مسند أحمد ١٢٤٧١: حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ زَيْدٍ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ مُرَّ بِجِنَازَةٍ فَأَثْنَى الْقَوْمُ خَيْرًا فَقَالَ وَجَبَتْ ثُمَّ مُرَّ بِجَنَازَةٍ أُخْرَى فَأُثْنِيَ عَلَيْهَا شَرًّا فَقَالَ وَجَبَتْ فَقَالُوا قُلْتَ لِهَذَا وَجَبَتْ وَلِهَذَا وَجَبَتْ قَالَ شَهَادَةُ الْقَوْمِ وَالْمُؤْمِنُونَ شُهَدَاءُ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ
Musnad Ahmad 12471: Telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Hammad, yaitu Ibnu Zaid] dari [Tsabit] dari [Anas] berkata: ada jenazah yang lewat lalu kaumnya memujinya, maka Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Pasti" lalu lewat jenazah yang lainnya lalu di celanya, maka Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam "Pasti". Mereka berkata: "Anda mengatakan pada yang ini pasti dan pada yang satunya juga pasti", maka beliau bersabda, "Kesaksian suatu kaum dan mukmin, adalah para saksi Allah dimuka bumi".
Grade
مسند أحمد ١٢٤٧٥: حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ يَحْيَى الدِّمَشْقِيُّ حَدَّثَنَا أَبُو مُعِيدٍ حَدَّثَنَا مَكْحُولٌ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى نَدَعُ الِائْتِمَارَ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّهْيَ عَنْ الْمُنْكَرِ قَالَ إِذَا ظَهَرَ فِيكُمْ مَا ظَهَرَ فِي بَنِي إِسْرَائِيلَ إِذَا كَانَتْ الْفَاحِشَةُ فِي كِبَارِكُمْ وَالْمُلْكُ فِي صِغَارِكُمْ وَالْعِلْمُ فِي رُذَالِكُمْ
Musnad Ahmad 12475: Telah menceritakan kepada kami [Zaid Bin Yahya Ad-Dimsyiqi] telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'id] telah menceritakan kepada kami [Makhul] dari [Anas bin Malik] berkata: dikatakan: wahai Rasulullah! kapan kita meninggalkan amar ma`ruf dan nahi munkar?, (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda, "Jika telah terjadi pada kalian sebagaimana yang terjadi pada bani Israil yaitu jika perbuatan keji dilakukan oleh para penguasa, dan kekuasaan ada pada orang-orang lemah sedangkan ilmu berada pada orang-orang yang hina".
Grade
مسند أحمد ١٢٤٨١: حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ قَالَ سُئِلَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ رَفْعِ الْأَيْدِي فَقَالَ قَامَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ بَعْضُ الْمُسْلِمِينَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَحَطَ الْمَطَرُ وَأَجْدَبَتْ الْأَرْضُ هَلَكَ الْمَالُ قَالَ فَاسْتَسْقَى فَرَفَعَ يَدَيْهِ حَتَّى رَأَيْتُ بَيَاضَ إِبْطَيْهِ وَمَا نَرَى فِي السَّمَاءِ سَحَابَةً فَقَامَ فَصَلَّى حَتَّى جَعَلَ يَهُمُّ الْقَرِيبُ الدَّارِ الرُّجُوعَ إِلَى أَهْلِهِ مِنْ شِدَّةِ الْمَطَرِ قَالَ فَمَكَثْنَا سَبْعًا فَلَمَّا كَانَتْ الْجُمُعَةُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ تَهَدَّمَتْ الْبُيُوتُ وَاحْتَبَسَ الرُّكْبَانُ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلَا عَلَيْنَا قَالَ فَتَكَشَّفَتْ عَنْ الْمَدِينَةِ
Musnad Ahmad 12481: Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidah] dari [Humaid ath-Thawil] berkata: [Anas bin Malik] ditanya tentang mengangkat dua tangan, maka dia berkata: sebagian kaum muslimin menemui Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam dihari jumat lalu berkata: wahai Rasulullah, sekian lama tidak terjadi hujan, bumi demikian gersang, dan harta benda telah musnah. (Anas Bin Malik) berkata: lalu dia beristisqa' dan mengangkat kedua tangannya sampai kelihatan putih kedua ketiaknya sedang dilangit tidak kelihatan sedikit awanpun. Maka Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam berdiri dan shalat hingga orang yang rumahnya dekat hendak pulang menemui keluarganya karena derasnya hujan. (Anas Bin Malik radliyallahu'anhu berkata: hujan terus berlalu sampai tujuh hari. Ketika jum'at berikutnya mereka berkata: wahai Rasulullah, rumah-rumah telah hancur para pengendara tak bisa melakukan perjalanan karena hujan. (Anas Bin Malik radliyallahu'anhu berkata: maka Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Ya Allah, turunkanlah hujan ini di sekitar kami dan jangan sampai menghancurkan kami". (Anas Bin Malik radliyallahu'anhu berkata: maka (hujan itu) menjadi tidak turun lagi di Madinah.
Grade
مسند أحمد ١٢٤٨٣: حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ خَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَدَاةٍ قَرَّةٍ أَوْ بَارِدَةٍ فَإِذَا الْمُهَاجِرُونَ وَالْأَنْصَارُ يَحْفِرُونَ الْخَنْدَقَ فَقَالَ اللَّهُمَّ إِنَّ الْخَيْرَ خَيْرُ الْآخِرَهْ فَاغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَالْمُهَاجِرَهْ فَأَجَابُوهُ نَحْنُ الَّذِينَ بَايَعُوا مُحَمَّدًا عَلَى الْجِهَادِ مَا بَقِينَا أَبَدًا
Musnad Ahmad 12483: Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidah] dari [Humaid At-Thowil] dari [Anas bin Malik] berkata: Nabi Shallallahu'alaihi wasallam berangkat pada suatu siang yang dingin, ketika itu kaum muhajirin dan anshar sedang mengali parit, maka Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam berkata: "Ya Allah! Kesenangan sejati adalah kesenangan akhirat, ampunilah kaum anshar dan muhajirin". Mereka menjawab, "Kami adalah kaum yang berbaiat kepada Muhammad, untuk berjihad selamanya sepanjang hayat."
Grade
مسند أحمد ١٢٤٨٥: حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ بْنُ حُمَيْدٍ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ جَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أُمِّ سُلَيْمٍ فَقَرَّبَتْ إِلَيْهِ سَمْنًا وَتَمْرًا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعِيدُوا سَمْنَكُمْ فِي سِقَائِكُمْ وَتَمْرَكُمْ فِي وِعَائِكُمْ فَإِنِّي صَائِمٌ ثُمَّ قَامَ فَصَلَّى فِي نَاحِيَةِ الْبَيْتِ فَصَلَّيْنَا بِصَلَاتِهِ ثُمَّ دَعَا لِأُمِّ سُلَيْمٍ وَأَهْلِهَا ثُمَّ قَالَتْ أُمُّ سُلَيْمٍ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي خُوَيْصَّةً قَالَ وَمَا هِيَ قَالَتْ أَنَسٌ قَالَ فَمَا تَرَكَ يَوْمَئِذٍ مِنْ خَيْرِ آخِرَةٍ وَلَا دُنْيَا إِلَّا دَعَا بِهِ مِنْ قَوْلِهِ اللَّهُمَّ ارْزُقْهُ مَالًا وَوَلَدًا وَبَارِكْ لَهُ فِيهِمْ قَالَ فَقَالَ أَنَسٌ حَدَّثَتْنِي ابْنَتِي أَنَّهُ دُفِنَ مِنْ صُلْبِي عِشْرُونَ وَمِائَةٌ وَنَيِّفٌ وَإِنِّي لَمِنْ أَكْثَرِ الْأَنْصَارِ مَالًا
Musnad Ahmad 12485: Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidah Bin Humaid] dari Humaid dari [Anas] berkata Nabi Shallallahu'alaihi wasallam mendatangi Umu Sulaim lalu dia menghidangkan minyak samin dan kurma, lalu Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Bawa lagi minyak saminmu pada tempatnya dan juga kurmanya, karena aku sedang puasa, lalu berdiri dan shalat di pojok rumah. Lalu kami mengikuti shalatnya kemudian nabi mendoakan kebaikan untuk Umu Sulaim dan keluarganya. lalu Ummu Sulaim berkata: wahai Rasulullah aku mempunyai khuwaisah (permintaan yang sederhana)?. Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam berkata: apa itu? Anas mengatakan, dan Ummu Sulaim melanjutkan terusan bicaranya. Maka sejak hari itu beliau shallallahu'alaihi wasallam selalu mendoakan kebaikan dunia akherat dengan doanya, "Ya Allah berilah ia rizki dengan harta dan anak dan berilah barakah padanya". Lalu anas berkata: telah menceritakan kepadaku anak perempuanku sesungguhnya telah dikubur dari keturunanku sebanyak kurang lebih seratus dua puluh orang dan sesungguhnya aku salah seorang anshor yang paling banyak hartnya.
Grade
مسند أحمد ١٢٤٨٦: حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ عَنْ حُمَيْدٍ الطَّوِيلِ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ اسْتَشَارَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَخْرَجَهُ إِلَى بَدْرٍ فَأَشَارَ عَلَيْهِ أَبُو بَكْرٍ ثُمَّ اسْتَشَارَ عُمَرَ فَأَشَارَ عَلَيْهِ عُمَرُ ثُمَّ اسْتَشَارَهُمْ فَقَالَ بَعْضُ الْأَنْصَارِ إِيَّاكُمْ يُرِيدُ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا مَعْشَرَ الْأَنْصَارِ فَقَالَ قَائِلُ الْأَنْصَارِ تَسْتَشِيرُنَا يَا نَبِيَّ اللَّهِ إِنَّا لَا نَقُولُ لَكَ كَمَا قَالَتْ بَنُو إِسْرَائِيلَ لِمُوسَى عَلَيْهِ السَّلَام اذْهَبْ أَنْتَ وَرَبُّكَ فَقَاتِلَا إِنَّا هَاهُنَا قَاعِدُونَ وَلَكِنْ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ لَوْ ضَرَبْتَ أَكْبَادَهَا إِلَى بَرْكٍ قَالَ ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ إِلَى بَرْكِ الْغِمَادِ لَاتَّبَعْنَاكَ
Musnad Ahmad 12486: Telah menceritakan kepada kami ['Ubaidah] dari [Humaid At Thawil] dari [Anas bin Malik] berkata: tatkala Nabi Shallallahu'alaihi wasallam hendak berangkat ke Badr, beliau minta saran. Abu Bakar memberikan pendapatnya, lalu minta saran kepada 'Umar juga. Maka 'Umar memberikan sarannya. Dan mereka semua telah dimintai pendapatnya. Maka sebagian anshar berkata: "Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasalam menginginkan pendapat kalian hai anshar?". Maka ada yang menjawab, apakah anda meminta pendapat kami wahai Nabi Allah, kami tidak mengatakan sebagaimana yang dikatakan Bani Isra'il pada Musa AS, "Pergilah kamu bersama tuhanmu, berperanglah berdua sedang kami kami akan duduk-duduk di sini", tetapi Demi yang mengutus anda dengan kebenaran, seandainya anda membuang hati unta hingga barki, [Ibnu Abu 'Adi] berkata: "….sampai barkil ghimad niscaya kami mengikutimu".
Grade
مسند أحمد ١٢٤٩٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ أَسْرَعَ الْمَشْيَ فَانْتَهَى إِلَى الْقَوْمِ وَقَدْ انْبَهَرَ فَقَالَ حِينَ قَامَ فِي الصَّلَاةِ الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ فَلَمَّا قَضَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ قَالَ مَنْ الْمُتَكَلِّمُ أَوْ مَنْ الْقَائِلُ قَالَ فَسَكَتَ الْقَوْمُ فَقَالَ مَنْ الْمُتَكَلِّمُ أَوْ مَنْ الْقَائِلُ فَإِنَّهُ قَالَ خَيْرًا أَوْ لَمْ يَقُلْ بَأْسًا فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي انْتَهَيْتُ إِلَى الصَّفِّ وَقَدْ انْبَهَرْتُ أَوْ حَفَزَنِي النَّفَسُ قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ رَأَيْتُ اثْنَيْ عَشَرَ مَلَكًا يَبْتَدِرُونَهَا أَيُّهُمْ يَرْفَعُهَا ثُمَّ قَالَ إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَلْيَمْشِ عَلَى هِينَتِهِ فَلْيُصَلِّ مَا أَدْرَكَ وَيَقْضِ مَا سَبَقَهُ
Musnad Ahmad 12492: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad Bin Abdullah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Humaid] dari [Anas] berkata: datang seorang laki-laki yang berjalan kepada suatu kaum yang tengah mengerjakan shalat dengan susah payah. Dalam shalatnya, ia berdoa "segala puji bagi Allah pujian yang banyak, baik lagi berbarakah di dalamnya". Setelah selesai shalat, Nabi Shallallahu'alaihi wasallam berkata: "Siapa yang mengucapkan doa tadi?". (Anas Bin Malik radliyallahu'anhu) berkata: jamaah shalat hanya diam. Maka Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam mengulangi pertanyaannya, "Siapa yang berbicara tadi atau siapa yang berkata tadi?. Itu adalah sebuah kebaikan atau dia (laki-laki) tidak mengatakan kejelekan". Si laki-laki menjawab: wahai Rasulullah, aku mengejar-ngejar agar mendapat barisan shalat (shalat jamaah), saya berusaha keras hingga nafasku tersengal. (Rasulullah) Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Kulihat dua belas malaikat berebutan untuk mengangkat (doamu itu) ", lalu Nabi bersabda, "Jika salah satu kalian mendatangi shalat maka berjalanlah sesuai apa adanya, shalatlah apa yang dia dapatkan dan sempurnakan ketinggalannya".
Grade
مسند أحمد ١٢٥٠٢: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ سَلَامٍ بَلَغَهُ مَقْدَمُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ فَأَتَاهُ فَسَأَلَهُ عَنْ أَشْيَاءَ قَالَ إِنِّي سَائِلُكَ عَنْ أَشْيَاءَ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا نَبِيٌّ قَالَ مَا أَوَّلُ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ وَمَا أَوَّلُ طَعَامٍ يَأْكُلُهُ أَهْلُ الْجَنَّةِ وَمَا بَالُ الْوَلَدِ يَنْزِعُ إِلَى أَبِيهِ وَالْوَلَدِ يَنْزِعُ إِلَى أُمِّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي بِهِنَّ جِبْرِيلُ آنِفًا قَالَ ابْنُ سَلَامٍ فَذَلِكَ عَدُوُّ الْيَهُودِ مِنْ الْمَلَائِكَةِ قَالَ أَمَّا أَوَّلُ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ فَنَارٌ تَحْشُرُهُمْ مِنْ الْمَشْرِقِ إِلَى الْمَغْرِبِ وَأَوَّلُ طَعَامٍ يَأْكُلُهُ أَهْلُ الْجَنَّةِ زِيَادَةُ كَبِدِ حُوتٍ وَأَمَّا الْوَلَدُ فَإِذَا سَبَقَ مَاءُ الرَّجُلِ مَاءَ الْمَرْأَةِ نَزَعَ الْوَلَدَ وَإِذَا سَبَقَ مَاءُ الْمَرْأَةِ مَاءَ الرَّجُلِ نَزَعَتْ الْوَلَدَ
Musnad Ahmad 12502: Telah bercerita kepada kami [Isma'il] telah bercerita kepada kami [Humaid] dari [Anas], Abdullah bin Salam mendengar berita kedatangan Nabi Shallallahu'alaihi wasallam di Madinah, lalu (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) datang. Abdullah bin Salam tanyakan kepada beliau tentang beberapa hal. Aku, kata Abdullah bin Salam, akan bertanya beberapa hal yang tidak diketahui kecuali seorang nabi. Dia (Abdullah bin Salam) bertanya, apa tanda pertama hari kiamat, apa makanan pertama yang di makan penduduk surga dan bagaimana anak bisa menyerupai bapaknya dan juga sebaliknya. (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda, "Jibril baru saja memberitahuku tadi". Ibnu Salam menimpali, itulah malaikat yang menjadi musuh bebuyutan kaum yahudi. (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda, "Tanda pertama hari kiamat yaitu api yang menggiring mereka dari timur sampai barat. Makanan pertama bagi penduduk surga yaitu sisa hati ikan paus. Sedangkan masalah anak, jika sperma laki-laki mendahului sperma wanita maka akan menyerupai ayahnya, dan jika sperma wanita mendahului sperma laki-laki maka akan menyerupai ibunya.
Grade
مسند أحمد ١٢٥٠٤: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا سُلَيْمَانُ التَّيْمِيُّ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ ذُكِرَ لِي أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَلَمْ أَسْمَعْهُ مِنْهُ إِنَّ فِيكُمْ قَوْمًا يَعْبُدُونَ وَيَدْأَبُونَ يَعْنِي يُعْجِبُونَ النَّاسَ وَتُعْجِبُهُمْ أَنْفُسُهُمْ يَمْرُقُونَ مِنْ الدِّينِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنْ الرَّمِيَّةِ
Musnad Ahmad 12504: Telah bercerita kepada kami [Isma'il] telah mengabarkan kepada kami [Sulaiman al-Taimi] telah bercerita kepada kami [Anas bin Malik] berkata: ada berita sampai kepadaku dan aku tidak mendengarnya secara langsung, bahwa Nabiyullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Diantara kalian ada sekelompok orang yang menyembah (Allah) dan membuat manusia kagum terhadap mereka dan mereka sendiri kagum terhadap diri sendiri, mereka keluar dari agama sebagaimana terlepasnya anak panah dari busur".
Grade
مسند أحمد ١٢٥٠٥: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ التَّيْمِيُّ حَدَّثَنَا أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ إِنِّي لَقَائِمٌ عَلَى الْحَيِّ أَسْقِيهِمْ مِنْ فَضِيخٍ لَهُمْ إِذْ جَاءَ رَجُلٌ فَقَالَ إِنَّهَا حُرِّمَتْ الْخَمْرُ فَقَالُوا أَكْفِئْهَا يَا أَنَسُ فَأَكْفَأْتُهَا فَقُلْتُ لِأَنَسٍ مَا هِيَ قَالَ بُسْرٌ وَرُطَبٌ قَالَ فَقَالَ أَبُو بَكْرِ بْنُ أَنَسٍ كَانَتْ خَمْرَهُمْ يَوْمَئِذٍ قَالَ وَحَدَّثَنِي رَجُلٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّهُ قَالَ ذَلِكَ أَيْضًا
Musnad Ahmad 12505: Telah bercerita kepada kami [Isma'il] telah bercerita kepada kami [Sulaiman al-Taimi] telah bercerita kepada kami [Anas bin Malik] berkata: aku berada di suatu kaum lalu saya menuangkan minuman untuk mereka berupa perasan kurma muda. Lalu seseorang datang dan berkata: sesungguhnya arak telah diharamkan'. Mereka berkata: tumpahkanlah wahai Anas! Maka aku (Anas bin Malik) tumpahkan. Lalu aku (Sulaiman) bertanya kepada Anas, apa yang ditumpahkan itu itu wahai Anas? (Anas bin Malik Radhiyallahu'anhu) berkata: al-busru (kurma yang masih muda) dan kurma segar. (Sulaiman) berkata: Abu Bakar Bin Anas berkata: itulah arak mereka saat itu. (Sulaiman) berkata: dan seseorang menceritakan kepada ku dari Anas, bahwa (Anas) berkata demikian juga.
Grade