Hasil Pencarian: umrah 1236 Hadits

Musnad Ahmad #5269

مسند أحمد ٥٢٦٩: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي الْمُحْرِمِ إِذَا لَمْ يَجِدْ نَعْلَيْنِ فَلْيَلْبَسْ خُفَّيْنِ يَقْطَعُهُمَا أَسْفَلَ مِنْ الْكَعْبَيْنِ

Musnad Ahmad 5269: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Abdullah bin Dinar] saya mendengar [Ibnu Umar] membacakan hadits dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda: " Seorang yang Muhrim (sedang melaksanakan umrah) jika tidak mendapatkan terompah, hendaklah dia memakai sepatu kemudian memotongnya dibawah kedua mata kaki."

Grade

Musnad Ahmad #5337

مسند أحمد ٥٣٣٧: قَالَ قَرَأْتُ عَلَى أَبِي قُرَّةَ مُوسَى بْنِ طَارِقٍ قَالَ قَالَ مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ وَقَالَ نَافِعٌ كَانَ عَبْدُ اللَّهِ إِذَا صَدَرَ مِنْ الْحَجِّ أَوْ الْعُمْرَةِ أَنَاخَ بِالْبَطْحَاءِ الَّتِي بِذِي الْحُلَيْفَةِ وَأَنَّ عَبْدَ اللَّهِ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُعَرِّسُ بِهَا حَتَّى يُصَلِّيَ صَلَاةَ الصُّبْحِ

Musnad Ahmad 5337: (Imam Ahmad bin Hanbal) berkata: saya telah membaca di hadapan [Abi Qurrah Musa bin Thariq] dia berkata: [Musa bin Uqbah] berkata: [Nafi'] berkata: "Abdullah jika pulang dari ibadah haji atau umrah, dia turun di Bathha' yang berada di Dzulhulaifah." Dan Abdullah telah menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam berhenti padanya untuk istirahat hingga beliau shalat shubuh.

Grade

Musnad Ahmad #5441

مسند أحمد ٥٤٤١: حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ أَبِي الْأَخْضَرِ حَدَّثَنَا ابْنُ شِهَابٍ عَنْ سَالِمٍ قَالَ كَانَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ يُفْتِي بِالَّذِي أَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ الرُّخْصَةِ بِالتَّمَتُّعِ وَسَنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيهِ فَيَقُولُ نَاسٌ لِابْنِ عُمَرَ كَيْفَ تُخَالِفُ أَبَاكَ وَقَدْ نَهَى عَنْ ذَلِكَ فَيَقُولُ لَهُمْ عَبْدُ اللَّهِ وَيْلَكُمْ أَلَا تَتَّقُونَ اللَّهَ إِنْ كَانَ عُمَرُ نَهَى عَنْ ذَلِكَ فَيَبْتَغِي فِيهِ الْخَيْرَ يَلْتَمِسُ بِهِ تَمَامَ الْعُمْرَةِ فَلِمَ تُحَرِّمُونَ ذَلِكَ وَقَدْ أَحَلَّهُ اللَّهُ وَعَمِلَ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَقُّ أَنْ تَتَّبِعُوا سُنَّتَهُ أَمْ سُنَّةَ عُمَرَ إِنَّ عُمَرَ لَمْ يَقُلْ لَكُمْ إِنَّ الْعُمْرَةَ فِي أَشْهُرِ الْحَجِّ حَرَامٌ وَلَكِنَّهُ قَالَ إِنَّ أَتَمَّ الْعُمْرَةِ أَنْ تُفْرِدُوهَا مِنْ أَشْهُرِ الْحَجِّ

Musnad Ahmad 5441: Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Shalih bin Abil Akhdlar] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Syihab] dari [Salim] dia berkata: Abdullah bin Umar menfatwakan boleh berhaji dengan tamattu' sebagaimana yang telah diturunkan oleh Allah dalam wahyuNya, dan sebagaimana yang telah disunnahkan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Maka orang-orang pun mengomentarinya: kenapa kamu menyelisihi bapakmu yang melarang hal itu? Abdullah menjawab mereka: Celakalah kalian, bertakwalah kalian kepada Allah, Umar melarang hal itu dengan maksud baik, yaitu karena ia ingin melaksanakan umrah dengan sempurna, lalu kenapa kalian malah mengharamkannya padahal Allah telah membolehkannya dan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam juga melakukannya? Bukankah sunnah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam lebih berhak untuk dikuti daripada sunnah Umar? Sesungguhnya Umar tidak pernah mengatakan kepada kalian ibadah umrah yang dilaksanakan pada bulan-bulan haji hukumnya haram, akan tetapi yang dia katakan ialah: ibadah umrah yang paling sempurna ialah jika kamu memisahkannya dari bulan-bulan haji.

Grade

Shahih Bukhari #5442

صحيح البخاري ٥٤٤٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مِنْهَالٍ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ زُرَيْعٍ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زَيْدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَالِفُوا الْمُشْرِكِينَ وَفِّرُوا اللِّحَى وَأَحْفُوا الشَّوَارِبَ وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ إِذَا حَجَّ أَوْ اعْتَمَرَ قَبَضَ عَلَى لِحْيَتِهِ فَمَا فَضَلَ أَخَذَهُ

Shahih Bukhari 5442: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Minhal] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Zurai'] telah menceritakan kepada kami [Umar bin Muhammad bin Zaid] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda: "Selisihilah orang-orang musyrik, panjangkanlah jenggot dan cukurlah kumis kalian." Sedangkan apabila Ibnu Umar berhaji atau Umrah dia memegang jenggotnya dan memotong selebihnya."

Shahih Bukhari #5461

صحيح البخاري ٥٤٦١: حَدَّثَنِي إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ حَفْصَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا شَأْنُ النَّاسِ حَلُّوا بِعُمْرَةٍ وَلَمْ تَحْلِلْ أَنْتَ مِنْ عُمْرَتِكَ قَالَ إِنِّي لَبَّدْتُ رَأْسِي وَقَلَّدْتُ هَدْيِي فَلَا أَحِلُّ حَتَّى أَنْحَرَ

Shahih Bukhari 5461: Telah menceritakan kepadaku [Isma'il] dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Nafi'] dari [Abdullah bin Umar] dari [Hafshah] radliallahu 'anha isteri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dia berkata: saya bertanya: "Wahai Rasulullah, kenapa orang-orang telah bertahallul dari umrahnya sedangkan anda belum bertahallul dari umrahmu? Beliau menjawab: "Saya telah mengikat kepalaku dan mengalungi hewan kurbanku, dan saya tidak akan bertahallul hingga menyembelih kurban."

Musnad Ahmad #5567

مسند أحمد ٥٥٦٧: حَدَّثَنَا عَتَّابُ بْنُ زِيَادٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ مُبَارَكٍ أَخْبَرَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ عَنْ سَالِمٍ وَنَافِعٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَفَلَ مِنْ الْغَزْوِ أَوْ الْحَجِّ أَوْ الْعُمْرَةِ يَبْدَأُ فَيُكَبِّرُ ثَلَاثَ مِرَارٍ ثُمَّ يَقُولُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ سَاجِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ صَدَقَ اللَّهُ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ عَنْ سَالِمٍ وَنَافِعٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فَذَكَرَ مِثْلَهُ

Musnad Ahmad 5567: Telah menceritakan kepada kami [Attab bin Ziyad] telah menceritakan kepada kami [Abdullah yakni Ibnu Al-Mubarak] telah mengkaabrkan kepada kami [Musa bin Uqbah] dari [Salim] dan [Nafi'] dari [Abdullah] bahwa, apabila Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam kembali dari peperangan atau kembali dari Haji atau Umrah, beliau memulai dengan bertakbir tiga kali kemudian memanjatkan doa: "LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAH LAA SYARIIKA LAHU, LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ALAA KULLI SYAI`IN QADIIR, AAYIBUUNA TAA`IBUUNA AABIDUUNA LIRABBINA HAAMIDUUNA, SHADAQALLAAHU WA'DAH WA NASHARA ABDAH WA HAZAMAL AHZAABA WAHDAH (Tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, Tiada sekutu bagi-Nya, kepunyaan-Nya segala kerajaan dan segala nikmat, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu. Kami kembali, kami bertaubat, dan kami beribadah, dan kami selalu memuji kepada Rabb kami. Maha benar Allah atas segala janji-Nya, Yang telah menolong dan memenangkan para hamba-Nya, dan Dia sematalah yang menghancurkan musuh yang bersekutu)." Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Musa bin Uqbah] dari [Salim] dan [Nafi'] dari [Abdullah] bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, (lalu dia menuturkan seperti hadis di atas).

Grade

Musnad Ahmad #5669

مسند أحمد ٥٦٦٩: حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ حَدَّثَنَا مُلَازِمُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَدْرٍ أَنَّهُ خَرَجَ فِي نَفَرٍ مِنْ أَصْحَابِهِ حُجَّاجًا حَتَّى وَرَدُوا مَكَّةَ فَدَخَلُوا الْمَسْجِدَ فَاسْتَلَمُوا الْحَجَرَ ثُمَّ طُفْنَا بِالْبَيْتِ أُسْبُوعًا ثُمَّ صَلَّيْنَا خَلْفَ الْمَقَامِ رَكْعَتَيْنِ فَإِذَا رَجُلٌ ضَخْمٌ فِي إِزَارٍ وَرِدَاءٍ يُصَوِّتُ بِنَا عِنْدَ الْحَوْضِ فَقُمْنَا إِلَيْهِ وَسَأَلْتُ عَنْهُ فَقَالُوا ابْنُ عَبَّاسٍ فَلَمَّا أَتَيْنَاهُ قَالَ مَنْ أَنْتُمْ قُلْنَا أَهْلُ الْمَشْرِقِ وَثَمَّ أَهْلُ الْيَمَامَةِ قَالَ فَحُجَّاجٌ أَمْ عُمَّارٌ قُلْتُ بَلْ حُجَّاجٌ قَالَ فَإِنَّكُمْ قَدْ نَقَضْتُمْ حَجَّكُمْ قُلْتُ قَدْ حَجَجْتُ مِرَارًا فَكُنْتُ أَفْعَلُ كَذَا قَالَ فَانْطَلَقْنَا مَكَانَنَا حَتَّى يَأْتِيَ ابْنُ عُمَرَ فَقُلْتُ يَا ابْنَ عُمَرَ إِنَّا قَدِمْنَا فَقَصَصْنَا عَلَيْهِ قِصَّتَنَا وَأَخْبَرْنَاهُ مَا قَالَ إِنَّكُمْ نَقَضْتُمْ حَجَّكُمْ قَالَ أُذَكِّرُكُمْ بِاللَّهِ أَخَرَجْتُمْ حُجَّاجًا قُلْنَا نَعَمْ فَقَالَ وَاللَّهِ لَقَدْ حَجَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ كُلُّهُمْ فَعَلَ مِثْلَ مَا فَعَلْتُمْ

Musnad Ahmad 5669: Telah menceritakan kepada kami [Suraij] telah menceritakan kepada kami [Mulazim bin Amr] telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Badr], dia berangkat bersama sekelompok sahabatnya untuk menunaikan haji. Sesampai Makkah, mereka masuk Masjid dan mengusap Hajar aswad. Kemudian kami melakukan thawaf di Baitullah tujuh kali dan shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim. Tiba-tiba seorang laki-laki besar yang bersarung dan berjubah, memanggil kami dengan suara keras di sisi telaga (zamzam). Kami datangi orang itu dan saya bertanya tentang sosok orang itu. Orang-orang menjawab "Itu Ibnu Abbas." Setelah kami sampai kepadanya, dia bertanya, "Siapakah kalian?" Kami berkata: "Penduduk timur dan penduduk Yamamah." Dia bertanya lagi, "Dalam rangka Haji atau Umrah?" saya berkata: "Bahkan dalam rangka menunaikan Haji." Dia berkata: "Kalian telah membatalkan haji kalian." Saya berkata: "Saya menunaikan haji berkali-kali dan seperti inilah yang saya lakukan." Abdullah bin Badr berkata: Kemudian kami meninggalkan tempat kami sehingga Ibnu Umar datang. Saya menyampaikan uneg-unegku, "Wahai Ibnu Umar, kami tiba…. hingga kami ungkapkan kepadanya seluruh peristiwa yang kami alami, tak ketinggalan kami kabarkan pula komentar Ibnu Abbas, " kalian telah membatalkan haji kalian." Ibnu Umar kontan berkata: "Saya mengingatkan kalian kepada Allah, apakah kalian berangkat untuk menunaikan Haji?" kami menjawab, "benar." Ibnu Umar berkata: "Demi Allah, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam menunaikan ibadah Haji, dan juga Abu Bakar dan Umar, sedang mereka semua melakukan sebagaimana yang kalian lakukan."

Grade

Musnad Ahmad #5674

مسند أحمد ٥٦٧٤: حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ كَانَ يَرْمِي الْجَمْرَةَ يَوْمَ النَّحْرِ رَاكِبًا وَسَائِرَ ذَلِكَ مَاشِيًا وَيُخْبِرُهُمْ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَفْعَلُ ذَلِكَ

Musnad Ahmad 5674: Telah menceritakan kepada kami [Suraij] telah menceritakan kepada kami [Abdullah] dari [Nafi'], dari [Ibnu Umar], dia melempar jumrah pada hari kurban dengan menunggangi Unta, dan melempar sisa jumrah yang lain dengan berjalan, dan ia mengabarkan kepada mereka bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wa Sallam melakukan hal itu.

Grade

Musnad Ahmad #5687

مسند أحمد ٥٦٨٧: حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ وَجَدْتُ هَذَا الْحَدِيثَ فِي كِتَابِ أَبِي بِخَطِّ يَدِهِ حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ بْنُ عُتْبَةَ حَدَّثَنَا عِكْرِمَةُ بْنُ خَالِدٍ قَالَ سَأَلْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ عَنْ امْرَأَةٍ أَرَادَ أَنْ يَتَزَوَّجَهَا رَجُلٌ وَهُوَ خَارِجٌ مِنْ مَكَّةَ فَأَرَادَ أَنْ يَعْتَمِرَ أَوْ يَحُجَّ فَقَالَ لَا تَزَوَّجْهَا وَأَنْتَ مُحْرِمٌ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهُ

Musnad Ahmad 5687: Telah menceritakan kepada kami Abdullah dia berkata: saya mendapati hadis ini dalam kitab bapakku dengan tulisan tangannya sendiri, telah menceritakan kepada kami [Aswad bin Amir] telah menceritakan kepada kami [Ayub bin Utbah] telah menceritakan kepada kami [Ikrimah bin Khalid] dia berkata: pernah saya bertanya kepada Abdullah bin Umar mengenai seorang wanita yang ingin dinikahi seorang lelaki di luar Mekkah dan hendak melaksanakan umrah atau haji. [Ibnu Umar] berkata: "Jangan kamu menikahinya sedang kamu dalam keadaan berihram sebab Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam melarang hal itu."

Grade

Musnad Ahmad #5744

مسند أحمد ٥٧٤٤: حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ صَدَرْتُ مَعَ ابْنِ عُمَرَ يَوْمَ الصَّدَرِ فَمَرَّتْ بِنَا رُفْقَةٌ يَمَانِيَةٌ وَرِحَالُهُمْ الْأُدُمُ وَخُطُمُ إِبِلِهِمْ الْخُزُمُ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى أَشْبَهِ رُفْقَةٍ وَرَدَتْ الْحَجَّ الْعَامَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابِهِ إِذْ قَدِمُوا فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ فَلْيَنْظُرْ إِلَى هَذِهِ الرُّفْقَةِ

Musnad Ahmad 5744: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Sa'id] dari [bapaknya], dia berkata: Aku pulang dari ibadah haji atau umrah bersama Ibnu Umar. Rombongan orang Yaman menyertai kami dalam perjalanan. Bekal perjalanan mereka kulit yang disamak, dan cungur onta mereka dipasang gelang rambut. [Abdullah bin Umar] lantas berkata: "Siapa ingin melihat rombongan yang paling menyerupai rombongan yang menyertai Nabi Shallallahu'alaihi wasallam beserta para sahabatnya saat haji wada', hendaknya melihat rombongan orang Yaman ini."

Grade