مسند أنس بن مالك رضي الله عنه

Bab Musnad Anas bin Malik Radliyallahu 'anhu

Musnad Ahmad #12893

مسند أحمد ١٢٨٩٣: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ أَنَّ أَنَسًا سُئِلَ خَضَبَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَمْ يَبْلُغْ شَيْبُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا كَانَ يَخْضِبُ وَلَوْ شِئْتُ أَنْ أَعُدَّ شَمَطَاتٍ كُنَّ فِي لِحْيَتِهِ لَفَعَلْتُ وَلَكِنَّ أَبَا بَكْرٍ كَانَ يَخْضِبُ بِالْحِنَّاءِ وَالْكَتَمِ وَكَانَ عُمَرُ يَخْضِبُ بِالْحِنَّاءِ

Musnad Ahmad 12893: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Zaid, dari [Tsabit] sesungguhnya [Anas] di tanya tentang semir Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, dia berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam tidak beruban hingga harus menyemirnya, jika dia menyemirnya maka saya akan mengambil rambut yang berwarna hitam bercampur putih pada jenggotnya, tapi Abu Bakar menyemir rambut dan jenggotnya dengan pacar dan katam. 'Umar menyemir dengan pacar.

Grade

Musnad Ahmad #12894

مسند أحمد ١٢٨٩٤: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ خَدَمْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشْرَ سِنِينَ فَوَاللَّهِ مَا قَالَ لِي أُفٍّ قَطُّ وَلَا قَالَ لِشَيْءٍ صَنَعْتُهُ لِمَ صَنَعْتَ كَذَا وَهَلَّا صَنَعْتَ كَذَا وَكَذَا

Musnad Ahmad 12894: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Zaid, dari [Tsabit] dari [Anas] berkata: saya melayani Nabi Shallallahu'alaihi wasallam selama sepuluh tahun, demi Allah, beliau tidak pernah sekalipun mengatakan 'Huss' kepadaku, tidak pernah berkata padaku, kenapa kau lakukan ini, seharusnya kau lakukan begini.

Grade

Musnad Ahmad #12895

مسند أحمد ١٢٨٩٥: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ مَا مَسِسْتُ بِيَدَيَّ دِيبَاجًا وَلَا حَرِيرًا أَلْيَنَ مِنْ كَفِّ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا شَمِمْتُ رَائِحَةً كَانَتْ أَطْيَبَ مِنْ رَائِحَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Musnad Ahmad 12895: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Tsabit] dari [Anas] berkata: saya tidak pernah menyentuh dengan tanganku dibaj (salat satu jenis sutra unggul) dan tidak pula sutra yang lebih halus daripada telapak tangan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, dan saya tidak pernah mencium bau yang lebih harum dari bau Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam.

Grade

Musnad Ahmad #12896

مسند أحمد ١٢٨٩٦: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ ثَابِتٍ قَالَ وَلَا أَعْلَمُهُ إِلَّا عَنْ أَنَسٍ أَنَّ غُلَامًا مِنْ الْيَهُودِ كَانَ يَخْدُمُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَرِضَ فَأَتَاهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُودُهُ وَهُوَ بِالْمَوْتِ فَدَعَاهُ إِلَى الْإِسْلَامِ فَنَظَرَ الْغُلَامُ إِلَى أَبِيهِ وَهُوَ عِنْدَ رَأْسِهِ فَقَالَ لَهُ أَبُوهُ أَطِعْ أَبَا الْقَاسِمِ فَأَسْلَمَ ثُمَّ مَاتَ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عِنْدِهِ وَهُوَ يَقُولُ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَنْقَذَهُ بِي مِنْ النَّارِ

Musnad Ahmad 12896: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Tsabit] berkata: dan saya tidak mengetahuinya kecuali dari [Anas], ada seorang pemuda Yahudi yang pernah melayani Nabi Shallallahu'alaihi wasallam. Suatu saat ia sakit hingga Nabi Shallallahu'alaihi wasallam menjenguknya dalam sekaratnya. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengajaknya masuk Islam. Pemuda itu menatap bapaknya yang berada di sampingnya, kemudian bapaknya berujar, "Taatilah Abu Qasim". Beberapa saat kemudian dia meninggal. Lalu Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pulang dan bersabda, "Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkannya dari neraka".

Grade

Musnad Ahmad #12897

مسند أحمد ١٢٨٩٧: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كُنْتُ سَاقِيَ الْقَوْمِ يَوْمَ حُرِّمَتْ الْخَمْرُ قَالَ وَكَانَ أَبُو طَلْحَةَ قَدْ اجْتَمَعَ إِلَيْهِ بَعْضُ أَصْحَابِهِ فَجَاءَ رَجُلٌ فَقَالَ أَلَا إِنَّ الْخَمْرَ قَدْ حُرِّمَتْ قَالَ فَقَالَ لِي أَبُو طَلْحَةَ اخْرُجْ فَانْظُرْ قَالَ فَخَرَجْتُ فَنَظَرْتُ فَسَمِعْتُ مُنَادِيًا يُنَادِي أَلَا إِنَّ الْخَمْرَ قَدْ حُرِّمَتْ قَالَ فَأَخْبَرْتُهُ قَالَ فَاذْهَبْ فَأَهْرِقْهَا قَالَ فَجِئْتُ فَأَهْرَقْتُهَا قَالَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ قَدْ قُتِلَ سُهَيْلُ ابْنُ بَيْضَاءَ وَهِيَ فِي بَطْنِهِ قَالَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { لَيْسَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جُنَاحٌ فِيمَا طَعِمُوا } إِلَى آخِرِ الْآيَةَ قَالَ وَكَانَ خَمْرُهُمْ يَوْمَئِذٍ الْفَضِيخَ الْبُسْرَ وَالتَّمْرَ

Musnad Ahmad 12897: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Zaid, dari [Tsabit] dari [Anas] berkata: Saya sedang menuangkan minuman untuk suatu kaum dikala arak diharamkan. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: Saat itu Abu Thalhah sedang dikerumuni oleh sahabat-sahabatnya. Lalu datanglah seorang laki-laki berujar, bukankah arak telah diharamkan?. (Anas bin Malik Radhiyalalhu'anhu) berkata: Abu Thalhah berkata kepadaku, keluarlah dan perhatikanlah. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: maka saya keluar dan saya perhatikan, dan saya mendengar seseorang mengucapkan "arak telah diharamkan!. (Anas bin Malik Radhiyalalhu'anhu) berkata: maka berita itu saya kabarkan. (Abu Thalhah Radhiyalalhu'anhu) berkata: pergilah dan tumpahkanlah!. (Anas bin Malik Radhiyalalhu'anhu) berkata: lalu saya pergi dan saya tumpahkan. (Anas bin Malik Radhiyalalhu'anhu) berkata: sebagian sahabat berkata: Suhail bin Baidha' telah meninggal sedang arak telah telanjur masuk perutnya. (Anas bin Malik Radhiyalalhu'anhu) berkata: maka Allah 'azza wajalla menurunkan "Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu" sampai akhir ayat. (Anas bin Malik Radhiyalalhu'anhu) berkata: arak mereka pada waktu itu adalah opolosan antara fadhikh (minuman yang terbuat dari busr), busr (kurma yang masih muda) dan kurma.

Grade

Musnad Ahmad #12898

مسند أحمد ١٢٨٩٨: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَسِيرٍ لَهُ وَكَانَ مَعَهُ غُلَامٌ أَسْوَدُ يُقَالُ لَهُ أَنْجَشَةُ يَحْدُو قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيْحَكَ يَا أَنْجَشَةُ رُوَيْدًا سَوْقَكَ بِالْقَوَارِيرِ ارْفُقْ بِالْقَوَارِيرِ قَالَ وَفِي حَدِيثِ أَبِي قِلَابَةَ يَعْنِي النِّسَاءَ

Musnad Ahmad 12898: Telah menceritakan kepada kami [Yunus], telah menceritakan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Zaid, dari [Tsabit] dari [Anas] berkata: Suatu kali Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dalam perjalanan, bersama beliau seorang pemuda hitam bernama Anjasyah sebagai pemandu isteri-isterinya. (Anas bin Malik Radhiyalalhu'anhu) berkata: maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menegurnya, "Celaka kamu wahai Anjasyah! Pelankan panduanmu terhadap gelas-gelas ini, berlaku lembutlah kepadanya". (Imam Ahmad Radliyalalhu'anha) berkata: dalam hadis Abu Qilabah maksud gelas adalah wanita.

Grade

Musnad Ahmad #12899

مسند أحمد ١٢٨٩٩: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْلَمَ عَلَى امْرَأَةٍ مِنْ نِسَائِهِ مَا أَوْلَمَ عَلَى زَيْنَبَ بِنْتِ جَحْشٍ قَالَ فَأَوْلَمَ بِشَاةٍ أَوْ ذَبَحَ شَاةً

Musnad Ahmad 12899: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Zaid, dari [Tsabit] dari [Anas] berkata: Saya tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengadakan walimah saat menikahi para istrinya sebagaimana walimahnya bersama Zainab binti Jahsy. (Anas bin Malik Radhiyalalhu'anhu) berkata: (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) berwalimah dengan satu kambing atau menyembelih satu kambing.

Grade

Musnad Ahmad #12900

مسند أحمد ١٢٩٠٠: حَدَّثَنَا يُونُسُ وَمُؤَمَّلٌ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ حَدَّثَنَا سَلْمٌ الْعَلَوِيُّ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ لَمَّا نَزَلَتْ آيَةُ الْحِجَابِ ذَهَبْتُ أَدْخُلُ كَمَا كُنْتُ أَدْخُلُ فَقَالَ لِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَرَاءَكَ يَا بُنَيَّ

Musnad Ahmad 12900: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dan [Mu'ammal] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Zaid, dari [Salam al-'Alawi] telah menceritakan kepada kami [Anas Bin Malik] berkata: Tatkala turun ayat hijab saya masih terbiasa "nyelonong begitu saja" jika menemui isteri-isteri nabi sebagaimana tradisi saya sebelumnya. Kontan nabi menegurku "WARO'AKA (maksudnya agar menemuinya dengan memakai hijab atau pembatas), wahai anakku!"

Grade

Musnad Ahmad #12901

مسند أحمد ١٢٩٠١: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَبِيبُ بْنُ حَجَرٍ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ الْبُنَانِيُّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ خَرَجْتُ مِنْ عِنْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَوَجِّهًا إِلَى أَهْلِي فَمَرَرْتُ بِغِلْمَانٍ يَلْعَبُونَ فَأَعْجَبَنِي لَعِبُهُمْ فَقُمْتُ عَلَى الْغِلْمَانِ فَانْتَهَى إِلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا قَائِمٌ عَلَى الْغِلْمَانِ فَسَلَّمَ عَلَى الْغِلْمَانِ ثُمَّ أَرْسَلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَاجَةٍ لَهُ فَرَجَعْتُ فَخَرَجْتُ إِلَى أَهْلِي بَعْدَ السَّاعَةِ الَّتِي كُنْتُ أَرْجِعُ إِلَيْهِمْ فِيهَا فَقَالَتْ لِي أُمِّي مَا حَبَسَكَ الْيَوْمَ يَا بُنَيَّ فَقُلْتُ أَرْسَلَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَاجَةٍ لَهُ فَقَالَتْ أَيُّ حَاجَةٍ يَا بُنَيَّ فَقُلْتُ يَا أُمَّاهُ إِنَّهَا سِرٌّ فَقَالَتْ يَا بُنَيَّ احْفَظْ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سِرَّهُ قَالَ ثَابِتٌ فَقُلْتُ يَا أَبَا حَمْزَةَ أَتَحْفَظُ تِلْكَ الْحَاجَةَ الْيَوْمَ أَوْ تَذْكُرُهَا قَالَ إِي وَاللَّهِ وَإِنِّي لَا أَذْكُرُهَا وَلَوْ كُنْتُ مُحَدِّثًا بِهَا أَحَدًا مِنْ النَّاسِ لَحَدَّثْتُكَ بِهَا يَا ثَابِتُ

Musnad Ahmad 12901: Telah menceritakan kepada kami [Yunus], telah menceritakan kepada kami [Habib bin Hajar], telah menceritakan kepada kami [Tsabit Al Bunani] dari [Anas bin Malik] berkata: Suatu kali saya meninggalkan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menuju keluargaku, saat kepulangan itu saya lewati anak-anak yang sedang bermain. Saya begitu tertarik dengan permainan mereka dan melihatnya. Tiba-tiba Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menuju kerumunan anak ini sedang saya masih berdiri bersama mereka. Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mengucapkan salam kepada anak-anak kecil tersebut kemudian menyuruh saya untuk menyelesaikan suatu urusan beliau. Setelah beberapa saat, Saya pulang dan menemui keluargaku. Ibuku bertanya kepadaku, apa yang menyebabkan kau terlambat hari ini, wahai anakku?. Maka saya (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) menjawab: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam telah mengutusku untuk menuntaskan keperluan beliau. (Ibu Anas Radliyallahu'anha) bertanya, "Urusan apa wahai anakku?." Saya menjawab: wahai ibuku itu rahasia. Maka (Umu Sulaim Radliyallahu'anha) berkata: wahai anakku, jagalah rahasia Rasulullah!. Tsabit berkata: maka saya bertanya, wahai Abu Hamzah, apakah anda menjaga rahasia itu sampai sekarang, atau anda telah mengabarkannya kepada seseorang?. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) menjawab: demi Allah, saya tidak pernah mengabarkan kepada siapapun, kalau saja ada yang saya beritahu maka saya beritahukan kepadamu wahai Tsabit.

Grade

Musnad Ahmad #12902

مسند أحمد ١٢٩٠٢: حَدَّثَنَا يُونُسُ وَحَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَزْهَرَ اللَّوْنِ كَانَ عَرَقُهُ اللُّؤْلُؤَ إِذَا مَشَى تَكَفَّأَ وَلَا مَسِسْتُ دِيبَاجًا وَلَا حَرِيرًا أَلْيَنَ مِنْ كَفِّ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا شَمِمْتُ رَائِحَةَ مِسْكٍ وَلَا عَنْبَرٍ أَطْيَبَ رَائِحَةً مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ حَسَنٌ مِسْكَةٍ وَلَا عَنْبَرَةٍ

Musnad Ahmad 12902: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dan [Hasan bin Musa] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Tsabit] dari [Anas Bin Malik] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam adalah orang yang sangat cemerlang warna kulitnya, keringatnya laksana permata, jika berjalan, berjalan dengan tegak. Saya tidak pernah menyentuh dibaj (jenis sutra unggul) atau jenis sutra lain yang lebih lembut dari telapak tangan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam dan saya tidak pernah mencium bau minyak kasturi ataupun anbar (merk wangian) yang lebih harum daripada bau keringat Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Hasan berkata: baik kasturi maupun anbaroh.

Grade