صحيح ابن خزيمة ٢١٤: نا أَبُو مُوسَى، حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ قَالَ: سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ: سَأَلَ عُمَرُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُصِيبُنِي الْجَنَابَةُ بِاللَّيْلِ فَمَا أَصْنَعُ؟ قَالَ: «اغْسِلْ ذَكَرَكَ وَتَوَضَّأْ، ثُمَّ ارْقُدْ»
Shahih Ibnu Khuzaimah 214: Abu Musa mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Ja'far menceritakan kepadaku, Syu’bah menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Dinar, ia berkata: Aku mendengar Ibnu Umar berkata, “Umar pemah bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, ‘Aku kena janabat waktu malam, lalu apa yang dapat aku lakukan?’ Beliau menjawab, “Basuhlah kemaluanmu dan berwudhulah, lalu tidur."322
سنن الدارقطني ٢١٤: نا الْحُسَيْنُ , ثنا الرَّمَادِيُّ , نا يَحْيَى بْنُ بُكَيْرٍ , نا الدَّرَاوَرْدِيُّ , عَنْ دَاوُدَ بْنِ صَالِحِ بْنِ دِينَارٍ , عَنْ أُمِّهِ , عَنْ عَائِشَةَ , أَنَّ هِرَّةً أَكَلَتْ مِنْ هَرِيسَةٍ فَأَكَلَتْ عَائِشَةُ مِنْهَا , وَقَالَتْ: «رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ بِفَضْلِهَا» رَفَعَهُ الدَّرَاوَرْدِيُّ , عَنْ دَاوُدَ بْنِ صَالِحٍ , وَرَوَاهُ عَنْهُ هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ , وَوَقَفَهُ عَلَى عَائِشَةَ
Sunan Daruquthni 214: Al Husain mengabarkan kepada kami, Ar-Ramadi menceritakan kepada kami, Yahya bin Bukair mengabarkan kepada kami, Ad-Darawardi mengabarkan kepada kami, dari Daud bin Shalih bin Dinar, dari ibunya, dari Aisyah: "Bahwa seekor kucing makan dari bubur, lalu Aisyah makan darinya, dan ia mengatakan, 'Aku pernah melihat Rasulullah SAW berwudhu dengan (air) sisa (minum)nya'." Ad-Darawardi memarfu‘kannya dari Daud bin Shalih. Hisyam bin Urwah juga meriwayatkannya darinya dan ia memauqufkannya pada Aisyah.
Grade
سنن الدارقطني ٢١٥: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ , نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عُمَرَ , نا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ عِمْرَانَ بْنِ أَبِي أَنَسٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ عُرْوَةَ , عَنْ عَائِشَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. قَالَ وَحَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي يَحْيَى , عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي هِنْدَ , عَنْ عُرْوَةَ , عَنْ عَائِشَةَ , رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَنَّهُ كَانَ يُصْغِي إِلَى الْهِرَّةِ الْإِنَاءَ حَتَّى تَشْرَبَ ثُمَّ يَتَوَضَّأُ بِفَضْلِهَا»
Sunan Daruquthni 215: Al Husain bin Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, Muhammad bin Umar mengabarkan kepada kami, Abdul Hamid bin Imran bin Abu Anas mengabarkan kepada kami, dari ayahnya, dari Urwah, dari Aisyah, dari Nabi SAW. Dan ia mengatakan: Abdullah bin Abu Yahya mengabarkan kepada kami, dari Sa'id bin Abu Hind, dari Urwah, dari Aisyah RA, dari Nabi SAW: "Bahwa beliau memiringkan bejana ke arah kucing sehingga kucing itu dapat minum (darinya), kemudian beliau berwudhu dengan (air sisa) minumnya."
Grade
صحيح ابن خزيمة ٢١٥: نا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، نا وَكِيعٌ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنِ الْأَسْوَدِ، عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَأْكُلَ أَوْ يَنَامَ وَهُوَ جُنُبٌ تَوَضَّأَ "
Shahih Ibnu Khuzaimah 215: Salm bin Junadah mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami dari Syu’bah dari Al Hakam dari Ibrahim dari Al Aswad dari Aisyah, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bila hendak makan atau tidur saat beliau dalam keadaan junub, maka beliau berwudhu. 323
صحيح ابن خزيمة ٢١٦: نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى، نا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ سَعْدِ بْنِ عُبَيْدَةَ قَالَ: حَدَّثَنِي الْبَرَاءُ بْنُ عَازِبٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ» ، ثُمَّ ذَكَرَ الْحَدِيثَ. وَقَالَ أَبُو بَكْرٍ: " هَذِهِ اللَّفْظَةُ إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ مِنَ الْجِنْسِ الَّذِي نَقُولُ إِنَّ الْعَرَبَ تَقُولُ: إِذَا فَعَلْتَ كَذَا، تُرِيدُ إِذَا أَرَدْتَ فِعْلَ ذَلِكَ الشَّيْءِ كَقَوْلِهِ جَلَّ وَعَلَا: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ} [المائدة: 6] وَمَعْنَاهُ إِذَا أَرَدْتُمُ الْقِيَامَ إِلَى الصَّلَاةِ "
Shahih Ibnu Khuzaimah 216: Yusuf bin Musa mengabarkan kepada kami, Jarir mengabarkan kepada kami dari Manshur dari Sa’d bin Ubaidah, ia berkata, Al Bara' bin Azib menceritakan kepadaku (32-1), bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Bila kamu datang ke tempat tidur (hendak tidur), wudhulah seperti wudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah pada sisi badan sebelah kanan.” Kemudian ia menyebutkan hadits secara lengkap. 324 Abu Bakar berkata, “Redaksi ‘Bila kamu datang ke tempat tidur” adalah termasuk jenis yang aku katakan, “Sesungguhnya bangsa Arab mengatakan, ‘Bila kamu melakukan begini”.” Maksud mereka, “Bila kamu hendak melakukan itu.” Seperti firman Allah Jalla wa ‘Ala, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ maknanya, “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat.” (Qs. Al Maa'idah [5]: 6)
سنن الدارقطني ٢١٦: نا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَحْمَدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ السَّهْمِيُّ , نا مَالِكٌ , وَثنا الْحُسَيْنُ , نا يُوسُفُ بْنُ مُوسَى , نا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى , نا مَالِكٌ , عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ , عَنْ حُمَيْدَةَ بِنْتِ عُبَيْدٍ , عَنْ كَبْشَةَ بِنْتِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ , وَكَانَتْ تَحْتَ ابْنِ أَبِي قَتَادَةَ , أَنَّ أَبَا قَتَادَةَ الْأَنْصَارِيَّ , دَخَلَ فَسَكَبْتُ لَهُ وُضُوءًا فَجَاءَتْ هِرَّةٌ لِتَشْرَبَ مِنْهُ فَأَصْغَى لَهَا أَبُو قَتَادَةَ الْإِنَاءَ حَتَّى شَرِبَتْ , قَالَ: فَرَآنِي أَنْظُرُ إِلَيْهِ , قَالَ: أَتَعْجَبِينَ يَا ابْنَةَ أَخِي؟ , قَالَتْ: قُلْتُ: نَعَمْ , ثُمَّ قَالَ: إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ إِنَّهَا مِنَ الطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ وَالطَّوَّافَاتِ»
Sunan Daruquthni 216: Al Husain bin Isma'il mengabarkan kepada kami, Ahmad bin Isma'il As-Sahmi mengabarkan kepada kami, Malik mengabarkan kepada kami. Dan Al Husain mengabarkan kepada kami, Yusuf bin Musa mengabarkan kepada kami, Ishaq bin Isa mengabarkan kepada kami, Malik mengabarkan kepada kami, dari Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah, dari Humaidah binti Ubaid, dari Kabsyah binti Ka'b bin Malik yang diperistri oleh Ibnu Abi Qatadah: "Bahwa Abu Qatadah Al Anshari masuk, lalu Kabsyah menyediakan air wudhu untuknya, kemudian datanglah seekor kucing yang hendak minum dari air tersebut, maka Abu Qatadah memiringkan bejanannya sehingga kucing itu bisa minum darinya. Kemudian ia melihatnya tengah memandang ke arahnya (dengan heran), maka ia berkata,' Apa engkau merasa heran wahai putri saudaraku?' 'Ya.' jawabku. Kemudian ia mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda, 'Sesungguhnya (kucing) itu tidaklah najis. Ia termasuk binatang-binatang yang biasa mengitari kalian'."
Grade
صحيح ابن خزيمة ٢١٧: نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى، وَالْعَبَّاسُ بْنُ أَبِي طَالِبٍ قَالَا: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ أَبَانَ الْوَرَّاقُ، حَدَّثَنَا أَبُو أُوَيْسٍ الْمَدَنِيُّ، عَنْ شُرَحْبِيلَ وَهُوَ ابْنُ سَعْدٍ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ: سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْجُنُبِ هَلْ يَأْكُلُ أَوْ يَنَامُ؟ قَالَ: «إِذَا تَوَضَّأَ وُضُوءَهُ لِلصَّلَاةِ»
Shahih Ibnu Khuzaimah 217: Muhammad bin Yahya dan Abbas bin Abu Thalib mengabarkan kepada kami, keduanya berkata, “Isma’il bin Abban Al Warraq menceritakan kepada kami, Abu Uwais Al Madani menceritakan kepada kami dari Syurahbil —ia adalah Ibnu Sa’d— dari Jabir bin Abdullah, ia berkata, “Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pernah ditanya tentang orang yang sedang junub, apakah ia boleh makan atau tidur? Beliau menjawab, “Boleh bila ia berwudhu seperti wudhu untuk shalat.” 325
سنن الدارقطني ٢١٨: نا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , وَإِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدٍ الصَّفَّارُ , قَالَا: نا أَحْمَدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , نا مَعْمَرٌ , عَنْ ثَابِتٍ , وَقَتَادَةَ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: نَظَرَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وُضُوءًا فَلَمْ يَجِدُوا , فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «هَاهُنَا مَاءٌ؟» , فَأُتِيَ بِهِ فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَضَعَ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ الَّذِي فِيهِ الْمَاءُ ثُمَّ قَالَ: «تَوَضَّئُوا بِسْمِ اللَّهِ» , فَرَأَيْتُ الْمَاءَ يَفُورُ مِنْ بَيْنَ أَصَابِعِهِ وَالْقَوْمُ يَتَوَضَّئُونَ حَتَّى فَرَغُوا مِنْ آخِرِهِمْ. , قَالَ ثَابِتٌ: قُلْتُ لِأَنَسٍ: كَمْ تُرَاهُمْ كَانُوا؟ , قَالَ: نَحْوًا مِنْ سَبْعِينَ رَجُلًا
Sunan Daruquthni 218: Muhammad bin Makhlad dan Isma'il bin Muhammad Ash-Shaffar mengabarkan kepada kami, keduanya mengatakan: Ahmad bin Manshur mengabarkan kepada kami, Abdurrazzaq mengabarkan kepada kami, Ma'mar mengabarkan kepada kami, dari Tsabit dan Qatadah, dari Anas, ia mengatakan, "Para sahabat Rasulullah SAW mencari air wudhu, namun mereka tidak menemukan, maka Nabi SAW bersabda, 'Bawakanlah air ke sini.' Lalu dibawakanlah air kepada beliau, dan aku lihat Nabi SAW meletakkan tangannya di dalam bejana yang berisi air itu, kemudian beliau bersabda, 'Berwudhulah kalian dengan menyebut nama Allah.' Lalu aku melihat air memancar dari antara jari-jari beliau, maka orang-orang pun berwudhu hingga semuanya selesai." Tsabit mengatakan, "Aku tanyakan kepada Anas, 'Berapa banyak mereka?' Ia menjawab, 'Sekitar tujuh puluh orang'."
Grade
سنن الدارقطني ٢١٩: نا ابْنُ صَاعِدٍ , نا مَحْمُودُ بْنُ مُحَمَّدٍ أَبُو يَزِيدَ الظَّفَرِيُّ , نا أَيُّوبُ بْنُ النَّجَّارِ , عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ , عَنْ أَبِي سَلَمَةَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا تَوَضَّأَ مَنْ لَمْ يَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ , وَمَا صَلَّى مَنْ لَمْ يَتَوَضَّأْ , وَمَا آمَنَ بِي مَنْ لَمْ يُحِبَّنِي , وَمَا أَحَبَّنِي مَنْ لَمْ يُحِبَّ الْأَنْصَارَ»
Sunan Daruquthni 219: Ibnu Sha'id mengabarkan kepada kami, Mahmud bin Muhammad Abu Yazid AzhZhafari mengabarkan kepada kami, Ayyub bin An-Najjar mengabarkan kepada kami, dari Yahya bin Abu Katsir, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Tidaklah berwudhu orang yang tidak menyebut nama Allah, tidaklah shalat orang yang tidak berwudhu, tidaklah beriman kepadaku orang yang tidak mencintaiku, dan tidaklah mencintaiku orang yang tidak mencintai kaum Anshar."
Grade
صحيح ابن خزيمة ٢١٩: نا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ، نا سُفْيَانُ، عَنْ عَاصِمٍ، وَحَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ، نا مَرْوَانُ الْفَزَارِيُّ، أَخْبَرَنَا عَاصِمٌ الْأَحْوَلُ، وَحَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ، نا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ، عَنْ عَاصِمٍ، وَحَدَّثَنَا الصَّنْعَانِيُّ، نا خَالِدٌ يَعْنِي ابْنَ الْحَارِثِ، نا شُعْبَةُ، أَخْبَرَنِي عَاصِمٌ قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا الْمُتَوَكِّلِ يَحْكِي، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِذَا أَتَى أَحَدُكُمْ أَهْلَهُ، ثُمَّ أَرَادَ الْعَوْدَ فَلْيَتَوَضَّأْ» هَذَا حَدِيثُ الصَّنْعَانِيِّ، وَقَالَ الْآخَرُونَ: عَنْ أَبِي الْمُتَوَكِّلِ "
Shahih Ibnu Khuzaimah 219: Abdul Jabbar bin Al Ala' mengabarkan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami dari Ashim; Ya’qub bin Ibrahim Ad-Dauraqi menceritakan kepada kami, Marwan Al Fazari menceritakan kepada kami, Ashim Al Ahwal mengabarkan kepada kami, Salm bin Junadah menceritakan kepada kami, Hafsh bin Ghiyats mengabarkan kepada kami dari Ashim; dan Ash-Shan’ani menceritakan kepada kami, Khalid —maksudnya adalah Ibnu Al Harits— mengabarkan kepada kami, Syu’bah mengabarkan kepada kami, Ashim mengabarkan kepada kami, ia berkata, Aku mendengar Abu Al Mutawakkil menceritakan dari Abu Sa’id, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Bila salah seorang di antara kamu berhubungan badan dengan isterinya, kemudian hendak mengulangi, maka berwudhulah. "327 Ini adalah hadits Ash-Shan’ani. Yang lain berkata, “Dari Abu Al Mutawakkil.”