Hasil Pencarian: wudhu 1334 Hadits

Shahih Ibnu Hibban #1708

صحيح ابن حبان ١٧٠٨: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي عَوْنٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو قُدَيْدٍ عُبَيْدُ اللهِ بْنُ فَضَالَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ، وَقَبِيصَةُ بْنُ عُقْبَةَ، قَالاَ‏:‏ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَلْقَمَةَ بْنِ مَرْثَدٍ، عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ بُرَيْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ‏:‏ صَلَّى رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَوَاتِ كُلَّهَا يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ بِوَضُوءٍ وَاحِدٍ، وَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ، فَقَالَ لَهُ عُمَرُ‏:‏ إِنِّي رَأَيْتُكَ الْيَوْمَ صَنَعْتَ شَيْئًا لَمْ تَكُنْ تَصْنَعُهُ قَبْلَ الْيَوْمِ، قَالَ‏:‏ عَمْدًا فَعَلْتُ يَا عُمَرُ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1708: Muhammad bin Ahmad bin Abu Aun telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abu Qudaid Ubaidillah bin Fadhalah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Muhammad bin Yusuf dan Qabishah bin Uqbah telah menceritakan kepada kami, mereka berdua berkata, Sufyan telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Alqamah bin Martsad dari Sulaiman bin Buraidah dari ayahnya, ia berkata, “Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan shalat seluruhnya pada hari penaklukkan Makkah dengan satu wudhu dan beliau mengusap sepasang khuffnya (saat wudhu). Lalu Umar berkata kepada beliau, Sungguh, pada hari ini aku melihatmu melakukan sesuatu yang belum pernah engkau lakukan sebelum hari ini. Beliau bersabda, “Sengaja aku melakukan ini wahai Umar!"758. (1:4)

Shahih Ibnu Hibban #1709

صحيح ابن حبان ١٧٠٩: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ خُزَيْمَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عَائِشَةَ‏:‏ أَنَّهَا اسْتَعَارَتْ قِلاَدَةً مِنْ أَسْمَاءَ فَهَلَكَتْ، فَأَرْسَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَاسًا مِنْ أَصْحَابِهِ فِي طَلَبِهَا، وَأَدْرَكَتْهُمُ الصَّلاَةُ، فَصَلُّوا بِغَيْرِ وُضُوءٍ، فَلَمَّا أَتَوَا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ شَكَوْا ذَلِكَ إِلَيْهِ، قَالَ‏:‏ فَنَزَلَتْ آيَةُ التَّيَمُّمِ فَقَالَ أُسَيْدُ بْنُ حُضَيْرٍ‏:‏ جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا، فَوَاللَّهِ مَا نَزَلَ بِكَ أَمْرٌ قَطُّ إِلاَّ جَعَلَ اللَّهُ لَكَ مِنْهُ مَخْرَجًا، وَجَعَلَ فِيهِ لِلْمُسْلِمِينَ بَرَكَةً‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1709: Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Abu Usamah telah menceritakan kepada kami sebuah hadits dari Hisyam bin Urwah dari ayahnya dari Aisyah bahwa Aisyah meminjam kalung kepada Asma, lalu kalung itu hilang. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus sejumlah orang dari sahabatnya untuk mencari kalung tersebut. Saat kewajiban shalat menjumpai mereka, mereka pun melaksanakan shalat tanpa wudhu. Ketika mereka datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, mereka mengadukan hal itu kepadanya. Saat itu turunlah ayat tayammum. Usaid bin Hudhair berkata (kepada Aisyah), “Mudah- mudahan Allah memberi balasan yang baik kepadamu. Demi Allah, tidaklah terjadi padamu sesuatu yang sama sekali tidak engkau sukai, melainkan Allah menjadikan untukmu (jalan keluar darinya), dan (menjadikan) padanya keberkahan bagi kaum muslimin." 759

Shahih Ibnu Hibban #1727

صحيح ابن حبان ١٧٢٧: أَخْبَرَنَا ابْنُ سَلْمٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ، حَدَّثَنَا الأَوْزَاعِيُّ، حَدَّثَنِي شَدَّادٌ أَبُو عَمَّارٍ، حَدَّثَنِي وَاثِلَةُ بْنُ الأَسْقَعِ، قَالَ‏:‏ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ، قَالَ‏:‏ فَأَعْرَضَ عَنْهُ، ثُمَّ قَالَ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ، فَأَعْرَضَ عَنْهُ، ثُمَّ أُقِيمَتِ الصَّلاَةُ، فَلَمَّا سَلَّمَ، قَالَ‏:‏ يَا رَسُولَ اللهِ، إِنِّي أَصَبْتُ حَدًّا فَأَقِمْهُ عَلَيَّ، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ هَلْ تَوَضَّأْتَ حِينَ أَقْبَلْتَ‏؟‏ قَالَ‏:‏ نَعَمْ، قَالَ‏:‏ صَلَّيْتَ مَعَنَا‏؟‏ قَالَ‏:‏ نَعَمْ، قَالَ‏:‏ فَاذْهَبْ، فَإِنَّ اللَّهَ قَدْ غَفَرَ لَكَ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1727: Ibnu Salm mengabarkan kepada kami, Abdurrahman bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Al Walid menceritakan kepada kami, Al Auza’i menceritakan kepada kami, Syaddad Abu Ammar menceritakan kepadaku, Watsilah bin Al Asqa menceritakan kepadaku, dia berkata : Seorang laki-laki menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah melanggar suatu hadd, maka adililah aku.” Nabi berpaling darinya. Laki-laki tersebut lalu berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah melanggar suatu hadd, maka adililah aku.” Akan tetapi Nabi tetap berpaling darinya, dan shalat pun dilaksanakan. Seusai salam, laki-laki tersebut berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku telah melanggar suatu hadd, maka adililah aku.” Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu bertanya kepadanya, “Apakah kamu telah berwudhu ketika kamu datang ?” Laki-laki itu menjawab, “Sudah.” Nabi bertanya lagi, “Apakah kamu telah mendirikan shalat bersama kami?” Laki-laki itu menjawab, “Ya" Beliau lalu bersabda, “Pergilah, sesungguhnya Allah telah mengampunimu”13 [2:1]

Musnad Ahmad #1738

مسند أحمد ١٧٣٨: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عُمَرَ أَبُو الْمُنْذِرِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي عَلِيٍّ الزَّرَّادِ قَالَ حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ تَمَّامِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ أَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْ أُتِيَ فَقَالَ مَا لِي أَرَاكُمْ تَأْتُونِي قُلْحًا اسْتَاكُوا لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَفَرَضْتُ عَلَيْهِمْ السِّوَاكَ كَمَا فَرَضْتُ عَلَيْهِمْ الْوُضُوءَ

Musnad Ahmad 1738: Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin 'Amru, Abu Al Mundzir] berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Ali Az Zarad] berkata: telah menceritakan kepadaku [Ja'far bin Tammam] dari [Bapaknya] berkata: Para sahabat menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, atau ada yang datang pada beliau. Maka beliau bertanya: "Apa yang menyebabkan kalian menemuiku dengan gigi yang kuning. Bersiwaklah kalian, seandainya tidak akan memberatkan umatku, niscaya aku akan wajibkan bagi mereka untuk bersiwak sebagaimana aku wajibkan atas mereka berwudhu."

Grade

Shahih Ibnu Khuzaimah #1746

صحيح ابن خزيمة ١٧٤٦: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَيْمُونٍ، ثنا الْوَلِيدُ، عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، ح، وَثنا مُحَمَّدُ بْنُ مِسْكِينٍ الْيَمَامِيُّ، ثنا بِشْرٌ يَعْنِي ابْنَ بَكْرٍ، نا الْأَوْزَاعِيُّ، ثنا يَحْيَى بْنُ أَبِي كَثِيرٍ، حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، حَدَّثَنِي أَبُو هُرَيْرَةَ قَالَ: بَيْنَمَا عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ يَخْطُبُ النَّاسَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ إِذْ دَخَلَ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ , فَعَرَّضَ بِهِ , فَقَالَ: مَا بَالُ رِجَالٍ يَتَأَخَّرُونَ بَعْدَ النِّدَاءِ؟ قَالَ عُثْمَانُ: يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ، مَا زِدْتُ حِينَ سَمِعْتُ النِّدَاءَ أَنْ تَوَضَّأْتُ ثُمَّ أَقْبَلْتُ , قَالَ: الْوُضُوءُ أَيْضًا؟ أَوَلَمْ تَسْمَعْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمُ الْجُمُعَةَ فَلْيَغْتَسِلْ» ؟ . فِي خَبَرِ الْوَلِيدِ: يَخْطُبُ النَّاسَ. وَلَمْ يَقُلْ: يَوْمَ الْجُمُعَةِ

Shahih Ibnu Khuzaimah 1746: Muhammad bin Abdullah bin Maimun memberitakan kepada kami, Al Walid menceritakan kepada kami, dari Al Auza’i, dari Yahya bin Abu Katsir, Abu Salamah bin Abdurrahman menceritakan kepada ku, dari Abu Hurairah, Ha, Kemudian Muhammad bin Miskin Al Yamami menceritakan sebuah hadits kepada kami, Basyar —yaitu Ibnu Bakar— memberitakan kepada kami, Al Auza’i memberitakan kepada kami, Yahya bin Abu Katsir menceritakan kepada kami, Abu Salamah bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, Abu Hurairah menceritakan kepada kami dan berkata, "ketika Umar bin Khaththab sedang menyampaikan khutbah jum’at di hadapan kaum muslimin, tiba-tiba Utsman bin Affan datang dan masuk ke dalam masjid. Melihat itu, Umar bin Khathab langsung menyindirnya seraya berkata, ’mengapa masih saja ada kaum muslimin yang datang terlambat ke masjid setelah mendengar adzan?’ lalu utsman pun menjawab, 'wahai Amirul Mukminin, sebenarnya aku hanya berwudhu ketika mendengar adzan. Setelah itu, aku langsung berangkat ke masjid.’ kemudian Umar bin Khathab berkata lagi, 'Apakah anda hanya berwudhu (dan setelah itu anda langsung pergi ke masjid untuk shalat jum’at)? Tidakkah anda dengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda, 'Apabila salah seorang di antara kalian pergi ke masjid untuk shalat jum ’at, maka sebaiknya ia mandi (terlebih dahulu)'." Dalam hadits Al Walid disebutkan, "sedang berkhutbah di hadapan kaum muslimin," dan ia tidak menyatakan, "hari jum'at."

Shahih Ibnu Hibban #1749

صحيح ابن حبان ١٧٤٩: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ الْمُثَنَّى أَبُو يَعْلَى، حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، حَدَّثَنَا هِلاَلُ بْنُ مَيْمُونٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ صَلاَةُ الرَّجُلِ فِي جَمَاعَةٍ تَزِيدُ عَلَى صَلاَتِهِ وَحْدَهُ بِخَمْسٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً، فَإِنْ صَلاَّهَا بِأَرْضِ قِيٍّ، فَأَتَمَّ وُضُوءَهَا، وَرُكُوعَهَا، وَسُجُودَهَا، تُكْتَبُ صَلاَتُهُ بِخَمْسِينَ دَرَجَةً‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 1749: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna Abu Ya’la mengabarkan kepada kami, Abu Bakar Ibnu Abi Syaibah menceritakan kepada kami, Abu Muawiyah menceritakan kepada kami, Hilal bin Maimun menceritakan kepada, kami dari Atha bin Yazid, dari Abu Sa’id Al Khudri, dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Shalatnya seseorang secara berjamaah adalah melebihi shalatnya secara sendirian (dalam pahala) dengan (perbandingan) dua puluh lima derajat. Jika dia shalat di tanah tandus dengan menyempurnakan wudhunya, rukunya, dan sujudnya, maka pahalanya akan dicatat lima puluh derajat.” 47 [2:1]

Shahih Ibnu Khuzaimah #1754

صحيح ابن خزيمة ١٧٥٤: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ، وَسَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ قَالَا: ثنا أَبُو مُعَاوِيَةَ , قَالَ يَعْقُوبُ: ثنا الْأَعْمَشُ، وَقَالَ سَلْمُ بْنُ جُنَادَةَ ? عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ تَوَضَّأَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَدَنَا وَأَنْصَتَ , وَاسْتَمَعَ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ وَزِيَادَةُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ , وَمَنْ مَسَّ الْحَصَا فَقَدْ لَغَا»

Shahih Ibnu Khuzaimah 1754: Ya’kub bin Ibrahim Ad-Dauraqi dan Salm bin Junadah telah menceritakan sebuah hadits kepada kami, Kemudian keduanya berkata, "Abu Mu’awiyah menceritakan kepada kami," Lalu Ya’kub bin Ibrahim Ad-Dauraqi berkata, Al A’masy menceritakan kepada kami, Salm bin Junadah berkata, "kami menerima hadits itu dari Al A’masy, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah yang telah berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda, 'Barangsiapa berwudhu pada hari jum'at dengan sebaik-baiknya. Setelah itu ia pergi ke masjid untuk shalat jum'at. Kemudian di masjid tersebut ia diam dan mendengarkan khutbah dengan seksama, maka dosanya antara jum'at itu dan jum'at yang lalu serta ditambah tiga hari pasti akan diampuni. Selebihnya barangsiapa yang memegang batu kerikil, maka sesungguhnya ia telah lalai."

Shahih Ibnu Khuzaimah #1755

صحيح ابن خزيمة ١٧٥٥: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْمِقْدَامِ الْعِجْلِيُّ، ثنا يَزِيدُ يَعْنِي ابْنَ زُرَيْعٍ، ثنا شُعْبَةُ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ تَوَضَّأَ فَبِهَا وَنِعْمَتْ , وَمَنِ اغْتَسَلَ فَذَاكَ أَفْضَلُ»

Shahih Ibnu Khuzaimah 1755: Ahmad bin Miqdam Al Ajal telah menceritakan sebuah hadits kepada kami, Yazid —yaitu Ibnu Zura'i— menceritakan kepada kami, Syu’bah menceritakan kepada kami, dari Qatadah, dari Hasan, dari Samrah bin Jundub dari Nabi Muhammad yang telah bersabda, "Barangsiapa berwudhu pada hari jum’at, maka itu adalah baik. Dan barangsiapa yang mandi pada hari itu, maka hal tersebut lebih baik"

Musnad Syafi'i #1766

مسند الشافعي ١٧٦٦: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَبِي السَّوْدَاءِ، عَنِ ابْنِ عَبْدِ خَيْرٍ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: تَوَضَّأَ عَلِيٌّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَغَسَلَ ظَهْرَ قَدَمَيْهِ وَقَالَ: «لَوْلَا أَنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى ظَهْرِ قَدَمَيْهِ لَظَنَنْتُ أَنَّ بَاطِنَهَا أَحَقُّ»

Musnad Syafi'i 1766: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Abu As-Sauda', dari Ibnu Abdu Khair, dari ayahnya, ia mengatakan: Ali radliyallahu 'anhu melakukan wudhu, lalu mengusap bagian atas kedua telapak kakinya dan berkata, "Seandainya aku tidak melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengusap bagian atas kedua telapak kaki beliau, niscaya aku menduga bahwa bagian bawahnya lebih berhak untuk diusap." 991

Sunan Tirmidzi #1769

سنن الترمذي ١٧٦٩: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا قَيْسُ بْنُ الرَّبِيعِ قَالَ ح و حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْكَرِيمِ الْجُرْجَانِيُّ عَنْ قَيْسِ بْنِ الرَّبِيعِ الْمَعْنَى وَاحِدٌ عَنْ أَبِي هَاشِمٍ يَعْنِي الرُّمَّانِيَّ عَنْ زَاذَانَ عَنْ سَلْمَانَ قَالَ قَرَأْتُ فِي التَّوْرَاةِ أَنَّ بَرَكَةَ الطَّعَامِ الْوُضُوءُ بَعْدَهُ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ للنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ بِمَا قَرَأْتُ فِي التَّوْرَاةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَرَكَةُ الطَّعَامِ الْوُضُوءُ قَبْلَهُ وَالْوُضُوءُ بَعْدَهُ قَالَ وَفِي الْبَاب عَنْ أَنَسٍ وَأَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ أَبُو عِيسَى لَا نَعْرِفُ هَذَا الْحَدِيثَ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ قَيْسِ بْنِ الرَّبِيعِ وَقَيْسُ بْنُ الرَّبِيعِ يُضَعَّفُ فِي الْحَدِيثِ وَأَبُو هَاشِمٍ الرُّمَّانِيُّ اسْمُهُ يَحْيَى بْنُ دِينَارٍ

Sunan Tirmidzi 1769: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Musa], telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Numair], telah menceritakan kepada kami [Qais bin Ar Rabi'] ia berkata: -dalam riwyat lain- Dan telah menceritakan kepada kami [Qutaibah], telah menceritakan kepada kami [Abdul Karim Al Jurjani] dari [Qais bin Ar Rabi'] -dengan makna yang satu- dari [Abu Hasyim Ar Rumani] dari [Zadzan] dari [Salman] ia berkata: Aku membaca di dalam Taurat, "Sesungguhnya barokah makanan itu dengan berwudlu sesudah memakannya." Lalu aku sampaikan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, maka beliau bersabda: "Barakah makanan itu dengan berwudhu sebelum dan sesudah memakannya." Hadits semakna diriwayatkan dari Anas dan Abu Hurairah. Abu Isa berkata: Kami tidak mengetahui hadits ini kecuali dari haditsnya Qais bin Rasi' namun dia di-dha'if-kan dalam periwayatan hadits.

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Dha'if,