Hasil Pencarian: umrah 1236 Hadits

Musnad Ahmad #5794

مسند أحمد ٥٧٩٤: حَدَّثَنَا يُونُسُ وَسُرَيْجٌ قَالَا حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ مُعْتَمِرًا فَحَالَ كُفَّارُ قُرَيْشٍ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ فَنَحَرَ هَدْيَهُ وَحَلَقَ رَأْسَهُ بِالْحُدَيْبِيَةِ فَصَالَحَهُمْ عَلَى أَنْ يَعْتَمِرُوا الْعَامَ الْمُقْبِلَ وَلَا يَحْمِلَ السِّلَاحَ عَلَيْهِمْ وَقَالَ سُرَيْجٌ وَلَا يَحْمِلَ سِلَاحًا إِلَّا سُيُوفًا وَلَا يُقِيمَ بِهَا إِلَّا مَا أَحَبُّوا فَاعْتَمَرَ مِنْ الْعَامِ الْمُقْبِلِ فَدَخَلَهَا كَمَا كَانَ صَالَحَهُمْ فَلَمَّا أَنْ أَقَامَ ثَلَاثًا أَمَرُوهُ أَنْ يَخْرُجَ فَخَرَجَ

Musnad Ahmad 5794: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dan [Suraij] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam berangkat untuk menunaikan umrah. Orang-orang kafir Quraisy menghalangi beliau untuk mendatangi Baitullah, Ka'bah. Maka beliau menyembelih hewan kurbannya, mencukur rambutnya di Hudaibiyyah, kemudian berdamai dengan orang-orang kafir Quraisy. Isi perjanjian itu, kaum muslimin bisa melakukan umrah tanpa membawa senjata pada tahun berikutnya. -- [Suraij] berkata dengan redaksi: tidak membawa senjata kecuali pedang, tidak boleh bermukim kecuali sampai batas yang mereka sukai--. Pada tahun berikutnya kaum muslimin melakukan umrah sebagaimana perjanjian nabi kepada quraisy. Setelah kaum muslimin bermukim tiga hari, Qurisy memerintahkan nabi untuk pulang, dan kaum muslimin pun, pulang.

Grade

Musnad Ahmad #5808

مسند أحمد ٥٨٠٨: حَدَّثَنَا يُونُسُ وَسُرَيْجٌ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سَعَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةَ أَطْوَافٍ وَقَالَ سُرَيْجٌ ثَلَاثَةَ أَشْوَاطٍ وَمَشَى أَرْبَعَةً فِي الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ

Musnad Ahmad 5808: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dan [Suraij] telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] dia berkata: Nabi Shallallahu'alaihi wasallam melakukan sa'i (berlari-lari kecil) pada tiga putaran. [Suraij] berkata: " Beliau berlari kecil pada tiga kali putaran, dan berjalan pada empat putaran yang lain, saat haji dan umrah."

Grade

Musnad Ahmad #5852

مسند أحمد ٥٨٥٢: حَدَّثَنَا عَبِيدَةُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ مَنْصُورِ بْنِ الْمُعْتَمِرِ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ دَخَلْتُ أَنَا وَعُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ الْمَسْجِدَ فَإِذَا نَحْنُ بِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ فَجَالَسْنَاهُ قَالَ فَإِذَا رِجَالٌ يُصَلُّونَ الضُّحَى فَقُلْنَا يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا هَذِهِ الصَّلَاةُ فَقَالَ بِدْعَةٌ فَقُلْنَا لَهُ كَمْ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَرْبَعًا إِحْدَاهُنَّ فِي رَجَبٍ قَالَ فَاسْتَحْيَيْنَا أَنْ نَرُدَّ عَلَيْهِ قَالَ فَسَمِعْنَا اسْتِنَانَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ عَائِشَةَ فَقَالَ لَهَا عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ أَلَا تَسْمَعِي مَا يَقُولُ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ يَقُولُ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعًا إِحْدَاهُنَّ فِي رَجَبٍ فَقَالَتْ يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَمَا إِنَّهُ لَمْ يَعْتَمِرْ عُمْرَةً إِلَّا وَهُوَ شَاهِدُهَا وَمَا اعْتَمَرَ شَيْئًا فِي رَجَبٍ

Musnad Ahmad 5852: Telah menceritakan kepada kami [Abidah bin Humaid] dari [Manshur bin Mu'tamir] dari [Mujahid] dia berkata: saya dan Urwah bin Zubair masuk ke dalam Masjid lalu kami berjumpa dengan [Ibnu Umar], dan kami duduk bersamanya. (Mujahid) berkata: Saat itu orang-orang sedang shalat Dluha, lalu kami berkata: "Wahai Abu Abdurrahman, shalat apakah ini?" dia menjawab, " (shalat ini) bid'ah." Kami kemudian berkata lagi kepadanya, "Berapa kali Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melakukan umrah?" dia menjawab, "Empat kali. Satu di antaranya pada bulan Rajab." Mujahid berkata: kami merasa malu untuk membantahnya. Dia (Mujahid) berkata lagi: tiba-tiba kami mendengar bunyi Ummul Mukminin Aisyah yang sedang bersiwak, maka Urwah bin Zubair berkata kepadanya, "Wahai Ummul Mukminin, tidakkah ibu mendengar apa yang dikatakan oleh Abu Abdurrahman yang berkata: 'Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam telah melakukan umrah sebanyak empat kali, salah satunya pada bulan Rajab.'" Maka Aisyah berkata: "Semoga Allah merahmati Abu Abdurrahman, tidaklah beliau (Rasulullah) melakukan Umrah kecuali dia menyaksikannya akan tetapi beliau tidak pernah melakukan umrah sekali pun pada bulan Rajab."

Grade

Shahih Bukhari #5906

صحيح البخاري ٥٩٠٦: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَفَلَ مِنْ غَزْوٍ أَوْ حَجٍّ أَوْ عُمْرَةٍ يُكَبِّرُ عَلَى كُلِّ شَرَفٍ مِنْ الْأَرْضِ ثَلَاثَ تَكْبِيرَاتٍ ثُمَّ يَقُولُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ صَدَقَ اللَّهُ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Shahih Bukhari 5906: Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dia berkata: telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Nafi'] dari [Abdullah bin Umar] radliallahu 'anhuma bahwa: "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah kembali dari peperangan, haji atau umrah, maka beliau mengucapkan takbir di setiap tempat yang tinggi sebanyak tiga kali kemudian beliau membaca: 'Tidak ada Ilah selain Allah, Yang Maha Esa, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia berkuasa atas segala sesuatu. Kita berserah diri, bertaubat, beribadah, bersujud kepada Rabb kita dengan terus memuji-Nya, Allah akan menepati janji-Nya, dan menolong hamba-Nya dan mengalahkan golongan-golongan kafir dengan sendiri-Nya.'"

Musnad Ahmad #5944

مسند أحمد ٥٩٤٤: حَدَّثَنَا نُوحُ بْنُ مَيْمُونٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ عُمَرَ الْعُمَرِيَّ عَنْ نَافِعٍ قَالَ كَانَ ابْنُ عُمَرَ يَرْمِي جَمْرَةَ الْعَقَبَةِ عَلَى دَابَّتِهِ يَوْمَ النَّحْرِ وَكَانَ لَا يَأْتِي سَائِرَهَا بَعْدَ ذَلِكَ إِلَّا مَاشِيًا ذَاهِبًا وَرَاجِعًا وَزَعَمَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَأْتِيهَا إِلَّا مَاشِيًا ذَاهِبًا وَرَاجِعًا

Musnad Ahmad 5944: Telah menceritakan kepada kami [Nuh bin Maimun] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah yakni Ibnu Umar Al 'Umariy] dari [Nafi'] dia berkata: [Abdullah bin Umar] melempar jumrah 'Aqabah dari atas kendaraannya pada hari Nahr, dan setelah itu dia tidak melakukan semuanya kecuali dengan berjalan kaki baik ketika pergi atau pun pulang. Dan dia menduga bahwa tidaklah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam mendatanginya kecuali dengan berjalan kaki, baik ketika pergi atau pulang.

Grade

Musnad Ahmad #5945

مسند أحمد ٥٩٤٥: حَدَّثَنَا نُوحُ بْنُ مَيْمُونٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ نَزَلُوا الْمُحَصَّبَ

Musnad Ahmad 5945: Telah menceritakan kepada kami [Nuh bin Maimun] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, Abu Bakar, Umar dan Usman Radliyallah 'Anhum pernah singgah di Al Muhashshab (tempat melempar jumrah di Mina).

Grade

Musnad Ahmad #5949

مسند أحمد ٥٩٤٩: قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ خَرَجَ إِلَى مَكَّةَ مُعْتَمِرًا فِي الْفِتْنَةِ فَقَالَ إِنْ صُدِدْتُ عَنْ الْبَيْتِ صَنَعْنَا كَمَا صَنَعْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَهَلَّ بِعُمْرَةٍ مِنْ أَجْلِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهَلَّ بِعُمْرَةٍ عَامَ الْحُدَيْبِيَةِ

Musnad Ahmad 5949: (Imam Ahmad bin Hanbal) berkata: Saya telah membacakan kepada [Abdurrahman]: [Malik] dari [Nafi'] bahwa, [Abdullah bin Umar] berangkat menuju Makkah untuk menunaikan Umrah di masa fitnah (krisis politik). Dia berkata: Jika saya dihalangi dari Baitullah, kami akan berbuat sebagaimana apa yang kami perbuat bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Kemudian dia membaca talbiyah untuk umrah dengan alasan Nabi Shallallahu'alaihi wasallam membaca talbiyah untuk Umrah di tahun Hudaibiyah.

Grade

Musnad Ahmad #5960

مسند أحمد ٥٩٦٠: حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ شَرِيكٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَرِيكٍ الْعَامِرِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ وَعَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ وَعَبْدَ اللَّهِ بْنَ الزُّبَيْرِ سُئِلُوا عَنْ الْعُمْرَةِ قَبْلَ الْحَجِّ فِي الْمُتْعَةِ فَقَالُوا نَعَمْ سُنَّةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَقْدَمُ فَتَطُوفُ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ تَحِلُّ وَإِنْ كَانَ ذَلِكَ قَبْلَ يَوْمِ عَرَفَةَ بِيَوْمٍ ثُمَّ تُهِلُّ بِالْحَجِّ فَتَكُونُ قَدْ جَمَعْتَ عُمْرَةً وَحَجَّةً أَوْ جَمَعَ اللَّهُ لَكَ عُمْرَةً وَحَجَّةً

Musnad Ahmad 5960: Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Yusuf] dari [Syarik] dari [Abdullah bin Syarik Al Amiri] dia berkata: saya mendengar [Abdullah bin Umar] dan [Abdullah bin Abbas] dan [Abdulah bin Zubair] pernah ditanya mengenai umrah sebelum haji (haji tamattu'). Mereka menjawab: "Ya, itu adalah sunnah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam. Kamu datang, lalu melakukan thawaf di baitullah, dan melakukan Sa'i antara Shafa dan Marwah, kemudian kamu bertahallul. (Itu boleh dilakukan) meski hanya satu hari sebelum hari wuquf 'arafah, setelah itu kamu bertalbiyah (niat) untuk ibadah haji. Dengan begitu, berarti kamu menggabung antara umrah dan haji (dalam satu kesempatan). Dan sepertinya mereka mengatakan -Dengan begitu Allah telah menghimpun umrah dan hajimu--."

Grade

Musnad Ahmad #5962

مسند أحمد ٥٩٦٢: حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ شَرِيكٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَحُجَّ فَبَلَغَ ذَلِكَ عَائِشَةَ فَقَالَتْ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعَ عُمَرٍ قَدْ عَلِمَ بِذَلِكَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ مِنْهُنَّ عُمْرَةٌ مَعَ حَجَّتِهِ

Musnad Ahmad 5962: Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Yusuf] dari [Syarik] dari [Abu Ishaq] dari [Mujahid] dari [Ibnu Umar] berkata: "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melakukan Umrah dua kali sebelum melakukan haji." Ucapan Ibnu Umar ini terdengar [Aisyah], hingga ia katakan, "Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melakukan umrah sebanyak empat kali, dan Abdullah bin Umar pun tahu hal itu. Dan satu di antaranya adalah umrah beserta hajinya."

Grade

Musnad Ahmad #5967

مسند أحمد ٥٩٦٧: حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ قَالَ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ قَالَ تَمَتَّعَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ وَأَهْدَى فَسَاقَ مَعَهُ الْهَدْيَ مِنْ ذِي الْحُلَيْفَةِ وَبَدَأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَهَلَّ بِالْعُمْرَةِ ثُمَّ أَهَلَّ بِالْحَجِّ وَتَمَتَّعَ النَّاسُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ فَإِنَّ مِنْ النَّاسِ مَنْ أَهْدَى فَسَاقَ الْهَدْيَ وَمِنْهُمْ مَنْ لَمْ يُهْدِ فَلَمَّا قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَّةَ قَالَ لِلنَّاسِ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ أَهْدَى فَإِنَّهُ لَا يَحِلُّ مِنْ شَيْءٍ حَرُمَ مِنْهُ حَتَّى يَقْضِيَ حَجَّهُ وَمَنْ لَمْ يَكُنْ مِنْكُمْ أَهْدَى فَلْيَطُفْ بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَلْيُقَصِّرْ وَلْيَحْلِلْ ثُمَّ لِيُهِلَّ بِالْحَجِّ وَلْيُهْدِ فَمَنْ لَمْ يَجِدْ هَدْيًا فَلْيَصُمْ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فِي الْحَجِّ وَسَبْعَةً إِذَا رَجَعَ إِلَى أَهْلِهِ وَطَافَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ قَدِمَ مَكَّةَ اسْتَلَمَ الرُّكْنَ أَوَّلَ شَيْءٍ ثُمَّ خَبَّ ثَلَاثَةَ أَطْوَافٍ مِنْ السَّبْعِ وَمَشَى أَرْبَعَةَ أَطْوَافٍ ثُمَّ رَكَعَ حِينَ قَضَى طَوَافَهُ بِالْبَيْتِ عِنْدَ الْمَقَامِ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ سَلَّمَ فَانْصَرَفَ فَأَتَى الصَّفَا فَطَافَ بِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ لَمْ يَحْلِلْ مِنْ شَيْءٍ حَرُمَ مِنْهُ حَتَّى قَضَى حَجَّهُ وَنَحَرَ هَدْيَهُ يَوْمَ النَّحْرِ وَأَفَاضَ فَطَافَ بِالْبَيْتِ ثُمَّ حَلَّ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ حَرُمَ مِنْهُ وَفَعَلَ مِثْلَ مَا فَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَهْدَى وَسَاقَ الْهَدْيَ مِنْ النَّاسِ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ أَخْبَرَتْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي تَمَتُّعِهِ بِالْعُمْرَةِ إِلَى الْحَجِّ وَتَمَتُّعِ النَّاسِ مَعَهُ بِمِثْلِ الَّذِي أَخْبَرَنِي سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Musnad Ahmad 5967: Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritakan kepada kami [Laits] dia berkata: telah menceritakan kepadaku ['Uqail] dari [Ibnu Syihab] dari [Salim bin Abdilah] bahwa [Abdullah bin Umar] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan tamattu' pada sa'at haji wada' dengan (melakukan) 'umrah terlebih dahulu terus (menyambung dengan) haji, dan beliau membawa hadyu, maka beliau menggiring hadyunya dari Dzil khulaifah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memulai dengan berniat 'umrah kemudian berniat haji, dan orang-orang pun melakukan tamattu' bersama dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan (melakukan) 'umrah terlebih dahulu terus (menyambung dengan) haji, dan diantara orang-orang ada yang membawa hadyu, sehingga mereka menggiring hadyu, dan diantara mereka ada yang tidak membawa hadyu. Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sampai ke Makkah, beliau bersabda kepada orang-orang: "siapa diantara kalian membawa hadyu, maka jangan sampai dia bertahallul dari hal-hal yang diharamkan baginya sampai dia menyelesaikan hajinya. Dan barangsiapa diantara kalian yang tidak membawa hadyu, maka hendaklah dia melakukan thawaf di Ka'bah, shafa dan marwah, memendekkan rambutnya dan bertahallul, kemudian dia berniat untuk haji dan hendaklah menyembelih hadyu, barangsiapa yang tidak memperoleh hadyu maka hendaklah dia berpuasa selama tiga hari di waktu haji dan tujuh hari ketika kembali kepada keluarganya." Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan thawaf ketika sampai ke Makkah, pertama kali yang beliau lakukan adalah melakukan istilam terhadap rukun, kemudian berlari-lari kecil sebanyak tiga kali putaran dari tujuh putaran, dan berjalan sebanyak empat putaran. Kemudian beliau melakukan shalat dua raka'at ketika selesai dari thawafnya mengelilingi ka'bah, kemudian mengucapkan salam. Beliau bergegas pergi mendatangi shafa, maka beliau melakukan thawaf antara shafa dan marwah, kemudian beliau tidak melakukan tahallul dari perkara-perkara yang di haramkan kepada beliau sampai beliau merampungkan hajinya, dan menyembelih hadyu beliau pada saat hari nahar, kemudian melakukan thawaf ifadlah mengeliligi ka'bah, kemudian beliau bertahallul dari semua yang di haramkan kepada beliau. Maka orang-orang yang membawa hadyu dan menggiring hadyu melakukan seperti apa yang dilakukan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] telah menceritaka kepada kami [Laits] telah menceritakan kepadaku ['Uqail] dari [Ibnu Syihab] dari ['Urwah bin Az Zubair], bahwa ['Aisyah] mengabarkan kepadanya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kaitannya dengan haji tamattu' beliau dengan (melakukan) 'umrah terlebih dahulu terus (menyambung dengan) haji, dan orang-orang pun melakukan tamattu' bersama beliau seperti hadits yang di khabarkan Salim bin Abdullah kepadaku, dari Abdullah dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Grade