Hadits Tentang Masalah Kepribadian

Musnad Ahmad #25035

مسند أحمد ٢٥٠٣٥: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَيَّانَ أَبُو خَالِدٍ حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نِكَاحَ إِلَّا بِوَلِيٍّ وَالسُّلْطَانُ وَلِيُّ مَنْ لَا وَلِيَّ لَهُ

Musnad Ahmad 25035: Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Hayyan Abu Khalid] telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Azzuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] berkata: Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak sah nikah tanpa ada wali dan penguasa menjadi wali bagi siapa yang tidak mempunyai wali."

Grade

Musnad Ahmad #25039

مسند أحمد ٢٥٠٣٩: حَدَّثَنَا يُونُسُ وَحَسَنٌ قَالَا حَدَّثَنَا مَهْدِيٌّ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا سُئِلَتْ مَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْمَلُ فِي بَيْتِهِ قَالَتْ كَانَ يَخِيطُ ثَوْبَهُ وَيَخْصِفُ نَعْلَهُ قَالَتْ وَكَانَ يَعْمَلُ مَا يَعْمَلُ الرِّجَالُ فِي بُيُوتِهِمْ

Musnad Ahmad 25039: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dan [Hasan] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Mahdy] dari [Hisyam bin Urwah] dari [Ayahnya] dari [Aisyah], ia pernah ditanya mengenai apa yang diperbuat oleh Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam ketika di rumahnya. Ia menjawab: "Beliau menjahit bajunya, mengesol sandalnya, dan beliau melakukan sebagaimana yang dilakukan para lelaki di rumah mereka."

Grade

Musnad Ahmad #25050

مسند أحمد ٢٥٠٥٠: حَدَّثَنَا يُونُسُ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ لَمَّا نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَاتُ { تُرْجِي مَنْ تَشَاءُ مِنْهُنَّ وَتُؤْوِي إِلَيْكَ مَنْ تَشَاءُ } قَالَتْ عَائِشَةُ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا أَرَى رَبَّكَ إِلَّا يُسَارِعُ فِي هَوَاكَ

Musnad Ahmad 25050: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Hisyam bin Urwah] dari Urwah dari [Aisyah] berkata: ketika turun ayat berikut ini: "Kamu boleh menangguhkan menggauli siapa yang kamu kehendaki di antara mereka (isteri-isterimu) dan (boleh pula) menggauli siapa yang kamu kehendaki" Aisyah berkata: "Wahai Rasulullah! aku tidak melihat Tuhan-mu kecuai segera memenuhi keinginanmu."

Grade

Musnad Ahmad #25059

مسند أحمد ٢٥٠٥٩: حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ أَزْوَاجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرَدْنَ أَنْ يُرْسِلْنَ عُثْمَانَ إِلَى أَبِي بَكْرٍ يَسْأَلْنَهُ مِيرَاثَهُنَّ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ لَهُنَّ عَائِشَةُ أَوَلَيْسَ قَدْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَاهُ فَهُوَ صَدَقَةٌ

Musnad Ahmad 25059: Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Isa] ia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Malik] dari [Azzuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah]: ketika Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam wafat, para isterinya ingin mengutus Utsman kepada Abu Bakr untuk menanyakan bagian warits mereka dari Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam, Kemudian Aisyah berkata kepada mereka: "Bukankah Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: 'Kita tidak akan mewarisi, karena apa-apa yang kami tinggalkan adalah sedekah'."

Grade

Musnad Ahmad #25069

مسند أحمد ٢٥٠٦٩: حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ قَالَ سَأَلْتُ الزُّهْرِيَّ عَنْ الرَّجُلِ يُخَيِّرُ امْرَأَتَهُ فَتَخْتَارُهُ قَالَ حَدَّثَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أَتَانِي نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنِّي سَأَعْرِضُ عَلَيْكِ أَمْرًا فَلَا عَلَيْكِ أَنْ لَا تَعْجَلِي حَتَّى تُشَاوِرِي أَبَوَيْكِ فَقُلْتُ وَمَا هَذَا الْأَمْرُ قَالَتْ فَتَلَا عَلَيَّ { يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ إِنْ كُنْتُنَّ تُرِدْنَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا وَزِينَتَهَا فَتَعَالَيْنَ أُمَتِّعْكُنَّ وَأُسَرِّحْكُنَّ سَرَاحًا جَمِيلًا وَإِنْ كُنْتُنَّ تُرِدْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ فَإِنَّ اللَّهَ أَعَدَّ لِلْمُحْسِنَاتِ مِنْكُنَّ أَجْرًا عَظِيمًا } قَالَتْ فَقُلْتُ وَفِي أَيِّ ذَلِكَ تَأْمُرُنِي أَنْ أُشَاوِرَ أَبَوَيَّ بَلْ أُرِيدُ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ قَالَتْ فَسُرَّ بِذَلِكَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَعْجَبَهُ وَقَالَ سَأَعْرِضُ عَلَى صَوَاحِبِكِ مَا عَرَضْتُ عَلَيْكِ فَكَانَ يَقُولُ لَهُنَّ كَمَا قَالَ لِعَائِشَةَ ثُمَّ يَقُولُ قَدْ اخْتَارَتْ عَائِشَةُ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالدَّارَ الْآخِرَةَ قَالَتْ عَائِشَةُ فَقَدْ خَيَّرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ نَرَ ذَلِكَ طَلَاقًا

Musnad Ahmad 25069: Telah menceritakan kepada kami [Katsir bin Hisyam] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ja'far] berkata: saya pernah bertanya kepada [Azzuhri] mengenai seorang suami yang memberi pilihan kepada isterinya, lalu ia memilihnya. Ia menjawab: telah menceritakan kepadaku [Urwah bin Az Zubair] dari [Aisyah] berkata: Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam pernah mendatangiku seraya menuturkan: "Sesungguhnya aku akan paparkan kepada mu suatu perkara dan hendaknya engkau jangan terburu-buru mengambil keputusan hingga engkau bermusyawarah dengan kedua orang tua mu." Saya berkata: "Perkara apa ini." Ia berkata: kemudian beliau membacakan ayat kepadaku: "Hai nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu: "Jika kamu sekalian mengingini kehidupan dunia dan perhiasannya, Maka marilah supaya kuberikan kepadamu mut'ah dan Aku ceraikan kamu dengan cara yang baik. Dan jika kamu sekalian menghendaki (keredhaan) Allah dan Rasulnya-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, Maka Sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa yang berbuat baik diantaramu pahala yang besar." ia berkata: saya berkata: "Untuk apa egkau menyuruhku bermusyawarah dengan kedua orang tuaku, karena aku pasti memilih Allah dan Rasul-Nya serta kehidupan akhirat." Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam merasa bahagia dan kagum terhadap hal itu. Beliau menuturkan: "Aku akan memaparkan kepada teman-temanmu yang lain sebagaimana apa yang aku paparkan kepadamu." Beliau pun menuturkan kepada mereka sebagaimana yang dikatakan kepada Aisyah, beliau menuturkan: "Aisyah telah memilih Allah dan Rasul-Nya serta kehidupan akhirat." Aisyah berkata: "Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam telah memberi pilihan kepada kami, tapi kami tidak melihat ada yang dicerai."

Grade

Musnad Ahmad #25092

مسند أحمد ٢٥٠٩٢: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ عَنْ دَاوُدَ عَنْ عَامِرٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ لَوْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَاتِمًا شَيْئًا لَكَتَمَ هَذِهِ الْآيَةَ { وَإِذْ تَقُولُ لِلَّذِي أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِ وَأَنْعَمْتَ عَلَيْهِ أَمْسِكْ عَلَيْكَ زَوْجَكَ وَاتَّقِ اللَّهَ وَتُخْفِي فِي نَفْسِكَ مَا اللَّهُ مُبْدِيهِ }

Musnad Ahmad 25092: Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahab] dari [Daud] dari [Amir] dari [Aisyah] berkata: "Kalaulah Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam (diperbolehkan) menyembunyikan sesuatu, sungguh beliau akan menyembunyikan ayat berikut ini. "Dan (ingatlah), ketika kamu Berkata kepada orang yang Allah Telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) Telah memberi nikmat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya.""

Grade

Musnad Ahmad #25100

مسند أحمد ٢٥١٠٠: حَدَّثَنَا عَبِيدَةُ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي زِيَادٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ أَبِي رَبَاحٍ قَالَ أَتَيْنَ نِسْوَةٌ مِنْ أَهْلِ حِمْصَ عَائِشَةَ فَقَالَتْ لَهُنَّ عَائِشَةُ لَعَلَّكُنَّ مِنْ النِّسَاءِ اللَّاتِي يَدْخُلْنَ الْحَمَّامَاتِ فَقُلْنَ لَهَا إِنَّا لَنَفْعَلُ فَقَالَتْ لَهُنَّ عَائِشَةُ أَمَا إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَيُّمَا امْرَأَةٍ وَضَعَتْ ثِيَابَهَا فِي غَيْرِ بَيْتِ زَوْجِهَا هَتَكَتْ مَا بَيْنَهَا وَبَيْنَ اللَّهِ

Musnad Ahmad 25100: Telah menceritakan kepada kami [Abidah] ia berkata: telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Abu Ziyad] dari [Atha' bin Abi Rabah] berkata: para wanita dari penduduk Himsha mendatangi Aisyah. ia bertanya kepada mereka: "Bukankah kalian termasuk para wanita yang pernah berada di tempat pemandian umum itu?" mereka menjawab kepadanya: "Sungguh, kami benar melakukan hal itu." Aisyah berkata kepada mereka: "Sungguh, saya telah mendengar Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam menuturkan: "Siapa saja wanita yang meletakkan bajunya bukan di rumah suaminya, maka ia telah menghancurkan hubungan antara ia dengan Allah."

Grade

Musnad Ahmad #25104

مسند أحمد ٢٥١٠٤: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ دَخَلَتْ عَلَيَّ خُوَيْلَةُ بِنْتُ حَكِيمِ بْنِ أُمَيَّةَ بْنِ حَارِثَةَ بْنِ الْأَوْقَصِ السُّلَمِيَّةُ وَكَانَتْ عِنْدَ عُثْمَانَ بْنِ مَظْعُونٍ قَالَتْ فَرَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَذَاذَةَ هَيْئَتِهَا فَقَالَ لِي يَا عَائِشَةُ مَا أَبَذَّ هَيْئَةَ خُوَيْلَةَ قَالَتْ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ امْرَأَةٌ لَا زَوْجَ لَهَا يَصُومُ النَّهَارَ وَيَقُومُ اللَّيْلَ فَهِيَ كَمَنْ لَا زَوْجَ لَهَا فَتَرَكَتْ نَفْسَهَا وَأَضَاعَتْهَا قَالَتْ فَبَعَثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى عُثْمَانَ بْنِ مَظْعُونٍ فَجَاءَهُ فَقَالَ يَا عُثْمَانُ أَرَغْبَةً عَنْ سُنَّتِي قَالَ فَقَالَ لَا وَاللَّهِ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلَكِنْ سُنَّتَكَ أَطْلُبُ قَالَ فَإِنِّي أَنَامُ وَأُصَلِّي وَأَصُومُ وَأُفْطِرُ وَأَنْكِحُ النِّسَاءَ فَاتَّقِ اللَّهَ يَا عُثْمَانُ فَإِنَّ لِأَهْلِكَ عَلَيْكَ حَقًّا وَإِنَّ لِضَيْفِكَ عَلَيْكَ حَقًّا وَإِنَّ لِنَفْسِكَ عَلَيْكَ حَقًّا فَصُمْ وَأَفْطِرْ وَصَلِّ وَنَمْ

Musnad Ahmad 25104: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq] berkata: telah menceritakan kepadaku [Hisyam bin Urwah] dari [Ayahnya] dari [Aisyah, isteri Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam] berkata: "Khuwailah binti Hakim bin Umayah bin Haritsah bin Al Auqas Assulamiyah, ia adalah isterinya Utsman bin Mazh'un, ia menemuiku." Aisyah berkata: "Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam melihatnya seolah ia mempunyai peringai yang buruk. Beliau menuturkan kepadaku: "Wahai Aisyah! Alangkah buruknya tingkah laku Khuwailah?" ia berkata: saya menjawab: "Wahai Rasulullah! Ia adalah seorang wanita yang tidak mempunyai suami, berpuasa di siang harinya, dan selalu shalat malam. Ia seperti orang yang tidak punya suami sama sekali, ia tidak memperhatikan dirinya sendiri dan menyia-nyiakannya." Ia berkata: "Kemudian Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam mengutus kepada Utsman bin Mazh'un, dan ia pun mendatangi beliau. Beliau bertanya: 'Wahai Utsman, apakah engkau membenci sunnahku? ' ia menjawab: 'Tidak, demi Allah Wahai Rasulullah! Akan tetapi aku melaksanakan sunnahmu.' Beliau menuturkan: "Sesungguhnya aku tidur, berpuasa, berbuka, dan menikahi wanita. Maka bertakwalah wahai Utsman! Karena keluargamu mempunyai hak, tamu mu juga memiliki hak, dan diri mu juga mempunyai hak. Maka berpuasa dan berbukalah, serta shalat dan tidurlah."

Grade

Musnad Ahmad #25109

مسند أحمد ٢٥١٠٩: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ وَسَعْدٌ قَالَا حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْحَارِثِ التَّيْمِيُّ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ سَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ كَانَتْ فِي حِجْرِي جَارِيَةٌ مِنْ الْأَنْصَارِ فَزَوَّجْتُهَا قَالَتْ فَدَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عُرْسِهَا فَلَمْ يَسْمَعْ لَعِبًا فَقَالَ يَا عَائِشَةُ إِنَّ هَذَا الْحَيَّ مِنْ الْأَنْصَارِ يُحِبُّونَ كَذَا وَكَذَا

Musnad Ahmad 25109: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] dan [Sa'ad] keduanya berkata: [Ayahku] berkata: dari [Muhammad bin Ishaq] berkata: telah menceritakan kepadaku [Muhamad bin Ibrahim bin Al Harits Attaimi] dari [Ishaq bin Sahl bin Abu Hatsmah] dari [Ayahnya] dari [Aisyah, isteri Nabi shallaallahu 'alaihi wa sallam] berkata: "Ada seorang anak perempuan Anshar yang aku asuh, kemudian aku menikahkannya." ia berkata: "Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam lantas menemuiku pada hari pernikahannya. Beliau tidak mendengar ada permainan, beliau bersabda: "Wahai Aisyah! sesungguhnya ini adalah perkampungan Anshar, mereka menyukai ini dan itu."

Grade

Musnad Ahmad #25111

مسند أحمد ٢٥١١١: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي الزُّهْرِيُّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أَتَتْ سَهْلَةُ بِنْتُ سُهَيْلٍ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ سَالِمًا كَانَ مِنَّا حَيْثُ قَدْ عَلِمْتَ أَنَّا كُنَّا نَعُدُّهُ وَلَدًا فَكَانَ يَدْخُلُ عَلَيَّ كَيْفَ شَاءَ لَا نَحْتَشِمُ مِنْهُ فَلَمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ فِيهِ وَفِي أَشْبَاهِهِ مَا أَنْزَلَ أَنْكَرْتُ وَجْهَ أَبِي حُذَيْفَةَ إِذَا رَآهُ يَدْخُلُ عَلَيَّ قَالَ فَأَرْضِعِيهِ عَشْرَ رَضَعَاتٍ ثُمَّ لِيَدْخُلْ عَلَيْكِ كَيْفَ شَاءَ فَإِنَّمَا هُوَ ابْنُكِ فَكَانَتْ عَائِشَةُ تَرَاهُ عَامًّا لِلْمُسْلِمِينَ وَكَانَ مَنْ سِوَاهَا مِنْ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرَى أَنَّهَا كَانَتْ خَاصَّةً لِسَالِمٍ مَوْلَى أَبِي حُذَيْفَةَ الَّذِي ذَكَرَتْ سَهْلَةُ مِنْ شَأْنِهِ رُخْصَةً لَهُ

Musnad Ahmad 25111: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq] berkata: telah menceritakan kepadaku [Azzuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] berkata: "Sahlah binti Suhail pernah mendatangi Rasulullah shallaallahu 'alaihi wa sallam seraya berkata kepada beliau: 'Wahai Rasulullah! Sesungguhnya Salim sering bersama kami sebagaimana engkau ketahui bahwa kami menganggapnya masih seorang anak-anak. Ia menemui ku setiap kali ia mau dan kami tidak malu kepadanya. Tatkala Allah menurunkan ayat mengenai hal itu atau yang serupa dan ketika ia menemuiku, saya mengingkari kemiripan wajahnya dengan Abu Hudzaifah'." Beliau bersabda: "Susuilah dia sepuluh kali susuan. Baru kemudian ia menemui mu semau dia. Karena ia menjadi anak mu." Aisyah berpendapat hal itu umum untuk seluruh kaum muslimin, sedangkan isteri-isteri beliau yang lain berpendapat bahwa hal itu khusus untuk Salim, budak Abu Hudzaifah yang diceritakan oleh Sahlah dari permasalahannya (Salim) sehingga menjadi rukhsah baginya.

Grade