مسند أحمد ١٤١٨٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ عَنْ عَمْرِو بْنِ جَابِرٍ الْحَضْرَمِيِّ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَامَ رَمَضَانَ وَسِتَّةَ أَيَّامٍ مِنْ شَوَّالٍ فَكَأَنَّمَا صَامَ السَّنَةَ كُلَّهَا
Musnad Ahmad 14183: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid] telah menceritakan kepada kami [Sa'id Bin Abu Ayyub] dari ['Amru Bin Jabir Al Hadlromi] dari [Jabir bin Abdullah] sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa berpuasa Ramadlan dan enam hari dari Bulan Syawal, seperti puasa selama satu tahun penuh".
Grade
مسند أحمد ١٤١٨٧: حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ وَحَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ قَالَ حَسَنٌ فِي حَدِيثِهِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ غِفَارٌ غَفَرَ اللَّهُ لَهَا وَأَسْلَمُ سَالَمَهَا اللَّهُ
Musnad Ahmad 14187: Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Daud] dan [Hasan bin Musa] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] berkata: [Hasan] dalam haditsnya berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Az Zubair] dari [Jabir Radliyallahu'anhu], ia mendengar Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Ghifar, semoga Allah mengampuninya, dan Aslam semoga Allah memberi keselamatan padanya".
Grade
مسند أحمد ١٤١٩٠: حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ قَبْلَ أَنْ يَمُوتَ بِشَهْرٍ تَسْأَلُونِي عَنْ السَّاعَةِ وَإِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللَّهِ أُقْسِمُ بِاللَّهِ مَا عَلَى الْأَرْضِ نَفْسٌ مَنْفُوسَةٌ الْيَوْمَ يَأْتِي عَلَيْهَا مِائَةُ سَنَةٍ
Musnad Ahmad 14190: Telah menceritakan kepada kami [Musa] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam sebulan sebelum wafatnya bersabda: "Kalian menanyakan kepadaku tentang Hari Kiamat, Sesungguhnya ilmunya di sisi Allah, saya bersumpah demi Allah, tidak ada manusia yang hari ini dicipta di atas bumi, lantas seratus tahun yang akan datang masih hidup".
Grade
مسند أحمد ١٤١٩٥: حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَأَلَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ فَتَّانِي الْقَبْرِ فَقَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ هَذِهِ الْأُمَّةَ تُبْتَلَى فِي قُبُورِهَا فَإِذَا أُدْخِلَ الْمُؤْمِنُ قَبْرَهُ وَتَوَلَّى عَنْهُ أَصْحَابُهُ جَاءَ مَلَكٌ شَدِيدُ الِانْتِهَارِ فَيَقُولُ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ فَيَقُولُ الْمُؤْمِنُ أَقُولُ إِنَّهُ رَسُولُ اللَّهِ وَعَبْدُهُ فَيَقُولُ لَهُ الْمَلَكُ انْظُرْ إِلَى مَقْعَدِكَ الَّذِي كَانَ فِي النَّارِ قَدْ أَنْجَاكَ اللَّهُ مِنْهُ وَأَبْدَلَكَ بِمَقْعَدِكَ الَّذِي تَرَى مِنْ النَّارِ مَقْعَدَكَ الَّذِي تَرَى مِنْ الْجَنَّةِ فَيَرَاهُمَا كِلَاهُمَا فَيَقُولُ الْمُؤْمِنُ دَعُونِي أُبَشِّرْ أَهْلِي فَيُقَالُ لَهُ اسْكُنْ وَأَمَّا الْمُنَافِقُ فَيُقْعَدُ إِذَا تَوَلَّى عَنْهُ أَهْلُهُ فَيُقَالُ لَهُ مَا كُنْتَ تَقُولُ فِي هَذَا الرَّجُلِ فَيَقُولُ لَا أَدْرِي أَقُولُ مَا يَقُولُ النَّاسُ فَيُقَالُ لَهُ لَا دَرَيْتَ هَذَا مَقْعَدُكَ الَّذِي كَانَ لَكَ مِنْ الْجَنَّةِ قَدْ أُبْدِلْتَ مَكَانَهُ مَقْعَدَكَ مِنْ النَّارِ قَالَ جَابِرٌ فَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يُبْعَثُ كُلُّ عَبْدٍ فِي الْقَبْرِ عَلَى مَا مَاتَ الْمُؤْمِنُ عَلَى إِيمَانِهِ وَالْمُنَافِقُ عَلَى نِفَاقِهِ
Musnad Ahmad 14195: Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Daud] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] sesungguhnya dia telah bertanya kepada [Jabir bin Abdullah] tentang dua fitnah kubur. Lalu dia berkata: saya telah mendengar Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Ini mengenai umat yang akan diuji dalam kuburnya. Jika seorang mukmin dimasukkan ke dalam kuburnya, dan para pengiringnya telah meninggalkannya, maka akan datang satu Malaikat yang sangat keras lalu bertanya kepadanya, apa pendapatmu mengenai orang ini. Jika orang mukmin akan berkata: Sesungguhnya dia adalah Rasulullah dan Hamba-Nya. Lalu Malaikat tersebut berkata: lihatlah ke tempat tinggalmu di neraka lalu Allah telah menyelamatkanmu dan menggantinya dengan tempat telah kau lihat dengan tempat yang bisa kau lihat di surga. Lalu dia bisa melihat keduanya, maka yang mukmin berkata: biarkan saya memberi kabar gembira kepada keluargaku, lalu dikatakan kepadanya 'Tinggallah.' Namun orang munafiq, jika keluarganya telah pergi dia akan didudukkan dan ditanyakan kepadanya, apa pendapatmu mengenai orang ini (maksudnya nabi Muhammad)? Maka dia menjawab, saya tidak tahu, saya mendengar orang mengatakannya. Lalu dikatakan kepadanya, kamu tidak tahu, ini adalah tempat kamu yang berada di surga dan kamu telah menggatinya dengan tempatmu yang di neraka. Jabir berkata: saya telah mendengar Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Setiap hamba akan dibangkitkan dari kuburnya sesuai saat kematiannya. Seorang mukmin atas keimanannya dan orang munafiq atas kemunafiqkannya."
Grade
مسند أحمد ١٤١٩٦: حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَأَلَ جَابِرًا عَنْ الْجِنَازَةِ قَالَ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِجَنَازَةٍ مَرَّتْ وَمَنْ مَعَهُ حَتَّى تَوَارَتْ
Musnad Ahmad 14196: Telah menceritakan kepada kami [Musa] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] telah bertanya [Jabir] tentang jenazah maka dia menjawab, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan orang yang bersamanya berdiri ketika ada jenazah yang lewat sampai tidak jenazah tidak terlihat lagi.
Grade
مسند أحمد ١٤٢٠١: حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ صَدَقَةٌ عَنْ ظَهْرِ غِنًى وَابْدَأْ بِمَنْ تَعُولُ وَالْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى
Musnad Ahmad 14201: Telah bercerita kepada kami [Musa] telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: saya telah mendengar Nabi shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Sedekah yang paling utama adalah ketika dalam keadaan mampu (yakni kelebihan dari kadar nafkah keluarganya) dan mulailah dengan yang kamu tanggung. Tangan di atas itu lebih baik dari pada tangan di bawah".
Grade
مسند أحمد ١٤٢٠٢: حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَأَلَ جَابِرًا أَسَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ يُسَلِّمُ وَالْمُؤْمِنُ يَأْكُلُ فِي مِعًى وَاحِدٍ قَالَ نَعَمْ قَالَ وَسَأَلْتُ جَابِرًا أَسَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا دَخَلَ الرَّجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اسْمَ اللَّهِ حِينَ يَدْخُلُ وَحِينَ يَطْعَمُ قَالَ الشَّيْطَانُ لَا مَبِيتَ لَكُمْ وَلَا عَشَاءَ هَاهُنَا وَإِنْ دَخَلَ فَلَمْ يَذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمْ الْمَبِيتَ وَإِنْ لَمْ يَذْكُرْ اسْمَ اللَّهِ عِنْدَ مَطْعَمِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمْ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ قَالَ نَعَمْ
Musnad Ahmad 14202: Telah bercerita kepada kami [Musa] telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] sesungguhnya dia telah bertanya kepada [Jabir] apakah kamu telah mendengar Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Jika seorang masuk rumahnya hendaklah dia mengucapkan salam, seorang mukmin makan dengan satu usus" (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: Ya. Saya (Abu Az Zubair Radliyallahu'anhu) bertanya pada Jabir, Apakah kamu mendengar Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Jika seorang masuk rumahnya lalu menyebut nama Allah ketika dia masuk dan ketika dia makan maka setan berkata: 'tidak ada tempat bermalam untukku pada kalian, dan tidak ada makan malam di sini'. Jika dia masuk dan tidak menyebut nama Allah ketika masuknya maka setan berkata: 'kalian telah meninggalkan tempat tinggal untukku, dan jika dia tidak menyebut nama Allah ketika makan maka setan berkata: 'kalian telah meninggalkan tempat tinggal dan hidangan malam untukku'. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: Ya.
Grade
مسند أحمد ١٤٢١٥: حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ بَنَّةَ الْجُهَنِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ عَلَى قَوْمٍ فِي الْمَسْجِدِ أَوْ فِي الْمَجْلِسِ يَسُلُّونَ سَيْفًا بَيْنَهُمْ يَتَعَاطَوْنَهُ بَيْنَهُمْ غَيْرَ مَغْمُودٍ فَقَالَ لَعَنَ اللَّهُ مَنْ يَفْعَلُ ذَلِكَ أَوَ لَمْ أَزْجُرْكُمْ عَنْ هَذَا فَإِذَا سَلَلْتُمْ السَّيْفَ فَلْيَغْمِدْهُ الرَّجُلُ ثُمَّ لِيُعْطِهِ كَذَلِكَ
Musnad Ahmad 14215: Telah bercerita kepada kami [Musa] telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir], Bannah Al Juhani mengabarinya bahwa Nabi shallallahu'alaihi wasallam melewati suatu kaum di masjid atau dalam majlis yang mencabut pedangnya di tengah-tengah mereka dan saling memberi tanpa menyarungkannya. Lalu Nabi shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Allah melaknat orang yang melakukan hal itu, atau bukankah saya telah melarang kalian melakukan hal itu?. Jika kalian mencabut pedang maka tutupilah dengan sarung kemudian baru diserahkan kepada kawannya".
Grade
مسند أحمد ١٤٢١٦: حَدَّثَنَا مُوسَى وَحَسَنٌ وَاللَّفْظُ لَفْظُ حَسَنٍ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ قَالَ سَأَلْتُ جَابِرًا هَلْ سَمِعْتَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الرَّجُلُ فِي صَلَاةٍ مَا انْتَظَرَ الصَّلَاةَ قَالَ انْتَظَرْنَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً لِصَلَاةِ الْعَتَمَةِ فَاحْتَبَسَ عَلَيْنَا حَتَّى كَانَ قَرِيبًا مِنْ شَطْرِ اللَّيْلِ أَوْ بَلَغَ ذَلِكَ ثُمَّ جَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَلَّيْنَا ثُمَّ قَالَ اجْلِسُوا فَخَطَبَنَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ النَّاسَ قَدْ صَلَّوْا وَرَقَدُوا وَأَنْتُمْ لَمْ تَزَالُوا فِي صَلَاةٍ مَا انْتَظَرْتُمْ الصَّلَاةَ
Musnad Ahmad 14216: Telah bercerita kepada kami [Musa] dan [Hasan] dan lafadnya dari Hasan, berkata: telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] telah bercerita kepada kami [Abu Az Zubair] berkata: saya bertanya kepada [Jabir] Apakah engkau mendengar Nabi shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Seorang masih terhitung shalat selagi ia masih menunggu shalat?" (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: pada suatu malam kami menunggu Nabi shallallahu'alaihi wasallam untuk shalat isya', lantas kami harus menunggu hingga mendekati separuh malam atau bahkan sampai separuh malam, lalu Nabi shallallahu'alaihi wasallam datang hingga kami shalat bersama beliau. Lalu (Nabi shallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "Duduklah kalian" lalu berkhutbah kepada kami. Nabi shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Orang-orang telah shalat dan tidur sedangkan kalian terhitung dalam shalat selama kalian menunggu shalat".
Grade
مسند أحمد ١٤٢١٨: حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ قَالَ سَأَلْتُ جَابِرًا عَنْ الرَّجُلِ يُوتِرُ عِشَاءً ثُمَّ يَرْقُدُ قَالَ جَابِرٌ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ خَافَ مِنْكُمْ أَنْ لَا يَقُومَ مِنْ اللَّيْلِ فَلْيُوتِرْ ثُمَّ لِيَرْقُدْ وَمَنْ طَمِعَ مِنْكُمْ الْقِيَامَ فَلْيُوتِرْ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ فَإِنَّ قِرَاءَةَ آخِرِ اللَّيْلِ مَحْضُورَةٌ وَذَلِكَ أَفْضَلُ
Musnad Ahmad 14218: Telah bercerita kepada kami [Musa bin Daud] telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abu Az Zubair] berkata: saya telah bertanya kepada [Jabir] tentang laki-laki yang telah melakukan witir setelah isya' kemudian dia terbangun. Jabir berkata: saya telah mendengar Nabi shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa di antara kalian yang takut tidak bangun pada malamnya maka lakukanlah witir lalu tidurlah, sebaliknya barangsiapa yang yakin akan bangun maka lakukanlah witir pada akhir malam karena bacaan pada akhir malam itu disaksikan malaikat dan lebih utama".
Grade