Hasil Pencarian: riba 698 Hadits

Musnad Ahmad #231

مسند أحمد ٢٣١: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا مَعْمَرٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ أَخْبَرَنِي مَالِكُ بْنُ أَوْسِ بْنِ الْحَدَثَانِ قَالَ صَرَفْتُ عِنْدَ طَلْحَةَ بْنِ عُبَيْدِ اللَّهِ وَرِقًا بِذَهَبٍ فَقَالَ أَنْظِرْنِي حَتَّى يَأْتِيَنَا خَازِنُنَا مِنْ الْغَابَةِ قَالَ فَسَمِعَهَا عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ لَا وَاللَّهِ لَا تُفَارِقُهُ حَتَّى تَسْتَوْفِيَ مِنْهُ صَرْفَهُ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الذَّهَبُ بِالْوَرِقِ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ

Musnad Ahmad 231: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah memberitakan kepada kami [Ma'mar] dari [Az Zuhri] telah mengabarkan kepadaku [Malik Bin Aus Bin Al Hadatsan] dia berkata: Aku menukarkan perak dengan emas kepada Thalhah Bin 'Ubaidillah, Thalhah berkata: "Tunggu saya, sehingga bendahara kami datang dari hutan." Malik berkata: kemudian peristiwa itu terdengar oleh [Umar Bin Al Khaththab], dia berkata: "Tidak, demi Allah, kamu jangan berpisah darinya sehingga kamu terima pertukaran darinya dengan sempurna, karena aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "(Menukar) emas dengan perak adalah riba kecuali dengan cara kontan."

Grade

Musnad Ahmad #238

مسند أحمد ٢٣٨: حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنِ ابْنِ أَبِي عَرُوبَةَ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ إِنَّ آخِرَ مَا نَزَلَ مِنْ الْقُرْآنِ آيَةُ الرِّبَا وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُبِضَ وَلَمْ يُفَسِّرْهَا فَدَعُوا الرِّبَا وَالرِّيبَةَ

Musnad Ahmad 238: Telah menceritakan kepada kami [Yahya] dari [Ibnu Abi 'Arubah] Telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Sa'id Bin Al Musayyib] dia berkata: [Umar] berkata: "Sesungguhnya ayat dari Al Qur'an yang terakhir turun adalah ayat riba dan sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah wafat dan beliau tidak menafsirkannya maka tinggalkanlah riba oleh kalian."

Grade

Muwatha' Malik #245

موطأ مالك ٢٤٥: و حَدَّثَنِي عَنْ مَالِك عَنْ مَخْرَمَةَ بْنِ سُلَيْمَانَ عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَبَّاسٍ أَخْبَرَهُ أَنَّهُ بَاتَ لَيْلَةً عِنْدَ مَيْمُونَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهِيَ خَالَتُهُ قَالَ فَاضْطَجَعْتُ فِي عَرْضِ الْوِسَادَةِ وَاضْطَجَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَهْلُهُ فِي طُولِهَا فَنَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى إِذَا انْتَصَفَ اللَّيْلُ أَوْ قَبْلَهُ بِقَلِيلٍ أَوْ بَعْدَهُ بِقَلِيلٍ اسْتَيْقَظَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَلَسَ يَمْسَحُ النَّوْمَ عَنْ وَجْهِهِ بِيَدِهِ ثُمَّ قَرَأَ الْعَشْرَ الْآيَاتِ الْخَوَاتِمَ مِنْ سُورَةِ آلِ عِمْرَانَ ثُمَّ قَامَ إِلَى شَنٍّ مُعَلَّقٍ فَتَوَضَّأَ مِنْهُ فَأَحْسَنَ وُضُوءَهُ ثُمَّ قَامَ يُصَلِّي قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ فَقُمْتُ فَصَنَعْتُ مِثْلَ مَا صَنَعَ ثُمَّ ذَهَبْتُ فَقُمْتُ إِلَى جَنْبِهِ فَوَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى رَأْسِي وَأَخَذَ بِأُذُنِي الْيُمْنَى يَفْتِلُهَا فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ أَوْتَرَ ثُمَّ اضْطَجَعَ حَتَّى أَتَاهُ الْمُؤَذِّنُ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ ثُمَّ خَرَجَ فَصَلَّى الصُّبْحَ

Muwatha' Malik 245: Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Mahramah bin Sulaiman] dari [Kuraib] budak Ibnu 'Abbas, bahwa [Abdullah bin Abbas] mengabarkan kepadanya, bahwa ia pernah bermalam di tempat Maimunah, isteri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, yaitu bibi dari pihak ibunya. Abdullah bin Abbas berkata: "Saya berbaring di atas bantal pada bagian sisinya, sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan isterinya berbaring pada bagian sisi panjangnya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidur hingga ketika sampai pertengahan malam, atau kurang sedikit, atau lewat sedikit, beliau bangun. Beliau kemudian duduk sambil mengusap rasa kantuk dari wajah dengan tangan. Dan beliau membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Ali Imran, lalu berdiri menuju geriba yang tergantung. Beliau berwudlu dengan menyempurnakan wudlunya, setelahitu berdiri shalat. Ibnu Abbas berkata: "Kemudian aku bangun dan melakukan sebagaimana yang dilakukan oleh beliau, lalu aku pergi dan shalat di sisinya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu meletakkan tangan kanannya di atas kepalaku seraya memegang telinga kananku dan menariknya (memalingkan) . Beliau lalu shalat dua rakaat, dua rakaat, dua rakaat, dua rakaat, dua rakaat, dan dua rakaat. Kemudian beliau shalat witir. Setelah itu beliau berbaring hingga muaddzin datang kepadanya. Beliau shalat ringan dua rakaat kemudian keluar shalat subuh."

Sunan Darimi #266

سنن الدارمي ٢٦٦: أَخْبَرَنَا هَارُونُ بْنُ مُعَاوِيَةَ عَنْ حَفْصِ بْنِ غِيَاثٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ جُرَيْجٍ يَذْكُرُ عَمَّنْ حَدَّثَهُ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ تَدَارُسُ الْعِلْمِ سَاعَةً مِنْ اللَّيْلِ خَيْرٌ مِنْ إِحْيَائِهَا و قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ إِنِّي لَأُجَزِّئُ اللَّيْلَ ثَلَاثَةَ أَجْزَاءٍ فَثُلُثٌ أَنَامُ وَثُلُثٌ أَقُومُ وَثُلُثٌ أَتَذَكَّرُ أَحَادِيثَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Sunan Darimi 266: Telah menghabarka kepada kami [Harun bin Mu'awiyah] dari [Hafsh bin Ghiats] ia berkata: Aku telah mendengar [Ibnu Juraij] menerangkan apa yang telah [diceritakan padanya] dari [Ibnu Abbas] radliallahu 'anhu ia berkata: " Mempelajari ilmu dalam satu malam lebih baik dibandingkan dengan menghidupkannya (Memperbanyak ibadah) ". [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu pernah berkata: "Sungguh aku membagi malamku menjadi tiga bagian, sepertiga waktu malam untuk tidur, sepertiga untuk beribadah, dan sepertiga lagi untuk mempelajari hadis Rasulullah salallhu 'alaihi wa sallam ".

Grade

Al-Mustadrak #270

المستدرك ٢٧٠: أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْمَاعِيلَ بْنِ مِهْرَانَ، ثنا أَبِي، ثنا هَارُونُ بْنُ سَعِيدٍ الْأَيْلِيُّ، ثنا ابْنُ وَهْبٍ، حَدَّثَنِي حُيَيٌّ، عَنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «إِنَّ فِي الْجَنَّةِ غُرَفًا يُرَى ظَاهِرُهَا مِنْ بَاطِنِهَا وَبَاطِنُهَا مِنْ ظَاهِرِهَا» فَقَالَ أَبُو مَالِكٍ الْأَشْعَرِيُّ: لِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: «لِمَنْ أَطَابَ الْكَلَامَ، وَأَطْعَمَ الطَّعَامَ، وَبَاتَ قَائِمًا وَالنَّاسُ نِيَامٌ» . «هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِ الشَّيْخَيْنِ، فَقَدِ احْتَجَّا جَمِيعًا بِحُيَيٍّ وَهُوَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَذْحِجِيُّ صَاحِبُ سُلَيْمَانَ بْنِ عَبْدِ الْمَلِكِ، وَيُقَالُ مَوْلَاهُ وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ»

Al Mustadrak 270: Ahmad bin Muhammad bin Ismail bin Mihran mengabarkan kepada kami, ayahku menceritakan kepada kami, Harun bin Sa'id Al Aili menceritakan kepada kami, Ibnu Wahab menceritakan kepada kami, Huyai menceritakan kepadaku dari Abu Abdirrahman, dari Abdullah bin Amr, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda, 'Sesungguhnya di surga terdapat kamar-kamar yang bagian luarnya terlihat dari bagian dalamnya dan bagian dalamnya terlihat dari bagian luarnya." Abu Malik Al Asy'ari lalu bertanya, "Untuk siapa, wahai Rasulullah?' Beliau menjawab, 'Untuk orang yang berkata baik, memberi makan (kepada orang yang membutuhkan), dan beribadah pada malam hari ketika orang-orang sedang tidur.' Hadits ini shahih sesuai syarat Al Bukhari dan Muslim. Keduanya sama-sama berhujjah dengan Yahya —yaitu Abu Abdurrahman Al Madzhiji, teman Sulaiman bin Abdul Malik yang disebut "maula-nya—, tapi Al Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya.

Musnad Ahmad #286

مسند أحمد ٢٨٦: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَنْبَأَنَا الْعَوَّامُ حَدَّثَنِي شَيْخٌ كَانَ مُرَابِطًا بِالسَّاحِلِ قَالَ لَقِيتُ أَبَا صَالِحٍ مَوْلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقَالَ حَدَّثَنَا عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَيْسَ مِنْ لَيْلَةٍ إِلَّا وَالْبَحْرُ يُشْرِفُ فِيهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ عَلَى الْأَرْضِ يَسْتَأْذِنُ اللَّهَ فِي أَنْ يَنْفَضِخَ عَلَيْهِمْ فَيَكُفُّهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

Musnad Ahmad 286: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah memberitakan kepada kami [Al 'Awwam] Telah menceritakan kepadaku [Syeikh] yang ribath (menjaga perbatasan di daerah pantai) dia berkata: aku telah bertemu dengan [Abu Shalih] mantan hamba sahaya Umar Bin Al Khaththab, dia berkata: telah menceritakan kepada kami [Umar Bin Khaththab] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa beliau telah bersabda: "Tiada satu malam kecuali laut pasang ke daratan sampai tiga kali, memohon kepada Allah untuk menampakkan kekuatannya kepada mereka (manusia), akan tetapi mencegahnya."

Grade

Musnad Ahmad #297

مسند أحمد ٢٩٧: حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ وَأَبُو عَامِرٍ قَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَوْسِ بْنِ الْحَدَثَانِ قَالَ جِئْتُ بِدَنَانِيرَ لِي فَأَرَدْتُ أَنْ أَصْرِفَهَا فَلَقِيَنِي طَلْحَةُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ فَاصْطَرَفَهَا وَأَخَذَهَا فَقَالَ حَتَّى يَجِيءَ سَلْمٌ خَازِنِي قَالَ أَبُو عَامِرٍ مِنْ الْغَابَةِ وَقَالَ فِيهَا كُلِّهَا هَاءَ وَهَاءَ قَالَ فَسَأَلْتُ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ الذَّهَبُ بِالْوَرِقِ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ وَالْبُرُّ بِالْبُرِّ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ وَالشَّعِيرُ بِالشَّعِيرِ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ رِبًا إِلَّا هَاءَ وَهَاءَ

Musnad Ahmad 297: Telah menceritakan kepada kami [Utsman Bin Umar] dan [Abu 'Amir] dia berkata: Telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Az Zuhri] dari [Malik Bin Aus Bin Al Hadatsan] dia berkata: Aku datang dengan membawa beberapa uang dinarku yang hendak aku bagi-bagikan, kemudian aku bertemu dengan Thalhah Bin 'Ubaidillah, lalu dia menukar dan mengambil dinar-dinar itu, dia berkata: "Sampai datang Salmun bendaharaku." Abu 'Amir berkata: "Dari hutan." Thalhah mengatakan semua itu secara tunai, Malik Bin Aus berkata: Kemudian aku bertanya kepada [Umar Bin Al Khaththab] tentang hal itu, Umar menjawab: aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Emas (ditukar) dengan perak adalah riba kecuali dengan tunai, gandum (ditukar) dengan gandum adalah riba keculai dengan tunai, jejawat (ditukar) dengan jejawat adalah riba kecuali dengan tunai dan kurma (ditukar) dengan kurma adalah riba kecuali dengan tunai."

Grade

Sunan Darimi #301

سنن الدارمي ٣٠١: أَخْبَرَنَا أَبُو النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ يَزِيدَ بْنِ حَازِمٍ حَدَّثَنِي عَمِّي جَرِيرُ بْنُ زَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَ تُبَيْعًا يُحَدِّثُ عَنْ كَعْبٍ قَالَ إِنِّي لَأَجِدُ نَعْتَ قَوْمٍ يَتَعَلَّمُونَ لِغَيْرِ الْعَمَلِ وَيَتَفَقَّهُونَ لِغَيْرِ الْعِبَادَةِ وَيَطْلُبُونَ الدُّنْيَا بِعَمَلِ الْآخِرَةِ وَيَلْبَسُونَ جُلُودَ الضَّأْنِ وَقُلُوبُهُمْ أَمَرُّ مِنْ الصَّبْرِ فَبِي يَغْتَرُّونَ أَوْ إِيَّايَ يُخَادِعُونَ فَحَلَفْتُ بِي لَأُتِيحَنَّ لَهُمْ فِتْنَةً تَتْرُكُ الْحَلِيمَ فِيهَا حَيْرَانَ

Sunan Darimi 301: Telah mengabarkan kepada kami [Abu An Nu'man] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] dari [Yazid bin Hazim] ia berkata: telah menceritakan kepadaku pamanku - [Jarir bin Zaid] -: ia mendengar [Tubai'] menceritakan dari [Ka'ab] ia berkata: "Telah kudapatkan sifat satu kaum, mereka belajar bukan untuk diamalkan, mereka perdalam fikih bukan untuk beribadah, serta mereka jadikan amal akhirat untuk mendapatkan dunia, mereka mengenakan kulit domba, hati mereka lebih pahit dari pada buah yang paling pahit, mereka menipuku, aku bersumpah, aku akan menguji mereka dengan satu ujian, yang menjadikan mereka kebingungan".

Grade

Sunan Darimi #307

سنن الدارمي ٣٠٧: أَخْبَرَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ قَالَ كَتَبَ عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ إِلَى أَهْلِ الْمَدِينَةِ إِنَّهُ مَنْ تَعَبَّدَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ وَمَنْ عَدَّ كَلَامَهُ مِنْ عَمَلِهِ قَلَّ كَلَامُهُ إِلَّا فِيمَا يَعْنِيهِ وَمَنْ جَعَلَ دِينَهُ غَرَضًا لِلْخُصُومَةِ كَثُرَ تَنَقُّلُهُ

Sunan Darimi 307: Telah mengabarkan kepada kami [Marwan bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Abdul Aziz] ia berkata: " [Umar bin Abdul Aziz] menulis surat untuk penduduk Madinah: "Barangsiapa beribadah tanpa ilmu, ia lebih banyak merusak daripada memperbaiki, barangsiapa amalnya lebih banyak daripada perkataannya, ia sedikit berbicara kecuali dalam hal-hal yang bermanfaat, dan barangsiapa yang menjadikan agamanya sebagai bahan perdebatan, ia sering bersilat lidah".

Grade

Musnad Ahmad #331

مسند أحمد ٣٣١: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ عَنِ ابْنِ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ قَتَادَةَ عَنِ ابْنِ الْمُسَيَّبِ أَنَّ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ إِنَّ مِنْ آخِرِ مَا أُنْزِلَ آيَةُ الرِّبَا وَإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تُوُفِّيَ وَلَمْ يُفَسِّرْهَا فَدَعُوا الرِّبَا وَالرِّيبَةَ

Musnad Ahmad 331: Telah menceritakan kepada kami [Isma'il] dari [Ibnu Abi Arubah] dari [Qatadah] dari [Ibnul Musayyib] bahwa [Umar] berkata: "Sesungguhnya di antara ayat yang terakhir kali diturunkan adalah tentang Riba, dan sesungguhnya Rasulullah telah wafat akan tetapi beliau tidak menafsirkan ayat tersebut, maka tinggalkanlah oleh kalian riba dan keraguan."

Grade