مسند أحمد ٢٥١١٢: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَبِي بَكْرِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ عَنْ عَمْرَةَ بِنْتِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ لَقَدْ أُنْزِلَتْ آيَةُ الرَّجْمِ وَرَضَعَاتُ الْكَبِيرِ عَشْرًا فَكَانَتْ فِي وَرَقَةٍ تَحْتَ سَرِيرٍ فِي بَيْتِي فَلَمَّا اشْتَكَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَشَاغَلْنَا بِأَمْرِهِ وَدَخَلَتْ دُوَيْبَةٌ لَنَا فَأَكَلَتْهَا
Musnad Ahmad 25112: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq] berkata: telah menceritakan kepadaku [Abdullah bin Abu Bakr bin Muhammad bin Amru bin Hazm] dari [Amrah binti Abdurrahman] dari [Aisyah, isteri Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam] berkata: "Sungguh, ayat rajam telah turun dan menyusui anak dewasa itu sepuluh kali. Hal itu terdapat di kertas di bawah tempat tidur di rumah ku. Ketika Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam sakit dan kami disibukkan olehnya, rayap masuk ke rumah kami dan memakan kertas itu."
Grade
مسند أحمد ٢٥١١٣: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ الزُّهْرِيُّ وَهِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ كِلَاهُمَا حَدَّثَنِي عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَتْ بَرِيرَةُ عِنْدَ عَبْدٍ فَعُتِقَتْ فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمْرَهَا بِيَدِهَا
Musnad Ahmad 25113: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq] berkata: telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Muslim Azzuhri] dan [Hisyam bin Urwah bin Az Zubair] keduanya telah menceritakan kepadaku dari Urwah bin Az Zubair dari [Aisyah] berkata: "Ketika Barirah masih menjadi budak, lalu di merdekakan, maka Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam menyerahkan urusannya kepada dirinya."
Grade
مسند أحمد ٢٥١١٨: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُ سَمِعَ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ يَقُولُ قَالَتْ عَائِشَةُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَكْوَاهُ مُرُوا أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ لِلنَّاسِ قَالَتْ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَبَا بَكْرٍ رَجُلٌ رَقِيقٌ وَإِنَّهُ إِنْ قَامَ فِي مُصَلَّاكَ بَكَى فَمُرْ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ فَلْيُصَلِّ بِهِمْ قَالَتْ فَقَالَ مَهْلًا مُرُوا أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ لِلنَّاسِ قَالَتْ فَعُدْتُ لَهُ فَقَالَ مَهْلًا مُرُوا أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ لِلنَّاسِ قَالَتْ فَعُدْتُ لَهُ فَقَالَتْ مُرُوا أَبَا بَكْرٍ فَلْيُصَلِّ لِلنَّاسِ إِنَّكُنَّ صَوَاحِبُ يُوسُفَ
Musnad Ahmad 25118: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ayahnya] bahwasanya dia telah mendengar [Urwah bin Zubair] berkata: berkata [Aisyah]: ketika Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam sakit, beliau bersabda: "Perintahkan Abu Bakr untuk mengimami orang-orang." Ia berkata: saya mengatakan: "Wahai Rasulullah! Sesungguhnya Abu Bakr adalah seorang yang mudah menangis, apabila ia berada di tempat shalat engkau pasti ia menangis. Sebaikanya engkau perintahkan Umar bin Khattab untuk mengimami mereka." Ia berkata: beliau bersabda: "Sebentar, perintahkanlah Abu Bakar untuk mengimami mereka." Ia berkata: "Lalu aku kembali menjawab beliau dengan jawaban serupa." Beliau bersabda: "Sebentar, perintahkanlah Abu Bakr untuk mengimami mereka." Ia berkata: "Aku pun kembali menjawab dengan serupa." Ia berkata: "Perintahkanlah Abu Bakar untuk mengimami mereka, sesungguhnya kalian adalah sahabatnya Yusuf."
Grade
مسند أحمد ٢٥١٢٥: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَخِي ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَمِّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أَتَتْ سَهْلَةُ بِنْتُ سُهَيْلِ بْنِ عَمْرٍو وَكَانَتْ تَحْتَ أَبِي حُذَيْفَةَ بْنِ عُتْبَةَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ إِنَّ سَالِمًا مَوْلَى أَبِي حُذَيْفَةَ يَدْخُلُ عَلَيْنَا وَإِنَّا فُضُلٌ وَإِنَّا كُنَّا نَرَاهُ وَلَدًا وَكَانَ أَبُو حُذَيْفَةَ تَبَنَّاهُ كَمَا تَبَنَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَيْدًا فَأَنْزَلَ اللَّهُ { ادْعُوهُمْ لِآبَائِهِمْ هُوَ أَقْسَطُ عِنْدَ اللَّهِ } فَأَمَرَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عِنْدَ ذَلِكَ أَنْ تُرْضِعَ سَالِمًا فَأَرْضَعَتْهُ خَمْسَ رَضَعَاتٍ وَكَانَ بِمَنْزِلَةِ وَلَدِهَا مِنْ الرَّضَاعَةِ فَبِذَلِكَ كَانَتْ عَائِشَةُ تَأْمُرُ أَخَوَاتِهَا وَبَنَاتِ أَخَوَاتِهَا أَنْ يُرْضِعْنَ مَنْ أَحَبَّتْ عَائِشَةُ أَنْ يَرَاهَا وَيَدْخُلَ عَلَيْهَا وَإِنْ كَانَ كَبِيرًا خَمْسَ رَضَعَاتٍ ثُمَّ يَدْخُلُ عَلَيْهَا وَأَبَتْ أُمُّ سَلَمَةَ وَسَائِرُ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُدْخِلْنَ عَلَيْهِنَّ بِتِلْكَ الرَّضَاعَةِ أَحَدًا مِنْ النَّاسِ حَتَّى يَرْضَعَ فِي الْمَهْدِ وَقُلْنَ لِعَائِشَةَ وَاللَّهِ مَا نَدْرِي لَعَلَّهَا كَانَتْ رُخْصَةً مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِسَالِمٍ مِنْ دُونِ النَّاسِ
Musnad Ahmad 25125: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [Saudaraku, Ibnu Syihab] dari [Pamannya] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Urwah bin Az Zubair] dari [Aisyah] berkata: Sahlah binti Suhail bin Amru, isterinya Abu Hudzaifah bin Utbah, ia datang kepada Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam seraya berkata: "Sesungguhnya Salim budaknya Abu Hudzaifah pernah menemui kami ketika kami sedang banyak kebutuhan. Kami mengetahui bahwa ia masih anak-anak dan ia adalah budaknya Abu Hudzaifah. Ia mengangkatnya sebagai anak sebagaimana Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam mengangkat Zaid sebagai anak. Kemudian Allah menurunkan (ayat): Panggillah mereka dengan nama bapak-bapak mereka karena hal itu lebih adil di sisi Allah ketika itu, Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam memerintahkannya untuk menyusui Salim. Ia pun menyusuinya lima kali susuan sehingga kedudukannya sebagai anak sesusuannya. Dengan hal itu, Aisyah memerintahkan saudara-saudaranya dan para keponakannya untuk menyusui orang yang ia cintai. Aisyah berpendapat dengan lima kali susuan, ia tetap boleh menemuinya sekalipun ia telah besar, kemudian ia menemuinya. Sementara Ummu Salamah dan para isteri Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam yang lain menolak salah seorang dari manusia untuk menemui mereka hingga ia menyusuinya di waktu ketika ia berumul kecil. Mereka berkata kepada Aisyah: "Demi Allah, kami tidak mengetahuinya, tapi pastinya ia adalah keringanan dari Rasulullah kepada Salim dan tidak untuk selainnya."
Grade
مسند أحمد ٢٥١٢٩: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَخِي ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَمِّهِ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ عَائِشَةَ زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّهُ جَاءَهَا أَفْلَحُ أَخُو أَبِي الْقُعَيْسِ وَأَبُو الْقُعَيْسِ أَرْضَعَ عَائِشَةَ فَجَاءَهَا يَسْتَأْذِنُ عَلَيْهَا فَأَبَتْ أَنْ تَأْذَنَ لَهُ حَتَّى ذَكَرَتْ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَفْلَحَ أَخَا أَبِي الْقُعَيْسِ جَاءَ يَسْتَأْذِنُ عَلَيَّ فَلَمْ آذَنْ لَهُ فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا يَمْنَعُكِ أَنْ تَأْذَنِي لِعَمِّكِ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَبَا قُعَيْسٍ لَيْسَ هُوَ أَرْضَعَنِي إِنَّمَا أَرْضَعَتْنِي امْرَأَتُهُ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ائْذَنِي لَهُ حِينَ يَأْتِيكِ فَإِنَّهُ عَمُّكِ
Musnad Ahmad 25129: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] berkata: telah menceritakan kepada kami [Keponakanku, Ibnu Syihab] dari [pamannya] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Urwah bin Az Zubair] bahwa [Aisyah], isteri Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam telah mengabarkan kepadanya bahwa saudara Abu Al Uqais dan Abu Al Uqais mendatanginya, dan Abu Al Uqais adalah saudara sesuan Aisyah. Ia datang dan meminta izin untuk menemuinya. Tapi, ia enggan mengizinkannya hingga ia menceritakan hal itu kepada Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam: "Wahai Rasulullah! sesungguhnya saudara Abu Al Uqais datang dan meminta izin untuk menemuiku, akan tetapi aku tidak mengizinkannya. Maka Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam menuturkan kepadanya: "Apa yang membuatmu enggan untuk mengizinkan paman mu?" saya berkata: "Wahai Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam! sesungguhnya yang menyusuiku bukanlah Abu Al Uqais, tapi yang menyusuiku adalah isterinya." Kemudian Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam menuturkan kepadaku. Ia berkata: "Berilah ia izin bila ia datang menemui mu karena dia adalah pamanmu."
Grade
مسند أحمد ٢٥١٣٤: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ أَتَتْ سَلْمَى مَوْلَاةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ امْرَأَةُ أَبِي رَافِعٍ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسْتَأْذِنُهُ عَلَى أَبِي رَافِعٍ قَدْ ضَرَبَهَا قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَبِي رَافِعٍ مَا لَكَ وَلَهَا يَا أَبَا رَافِعٍ قَالَ تُؤْذِينِي يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَ آذَيْتِيهِ يَا سَلْمَى قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا آذَيْتُهُ بِشَيْءٍ وَلَكِنَّهُ أَحْدَثَ وَهُوَ يُصَلِّي فَقُلْتُ لَهُ يَا أَبَا رَافِعٍ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أَمَرَ الْمُسْلِمِينَ إِذَا خَرَجَ مِنْ أَحَدِهِمْ الرِّيحُ أَنْ يَتَوَضَّأَ فَقَامَ فَضَرَبَنِي فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَضْحَكُ وَيَقُولُ يَا أَبَا رَافِعٍ إِنَّهَا لَمْ تَأْمُرْكَ إِلَّا بِخَيْرٍ
Musnad Ahmad 25134: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq] berkata: telah menceritakan kepadaku [Hisyam bin Urwah] dari [Ayahnya] dari [Aisyah, isetri Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam] berkata: Salma, bekas budak Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam atau isteri Abu Rafi' datang menemui Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam mengadukan akan perihal Abu Rafi' yang telah memukulnya. Aisyah berkata: Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam menuturkan kepada Abu Rafi': "Ada apa engkau dengannya wahai Abu Rafi'?" ia menjawab: "Ia telah menyakitiku wahai Rasulullah." kemudian Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam bertanya: "Dengan apa engkau menyakitinya wahai Salma?" ia menjawab: "Wahai Rasulullah! aku tidak menyakiti nya sedikitpun, hanya saja ia pernah berhadast ketika sholat, lalu aku berkata kepadanya: 'Wahai Abu Rofi'! sesungguhnya Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kaum muslimin jika diantara mereka ada yang kentut maka hendaknya ia berwudhu'." Lalu ia berdiri dan memukulku. Beliau pun tertawa dan bersabda: "Hai Abu Rafi'! sesungguhnya ia tidak menyuruhmu kecuali untuk kebaikan."
Grade
مسند أحمد ٢٥١٤٤: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ عَبَّادِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ أَبِيهِ عَبَّادٍ قَالَ سَمِعْتُ عَائِشَةَ تَقُولُ مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ سَحْرِي وَنَحْرِي وَفِي دَوْلَتِي لَمْ أَظْلِمْ فِيهِ أَحَدًا فَمِنْ سَفَهِي وَحَدَاثَةِ سِنِّي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ قُبِضَ وَهُوَ فِي حِجْرِي ثُمَّ وَضَعْتُ رَأْسَهُ عَلَى وِسَادَةٍ وَقُمْتُ أَلْتَدِمُ مَعَ النِّسَاءِ وَأَضْرِبُ وَجْهِي
Musnad Ahmad 25144: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq] berkata: telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Abbad bin Abdullah bin Az Zubair] dari [Ayahnya, Abbad] berkata: saya telah mendengar [Aisyah] menuturkan: "Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam wafat ketika berada di antara atas dan bawah dadaku serta samping perutku. Aku tidak pernah berbuat zhalim kepada seorang pun, baik karena kebodohanku atau karena umurku yang masih kecil. Sungguh, ketika Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam dicabut nyawanya beliau sedang berada di pangkuanku. Beliau meletakkan kepalanya di atas bantal dan aku serta para isteri-isteri beliau berdiri sambil memukul-mukul dada, sementara aku memukul-mukul wajahku."
Grade
مسند أحمد ٢٥١٥٦: حَدَّثَنَا سَعْدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي ثَوْرُ بْنُ يَزِيدَ الْكَلَاعِيُّ وَكَانَ ثِقَةً عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عُبَيْدِ بْنِ أَبِي صَالِحٍ الْمَكِّيِّ قَالَ حَجَجْتُ مَعَ عَدِيِّ بْنِ عَدِيٍّ الْكِنْدِيِّ فَبَعَثَنِي إِلَى صَفِيَّةَ بِنْتِ شَيْبَةَ ابْنَةِ عُثْمَانَ صَاحِبِ الْكَعْبَةِ أَسْأَلُهَا عَنْ أَشْيَاءَ سَمِعَتْهَا مِنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَكَانَ فِيمَا حَدَّثَتْنِي أَنَّهَا سَمِعَتْ عَائِشَةَ تَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا طَلَاقَ وَلَا عِتَاقَ فِي إِغْلَاقٍ
Musnad Ahmad 25156: Telah menceritakan kepada kami [Sa'ad bin Ibrahim] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Muhammad bin Ishaq] berkata: telah menceritakan kepadaku [Tsaur bin Yazid Al Kala'i] dan ia adalah seorang yang tsiqah, dari [Muhammad bin Ubaid bin Abu Shalih Al Makky] berkata: "Aku berhaji dengan Adi bin Adi Alkindy, ia mengutusku kepada [Shafiyah binti Syaibah], anak perempuan Utsman yang mengurusi ka'bah." Aku bertanya kepadanya tentang sesuatu yang aku dengar dari [Aisyah], isteri Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam, dan apa yang ia ceritakan bahwasanya ia mendengar Aisyah berkata: aku mendengar Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak jatuh talak maupun pembebasan budak ketika sedang marah."
Grade
مسند أحمد ٢٥١٦١: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرِ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ قَالَتْ لَمَّا قَسَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَبَايَا بَنِي الْمُصْطَلِقِ وَقَعَتْ جُوَيْرِيَةُ بِنْتُ الْحَارِثِ فِي السَّهْمِ لِثَابِتِ بْنِ قَيْسِ بْنِ شِمَاسٍ أَوْ لِابْنِ عَمٍّ لَهُ وَكَاتَبَتْهُ عَلَى نَفْسِهَا وَكَانَتْ امْرَأَةً حُلْوَةً مُلَاحَةً لَا يَرَاهَا أَحَدٌ إِلَّا أَخَذَتْ بِنَفْسِهِ فَأَتَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسْتَعِينُهُ فِي كِتَابَتِهَا قَالَتْ فَوَاللَّهِ مَا هُوَ إِلَّا أَنْ رَأَيْتُهَا عَلَى بَابِ حُجْرَتِي فَكَرِهْتُهَا وَعَرَفْتُ أَنَّهُ سَيَرَى مِنْهَا مَا رَأَيْتُ فَدَخَلَتْ عَلَيْهِ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنَا جُوَيْرِيَةُ بِنْتُ الْحَارِثِ بْنِ أَبِي ضِرَارٍ سَيِّدِ قَوْمِهِ وَقَدْ أَصَابَنِي مِنْ الْبَلَاءِ مَا لَمْ يَخْفَ عَلَيْكَ فَوَقَعْتُ فِي السَّهْمِ لِثَابِتِ بْنِ قَيْسِ بْنِ الشَّمَّاسِ أَوْ لِابْنِ عَمٍّ لَهُ فَكَاتَبْتُهُ عَلَى نَفْسِي فَجِئْتُكَ أَسْتَعِينُكَ عَلَى كِتَابَتِي قَالَ فَهَلْ لَكِ فِي خَيْرٍ مِنْ ذَلِكَ قَالَتْ وَمَا هُوَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ أَقْضِي كِتَابَتَكِ وَأَتَزَوَّجُكِ قَالَتْ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ قَدْ فَعَلْتُ قَالَتْ وَخَرَجَ الْخَبَرُ إِلَى النَّاسِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَزَوَّجَ جُوَيْرِيَةَ بِنْتَ الْحَارِثِ فَقَالَ النَّاسُ أَصْهَارُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَرْسَلُوا مَا بِأَيْدِيهِمْ قَالَتْ فَلَقَدْ أَعْتَقَ بِتَزْوِيجِهِ إِيَّاهَا مِائَةَ أَهْلِ بَيْتٍ مِنْ بَنِي الْمُصْطَلِقِ فَمَا أَعْلَمُ امْرَأَةً كَانَتْ أَعْظَمَ بَرَكَةً عَلَى قَوْمِهَا مِنْهَا
Musnad Ahmad 25161: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq] berkata: Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Ja'far bin Az Zubair] dari [Urwah bin Az Zubair] dari [Aisyah, Ummul Mukminin] berkata: "Ketika Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam membagi tawanan perempuan dari Bani Musthaliq, Juwairiyyah binti Harits jatuh kebagian Tsabit bin Qois bin Syimas atau pada anak pamannya. Saya ingin menebus kepada tuanku untuk memerdekanku." Juwairiyah adalah wanita yang manis dan cantik, tidaklah seseorang yang melihatnya kecuali akan tertarik. Lalu ia mendatangi Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam dan meminta tolong akan keadaan dirinya." Aisyah berkata: "Demi Allah, aku tidak melihatnya kecuali dari pintu kamarku namun aku membencinya, dan aku tahu bahwa beliau akan melihatnya seperti yang aku duga. Kemudian ia menemui beliau, ia berkata: "Wahai Rasulullah! aku Juwariyah binti Haris bin Abi Dlirar, petinggi kaumnya, aku terkena ujian yang pasti engkau mengetahuinya, aku menjadi tawanan Tsabit bin Qois bin Syimas atau anak pamannya. Lalu aku menebus diriku dan aku menemuimu agar engkau menolongku dengan tebusanku ini." beliau bertanya: "Apakah engkau mau yang lebih baik dari itu?" ia menjawab: "Apa itu wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Aku selesaikan perkaramu dan aku akan menikahimu, " ia menjawab: "Baik ya Rasulullah." beliau bersabda: "Aku sudah lakukan, " Aisyah berkata: "Tersebarlah kabar kepada orang-orang bahwa Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam menikahi Juwairiyah binti Harits, Orang-orang pun berkata: "Kerabat Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam mengirim apa yang mereka miliki." ia berkata: "Ia telah membebaskan seratus anggota keluarganya dari Bani Musthaliq, karena pernikahannya. Aku tidak mengetahui wanita yang paling banyak berkahnya pada kaumnya kecuali ia."
Grade
مسند أحمد ٢٥١٦٦: حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ شَقِيقِ بْنِ سَلَمَةَ عَنِ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا أَنْفَقَتْ الْمَرْأَةُ مِنْ طَعَامِ بَيْتِهَا غَيْرَ مُفْسِدَةٍ كَانَ لَهَا أَجْرُهَا بِمَا أَنْفَقَتْ وَلِزَوْجِهَا أَجْرُهُ بِمَا اكْتَسَبَ وَلِلْخَازِنِ مِثْلُ ذَلِكَ لَا يَنْقُصُ أَجْرُهُمْ مِنْ أَجْرِ بَعْضٍ شَيْئًا
Musnad Ahmad 25166: Telah menceritakan kepada kami [Husain] Telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Manshur] dari [Syaqiq bin Salamah] dari [Masruq] dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda: "Apabila seorang isteri berinfak dari makanan yang ada di rumahnya tanpa menimbulkan kerusakan maka baginya pahala terhadap apa yang ia infakkan dan bagi suaminya pahala terhadap apa yang ia usahakan. Dan, bagi penjaganya seperti itu juga. Pahala mereka tidak pernah menguarangi dari pahala sebagian yang lain."
Grade