Hadits Tentang Akhlaq dan Adab

Musnad Ahmad #23837

مسند أحمد ٢٣٨٣٧: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ وَنُعْمَانُ أَوْ أَحَدُهُمَا عَنْ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ مَا لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُسْلِمًا مِنْ لَعْنَةٍ تُذْكَرُ وَلَا انْتَقَمَ لِنَفْسِهِ شَيْئًا يُؤْتَى إِلَيْهِ إِلَّا أَنْ تُنْتَهَكَ حُرُمَاتُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَلَا ضَرَبَ بِيَدِهِ شَيْئًا قَطُّ إِلَّا أَنْ يَضْرِبَ بِهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا سُئِلَ شَيْئًا قَطُّ فَمَنَعَهُ إِلَّا أَنْ يُسْأَلَ مَأْثَمًا فَإِنَّهُ كَانَ أَبْعَدَ النَّاسِ مِنْهُ وَلَا خُيِّرَ بَيْنَ أَمْرَيْنِ قَطُّ إِلَّا اخْتَارَ أَيْسَرَهُمَا وَكَانَ إِذَا كَانَ حَدِيثَ عَهْدٍ بِجِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَام يُدَارِسُهُ كَانَ أَجْوَدَ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

Musnad Ahmad 23837: Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid], dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dan [Nu'man] atau salah satu darinya, dari [Az-Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] berkata: " Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah melaknat seorang muslim sebagai pembalasan laknat yang didengarnya, Beliau juga tidak pernah melakukan balas dendam untuk kepentingan dirinya selain karena alasan batasan-batasan Allah AzzaWaJalla dilanggar, juga tidak pernah sama sekali tangannya memukul sesuatu kecuali ia pukulkan di jalan Allah, juga tidak pernah diminta sesuatu lantas ia menolaknya kecuali karena beliau diminta untuk berbuat dosa, karena beliau adalah orang yang paling jauh dari hal itu, dan tidaklah beliau diberi antara dua pilihan kecuali beliau memilih yang paling ringan di antara keduanya. Dan, apabila beliau baru saja bertemu dengan Jibril yang mengajarinya, maka beliau adalah orang yang paling dermawan, melebihi angin yang berhembus."

Grade

Musnad Ahmad #23838

مسند أحمد ٢٣٨٣٨: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنِي سُلَيْمُ بْنُ أَخْضَرَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ قَالَ حَدَّثَنِي عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أُمِّ مُحَمَّدٍ امْرَأَةِ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَتْ عِنْدَنَا أُمُّ سَلَمَةَ فَجَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ جُنْحِ اللَّيْلِ قَالَتْ فَذَكَرْتُ شَيْئًا صَنَعَهُ بِيَدِهِ قَالَتْ وَجَعَلَ لَا يَفْطِنُ لِأُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ وَجَعَلْتُ أُومِئُ إِلَيْهِ حَتَّى فَطَنَ قَالَتْ أُمُّ سَلَمَةَ أَهَكَذَا الْآنَ أَمَا كَانَتْ وَاحِدَةٌ مِنَّا عِنْدَكَ إِلَّا فِي خِلَابَةٍ كَمَا أَرَى وَسَبَّتْ عَائِشَةَ وَجَعَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَاهَا فَتَأْبَى فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُبِّيهَا فَسَبَّتْهَا حَتَّى غَلَبَتْهَا فَانْطَلَقَتْ أُمُّ سَلَمَةَ إِلَى عَلِيٍّ وَفَاطِمَةَ فَقَالَتْ إِنَّ عَائِشَةَ سَبَّتْهَا وَقَالَتْ لَكُمْ وَقَالَتْ لَكُمْ فَقَالَ عَلِيٌّ لِفَاطِمَةَ اذْهَبِي إِلَيْهِ فَقُولِي إِنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ لَنَا وَقَالَتْ لَنَا فَأَتَتْهُ فَذَكَرَتْ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ لَهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا حِبَّةُ أَبِيكِ وَرَبِّ الْكَعْبَةِ فَرَجَعَتْ إِلَى عَلِيٍّ فَذَكَرَتْ لَهُ الَّذِي قَالَ لَهَا فَقَالَ أَمَا كَفَاكَ إِلَّا أَنْ قَالَتْ لَنَا عَائِشَةُ وَقَالَتْ لَنَا حَتَّى أَتَتْكَ فَاطِمَةُ فَقُلْتَ لَهَا إِنَّهَا حِبَّةُ أَبِيكِ وَرَبِّ الْكَعْبَةِ حَدَّثَنَا أَزْهَرُ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ قَالَ أَنْبَأَنِي عَلِيُّ بْنُ زَيْدٍ عَنْ أُمِّ مُحَمَّدٍ امْرَأَةِ أَبِيهِ قَالَتْ وَكَانَتْ تَغْشَى عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَتْ عِنْدَنَا زَيْنَبُ بِنْتُ جَحْشٍ فَذَكَرَ نَحْوَ حَدِيثِ سُلَيْمِ بْنِ أَخْضَرَ إِلَّا أَنَّ سُلَيْمًا قَالَ أُمُّ سَلَمَةَ

Musnad Ahmad 23838: Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: Telah menceritakan kepadaku [Sulaim bin Akhdlor], telah menceritakan kepada kami [Ibnu Aun], dia berkata: Telah menceritakan kepadaku [Ali bin Zaid] dari [Ummu Muhammad, istri ayahnya] dari [Aisyah] berkata: "Pada suatu ketika Ummu Salamah berada bersamaku lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang di sebagian waktu malam, Nabi selanjutnya melakukan sesuatu (kepada Aisyah) dengan tangannya (sebagaimana yang dilakukan seorang suami kepada istrinya) sedang beliau tidak tahu keberadaan Ummu Salamah, (Kata Aisyah): "Maka saya berisyarat kepada beliau perihal keberadaan Ummu Salamah) hingga beliau tahu." Ummu Salamah serta merta berkata: "Jadi sekarang begini? apakah salah satu dari kami disisimu sebagaimana yang saya lihat hanya sebatas diajak bertutur kata?." maka Aisyah mencelanya dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarangnya, namun ia mengabaikan beliau sehingga Beliau bersabda: "Celalah dia." maka (Aisyah) mencelanya hingga ia berlebihan terhadapnya, lalu (Ummu Salamah) bertolak menuju Ali dan Fathimah dan menyampaikan uneg-unegnya bahwa Aisyah telah mencelanya dan berkata hal yang tidak baik tentang kalian dan berkata ini dan itu tentang kalian." Kontan Ali berkata kepada Fathimah: 'Tolong pergilah kepada Nabi dan katakan kepadanya bahwa Aisyah telah mengatakan sesuatu yang tidak baik tentang kami, dan mengatakan ini dan itu tentang kami.' Akhirnya ia datang kepada Nabi dan menyebutkan hal tersebut kepada beliau. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam hanya bersabda: "Sesungguhnya dia adalah kekasih ayahmu, dan demi Robb ka`bah." lalu ia kembali kepada Ali dan menceritakan kepadanya apa yang disabdakan oleh Rasulullah kepadanya, setelah itu (Ali) Berkata kepada Rasulullah: "Cukupkah bagimu sekedar berkomentar itu saja, padahal Aisyah telah berkomentar begini-begini tentang kami, hingga Fathimah datang kepada engkau dan engkau sekedar berkata kepadanya: "Sesungguhnya dia adalah kekasih ayahmu, dan demi Tuhan ka`bah." Telah bercerita kepada kami [Azhar], ia berkata: Telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Aun], dia berkata: Telah memberitahu kami [Ali bin Zaid] dari Ummu Muhammad (ibunya Muhammad) dan ia bersama [Aisyah], (Aisyah) Berkata: "Pada suatu ketika Zainab binti Jahsy bersama kami. lalu menyebutkan sebaimana hadits Sulaim bin Akhdlor hanya saja Sulaim berkata: "Dia adalah Ummu Salamah (bukan Zainab binti Jahsy)."

Grade

Musnad Ahmad #23860

مسند أحمد ٢٣٨٦٠: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا الْمُفَضَّلُ يَعْنِي ابْنَ فَضَالَةَ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ الْهَادِ أَنَّ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ كَانَ يُحَدِّثُ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهَا كَانَتْ تَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا طَلَعَ الْفَجْرُ رَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ ثُمَّ اضْطَجَعَ عَلَى جَنْبِهِ الْأَيْمَنِ

Musnad Ahmad 23860: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ghailan], dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Al-Mufadhdhal yaitu Ibnu Fadholah], dia berkata: Telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Al Had] bahwasanya [Urwah bin Zubair] menceritakan dari [Aisyah istri Nabi Shallalahu'alaihiwasallam] berkata: "Apabila terbit fajar, Rasulullah mendirikan shalat (sunnah) dua rakaat yang ringan kemudian beliau berbaring pada lambungnya yang kanan."

Grade

Musnad Ahmad #23863

مسند أحمد ٢٣٨٦٣: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي حَازِمٍ عَنْ مُسْلِمِ بْنِ قُرْطٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا ذَهَبَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْغَائِطِ فَلْيَذْهَبْ مَعَهُ بِثَلَاثَةِ أَحْجَارٍ يَسْتَطِيبُ بِهِنَّ فَإِنَّهُنَّ تُجْزِئُ عَنْهُ

Musnad Ahmad 23863: Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Manshur], dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Abdurrahman] dari [Abi Hazim] dari [Muslim bin Qurth] dari [Urwah bin Zubair] dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika salah seorang kalian pergi (untuk) buang hajat maka hendaklah dia membawa tiga buah batu dan bersuci dengannya, karena itu telah mencukupi."

Grade

Musnad Ahmad #23864

مسند أحمد ٢٣٨٦٤: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ قَالَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَمْرِو بْنِ أَبِي عَمْرٍو عَنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الرَّجُلَ لَيُدْرِكُ بِحُسْنِ الْخُلُقِ دَرَجَةَ الصَّائِمِ الْقَائِمِ

Musnad Ahmad 23864: Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Manshur], dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Abdurrahman] dari [Amru bin Abi Amru] dari [Muthallib bin Abdullah] dari [Aisyah] bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seseorang dengan akhlak baiknya bisa mendapatkan derajat yang sama dengan orang yang berpuasa dan melaksanakan (qiyamullail) pada malamnya."

Grade

Musnad Ahmad #23871

مسند أحمد ٢٣٨٧١: حَدَّثَنَا عَفَّانُ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَسْوَدُ بْنُ شَيْبَانَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو نَوْفَلِ بْنُ أَبِي عَقْرَبٍ قَالَ سَأَلْتُ عَائِشَةَ هَلْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُتَسَامَعُ عِنْدَهُ الشِّعْرُ قَالَتْ كَانَ أَبْغَضَ الْحَدِيثِ إِلَيْهِ

Musnad Ahmad 23871: Telah menceritakan kepada kami [Affan], dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Al-Aswad bin Syaiban], dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Abu Naufal bin Abi `Aqrob] berkata: saya bertanya kepada [Aisyah]: "Apakah pernah dilantunkan syair di depan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.?" Aisyah menjawab: "(syair) adalah perkataan yang paling beliau benci."

Grade

Musnad Ahmad #23880

مسند أحمد ٢٣٨٨٠: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عُمَرَ بْنِ قَيْسٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْأَشْعَثِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ بَيْنَا أَنَا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذْ اسْتَأْذَنَ رَجُلٌ مِنْ الْيَهُودِ فَأَذِنَ لَهُ فَقَالَ السَّامُ عَلَيْكَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْكَ قَالَتْ فَهَمَمْتُ أَنْ أَتَكَلَّمَ قَالَتْ ثُمَّ دَخَلَ الثَّانِيَةَ فَقَالَ مِثْلَ ذَلِكَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيْكَ قَالَتْ ثُمَّ دَخَلَ الثَّالِثَةَ فَقَالَ السَّامُ عَلَيْكَ قَالَتْ فَقُلْتُ بَلْ السَّامُ عَلَيْكُمْ وَغَضَبُ اللَّهِ إِخْوَانَ الْقِرَدَةِ وَالْخَنَازِيرِ أَتُحَيُّونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَا لَمْ يُحَيِّهِ بِهِ اللَّهُ قَالَتْ فَنَظَرَ إِلَيَّ فَقَالَ مَهْ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْفُحْشَ وَلَا التَّفَحُّشَ قَالُوا قَوْلًا فَرَدَدْنَاهُ عَلَيْهِمْ فَلَمْ يَضُرَّنَا شَيْءٌ وَلَزِمَهُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ إِنَّهُمْ لَا يَحْسُدُونَا عَلَى شَيْءٍ كَمَا يَحْسُدُونَا عَلَى يَوْمِ الْجُمُعَةِ الَّتِي هَدَانَا اللَّهُ لَهَا وَضَلُّوا عَنْهَا وَعَلَى الْقِبْلَةِ الَّتِي هَدَانَا اللَّهُ لَهَا وَضَلُّوا عَنْهَا وَعَلَى قَوْلِنَا خَلْفَ الْإِمَامِ آمِينَ

Musnad Ahmad 23880: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Ashim] dari [Hushoin bin Abdurrahman] dari [Umar bin Qois] dari [Muhammad bin Al-Asy'ats] dari [Aisyah] berkata: "Ketika saya berada di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, ada seorang lelaki yahudi meminta izin kepada beliau, maka beliau mengizinkannya." Kemudian dia (lelaki yahudi) Berkata: "ASSAMU ALAIKA (celaka bagimu)." Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab: "WA ALAIKA (dan atasmu)." (Aisyah) Berkata: (kejadian itu menjadikan saya) sangat ingin menyampaikan uneg-unegku. (Aisyah) Berkata: kemudian datang lagi Yahudi kedua dan berkata seperti itu. Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: WA'ALAIKA (dan atasmu juga kecelakaan). (Aisyah) Berkata: kemudian datang lagi Yahudi ketiga dan berkata: ASSAAMU 'ALAIKA (Semoga kecelakaan atasmu). (Aisyah) Berkata: saya berkata: "Bahkan kecelakaan dan kemurkaan Allah semoga atasmu wahai saudara kera dan babi. Apakah kalian akan memberi salam kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan suatu salam yang belum pernah Allah berikan?" (Aisyah) Berkata: lalu orang Yahudi tersebut melihat kepadaku dan berkata: 'Ah, Allah tidak menyukai perkataan keji dan perilaku yang mencerminkan kekejian. Mereka (orang-orang yahudi) itu mengatakan suatu hal yang selanjutnya kami membalasnya, dan kami tidak menimpa bahaya sedikitpun. Dan sampai hari kiamat ditetapkan atas mereka bahwa mereka tidak dengki terhadap kami karena apapun sebagaimana kedengkian mereka kepada kami karena hari jum'at yang Allah memberi petunjuk kepada kami kepada hari itu dan mereka disesatkan daripadanya, dan karena kiblat yang Allah memberi petunjuk kepada kami dan mereka disesatkan daripadanya, dank arena ucapan kami 'Amiiin" di belakang imam."

Grade

Musnad Ahmad #23898

مسند أحمد ٢٣٨٩٨: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْأَقْمَرِ عَنْ أَبِي حُذَيْفَةَ أَنَّ عَائِشَةَ حَكَتْ امْرَأَةً عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرَتْ قِصَرَهَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ اغْتَبْتِيهَا

Musnad Ahmad 23898: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Ali bin Al-Aqmar] dari [Abi Hudzaifah] bahwasanya [Aisyah] pernah menceritakan seorang isteri nabi lainnya di sisi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan menyebut-nyebut kekurangannya. Kontan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sungguh engkau telah mengghibahnya."

Grade

Musnad Ahmad #23899

مسند أحمد ٢٣٨٩٩: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ الْأَقْمَرِ عَنْ أَبِي حُذَيْفَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا حَكَتْ امْرَأَةً فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أُحِبُّ أَنِّي حَكَيْتُ أَحَدًا وَأَنَّ لِي كَذَا وَكَذَا

Musnad Ahmad 23899: Telah menceritakan kepada kami [Waki'], telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ali bin Al-Aqmar] dari [Abi Hudzaifah] dari [Aisyah] bahwasanya dia pernah menceritakan isteri nabi yang lain, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sungguh aku tidak menyukai menceritakan (kekurangan) seseorang, padahal terhadapnya aku mempunyai keperluan begini dan begini."

Grade

Musnad Ahmad #23906

مسند أحمد ٢٣٩٠٦: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمٍ عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اتَّقُوا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ

Musnad Ahmad 23906: Telah menceritakan kepada kami [Waki'], dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Muslim] dari [Ibnu Abi Mulaikah] dari [Aisyah], berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jagalah kalaian dari neraka walau hanya dengan separuh kurma (yang dishodaqohkan)."

Grade