مسند أحمد ١٣٧٢١: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَدِمْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَرْبَعٍ مَضَيْنَ مِنْ ذِي الْحِجَّةِ وَنَحْنُ مُحْرِمُونَ بِالْحَجِّ فَأَمَرَنَا أَنْ نَجْعَلَهَا عُمْرَةً فَضَاقَتْ بِذَلِكَ صُدُورُنَا وَكَبُرَ عَلَيْنَا فَبَلَغَهُ ذَلِكَ فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَحِلُّوا فَلَوْلَا الْهَدْيُ الَّذِي مَعِي لَفَعَلْتُ مِثْلَ مَا تَفْعَلُونَ فَفَعَلْنَا حَتَّى وَطِئْنَا النِّسَاءَ مَا يَفْعَلُ الْحَلَالُ حَتَّى إِذَا كَانَ عَشِيَّةُ التَّرْوِيَةِ أَوْ يَوْمُ التَّرْوِيَةِ جَعَلْنَا مَكَّةَ بِظَهْرٍ وَلَبَّيْنَا بِالْحَجِّ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَدِمْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُحْرِمِينَ بِالْحَجِّ فَذَكَرَ مِثْلَهُ وَقَالَ فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ التَّرْوِيَةِ وَجَعَلْنَا مَكَّةَ بِظَهْرٍ لَبَّيْنَا بِالْحَجِّ
Musnad Ahmad 13721: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Abdul Malik] dari ['Atho'] dari [Jabir] berkata: kami datang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada hari keempat pada Bulan Dzulhijjah, dalam keadaan Ihrom untuk Haji. Beliau menyuruh kami untuk menjadikannya umroh, maka hal itu sangat berat bagi kami dan kami menjadi sedih. Hal itu sampai kepada beliau, lalu bersabda: "Wahai manusia, bercukurlah kalian, kalau saja bukan karena sembelihan yang ada padaku, maka saya akan melakukan sebagaimana yang kalian lakukan". Lalu kami mendatangi wanita kami sebagaimana yang dilakukan orang yang tidak dalam keadaan ihrom (jimak). Sampai pada sore hari Tarwiyah atau siang hari Tarwiyah, kami meninggalkan Makkah dan kami bertalbiyah untuk hajji. Telah menceritakan kepada kami [Ishaq] telah menceritakan kepada kami [Abdul Malik] dari ['Atho'] dari [Jabir] berkata: kami datang bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam keadaan ihrom untuk haji. Lalu menyebutkan sama dengan di atas dengan perbedaan, "Maka pada hari Tarwiyah, makkah kami tinggalkan dan kami bertalbiyah untuk hajji".
Grade
مسند أحمد ١٣٧٢٨: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ الظُّهْرُ كَاسْمِهَا وَالْعَصْرُ بَيْضَاءُ حَيَّةٌ وَالْمَغْرِبُ كَاسْمِهَا وَكُنَّا نُصَلِّي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَغْرِبَ ثُمَّ نَأْتِي مَنَازِلَنَا وَهِيَ عَلَى قَدْرِ مِيلٍ فَنَرَى مَوَاقِعَ النَّبْلِ وَكَانَ يُعَجِّلُ الْعِشَاءَ وَيُؤَخِّرُ وَالْفَجْرُ كَاسْمِهَا وَكَانَ يُغَلِّسُ بِهَا
Musnad Ahmad 13728: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] dari [Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil] dari [Jabir] berkata: zhuhur sebagaimana namanya, ashar ketika masih putih cerah, maghrib sebagaimana namanya. Kami sholat maghrib bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam kemudian kami mendatangi rumah kami sejauh satu mil, dan kami masih bisa melihat tempat anak panah, beliau terkadang menyegerakan isya' dan mengakhirkannya, sholat fajar sebagaimana namanya, beliau melaksanakannya ketika masih gelap gulita.
Grade
مسند أحمد ١٣٧٣١: حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ وُلِدَ لِرَجُلٍ مِنَّا غُلَامٌ فَسَمَّاهُ الْقَاسِمَ فَقُلْنَا لَا نُكَنِّيكَ بِهِ حَتَّى نَسْأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْنَا لَهُ فَقَالَ تَسَمَّوْا بِاسْمِي وَلَا تَكْتَنُوا بِكُنْيَتِي فَإِنَّمَا بُعِثْتُ قَاسِمًا بَيْنَكُمْ
Musnad Ahmad 13731: Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] dari [Hushain] dari [Salim bin Abu Al Ja'd] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: ada seorang yang lahir lalu (bapaknya) memberi nama Al qosim. Kami mengatakan, kita tidak akan memanggil dengan kuniyahmu sampai kita bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Lalu kami menyampaikan kepada beliau, maka beliau bersabda: "Berilah nama dengan namaku dan janganlah berkuniyah (nama yang dinisbahkan dengan nama anaknya) dengan kuniyahku. Sesungguhnya saya telah diutus sebagai orang yang membagi rampasan kepada kalian".
Grade
مسند أحمد ١٣٧٣٧: حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا دَاوُدُ بْنُ أَبِي هِنْدٍ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
Musnad Ahmad 13737: Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah menghabarkan kepada kami [Daud bin Abu Hind] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barang siapa sengaja berdusta atas namaku, maka bersiaplah tempat tinggalnya di neraka".
Grade
مسند أحمد ١٣٧٤٥: حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا سَيَّارٌ عَنْ يَزِيدَ الْفَقِيرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُعْطِيتُ خَمْسًا لَمْ يُعْطَهُنَّ أَحَدٌ قَبْلِي بُعِثْتُ إِلَى الْأَحْمَرِ وَالْأَسْوَدِ وَكَانَ النَّبِيُّ إِنَّمَا يُبْعَثُ إِلَى قَوْمِهِ خَاصَّةً وَبُعِثْتُ إِلَى النَّاسِ عَامَّةً وَأُحِلَّتْ لِي الْغَنَائِمُ وَلَمْ تُحَلَّ لِأَحَدٍ قَبْلِي وَنُصِرْتُ بِالرُّعْبِ مِنْ مَسِيرَةِ شَهْرٍ وَجُعِلَتْ لِي الْأَرْضُ طَهُورًا وَمَسْجِدًا فَأَيُّمَا رَجُلٍ أَدْرَكَتْهُ الصَّلَاةُ فَلْيُصَلِّ حَيْثُ أَدْرَكَتْهُ
Musnad Ahmad 13745: Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] telah menghabarkan kepada kami [Sayyar] dari [Yazid Al Faqir] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Saya telah diberi dengan lima hal, yang tidak diberikan kepada seorang pun sebelumku: Saya diutus kepada (kulit) merah dan hitam'. Para Nabi yang ada diutus khusus kepada kaumnya saja, sedangkan saya diutus untuk keseluruhan manusia. Dihalalkan ghonimah (rampasan perang) bagiku, padahal tidak dihalalkan kepada seorangpun sebelumku. Saya ditolong dengan ketakutan yang dicampakkan pada musuh selama sebulan perjalanan. Tanah semuanya adalah suci dan dibolehkan menjadi masjid (tempat sujud), maka barang siapa yang mendapati waktu sholat, sholatlah di tempat tersebut".
Grade
مسند أحمد ١٣٧٦١: حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ حَدَّثَنَا حَبِيبٌ يَعْنِي الْمُعَلِّمَ عَنْ عَطَاءٍ حَدَّثَنِي جَابِرٌ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهَلَّ وَأَصْحَابُهُ بِالْحَجِّ وَلَيْسَ مَعَ أَحَدٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ هَدْيٌ إِلَّا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَطَلْحَةَ وَكَانَ عَلِيٌّ قَدِمَ مِنْ الْيَمَنِ وَمَعَهُ الْهَدْيُ فَقَالَ أَهْلَلْتُ بِمَا أَهَلَّ بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ أَصْحَابَهُ أَنْ يَجْعَلُوهَا عُمْرَةً وَيَطُوفُوا ثُمَّ يُقَصِّرُوا وَيَحِلُّوا إِلَّا مَنْ كَانَ مَعَهُ الْهَدْيُ فَقَالُوا نَنْطَلِقُ إِلَى مِنًى وَذَكَرُ أَحَدِنَا يَقْطُرُ فَبَلَغَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَوْ أَنِّي أَسْتَقْبِلُ مِنْ أَمْرِي مَا اسْتُدْبِرَ مَا أَهْدَيْتُ وَلَوْلَا أَنَّ مَعِي الْهَدْيَ لَأَحْلَلْتُ وَأَنَّ عَائِشَةَ حَاضَتْ فَنَسَكَتْ الْمَنَاسِكَ كُلَّهَا غَيْرَ أَنَّهَا لَمْ تَطُفْ بِالْبَيْتِ فَلَمَّا طَهُرَتْ طَافَتْ قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتَنْطَلِقُونَ بِحَجٍّ وَعُمْرَةٍ وَأَنْطَلِقُ بِالْحَجِّ فَأَمَرَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ أَنْ يَخْرُجَ مَعَهَا إِلَى التَّنْعِيمِ فَاعْتَمَرَتْ بَعْدَ الْحَجِّ فِي ذِي الْحِجَّةِ وَأَنَّ سُرَاقَةَ بْنَ مَالِكِ بْنِ جُعْشُمٍ لَقِيَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْعَقَبَةِ وَهُوَ يَرْمِيهَا فَقَالَ أَلَكُمْ هَذِهِ خَاصَّةً يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لَا بَلْ لِلْأَبَدِ
Musnad Ahmad 13761: Telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahhab Al Tsaqofi] telah menceritakan kepada kami [Habib] yatiu Al Mualim dari ['Atho'] telah menceritakan kepadaku [Jabir] sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya berniat haji, namun tidak seorangpun yang membawa sembelihan kecuali Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan Tholhah, 'Ali datang dari Yaman dengan membawa sembelihan dan berkata: "Saya berniat sebagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukannnya". Sesungguhnya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menyuruh sahabatnya menjadikan umroh, mereka bertowaf kemudian mencukur dan keluar dari ihrom kecuali yang membawa sembelihan. Dan mereka berkata: "Kami berangkat ke Mina, sedang kemaluan salah seorang dari kami mengalir", maka hal itu sampai pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, lalu bersabda: "Kalau saya masih bisa mendapati urusanku ini sebelum saya kerjakan maka saya tidak akan menyembelih, kalau saya tidak membawa sembelihan maka saya akan keluar dari ihrom. 'A'isyah haid lalu dia melakukan manasik semuanya kecuali towaf di Bait. Tatkala telah habis haidnya, dia thowaf dan berkata: Wahai Rasulullah apakah kalian bertolak untuk haji dan umroh? saya bertolak untuk haji. Maka (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) menyuruh Abdurrahman untuk keluar menemaninya menuju Tan'im lalu dia melakukan umroh setelah haji di Dzulhijjah. Suroqoh bin Malik Bin Ju'syum bertemu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di 'Aqobah saat melempar, lalu dia bertanya, apakah ini khusus bagi kalian Wahai Rasulullah. (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) menjawab, "Tidak tapi untuk selamanya".
Grade
مسند أحمد ١٣٧٦٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سُلَيْمَانَ التَّيْمِيِّ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُومُ فِي أَصْلِ شَجَرَةٍ أَوْ قَالَ إِلَى جِذْعٍ ثُمَّ اتَّخَذَ مِنْبَرًا قَالَ فَحَنَّ الْجِذْعُ قَالَ جَابِرٌ حَتَّى سَمِعَهُ أَهْلُ الْمَسْجِدِ حَتَّى أَتَاهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَسَحَهُ فَسَكَنَ فَقَالَ بَعْضُهُمْ لَوْ لَمْ يَأْتِهِ لَحَنَّ أَبَدًا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
Musnad Ahmad 13764: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu 'Adi] dari [Sulaiman At-Taimi] dari [Abu Nadlroh] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri pada akar pohon, atau (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: (berdiri) pada pohon kemudian beliau membuat mimbar. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: lalu kayu tersebut merintih. Jabir berkata: sampai terdengar orang yang berada di masjid, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mendatanginya, mengusapnya sampai terdiam. sebagian mereka ada yang berkata: "Kalau saja beliau tidak mendatanginya, niscaya dia akan merintih selamanya sampai hari Kiamat".
Grade
مسند أحمد ١٣٧٦٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ عَنْ مَحْمُودِ بْنِ لَبِيدٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ مَاتَ لَهُ ثَلَاثَةٌ مِنْ الْوَلَدِ فَاحْتَسَبَهُمْ دَخَلَ الْجَنَّةَ قَالَ قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَاثْنَانِ قَالَ وَاثْنَانِ قَالَ مَحْمُودٌ فَقُلْتُ لِجَابِرٍ أَرَاكُمْ لَوْ قُلْتُمْ وَوَاحِدٌ لَقَالَ وَوَاحِدٌ قَالَ وَأَنَا وَاللَّهِ أَظُنُّ ذَاكَ
Musnad Ahmad 13767: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abu 'Adi] dari [Muhammad bin Ishaq] telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Ibrohim] dari [Mahmud bin Labid] dari [Jabir] berkata: saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang tiga anaknya meninggal, lalu dia mengharapkan pahala dari Allah Azzawajalla dengan meninggalnya mereka, dia masuk syurga". (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: kami bertanya, "Bagaimana kalau dua?" beliau menjawab, "Walaupun dua". Mahmud berkata: saya berkata kepada Jabir 'Kalau tadi kalian bertanya bagaimana kalau satu, niscaya nabi menjawab walaupun hanya satu'. (Mahmud Radliyallahu'anhu) berkata: saya demi Allah yakin begitu.
Grade
مسند أحمد ١٣٧٧٢: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَبِيعُ حَاضِرٌ لِبَادٍ دَعُوا النَّاسَ يَرْزُقْ اللَّهُ بَعْضَهُمْ مِنْ بَعْضٍ
Musnad Ahmad 13772: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan bin 'Uyainah] telah menceritakan kepada kami [Abu Az Zubair] berkata: saya telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah orang yang tinggal (di kota) menjual kepada orang yang tinggal di desa (perkampungan pelosok), Biarkan manusia, Allah telah memberi rizki sebagian mereka dari sebagian yang lain."
Grade
مسند أحمد ١٣٧٨٨: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ قَالَ سَمِعَ عَمْرٌو جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ وَقَالَ مَرَّةً عَمْرٌو سَمِعَهُ مِنْ جَابِرٍ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَرْبُ خَدْعَةٌ
Musnad Ahmad 13788: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] berkata: ['Amr] mendengar [Jabir bin Abdullah] dan pernah 'Amr berkata: telah mendengarnya dari Jabir berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Perang adalah tipudaya".
Grade