Hadits Tentang Iman

Musnad Ahmad #13988

مسند أحمد ١٣٩٨٨: حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ حَدَّثَنِي حُسَيْنُ بْنُ وَاقِدٍ حَدَّثَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ حَدَّثَنَا جَابِرٌ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّهُ مَكْتُوبٌ بَيْنَ عَيْنَيْ الدَّجَّالِ كَافِرٌ يَقْرَؤُهُ كُلُّ مُؤْمِنٍ

Musnad Ahmad 13988: Telah bercerita kepada kami [Zaid bin Al Hubab] telah menghabarkan kepadaku [Husain bin Waqid] telah bercerita kepadaku [Abu Az Zubair] telah bercerita kepada kami [Jabir] berkata: saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya tertulis di antara kedua mata Dajjal KAFIR, yang bisa dibaca setiap mu'min".

Grade

Musnad Ahmad #13993

مسند أحمد ١٣٩٩٣: حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ الْحَارِثِ قَالَ دَخَلْنَا عَلَى جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ يُصَلِّي فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ مُلْتَحِفًا بِهِ وَرِدَاؤُهُ قَرِيبٌ لَوْ تَنَاوَلَهُ بَلَغَهُ فَلَمَّا سَلَّمَ سَأَلْنَاهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّمَا أَفْعَلُ هَذَا لِيَرَانِي الْحَمْقَى أَمْثَالُكُمْ فَيُفْشُوا عَلَى جَابِرٍ رُخْصَةً رَخَّصَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ جَابِرٌ خَرَجْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ فَجِئْتُهُ لَيْلَةً وَهُوَ يُصَلِّي فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ وَعَلَيَّ ثَوْبٌ وَاحِدٌ فَاشْتَمَلْتُ بِهِ ثُمَّ قُمْتُ إِلَى جَنْبِهِ قَالَ يَا جَابِرُ مَا هَذَا الِاشْتِمَالُ إِذَا صَلَّيْتَ وَعَلَيْكَ ثَوْبٌ وَاحِدٌ فَإِنْ كَانَ وَاسِعًا فَالْتَحِفْ بِهِ وَإِنْ كَانَ ضَيِّقًا فَاتَّزِرْ بِهِ

Musnad Ahmad 13993: Telah bercerita kepada kami [Abu 'Amir] telah bercerita kepada kami [Fulaih] telah bercerita kepada kami [Said Bin Al Harits] berkata: kami menemui [Jabir bin Abdullah] ketika dia sedang sholat dengan satu pakaian dengan menyelendangkannya dan selendangnya sangat dekat seandainya kami pegang maka hal itu mudah. Tatkala beliau telah salam kami menanyakan hal itu maka dia menjawab 'Saya melakukan ini agar orang orang-orang bodoh seperti kalian itu melihatku.' Lalu mereka menyebarkan apa yang dilakukan Jabir adalah sebuah keringanan yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berikan. Kemudian Jabir berkata: saya keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam beberapa perjalanannya, lalu kami datang pada malam hari dan beliau sholat dengan satu pakaian dan saya juga dengan satu pakaian lalu saya mengerudungkan semuanya lalu saya berdiri di samping beliau, lalu bersabda: "Wahai Jabir! Apa yang kau kerjakan ini, jika kamu sholat namun kamu hanya memakai satu pakaian, jika memang masih longgar maka lipatlah dan jika sempit maka sarungkanlah".

Grade

Musnad Ahmad #13995

مسند أحمد ١٣٩٩٥: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا غَالِبُ بْنُ سُلَيْمَانَ أَبُو صَالِحٍ عَنْ كَثِيرِ بْنِ زِيَادٍ البُرْسَانِيِّ عَنْ أَبِي سُمَيَّةَ قَالَ اخْتَلَفْنَا هَاهُنَا فِي الْوُرُودِ فَقَالَ بَعْضُنَا لَا يَدْخُلُهَا مُؤْمِنٌ وَقَالَ بَعْضُنَا يَدْخُلُونَهَا جَمِيعًا ثُمَّ يُنَجِّي اللَّهُ الَّذِينَ اتَّقَوْا فَلَقِيتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ فَقُلْتُ لَهُ إِنَّا اخْتَلَفْنَا فِي ذَلِكَ الْوُرُودِ فَقَالَ بَعْضُنَا لَا يَدْخُلُهَا مُؤْمِنٌ وَقَالَ بَعْضُنَا يَدْخُلُونَهَا جَمِيعًا فَأَهْوَى بِإِصْبَعَيْهِ إِلَى أُذُنَيْهِ وَقَالَ صُمَّتَا إِنْ لَمْ أَكُنْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الْوُرُودُ الدُّخُولُ لَا يَبْقَى بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ إِلَّا دَخَلَهَا فَتَكُونُ عَلَى الْمُؤْمِنِ بَرْدًا وَسَلَامًا كَمَا كَانَتْ عَلَى إِبْرَاهِيمَ حَتَّى إِنَّ لِلنَّارِ أَوْ قَالَ لِجَهَنَّمَ ضَجِيجًا مِنْ بَرْدِهِمْ ثُمَّ يُنَجِّي اللَّهُ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَيَذَرُ الظَّالِمِينَ فِيهَا جِثِيًّا

Musnad Ahmad 13995: Telah bercerita kepada kami [Sulaiman bin Harb] telah bercerita kepada kami [Gholib bin Sulaiman Abu Shalih] dari [Katsir Bin Ziyad Al Busani] dari [Abu Sumayyah] berkata: Kami berselisih dalam masalah wurud (menyeberangi neraka jahannam). Sebagian dari kami berkata: orang mukmin tidak akan memasukinya, sedangkan sebagian yang lain berkata: mereka semua akan masuk tanpa terkecuali. Kemudian Allah memanggil mereka yang bertakwa, lalu saya (Abu Sumayyah Radliyallahu'anu) bertemu [Jabir bin Abdullah]. Lalu saya berkata: kami berselisih dalam masalah wurud (menyeberangi neraka jahannam) tersebut, lalu berkata: Sebagian dari kami berkata: orang mukmin tidak akan memasukinya, sedangkan sebagian yang lain berkata: mereka semua akan masuk tanpa terkecuali. Lalu (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) menaruh jari-jarinya pada kedua telinganya dan berkata: sumbatlah kedua telingamu jika saya tidak mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Al wurud (menyeberangi neraka jahannam) adalah semuanya masuk tidak akan tersisa, orang baik maupun orang berdosa akan mamasukinya namun bagi orang mukmin itu menjadi kesejukan dan keselamatan sebagaimana yang terjadi pada Ibrahim, sampai Neraka atau Jahannam menjadi gaduh karena sejuknya tersebut lalu Allah memanggil orang yang bertakwa dan meninggalkan orang-orang dhalim dalam keadaan duduk.

Grade

Musnad Ahmad #14003

مسند أحمد ١٤٠٠٣: حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا زَكَرِيَّا حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ غَزَاهَا وَذَلِكَ فِي رَمَضَانَ فَصَامَ رَجُلٌ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضَعُفَ ضَعْفًا شَدِيدًا وَكَادَ الْعَطَشُ أَنْ يَقْتُلَهُ وَجَعَلَتْ نَاقَتُهُ تَدْخُلُ تَحْتَ الْعِضَاهِ فَأُخْبِرَ بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ائْتُونِي بِهِ فَأُتِيَ بِهِ فَقَالَ أَلَسْتَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْطِرْ فَأَفْطَرَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَابِقٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ صَامَ رَجُلٌ مِنَّا وَنَحْنُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ مَغَازِيهِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ قَالَ ثُمَّ دَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِقَدَحٍ فَرَفَعَهُ عَلَى يَدَيْهِ فَشَرِبَ لِيَرَى النَّاسُ أَنَّهُ لَيْسَ بِصَائِمٍ

Musnad Ahmad 14003: Telah bercerita kepada kami [Rauh] telah bercerita kepada kami [Zakariya] telah bercerita kepada kami [Abu Az Zubair] telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: kami bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam sebuah peperangan yang terjadi pada Bulan Romadlon. Maka sebagian sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa lalu mereka merasakan kelemahan yang sangat dan merasa dahaga tatkala hendak membunuh, lalu untanya ditaruh di bawah pohon besar. Hal dikabarkan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu beliau bersabda: "Bawalah kemari!" lalu dia dibawa di hadapan beliau. (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bertanya, "Bukankah kamu berada di jalan Allah dan bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, berbukalah!" lalu dia berbuka. Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Sabiq] telah bercerita kepada kami [Ibrahim bin Thahman] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: ada seorang dari kami yang berpuasa dan kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam salah satu peperangannya. Lalu menyebutkan hadis secara makna. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meminta tempat minum lalu beliau menggangkatnya di tangannya lalu meminum agar orang-orang bisa melihat bahwa beliau tidak berpuasa.

Grade

Musnad Ahmad #14005

مسند أحمد ١٤٠٠٥: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قَبْلَ مَوْتِهِ بِثَلَاثٍ يَقُولُ لَا يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلَّا وَهُوَ يُحْسِنُ بِاللَّهِ الظَّنَّ

Musnad Ahmad 14005: Telah bercerita kepada kami [Abdurrozzaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Al 'A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir] berkata: saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda tiga hari sebelum wafatnya, "Janganlah kalian meninggal kecuali dalam keadaan berbaik sangka kepada Allah".

Grade

Musnad Ahmad #14007

مسند أحمد ١٤٠٠٧: حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ يَعْنِي ابْنَ الْفَضْلِ وَهُوَ الْحُدَّانِيُّ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ الْمُهَلَّبِ عَنْ طَلْقِ بْنِ حَبِيبٍ قَالَ كُنْتُ مِنْ أَشَدِّ النَّاسِ تَكْذِيبًا بِالشَّفَاعَةِ حَتَّى لَقِيتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ فَقَرَأْتُ عَلَيْهِ كُلَّ آيَةٍ ذَكَرَهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِيهَا خُلُودُ أَهْلِ النَّارِ فَقَالَ يَا طَلْقُ أَتُرَاكَ أَقْرَأَ لِكِتَابِ اللَّهِ مِنِّي وَأَعْلَمَ بِسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاتُّضِعْتُ لَهُ فَقُلْتُ لَا وَاللَّهِ بَلْ أَنْتَ أَقْرَأُ لِكِتَابِ اللَّهِ مِنِّي وَأَعْلَمُ بِسُنَّتِهِ مِنِّي قَالَ فَإِنَّ الَّذِي قَرَأْتَ أَهْلُهَا هُمْ الْمُشْرِكُونَ وَلَكِنْ قَوْمٌ أَصَابُوا ذُنُوبًا فَعُذِّبُوا بِهَا ثُمَّ أُخْرِجُوا صُمَّتَا وَأَهْوَى بِيَدَيْهِ إِلَى أُذُنَيْهِ إِنْ لَمْ أَكُنْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَخْرُجُونَ مِنْ النَّارِ وَنَحْنُ نَقْرَأُ مَا تَقْرَأُ

Musnad Ahmad 14007: Telah bercerita kepada kami [Abdusshamad bin Abdul Warits] telah bercerita kepada kami [Al Qosim] yaitu Ibnu Al Fadl, Al Huddani telah bercerita kepada kami [Sa'id Bin Al Muhallab] dari [Tolq Bin Habib] berkata: saya adalah termasuk orang yang paling tidak mempercayai dengan syafaat sampai saya bertemu [Jabir bin Abdullah] lalu saya membaca di hadapannya setiap ayat yang Allah AzzaWaJalla sebutkan tentang kekalnya penduduk neraka. Lalu dia berkata: "Wahai Tolq, saya melihat kamu lebih tahu tentang kitabullah daripadaku dan lebih mengetahui sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam daripadaku". Lalu saya (Tolq Radliyallahu'anhu) merendahkan diri dan saya berkata: "Tidak demi Alloh, tapi kamu lebih tahu tentang kitab Alloh daripadaku dan kau lebih tahu dengan sunahnya". (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhu) berkata 'Yang kau baca itu adalah mengenai orang-orang musrik.' Namun ada suatu kaum yang terkena dosa, lalu mereka disiksa dan dikeluarkan. lalu dia diam dan memasang kedua tangannya pada kedua telinganya. Jika saya tidak mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Mereka akan keluar dari neraka", kami membaca sebagaimana yang kau baca.

Grade

Musnad Ahmad #14010

مسند أحمد ١٤٠١٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنِي حَرْبٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي الْعَالِيَةِ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى امْرَأَةً فَأَعْجَبَتْهُ فَأَتَى زَيْنَبَ وَهِيَ تَمْعَسُ مَنِيئَةً فَقَضَى مِنْهَا حَاجَتَهُ وَقَالَ إِنَّ الْمَرْأَةَ تُقْبِلُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ وَتُدْبِرُ فِي صُورَةِ شَيْطَانٍ فَإِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ امْرَأَةً فَأَعْجَبَتْهُ فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّ ذَاكَ يَرُدُّ مِمَّا فِي نَفْسِهِ

Musnad Ahmad 14010: Telah bercerita kepada kami [Abdusshamad] telah bercerita kepada kami [Harb] yaitu Ibnu Abu 'Aliyah dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah Al Anshori] Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melihat seorang wanita lalu beliau kagum dengannya. lalu beliau mendatangi Zainab yang sedang memijat kulit yang disamak, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) memenuhi hajatnya dengan Zainab dan bersabda: " Seorang wanita terlihat dari depan dengan gambar setan dan dari belakang dengan gambar setan, maka jika salah satu dari kalian melihat seorang wanita kemudian ia kagum dengannya maka datangilah istrinya karena yang demikian itu bisa menolak apa yang ada dalam jiwanya".

Grade

Musnad Ahmad #14011

مسند أحمد ١٤٠١١: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ حُسَيْنِ بْنِ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنِي وَهْبُ بْنُ كَيْسَانَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ الْأَنْصَارِيُّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَاءَهُ جِبْرِيلُ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الظُّهْرَ حِينَ زَالَتْ الشَّمْسُ ثُمَّ جَاءَهُ الْعَصْرَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الْعَصْرَ حِينَ صَارَ ظِلُّ كُلِّ شَيْءٍ مِثْلَهُ أَوْ قَالَ صَارَ ظِلُّهُ مِثْلَهُ ثُمَّ جَاءَهُ الْمَغْرِبَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى حِينَ وَجَبَتْ الشَّمْسُ ثُمَّ جَاءَهُ الْعِشَاءَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى حِينَ غَابَ الشَّفَقُ ثُمَّ جَاءَهُ الْفَجْرَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى حِينَ بَرَقَ الْفَجْرُ أَوْ قَالَ حِينَ سَطَعَ الْفَجْرُ ثُمَّ جَاءَهُ مِنْ الْغَدِ لِلظُّهْرِ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الظُّهْرَ حِينَ صَارَ ظِلُّ كُلِّ شَيْءٍ مِثْلَهُ ثُمَّ جَاءَهُ لِلْعَصْرِ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الْعَصْرَ حِينَ صَارَ ظِلُّ كُلِّ شَيْءٍ مِثْلَيْهِ ثُمَّ جَاءَهُ لِلْمَغْرِبِ الْمَغْرِبَ وَقْتًا وَاحِدًا لَمْ يَزُلْ عَنْهُ ثُمَّ جَاءَ لِلْعِشَاءِ الْعِشَاءَ حِينَ ذَهَبَ نِصْفُ اللَّيْلِ أَوْ قَالَ ثُلُثُ اللَّيْلِ فَصَلَّى الْعِشَاءَ ثُمَّ جَاءَهُ لِلْفَجْرِ حِينَ أَسْفَرَ جِدًّا فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الْفَجْرَ ثُمَّ قَالَ مَا بَيْنَ هَذَيْنِ وَقْتٌ

Musnad Ahmad 14011: Telah bercerita kepada kami [Yahya Bin 'Adam] telah bercerita kepada kami [Ibnu Mubarak] dari [Husain bin 'Ali] berkata: telah bercerita kepadaku [Wahb bin Kaisan] dari [Jabir bin Abdullah Al Anshori] Jibril telah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka ia shalat dhuhur ketika matahari telah tergelincir. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang pada (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam) waktu asar dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat ketika bayang-bayang setiap benda sepertinya (sepanjangnya), atau (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: hingga bayangannya sepanjang dirinya. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang padanya waktu maghrib, dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat ketika matahari telah terbenam. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang waktu isya', dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat ketika benang merah langit telah hilang. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang waktu fajar, dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat fajar ketika fajar telah mengkilat, atau (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: ketika muncul fajar. Lalu besok harinya (Jibril AlaihiSsalam) datang lagi untuk waktu dhuhur, dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat dhuhur ketika bayang-bayang setiap sesuatu sepanjang ukurannya, kemudian datang waktu asar dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat asar ketika bayang-bayang setiap sesuatu menjadi sepanjang dua kali ukurannya. Lalu (Jibril alaihissalam) mendatanginya waktu maghrib dalam waktu yang sama, yang tidak jauh darinya. Lalu (Jibril alaihissalam) datang untuk shalat di waktu isya', ketika separu malam telah pergi, atau (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: sepertiga malam, lalu beliau shalat isya' kemudian (Jibril alaihissalam) datang kepadanya untuk fajar ketika subuh telah terang sekali, dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", lalu beliau shalat fajar kemudian (Jibril alaihissalam) berkata: "Di antara dua waktu itulah waktu shalat".

Grade

Musnad Ahmad #14016

مسند أحمد ١٤٠١٦: حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبْعَثُ كُلُّ عَبْدٍ عَلَى مَا مَاتَ عَلَيْهِ

Musnad Ahmad 14016: Telah bercerita kepada kami [Abu Ahmad] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Al 'A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Setiap hamba dibangkitkan seperti keadaan ketika dia mati".

Grade

Musnad Ahmad #14023

مسند أحمد ١٤٠٢٣: حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ امْرَأَةٍ مِنْ الْأَنْصَارِ صَنَعَتْ لَهُ طَعَامًا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْخُلُ عَلَيْكُمْ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَدَخَلَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَهَنَّيْنَاهْ ثُمَّ قَالَ يَدْخُلُ عَلَيْكُمْ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَدَخَلَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَهَنَّيْنَاهْ ثُمَّ قَالَ يَدْخُلُ عَلَيْكُمْ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُدْخِلُ رَأْسَهُ تَحْتَ الْوَدِيِّ فَيَقُولُ اللَّهُمَّ إِنْ شِئْتَ جَعَلْتَهُ عَلِيًّا فَدَخَلَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَهَنَّيْنَاهْ

Musnad Ahmad 14023: Telah bercerita kepada kami [Abu Ahmad] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil] dari [Jabir] berkata: Kami bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di tempat seorang wanita Anshor yang membuat makanan untuk (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Akan datang kepada kalian seorang penghuni syurga", lalu Abu Bakar Radliyallahu'anhu datang dan kami memberikan sambutan padanya. Lalu (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Akan datang kepada kalian seorang penghuni syurga", lalu 'Umar Radliyallahu'anhu datang lalu kami memberikan sambutan padanya. Lalu (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Akan datang kepada kalian seorang laki-laki dari penghuni syurga", maka saya melihat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memasukkan kepalanya di bawah pohon kurma yang kecil, lalu bersabda: "Ya Allah jika Engkau berkehendak maka jadikan orang itu adalah 'Ali" maka 'Ali Radliyallahu'anhu datang dan kami memberikan sambutan kepadanya.

Grade