Hadits Mutawatir

Musnad Ahmad #22992

مسند أحمد ٢٢٩٩٢: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ هِشَامٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كُفِّنَ فِي ثَلَاثَةِ أَثْوَابٍ سُحُولِيَّةٍ بِيضٍ وَقَالَ أَبُو بَكْرٍ فِي أَيِّ شَيْءٍ كُفِّنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْتُ فِي ثَلَاثَةِ أَثْوَابٍ قَالَ كَفِّنُونِي فِي ثَوْبَيَّ هَذَيْنِ وَاشْتَرُوا ثَوْبًا آخَرَ

Musnad Ahmad 22992: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Hisyam] dari [ayahnya] dari [Aisyah]: "Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dikafani dengan tiga kain yang terbuat dari kapas yang putih." Abu Bakar berkata: "Dengan berapa kain Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dikafani?" Saya berkata: "Dengan tiga kain." Abu Bakar berkata: "Kafanilah saya dengan dua kainku ini, dan belilah satu kain lagi yang lain."

Grade

Musnad Ahmad #22993

مسند أحمد ٢٢٩٩٣: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ ابْنِ عَجْلَانَ عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ تَوَضَّأَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ عِنْدَ عَائِشَةَ فَقَالَتْ يَا عَبْدَ الرَّحْمَنِ أَسْبِغْ الْوُضُوءَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَيْلٌ لِلْعَرَاقِيبِ مِنْ النَّارِ

Musnad Ahmad 22993: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ibnu Ajlan] dari [Sa'id bin Abi Sa'id] dari [Abi Salamah]: Abdur Rahman pernah berwudlu di depan [Aisyah]. Lalu dia (Aisyah) Berkata: "Wahai Abdur Rahman, sempurnakanlah wudhu. Karena, sesungguhnya saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Celakalah tumit yang tak tersentuh air wudhu untuk terjilat api neraka."

Grade

Musnad Ahmad #23000

مسند أحمد ٢٣٠٠٠: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ خَرَجَ عَلْقَمَةُ وَأَصْحَابُهُ حُجَّاجًا فَذَكَرَ بَعْضُهُمْ الصَّائِمَ يُقَبِّلُ وَيُبَاشِرُ فَقَامَ رَجُلٌ مِنْهُمْ قَدْ قَامَ سَنَتَيْنِ وَصَامَهُمَا هَمَمْتُ أَنْ آخُذَ قَوْسِي فَأَضْرِبَكَ بِهَا قَالَ فَكُفُّوا حَتَّى تَأْتُوا عَائِشَةَ فَدَخَلُوا عَلَى عَائِشَةَ فَسَأَلُوهَا عَنْ ذَلِكَ فَقَالَتْ عَائِشَةُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ وَيُبَاشِرُ وَكَانَ أَمْلَكَكُمْ لِإِرْبِهِ قَالُوا يَا أَبَا شِبْلٍ سَلْهَا قَالَ لَا أَرْفُثُ عِنْدَهَا الْيَوْمَ فَسَأَلُوهَا فَقَالَتْ كَانَ يُقَبِّلُ وَيُبَاشِرُ وَهُوَ صَائِمٌ

Musnad Ahmad 23000: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari [Alqamah], Alqamah pernah pergi haji bersama para sahabatnya, beliau menceritakan bahwa sebagian mereka ada yang berpuasa tapi ia tetap mencium dan mencumbuinya (istrinya). Lalu berdiri seorang lelaki diantara mereka yang telah berpuasa selama dua tahun. Aku ingin mengambil busur panahku dan aku ingin memukulmu dengannya. Dia (Alqamah) Berkata: "Hanya mereka menahannya sampai mereka menemui [Aisyah], lalu mereka menemui Aisyah dan bertanya kepadanya mengenai hal tersebut." Aisyah menjawab: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa tapi juga mencium dan mencumbuinya (istrinya) dan beliau adalah orang yang paling bisa menjaga nafsunya diantara kalian." Mereka berkata: "Wahai Aba Syibli, tanyalah dia (Aisyah)." Dia (Alqamah) menjawab: "Semenjak hari itu aku tidak pernah berkata keji di hadapannya." Lalu mereka menanyakan hal itu kepadanya (Aisyah) dan dia menjawab: "Beliau mencium dan mencumbui (istrinya) sedang beliau dalam keadaan berpuasa."

Grade

Musnad Ahmad #23021

مسند أحمد ٢٣٠٢١: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ زَوْجُ بَرِيرَةَ حُرًّا فَلَمَّا أُعْتِقَتْ وَقَالَ مَرَّةً عُتِقَتْ خَيَّرَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاخْتَارَتْ نَفْسَهَا قَالَتْ وَأَرَادَ أَهْلُهَا أَنْ يَبِيعُوهَا وَيَشْتَرِطُوا الْوَلَاءَ قَالَتْ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ اشْتَرِيهَا فَأَعْتِقِيهَا فَالْوَلَاءُ لِمَنْ أَعْتَقَ

Musnad Ahmad 23021: Telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al-A'masy] dari [Ibrahim] dari [Al-Aswad] dari [Aisyah] berkata: "Istri Barirah adalah seorang yang merdeka, ketika ia dibebaskan, ia diberi pilihan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam maka dia pun memilih sendiri." (Aisyah) Berkata: "Dan keluarganya berniyat menjualnya dengan syarat wala' tetap milik mereka." (Aisyah) Berkata: "Lalu aku ceritakan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, maka beliau lantas bersabda: "Belilah dia, aku akan memerdekakannya dan wala' adalah milik orang yang memerdekakan."

Grade

Musnad Ahmad #23025

مسند أحمد ٢٣٠٢٥: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ وَالْأَسْوَدِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ وَهُوَ صَائِمٌ وَيُبَاشِرُ وَهُوَ صَائِمٌ وَلَكِنَّهُ كَانَ أَمْلَكَكُمْ لِإِرْبِهِ

Musnad Ahmad 23025: Telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al-A'masy] dari [Ibrahim] dari [Alqamah] dan [Al-Aswad] dari [Aisyah] berkata: "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berpuasa beliau juga mencium dan mencumbuinya (istri-istrinya). Tapi, beliau adalah orang yang paling bisa menahan syahwatnya diantara kalian."

Grade

Musnad Ahmad #23031

مسند أحمد ٢٣٠٣١: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ عُمَيْرٍ قَالَ بَلَغَ عَائِشَةَ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرٍو يَأْمُرُ النِّسَاءَ إِذَا اغْتَسَلْنَ أَنْ يَنْقُضْنَ رُءُوسَهُنَّ فَقَالَتْ يَا عَجَبًا لِابْنِ عَمْرٍو وَهُوَ يَأْمُرُ النِّسَاءَ إِذَا اغْتَسَلْنَ أَنْ يَنْقُضْنَ رُءُوسَهُنَّ أَفَلَا يَأْمُرُهُنَّ أَنْ يَحْلِقْنَ لَقَدْ كُنْتُ أَنَا وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَغْتَسِلُ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ فَمَا أَزِيدُ عَلَى أَنْ أُفْرِغَ عَلَى رَأْسِي ثَلَاثَ إِفْرَاغَاتٍ

Musnad Ahmad 23031: Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah mengkhabarkan kepada kami [Ayyub] dari [Abi Zubair] dari ['Ubaid bin 'Umair] berkata: "Telah sampai kepada [Aisyah] bahwa Abdullah bin Amru telah memerintahkan kepada para wanita untuk melepas gulungan (sanggul) rambut kepalanya ketika mereka mandi." Lalu Aisyah berkata: "Sungguh mengherankan ibnu Amru, dia memerintahkan para wanita untuk melepas sanggul rambut kepalanya. Kenapa dia tidak memerintahkan mereka untuk mencukur?. Sungguh aku dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mandi dalam satu bejana dan aku menyiramkan air ke kepalaku tidak lebih dari tiga gayung."

Grade

Musnad Ahmad #23045

مسند أحمد ٢٣٠٤٥: حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ الْقَاسِمَ يُحَدِّثُ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُقَبِّلُ أَوْ يُقَبِّلُنِي وَهُوَ صَائِمٌ وَأَيُّكُمْ كَانَ أَمْلَكَ لِإِرْبِهِ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Musnad Ahmad 23045: Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari ['Ubaidillah] berkata: "Aku telah mendengar [Al-Qasim] berkata dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah dicium dan menciumku sedang beliau dalam keadaan puasa. Dan adakah diantara kalian yang lebih dapat menjaga nafsunya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam?"

Grade

Musnad Ahmad #23048

مسند أحمد ٢٣٠٤٨: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ مَسْرُوقٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ دَخَلَتْ عَلَيْهَا يَهُودِيَّةٌ اسْتَوْهَبَتْهَا طِيبًا فَوَهَبَتْ لَهَا عَائِشَةُ فَقَالَتْ أَجَارَكِ اللَّهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ قَالَتْ فَوَقَعَ فِي نَفْسِي مِنْ ذَلِكَ حَتَّى جَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِلْقَبْرِ عَذَابًا قَالَ نَعَمْ إِنَّهُمْ لَيُعَذَّبُونَ فِي قُبُورِهِمْ عَذَابًا تَسْمَعُهُ الْبَهَائِمُ

Musnad Ahmad 23048: Telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah], dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Al-A'masy] dari [Syaqiq] dari [Masruq] dari [Aisyah] berkata: "Ada seorang wanita yahudi menemui Aisyah meminta agar dia diberi minyak wangi, lalu Aisyah pun memberinya." Kemudian (si wanita yahudi) Berkata: "Semoga Allah menyelematkanmu dari siksa kubur." Dia (Aisyah) Berkata: "Hal itu masih tetap mengganjal bagi diriku hingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pun datang, lalu aku ceritakan hal itu kepadanya. Aku berkata: 'Wahai Rasulullah, apakah di kubur ada penyiksaan? ' Beliau menjawab: 'Benar, mereka akan disiksa di kuburan-kuburan mereka, siksaan yang dapat didengar oleh binatang-binatang.'"

Grade

Musnad Ahmad #23056

مسند أحمد ٢٣٠٥٦: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ لَمَّا ثَقُلَ أَبُو بَكْرٍ قَالَ أَيُّ يَوْمٍ هَذَا قُلْنَا يَوْمُ الِاثْنَيْنِ قَالَ فَأَيُّ يَوْمٍ قُبِضَ فِيهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قُلْنَا قُبِضَ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ قَالَ فَإِنِّي أَرْجُو مَا بَيْنِي وَبَيْنَ اللَّيْلِ قَالَتْ وَكَانَ عَلَيْهِ ثَوْبٌ فِيهِ رَدْعٌ مِنْ مِشْقٍ فَقَالَ إِذَا أَنَا مِتُّ فَاغْسِلُوا ثَوْبِي هَذَا وَضُمُّوا إِلَيْهِ ثَوْبَيْنِ جَدِيدَيْنِ فَكَفِّنُونِي فِي ثَلَاثَةِ أَثْوَابٍ فَقُلْنَا أَفَلَا نَجْعَلُهَا جُدُدًا كُلَّهَا قَالَ فَقَالَ لَا إِنَّمَا هُوَ لِلْمُهْلَةِ قَالَتْ فَمَاتَ لَيْلَةَ الثُّلَاثَاءِ

Musnad Ahmad 23056: Telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah] Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] berkata: "Ketika [Abu Bakar] sakit parah, ia berkata: 'Hari apa ini? ' Kami menjawab: 'Hari senin.' Dia (Abu Bakar) Berkata: 'Pada hari apa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam wafat? ' Kami menjawab: 'Beliau wafat pada hari senin.' Dia berkata: 'Sungguh aku berharap (umurku) antara aku (sekarang) dan malam.' (Aisyah) Berkata: 'Ketika itu dia memakai baju yang terkena Lumpur merah.' Maka dia berkata: 'Bila saya meninggal, maka cucilah bajuku ini dan gabungkanlah ia dengan dua kain yang baru. Lalu kafanilah aku dengan tiga kain.' Kami menjawab: 'Apakah tidak sebaiknya kita menggunakan kain yang semua baru?.' Dia menjawab: 'Tidak, karena kain itu hanyalah untuk cairan-cairan daging yang meleleh.' (Aisyah) Berkata: 'Kemudian ia wafat pada malam selasa.'"

Grade

Musnad Ahmad #23057

مسند أحمد ٢٣٠٥٧: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْقَاسِمِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ فِي بَرِيرَةَ ثَلَاثُ قَضِيَّاتٍ أَرَادَ أَهْلُهَا أَنْ يَبِيعُوهَا وَيَشْتَرِطُوا الْوَلَاءَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ اشْتَرِيهَا فَأَعْتِقِيهَا فَإِنَّمَا الْوَلَاءُ لِمَنْ أَعْتَقَ قَالَ وَعُتِقَتْ فَخَيَّرَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاخْتَارَتْ نَفْسَهَا قَالَتْ وَكَانَ النَّاسُ يَتَصَدَّقُونَ عَلَيْهَا فَتُهْدِي لَنَا فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ هُوَ عَلَيْهَا صَدَقَةٌ وَهُوَ لَكُمْ هَدِيَّةٌ فَكُلُوهُ

Musnad Ahmad 23057: Telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah], dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin 'Urwah] dari [Abdurrahman bin Al-Qasim] dari [ayahnya] dari [Aisyah] berkata: "Pada diri Barirah ada tiga masalah sehingga keluarganya ingin menjualnya dengan mensyaratkan wala' tetap milik mereka. Lalu hal itu saya ceritakan kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam." Maka beliau bersabda: "Belilah dia dan merdekakanlah hak wala' bagi orang yang memerdekakan." (Abu Muawiyah) Berkata: "Lalu dia dimerdekakan dan diberi pilihan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan dia memilih dirinya sendiri. (Aisyah) Berkata: "Banyak orang yang bersedekah kepadanya dan kami diberi hadiah. Lalu aku ceritakan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan beliau bersabda: "Sedekah adalah menjadi haknya (Barirah) dan hadiah adalah hak kalian, maka makanlah hadiah tersebut."

Grade