مسند أحمد ٢٠٦٢٦: حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ سُلَيْمَانَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا سِنَانٍ يُحَدِّثُ عَنْ وَهْبِ بْنِ خَالِدٍ الْحِمْصِيِّ عَنِ ابْنِ الدَّيْلَمِيِّ قَالَ وَقَعَ فِي نَفْسِي شَيْءٌ مِنْ الْقَدَرِ فَأَتَيْتُ زَيْدَ بْنَ ثَابِتٍ فَسَأَلْتُهُ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَوْ أَنَّ اللَّهَ عَذَّبَ أَهْلَ سَمَاوَاتِهِ وَأَهْلَ أَرْضِهِ لَعَذَّبَهُمْ غَيْرَ ظَالِمٍ لَهُمْ وَلَوْ رَحِمَهُمْ كَانَتْ رَحْمَتُهُ لَهُمْ خَيْرًا مِنْ أَعْمَالِهِمْ وَلَوْ كَانَ لَكَ جَبَلُ أُحُدٍ أَوْ مِثْلُ جَبَلِ أُحُدٍ ذَهَبًا أَنْفَقْتَهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ مَا قَبِلَهُ اللَّهُ مِنْكَ حَتَّى تُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ وَتَعْلَمَ أَنَّ مَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ وَأَنَّ مَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيبَكَ وَأَنَّكَ إِنْ مِتَّ عَلَى غَيْرِ هَذَا دَخَلْتَ النَّارَ
Musnad Ahmad 20626: Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Sulaiman] ia berkata: Aku mendengar [Abu Sinan] menceritakan dari [Wahab bin Khalid Al Himshi] dari [Ibnu Ad Dailami] berkata: "Suatu ketika aku mendapat musibah, lalu aku datang dan bertanya pada [Zaid bin Tsabit] Ia menjawab, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sekiranya Allah akan menyiksa penduduk langit dan bumi, maka Ia akan menyiksanya tanpa menzhalimi mereka. Dan bila Allah menyayangi mereka maka kasih sayang-Nya melebihi amal perbuatan yang mereka kerjakan. Sekiranya engkau menginfakkan emas sebesar gunung uhud di jalan Allah Azza Wa Jalla, niscaya Allah tiada akan menerimanya darimu hingga kamu beriman dengan takdir-Nya, dan kamu tahu bahwa apa yang (ditakdirkan) menimpamu tidak akan meleset, dan segala yang (ditakdirkan) meleset tidak akan menimpamu. Jika kamu mati dalam keadaan tidak seperti itu (beriman pada takdir), sungguh kamu akan masuk Neraka."
Grade
مسند أحمد ٢٠٦٦٦: حَدَّثَنَا قُرَّانُ بْنُ تَمَّامٍ عَنْ أَبِي سِنَانٍ الشَّيْبَانِيِّ عَنْ وَهْبٍ الْحِمْصِيِّ عَنِ ابْنِ الدَّيْلَمِيِّ قَالَ أَتَيْتُ أُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ فَقُلْتُ لَهُ إِنَّهُ قَدْ وَقَعَ فِي نَفْسِي مِنْ الْقَدَرِ شَيْءٌ فَأُحِبُّ أَنْ تُحَدِّثَنِي بِحَدِيثٍ لَعَلَّ اللَّهَ أَنْ يُذْهِبَ عَنِّي مَا أَجِدُ قَالَ لَوْ أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ عَذَّبَ أَهْلَ السَّمَوَاتِ وَأَهْلَ الْأَرْضِ عَذَّبَهُمْ وَهُوَ غَيْرُ ظَالِمٍ لَهُمْ وَلَوْ رَحِمَهُمْ كَانَتْ رَحْمَتُهُ لَهُمْ خَيْرًا مِنْ أَعْمَالِهِمْ وَلَوْ كَانَ أُحُدٌ لَكَ ذَهَبًا فَأَنْفَقْتَهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ لَمْ تُؤْمِنْ بِالْقَدَرِ وَتَعْلَمْ أَنَّ مَا أَصَابَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَكَ وَأَنَّ مَا أَخْطَأَكَ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيبَكَ مَا تُقُبِّلَ مِنْكَ وَلَوْ مِتَّ عَلَى غَيْرِ ذَلِكَ دَخَلْتَ النَّارَ وَلَا عَلَيْكَ أَنْ تَلْقَى أَخِي عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ فَتَسْأَلَهُ فَلَقِيَ عَبْدَ اللَّهِ فَقَالَ لَهُ مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ لَقِيَ حُذَيْفَةَ بْنَ الْيَمَانِ فَقَالَ لَهُ مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ لَقِيَ زَيْدَ بْنَ ثَابِتٍ فَقَالَ لَهُ مِثْلَ ذَلِكَ إِلَّا أَنَّهُ حَدَّثَهُ عَنْ نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Musnad Ahmad 20666: Telah menceritakan kepada kami [Qurran bin Tamam] dari [Abu Sinan Asy Sayibani] dari [Wahab Al Himsha] dari [Ibnu Dailami] berkata: "Aku mendatangi [Ubay bin Ka'ab] dan bertanya padanya, 'Wahai Abu Mundzir, sesungguhnya dalam hatiku ada sesuatu yang mengganjal dalam masalah takdir, maka ceritakanlah kepadaku suatu hadits, semoga dengannya Allah melenyapkan perasaan yang menganjal itu." Ubay berkata: "Jika Allah menyiksa penduduk langit dan bumi, maka Ia menyiksa mereka tanpa dengan kezhaliman, dan jika Allah menyayangi mereka, maka kasih sayang-Nya melebihi amal perbuatan yang mereka kerjakan. Jikalau engkau menginfakkan emas sebesar gunung uhud di jalan Allah Azza Wa Jalla, kemudian engkau tidak beriman dengan takdir, dan engkau tahu bahwa apa yang akan menimpamu tidak akan meleset darimu, dan apa yang meleset darimu tidak akan mengenaimu, niscaya Allah tiada akan menerimanya darimu. Dan jika kamu mati dalam keadaan tidak seperti itu (beriman pada takdir) sungguh kamu akan masuk Neraka. Tidak ada salahnya jika kamu temui saudaraku, [Abdullah bin Mas'ud] dan menanyakannya kepada dia." Lalu ia menemui Abdullah, dan Abdullah juga mengatakan seperti perkataan itu, kemudian menemui [Hudzaifah bin Al Yaman] dan ia pun berkata demikian, lalu ia menemui Ibnu Mas'ud, ia pun berkata seperti itu hingga bertemu [Zaid bin Tsabit], lalu Zaid berkata kepadanya dengan seperti itu. Hanya saja I menceritakannya dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam."
Grade
مسند أحمد ٢١٠٣٣: حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى قَالَ عَبْد اللَّهِ قَالَ وَحَدَّثَنَاهُ الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي حُسَيْنٍ عَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ مُعَاذٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَنْ يَنْفَعَ حَذَرٌ مِنْ قَدَرٍ وَلَكِنَّ الدُّعَاءَ يَنْفَعُ مِمَّا نَزَلَ وَمِمَّا لَمْ يَنْزِلْ فَعَلَيْكُمْ بِالدُّعَاءِ عِبَادَ اللَّهِ
Musnad Ahmad 21033: Telah bercerita kepada kami Al Hakam bin Musa. Berkata 'Abdullah: telah menceritakan kepada kami Al Hakam bin Musa telah bercerita kepada kami [Ibnu 'Ayyasy] telah bercerita kepada kami ['Abdullah bin 'Abdur Rahman bin Abu Husain] dari [Syahr bin Hausyab] dari [Mu'adz] dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam: Waspada tidak akan berguna bagi takdir, tapi doa berguna untuk sesuatu yang telah dan akan terjadi, karena itu hendaklah kalian berdoa wahai hamba-hamba Allah."
Grade
مسند أحمد ٢١٣٥٢: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الرَّجُلَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِالذَّنْبِ يُصِيبُهُ وَلَا يَرُدُّ الْقَدَرَ إِلَّا الدُّعَاءُ وَلَا يَزِيدُ فِي الْعُمُرِ إِلَّا الْبِرُّ
Musnad Ahmad 21352: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari ['Abdullah bin 'Isa] dari ['Abdullah bin Abu Al Ja'd] dari [Tsauban] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seseorang itu terhalang dari rizki karena dosa yang dilakukannya, tidak ada yang menolak takdir selain doa dan tidak ada yang menambahi umur selain kebaikan."
Grade
مسند أحمد ٢١٣٦١: وَبِهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ زَوَى لِي الْأَرْضَ أَوْ قَالَ إِنَّ رَبِّي زَوَى لِي الْأَرْضَ فَرَأَيْتُ مَشَارِقَهَا وَمَغَارِبَهَا وَإِنَّ مُلْكَ أُمَّتِي سَيَبْلُغُ مَا زُوِيَ لِي مِنْهَا وَإِنِّي أُعْطِيتُ الْكَنْزَيْنِ الْأَحْمَرَ وَالْأَبْيَضَ وَإِنِّي سَأَلْتُ رَبِّي لِأُمَّتِي أَنْ لَا يَهْلِكُوا بِسَنَةٍ بِعَامَّةٍ وَلَا يُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ سِوَى أَنْفُسِهِمْ يَسْتَبِيحُ بَيْضَتَهُمْ وَإِنَّ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ قَالَ يَا مُحَمَّدُ إِنِّي إِذَا قَضَيْتُ قَضَاءً فَإِنَّهُ لَا يُرَدُّ وَقَالَ يُونُسُ لَا يُرَدُّ وَإِنِّي أَعْطَيْتُكَ لِأُمَّتِكَ أَنْ لَا أُهْلِكَهُمْ بِسَنَةٍ بِعَامَّةٍ وَلَا أُسَلِّطَ عَلَيْهِمْ عَدُوًّا مِنْ سِوَى أَنْفُسِهِمْ يَسْتَبِيحُ بَيْضَتَهُمْ وَلَوْ اجْتَمَعَ عَلَيْهِمْ مَنْ بَيْنَ أَقْطَارِهَا أَوْ قَالَ مَنْ بِأَقْطَارِهَا حَتَّى يَكُونَ بَعْضُهُمْ يَسْبِي بَعْضًا وَإِنَّمَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي الْأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ وَإِذَا وُضِعَ فِي أُمَّتِي السَّيْفُ لَمْ يُرْفَعْ عَنْهُمْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَلَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَلْحَقَ قَبَائِلُ مِنْ أُمَّتِي بِالْمُشْرِكِينَ حَتَّى تَعْبُدَ قَبَائِلُ مِنْ أُمَّتِي الْأَوْثَانَ وَإِنَّهُ سَيَكُونُ فِي أُمَّتِي كَذَّابُونَ ثَلَاثُونَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ نَبِيٌّ وَأَنَا خَاتَمُ النَّبِيِّينَ لَا نَبِيَّ بَعْدِي وَلَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي عَلَى الْحَقِّ ظَاهِرِينَ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Musnad Ahmad 21361: Dan dari sanad yang sama (dengan hadits sebelumnya) [Tsauban] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Allah 'Azzawajalla menghimpun bumi untukku -atau bersabda: "Allah 'Azzawajalla menghimpun bumi untukku- lalu aku melihat timur dan baratnya dan kerajaan ummatku akan mencapai batas yang dihimpun untukku, dan aku diberi dua harta simpanan: merah dan putih, aku meminta Rabbku untuk ummatku agar tidak binasa karena kemarau yang berkepanjangan, agar Allah tidak memunculkan musuh diluar mereka yang mengambil alih kekuasaan mereka, dan Rabbku 'Azzawajalla befirman: 'Hai Muhammad! bila Aku telah menetapkan suatu takdir, maka tidak bisa ditolak' -berkata Yunus: Tidak tertolak- dan Aku memberimu untuk ummatmu agar tidak binasa oleh kemarau (paceklik) yang berkepanjangan, Aku juga tidak memunculkan musuh selain mereka yang mencaplok kekuasaan mereka meski mereka telah berkumpul disegala penjuru kekuasaannya, --atau dengan redaksi atau musuh telah berkumpul pada seluruh penjurunya-hingga justru sebagian mereka menawan sebagian yang lain (terjadi konflik internal muslimin).' Justru yang aku khawatirkan atas ummatku adalah pemimpin yang menyesatkan, padahal bila pedang telah diletakkan ditengah-tengah ummatku, tidak akan dihilangkan dari mereka hingga hari kiamat, kiamat tidak terjadi hingga kabilah-kabilah dari ummatku menyusul kaum musyrikin hingga kabilah-kabilah dari ummatku menyembah patung-patung, akan ada ditengah-tengah ummatku tigapuluh pendusta, masing-masing dari mereka mengaku nabi padahal aku adalah penutup para nabi, tidak ada nabi setelahku dan sekelompok dari ummatku akan senantiasa diatas kebenaran dan menang, orang yang menentang mereka sama sekali tidak membahayakan mereka hingga keputusan Allah 'Azzawajalla datang."
Grade
مسند أحمد ٢١٣٧٩: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ الْأَشْجَعِيِّ عَنْ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَرُدُّ الْقَدَرَ إِلَّا الدُّعَاءُ وَلَا يَزِيدُ فِي الْعُمُرِ إِلَّا الْبِرُّ وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِالذَّنْبِ يُصِيبُهُ
Musnad Ahmad 21379: Telah menceritakan kepada kami ['Abdur Razzaq] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Abdullah bin 'Isa] dari ['Abdullah bin Abu Al Ja'd Al Asyja'i] dari [Tsauban] pelayan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan ia memarfu'kan hadits ini pada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Tidak ada yang menolak takdir kecuali doa, tidak ada yang menambahi usia kecuali kebaikan dan seorang hamba benar-benar terhalang dari rizki karena dosa yang dilakukannya."
Grade
مسند أحمد ٢١٤٠٢: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْعَبْدَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بِالذَّنْبِ يُصِيبُهُ وَلَا يَرُدُّ الْقَدَرَ إِلَّا الدُّعَاءُ وَلَا يَزِيدُ فِي الْعُمُرِ إِلَّا الْبِرُّ
Musnad Ahmad 21402: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Abdullah bin 'Isa] dari ['Abdullah bin Abu Al Ja'd] dari [Tsauban] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seorang hamba benar-benar terhalang dari rizki karena dosa yang dilakukannya, tidak ada yang menangkal takdir selain doa dan tidak ada yang menambah usia selain kebaikan."
Grade
مسند أحمد ٢١٦٤٩: حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ أَنَّ الْوَلِيدَ بْنَ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ قَالَ أَوْصَانِي أَبِي رَحِمَهُ اللَّهُ تَعَالَى فَقَالَ يَا بُنَيَّ أُوصِيكَ أَنْ تُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ فَإِنَّكَ إِنْ لَمْ تُؤْمِنْ أَدْخَلَكَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى النَّارَ قَالَ وَسَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ أَوَّلُ مَا خَلَقَ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى الْقَلَمُ ثُمَّ قَالَ لَهُ اكْتُبْ قَالَ وَمَا أَكْتُبُ قَالَ فَاكْتُبْ مَا يَكُونُ وَمَا هُوَ كَائِنٌ إِلَى أَنْ تَقُومَ السَّاعَةُ
Musnad Ahmad 21649: Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Dawud] telah bercerita kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Yazid bin Abu Habib] bahwa [Al Walid bin 'Ubadah bin Ash Shamit] berkata: [Ayahku] berwasiat padaku: Wahai anakku! Aku berwasiat padaku agar kau beriman pada takdir, baik dan buruknya karena bila kau tidak beriman maka Allah akan memasukkanmu ke dalam neraka. Aku pernah mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Makhluk pertama yang diciptakan Allah adalah pena kemudian Allah berfirman padanya: "Tulislah." Pena bertanya: Apa yang harus aku tulis? Allah subhanahu wata'ala berfirman, "Tulislah apa yang terjadi dan yang akan terjadi hingga kiamat."
Grade
مسند أحمد ٢٢٣٥٩: حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عُمَرَ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عُمَرَ مَوْلَى غُفْرَةَ عَنْ رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ عَنْ حُذَيْفَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ لِكُلِّ أُمَّةٍ مَجُوسًا وَمَجُوسُ هَذِهِ الْأُمَّةِ الَّذِينَ يَقُولُونَ لَا قَدَرَ فَمَنْ مَرِضَ مِنْهُمْ فَلَا تَعُودُوهُ وَمَنْ مَاتَ مِنْهُمْ فَلَا تَشْهَدُوهُ وَهُمْ شِيعَةُ الدَّجَّالِ حَقًّا عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَنْ يُلْحِقَهُمْ بِهِ
Musnad Ahmad 22359: Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'aim] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari ['Umar bin Muhammad] dari ['Umar, budak Ghufrah] dari [seorang Anshar] dari [Hudzaifah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam bersabda: " setiap ummat itu ada majusinya dan majusinya ummat ini adalah orang-orang yang mengatakan tidak ada takdir, jangan jenguk dia dan barangsiapa yang meninggal dunia diantara mereka, jangan kau hadiri jenazahnya, mereka adalah golongan Dajjal sebenarnya, laik bagi Allah 'azza wajalla untuk menyamakan mereka dengannya."
Grade
مسند أحمد ٢٢٤٩١: حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ أَبِي الْوَلِيدِ عَنْ أَيُّوبَ بْنِ خَالِدِ بْنِ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ صَاحِبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ اكْتُمِ الْخِطْبَةَ ثُمَّ تَوَضَّأْ فَأَحْسِنْ وُضُوءَكَ وَصَلِّ مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكَ ثُمَّ احْمَدْ رَبَّكَ وَمَجِّدْهُ ثُمَّ قُلْ اللَّهُمَّ إِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَا أَقْدِرُ وَتَعْلَمُ وَلَا أَعْلَمُ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ فَإِنْ رَأَيْتَ لِي فِي فُلَانَةَ تُسَمِّيهَا بِاسْمِهَا خَيْرًا فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَآخِرَتِي وَإِنْ كَانَ غَيْرُهَا خَيْرًا لِي مِنْهَا فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَآخِرَتِي فَاقْضِ لِي بِهَا أَوْ قَالَ فَاقْدِرْهَا لِي حَدَّثَنَا هَارُونُ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ أَخْبَرَنِي حَيْوَةُ أَنَّ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ أَخْبَرَهُ فَذَكَرَهُ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ مِائَةً وَاثْنَيْ عَشَرَ حَدِيثًا
Musnad Ahmad 22491: Telah menceritakan kepada kami [Hasan] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] telah menceritakan kepada kami [Al Walid bin Abdul Walid] dari [Ayyub bin Khalid bin Abu Ayyub Al Anshari] menceritakan kepadanya dari [ayahnya] dari kakeknya yaitu [Abu Ayyub Al Anshari] sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya: Rahasiakanlah pelamaran lalu kemudian berwudhu'lah dengan wudlu yang baik, dan laksanakanlah shalat yang Allah perintahkan kepadamu kemudian pujilah rabbmu dan agungkanlah Dia kemudian bacalah ALLAHUMMA INNAKA TAQDIR WA LA AQDIR WA TA'LAM WA LA A'LAM ANTA 'ALLAMUL GHUYUB FAIN ROAITA LI FI FULANAH (sebutkan namanya) KHAIRAN FI DINI WA DUNYAYA WA AKHIRATI WA IN KANA GHAIRAHA KHAIRAN LI MINHA FI DINI WA DUNYAYA WA AKHIRATI FAQDLI LI BIHA (Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa sementara aku tidak kuasa, Engkau Maha Tahu sementara aku tidak tahu, Engkau Mengetahui yang gaib, bila Kau melihat si fulanah -sebutkan namanya- baik bagiku dalam agama, dunia dan akhiratku, tapi bila yang lain lebih baik bagiku dalam agama, dunia dan akhiratku, maka putuskanlah aku bersamanya) atau mengatakan FAQDIRHA LI (Maka takdirkanlah ia untukku). Telah menceritakan kepada kami [Harun] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahab] telah mengabarkan kepadaku [Haiwah] bahwasanya [Al Walid bin Walid] mengabarkan kepadanya lalu dia menyebutkannya dengan sanadnya dan maknanya seratus dua belas hadits.
Grade