مسند أحمد ٤٩٠٠: حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ بَكْرٍ قَالَ قُلْتُ لِابْنِ عُمَرَ إِنَّ أَنَسًا أَخْبَرَنَا أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَبَّيْكَ بِعُمْرَةٍ وَحَجٍّ قَالَ وَهِلَ أَنَسٌ خَرَجَ فَلَبَّى بِالْحَجِّ وَلَبَّيْنَا مَعَهُ فَلَمَّا قَدِمَ أَمَرَ مَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ الْهَدْيُ أَنْ يَجْعَلَهَا عُمْرَةً قَالَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِأَنَسٍ فَقَالَ مَا تَعُدُّونَا إِلَّا صِبْيَانًا
Musnad Ahmad 4900: Telah menceritakan kepada kami [Sahl bin Yusuf] dari [Humaid] dari [Bakar] ia berkata: aku bertanya kepada [Ibnu Umar], "Sesungguhnya [Anas] mengabarkan kepada kami bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengucapkan: "LABBAIKA BI UMMRATIN WA HAJJIN (Aku penuhi panggilan-Mu untuk Umrah dan Haji) '?" Ibnu Umar menjawab, "Anas keliru. Rasulullah keluar lalu bertalbiyah untuk haji dan kami pun bertalbiyah bersamanya, tatkala datang beliau bersabda: "Barangsiapa tidak memiliki hewan kurban, hendaklah ia menjadikannya sebagai Umrah." Bakr melanjutkan, "Lalu hal itu aku sampaikan kepada Anas, ia pun berkata: "Tidaklah kalian menganggap kami kecuali anak kecil."
Grade
مسند أحمد ٤٩١٨: حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ أَخْبَرَنِي نَافِعٌ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ وَسَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ كَلَّمَا عَبْدَ اللَّهِ حِينَ نَزَلَ الْحَجَّاجُ لِقِتَالِ ابْنِ الزُّبَيْرِ فَقَالَا لَا يَضُرُّكَ أَنْ لَا تَحُجَّ الْعَامَ فَإِنَّا نَخْشَى أَنْ يَكُونَ بَيْنَ النَّاسِ قِتَالٌ وَأَنْ يُحَالَ بَيْنَكَ وَبَيْنَ الْبَيْتِ قَالَ إِنْ حِيلَ بَيْنِي وَبَيْنَهُ فَعَلْتُ كَمَا فَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مَعَهُ حِينَ حَالَتْ كُفَّارُ قُرَيْشٍ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ أُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ أَوْجَبْتُ عُمْرَةً فَإِنْ خُلِّيَ سَبِيلِي قَضَيْتُ عُمْرَتِي وَإِنْ حِيلَ بَيْنِي وَبَيْنَهُ فَعَلْتُ كَمَا فَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا مَعَهُ ثُمَّ خَرَجَ حَتَّى أَتَى ذَا الْحُلَيْفَةِ فَلَبَّى بِعُمْرَةٍ ثُمَّ تَلَا { لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ } ثُمَّ سَارَ حَتَّى إِذَا كَانَ بِظَهْرِ الْبَيْدَاءِ قَالَ مَا أَمْرُهُمَا إِلَّا وَاحِدٌ إِنْ حِيلَ بَيْنِي وَبَيْنَ الْعُمْرَةِ حِيلَ بَيْنِي وَبَيْنَ الْحَجِّ أُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ أَوْجَبْتُ حَجَّةً مَعَ عُمْرَتِي فَانْطَلَقَ حَتَّى ابْتَاعَ بِقُدَيْدٍ هَدْيًا ثُمَّ طَافَ لَهُمَا طَوَافًا وَاحِدًا بِالْبَيْتِ وَبِالصَّفَا وَالْمَرْوَةِ ثُمَّ لَمْ يَزَلْ كَذَلِكَ إِلَى يَوْمِ النَّحْرِ
Musnad Ahmad 4918: Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ubaidullah] telah mengabarkan kepadaku [Nafi'] bahwa Abdullah bin Abdullah dan Salim bin Abdullah keduanya berbicara kepada [Abdullah] ketika Al Hajjaj turun untuk membunuh Ibnu Az Zubair. Keduanya berkata: "Tidak ada yang membahayakanmu jika engkau tidak berhaji tahun ini, sesungguhnya kami khawatir terjadi perang di antara manusia, dan kamu sendiri akan dihalangi untuk datang ke Baitullah." Abdullah menjawab: "Jika aku dihalangi untuk pergi ke Baitullah, maka aku akan melakukan sebagaimana yang dilakukan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Ketika beliau dihalangi oleh orang-orang Quraisy untuk datang ke baitullah, aku juga bersama beliau. Aku persaksikan kepada kalian, bahwa aku telah mewajibkan umrah (kepada diriku), maka jika terbuka jalan untukku, aku akan melaksanakan umrahku, dan jika aku dihalangi untuk datang ke Baitullah, maka aku akan melakukan sebagaimana yang dilakukan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, yang saat itu aku sedang bersamanya." Kemudian ia keluar hingga sampai di Dzul Hulaifah lalu melakukan talbiyah untuk umrah, kemudian ia membaca ayat: {Telah ada pada diri Rasulullah tauladan yang baik} (Qs. Al Ahzab: 21). Kemudian Abdullah kembali berjalan, hingga ketika sampai di Baida`, ia berkata: "Perkara itu sebenaranya satu, jika aku dihalangi untuk umrah, berarti aku juga dihalangi untuk haji. Aku persaksikan kepada kalian, bahwa aku telah mewajibkan atas diriku untuk haji bersama umrah." Lalu Abdullah bernagkat, ia memberli hewan kurban di Qudaid, kemudian thawaf untuk keduanya dengan satu thawaf Baitullah dan juga pada shafa dan marwah, setelah itu ia masih terus seperti itu sampai hari idul Adlha."
Grade
مسند أحمد ٤٩٧٨: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ وَعَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ سَالِمٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ عُمَرَ اسْتَأْذَنَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْعُمْرَةِ فَأَذِنَ لَهُ فَقَالَ يَا أَخِي أَشْرِكْنَا فِي صَالِحِ دُعَائِكَ وَلَا تَنْسَنَا قَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ فِي حَدِيثِهِ فَقَالَ عُمَرُ مَا أُحِبُّ أَنَّ لِي بِهَا مَا طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ
Musnad Ahmad 4978: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dan [Abdurrazaq] ia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari ['Ashim bin Ubaidullah] dari [Salim] dari [Ibnu Umar], bahwa Umar pernah meminta izin kepada Rasulullah untuk menunaikan ibadah umrah, Rasulullah lalu memberinya izin seraya bersabda: "Wahai saudaraku, sertakanlah kami dalam doamu yang baik dan jangan lupakan kami." Abdurrazaq menyebutkan dalam haditsnya, "Umar lalu berkata: "Aku lebih senang mendengarnya dari pada melihat matahari terbit."
Grade
مسند أحمد ٥٠٤٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَفَلَ مِنْ حَجٍّ أَوْ عُمْرَةٍ أَوْ غَزْوٍ كَبَّرَ عَلَى كُلِّ شَرَفٍ مِنْ الْأَرْضِ ثَلَاثًا ثُمَّ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ آيِبُونَ تَائِبُونَ سَاجِدُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ صَدَقَ اللَّهُ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Musnad Ahmad 5043: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], bahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam pulang dari haji, umrah atau peperangan, beliau bertakbir tiga kali di atas tempat yang tinggi kemudian mengucapkan: "LA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHU LA SYARIIKALAH LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WA HUWA 'ALA KULLI SYAI`IN QADIIR, AAYIBUUNA TAA`IBUUNA SAAJIDUUNA 'AABIDUUNA LIRABBINAA HAAMIDUNA SHADAQALLAAHU WA'DAHU WA NASHARA 'ABDAHU WA HAZAMAL AHZAABA WAHDAHU (Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, kepunyaan-Nya lah segala kekuasaan dan puji, Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kami semua kembali, bertaubat, bersujud, beribadah dan memuji hanya kepada Rabb kami. Allah telah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan sebuah pasukan Ahzab sendirian) '."
Grade
مسند أحمد ٥٠٧٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ كَانَ لَا يَدَعُ الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ وَأَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ دَخَلَ عَلَيْهِ فَقَالَ إِنِّي لَا آمَنُ أَنْ يَكُونَ الْعَامَ بَيْنَ النَّاسِ قِتَالٌ فَلَوْ أَقَمْتَ فَقَالَ قَدْ حَجَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَالَ كُفَّارُ قُرَيْشٍ بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ فَإِنْ يُحَلْ بَيْنِي وَبَيْنَهُ أَفْعَلْ كَمَا فَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى { لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ } ثُمَّ قَالَ أُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ أَوْجَبْتُ عُمْرَةً ثُمَّ سَارَ حَتَّى إِذَا كَانَ بِالْبَيْدَاءِ قَالَ وَاللَّهِ مَا أَرَى سَبِيلَهُمَا إِلَّا وَاحِدًا أُشْهِدُكُمْ أَنِّي قَدْ أَوْجَبْتُ مَعَ عُمْرَتِي حَجًّا ثُمَّ طَافَ طَوَافًا وَاحِدًا
Musnad Ahmad 5070: Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab] dari [Ayyub] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar], bahwa ia tidak pernah meninggalkan haji dan umrah, kemudian Abdullah bin Abdullah masuk ke rumahnya seraya berkata: "Sesungguhnya aku tidak memberi jaminan keamanan pada tahun ini (jika) terjadi perang di antara manusia jika engkau berangkat." Maka Ibnu Umar pun menjawab, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah melakukan haji, lalu orang-orang kafir Quraisy menghalangi antara beliau dan Baitullah. Jika antara aku dan Baitullah terhalangi, aku akan melakukan sebagaimana yang dilakukan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Allah Tabaraka wa Ta'ala berfirman: ' (Telah ada pada diri Rasulullah suri tauladan yang baik) ', (Qs. Al Hazab: 21), kemudian ia berkata: "Sungguh, aku persaksikan kepada kalian bahwa aku telah mewajibkan atas diriku untuk umrah." Kemudian Ibnu Umar berangkat, hingga ketika sampai di Baida` ia berkata: 'Demi Allah, aku tidak melihat kecuali penyelesaian itu hanya satu. Sungguh, aku persaksikan kepada kalian bahwa aku telah mewajibkan dalam umrahku untuk haji, " kemudian Ibnu Umar melakukan satu kali thawaf."
Grade
مسند أحمد ٥٠٩٧: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ الْمَلِكِ الْحَرَّانِيُّ أَخْبَرَنَا الدَّرَاوَرْدِيُّ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَرَنَ بَيْنَ حَجَّتِهِ وَعُمْرَتِهِ أَجْزَأَهُ لَهُمَا طَوَافٌ وَاحِدٌ
Musnad Ahmad 5097: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Abdul Malik Al Harrani] telah mengabarkan kepada kami [Ad Darawardi] dari [Ubaidullah bin Umar] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: "Barangsiapa menggabungkan antara haji dan umrah (qiran), maka untuk keduanya ia boleh melakukan thawaf sekali saja."
Grade
مسند أحمد ٥١٢٧: حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ سُئِلَ كَمْ اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَرَّتَيْنِ فَقَالَتْ عَائِشَةُ لَقَدْ عَلِمَ ابْنُ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ اعْتَمَرَ ثَلَاثَةً سِوَى الْعُمْرَةِ الَّتِي قَرَنَهَا بِحَجَّةِ الْوَدَاعِ
Musnad Ahmad 5127: Telah menceritakan kepada kami [Hasan] telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Abi Ishaq] dari [Mujahid] dari [Ibnu Umar], berkata: bahwa Ia pernah ditanya, berapa kali Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan umrah? Dia menjawab: dua kali. Lalu [A`isyah] berkata: Ibnu Umar mengetahui Shallallahu 'alaihi wa sallam telah melakukan umrah tiga kali selain umrah yang digabungnya bersama haji wada'.
Grade
مسند أحمد ٥١٥٩: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ أَخْبَرَنَا حَبِيبٌ يَعْنِي الْمُعَلِّمَ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَأَلَ ابْنَ عُمَرَ أَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْتَمِرُ فِي رَجَبٍ قَالَ نَعَمْ فَأَخْبَرَ بِذَلِكَ عَائِشَةَ فَقَالَتْ يَرْحَمُ اللَّهُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَةً إِلَّا وَهُوَ مَعَهُ وَمَا اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي رَجَبٍ قَطُّ
Musnad Ahmad 5159: Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salmah] telah mengabarkan kepada kami [Habib yakni Al-MuAllim] dari [Atha`] dari [Urwah bin Zubair] bahwa dia bertanya kepada [Ibnu Umar], "Apakah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan umrah pada bulan Rajab?" Dia menjawab, "ya." Lalu (Urwah bin Zubair) mengabarkan hal itu kepada [A`isyah], dan dia berkata: "Semoga Allah merahmati Abu Abdurrahman, tidaklah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berumrah kecuali selalu bersama dia. Dan sama sekali Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah melaksanakan umrah pada bulan Rajab.
Grade
صحيح مسلم ٥٢١١: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا سَالِمُ بْنُ نُوحٍ أَخْبَرَنِي الْجُرَيْرِيُّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ خَرَجْنَا حُجَّاجًا أَوْ عُمَّارًا وَمَعَنَا ابْنُ صَائِدٍ قَالَ فَنَزَلْنَا مَنْزِلًا فَتَفَرَّقَ النَّاسُ وَبَقِيتُ أَنَا وَهُوَ فَاسْتَوْحَشْتُ مِنْهُ وَحْشَةً شَدِيدَةً مِمَّا يُقَالُ عَلَيْهِ قَالَ وَجَاءَ بِمَتَاعِهِ فَوَضَعَهُ مَعَ مَتَاعِي فَقُلْتُ إِنَّ الْحَرَّ شَدِيدٌ فَلَوْ وَضَعْتَهُ تَحْتَ تِلْكَ الشَّجَرَةِ قَالَ فَفَعَلَ قَالَ فَرُفِعَتْ لَنَا غَنَمٌ فَانْطَلَقَ فَجَاءَ بِعُسٍّ فَقَالَ اشْرَبْ أَبَا سَعِيدٍ فَقُلْتُ إِنَّ الْحَرَّ شَدِيدٌ وَاللَّبَنُ حَارٌّ مَا بِي إِلَّا أَنِّي أَكْرَهُ أَنْ أَشْرَبَ عَنْ يَدِهِ أَوْ قَالَ آخُذَ عَنْ يَدِهِ فَقَالَ أَبَا سَعِيدٍ لَقَدْ هَمَمْتُ أَنْ آخُذَ حَبْلًا فَأُعَلِّقَهُ بِشَجَرَةٍ ثُمَّ أَخْتَنِقَ مِمَّا يَقُولُ لِي النَّاسُ يَا أَبَا سَعِيدٍ مَنْ خَفِيَ عَلَيْهِ حَدِيثُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا خَفِيَ عَلَيْكُمْ مَعْشَرَ الْأَنْصَارِ أَلَسْتَ مِنْ أَعْلَمِ النَّاسِ بِحَدِيثِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَيْسَ قَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُوَ كَافِرٌ وَأَنَا مُسْلِمٌ أَوَلَيْسَ قَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُوَ عَقِيمٌ لَا يُولَدُ لَهُ وَقَدْ تَرَكْتُ وَلَدِي بِالْمَدِينَةِ أَوَلَيْسَ قَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَدْخُلُ الْمَدِينَةَ وَلَا مَكَّةَ وَقَدْ أَقْبَلْتُ مِنْ الْمَدِينَةِ وَأَنَا أُرِيدُ مَكَّةَ قَالَ أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ حَتَّى كِدْتُ أَنْ أَعْذِرَهُ ثُمَّ قَالَ أَمَا وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْرِفُهُ وَأَعْرِفُ مَوْلِدَهُ وَأَيْنَ هُوَ الْآنَ قَالَ قُلْتُ لَهُ تَبًّا لَكَ سَائِرَ الْيَوْمِ
Shahih Muslim 5211: Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Al Mutsanna] telah menceritakan kepada kami [Salim bin Nuh] telah mengkhabarkan kepadaku [Al Jurairi] dari [Abu Nadhrah] dari [Abu Sa'id Al Khudri] berkata: Kami pergi menunaikan haji atau umrah, Ibnu Sha'id bersama kami. kami singgah disuatu tempat, orang-orang berpencar dan yang tersisa hanya aku dan dia, aku sangat tidak senang padanya karena yang dikatakan orang-orang tentang dia. Ia membawa barang-barang perbekalannya lalu diletakkan bersamaan dengan barang-barangku. Aku berkata: Panas sekali, andai kau meletakkanya di bawah pohon itu. Abu Sa'id berkata: Ia melakukannya. Abu Sa'id berkata: Lalu seekor kambing diangkat, ia pergi lalu datang dengan membawa gelas. Ia berkata: Minumlah wahai Abu Sa'id. Aku berkata: Panas sekali, susu itu juga panas. Tidak ada apa-apa denganku selain hanya karena aku tidak suka minum dari tangannya -atau ia berkata: Aku mengambil dari tangannya. Lalu Abu Sha'id berkata: Wahai Abu Sa'id, aku ingin mengambil tali lalu aku gantungkan dipohon kemudian aku gantung diri karena yang dikatakan banyak orang terhadapku. Wahai Abu Sa'id, siapa yang tidak mengetahui hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, kalian wahai kaum Anshar, tidaklah samar bagi kalian. Bukankah kalian termasuk yang paling tahu hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam? Bukankah beliau pernah bersabda bahwa ia (Dajjal) kafir sementara aku muslim, bukankah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda bahwa ia (Dajjal) mandul sementara aku punya anak? Dan aku tinggalkan ayahku di Madinah. Bukankah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam pernah bersabda bahwa ia (Dajjal) tidak bisa memasuki Madinah dan Makkah sementara aku telah meninggalkan Madinah dan sekarang aku hendak ke Makkah? Abu Sa'id Al Khudri berkata: Hampir saja aku menerima alasannya (Abu Sha'id). Setelah itu ia berkata: Ingat, demi Allah aku mengetahuinya (Dajjal), aku mengetahui kelahirannya dan dimana sekarang ia berada. Abu Sa'id berkata: Aku berkata padanya: Celakalah kau sepanjang hari ini.
مسند أحمد ٥٢٥٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ بَكْرٍ قَالَ ذَكَرْتُ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ أَنَسًا حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَبَّى بِالْعُمْرَةِ وَالْحَجِّ فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ يَرْحَمُ اللَّهُ أَنَسًا وَهِلَ أَنَسٌ وَهَلْ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا حُجَّاجًا فَلَمَّا قَدِمْنَا أَمَرَنَا أَنْ نَجْعَلَهَا عُمْرَةً إِلَّا مَنْ كَانَ مَعَهُ هَدْيٌ قَالَ فَحَدَّثْتُ أَنَسًا بِذَلِكَ فَغَضِبَ وَقَالَ لَا تَعُدُّونَا إِلَّا صِبْيَانًا
Musnad Ahmad 5252: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abi Adiy] dari [Humaid] dari [Bakr] dia berkata: saya menuturkan kepada [Abdullah bin Umar] bahwa [Anas] Telah menceritakan kepadanya bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam membaca talbiyah ketika Umrah dan Haji. Maka Ibnu Umar berkata: "Semoga Allah merahmati Anas, Anas lemah. Bukankah kami berangkat bersama Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam (dengan tidak ada maksud lain) kecuali untuk berhaji, dan setelah kami sampai, beliau memerintahkan kami untuk menjadikannya Umrah kecuali bagi yang memiliki binatang kurban." Dia (Ibnu Umar) berkata: "Saya telah menceritakan hal itu kepada Anas kemudian dia marah dan berkata: 'kalian tidak menganggap kami kecuali sebagai anak kecil saja."
Grade