Hadits Mutawatir

Musnad Ahmad #13972

مسند أحمد ١٣٩٧٢: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ حَدَّثَنَا الضَّحَّاكُ بْنُ عُثْمَانَ حَدَّثَنِي شُرَحْبِيلُ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَامَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي الْمَغْرِبَ فَجِئْتُ فَقُمْتُ إِلَى جَنْبِهِ عَنْ يَسَارِهِ فَنَهَانِي فَجَعَلَنِي عَنْ يَمِينِهِ فَجَاءَ صَاحِبٌ لِي فَصَفَفْنَا خَلْفَهُ فَصَلَّى بِنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ مُخَالِفًا بَيْنَ طَرَفَيْهِ

Musnad Ahmad 13972: Telah bercerita kepada kami [Abu Bakar Al Hanafi] telah bercerita kepada kami [Adl-Dlohak bin 'Utsman] telah bercerita kepadaku [Syurohbil] dari [Jabir] berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri sholat maghrib lalu saya datang dan berdiri di samping kirinya. Maka (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) melarangku dan menjadikanku di sisi kanannya, lalu datang temanku hingga kami berbaris di belakangnya, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sholat bersama kami dengan satu baju dengan me'nyelempang'kan kedua ujungnya.

Grade

Musnad Ahmad #13993

مسند أحمد ١٣٩٩٣: حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ الْحَارِثِ قَالَ دَخَلْنَا عَلَى جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ يُصَلِّي فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ مُلْتَحِفًا بِهِ وَرِدَاؤُهُ قَرِيبٌ لَوْ تَنَاوَلَهُ بَلَغَهُ فَلَمَّا سَلَّمَ سَأَلْنَاهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ إِنَّمَا أَفْعَلُ هَذَا لِيَرَانِي الْحَمْقَى أَمْثَالُكُمْ فَيُفْشُوا عَلَى جَابِرٍ رُخْصَةً رَخَّصَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ جَابِرٌ خَرَجْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ فَجِئْتُهُ لَيْلَةً وَهُوَ يُصَلِّي فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ وَعَلَيَّ ثَوْبٌ وَاحِدٌ فَاشْتَمَلْتُ بِهِ ثُمَّ قُمْتُ إِلَى جَنْبِهِ قَالَ يَا جَابِرُ مَا هَذَا الِاشْتِمَالُ إِذَا صَلَّيْتَ وَعَلَيْكَ ثَوْبٌ وَاحِدٌ فَإِنْ كَانَ وَاسِعًا فَالْتَحِفْ بِهِ وَإِنْ كَانَ ضَيِّقًا فَاتَّزِرْ بِهِ

Musnad Ahmad 13993: Telah bercerita kepada kami [Abu 'Amir] telah bercerita kepada kami [Fulaih] telah bercerita kepada kami [Said Bin Al Harits] berkata: kami menemui [Jabir bin Abdullah] ketika dia sedang sholat dengan satu pakaian dengan menyelendangkannya dan selendangnya sangat dekat seandainya kami pegang maka hal itu mudah. Tatkala beliau telah salam kami menanyakan hal itu maka dia menjawab 'Saya melakukan ini agar orang orang-orang bodoh seperti kalian itu melihatku.' Lalu mereka menyebarkan apa yang dilakukan Jabir adalah sebuah keringanan yang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berikan. Kemudian Jabir berkata: saya keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam beberapa perjalanannya, lalu kami datang pada malam hari dan beliau sholat dengan satu pakaian dan saya juga dengan satu pakaian lalu saya mengerudungkan semuanya lalu saya berdiri di samping beliau, lalu bersabda: "Wahai Jabir! Apa yang kau kerjakan ini, jika kamu sholat namun kamu hanya memakai satu pakaian, jika memang masih longgar maka lipatlah dan jika sempit maka sarungkanlah".

Grade

Musnad Ahmad #13997

مسند أحمد ١٣٩٩٧: حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا الْحُصَيْنُ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ عَطِشَ النَّاسُ يَوْمَ الْحُدَيْبِيَةِ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ يَدَيْهِ رَكْوَةٌ يَتَوَضَّأُ مِنْهَا إِذْ جَهَشَ النَّاسُ نَحْوَهُ فَقَالَ مَا شَأْنُكُمْ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ لَيْسَ لَنَا مَاءٌ نَشْرَبُ مِنْهُ وَلَا مَاءٌ نَتَوَضَّأُ بِهِ إِلَّا مَا بَيْنَ يَدَيْكَ فَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ فِي الرَّكْوَةِ فَجَعَلَ الْمَاءُ يَفُورُ مِنْ بَيْنِ أَصَابِعِهِ كَأَمْثَالِ الْعُيُونِ فَشَرِبْنَا وَتَوَضَّأْنَا فَقُلْتُ كَمْ كُنْتُمْ قَالَ لَوْ كُنَّا مِائَةَ أَلْفٍ كَفَانَا كُنَّا خَمْسَ عَشْرَةَ مِائَةً

Musnad Ahmad 13997: Telah bercerita kepada kami [Abdusshomad bin Abdul Warits] telah bercerita kepada kami [Abdul Aziz bin Muslim] telah bercerita kepada kami [Al Hushoin] dari [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [Jabir] berkata: orang-orang pada peristiwa Hudaibiyah merasa kehausan dan di depan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam terdapat rokwah (bejana dari kulit untuk berwudlu) dan mereka sangat memprihatinkan di hadapannya. Lalu (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bertanya Bagaimana keadaan kalian? Mereka menjawab, Wahai Rasulullah kami tidak punya air minum apalagi untuk berwudlu kecuali yang ada di depan anda. lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meletakkan tangan beliau di dalam rokwah tersebut maka memancarlah air di antara sela-sela jari beliau seperti mata air. Lalu kami meminumnya dan berwudlu dengannya. Saya (Salim bin Abu Al Ja'd Radliyuallahu'anhu) bertanya, berapa jumlah kalian. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) menjawab, kalau saja jumlah kami seratus ribu hal itu tentu akan cukup, kami saat itu hanya lima belas ribu.

Grade

Musnad Ahmad #14007

مسند أحمد ١٤٠٠٧: حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ بْنُ عَبْدِ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا الْقَاسِمُ يَعْنِي ابْنَ الْفَضْلِ وَهُوَ الْحُدَّانِيُّ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ الْمُهَلَّبِ عَنْ طَلْقِ بْنِ حَبِيبٍ قَالَ كُنْتُ مِنْ أَشَدِّ النَّاسِ تَكْذِيبًا بِالشَّفَاعَةِ حَتَّى لَقِيتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ فَقَرَأْتُ عَلَيْهِ كُلَّ آيَةٍ ذَكَرَهَا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِيهَا خُلُودُ أَهْلِ النَّارِ فَقَالَ يَا طَلْقُ أَتُرَاكَ أَقْرَأَ لِكِتَابِ اللَّهِ مِنِّي وَأَعْلَمَ بِسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاتُّضِعْتُ لَهُ فَقُلْتُ لَا وَاللَّهِ بَلْ أَنْتَ أَقْرَأُ لِكِتَابِ اللَّهِ مِنِّي وَأَعْلَمُ بِسُنَّتِهِ مِنِّي قَالَ فَإِنَّ الَّذِي قَرَأْتَ أَهْلُهَا هُمْ الْمُشْرِكُونَ وَلَكِنْ قَوْمٌ أَصَابُوا ذُنُوبًا فَعُذِّبُوا بِهَا ثُمَّ أُخْرِجُوا صُمَّتَا وَأَهْوَى بِيَدَيْهِ إِلَى أُذُنَيْهِ إِنْ لَمْ أَكُنْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَخْرُجُونَ مِنْ النَّارِ وَنَحْنُ نَقْرَأُ مَا تَقْرَأُ

Musnad Ahmad 14007: Telah bercerita kepada kami [Abdusshamad bin Abdul Warits] telah bercerita kepada kami [Al Qosim] yaitu Ibnu Al Fadl, Al Huddani telah bercerita kepada kami [Sa'id Bin Al Muhallab] dari [Tolq Bin Habib] berkata: saya adalah termasuk orang yang paling tidak mempercayai dengan syafaat sampai saya bertemu [Jabir bin Abdullah] lalu saya membaca di hadapannya setiap ayat yang Allah AzzaWaJalla sebutkan tentang kekalnya penduduk neraka. Lalu dia berkata: "Wahai Tolq, saya melihat kamu lebih tahu tentang kitabullah daripadaku dan lebih mengetahui sunnah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam daripadaku". Lalu saya (Tolq Radliyallahu'anhu) merendahkan diri dan saya berkata: "Tidak demi Alloh, tapi kamu lebih tahu tentang kitab Alloh daripadaku dan kau lebih tahu dengan sunahnya". (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhu) berkata 'Yang kau baca itu adalah mengenai orang-orang musrik.' Namun ada suatu kaum yang terkena dosa, lalu mereka disiksa dan dikeluarkan. lalu dia diam dan memasang kedua tangannya pada kedua telinganya. Jika saya tidak mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Mereka akan keluar dari neraka", kami membaca sebagaimana yang kau baca.

Grade

Musnad Ahmad #14011

مسند أحمد ١٤٠١١: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ حُسَيْنِ بْنِ عَلِيٍّ قَالَ حَدَّثَنِي وَهْبُ بْنُ كَيْسَانَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ الْأَنْصَارِيُّ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَاءَهُ جِبْرِيلُ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الظُّهْرَ حِينَ زَالَتْ الشَّمْسُ ثُمَّ جَاءَهُ الْعَصْرَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الْعَصْرَ حِينَ صَارَ ظِلُّ كُلِّ شَيْءٍ مِثْلَهُ أَوْ قَالَ صَارَ ظِلُّهُ مِثْلَهُ ثُمَّ جَاءَهُ الْمَغْرِبَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى حِينَ وَجَبَتْ الشَّمْسُ ثُمَّ جَاءَهُ الْعِشَاءَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى حِينَ غَابَ الشَّفَقُ ثُمَّ جَاءَهُ الْفَجْرَ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى حِينَ بَرَقَ الْفَجْرُ أَوْ قَالَ حِينَ سَطَعَ الْفَجْرُ ثُمَّ جَاءَهُ مِنْ الْغَدِ لِلظُّهْرِ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الظُّهْرَ حِينَ صَارَ ظِلُّ كُلِّ شَيْءٍ مِثْلَهُ ثُمَّ جَاءَهُ لِلْعَصْرِ فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الْعَصْرَ حِينَ صَارَ ظِلُّ كُلِّ شَيْءٍ مِثْلَيْهِ ثُمَّ جَاءَهُ لِلْمَغْرِبِ الْمَغْرِبَ وَقْتًا وَاحِدًا لَمْ يَزُلْ عَنْهُ ثُمَّ جَاءَ لِلْعِشَاءِ الْعِشَاءَ حِينَ ذَهَبَ نِصْفُ اللَّيْلِ أَوْ قَالَ ثُلُثُ اللَّيْلِ فَصَلَّى الْعِشَاءَ ثُمَّ جَاءَهُ لِلْفَجْرِ حِينَ أَسْفَرَ جِدًّا فَقَالَ قُمْ فَصَلِّهْ فَصَلَّى الْفَجْرَ ثُمَّ قَالَ مَا بَيْنَ هَذَيْنِ وَقْتٌ

Musnad Ahmad 14011: Telah bercerita kepada kami [Yahya Bin 'Adam] telah bercerita kepada kami [Ibnu Mubarak] dari [Husain bin 'Ali] berkata: telah bercerita kepadaku [Wahb bin Kaisan] dari [Jabir bin Abdullah Al Anshori] Jibril telah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka ia shalat dhuhur ketika matahari telah tergelincir. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang pada (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam) waktu asar dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat ketika bayang-bayang setiap benda sepertinya (sepanjangnya), atau (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: hingga bayangannya sepanjang dirinya. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang padanya waktu maghrib, dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat ketika matahari telah terbenam. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang waktu isya', dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat ketika benang merah langit telah hilang. Lalu (Jibril AlaihiSsalam) datang waktu fajar, dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat fajar ketika fajar telah mengkilat, atau (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: ketika muncul fajar. Lalu besok harinya (Jibril AlaihiSsalam) datang lagi untuk waktu dhuhur, dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat dhuhur ketika bayang-bayang setiap sesuatu sepanjang ukurannya, kemudian datang waktu asar dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", maka beliau shalat asar ketika bayang-bayang setiap sesuatu menjadi sepanjang dua kali ukurannya. Lalu (Jibril alaihissalam) mendatanginya waktu maghrib dalam waktu yang sama, yang tidak jauh darinya. Lalu (Jibril alaihissalam) datang untuk shalat di waktu isya', ketika separu malam telah pergi, atau (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: sepertiga malam, lalu beliau shalat isya' kemudian (Jibril alaihissalam) datang kepadanya untuk fajar ketika subuh telah terang sekali, dan berkata: "Berdiri dan shalatlah", lalu beliau shalat fajar kemudian (Jibril alaihissalam) berkata: "Di antara dua waktu itulah waktu shalat".

Grade

Musnad Ahmad #14015

مسند أحمد ١٤٠١٥: حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَغْرِبَ ثُمَّ نَرْجِعُ إِلَى بَنِي سَلِمَةَ فَنَرَى مَوَاقِعَ النَّبْلِ

Musnad Ahmad 14015: Telah bercerita kepada kami [Abu Ahmad] telah bercerita kepada kami [Abdul Hamid] dari ['Uqbah bin Abdurrahman] dari [Jabir] berkata: kami melakukan shalat maghrib bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian kami kembali ke Bani Salamah dan kami masih bisa melihat tempat anak panah kami.

Grade

Musnad Ahmad #14032

مسند أحمد ١٤٠٣٢: حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ أَسِيدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ ثَلَاثَ مِرَارٍ مِنْ غَيْرِ عُذْرٍ طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ

Musnad Ahmad 14032: Telah bercerita kepada kami [Abu 'Amir] telah bercerita kepada kami [Zuhair] dari [Asid] dari [Abdullah bin Abu Qatadah] dari [Jabir bin Abdullah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang meninggalkan Jum'at tiga kali tanpa ada udzur, Allah menutup hatinya".

Grade

Musnad Ahmad #14033

مسند أحمد ١٤٠٣٣: حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ ح وَأَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ جَابِرٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَإِذَا قَالُوهَا عَصَمُوا مِنِّي دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ وَأَنْفُسَهُمْ إِلَّا بِحَقِّهَا وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Musnad Ahmad 14033: Telah bercerita kepada kami [Abu 'Amir] telah bercerita kepada kami [Zuhair] dan [Abu Nadlr] telah bercerita kepada kami [Syarik] dari [Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil] dari [Jabir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Saya diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka berkata: LAA ILAAHA ILLALLAH, jika mereka mengatakannya maka terbebaslah darah dan harta mereka kecuali karena alas an yang hak. Sedangkan hisabnya adalah kepada Allah AzzaWaJalla".

Grade

Musnad Ahmad #14050

مسند أحمد ١٤٠٥٠: حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ إِنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ الْمُؤْمِنَ يَأْكُلُ فِي مِعًى وَاحِدٍ وَالْكَافِرُ يَأْكُلُ فِي سَبْعَةِ أَمْعَاءٍ

Musnad Ahmad 14050: Telah bercerita kepada kami [Rauh] telah bercerita kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengabarkan kepada kami [Abu Az Zubair] telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: telah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " Orang mukmin makan dalam satu usus dan orang kafir makan dalam tujuh usus".

Grade

Musnad Ahmad #14067

مسند أحمد ١٤٠٦٧: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ يَعْنِي ابْنَ الْغَسِيلِ حَدَّثَنِي شُرَحْبِيلُ أَبُو سَعْدٍ أَنَّهُ دَخَلَ عَلَى جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ وَهُوَ يُصَلِّي فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ وَحَوْلَهُ ثِيَابٌ فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ قَالَ قُلْتُ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ يَا أَبَا عَبْدِ اللَّهِ تُصَلِّي فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ وَهَذِهِ ثِيَابُكَ إِلَى جَنْبِكَ قَالَ أَرَدْتُ أَنْ يَدْخُلَ عَلَيَّ الْأَحْمَقُ مِثْلُكَ فَيَرَانِي أُصَلِّي فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ أَوَكَانَ لِكُلِّ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَوْبَانِ قَالَ ثُمَّ أَنْشَأَ جَابِرٌ يُحَدِّثُنَا فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا مَا اتَّسَعَ الثَّوْبُ فَتَعَاطَفْ بِهِ عَلَى مَنْكِبَيْكَ ثُمَّ صَلِّ وَإِذَا ضَاقَ عَنْ ذَاكَ فَشُدَّ بِهِ حَقْوَيْكَ ثُمَّ صَلِّ مِنْ غَيْرِ رِدَاءٍ لَهُ

Musnad Ahmad 14067: Telah bercerita kepada kami [Yunus] telah bercerita kepada kami [Abdurrahman] yaitu ibnu Al Ghosil telah bercerita kepadaku [Syurohbil] Abu Sa'd dia menemui [Jabir bin Abdullah] ketika sedang shalat dengan memakai satu pakaian padahal di sekitarnya ada banyak pakaian. Tatkala selesai shalat berkata: saya (Syurohbil RH) berkata: Semoga Allah mengampunimu Wahai Abu Abdullah, kamu shalat memakai satu pakaian dan ini ada banyak pakaian kamu di sampingmu. Dia menjawab, saya hendak mengetes jika ada orang bodoh sepertimu yang melihatku shalat dengan satu pakaian. Apakah setiap sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memiliki dua pakaian. (Syurohbil RH) berkata: lalu Jabir menceritakan kepada kami. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika pakaianmu longgar maka selendangkanlah pada kedua pundakmu, dan shalat. Namun jika sempit maka tariklah sarungmu kemudian shalat tanpa harus menyelendangkannya".

Grade