Hasil Pencarian: waris 981 Hadits

Sunan Tirmidzi #3424

سنن الترمذي ٣٤٢٤: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ أَخْبَرَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ زَحْرٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي عِمْرَانَ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ قَالَ قَلَّمَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُومُ مِنْ مَجْلِسٍ حَتَّى يَدْعُوَ بِهَؤُلَاءِ الدَّعَوَاتِ لِأَصْحَابِهِ اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا يَحُولُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ وَمِنْ الْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مُصِيبَاتِ الدُّنْيَا وَمَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا وَلَا تَجْعَلْ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنَا قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ وَقَدْ رَوَى بَعْضُهُمْ هَذَا الْحَدِيثَ عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي عِمْرَانَ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ

Sunan Tirmidzi 3424: Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Hujr] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Al Mubarak] telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Ayyub] dari ['Ubaidullah bin Zahr] dari [Khalid bin Abu Imran] bahwa [Ibnu Umar] berkata: jarang Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri dari majelis kecuali beliau berdoa dengan doa-doa ini untuk para sahabatnya: "ALLAAHUMMAQSIM LANAA MIN KHASYYATIKA MAA YAHUULU BIHII BAINANAA WA BAINA MA'AASHIIKA, WA MIN THAA'ATIKA MAA TUBALLIGHUNAA BIHI JANNATAKA, WA MINAL YAQIINI MAA TUHAWWINU BIHI 'ALAINAA MUSHIIBAATID DUNYAA WA MATTI'NAA BIASMAAINAA WA ABSHAARINAA WA QUWWATINAA MAA AHYAITANAA, WAJ'ALHUL WAARITSA MINNAA WAJ'Al TSA`RANAA 'ALAA MAN ZHALAMANAA WANSHURNAA 'ALAA MAN 'AADAANAA, WALAA TAJ'Al MUSHIIBATANAA FII DIININAA WA LAA TAJ'ALID DUNYAA AKBARA HAMMINAA WA LAA MABLAGHA 'ILMINAA, WA LAA TUSALLITH 'ALAINAA MAN LAA YARHAMUNAA" (Ya Allah, curahkanlah kepada kepada kami rasa takut kepadaMu yang menghalangi kami dari bermaksiat kepadaMu, dan ketaatan kepadaMu yang mengantarkan kami kepada SurgaMu, dan curahkanlah keyakinan yang meringankan musibah di dunia. Berilah kenikmatan kami dengan pendengaran kami, penglihatan kami, serta kekuatan kami selama kami hidup, dan jadikan itu sebagai warisan dari kami, dan jadikan pembalasan atas orang yang menzhalimi kami, dan tolonglah kami melawan orang-orang yang memusuhi kami, dan janganlah Engkau jadikan musibah kami pada agama kami, dan jangan Engkau jadikan dunia sebagai impian kami terbesar, serta pengetahuan kami yang tertinggi, serta jangan engkau kuasakan atas kami orang-orang yang tidak menyayangi kami). Abu Isa berkata: Hadits ini adalah hadits hasan gharib. Dan sebagian ahli hadits meriwayatkan hadits ini dari [Khalid bin Abu Imran] dari [Nafi'] dari [Ibnu Umar].

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,

Sunan Daruquthni #3425

سنن الدارقطني ٣٤٢٥: نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ يَحْيَى , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَرْمَلَةَ , أَنَّهُ سَمِعَ رَجُلًا مِنْ جُذَامٍ , يُحَدِّثُ عَنْ رَجُلٍ مِنْهُمْ يُقَالُ لَهُ عَدِيٌّ: أَنَّهُ رَمَى امْرَأَةً لَهُ بِحَجَرٍ فَمَاتَتْ , فَتَبِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَبُوكَ فَقَصَّ عَلَيْهِ أَمْرَهُ , فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تَعْقِلُهَا وَلَا تَرِثُهَا»

Sunan Daruquthni 3425: Muhammad bin Ismail Al Farisi menceritakan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim menceritakan kepada kami dari Muhammad bin Yahya, dari Abdurrahman bin Harmalah, bahwa ia mendengar seorang dari Judzam menceritakan tentang seorang pria dari mereka yang bernama Adi. Adi ini pernah melempar istrinya dengan batu sampai mati. Ia kemudian mengikuti Rasulullah SAW di Tabuk dan menceritakan kejadiannya. Mendengar itu, Rasulullah SAW lalu berkata kepadanya, "Engkau menjadi Aqilah-nya tapi tidak mewarisinya.

Grade

Shahih Bukhari #3435

صحيح البخاري ٣٤٣٥: حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ فَاطِمَةَ عَلَيْهَا السَّلَام أَرْسَلَتْ إِلَى أَبِي بَكْرٍ تَسْأَلُهُ مِيرَاثَهَا مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيمَا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَى رَسُولِهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَطْلُبُ صَدَقَةَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّتِي بِالْمَدِينَةِ وَفَدَكٍ وَمَا بَقِيَ مِنْ خُمُسِ خَيْبَرَ فَقَالَ أَبُو بَكْرٍ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا نُورَثُ مَا تَرَكْنَا فَهُوَ صَدَقَةٌ إِنَّمَا يَأْكُلُ آلُ مُحَمَّدٍ مِنْ هَذَا الْمَالِ يَعْنِي مَالَ اللَّهِ لَيْسَ لَهُمْ أَنْ يَزِيدُوا عَلَى الْمَأْكَلِ وَإِنِّي وَاللَّهِ لَا أُغَيِّرُ شَيْئًا مِنْ صَدَقَاتِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الَّتِي كَانَتْ عَلَيْهَا فِي عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَأَعْمَلَنَّ فِيهَا بِمَا عَمِلَ فِيهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَشَهَّدَ عَلِيٌّ ثُمَّ قَالَ إِنَّا قَدْ عَرَفْنَا يَا أَبَا بَكْرٍ فَضِيلَتَكَ وَذَكَرَ قَرَابَتَهُمْ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَحَقَّهُمْ فَتَكَلَّمَ أَبُو بَكْرٍ فَقَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَقَرَابَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَبُّ إِلَيَّ أَنْ أَصِلَ مِنْ قَرَابَتِي

Shahih Bukhari 3435: Telah bercerita kepada kami [Abu Al Yaman] telah mengabarkan kepada kami [Syu'aib] dari [Az Zuhriy] berkata: telah bercerita kepadaku ['Urwah bin Az Zubair] dari 'Aisyah radliyallahu 'anha bahwa Fathimah 'alaihas salam pernah mengutus utusan kepada Abu Bakar dengan niat memintanya bagian harta warisan yang ditinggalkan Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dari harta fa'i yang Allah karuniakan kepada beliau. Fathimah meminta Abu Bakar shadaqah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berupa pekarangan yang berada di Madinah dan Fadak dan sisa dari pembagian seperlima harta fa'i perang Khaibar. Maka Abu Bakar berkata kepadanya: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: "Kami tidak mewariskan. Dan apa yang kami tinggalkan semuanya sebagai shadaqah." Sesungguhnya keluarga Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam makan dari harta ini, yakni harta Allah yang tidak ada bagi mereka tambahan lain dari yang dimakannya. Dan aku, sungguh demi Allah, tidak akan merubah sesuatu dari shadaqah-shadaqah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam yang pernah ada pada zaman Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, dan aku pasti akan memberlakukan tentang shadaqah ini sebagaimana pernah diberlakukan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." Kemudian 'Ali bersaksi atas yang disampaikan Abu Bakar dan berkata: "Sungguh kami telah mengetahui keutamaan anda wahai Abu Bakar." Lalu 'Ali menyebut ikatan kekeluargaan mereka terhadap Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam serta hak-hak mereka. Maka Abu Bakar kembali berbicara dan berkata: "Demi Dzat Yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh keluarga Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lebih aku cintai untuk aku jalin hubungan kekeluargaannya dari pada keluargaku sendiri."

Musnad Ahmad #3443

مسند أحمد ٣٤٤٣: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّكُمْ مَالُ وَارِثِهِ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِهِ قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا مِنَّا أَحَدٌ إِلَّا مَالُهُ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِ وَارِثِهِ قَالَ اعْلَمُوا أَنَّهُ لَيْسَ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا مَالُ وَارِثِهِ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِهِ مَا لَكَ مِنْ مَالِكَ إِلَّا مَا قَدَّمْتَ وَمَالُ وَارِثِكِ مَا أَخَّرْتَ

Musnad Ahmad 3443: Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Ibrahim At Taimi] dari [Al Harits bin Suwaid] dari [Abdullah] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Siapakah di antara kalian yang lebih mencintai harta pewarisnya dari pada hartanya?" ia berkata: Mereka berkata: Wahai Rasulullah, tidak ada seorang pun dari kami melainkan hartanya lebih dicintai dari pada harta pewarisnya. Beliau bersabda: "Ketahuilah, sesungguhnya tidak ada seorang pun dari kalian melainkan ia lebih mencintai harta pewarisnya dari pada hartanya, tidaklah bagimu dari hartamu melainkan apa yang telah kamu pergunakan dan harta pewarismu adalah apa yang kamu tinggalkan."

Grade

Musnad Ahmad #3461

مسند أحمد ٣٤٦١: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ حُمَيْدِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ يُسَيْرِ بْنِ جَابِرٍ قَالَ هَاجَتْ رِيحٌ حَمْرَاءُ بِالْكُوفَةِ فَجَاءَ رَجُلٌ لَيْسَ لَهُ هِجِّيرَى إِلَّا يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ جَاءَتْ السَّاعَةُ قَالَ وَكَانَ مُتَّكِئًا فَجَلَسَ فَقَالَ إِنَّ السَّاعَةَ لَا تَقُومُ حَتَّى لَا يُقْسَمَ مِيرَاثٌ وَلَا يُفْرَحَ بِغَنِيمَةٍ قَالَ عَدُوًّا يَجْمَعُونَ لِأَهْلِ الْإِسْلَامِ وَيَجْمَعُ لَهُمْ أَهْلُ الْإِسْلَامِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ قَالَ جَاءَهُمْ الصَّرِيخُ أَنَّ الدَّجَّالَ قَدْ خَلَفَ فِي ذَرَارِيِّهِمْ فَيَرْفُضُونَ مَا فِي أَيْدِيهِمْ وَيُقْبِلُونَ فَيَبْعَثُونَ عَشَرَةَ فَوَارِسَ طَلِيعَةً قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَأَعْرِفُ أَسْمَاءَهُمْ وَأَسْمَاءَ آبَائِهِمْ وَأَلْوَانَ خُيُولِهِمْ هُمْ خَيْرُ فَوَارِسَ عَلَى ظَهَرِ الْأَرْضِ يَوْمَئِذٍ أَوْ قَالَ هُمْ مِنْ خَيْرِ فَوَارِسَ عَلَى ظَهَرِ الْأَرْضِ يَوْمَئِذٍ

Musnad Ahmad 3461: Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] telah menceritakan kepada kami [Ayyub] dari [Humaid bin Hilal] dari [Abu Qatadah] dari [Yusair bin Jabir] berkata: Angin merah bertiup kencang di Kufah, lalu datang seorang laki-laki yang tidak memiliki kebiasaan selain (ucapan): Wahai [Abdullah bin Mas'ud], kiamat telah datang. Ia berkata: Ketika itu ia (Ibnu Mas'ud) sedang duduk bersandar, lalu berkata: Sesungguhnya kiamat tidak akan terjadi hingga harta warisan tidak dibagikan dan tidak senang dengan harta rampasan. Ia berkata: Musuh yang berkumpul menyerang orang Islam dan orang Islam menyambut mereka, lalu ia menyebutkan sebuah hadits. Ia berkata: Datanglah teriakan kepada mereka bahwa Dajjal telah meningalkan pengganti pada keturunan mereka, lalu mereka menolak apa yang ada di tangan mereka, menyambut, lalu mengutus sepuluh pasukan berkuda mereka di garis terdepan. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sungguh aku mengenal nama-nama mereka dan nama nenek moyang mereka serta warna kuda-kuda mereka. Mereka adalah sebaik-baik pasukan berkuda yang ada di muka bumi ini saat itu." atau beliau bersabda: "Mereka adalah sebaik-baik pasukan berkuda yang ada di muka bumi ini saat itu."

Grade

Sunan Nasa'i #3466

سنن النسائي ٣٤٦٦: أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلَانَ قَالَ حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ الْحُبَابِ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ عَلْقَمَةَ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ أَنَّهُ سُئِلَ عَنْ رَجُلٍ تَزَوَّجَ امْرَأَةً وَلَمْ يَفْرِضْ لَهَا صَدَاقًا وَلَمْ يَدْخُلْ بِهَا حَتَّى مَاتَ قَالَ ابْنُ مَسْعُودٍ لَهَا مِثْلُ صَدَاقِ نِسَائِهَا لَا وَكْسَ وَلَا شَطَطَ وَعَلَيْهَا الْعِدَّةُ وَلَهَا الْمِيرَاثُ فَقَامَ مَعْقِلُ بْنُ سِنَانٍ الْأَشْجَعِيُّ فَقَالَ قَضَى فِينَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَرْوَعَ بِنْتِ وَاشِقٍ امْرَأَةٍ مِنَّا مِثْلَ مَا قَضَيْتَ فَفَرِحَ ابْنُ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ

Sunan Nasa'i 3466: Telah mengabarkan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] berkata: telah menceritakan kepada kami [Zaid bin Al Hubab] berkata: telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Manshur] dari [Ibrahim] dari ['Alqamah] dari [Ibnu Mas'ud], bahwa ia ditanya mengenai seorang laki-laki yang menikahi seorang wanita, ia belum menentukan mahar dan belum menggaulinya hingga meninggal. Ibnu Mas'ud berkata: "Wanita tersebut berhak mendapatkan mahar sebagai seorang wanita, tidak ada pengurangan dan kezhaliman, ia wajib ber'iddah dan mendapatkan warisan." Kemudian [Ma'qil bin Sinan Al Asyja'i] berdiri dan berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah memberikan keputusan pada kami terhadap Barwa' binti Wasyiq, seorang wanita di antara kami seperti apa yang telah engkau putuskan." Maka Ibnu Mas'ud merasa senang."

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,

Sunan Daruquthni #3484

سنن الدارقطني ٣٤٨٤: نا أَبُو عَلِيٍّ الْمَالِكِيُّ مُحَمَّدُ بْنُ سُلَيْمَانَ , نا أَبُو مُوسَى , نا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ , عَنْ يُونُسَ , عَنِ الْحَسَنِ , أَنَّ مَعْقِلَ بْنَ يَسَارٍ زَوَّجَ أُخْتًا لَهُ فَطَلَّقَهَا الرَّجُلُ ثُمَّ أَنْشَأَ يَخْطُبُهَا , فَقَالَ: زَوَّجْتُكَ كَرِيمَتِي فَطَلَّقْتَهَا , ثُمَّ أَنْشَأْتَ تَخْطُبُهَا , فَأَبَى أَنْ يُزَوِّجَهُ وَهَوِيَتْهُ الْمَرْأَةُ , فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى هَذِهِ الْآيَةَ {وَإِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَلَا تَعْضُلُوهُنَّ أَنْ يَنْكِحْنَ أَزْوَاجَهُنَّ} [البقرة: 232] ". هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ أَخْرَجَهُ الْبُخَارِيُّ. عَنْ أَبِي مَعْمَرٍ , عَنْ عَبْدِ الْوَارِثِ , وَعَنْ أَحْمَدَ بْنِ أَبِي عُمَرَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ طَهْمَانَ , عَنْ يُونُسَ بِهِ

Sunan Daruquthni 3484: Abu Ali Al Maliki Muhammad bin Sulaiman menceritakan kepada kami, Abu Musa menceritakan kepada kami, Abdul Wahhab Ats-Tsaqafi menceritakan kepada kami dari Yunus, dari Al Hasan, bahwa Ma'qil bin Yasar pernah menikahkan saudarinya kemudian suaminya menceraikannya. Setelah itu ia ingin menikahinya kembali, tapi Ma'qil berkata kepadanya, "Engkau sudah aku nikahkan dengan saudariku lalu engkau menceraikannya, dan sekarang engkau ingin menikahinya kembali?!" Ia tidak mau menerima lamaran mantan suami saudarinya ini, padahal saudarinya sendiri ingin kembali ke mantan suaminya tersebut. Akhirnya Allah menurunkan ayat ini, "Apabila kamu mentalak istri-istrimu, lalu habis masa iddahnya, Maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka kawin lagi dengan bakal suaminya." (Qs. Al Baqarah [2]: 232) Hadits ini shahih diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abu Ma'mar, dari Abdul Waris, dari Ahmad bin Abu Umar, dari ayahnya, dari Ibrahim bin Thahman, dari Yunus.

Grade

Sunan Nasa'i #3487

سنن النسائي ٣٤٨٧: أَخْبَرَنَا زَكَرِيَّا بْنُ يَحْيَى السِّجْزِيُّ خَيَّاطُ السُّنَّةِ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ الْحُسَيْنِ بْنِ وَاقِدٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي قَالَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ النَّحْوِيُّ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ فِي قَوْلِهِ { وَالَّذِينَ يُتَوَفَّوْنَ مِنْكُمْ وَيَذَرُونَ أَزْوَاجًا وَصِيَّةً لِأَزْوَاجِهِمْ مَتَاعًا إِلَى الْحَوْلِ غَيْرَ إِخْرَاجٍ } نُسِخَ ذَلِكَ بِآيَةِ الْمِيرَاثِ مِمَّا فُرِضَ لَهَا مِنْ الرُّبُعِ وَالثُّمُنِ وَنَسَخَ أَجَلَ الْحَوْلِ أَنْ جُعِلَ أَجَلُهَا أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا

Sunan Nasa'i 3487: Telah mengabarkan kepada kami [Zakaria bin Yahya As Sijzi Khayyath As Sunnah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ali bin Al Husain bin Waqid] berkata: telah memberitakan kepadaku [ayahku] ia berkata: telah menceritakan kepada kami [Yazid An Nahwi] dari ['Ikrimah] dari [Ibnu Abbas] mengenai firman Allah: '(Dan orang-orang yang akan meninggal dunia di antara kamu dan meninggalkan isteri, hendaklah berwasiat untuk isteri-isterinya, (yaitu) diberi nafkah hingga setahun lamanya dan tidak disuruh pindah (dari rumahnya) ' (Qs. Al Baqarah: 240), telah dihapus dengan ayat mengenai ayat warisan di antara yang ditetapkan baginya dari seperempat dan seperdelapan, dan Allah juga menghapus masa 'iddah satu tahun dan dijadikan empat bulan sepuluh hari."

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Hasan,

Musnad Ahmad #3508

مسند أحمد ٣٥٠٨: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي قَيْسٍ عَنِ الْهُزَيْلِ بْنِ شُرَحْبِيلٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى أَبِي مُوسَى وَسُلَيْمَانَ بْنِ رَبِيعَةَ فَسَأَلَهُمَا عَنْ ابْنَةٍ وَابْنَةِ ابْنٍ وَأُخْتٍ لِأَبٍ فَقَالَا لِلْبِنْتِ النِّصْفُ وَلِلْأُخْتِ النِّصْفُ وَأْتِ ابْنَ مَسْعُودٍ فَإِنَّهُ سَيُتَابِعُنَا قَالَ فَأَتَى ابْنَ مَسْعُودٍ فَسَأَلَهُ وَأَخْبَرَهُ بِمَا قَالَا فَقَالَ ابْنُ مَسْعُودٍ لَقَدْ ضَلَلْتُ إِذًا وَمَا أَنَا مِنْ الْمُهْتَدِينَ سَأَقْضِي بِمَا قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِلِابْنَةِ النِّصْفُ وَلِابْنَةِ الِابْنِ السُّدُسُ تَكْمِلَةَ الثُّلُثَيْنِ وَمَا بَقِيَ فَلِلْأُخْتِ

Musnad Ahmad 3508: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Qais] dari [Al Huzail bin Syurahbil] ia berkata: Seorang laki-laki datang kepada Abu Musa dan Sulaiman bin Rah'ah, lalu ia menanyakan keduanya tentang (warisan) anak perempuan, cucu perempuan dari anak laki-laki dan saudara perempuan seayah, lalu ia menjawab: Bagi anak perempuan setengah dan bagi saudara perempuan setengah, temuilah Ibnu Mas'ud ia akan sependapat dengan kami. Lalu orang itu pun menemui Ibnu Mas'ud, menanyakan dan mengabarkannya apa yang telah dikatakan mereka berdua. Lalu [Ibnu Mas'ud] berkata: Kalau begitu aku telah tersesat dan aku tidak termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk, aku akan memutuskan apa yang telah diputuskan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bagi anak perempuan adalah setengah, anak-anak perempuan dari anak laki-laki adalah seperenam yang melengkapi dua pertiga dan sisanya bagi saudara perempuan.

Grade

Sunan Tirmidzi #3535

سنن الترمذي ٣٥٣٥: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ مُوسَى أَخْبَرَنَا جَابِرُ بْنُ نُوحٍ قَالَ أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدْعُو فَيَقُولُ اللَّهُمَّ مَتِّعْنِي بِسَمْعِي وَبَصَرِي وَاجْعَلْهُمَا الْوَارِثَ مِنِّي وَانْصُرْنِي عَلَى مَنْ يَظْلِمُنِي وَخُذْ مِنْهُ بِثَأْرِي قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ

Sunan Tirmidzi 3535: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Musa] telah mengabarkan kepada kami [Jabir bin Nuh] dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin 'Amru] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berdoa dengan membaca: "ALLAHUMMA MATTI'NII BISAM'II WA BASHARII WAJ'ALHUMAL WAARISA MINNI WANSHURNII 'ALAA MAN YADHLIMUNII WA KHUD MINHU BI TSA`RII." (Ya Allah, Berilah aku manfaat dari pendengaranku dan penglihatanku, jadikanlah keduanya sebagai waris dariku (tetap sehat sampai aku meninggal), tolonglah aku atas orang-orang yang mendhalimiku dan balaslah dendamku kepadanya). Abu Isa berkata: "Hadits ini derajatnya hasan gharib melalui jalur ini."

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Hasan,