مسند أحمد ١٢٧٩١: حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ حَدَّثَنَا شَدَّادٌ أَبُو طَلْحَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ قَالَ أَتَتْ الْأَنْصَارُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِجَمَاعَتِهِمْ فَقَالُوا إِلَى مَتَى نَنْزَعُ مِنْ هَذِهِ الْآبَارِ فَلَوْ أَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَدَعَا اللَّهَ لَنَا فَفَجَّرَ لَنَا مِنْ هَذِهِ الْجِبَالِ عُيُونًا فَجَاءُوا بِجَمَاعَتِهِمْ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا رَآهُمْ قَالَ مَرْحَبًا وَأَهْلًا لَقَدْ جَاءَ بِكُمْ إِلَيْنَا حَاجَةٌ قَالُوا إِي وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ إِنَّكُمْ لَنْ تَسْأَلُونِي الْيَوْمَ شَيْئًا إِلَّا أُوتِيتُمُوهُ وَلَا أَسْأَلُ اللَّهَ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَانِيهِ فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ فَقَالُوا الدُّنْيَا تُرِيدُونَ فَاطْلُبُوا الْآخِرَةَ فَقَالُوا بِجَمَاعَتِهِمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ لَنَا أَنْ يَغْفِرَ لَنَا فَقَالَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ وَلِأَبْنَاءِ أَبْنَاءِ الْأَنْصَارِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَوْلَادِنَا مِنْ غَيْرِنَا قَالَ وَأَوْلَادِ الْأَنْصَارِ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَوَالِينَا قَالَ وَمَوَالِي الْأَنْصَارِ قَالَ وَحَدَّثَتْنِي أُمِّي عَنْ أُمِّ الْحَكَمِ بِنْتِ النُّعْمَانِ بْنِ صُهْبَانَ أَنَّهَا سَمِعَتْ أَنَسًا يَقُولُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَ هَذَا غَيْرَ أَنَّهُ زَادَ فِيهِ وَكَنَائِنِ الْأَنْصَارِ
Musnad Ahmad 12791: Telah menceritakan kepada kami [Abu Sa'id], telah menceritakan kepada kami [Syaddad Abu Thalhah], telah menceritakan kepada kami ['Ubaidullah bin Abu Bakar] dari [bapaknya], dari [kakeknya], berkata: orang anshar mendatangi Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dengan rombongannya, lalu berkata: sampai kapankah kita meninggalkan sumur-sumur kita ini, aduhai seandainya kita temui Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam lalu ia berdo'a kepada Allah sehingga memancar dari gunung-gunung ini mata air-mata air. Kemudian mereka datang dengan rombongan mereka. Tatkala (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) melihat mereka beliau bersabda, "Selamat datang dan semoga menjadi persahabatan yang menyenangkan., rupanya kalian mempunyai keperluan sehingga menemui kami". Mereka menjawab, ya demi Allah, wahai Rasulullah, kemudian (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) menjawab, "Sesungguhnya kalian tidak akan memintaku pada hari ini kecuali pasti saya penuhi, karena tidaklah saya meminta kepada Allah kecuali pasti Dia penuhi". Mereka saling bertatapan satu dengan yang lainnya dan berkata: apakah kalian mengharapkan dunia, mintalah akhirat?. Kemudian mereka berkata mewakili rombongannya, wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah agar mengampuni kami!. Kemudian (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) berdoa, "Ya Allah, ampunilah orang anshar, anak-anak anshar dan cucu-cucu anshar". mereka berkata: "YaRasulullah, dan anak-anak kami dari selain kami"! (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda, "Dan dari anak-anak anshar". Mereka berkata: "Wahai Rasulullah, dan para penolong kami". (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda, "Dan para penolong anshor". (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berkata dan telah menceritakan kepadaku [ibuku] dari [Umu al-Hakam binti Nu'man bin Shuhban], sesungguhnya dia telah mendengar Anas berkata dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam sama dengan di atas kecuali ada tambahan, "Dan para menantu anshor".
Grade
مسند أحمد ١٢٧٩٤: حَدَّثَنَا شَبَابَةُ بْنُ سَوَّارٍ قَالَ أَخْبَرَنِي سُلَيْمَانُ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ عَنْ أَنَسٍ قَالَ صَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مَعَهُ وَأُمُّ سُلَيْمٍ فَجَعَلَنِي عَنْ يَمِينِهِ وَأُمَّ سُلَيْمٍ مِنْ خَلْفِنَا
Musnad Ahmad 12794: Telah menceritakan kepada kami [Syababah bin Sawwar] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Sulaiman] dari [Tsabit al- Bunani] dari [Anas] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam shalat bersama saya dan Umu Sulaim. Saya di letakkan di sebelah kanannya dan Umu sulaim di belakang saya.
Grade
مسند أحمد ١٢٨٠٢: حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ عِيَاضٍ حَدَّثَنِي يُوسُفُ بْنُ أَبِي ذَرَّةَ الْأَنْصَارِيُّ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ الضَّمْرِيِّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ مُعَمَّرٍ يُعَمَّرُ فِي الْإِسْلَامِ أَرْبَعِينَ سَنَةً إِلَّا صَرَفَ اللَّهُ عَنْهُ ثَلَاثَةَ أَنْوَاعٍ مِنْ الْبَلَاءِ الْجُنُونَ وَالْجُذَامَ وَالْبَرَصَ فَإِذَا بَلَغَ خَمْسِينَ سَنَةً لَيَّنَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْحِسَابَ فَإِذَا بَلَغَ سِتِّينَ رَزَقَهُ اللَّهُ الْإِنَابَةَ إِلَيْهِ بِمَا يُحِبُّ فَإِذَا بَلَغَ سَبْعِينَ سَنَةً أَحَبَّهُ اللَّهُ وَأَحَبَّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ فَإِذَا بَلَغَ الثَّمَانِينَ قَبِلَ اللَّهُ حَسَنَاتِهِ وَتَجَاوَزَ عَنْ سَيِّئَاتِهِ فَإِذَا بَلَغَ تِسْعِينَ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ وَسُمِّيَ أَسِيرَ اللَّهِ فِي أَرْضِهِ وَشَفَعَ لِأَهْلِ بَيْتِهِ
Musnad Ahmad 12802: Telah menceritakan kepada kami [Anas Bin 'Iyadh] telah menceritakan kepadaku [Yusuf Abu Dzarrah Al- anshar i] dari [Ja'far Bin 'Amr Bin 'Umayyah Adh-Dhamiri] dari [Anas bin Malik], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah seseorang dipanjangkan umurnya dalam Islam hingga empat puluh tahun melainkan Allah menghindarkannya dari tiga hal: penyakit gila, kusta dan belang. Jika ia mencapai lima puluh tahun, Allah memudahkan hisabnya. Jika mencapai enam puluh tahun, Allah mengaruniainya suka mendekatkan diri kepada-Nya dengan yang disukainya. Jika mencapai tujuh puluh tahun, Allah mencintainya dan penduduk langit juga mencintainya. Jika mencapai delapan puluh tahun, Allah menghapus kejelekannya. Jika mencapai sembilan puluh tahun, Allah menghapus dosa yang telah lalu dan yang akan datang, dan ia dinamakan dengan tawanan Allah di bumi serta dia akan memberi syafaat keluarganya"
Grade
مسند أحمد ١٢٨٠٤: حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ قَالَ أَخْبَرَنَا مِسْعَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ لِكُلِّ نَبِيٍّ دَعْوَةً دَعَا بِهَا لِأُمَّتِهِ وَإِنِّي اخْتَبَأْتُ دَعْوَتِي شَفَاعَةً لِأُمَّتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Musnad Ahmad 12804: Telah menceritakan kepada kami [Ja'far Bin 'Aun] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Mis'ar] dari [Qatadah] dari [Anas], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Setiap nabi mempunyai do'a yang telah di kabulkan untuk umatnya. Namun saya menyimpan do'aku sebagai syafa'at pada umatku di hari kiamat nanti".
Grade
مسند أحمد ١٢٨٠٥: حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ قَالَ أَخْبَرَنَا مِسْعَرٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ يَعْنِي النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُوَاصِلُوا قَالُوا فَإِنَّكَ تُوَاصِلُ قَالَ فَإِنِّي لَسْتُ كَأَحَدِكُمْ إِنِّي أَبِيتُ يُطْعِمُنِي رَبِّي وَيَسْقِينِي
Musnad Ahmad 12805: Telah menceritakan kepada kami [Ja'far Bin 'Aun] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Mis'ar] dari [Qatadah] dari [Anas] berkata: telah bersabda, maksudnya Nabi Shallallahu'alaihi wasallam: "Janganlah kalian berpuasa wisha!". Para sahabat berkata: "anda sendiri berpuasa wishal!". (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda, "Saya tidak seperti kalian. Saya bermalam hari sedang Rabbku memberiku makan dan minum".
Grade
مسند أحمد ١٢٨١٠: حَدَّثَنَا رَوْحٌ أَخْبَرَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَرْفَعُ أُصْبُعَيْهِ الْوُسْطَى وَالَّتِي تَلِيهَا ثُمَّ يَقُولُ إِنَّمَا بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ فَمَا فَضَّلَ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَى
Musnad Ahmad 12810: Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas Bin Malik], Pernah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengangkat jari tengahnya dan telunjuknya kemudian berkata: antara saya diutus dan kiamat adalah sebagaimana dua jari ini, yaitu seperti halnya kelebihan panjang satunya dibanding yang lain (sangat dekat).
Grade
مسند أحمد ١٢٨١١: حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ عَنْ قَتَادَةَ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يُجَاءُ بِالْكَافِرِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيُقَالُ لَهُ أَرَأَيْتَ لَوْ كَانَ لَكَ مِلْءُ الْأَرْضِ ذَهَبًا أَكُنْتَ مُفْتَدِيًا بِهِ فَيَقُولُ نَعَمْ يَا رَبِّ قَالَ فَيُقَالُ لَقَدْ سُئِلْتَ أَيْسَرَ مِنْ ذَلِكَ فَذَلِكَ قَوْلُهُ عَزَّ وَجَلَّ { إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا وَمَاتُوا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْ أَحَدِهِمْ مِلْءُ الْأَرْضِ ذَهَبًا وَلَوْ افْتَدَى بِهِ }
Musnad Ahmad 12811: Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dari [Qatadah] dari [Anas Bin Malik], Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Pada hari kiamat nanti orang kafir didatangkan dan ditanya, maukah kau seandainya sepenuh bumi emas milikmu, dan kau gunakan untuk menebus dirimu?."ya wahai robbku", jawabnya. Maka mereka diberondong kritik "Dahulu kau diminta suatu hal yang jauh lebih sepele daripada itu", Dan itulah maksud firmanNya 'azza wajalla "Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang diantara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu."
Grade
مسند أحمد ١٢٨١٣: حَدَّثَنَا عَارِمٌ حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يُحَدِّثُ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُّ نَبِيٍّ قَدْ سَأَلَ سُؤَالًا أَوْ قَالَ لِكُلِّ نَبِيٍّ دَعْوَةٌ قَدْ دَعَا بِهَا فَاسْتَخْبَأْتُ دَعْوَتِي شَفَاعَةً لِأُمَّتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَوْ كَمَا قَالَ
Musnad Ahmad 12813: Telah menceritakan kepada kami ['Arim] telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] berkata: saya telah mendengar [bapakku] menceritakan dari [Anas], Nabi Shallallahu'alaihi wasallam pernah bersabda, "Setiap Nabi telah meminta suatu permintaan" atau berkata: "Setiap nabi mempunyai do'a yang telah dikabulkan untuk umatnya, namun saya menangguhkan do'aku sebagai syafa'at pada umatku pada hari kiamat". atau sebagaimana yang disabdakan (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam).
Grade
مسند أحمد ١٢٨١٤: حَدَّثَنَا عَارِمٌ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ الرَّجُلَ كَانَ جَعَلَ لَهُ قَالَ عَفَّانُ يَجْعَلُ لَهُ مِنْ مَالِهِ النَّخَلَاتِ أَوْ كَمَا شَاءَ اللَّهُ حَتَّى فُتِحَتْ عَلَيْهِ قُرَيْظَةُ وَالنَّضِيرُ قَالَ فَجَعَلَ يَرُدُّ بَعْدَ ذَلِكَ وَإِنَّ أَهْلِي أَمَرُونِي أَنْ آتِيَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَسْأَلَهُ الَّذِي كَانَ أَهْلُهُ أَعْطَوْهُ أَوْ بَعْضَهُ وَكَانَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَعْطَاهُ أُمَّ أَيْمَنَ أَوْ كَمَا شَاءَ اللَّهُ قَالَ فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَانِيهِنَّ فَجَاءَتْ أُمُّ أَيْمَنَ فَجَعَلَتْ الثَّوْبَ فِي عُنُقِي وَجَعَلَتْ تَقُولُ كَلَّا وَاللَّهِ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ لَا يُعْطِيكَهُنَّ وَقَدْ أَعْطَانِيهِنَّ أَوْ كَمَا قَالَ فَقَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَكِ كَذَا وَكَذَا وَتَقُولُ كَلَّا وَاللَّهِ قَالَ وَيَقُولُ لَكِ كَذَا وَكَذَا قَالَ حَتَّى أَعْطَاهَا فَحَسِبْتُ أَنَّهُ قَالَ عَشْرُ أَمْثَالِهَا أَوْ قَالَ قَرِيبًا مِنْ عَشْرَةِ أَمْثَالِهَا أَوْ كَمَا قَالَ
Musnad Ahmad 12814: Telah menceritakan kepada kami ['Arim] dan ['Affan] berkata: telah menceritakan kepada kami [Mu'tamir] berkata: saya telah mendengar [bapakku] berkata: telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, Dahulu ada seorang laki-laki memberi beliau-- 'Affan berkata 'telah memberi beliau, dengan kata kerja bentuk lampau- harta berupa pohon-pohon kurma, atau sebagaimana kehendak Allah, hingga Bani Quraidhah dan Nadlir berhasil ditaklukkan. (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berkata: maka laki laki itu memintanya kembali. Anas berkata: laki-laki itu berulang kali memintanya kembali seraya mengatakan, keluargaku menyuruhku untuk menemui Nabi Shallallahu'alaihi wasallam dan meminta kembali dari apa yang telah mereka berikan, entah semuanya atau sebagiannya. Padahal ketika itu Nabi Shallallahu'alaihi wasallam telah memberikan kesemua harta pemberiannya kepada Ummu Aiman, atau sebagaimana yang dikehendaki Allah. Laki-laki itu berkata: maka saya meminta Nabi Shallallahu'alaihi wasallam dengan harapan beliau memberikannya kepadaku. Tiba-tiba Ummu Aiman datang sambil menyabetkan kain di leherku diikuti penolakan, sekali-kali tidak, demi Allah yang tiada iIah selain-Nya, mana mungkin Nabi Shallallahu'alaihi wasallam memberikannya lagi kepadamu padahal beliau Shallallahu'alaihi wasallam telah memberikannya kepadaku, --atau semirip itu redaksinya--, Nabiyullah Shallallahu'alaihi wasallam lantas bersabda kepada Ummu Aiman, "Untukmu sekian sekian". Maka Ummu Aiman berkata: sekali-kali tidak, demi Allah. Anas Bin Malik Radliyallahu'anhu berkata: Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda lagi, "Untukmu, hai Ummu Aiman, sekian sekian ". Anas Bin Malik Radliyallahu'anhu berkata: sehingga Nabi Shallallahu'alaihi wasallam memberikan kesemuanya kepada (Ummu Aiman radliyallahu'anha), sampai saya (Anas bin Malik) RA) mengira (Nabi Shallallahu'alaihi wasallam) memberinya dengan sepuluh kali lipat, atau (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: mendekati sepuluh kali lipat, atau sebagaimana telah disabdakan.
Grade
مسند أحمد ١٢٨١٧: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ قَالَ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا بَيْنَ نَاحِيَتَيْ حَوْضِي كَمَا بَيْنَ صَنْعَاءَ وَالْمَدِينَةِ أَوْ مَا بَيْنَ الْمَدِينَةِ وَعَمَّانَ شَكَّ هِشَامٌ
Musnad Ahmad 12817: Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] dari [Qatadah] dari [Anas Bin Malik], Pernah Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Antara dua tepi telagaku seperti jarak antara Shan'a dan Madinah atau antara Madinah dan 'Amman", --Hisyam ragu-ragu redaksi kalimatnya--.
Grade