Hasil Pencarian: wudhu 1334 Hadits

Sunan Daruquthni #287

سنن الدارقطني ٢٨٧: نا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , نا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ بِنْتِ السُّدِّيِّ , نا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ , عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ , عَنْ زِيَادٍ مَوْلَى بَنِي مَخْزُومٍ , قَالَ: سَأَلَ رَجُلٌ عَلِيًّا أَبْدَأُ بِالشِّمَالِ قَبْلَ الْيَمِينِ فِي الْوُضُوءِ؟ , «فَأَضْرَطَ بِهِ عَلِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، ثُمَّ دَعَا بِمَاءٍ فَبَدَأَ بِشِمَالِهِ قَبْلَ يَمِينِهِ»

Sunan Daruquthni 287: Muhammad bin Al Qasim bin Zakariya menceritakan kepada kami, Isma'il bin Binti As-Suddi mengabarkan kepada kami, Ali bin Mushir mengabarkan kepada kami, dari Isma'il bin Abu Khalid, dari Ziyad maula Bani Makhzum, ia menuturkan, "Seorang lakilaki bertanya kepada Ali, 'Apa aku memulai dengan yang kiri sebelum tangan kananku dalam berwudhu?' Maka Ali RA memicingkan alisnya, kemudian ia minta diambilkan air, lalu ia memulai dengan yang kirinya sebelum yang kanannya."

Grade

Sunan Daruquthni #288

سنن الدارقطني ٢٨٨: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدٍ الْوَكِيلُ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , نا هُشَيْمٌ , عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ , عَنْ زِيَادٍ مَوْلَى بَنِي مَخْزُومٍ , قَالَ: قِيلَ لِعَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: إِنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ بَدَأَ بِمَيَامِنِهِ فِي الْوُضُوءِ «فَدَعَا بِمَاءٍ فَتَوَضَّأَ فَبَدَأَ بِمَيَاسِرِهِ»

Sunan Daruquthni 288: Ahmad bin Abdullah bin Muhammad Al Wakil menceritakan kepada kami, Al Hasan bin Arafah mengabarkan kepada kami, Husyaim mengabarkan kepada kami, dari Isma'il bin Abu Khalid, dari Ziyad maula Bani Makhzum, ia menuturkan, "Dikatakan kepada Ali RA, bahwa Abu Hurairah memulai dengan bagian-bagian kanannya dalam wudhu. Maka Ali pun berwudhu, lalu ia memulai dengan bagian-bagian kirinya."

Grade

Sunan Daruquthni #289

سنن الدارقطني ٢٨٩: نا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْوَاسِطِيُّ , نا مُوسَى بْنُ إِسْحَاقَ , نا أَبُو بَكْرٍ , نا مُعْتَمِرُ بْنُ سُلَيْمَانَ , عَنْ عَوْفٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ هِنْدَ , قَالَ: قَالَ عَلِيٌّ عَلَيْهِ السَّلَامُ: «مَا أُبَالِي إِذَا أَتْمَمْتُ وُضُوئِي بِأَيِّ أَعْضَائِي بَدَأْتُ».

Sunan Daruquthni 289: Ja'far bin Muhammad Al Wasithi mengabarkan kepada kami, Musa bin Ishaq mengabarkan kepada kami, Abu Bakar mengabarkan kepada kami, Mu'tamir bin Sulaiman mengabarkan kepada kami, dari Auf, dari Abdullah bin Amr bin Hind, ia mengatakan, "Ali AS berkata, 'Aku tidak peduli apabila aku menyempurnakan wudhuku, dengan bagian mana saja aku memulai anggota wudhuku'."

Grade

Shahih Ibnu Hibban #290

صحيح ابن حبان ٢٩٠: أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ سُفْيَانَ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ، عَنْ عَمْرِو بْنِ عُثْمَانَ بْنِ هَانِئٍ، عَنْ عَاصِمِ بْنِ عُمَرَ بْنِ عُثْمَانَ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ‏:‏ دَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَعَرَفْتُ فِي وَجْهِهِ أَنْ قَدْ حَضَرَهُ شَيْءٌ، فَتَوَضَّأَ، وَمَا كَلَّمَ أَحَدًا، ثُمَّ خَرَجَ، فَلَصِقْتُ بِالْحُجْرَةِ أَسْمَعُ مَا يَقُولُ، فَقَعَدَ عَلَى الْمِنْبَرِ، فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ، ثُمَّ قَالَ‏:‏ يَا أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَقُولُ لَكُمْ‏:‏ مُرُوا بِالْمَعْرُوفِ، وَانْهَوْا عَنِ الْمُنْكَرِ، قَبْلَ أَنْ تَدْعُونِي، فَلاَ أُجِيبُكُمْ، وَتَسْأَلُونِي فَلاَ أُعْطِيكُمْ، وَتَسْتَنْصِرُونِي فَلاَ أَنْصُرُكُمْ، فَمَا زَادَ عَلَيْهِنَّ حَتَّى نَزَلَ‏.

Shahih Ibnu Hibban 290: Hasan bin Sufyan mengabarkan kepada kami, dia berkata: Abdurrahman bin Ibrahim menceritakan kepada kami, dia berkata: Ibnu Abi Fudaik menceritakan kepada kami, dari Amru bin Utsman bin Hani‘ dari Ashim bin Umar bin Utsman dari Urwah dari Aisyah, dia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam masuk ke ruanganku. Maka Aku tahu dari raut wajahnya bahwa beliau tengah mengalami sesuatu. Lalu beliau berwudhu dan tidak berbicara kepada siapapun. Kemudian beliau keluar. Maka aku menempelkan telinga di (dinding) kamar, mendengarkan apa yang sedang beliau katakan. Lalu beliau duduk di atas mimbar, dan menyampaikan pujian dan sanjungan kepada Allah. Kemudian berkata, “Wahai segenap manusia! Sesungguhnya Allah SWT berfirman kepada kalian: Serulah untuk berbuat kebajikan dan cegahlah kemungkaran. Jika, sebelum melakukannya, kalian berdoa kepada-Ku, niscaya Aku tidak mengabulkan doa kalian; kalian meminta sesuatu kepada-Ku, niscaya Aku tidak memberikan permintaan kalian; kalian meminta pertolongan kepada-Ku, maka Aku tidak menolong kalian.” Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak menambahkan lebih dari ini sampai beliau turun (dari mimbar).” 619 [3:68]

Shahih Ibnu Khuzaimah #291

صحيح ابن خزيمة ٢٩١: نا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ، نا ابْنُ عُلَيَّةَ، نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ، ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبَّانَ، نا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ، أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ عُبَيْدِ بْنِ السَّبَّاقِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ قَالَ: كُنْتُ أَلْقَى مِنَ الْمَذْيِ شِدَّةً وَعَناءً، وَكُنْتُ أُكْثِرُ الِاغْتِسَالَ مِنْهُ، فَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ، فَقَالَ: «إِنَّمَا يُجْزِيكَ الْوُضُوءُ» . قُلْتُ: فَكَيْفَ بِمَا يُصِيبُ ثَوْبِي مِنْهُ؟ قَالَ: «يَكْفِيكَ أَنْ تَأْخُذَ كَفًّا مِنْ مَاءٍ تَنْضَحُ بِهِ مِنْ ثَوْبِكَ حَيْثُ تَرَى أَنَّهُ أَصَابَ» وَقَالَ ابْنُ أَبَانَ قَالَ: حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ عُبَيْدِ بْنِ السَّبَّاقِ قَالَ أَبُو بَكْرٍ: " حَدِيثُ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ أَنَّهُ سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، عَنِ الْمَذْيِ قَالَ: «فِيهِ الْوُضُوءُ» . قُلْتُ أَرَأَيْتَ بِمَا يُصِيبُ ثِيَابَنَا؟ قَالَ: «يَكْفِيكَ أَنْ تَأْخُذَ كَفًّا مِنْ مَاءٍ فَتَنْضَحَ بِهِ ثَوْبَكَ حَيْثُ تَرَى أَنَّهُ أَصَابَ» قَدْ أَمْلَيْتُهُ قَبْلَ أَبْوَابِ الْمَذْيِ "

Shahih Ibnu Khuzaimah 291: Ya’qub bin Ibrahim Ad-Dauraqi mengabarkan kepada kami, Ibnu Ulaiyah mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Ishaq mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Aban menceritakan kepada kami, Muhammad bin Abu Adi dari Muhammad bin Ishaq mengabarkan kepada kami, Said bin Ubaid bin As-Sibaq mengabarkan kepadaku dari ayahnya dari Sahi bin Hunaif, ia berkata, “Aku pernah berusaha keras menghilangkan madzi yang sulit untuk dihilangkan dan aku adalah orang yang selalu mandi darinya. Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengenai hal tersebut. Lalu beliau bersabda, “Sesungguhnyaberwudhu adalah cukup bagimu." Lalu aku katakan, “Bagaimana dengan pakaian yang terkena olehnya?” Nabi berkata, “ Cukup bagimu mengambil segenggam air lalu dengannya kamu siramkan pada bagian pakaianmu yang kamu lihat terkena madzi.407 Ibnu Abban berkata, Said bin Ubaid bin As-Sibaq menceritakan kepadaku, Abu bakar berkata, Hadits Sahi bin Hanif: Bahwa ia pernah bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengenai madzi. Nabi lalu bersabda, “Pada masalah tersebut diwajibkan berwudhu” Aku katakan, “Bagaimana pendapatmu dengan madzi yang mengenai pakaian kita?” Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Cukup bagimu mengambil segenggam air lalu kamu siramkan pada bagian pakaianmu yang kamu lihat terkena madzi.” Aku sudah menulisnya sebelum bab-bab tentang madzi.

Sunan Daruquthni #291

سنن الدارقطني ٢٩١: حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ , نا مُوسَى , نا أَبُو بَكْرٍ , نا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ , عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ , عَنْ زِيَادٍ , قَالَ: قَالَ عَلِيٌّ: «مَا أُبَالِي لَوْ بَدَأْتُ بِالشِّمَالِ قَبْلَ الْيَمِينِ إِذَا تَوَضَّأْتُ»

Sunan Daruquthni 291: Ja'far bin Muhammad menceritakan kepada kami, Musa mengabarkan kepada kami, Abu Bakar mengabarkan kepada kami, Hafsh bin Ghiyats mengabarkan kepada kami, dari Isma'il bin Abu Khalid, dari Ziyad, ia mengatakan, "Ali berkata, 'Aku tidak peduli walaupun aku memulai dengan yang kiri sebelum yang kanan ketika berwudhu'."

Grade

Sunan Daruquthni #293

سنن الدارقطني ٢٩٣: نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْوَكِيلُ , نا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ , نا هُشَيْمٌ , عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمَسْعُودِيِّ , حَدَّثَنِي سَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ , عَنْ أَبِي الْعُبَيْدَيْنِ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ , أَنَّهُ سُئِلَ عَنْ رَجُلٍ تَوَضَّأَ فَبَدَأَ بِمَيَاسِرِهِ , فَقَالَ: «لَا بَأْسَ». صَحِيحٌ

Sunan Daruquthni 293: Ahmad bin Abdullah Al Wakil mengabarkan kepada kami, Al Hasan bin Arafah mengabarkan kepada kami, Husyaim mengabarkan kepada kami dari Abdurrahman Al Mas'udi, Salamah bin Kuhail menceritakan kepadaku, dari Abu Al Ubaidaian, dari Abdullah bin Mas'ud: Bahwa ia ditanya tentang seseorang yang berwudhu yang memulai dengan bagian-bagian kirinya, maka ia menjawab, "Tidak apa-apa." Shahih.

Grade

Sunan Daruquthni #294

سنن الدارقطني ٢٩٤: نا مُحَمَّدُ بْنُ مَحْمُودٍ الْوَاسِطِيُّ , ثنا شُعَيْبُ بْنُ أَيُّوبَ , نا أَبُو يَحْيَى الْحِمَّانِيُّ , نا أَبُو حَنِيفَةَ , وَثنا الْحَسَنُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ الْحَسَنِ بْنِ يُوسُفَ الْمَرْوَرُوذِيُّ , قَالَ: وَجَدْتُ فِي كِتَابِ جَدِّي: نا أَبُو يُوسُفَ الْقَاضِي , نا أَبُو حَنِيفَةَ , عَنْ خَالِدِ بْنِ عَلْقَمَةَ , عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ , عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ تَوَضَّأَ فَغَسَلَ يَدَيْهِ ثَلَاثًا , وَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ ثَلَاثًا , وَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثًا , وَذِرَاعَيْهِ ثَلَاثًا , وَمَسَحَ بِرَأْسِهِ ثَلَاثًا , وَغَسَلَ رِجْلَيْهِ ثَلَاثًا , ثُمَّ قَالَ: «مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى وُضُوءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَامِلًا فَلْيَنْظُرْ إِلَى هَذَا» - وَقَالَ شُعَيْبٌ -: «هَكَذَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ». هَكَذَا رَوَاهُ أَبُو حَنِيفَةَ , عَنْ خَالِدِ بْنِ عَلْقَمَةَ , قَالَ فِيهِ: وَمَسَحَ رَأْسَهُ ثَلَاثًا. وَخَالَفَهُ جَمَاعَةٌ مِنَ الْحُفَّاظِ الثِّقَاتِ مِنْهُمْ: زَائِدَةُ بْنُ قُدَامَةَ , وَسُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ , وَشُعْبَةُ , وَأَبُو عَوَانَةَ , وَشَرِيكٌ , وَأَبُو الْأَشْهَبِ جَعْفَرُ بْنُ الْحَارِثِ , وَهَارُونُ بْنُ سَعْدٍ , وَجَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدٍ , وَحَجَّاجُ بْنُ أَرْطَاةَ , وَأَبَانُ بْنُ تَغْلِبَ , وَعَلِيُّ بْنُ صَالِحِ بْنِ حُيَيٍّ , وَحَازِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , وَحَسَنُ بْنُ صَالِحٍ , وَجَعْفَرٌ الْأَحْمَرُ , فَرَوَوْهُ عَنْ خَالِدِ بْنِ عَلْقَمَةَ , فَقَالُوا فِيهِ: «وَمَسَحَ رَأْسَهُ مَرَّةً». إِلَّا أَنَّ حَجَّاجًا مِنْ بَيْنِهِمْ جَعَلَ مَكَانَ عَبْدِ خَيْرٍ عَمْرًا ذَامِرَ , وَوَهِمَ فِيهِ وَلَا نَعْلَمُ أَحَدًا مِنْهُمْ قَالَ فِي حَدِيثِهِ: إِنَّهُ مَسَحَ رَأْسَهُ ثَلَاثًا غَيْرَ أَبِي حَنِيفَةَ , وَمَعَ خِلَافِ أَبِي حَنِيفَةَ فِيمَا رَوَى لِسَائِرِ مَنْ رَوَى هَذَا الْحَدِيثَ , فَقَدْ خَالَفَ فِي حُكْمِ الْمَسْحِ فِيمَا رَوَى عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , فَقَالَ: إِنَّ السُّنَّةَ فِي الْوُضُوءِ مَسْحُ الرَّأْسِ مَرَّةً وَاحِدَةً. وَرَوَاهُ إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي يَحْيَى , وَأَبُو يُوسُفَ , عَنِ الْحَجَّاجِ , عَنْ خَالِدٍ , عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ , عَنْ عَلِيٍّ

Sunan Daruquthni 294: Muhammad bin Mahmud Al Wasithi mengabarkan kepada kami, Syu'aib bin Ayyub mengabarkan kepada kami, Abu Yahya Al Himmani mengabarkan kepada kami, dari Abu Hanifah {h}, Al Hasan bin Sa'id bin Al Hasan bin Yusuf Al Marwarudzi menceritakan kepada kami, ia mengatakan: Aku temukan di dalam kitab kakekku: Abu Yusuf Al Qadhi mengabarkan kepada kami, Abu Hanifah mengabarkan kepada kami, dari Khalid bin Alqamah, dari Abd Khair, dari Ali RA: Bahwa ia berwudhu, lalu membasuh kedua tangannya (hingga pergelangan) tiga kali, berkumur dan ber-istinsyaq tiga kali, membasuh wajahnya tiga kali, kedua sikutnya (yakni tangan hingga sikutnya) tiga kali, membasuh kepalanya tiga kali, membasuh kedua kakinya tiga kali, kemudian berkata, "Barangsiapa yang ingin melihat wudhunya Rasulullah SAW dengan sempurna, maka hendaklah ia melihat wudhu ini." Syu'aib menyebutkan (dalam redaksinya): "Begitulah aku melihat Rasulullah SAW berwudhu."* Demikian yang diriwayatkan oleh Abu Hanifah dari Khalid bin Alqamah, ia menyebutkan di dalamnya: "dan mengusap kepalanya tiga kali." Sejumlah penghafal hadits yang tsiqah menyelisihi riwayat ini, di antara mereka: Zaidah bin Qudamah, Sufyan Ats-Tsauri, Syu'bah, Abu Awanah, Syarik, Abu Al Asyhab Ja'far bin Al Harits, Harun bin Sa'd, Ja'far bin Muhammad, Hajjaj bin Arthah, Aban bin Taghlib, Ali bin Shalih bin Huyay, Hazim bin Ibrahim, Hasan bin Shalih dan Ja'far Al Ahmad, mereka meriwayatkannya dari Khalid bin Alqamah, dan mereka semua menyebutkan: "dan mengusap kepalanya satu kali" hanya saja Hajjaj, salah seorang mereka, menyebutkan "Amr Dza Murr" pada posisi "Abd Khair", ia mengira seperti itu. Kami tidak mengetahui seorang pun dari mereka yang menyebutkan dalam haditsnya, bahwa beliau mengusap kepalanya tiga kali, kecuali Abu Hanifah. Di samping apa yang diriwayatkan oleh Abu Hanifah ini menyelishi apa yang diriwayatkan oleh perawi lairrnya tentang hadits ini, ia pun telah menyelisihi hukum mengusap kepala yang diriwayatkan dari Ali RA, dari Nabi SAW, yang mana beliau telah bersabda, "Sesungguhnya Sunnah dalam wudhu adalah mengusap kepala satu kali.''' Diriwayatkan oleh Ibrahim bin Abu Yahya dan Abu Yusuf dari Al Hajjaj, dari Khalid, dari Abd Khair, dari Ali.

Grade

Sunan Daruquthni #295

سنن الدارقطني ٢٩٥: حَدَّثَنَا الْفَارِسِيُّ ثنا إِسْحَاقُ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدٍ , عَنْ حَجَّاجٍ , وَثنا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , نا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ الْقَطَّانُ , نا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ , وَثنا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعْدَانَ بِوَاسِطَ , نا شُعَيْبُ بْنُ أَيُّوبَ , ثنا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ الْجُعْفِيُّ , وَثنا يَعْقُوبُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْبَزَّازُ , ثنا جَعْفَرُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ فُضَيْلٍ الرَّاسِبِيُّ , نا الْوَلِيدُ , وَيَحْيَى بْنُ أَبِي بَكْرٍ , قَالُوا: نا زَائِدَةُ , نا خَالِدُ بْنُ عَلْقَمَةَ , حَدَّثَنِي عَبْدُ خَيْرٍ , قَالَ: جَلَسَ عَلِيُّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ بَعْدَ مَا صَلَّى الْفَجْرَ فِي الرَّحَبَةِ , ثُمَّ قَالَ لِغُلَامِهِ: «ائْتِنِي بِطَهُورٍ» , فَأَتَاهُ الْغُلَامُ بِإِنَاءٍ فِيهِ مَاءٌ , وَطَسْتٍ وَنَحْنُ نَنْظُرُ إِلَيْهِ فَأَخَذَ بِيَمِينِهِ الْإِنَاءَ فَأَكْفَأَهُ عَلَى يَدِهِ الْيُسْرَى , ثُمَّ غَسَلَ كَفَّيْهِ ثُمَّ أَخَذَ بِيَدِهِ الْيُمْنَى الْإِنَاءَ فَأَفْرَغَ عَلَى يَدِهِ الْيُسْرَى , ثُمَّ غَسَلَ كَفَّيْهِ فَعَلَهُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ - قَالَ عَبْدُ خَيْرٍ: كُلُّ ذَلِكَ لَا يُدْخِلُ يَدَهُ فِي الْإِنَاءِ حَتَّى يَغْسِلَهَا ثَلَاثَ مَرَّاتٍ - ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى فِي الْإِنَاءِ فَمَضْمَضَ وَاسْتَنْشَقَ وَنَثَرَ بِيَدِهِ الْيُسْرَى فَعَلَ ذَلِكَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ , ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى فِي الْإِنَاءِ فَغَسَلَ وَجْهَهُ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ , ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى إِلَى الْمِرْفَقِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ , ثُمَّ غَسَلَ يَدَهُ الْيُسْرَى إِلَى الْمِرْفَقِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ , ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى فِي الْإِنَاءِ حَتَّى غَمَرَهَا الْمَاءُ , ثُمَّ رَفَعَهَا بِمَا حَمَلَتْ مِنَ الْمَاءِ ثُمَّ مَسَحَهَا بِيَدِهِ الْيُسْرَى ثُمَّ مَسَحَ بِيَدَيْهِ كِلْتَيْهِمَا مَرَّةً , ثُمَّ صَبَّ بِيَدِهِ الْيُمْنَى عَلَى قَدَمِهِ الْيُمْنَى ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَهَا بِيَدِهِ الْيُسْرَى ثَلَاثَ مَرَّاتٍ , ثُمَّ صَبَّ بِيَدِهِ الْيُمْنَى عَلَى قَدَمِهِ الْيُسْرَى ثَلَاثَ مَرَّاتٍ ثُمَّ غَسَلَهَا بِيَدِهِ الْيُسْرَى ثَلَاثَ مَرَّاتٍ , ثُمَّ أَدْخَلَ يَدَهُ الْيُمْنَى فِي الْإِنَاءِ فَغَرَفَ بِيَدِهِ فَشَرِبَ ثُمَّ قَالَ: «هَذَا طَهُورُ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَنْظُرَ إِلَى طَهُورِ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَهَذَا طُهُورُهُ». وَبَعْضُهُمْ يَزِيدُ عَلَى بَعْضٍ الْكَلِمَةَ وَالشَّيْءَ وَمَعْنَاهُ قَرِيبٌ صَحِيحٌ

Sunan Daruquthni 295: Al Farisi menceritakan kepada kami, Ishaq menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq mengabarkan kepada kami, dari Ibrahim bin Muhammad, dari Hajjaj. Dan Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan Al Qaththan mengabarkan kepada kami, Abdurrahman bin Mahdi menceritakan kepada kami. Dan Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Sa'dan menceritakan kepada kami di Wasith, Syu'aib bin Ayyub mengabarkan kepada kami, Husain bin Ali Al Ju'fi menceritakan kepada kami. Dan Ya'qub bin Ibrahim Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Ja'far bin Muhammad bin Al Fudhail Ar-Rasi menceritakan kepada kami, Abu Al Walid dan Yahya bin Abu Bukair mengabarkan kepada kami, mereka mengatakan: Zaidah mengabarkan kepada kami, Khalid bin Alqamah mengabarkan kepada kami, Abd Khair menceritakan kepadaku, ia menuturkan, "Ali RA duduk di tempat terbuka setelah selesai shalat Subuh, lalu ia mengatakan kepada pelayannya, 'Ambilkan aku air wudhu.' Lalu pelayan itu membawakan bejana berisi air dan mangkuk, sementara kami melihat kepadanya. Lalu Ali mengambil bejana dengan tangan kanannya, lalu menuangkan ke tangan kirinya, kemudian membasuh kedua telapak tangannya, kemudian mengambil air dari bejana dengan tangan kanannya lalu menuangkannya ke tangan kirinya, lalu membasuh telapak tangannya. Ia melakukan itu hinga tiga kali." Abd Khair mengatakan, "Semua itu dilakukan tanpa memasukkan tangannya ke dalam bejana sehingga selesai membasuh kedua telapak tangannya tiga kali. Kemudian (setelah itu) ia memasukkan tangan kanannya ke dalam bejana, lalu berkumur dan beristinsyaq lalu beristinstsar* dengan tangan kirinya. Ia melakukan itu tiga kali. Kemudian memasukkan tangan kanannya ke dalam bejana, lalu membasuh wajahnya tiga kali, lalu membasuh tangan kanannya hinga sikut tiga kali, lalu membasuh tangan kirinya hingga sikut tiga kali. Kemudian memasukkan tangan kanannya ke dalam bejana hingga tenggelam di dalam air lalu mengangkatnya sambil membawa air (yang menempel di tangannya), lalu mengusapnya dengan tangan kirinya, lalu mengusap kepalanya dengan kedua tangannya satu kali. Kemudian tangan kanannya menyiramkan air ke kaki kanannya tiga kali lalu membasuhnya dengan tangan kirinya tiga kali, lalu tangan kanannya menyiramkan air ke kaki kirinya tiga kali lalu tangan kirinya membasuhnya tiga kali. Kemudian memasukkan tangan kanannya ke dalam bejana, lalu menciduknya dengan telapak tangannya, lalu meminumnya, kemudian berkata, 'Inilah cara bersucinya Nabiyullah SAW. Barangsiapa yang ingin melihat cara bersucinya Nabiyullah SAW, maka inilah cara bersuci beliau'. Sebagian lainnya menambahkan tambahan redaksi dan lainnya yang maknanya mendekati lagi shahih. **

Grade

Sunan Daruquthni #296

سنن الدارقطني ٢٩٦: نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ سَعِيدٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ الْحَسَنِ الْقَطَوَانِيُّ , نا حَسَنُ بْنُ سَيْفِ بْنِ عَمِيرَةَ , حَدَّثَنِي أَخِي عَلِيُّ بْنُ سَيْفٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ أَبَانَ بْنِ تَغْلِبَ , عَنْ خَالِدِ بْنِ عَلْقَمَةَ , عَنْ عَبْدِ خَيْرٍ , عَنْ عَلِيٍّ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «تَوَضَّأَ ثَلَاثًا ثَلَاثًا , وَأَخَذَ لِرَأْسِهِ مَاءً جَدِيدًا»

Sunan Daruquthni 296: Ahmad bin Muhammad bin Sa'id mengabarkan kepada kami, Muhammad bin Ahmad bin Al Hasan Al Qathwani mengabarkan kepada kami, Hasan bin Saif bin Umairah mengabarkan kepada kami, saudaraku, yakni Ali bin Saif mengabarkan kepadaku, dari ayahnya, dari Aban bin Taghlib, dari Khalid bin Alqamah, dari Abd Khair: "Bahwa Rasulullah SAW berwudhu tiga kali-tiga kali, dan mengambil air baru untuk (mengusap) kepalanya."

Grade