Hasil Pencarian: haid 1249 Hadits

Sunan Darimi #791

سنن الدارمي ٧٩١: حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ نُصَيْرٍ حَدَّثَنَا قُرَّةُ عَنْ الضَّحَّاكِ أَنَّ امْرَأَةً سَأَلَتْهُ فَقَالَتْ إِنِّي امْرَأَةٌ أُسْتَحَاضُ فَقَالَ إِذَا رَأَيْتِ دَمًا عَبِيطًا فَأَمْسِكِي أَيَّامَ أَقْرَائِكِ

Sunan Darimi 791: Telah mengabarkan kepada kami [Hajjaj bin Nushair] telah menceritakan kepada kami [Qurrah] dari [Adh Dhahak] Bahwa seorang wanita bertanya kepadanya, wanita itu berkata: " aku mengalami istihadhah", ia menjawab: "Apabila kamu melihat darah segar tahanlah (tinggalkanlah shalat) pada kebiasaan hari-hari masa haid (kamu) ".

Grade

Sunan Darimi #792

سنن الدارمي ٧٩٢: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ قَالَ الْمُسْتَحَاضَةُ تَجْلِسُ أَيَّامَ أَقْرَائِهَا ثُمَّ تَغْتَسِلُ لِلظُّهْرِ وَالْعَصْرِ غُسْلًا وَاحِدًا وَتُؤَخِّرُ الْمَغْرِبَ وَتُعَجِّلُ الْعِشَاءَ وَذَلِكَ فِي وَقْتِ الْعِشَاءِ وَلِلْفَجْرِ غُسْلًا وَاحِدًا وَلَا تَصُومُ وَلَا يَأْتِيهَا زَوْجُهَا وَلَا تَمَسُّ الْمُصْحَفَ

Sunan Darimi 792: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin yusuf] telah menceritakan kepada kami [sufyan] dari [Manshur] dari [Ibrahim] ia berkata: "Seorang wanita yang mengalami istihadhah (hendaknya) duduk diam (tidak mengerjakan shalat) selama masa haidnya, kemudian ia ia boleh mandi untuk shalat dhuhur dan 'ashar dengan sekali mandi, dan ia boleh mengakhirkan shalat maghrib dan menyegerakan shalat isya' (dengan sekali mandi), serta untuk shalat subuh dengan sekali mandi, ia tidak boleh berpuasa, dan suaminya tidak boleh menggaulinya dan ia tidak boleh menyentuh mushaf Al Qur`an".

Grade

Sunan Daruquthni #792

سنن الدارقطني ٧٩٢: حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا الْعَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , قَالَ: سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ مُصْعَبٍ , قَالَ: سَمِعْتُ الْأَوْزَاعِيَّ , يَقُولُ: «عِنْدَنَا هَاهُنَا امْرَأَةٌ تَحِيضُ غُدْوَةً وَتَطْهُرَ عَشِيَّةً»

Sunan Daruquthni 792: Al Qadhi Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Al Abbas bin Muhammad mengabarkan kepada kami, ia mengatakan: Aku mendengar Muhammad bin Mush'ab berkata: Aku mendengar Al Auza'i mengatakan, "Menurut kami di sini, wanita bisa mengalami haid di pagi hari, dan sore harinya suci kembali."

Grade

Sunan Daruquthni #793

سنن الدارقطني ٧٩٣: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْحَنَّاطُ , نا أَبُو هِشَامٍ , نا يَحْيَى بْنُ آدَمَ , عَنْ شَرِيكٍ , وَحَسَنِ بْنِ صَالِحٍ , قَالَ: «أَكْثَرُ الْحَيْضِ خَمْسَ عَشْرَةَ»

Sunan Daruquthni 793: Sa'id bin Muhammad Al Hannath menceritakan kepada kami, Abu Hisyam mengabarkan kepada kami, Yahya bin Adam mengabarkan kepada kami, dari syarik dan Hasan bin Shalih, ia mengatakan, "(Masa) haid paling lama adalah lima belas (hari)."

Sunan Daruquthni #794

سنن الدارقطني ٧٩٤: حَدَّثَنَا يَزْدَادُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ , حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ حَيَّانَ الرَّقِّيُّ , عَنْ هَارُونَ بْنِ زِيَادٍ الْقُشَيْرِيِّ , عَنِ الْأَعْمَشِ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنْ عَلْقَمَةَ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ , قَالَ: «الْحَيْضُ ثَلَاثٌ وَأَرْبَعٌ وَخَمْسٌ وَسِتٌّ وَسَبْعٌ وَثَمَانٍ وَتِسْعٌ وَعَشْرٌ , فَإِنْ زَادَ فَهِيَ مُسْتَحَاضَةٌ». لَمْ يَرْوِهِ عَنِ الْأَعْمَشِ بِهَذَا الْإِسْنَادِ غَيْرُ هَارُونَ بْنِ زِيَادٍ وَهُوَ ضَعِيفُ الْحَدِيثِ , وَلَيْسَ لِهَذَا الْحَدِيثِ عِنْدَ الْكُوفِيِّينَ أَصْلٌ عَنِ الْأَعْمَشِ وَاللَّهُ أَعْلَمُ

Sunan Daruquthni 794: Yazdad bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, Abu Sa'id Al Asyajj menceritakan kepada kami, Khalid bin Hayyan Ar-Raqqi menceritakan kepada kami, dari Harun bin Ziyad Al Qusyairi, dari Al A'masy, dari Ibrahim, dari Alqamah, dari Abdullah, ia mengatakan, "(Masa) haid itu selama empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan dan sepuluh (hari), jika lebih maka itu adalah istihadhah." Tidak ada yang meriwayatkannya dengan isnad ini selain Harun bin Ziyad, sedangkan ia lemah dalam meriwayatkan hadits. Hadits ini pun tidak ada asalnya pada para perawi Kufah yang berasal dari Al A'masy. Wallahu a‘lam.

Grade

Sunan Darimi #794

سنن الدارمي ٧٩٤: أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى عَنْ عُثْمَانَ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ مُجَاهِدٍ فِي الْمُسْتَحَاضَةِ إِذَا خَلَفَتْ قُرُوءَهَا فَإِذَا كَانَ عِنْدَ الْعَصْرِ تَوَضَّأَتْ وُضُوءًا سَابِغًا ثُمَّ لِتَأْخُذْ ثَوْبًا فَلْتَسْتَثْفِرْ بِهِ ثُمَّ لِتُصَلِّ الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ جَمِيعًا ثُمَّ لِتَفْعَلْ مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ لِتُصَلِّ الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ جَمِيعًا ثُمَّ لِتَفْعَلْ مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ تُصَلِّي الصُّبْحَ

Sunan Darimi 794: Telah mengabarkan kepada kami [Ubaidullah bin Musa] dari [Utsman bin Al Aswad] dari [Mujahid] tentang wanita yang mengalami istihadhah: "Apabila telah berlalu masa haidnya, jika (saat itu ia berada) pada waktu ashr, hendaknya ia berwudhu dengan sempurna, kemudian hendaknya ia mengambil kain untuk membalut (kemaluannya), kemudian hendaknya ia shalat dhuhur dan ashr dengan di jama', dan (selanjutnya) ia lakukan seperti itu, dan ia shalat maghrib dan isya' dengan dijama', dan (selanjutnya) hendaknya ia lakukan seperti itu, kemudian ia shalat subuh (juga demikian) ".

Grade

Sunan Daruquthni #795

سنن الدارقطني ٧٩٥: حَدَّثَنَا يَزْدَادُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , نا أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ , نا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ , عَنِ الْجَلْدِ بْنِ أَيُّوبَ , عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ قُرَّةَ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: «الْقُرُوءُ ثَلَاثٌ وَأَرْبَعٌ وَخَمْسٌ وَسِتٌّ وَسَبْعٌ وَثَمَانٍ وَتِسْعٌ وَعَشْرٌ»

Sunan Daruquthni 795: Yazdad bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, Abu Sa'id Al Asyajj mengabarkan kepada kami, Isma'il bin Ulayyah mengabarkan kepada kami, dari Al Jald bin Ayyub, dari Mu'awiyah bin Qurrah, dari Anas, ia mengatakan, "(Masa) haid itu selama tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan dan sepuluh (hari)."

Grade

Sunan Daruquthni #796

سنن الدارقطني ٧٩٦: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْحَنَّاطُ , ثنا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ , ثنا عَبْدُ السَّلَامِ , ح وَثنا يَزْدَادُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , نا أَبُو سَعِيدٍ , نا عَبْدُ السَّلَامِ بْنُ حَرْبٍ النَّهْدِيُّ الْمُلَائِيُّ , نا الْجَلْدُ بْنُ أَيُّوبَ , عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ قُرَّةَ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: «الْحَيْضُ ثَلَاثٌ وَأَرْبَعٌ وَخَمْسٌ وَسِتٌّ وَسَبْعٌ وَثَمَانٍ وَتِسْعٌ وَعَشْرٌ»

Sunan Daruquthni 796: Sa'id bin Muhammad Al Hannath menceritakan kepada kami, Abu Hisyam Ar-Rifa'i menceritakan kepada kami, Abdussalam menceritakan kepada kami {h} Yazdad bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, Abu Sa'id mengabarkan kepada kami, Abdussalam bin Harb An-Nahdi Al Mula'i mengabarkan kepada kami, Al Jald bin Ayyub mengabarkan kepada kami, dari Mu'awiyah bin Qurrah, dari Anas, ia mengatakan, "(Masa) haid itu selama tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, sembilan dan sepuluh (hari)."

Sunan Daruquthni #797

سنن الدارقطني ٧٩٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا الْحَسَّانِيُّ , ثنا وَكِيعٌ , ثنا سُفْيَانُ , ح وَحَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا عَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا أَبُو أَحْمَدَ الزُّبَيْرِيُّ , عَنْ سُفْيَانَ , عَنِ الْجَلْدِ بْنِ أَيُّوبَ , عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ قُرَّةَ , عَنْ أَنَسٍ , قَالَ: «أَدْنَى الْحَيْضِ ثَلَاثَةٌ , وَأَقْصَاهُ عَشَرَةٌ». قَالَ وَكِيعٌ: الْحَيْضُ ثَلَاثٌ إِلَى عَشْرٍ فَمَا زَادَ فَهِيَ مُسْتَحَاضَةٌ

Sunan Daruquthni 797: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Al Hassani mengabarkan kepada kami, Waki' mengabarkan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami {h} Al Husain bin Isma'il menceritakan kepada kami, Abbas bin Muhammad mengabarkan kepada kami, Abu Ahmad Az-Zubairi menceritakan kepada kami, dari Sufyan, dari Al Jald bin Ayyub, dari Mu'awiyah bin Qurrah, dari Anas, ia mengatakan, "(Masa) haid paling sebentar adalah tiga (hari) dan paling lama adalah sepuluh (hari)." Waki' mengatakan, "(Masa) haid adalah selama tiga hingga sepuluh (hari), maka yang lebih dari itu adalah istihadhah."

Sunan Darimi #797

سنن الدارمي ٧٩٧: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ سُمَيٍّ قَالَ سَأَلْتُ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ عَنْ الْمُسْتَحَاضَةِ فَقَالَ تَجْلِسُ أَيَّامَ أَقْرَائِهَا وَتَغْتَسِلُ مِنْ الظُّهْرِ إِلَى الظُّهْرِ وَتَسْتَذْفِرُ بِثَوْبٍ وَيَأْتِيهَا زَوْجُهَا وَتَصُومُ فَقُلْتُ عَمَّنْ هَذَا فَأَخَذَ الْحَصَا

Sunan Darimi 797: Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yunus] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Sumay] ia berkata; "Aku pernah bertanya kepada [Sa'id bin Al Musayyab] tentang wanita yang mengalami istihadhah, ia menjawab: 'Hendaknya ia duduk berdiam (tidak mengerjakan shalat) dalam masa haidnya, lalu ia dapat mandi (dalam satu hari) dari dhuhur sampai dhuhur berikutnya, dan ia membalut (kemaluannya) dengan sehelai kain, dan suaminya (boleh) menggaulinya, ia juga boleh berpuasa', aku bertanya: 'Dari siapa kamu dapatkan (hukum) ini? ', lalu ia (Sa'id) mengambil tongkat' ".

Grade