مسند الشافعي

Musnad Syafi'i

Musnad Syafi'i #681

مسند الشافعي ٦٨٠: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ صَالِحِ بْنِ كَيْسَانَ، عَنِ الْحَسَنِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ بَاعَ جَمَلًا لَهُ يُدْعَى عُصَيْفِيرًا بِعِشْرِينَ بَعِيرًا إِلَى أَجْلٍ

Musnad Syafi'i 680: Malik mengabarkan kepada kami dari Shalih bin Kaisan dan Al Hasan bin Muhammad dari Ali bin Ali bin Abu Thalib , bahwa ia pernah menjual unta yang dikenal dengan Ushaifir dengan harga dua puluh ba'ir (unta yang telah tumbuh giginya) hingga waktu yang ditentukan. 681

Musnad Syafi'i #682

مسند الشافعي ٦٨١: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّهُ اشْتَرَى رَاحِلَةً بِأَرْبَعَةِ أَبْعِرَةٍ مَضْمُونَةٍ عَلَيْهِ يُوَفِّيهَا صَاحِبَهَا بِالرَّبَذَةِ

Musnad Syafi'i 681: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar: Bahwa ia membeli seekor unta kendaraan dengan 4 ekor unta yang berada dalam jaminannya, pemiliknya kelak akan membayarkannya di Rabadzah. 682

Musnad Syafi'i #683

مسند الشافعي ٦٨٢: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِي مَسْعُودٍ الْأَنْصَارِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ ثَمَنِ الْكَلْبِ، وَمَهْرِ الْبَغِيِّ، وَحُلْوَانِ الْكَاهِنِ

Musnad Syafi'i 682: Malik mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab, dari Abu Bakar bin Abdurrahman, dari Abu Mas'ud Al Anshari : Rasulullah telah melarang harga anjing, maskawin pelacur, dan upah tukang ramal. 683

Musnad Syafi'i #684

مسند الشافعي ٦٨٣: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنِ اقْتَنَى كَلْبًا إِلَّا كَلْبَ مَاشِيَةٍ أَوْ ضَارِيًا نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطَانِ»

Musnad Syafi'i 683: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk menjaga ternak atau anjing berburu, maka sebagian dari amalnya dikurangi setiap harinya sebanyak 2 qirath. ” 684

Musnad Syafi'i #685

مسند الشافعي ٦٨٤: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُصَيْفَةَ، أَنَّ السَّائِبَ بْنَ يَزِيدَ، أَخْبَرَهُ أَنَّهُ، سَمِعَ سُفْيَانَ بْنَ أَبِي زُهَيْرٍ، وَهُوَ رَجُلٌ مِنْ أَزْدِ شَنُوءَةَ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «مِنَ اقْتَنَى كَلْبًا نَقَصَ مِنْ عَمَلِهِ كُلَّ يَوْمٍ قِيرَاطَانِ» . قَالُوا: أَأَنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ: إِي، وَرَبِّ هَذَا الْمَسْجِدِ

Musnad Syafi'i 684: Malik mengabarkan kepada kami dari Yazid bin Khushaifah, As-Sa'ib bin Yazid mengabarkan kepadanya bahwa ia pernah mendengar Sufyan bin Abu Zuhair —seseorang dari kalangan Azd Syanu'ah, salah seorang sahabat Rasulullah — mengatakan: Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda, “Barangsiapa memelihara anjing, maka sebagian amalnya berkurang sebanyak 2 qirath setiap harinya.” Mereka bertanya, “Apakah engkau mendengar langsung hadits ini dari Rasulullah ?” Ia (Sufyan bin Abu Zuhair) menjawab, “Ya, demi Tuhan, di masjid ini.” 685

Musnad Syafi'i #686

مسند الشافعي ٦٨٥: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِقَتْلِ الْكِلَابِ

Musnad Syafi'i 685: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Abdullah bin Umar : Rasulullah SAW telah memerintahkan membunuh anjing. 686

Musnad Syafi'i #687

مسند الشافعي ٦٨٦: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ بَاعَ نَخْلًا بَعْدَ أَنْ تُؤَبَّرَ فَثَمَرُهَا لِلْبَائِعِ إِلَّا أَنْ يَشْتَرِطَ الْمُبْتَاعُ»

Musnad Syafi'i 686: Sufyan mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Salim, dari ayahnya bahwa Nabi pernah bersabda, 'Barangsiapa yang menjual kurma sesudah dicangkokkan (disemaikan), maka buahnya adalah untuk si penjual, kecuali jika si pembeli mensyaratkannya.'687

Musnad Syafi'i #688

مسند الشافعي ٦٨٧: أَخْبَرَنَا مَالِكٌ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ بَاعَ نَخْلًا قَدْ أُبِّرَتْ فَثَمَرَتُهَا لِلْبَائِعِ إِلَّا أَنْ يَشْتَرِطَ الْمُبْتَاعُ»

Musnad Syafi'i 687: Malik mengabarkan kepada kami dari Nafi', dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah pernah bersabda, “Barangsiapa menjual pohon kurma yang telah dicangkokkan, maka buahnya adalah untuk si penjual, kecuali jika si pembeli telah mensyaratkannya. '”

Musnad Syafi'i #689

مسند الشافعي ٦٨٨: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ سَلَمَةَ بْنِ مُوسَى، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ: «ذَلِكَ الْمَعْرُوفُ أَنْ يَأْخُذَ، بَعْضَهُ طَعَامًا وَبَعْضَهُ دَنَانِيرَ»

Musnad Syafi'i 688: Sufyan menceritakan kepada kami dari Salamah bin Musa, dari Sa'id bin Jubair, dari Ibnu Abbas ia mengatakan: Perkara yang makruf (bajik) itu ialah, hendaknya seseorang mengambil sebagiannya berupa makanan dan sebagian yang lain berupa uang dinar. 689

Musnad Syafi'i #690

مسند الشافعي ٦٨٩: أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ سَالِمٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ الثِّمَارِ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ

Musnad Syafi'i 689: Sufyan mengabarkan kepada kami, dari Az-Zuhri dari Salim dari bapaknya, bahwa Rasulullah SAW melarang menjual buah hingga terlihat matang. 690