سنن الدارقطني

Sunan Daruquthni

Sunan Daruquthni #3091

سنن الدارقطني ٣٠٩١: نا الْقَاضِي أَبُو طَاهِرٍ , نا أَبُو أَحْمَدَ بْنُ عَبْدُوسَ , نا الْقَوَارِيرِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ حُمْرَانٍ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , أَنَّ رَجُلًا طَعَنَ رَجُلًا بِقَرْنٍ فِي رُكْبَتِهِ , فَجَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَقِدْنِي , قَالَ: «حَتَّى تَبْرَأَ» , ثُمَّ جَاءَ إِلَيْهِ فَقَالَ: أَقِدْنِي , فَأَقَادَهُ , ثُمَّ جَاءَ إِلَيْهِ , فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ عَرَجْتُ , قَالَ: «قَدْ نَهَيْتُكِ فَعَصَيْتَنِي فَأَبْعَدَكَ اللَّهُ وَبَطَلَ عَرَجُكَ» , ثُمَّ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُقْتَصَّ مِنْ جُرْحٍ حَتَّى يَبْرَأَ صَاحِبُهُ

Sunan Daruquthni 3091: Al Qadhi Abu Thahir menceritakan kepada kami, Abu Ahmad bin Abdus menceritakan kepada kami, Al Qawariri menceritakan kepada kami, Muhammad bin Humran menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa seorang pria pernah menikam rekannya dengan sebuah tulang (tanduk) di daerah lututnya. Pria itu kemudian datang menemui Rasulullah SAW dan berkata, "Wahai Rasulullah, qishash-lah aku!" Rasulullah menjawab, 'Sampai lukamu sembuh." Kemudian pria itu datang lagi kepada beliau dan berkata, "Aku meminta untuk di-qishash!" Rasulullah SAW kemudian melaksanakan hukum qishash untuknya. Setelah itu pria itu datang lagi kepada Rasulullah SAW dan mengadu, "Wahai Rasulullah, Aku pincang!" Rasulullah SAW membalas, "Aku telah melarangmu namun engkau membangkang perintahku. Semoga Allah menjauhkan kebaikan darimu, dan pincangmu jadi tak berguna" Rasulullah SAW lalu melarang pelaksanaan hukum qishash pada organ tubuh yang terluka sampai ia sembuh.

Grade

Sunan Daruquthni #3092

سنن الدارقطني ٣٠٩٢: نا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ الْفَضْلِ , نا يَعْقُوبُ بْنُ حُمَيْدٍ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْأُمَوِيُّ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , وَعُثْمَانَ بْنِ الْأَسْوَدِ , وَيَعْقُوبَ بْنِ عَطَاءٍ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , أَنَّ رَجُلًا جُرِحَ فَأَرَادَ أَنْ يَسْتَقِيدَ «فَنَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُسْتَقَادَ مِنَ الْجَارِحِ حَتَّى يَبْرَأَ الْمَجْرُوحُ».

Sunan Daruquthni 3092: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Ismail bin Al Fadhl menceritakan kepada kami, Ya'qub bin Humaid menceritakan kepada kami, Abdullah bin Abdullah Al Umawi menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij dan Utsman bin Al Aswad dan Ya'qub bin Atha‘ dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, bahwa ada seseorang yang sedang terluka namun ia ingin ditegakkan hukum qishash terhadapnya. Rasulullah SAW pun melarang menerapkan hukum tersebut terhadap orang sedang terluka hingga lukanya sembuh."

Grade

Sunan Daruquthni #3093

سنن الدارقطني ٣٠٩٣: ثنا عُثْمَانُ بْنُ أَحْمَدَ الدَّقَّاقُ , وَمُحَمَّدُ بْنُ الْعَبَّاسِ بْنِ نَجِيحٍ , قَالَا: نا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيٍّ الْخَزَّازُ , نا يَعْقُوبُ بْنُ حُمَيْدٍ , بِهَذَا وَقَالَ: «أَنْ يُمْثَلَ مِنَ الْجَارِحِ»

Sunan Daruquthni 3093: Utsman bin Ahmad Ad-Daqqaq dan Muhammad bin Abbas bin Najih menceritakan kepada kami, mereka berkata: Ahmad bin Ali Al Khazzaz menceritakan kepada kami, Ya'qub bin Humaid menceritakan kepada kami dengan redaksi yang serupa. Ia berkata, "Jika dia hendaknya menuntut qishash yang sama dari orang yang melukainya."

Sunan Daruquthni #3094

سنن الدارقطني ٣٠٩٤: نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ الْحَسَنِ , نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدُوسَ بْنِ كَامِلٍ , نا أَبُو بَكْرٍ , وَعُثْمَانُ ابْنَا أَبِي شَيْبَةَ , قَالَا: نا ابْنُ عُلَيَّةَ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ جَابِرٍ , أَنَّ رَجُلًا طَعَنَ رَجُلًا بِقَرْنٍ فِي رُكْبَتِهِ , فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَقِيدُ , فَقِيلَ لَهُ: حَتَّى تَبْرَأَ , فَأَبَى وَعَجَّلَ فَاسْتَقَادَ , قَالَ: فَعَنَتَتْ رِجْلُهُ وَبَرِئَتْ رِجْلُ الْمُسْتَقَادِ مِنْهُ , فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ لَهُ: «لَيْسَ لَكَ شَيْءٌ إِنَّكَ أَبِيتَ». قَالَ أَبُو أَحْمَدَ بْنُ عُبْدُوسَ: مَا جَاءَ بِهَذَا إِلَّا أَبُو بَكْرٍ , وَعُثْمَانُ. قَالَ الشَّيْخُ: أَخْطَأَ فِيهِ ابْنَا أَبِي شَيْبَةَ , وَخَالَفَهُمَا أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلٍ وَغَيْرُهُ , عَنِ ابْنِ عُلَيَّةَ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ عَمْرٍو مُرْسَلًا , وَكَذَلِكَ قَالَ أَصْحَابُ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْهُ , وَهُوَ الْمَحْفُوظُ مُرْسَلًا.

Sunan Daruquthni 3094: Muhammad bin Ahmad bin Al Hasan menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abdus bin Kamil menceritakan kepada kami, Abu Bakar dan Utsman (kedua anak Abu Syaibah) menceritakan kepada kami, mereka berkata: Ibnu Ulayyah menceritakan kepada kami dari Ayyub, dari Amr bin Dinar, dari Jabir, bahwa seorang pria pernah menikam pria lain dengan tulang di lututnya. Laki-laki itu kemudian mendatangi Nabi SAW meminta untuk di-qishash. Nabi kemudian berkata kepadanya, "Sampai engkau sembuh" Namun pria tersebut enggan dan meminta segera dilaksanakan qishash. Jabir berkata lagi, "Kakinya pun semakin parah. Sementara kaki pelaku yang melukainya dan sudah di-qishash justru sembuh. Pria itu lalu mendatangi Nabi SAW, dan beliau berkata kepadanya, "Engkau tidak berhak apaapa, karena engkau bandel.” Abu Ahmad bin Abdus berkata, "Tidak ada yang meriwayatkan seperti ini kecuali Abu Bakar dan Utsman." Asy-Syaikh berkata, "Kedua anak Abu Syaibah telah melakukan kesalahan dalam masalah ini. Ahmad bin Hanbal dan lainnya, berbeda dengan mereka berdua, dari Ibnu Ulayyah, dari Ayyub, dari Amr secara mursal. Demikian pula yang dikatakan oleh rekan-rekan Amr bin Dinar. Sedangkan yang mahfuzh (terpelihara) adalah riwayat yang mursal.

Grade

Sunan Daruquthni #3095

سنن الدارقطني ٣٠٩٥: نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , أنا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , عَنْ مَعْمَرٍ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ طَلْحَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ

Sunan Daruquthni 3095: Muhammad bin Ismail menceritakan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq mengabarkan kepada kami dari Ma'mar, dari Ayyub, dari Amr bin Dinar, dari Muhammad bin Thalhah, dari Nabi SAW, dengan redaksi yang serupa.

Grade

Sunan Daruquthni #3096

سنن الدارقطني ٣٠٩٦: نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عَبَّادٍ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ , أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ دِينَارٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ طَلْحَةَ بْنِ يَزِيدَ بْنِ رُكَانَةَ: أَخْبَرَهُمْ أَنَّ رَجُلًا طَعَنَ رَجُلًا بِقَرْنٍ فِي رِجْلِهِ , فَجَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: أَقِدْنِي , قَالَ: «حَتَّى تَبْرَأَ» , قَالَ: أَقِدْنِي , قَالَ: «حَتَّى تَبْرَأَ» , قَالَ: أَقِدْنِي , فَأَقَادَهُ , ثُمَّ عُرِجَ فَجَاءَ الْمُسْتَقِيدُ , فَقَالَ: حَقِّي , فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا حَقَّ لَكَ»

Sunan Daruquthni 3096: Muhammad bin Ismail Al Farisi menceritakan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim bin Abbad menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij, Amr bin Dinar mengabarkan kepadaku, dari Muhammad bin Thalhah bin Yazid bin Rukanah, ia mengabarkan mereka bahwa seorang laki-laki pernah menikam seseorang dengan tanduk di kakinya. Laki-laki itu kemudian mendatangi Nabi SAW lalu berkata, "Qishash-lah untukku." Nabi SAW menjawab, "Sampai engkau sembuh." Lakilaki berkata lagi, "Qishashlah untukku." Nabi SAW kembali menjawab, "Sampai engkau sembuh.‘ Laki-laki itu berkata lagi, "Qishashh-lah untukku." Maka Nabi pun mengqishash-nya. Setelah itu laki-laki itu pincang. Ia kemudian mendatangi Rasulullah SAW dan berkata, "Hakku!" Nabi SAW menjawab, "Engkau tidak memiliki hak apa-apa."

Sunan Daruquthni #3097

سنن الدارقطني ٣٠٩٧: نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا إِسْحَاقُ , أنا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , عَنْ مَعْمَرٍ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ طَلْحَةَ مِثْلَهُ. وَعَنْ مَعْمَرٍ , عَنْ أَيُّوبَ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَبْعَدَكَ اللَّهُ أَنْتَ عَجَّلْتَ»

Sunan Daruquthni 3097: Muhammad bin Ismail menceritakan kepada kami, Ishaq menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami dari Ma'mar, dari Ayyub, dari Amr bin Dinar, dari Muhammad bin Thalhah dengan redaksi yang serupa. Diriwayatkan pula dari Ma'mar, dari Ayyub, dari Amr bin Syu'aib, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Semoga Allah menjauhkanmu dari kebaikan! Engkau telah memintanya agar segera dilaksanakan."

Grade

Sunan Daruquthni #3098

سنن الدارقطني ٣٠٩٨: نا أَبُو بَكْرٍ النَّيْسَابُورِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ , نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْأَزْرَقِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ خَالِدٍ , نا ابْنُ جُرَيْجٍ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , قَالَ: «نَهَى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ ذَلِكَ أَنْ يُقْتَصَّ مِنَ الْجِرَاحِ حَتَّى يَنْتَهِيَ»

Sunan Daruquthni 3098: Abu Bakar An-Naisaburi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ishaq menceritakan kepada kami, Ahmad bin Muhammad Al Azraqi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Khalid menceritakan kepada kami, Ibnu Juraij menceritakan kepada kami dari Amr bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, dia berkata, "Setelah itu Rasulullah SAW melarang pelaksanaan hukum qishash untuk orang yang terluka sampai lukanya sembuh."

Grade

Sunan Daruquthni #3099

سنن الدارقطني ٣٠٩٩: ثنا أَحْمَدُ بْنُ عِيسَى الْخَوَّاصُ , نا أَحْمَدُ بْنُ الْهَيْثَمِ بْنِ خَالِدٍ , نا هَانِئُ بْنُ يَحْيَى , نا يَزِيدُ بْنُ عِيَاضٍ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَسْتَأْنِي بِالْجِرَاحَاتِ سَنَةً». يَزِيدُ بْنُ عِيَاضٍ ضَعِيفٌ مَتْرُوكٌ

Sunan Daruquthni 3099: Ahmad bin Isya Al Khawwash menceritakan kepada kami, Ahmad bin Al Haitsam bin Khalid menceritakan kepada kami, Hani' bin Yahya menceritakan kepada kami, Yazid bin Iyadh menceritakan kepada kami dari Abu Az-Zubair, dari Jabir, dia berkata: Rasulullah SAW bersabda, "Qishash pada anggota tubuh yang luka menunggu hingga satu tahun." Yazid bin Iyadh adalah perawi dha‘if dan matruk.

Grade

Sunan Daruquthni #3100

سنن الدارقطني ٣١٠٠: نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْوَكِيلُ , نا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ , نا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ , نا فُضَيْلُ بْنُ غَزْوَانَ , نا ابْنُ أَبِي نُعْمٍ , نا أَبُو هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ أَبُو الْقَاسِمِ نَبِيُّ التَّوْبَةِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «مَنْ قَذَفَ عَبْدَهُ بِحَدٍّ أُقِيمَ عَلَيْهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَّا أَنْ يَكُونَ كَذَلِكَ».

Sunan Daruquthni 3100: Ahmad bin Abdullah bin Muhammad Al Wakil menceritakan kepada kami, Amr bin Ali menceritakan kepada kami, Yahya bin Sa'id menceritakan kepada kami, Fudhail bin Ghazwan menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Na'm menceritakan kepada kami, Abu Hurairah menceritakan kepada kami, ia berkata: Abul Qasim, Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa menuduh budaknya berhak mendapatkan hukum had (telah berzina) maka pada Hari Kiamat hukuman tersebut akan ditimpakan kepadanya, kecuali apabila kenyataannya memang seperti itu."

Grade