مسند أحمد ١٤٢٣٢: حَدَّثَنَا مُوسَى وَحَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ قَالَ سَأَلْتُ جَابِرًا عَنْ النَّحْرِ فَقَالَ جَابِرٌ صَلَّى بِنَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ النَّحْرِ بِالْمَدِينَةِ فَتَقَدَّمَ رِجَالٌ فَنَحَرُوا وَظَنُّوا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ نَحَرَ فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَ نَحَرَ أَنْ يُعِيدَ نَحْرًا آخَرَ وَلَا يَنْحَرُوا حَتَّى يَنْحَرَ
Musnad Ahmad 14232: Telah bercerita kepada kami [Musa] dan [Hasan bin Musa] berkata: telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] berkata: saya bertanya kepada [Jabir] tentang penyembelihan. Lalu Jabir berkata: Nabi shallallahu'alaihi wasallam shalat bersama kami pada hari Nahr di Madinah lalu datanglah beberapa orang dan melakukan penyembelihan dan menyangka Nabi shallallahu'alaihi wasallam melakukan penyembelihan. Lalu Nabi shallallahu'alaihi wasallam menyuruhnya agar siapa yang telah menyembelih, untuk mengulanginya lagi dengan sembelihan yang lain dan hendaknya mereka jangan menyembelih sehingga beliau menyembelih.
Grade
مسند أحمد ١٤٢٣٥: حَدَّثَنَا مُوسَى أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ قَالَ سَأَلْتُ جَابِرًا عَنْ خُسُوفِ الشَّمْسِ وَالْقَمَرِ قَالَ جَابِرٌ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ إِذَا خُسِفَا أَوْ أَحَدُهُمَا فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ خُسُوفُ أَيِّهِمَا خُسِفَ
Musnad Ahmad 14235: Telah bercerita kepada kami [Musa] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] berkata: saya telah bertanya kepada [Jabir] tentang gerhana matahari dan bulan. Jabir berkata: saya mendengar Nabi shallallahu'alaihi wasallam bersabda: " Matahari dan bulan, keduanya bisa terjadi gerhana atau salah satunya, jika kalian melihat hal itu maka shalatlah kalian sampai terlihat kembali diantara keduanya."
Grade
مسند أحمد ١٤٢٣٩: حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَفَّنَ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ فَلْيُحْسِنْ كَفَنَهُ وَصَلُّوا عَلَى الْمَيِّتِ أَرْبَعَ تَكْبِيرَاتٍ فِي اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ سَوَاءً
Musnad Ahmad 14239: Telah bercerita kepada kami [Musa] telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dari Nabi shallallahu'alaihi wasallam, jika salah seorang mengafani saudaranya maka perbaguslah kain kafannya, dan shalatlah shalat jenazah dengan empat kali takbir, baik di malam atau siang hari.
Grade
مسند أحمد ١٤٢٤٩: حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ وَيُونُسُ قَالَا حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا حَضَرُوا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمَدِينَةِ فَبَعَثَ بِالْهَدْيِ فَمَنْ شَاءَ مِنَّا أَحْرَمَ وَمَنْ شَاءَ تَرَكَ
Musnad Ahmad 14249: Telah bercerita kepada kami [Hujain] dan [Yunus] berkata: telah bercerita kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir], Jika para sahabat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tiba Madinah, kontan (Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam membawa binatang kurban), lantas ada yang berihram dan ada yang tidak.
Grade
مسند أحمد ١٤٢٥٠: حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ وَيُونُسُ قَالَا حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ نَهَى أَنْ يُبَالَ فِي الْمَاءِ الرَّاكِدِ
Musnad Ahmad 14250: Telah bercerita kepada kami [Hujain] dan [Yunus] berkata: telah bercerita kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dari Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam, beliau melarang kencing di air yang tergenang.
Grade
مسند أحمد ١٤٢٥٣: حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ وَيُونُسُ قَالَا حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ الرُّؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلْيَبْزُقْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلَاثًا وَقَالَ يُونُسُ فَلْيَبْصُقْ وَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ ثَلَاثًا وَلْيَتَحَوَّلْ عَنْ جَنْبِهِ الَّذِي كَانَ عَلَيْهِ
Musnad Ahmad 14253: Telah bercerita kepada kami [Hujain] dan [Yunus] berkata: telah bercerita kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah] dari Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam sesungguhnya beliau bersabda: "Jika kalian bermimpi yang dibenci, meludahlah -dengan asli kata falyabzuq--kearah sisi kirinya tiga kali", Yunus berkata: Meludahlah -dengan asli kata falyabshuq--, "Dan memintalah perlindungan kepada Allah dari setan tiga kali dan berpindahlah dari tempat tidur semula".
Grade
مسند أحمد ١٤٢٥٤: حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ وَيُونُسُ قَالَا حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ أَمَرَ رَجُلًا كَانَ يَتَصَدَّقُ بِالنَّبْلِ فِي الْمَسْجِدِ أَنْ لَا يَجِيءَ بِهَا إِلَّا وَهُوَ آخِذٌ بِنُصُولِهَا
Musnad Ahmad 14254: Telah bercerita kepada kami [Hujain] dan [Yunus] berkata: telah bercerita kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah] dari Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam, beliau memerintahkan kepada seseorang jika dia mensedekahkan anak panah agar tidak membawanya kecuali dengan memegangi mata panahnya yang runcing.
Grade
مسند أحمد ١٤٢٥٥: حَدَّثَنَا حُجَيْنٌ وَيُونُسُ قَالَا حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ خَيْرَ مَا رُكِبَتْ إِلَيْهِ الرَّوَاحِلُ مَسْجِدِي هَذَا وَالْبَيْتُ الْعَتِيقُ
Musnad Ahmad 14255: Telah bercerita kepada kami [Hujain] dan [Yunus] berkata: telah bercerita kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah] dari Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam beliau bersabda: "Sebaik-baik perjalanan yang seharusnya dilakukan adalah perjalanan menuju masjidku ini (masjid nabawi) dan Baitul Haram".
Grade
مسند أحمد ١٤٢٥٦: حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ شِنْظِيرٍ حَدَّثَنَا عَطَاءُ بْنُ أَبِي رَبَاحٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ أَرْسَلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَاجَةٍ فَانْطَلَقْتُ ثُمَّ رَجَعْتُ وَقَدْ قَضَيْتُهَا فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيَّ قَالَ فَوَقَعَ فِي نَفْسِي مَا اللَّهُ بِهِ أَعْلَمُ قَالَ قُلْتُ لَعَلَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَدَ عَلَيَّ أَنْ أَبْطَأْتُ فَسَلَّمْتُ عَلَيْهِ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيَّ فَوَقَعَ فِي نَفْسِي مَا اللَّهُ أَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ الْأُولَى ثُمَّ سَلَّمْتُ فَرَدَّ عَلَيَّ وَقَالَ أَمَا إِنَّهُ لَمْ يَمْنَعْنِي أَنْ أَرُدَّ عَلَيْكَ إِلَّا أَنِّي كُنْتُ أُصَلِّي فَكَانَ عَلَى رَاحِلَتِهِ مُتَوَجِّهًا لِغَيْرِ الْقِبْلَةِ
Musnad Ahmad 14256: Telah bercerita kepada kami [Abdushshamad] telah bercerita kepadaku [bapakku] telah bercerita kepada kami [Katsir Bin Syinzhir] telah bercerita kepada kami ['Atho' Bin Abu Robah] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam menyuruhku untuk suatu keperluan lalu saya laksanakan, dan saya kembali setelah saya laksanakan. Lalu saya mendatangi Nabi shallallahu'alaihi wasallam dan saya ucapkan salam kepada beliau namun beliau tidak menjawabnya. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: hingga hatiku ada ganjalan yang hanya Allah saja yang lebih tahu. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: saya berkata dalam hati 'Mungkin Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam marah terhadapku karena aku terlambat'. Saya mengucapkan salam kepada beliau sekali lagi namun beliau tetap tidak menjawabnya. Maka ganjalan hatiku lebih menjadi-jadi dan lebih besar dari yang pertama, dan hanya Allah saja yang tahu. Lalu saya mengucapkan lagi dan beliau menjawabnya dan bersabda: "Sesungguhnya tidak ada yang menghalangiku untuk menjawab salammu kecuali karena saya sedang shalat", beliau melakukan hal itu di atas kendaraannya dengan tidak menghadap kiblat.
Grade
مسند أحمد ١٤٢٦٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ عَفَّانُ فِي حَدِيثِهِ أَخْبَرَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ وَقَالَ عَبْدُ الصَّمَدِ فِي حَدِيثِهِ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَأَيْتُ كَأَنِّي فِي دِرْعٍ حَصِينَةٍ وَرَأَيْتُ بَقَرًا مُنَحَّرَةً فَأَوَّلْتُ أَنَّ الدِّرْعَ الْحَصِينَةَ الْمَدِينَةُ وَأَنَّ الْبَقَرَ هُوَ وَاللَّهِ خَيْرٌ قَالَ فَقَالَ لِأَصْحَابِهِ لَوْ أَنَّا أَقَمْنَا بِالْمَدِينَةِ فَإِنْ دَخَلُوا عَلَيْنَا فِيهَا قَاتَلْنَاهُمْ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَاللَّهِ مَا دُخِلَ عَلَيْنَا فِيهَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَكَيْفَ يُدْخَلُ عَلَيْنَا فِيهَا فِي الْإِسْلَامِ قَالَ عَفَّانُ فِي حَدِيثِهِ فَقَالَ شَأْنَكُمْ إِذًا قَالَ فَلَبِسَ لَأْمَتَهُ قَالَ فَقَالَتْ الْأَنْصَارُ رَدَدْنَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأْيَهُ فَجَاءُوا فَقَالُوا يَا نَبِيَّ اللَّهِ شَأْنَكَ إِذًا فَقَالَ إِنَّهُ لَيْسَ لِنَبِيٍّ إِذَا لَبِسَ لَأْمَتَهُ أَنْ يَضَعَهَا حَتَّى يُقَاتِلَ
Musnad Ahmad 14260: Telah bercerita kepada kami [Abdushshamad] dan ['Affan] berkata: telah bercerita kepada kami [Hammad] ['Affan] berkata: dalam haditsnya, telah mengabarkan kepada kami [Abu Az Zubair] dan [Abdushomad] berkata: dalam haditsnya, telah bercerita kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah] sesungguhnya Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Saya bermimpi seakan saya memakai baju besi yang kuat dan saya juga bermimpi melihat seekor sapi yang disembelih, saya artikan baju besi yang kuat adalah Madinah, sedang makna sapi, demi Allah itu adalah sebuah kebaikan." (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: lalu (Nabi shallallahu'alaihi wasallam) bersabda kepada para sahabatnya, "Jika saja kita bermukim di Madinah, lalu mereka (menyerang) kita disana, niscaya kita akan memerangi mereka" Mereka berkata: Wahai Rasulullah, demi Allah kami belum pernah diserang di kota Madinah semasa Jahiliyyah, bagaimana bisa kita diserang pada masa Islam? ['Affan] berkata dalam hadisnya, maka (Nabi shallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "Terserah kalian, kalau begitu". (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: lalu (Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam) memakai baju besinya. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: orang-orang Anshor berkata 'kami telah menolak pendapat Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam', lalu mereka datang dan berkata: Wahai Nabiyullah kalau begitu terserah anda, lalu (Nabi shallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "Tidak boleh bagi seorang Nabi jika telah memakai baju besi lalu melepasnya kembali sehingga ia berperang".
Grade