مسند أحمد ١٣٨٧٣: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ رَأَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَوْمًا يَتَوَضَّئُونَ فَلَمْ يَمَسَّ أَعْقَابَهُمْ الْمَاءُ فَقَالَ وَيْلٌ لِلْأَعْقَابِ مِنْ النَّارِ
Musnad Ahmad 13873: Telah bercerita kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah bercerita kepada kami [Al 'A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melihat suatu kaum yang berwudhu dan tumit mereka tidak tersentuh air, maka (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Celakalah tumit-tumit yang tak tersentuh air wudhu sehingga dijilat api neraka".
Grade
مسند أحمد ١٣٨٨٠: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اهْتَزَّ عَرْشُ اللَّهِ لِمَوْتِ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ
Musnad Ahmad 13880: Telah bercerita kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah bercerita kepada kami [Al 'A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bergoncanglah Arsy Allah karena kematian Sa'd bin Mu'adz"
Grade
مسند أحمد ١٣٨٨٩: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ قَالَ قَالَ جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ أَهْلَلْنَا أَصْحَابَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْحَجِّ خَالِصًا لَيْسَ مَعَهُ غَيْرُهُ خَالِصًا وَحْدَهُ فَقَدِمْنَا مَكَّةَ صُبْحَ رَابِعَةٍ مَضَتْ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِلُّوا وَاجْعَلُوهَا عُمْرَةً فَبَلَغَهُ إِنَّا نَقُولُ لَمَّا لَمْ يَكُنْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ عَرَفَةَ إِلَّا خَمْسٌ أَمَرَنَا أَنْ نَحِلَّ فَيَرُوحَ إِلَى مِنًى نَاسٌ مِنَّا وَمَذَاكِيرُنَا تَقْطُرُ مَنِيًّا فَخَطَبَنَا فَقَالَ قَدْ بَلَغَنِي الَّذِي قُلْتُمْ وَإِنِّي لَأَتْقَاكُمْ وَأَبَرُّكُمْ وَلَوْلَا الْهَدْيُ لَحَلَلْتُ وَلَوْ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ مَا أَهْدَيْتُ حِلُّوا وَاجْعَلُوهَا عُمْرَةً قَالَ وَقَدِمَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ مِنْ الْيَمَنِ قَالَ بِمَ أَهْلَلْتَ فَقَالَ بِمَا أَهَلَّ بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَأَهْدِهِ وَامْكُثْ حَرَامًا كَمَا أَنْتَ
Musnad Ahmad 13889: Telah bercerita kepada kami [Isma'il] telah menghabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] dari ['Atha'] berkata: [Jabir bin Abdullah] berkata: kami para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beniat haji saja tanpa yang lainnya. Tatkala kami sampai di Makkah pada hari keempat waktu subuh bulan Dzulhijjah. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bertahallullah kalian, dan jadikan umroh!" lalu sampai kepada beliau bahwa kami telah berkata telah memberitakan kepada kami bahwa beliau menyuruh kami keluar dari ihrom, tatkala jarak kami dengan Arafah hanya tinggal lima. Maka sebagian dari kami berangkat ke Mina dalam keadaan maninya terpancar dari kemaluan kami. Lalu (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) berkhutbah dengan bersabda: "Telah sampai kepadaku yang kalian katakan, saya adalah orang yang paling bertakwa dan paling baik di antara kalian. Jika saya tidak membawa sembelihan maka saya akan bertahallul. Jika saya mendapatkan apa yang telah saya tinggalkan maka saya tidak akan berkurban, bertahallulah dan jadikan haji kalian sebagai umroh". (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: 'Ali Radliyallahu'anhu datang dari Yaman. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) bertanya, dengan apa kau berniat? Maka dia menjawab, saya berniat sebagaimana Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berniat. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: maka sembelihlah dan tinggal di Haram sebagaimana kau lakukan.
Grade
مسند أحمد ١٣٨٩٠: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنْ شُعْبَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَعْدِ بْنِ زُرَارَةَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْحَسَنِ بْنِ عَلِيٍّ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ بَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَرَأَى زِحَامًا وَرَجُلًا قَدْ ظُلِّلَ عَلَيْهِ فَسَأَلَ عَنْهُ فَقَالُوا هَذَا صَائِمٌ فَقَالَ لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تَصُومُوا فِي السَّفَرِ
Musnad Ahmad 13890: Telah bercerita kepada kami [Isma'il] dari [Syu'bah] dari [Muhammad bin Abdurrahman bin Sa'd bin Zuroroh] dari [Muhammad bin 'Amr bin Al Hasan bin 'Ali] sesungguhnya telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam sebuah perjalanan beliau melihat keramaian ada seorang laki-laki yang mereka payungi, lalu beliau bertanya tentangnya. Mereka menjawab, "Ini adalah orang yang sedang berpuasa". Lalu (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Tidaklah termasuk kebaikan jika kalian berpuasa dalam perjalanan".
Grade
مسند أحمد ١٣٨٩٧: حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَسَفَتْ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ ذَلِكَ الْيَوْمَ الَّذِي مَاتَ فِيهِ إِبْرَاهِيمُ عَلَيْهِ السَّلَام ابْنُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ النَّاسُ إِنَّمَا كَسَفَتْ الشَّمْسُ لِمَوْتِ إِبْرَاهِيمَ فَقَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَلَّى بِالنَّاسِ سِتَّ رَكَعَاتٍ فِي أَرْبَعِ سَجَدَاتٍ كَبَّرَ ثُمَّ قَرَأَ فَأَطَالَ الْقِرَاءَةَ ثُمَّ رَكَعَ نَحْوًا مِمَّا قَامَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَقَرَأَ دُونَ الْقِرَاءَةِ الْأُولَى ثُمَّ رَكَعَ نَحْوًا مِمَّا قَامَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَقَرَأَ دُونَ الْقِرَاءَةِ الثَّانِيَةِ ثُمَّ رَكَعَ نَحْوًا مِمَّا قَامَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَانْحَدَرَ لِلسُّجُودِ فَسَجَدَ سَجْدَتَيْنِ ثُمَّ قَامَ فَرَكَعَ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ قَبْلَ أَنْ يَسْجُدَ لَيْسَ فِيهَا رَكْعَةٌ إِلَّا الَّتِي قَبْلَهَا أَطْوَلُ مِنْ الَّتِي بَعْدَهَا إِلَّا أَنَّ رُكُوعَهُ نَحْوٌ مِنْ قِيَامِهِ ثُمَّ تَأَخَّرَ فِي صَلَاتِهِ وَتَأَخَّرَتْ الصُّفُوفُ مَعَهُ ثُمَّ تَقَدَّمَ فَقَامَ فِي مَقَامِهِ وَتَقَدَّمَتْ الصُّفُوفُ فَقَضَى الصَّلَاةَ وَقَدْ طَلَعَتْ الشَّمْسُ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَإِنَّهُمَا لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ بَشَرٍ فَإِذَا رَأَيْتُمْ شَيْئًا مِنْ ذَلِكَ فَصَلُّوا حَتَّى تَنْجَلِيَ إِنَّهُ لَيْسَ مِنْ شَيْءٍ تُوعَدُونَهُ إِلَّا قَدْ رَأَيْتُهُ فِي صَلَاتِي هَذِهِ وَلَقَدْ جِيءَ بِالنَّارِ فَذَلِك حِينَ رَأَيْتُمُونِي تَأَخَّرْتُ مَخَافَةَ أَنْ يُصِيبَنِي مِنْ لَفْحِهَا حَتَّى قُلْتُ أَيْ رَبِّ وَأَنَا فِيهِمْ وَرَأَيْتُ فِيهَا صَاحِبَ الْمِحْجَنِ يَجُرُّ قُصْبَهُ فِي النَّارِ كَانَ يَسْرِقُ الْحَاجَّ بِمِحْجَنِهِ فَإِنْ فُطِنَ بِهِ قَالَ إِنَّمَا تَعَلَّقَ بِمِحْجَنِي وَإِنْ غُفِلَ عَنْهُ ذَهَبَ بِهِ وَحَتَّى رَأَيْتُ فِيهَا صَاحِبَةَ الْهِرَّةِ الَّتِي رَبَطَتْهَا فَلَمْ تُطْعِمْهَا وَلَمْ تَتْرُكْهَا تَأْكُلُ مِنْ خَشَاشِ الْأَرْضِ حَتَّى مَاتَتْ جُوعًا وَجِيءَ بِالْجَنَّةِ فَذَلِكَ حِينَ رَأَيْتُمُونِي تَقَدَّمْتُ حَتَّى قُمْتُ فِي مَقَامِي فَمَدَدْتُ يَدِي وَأَنَا أُرِيدُ أَنْ أَتَنَاوَلَ مِنْ ثَمَرِهَا لِتَنْظُرُوا إِلَيْهِ ثُمَّ بَدَا لِي أَنْ لَا أَفْعَلَ
Musnad Ahmad 13897: Telah bercerita kepada kami [Yahya] dari [Abdul Malik] telah bercerita kepadaku ['Atho'] dari [Jabir] berkata: Terjadi gerhana matahari pada masa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertepatan dengan hari meninggalnya Ibrohim anak laki-laki Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Orang-orang berkata: "Sesungguhnya gerhana itu karena kematian Ibrohim". Lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri lalu sholat bersama orang-orang, enam rekaat dan setiap empat sujud bertakbir, lalu membaca (ayat) yang panjang lalu rukuk sama panjangnya dengan waktu sujud, lalu mengangkat kepalanya dan membaca lebih sedikit dari bacaan yang pertama, lalu rukuk sebagaimana berdiri dan mengangkat kepalanya dengan bacaan yang lebih pendek dari bacaan yang kedua, lalu rukuk sebagaimana lamanya berdiri lalu mengangkat kepalanya. Lalu miring untuk sujud lalu bersujud dua kali lalu berdiri lalu rukuk tiga kali sebelum sujud. Rekaatnya itu lamanya lebih pendek dari pada sebelumnya dan rukuknya itu sama dengan waktu berdirinya. Kemudian beliau mengakhiri sholatnya dan orang yang berbaris di belakangnya. Lalu beliau maju dengan berdiri diikuti oleh barisan belakangnya dan melaksanakan sholat dan ternyata matahari sudah terlihat. Lalu beliau bersabda: "Wahai manusia, matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Alloh AzzaWaJalla dan keduanya tidak terjadi gerhana karena kematian manusia. Jika kalian melihat terjadi hal demikian maka sholatlah kalian sampai terlihat kembali. Sesungguhnya tidak ada sesuatu yang telah dijanjikan kepada kalian kecuali saya telah melihatnya dalam sholatku tadi, saya melihat neraka ketika kalian melihatku hendak mengakhirinya karena saya takut terkena jilatannya sampai saya berkata: Wahai Robku, saya melihat di dalamnya ada orang memakai tongkat yang bengkok menyeret lambungnya di neraka, karena dia mencuri milik orang yang berhaji dengan tongkatnya tersebut walau dia tahu. (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Dia membawa tongkatnya, jika ada yang lalai lalu dia membawanya pergi", saya juga melihat ada seorang yang telah mengikat kucing dan tidak memberinya makan dan tidak membiarkan kucing itu untuk mencari makan sendiri sampai mati karena kelaparan. Dan saya melihat syurga ketika kalian melihat saya maju sampai saya berdiri pada tempatku dan saya ulurkan tanganku hendak mengambil buahnya agar kalian dapat melihatnya namun saya urungkan hal itu.
Grade
مسند أحمد ١٣٩٠٥: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْحَسَنِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ فِي سَفَرٍ فَرَأَى رَجُلًا عَلَيْهِ زِحَامٌ قَدْ ظُلِّلَ عَلَيْهِ فَقَالَ مَا هَذَا قَالُوا صَائِمٌ قَالَ لَيْسَ مِنْ الْبِرِّ الصِّيَامُ أَوْ الْبِرَّ الصَّائِمُ فِي السَّفَرِ
Musnad Ahmad 13905: Telah bercerita kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Syu'bah] telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Abdurrahman] dari [Muhammad bin 'Amr bin Al Hasan] dari [Jabir bin Abdullah] Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika dalam sebuah perjalanan melihat seorang yang dikerumuni dan dia diberi naungan. Beliau bertanya, "Ada apa ini?" mereka menjawab, "Ini adalah orang yang berpuasa'. Beliau bersabda: "Tidaklah termasuk kebaikan melakukan puasa atau orang yang berpuasa dalam perjalanan".
Grade
مسند أحمد ١٣٩٠٩: حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ جَعْفَرٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي خُطْبَتِهِ بَعْدَ التَّشَهُّدِ إِنَّ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَأَحْسَنَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ قَالَ يَحْيَى وَلَا أَعْلَمُهُ إِلَّا قَالَ وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكَانَ إِذَا ذَكَرَ السَّاعَةَ أَعْلَى بِهَا صَوْتَهُ وَاشْتَدَّ غَضَبُهُ كَأَنَّهُ مُنْذِرُ جَيْشٍ ثُمَّ يَقُولُ بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةَ كَهَاتَيْنِ وَأَوْمَأَ وَصَفَ يَحْيَى بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى
Musnad Ahmad 13909: Telah bercerita kepada kami [Yahya] dari [Ja'far] telah bercerita kepadaku [bapakku] dari [Jabir bin Abdullah] sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda dalam khutbahnya setelah membaca persaksian, "Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitab Allah AzzaWaJalla, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad" Yahya berkata: dan saya tidak mengetahuinya kecuali bersabda: "Dan sejelek-jelek perkara adalah hal yang baru". Jika beliau menyebutkan Hari Kiamat, beliau mengangkat suaranya, wajahnya memerah seolah-olah orang yang sedang memberi komando pasukan kemudian bersabda: "Saya telah diutus, jarak antara saya dengan Kiamat sebagaimana jarak dua ini", sambil memberi isyarat. Yahya mempraktekkan dengan telunjuk dan jari tengah.
Grade
مسند أحمد ١٣٩١٦: حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا سَلِيمُ بْنُ حَيَّانَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مِينَاءَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الثَّمَرِ حَتَّى تُشَقِّحَ قُلْتُ مَتَى تُشَقِّحُ قَالَ تَحْمَارُّ أَوْ تَصْفَارُّ وَيُؤْكَلُ مِنْهَا
Musnad Ahmad 13916: Telah bercerita kepada kami [Yahya] telah bercerita kepada kami [Salim bin Hayyan] telah bercerita kepada kami [Sa'id bin Mina'] saya telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang jual beli buah sampai memerah atau menguning sebagai tanda telah matang. Saya bertanya, kapan bisa dikatakan telah matang? Beliau menjawab, ketika memerah atau menguning dan bisa dimakan.
Grade
مسند أحمد ١٣٩١٨: حَدَّثَنَا يَحْيَى حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ أَتَيْنَا جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ فِي بَنِي سَلِمَةَ فَسَأَلْنَاهُ عَنْ حَجَّةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَدَّثَنَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَكَثَ بِالْمَدِينَةِ تِسْعَ سِنِينَ لَمْ يَحُجَّ ثُمَّ أُذِّنَ فِي النَّاسِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَاجٌّ هَذَا الْعَامَ قَالَ فَنَزَلَ الْمَدِينَةَ بَشَرٌ كَثِيرٌ كُلُّهُمْ يَلْتَمِسُ أَنْ يَأْتَمَّ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيَفْعَلَ مِثْلَ مَا يَفْعَلُ فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعَشْرٍ بَقِينَ مِنْ ذِي الْقَعْدَةِ وَخَرَجْنَا مَعَهُ حَتَّى أَتَى ذَا الْحُلَيْفَةِ نُفِسَتْ أَسْمَاءُ بِنْتُ عُمَيْسٍ بِمُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ فَأَرْسَلَتْ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَيْفَ أَصْنَعُ قَالَ اغْتَسِلِي ثُمَّ اسْتَذْفِرِي بِثَوْبٍ ثُمَّ أَهِلِّي فَخَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا اسْتَوَتْ بِهِ نَاقَتُهُ عَلَى الْبَيْدَاءِ أَهَلَّ بِالتَّوْحِيدِ لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ وَلَبَّى النَّاسُ وَالنَّاسُ يَزِيدُونَ ذَا الْمَعَارِجِ وَنَحْوَهُ مِنْ الْكَلَامِ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْمَعُ فَلَمْ يَقُلْ لَهُمْ شَيْئًا فَنَظَرْتُ مَدَّ بَصَرِي وَبَيْنَ يَدَيْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ رَاكِبٍ وَمَاشٍ وَمِنْ خَلْفِهِ مِثْلُ ذَلِكَ وَعَنْ يَمِينِهِ مِثْلُ ذَلِكَ وَعَنْ شِمَالِهِ مِثْلُ ذَلِكَ قَالَ جَابِرٌ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ أَظْهُرِنَا عَلَيْهِ يَنْزِلُ الْقُرْآنُ وَهُوَ يَعْرِفُ تَأْوِيلَهُ وَمَا عَمِلَ بِهِ مِنْ شَيْءٍ عَمِلْنَا بِهِ فَخَرَجْنَا لَا نَنْوِي إِلَّا الْحَجَّ حَتَّى أَتَيْنَا الْكَعْبَةَ فَاسْتَلَمَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَجَرَ الْأَسْوَدَ ثُمَّ رَمَلَ ثَلَاثَةً وَمَشَى أَرْبَعَةً حَتَّى إِذَا فَرَغَ عَمَدَ إِلَى مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ فَصَلَّى خَلْفَهُ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ قَرَأَ { وَاتَّخِذُوا مِنْ مَقَامِ إِبْرَاهِيمَ مُصَلًّى } قَالَ أَبِي قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ يَعْنِي جَعْفَرًا فَقَرَأَ فِيهَا بِالتَّوْحِيدِ وَقُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ثُمَّ اسْتَلَمَ الْحَجَرَ وَخَرَجَ إِلَى الصَّفَا ثُمَّ قَرَأَ { إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِنْ شَعَائِرِ اللَّهِ } ثُمَّ قَالَ نَبْدَأُ بِمَا بَدَأَ اللَّهُ بِهِ فَرَقِيَ عَلَى الصَّفَا حَتَّى إِذَا نَظَرَ إِلَى الْبَيْتِ كَبَّرَ قَالَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَصَدَقَ عَبْدَهُ وَغَلَبَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ ثُمَّ دَعَا ثُمَّ رَجَعَ إِلَى هَذَا الْكَلَامِ ثُمَّ نَزَلَ حَتَّى إِذَا انْصَبَّتْ قَدَمَاهُ فِي الْوَادِي رَمَلَ حَتَّى إِذَا صَعِدَ مَشَى حَتَّى أَتَى الْمَرْوَةَ فَرَقِيَ عَلَيْهَا حَتَّى نَظَرَ إِلَى الْبَيْتِ فَقَالَ عَلَيْهَا كَمَا قَالَ عَلَى الصَّفَا فَلَمَّا كَانَ السَّابِعُ عِنْدَ الْمَرْوَةِ قَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي لَوْ اسْتَقْبَلْتُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتَدْبَرْتُ لَمْ أَسُقْ الْهَدْيَ وَلَجَعَلْتُهَا عُمْرَةً فَمَنْ لَمْ يَكُنْ مَعَهُ هَدْيٌ فَلْيَحْلِلْ وَلْيَجْعَلْهَا عُمْرَةً فَحَلَّ النَّاسُ كُلُّهُمْ فَقَالَ سُرَاقَةُ بْنُ مَالِكِ بْنِ جُعْشُمٍ وَهُوَ فِي أَسْفَلِ الْمَرْوَةِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَلِعَامِنَا هَذَا أَمْ لِلْأَبَدِ فَشَبَّكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَصَابِعَهُ فَقَالَ لِلْأَبَدِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ قَالَ دَخَلَتْ الْعُمْرَةُ فِي الْحَجِّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ قَالَ وَقَدِمَ عَلِيٌّ مِنْ الْيَمَنِ فَقَدِمَ بِهَدْيٍ وَسَاقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَهُ مِنْ الْمَدِينَةِ هَدْيًا فَإِذَا فَاطِمَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَدْ حَلَّتْ وَلَبِسَتْ ثِيَابَهَا صَبِيغًا وَاكْتَحَلَتْ فَأَنْكَرَ ذَلِكَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَلَيْهَا فَقَالَتْ أَمَرَنِي بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ بِالْكُوفَةِ قَالَ جَعْفَرٌ قَالَ أَبِي هَذَا الْحَرْفُ لَمْ يَذْكُرْهُ جَابِرٌ فَذَهَبْتُ مُحَرِّشًا أَسْتَفْتِي بِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الَّذِي ذَكَرَتْ فَاطِمَةُ قُلْتُ إِنَّ فَاطِمَةَ لَبِسَتْ ثِيَابَهَا صَبِيغًا وَاكْتَحَلَتْ وَقَالَتْ أَمَرَنِي بِهِ أَبِي قَالَ صَدَقَتْ صَدَقَتْ صَدَقَتْ أَنَا أَمَرْتُهَا بِهِ قَالَ جَابِرٌ وَقَالَ لِعَلِيٍّ بِمَ أَهْلَلْتَ قَالَ قُلْتُ اللَّهُمَّ إِنِّي أُهِلُّ بِمَا أَهَلَّ بِهِ رَسُولُكَ قَالَ وَمَعِي الْهَدْيُ قَالَ فَلَا تَحِلَّ قَالَ فَكَانَتْ جَمَاعَةُ الْهَدْيِ الَّذِي أَتَى بِهِ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ تَعَالَى عَنْهُ مِنْ الْيَمَنِ وَالَّذِي أَتَى بِهِ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِائَةً فَنَحَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِيَدِهِ ثَلَاثَةً وَسِتِّينَ ثُمَّ أَعْطَى عَلِيًّا فَنَحَرَ مَا غَبَرَ وَأَشْرَكَهُ فِي هَدْيِهِ ثُمَّ أَمَرَ مِنْ كُلِّ بَدَنَةٍ بِبَضْعَةٍ فَجُعِلَتْ فِي قِدْرٍ فَأَكَلَا مِنْ لَحْمِهَا وَشَرِبَا مِنْ مَرَقِهَا ثُمَّ قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ نَحَرْتُ هَاهُنَا وَمِنًى كُلُّهَا مَنْحَرٌ وَوَقَفَ بِعَرَفَةَ فَقَالَ وَقَفْتُ هَاهُنَا وَعَرَفَةُ كُلُّهَا مَوْقِفٌ وَوَقَفَ بِالْمُزْدَلِفَةِ فَقَالَ قَدْ وَقَفْتُ هَاهُنَا وَالْمُزْدَلِفَةُ كُلُّهَا مَوْقِفٌ
Musnad Ahmad 13918: Telah bercerita kepada kami [Yahya] telah bercerita kepada kami [Ja'far] telah bercerita kepadaku [bapakku] berkata: kami mendatangi [Jabir bin Abdullah] ketika itu dia sedang di Bani Salamah. Kami bertanya tentang haji Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu dia menceritakan kepada kami, Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tinggal di Madinah selama sembilan tahun dan belum pernah berhaji. Kemudian diumumkan kepada orang-orang bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam akan melakukan haji pada tahun itu. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu orang-orang dalam jumlah yang banyak meninggalkan Madinah, semuanya hendak mengikuti Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar pada sepuluh hari terakhir bulan Dzulqo'dah dan kami mengikutinya. Ketika sampai di Dzulhulaifah, 'Asma' Binti 'Umais nifas karena melahirkan dengan (suami) Muhammad bin Abu Bakar lalu hal itu disampaikan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, apa yang harus dia lakukan. (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Mandilah kemudian sumbatlah (tempat keluarnya darah) dengan kain kemudian berniatlah!" Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam keluar sampai tatkala naik dengan untanya di Baida', beliau berniat dan bertalbiyah dengan kalimat tauhid, "Kami datang, ya Allah. Kami datang, kami datang. Tidak ada sekutu bagi-Mu, kami datang. Sesungguhnya pujian, nikmat dan kerajaan itu adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu" maka orang-orang juga melantunkan talbiyah dan menambah lafad, DZAL MA'ARIJ dan yang lainnya. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mendengarnya namun tidak berkomentar apapun. Saya memandang sejauh mataku bisa memandang, di hadapan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam orang-orang yang berkendaraan dan berjalan demikian juga di belakang beliau, sebelah kanan dan sebelah kiri juga demikian. Jabir berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berada pada di tengah-tengah kami, jika turun Al qur'an maka beliau mengetahui tafsirnya. Jika beliau melakukan sesuatu maka kami juga mengikutinya. Kami keluar berniat hanya untuk haji sampai kami tiba di Ka'bah, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mencium Hajar Aswad kemudian berjalan dengan cepat tiga kali dan berjalan empat kali sampai selesai, lalu menuju ke Maqom Ibrohim dan sholat di belakangnya dua rekaat, lalu membaca, "...Dan jadikanlah sebahagian Maqam Ibrahim tempat shalat ".Bapakku berkata: Abu Abdullah berkata: yaitu Ja'far, lalu beliau membaca surat ATTAUHID (Al Ikhlash) dan QUL YA AYYUHAL KAFIRUN, Lalu mencium Hajar lalu menuju bukit Shofa lalu membaca, " Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi'ar Allah" lalu bersabda: "Kita akan memulai sebagaimana Allah memulainya", lalu naik ke bukit Shofa hingga dapat melihat Bait bertakbir dan membaca, "Tidak ada tuhan selain Allah, Maha Esa. Tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan pujian dan Dia atas segala sesuatu Maha Menentukan. Tidak ada tuhan selain Allah. Maha memenuhi janji-Nya, membenarkan hamba-Nya, mengalahkan pasukan Al Ahzab dengan sendirinya. Kemudian kembali dan mengulangi bacaan tersebut, kemudian turun sampai kedua kakinya menancap di bukit, berjalan dengan cepat, namun jika menanjak beliau berjalan sampai tiba di Marwa. Lalu menaikinya sampai bisa melihat Bait, lalu membaca sebagaimana ketika di Shofa. Tatkala hari ke tujuh di Marwa lalu beliau bersabda: "Wahai manusia, sesungguhnya saya kalau saja mendapati urusanku ini, sebagaimana yang telah saya tinggalkan, maka saya tidak akan menyembelih sembelihan dan akan saya jadikan umroh. Siapa yang tidak membawa hewan sembelihan, maka bertahallullah dan jadikanlah umroh! Suroqoh Bin Malik bin Ju'syum yang waktu itu berada di Marwa berkata: Wahai Rosulullah! Apakah itu hanya berlaku untuk tahun ini saja atau untuk selamanya. Lalu mengumpulkan jari-jarinya dan bersabda: "Untuk selamanya" tiga kali, lalu bersabda: "Umroh telah masuk dalam haji sampai hari Kiamat". (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu datanglah 'Ali dari Yaman dengan membawa sembelihan. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hewan kurbannya bersamanya dari Madinah, ternyata Fatimah Radliyallahu'anham telah keluar dari ihrom dan memakai pakaiannya dengan minyak wangi dan memakai celak. Lalu 'Ali Radliyallahu'anhu mengingkarinya atas Fatimah, namun dia menjawab, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah menyuruhku demikian. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: 'Ali berkata: ketika di Kufah, Ja'far berkata: bapakku berkata: tambahan ini tidak disebutkan Jabir, lalu saya ('Ali Radliyallahu'anhu) pergi dengan sangat berharap untuk meminta jawaban pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tentang hal yang telah disebutkan Fathimah. Saya berkata: Fathimah telah memakai pakaiannya dengan minyak wangi padanya dan telah memakai celak dan berkata: saya telah disuruh oleh bapakku. Beliau bersabda: "Benar, benar saya telah memerintahkannya. Jabir berkata bertanya kepada 'Ali, bagaimana dia (Fatimah Radliyallahu'anhuma) berniat. Dia menjawab, "Ya Allah, Sesungguhnya saya berniat sebagaimana Rosul-Mu berniat. ('Ali Radliyallahu'anhu) berkata: saya membawa hewan sembelihan. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: maka janganlah keluar dari ihrom. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: Maka jumlah sembelihan yang dibawa 'Ali Radliyallahu'anhu dari Yaman dan yang dibawa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ada seratus. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyembelih dengan tangan beliau enampuluh tiga lalu beliau memberikan kepada 'Ali lalu dia menyembelih yang tersisa dan mengikutkan dalam sembelihannya. Lalu menyuruh untuk setiap satu badanah untuk tujuh orang lalu dimasukkan ke dalam wajan. Keduanya makan dagingnya dan kuahnya lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Saya telah menyembelih di sini, dan Mina semuanya adalah tempat menyembelih. Dan wuquf di 'Arofah dan bersabda: "Saya telah berwuquf di 'Arofah dan 'Arofah semuanya adalah tempat wuquf", lalu di Muzdalifah dan bersabda: "Saya telah berwuquf di Muzdalifah dan Muzdalifah semuanya adalah tempat wuquf".
Grade
مسند أحمد ١٣٩٢٥: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ رَجَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلًا مِنْ أَسْلَمَ وَرَجُلًا مِنْ الْيَهُودِ وَامْرَأَةً
Musnad Ahmad 13925: Telah bercerita kepada kami [Abdurrazaq] telah menghabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] telah menghabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] sesungguhnya telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah merajam seorang laki-laki dari Aslam, seorang laki-laki Yahudi dan seorang wanita.
Grade