri mengabarkan kepada kami, Sa’id bin Abu Ayyub mengabarkan kepada kami dari Abu Al Aswad —ia adalah Muhammad bin Adurrahman, budak yang dimerdekakan keluarga Naufal, anak yatim Urwah bin Az-Zubair— dari Abbad bin Tamim dari ayahnya, ia berkata, “Aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berwudhu dan mengusapkan air pada dua kaki beliau.” 307 Abu Bakar berkata, “Hadits Nafi' dari Ibnu Umar termasuk dalam bab ini.”

Shahih Ibnu Khuzaimah #202

صحيح ابن خزيمة ٢٠٢: نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى، نا جَرِيرٌ، وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ الْجُعْفِيُّ، عَنْ زَائِدَةَ كِلَاهُمَا، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ عَبْدِ الْمَلَكِ بْنِ مَيْسَرَةَ قَالَ: حَدَّثَنِي النَّزَّالُ بْنُ سَبْرَةَ قَالَ: صَلَّيْنَا مَعَ عَلِيٍّ الظُّهْرَ، ثُمَّ خَرَجْنَا إِلَى الرَّحْبَةِ قَالَ: فَدَعَا بِإِنَاءٍ فِيهِ شَرَابٌ فَأَخَذَهُ فَمَضْمَضَ - قَالَ مَنْصُورٌ: أَرَاهُ قَالَ: وَاسْتَنْشَقَ - «وَمَسَحَ وَجْهَهُ وَذِرَاعَيْهِ وَرَأْسَهُ وَقَدَمَيْهِ، ثُمَّ شَرِبَ فَضْلَهُ وَهُوَ قَائِمٌ» ، ثُمَّ قَالَ: إِنَّ نَاسًا يَكْرَهُونَ أَنْ يَشْرَبُوا وَهُمْ قِيَامٌ، إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَنَعَ مِثْلَ مَا صَنَعْتُ، وَقَالَ: «هَذَا وُضُوءُ مَنْ لَمْ يُحْدِثْ» هَذَا لَفْظُ حَدِيثِ زَائِدَةَ "

Shahih Ibnu Khuzaimah 202: Abu Thahir mengabarkan kepada kami, Abu Bakar mengabarkan kepada kami, Yusuf bin Musa mengabarkan kepada kami, Jarir mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Rafi’ menceritakan kepada kami, Husain bin Ali Al Ju’fi menceritakan kepada kami dari Za'idah, keduanya dari Manshur dari Abdul Malik Ibnu Maisarah, ia berkata, Aa-Nazaal bin Sabrah menceritakan kepadaku, ia berkata, “Kami pernah melaksanakan shalat Zhuhur benama Ali. kemudian kami keluar menuju tanah lapang.” An-Nazzal berkata. “Lalu ia meminta satu tempat berisi minuman, ia mengambil lalu berkumur.” Manshur berkata, “Aku mengira ia berkata, (30-ba), Menghirup air ke hidung, mengusap wajah, dua tangan, kepala dan dua kaki, kemudian ia meminum sisanya sambil berdiri. Lalu ia berkata. Sesungguhnya orang-orang tidak suka minum sambil berdiri. Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan.” Ia berkata, “Ini wudhu bagi orang yang belum berhadats.” 308 Ini redaksi hadits Zaidah

Shahih Ibnu Khuzaimah #203

صحيح ابن خزيمة ٢٠٣: نا يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى، أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ، أَنَّ ابْنَ شِهَابٍ، أَخْبَرَهُ عَنْ عَبَّادِ بْنِ زِيَادٍ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَاهُ يَقُولُ: «سَكَبْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ تَوَضَّأَ فِي غَزْوَةِ تَبُوكَ فَمَسَحَ عَلَى الْخُفَّيْنِ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 203: Yunus bin Abdul A’la mengabarkan kepada kami, Ibnu Wahab mengabarkan kepada kami, Arar bin Al Harits mengabarkan kepadaku, bahwa Ibnu Syihab mengabarkan kepadanya dari Abbad bin Zaid dari Urwah bin Al Mubarak bin Syu’bah bahwa ia mendengar ayahnya berkata, “Aku menuangkan air kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sewaktu beliau berwudhu dalam perang Tabuk. Dan, beliau mengusap khuf” 309