Hasil Pencarian: wudhu 1334 Hadits

Musnad Ahmad #20744

مسند أحمد ٢٠٧٤٤: حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ قَالَ رَسُولُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا أَوَّلُ مَنْ يُؤْذَنُ لَهُ بِالسُّجُودِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَأَنَا أَوَّلُ مَنْ يُؤْذَنُ لَهُ أَنْ يَرْفَعَ رَأْسَهُ فَأَنْظُرَ إِلَى بَيْنِ يَدَيَّ فَأَعْرِفَ أُمَّتِي مِنْ بَيْنِ الْأُمَمِ وَمِنْ خَلْفِي مِثْلُ ذَلِكَ وَعَنْ يَمِينِي مِثْلُ ذَلِكَ وَعَنْ شِمَالِي مِثْلُ ذَلِكَ فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ تَعْرِفُ أُمَّتَكَ مِنْ بَيْنِ الْأُمَمِ فِيمَا بَيْنَ نُوحٍ إِلَى أُمَّتِكَ قَالَ هُمْ غُرٌّ مُحَجَّلُونَ مِنْ أَثَرِ الْوُضُوءِ لَيْسَ أَحَدٌ كَذَلِكَ غَيْرَهُمْ وَأَعْرِفُهُمْ أَنَّهُمْ يُؤْتَوْنَ كُتُبَهُمْ بِأَيْمَانِهِمْ وَأَعْرِفُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ ذُرِّيَّتُهُمْ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ شَكَّ فِيهِ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا ذَرٍّ أَوْ أَبَا الدَّرْدَاءِ قَالَ يَحْيَى فَيَقُولُ فَأَعْرِفُهُمْ أَنَّ نُورَهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ حَدَّثَنَا يَعْمَرُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا ذَرٍّ أَوْ أَبَا الدَّرْدَاءِ قَالَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَا أَوَّلُ مَنْ يُؤْذَنُ لَهُ فِي السُّجُودِ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

Musnad Ahmad 20744: Telah menceritakan kepada kami [Hasan], telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah], telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Abu Habib] dari [Abdurrahman bin Jubair] dari [Abu Darda`] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Akulah orang yang pertama kali diizinkan untuk sujud dan mengangkat kepala pada hari Kiamat, dengan itu aku dapat melihat dan mengenali umatku diantara umat-umat sebelumku, baik dari arah depan, belakang, sebelah kanan dan kiriku." Seseorang berkata kepada beliau: wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bagaimana engkau dapat mengenali umutmu diantara umat-umat sebelummu, dari umatnya nabi Nuh sampai umatmu?, " Beliau menjawab: "Wajah umatku berseri-seri disebabkan bekas air wudhu, dan tidak ada seorang pun yang menyerupainya kecuali ummatku. Dan aku juga mengenali umatku, yaitu diberikannya kitab dari tangan kanan, serta anak keturunan mereka berjalan disisi kanan kirinya." Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ishaq] -dia ragu dalam periwayatannya- ia berkata: 'Aku mendengar [Abu Dzar] atau [Abu Darda`] berkata: Yahya mengatakan: "Aku mengenalinya dengan tanda cahaya menyinari bagian depan dan kanannya." Telah menceritakan kepada kami [Ya'mar], telah menceritakan kepada kami [Abdullah bn Lahi'ah], telah menceritakan kepadaku [Yazid bin Abu Habib] dari [Abdurrahman bin Jubair bin Nufair] bahwa ia mendengar [Abu Dzar] atau [Abu Darda`] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Akulah manusia yang pertama kali diberi izin untuk sujud." Lalu ia menyebutkan makna hadits di atas.

Grade

Musnad Ahmad #20747

مسند أحمد ٢٠٧٤٧: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ عُقْبَةَ أَخْبَرَنِي كُرَيْبٌ أَنَّهُ سَأَلَ أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ قَالَ قُلْتُ أَخْبِرْنِي كَيْفَ صَنَعْتُمْ عَشِيَّةَ رَدِفْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ جِئْنَا الشِّعْبَ الَّذِي يُنِيخُ فِيهِ النَّاسُ لِلْمَغْرِبِ فَأَنَاخَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَاقَتَهُ ثُمَّ بَالَ مَاءً قَالَ أَهْرَاقَ الْمَاءَ ثُمَّ دَعَا بِالْوَضُوءِ فَتَوَضَّأَ وُضُوءًا لَيْسَ بِالْبَالِغِ جِدًّا قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ الصَّلَاةَ قَالَ الصَّلَاةُ أَمَامَكَ قَالَ فَرَكِبَ حَتَّى قَدِمَ الْمُزْدَلِفَةَ فَأَقَامَ الْمَغْرِبَ ثُمَّ أَنَاخَ النَّاسُ فِي مَنَازِلِهِمْ وَلَمْ يَحُلُّوا حَتَّى أَقَامَ الْعِشَاءَ فَصَلَّى ثُمَّ حَلَّ النَّاسُ قَالَ فَقُلْتُ كَيْفَ فَعَلْتُمْ حِينَ أَصْبَحْتُمْ قَالَ رَدِفَهُ الْفَضْلُ بْنُ عَبَّاسٍ وَانْطَلَقْتُ أَنَا فِي سُبَّاقِ قُرَيْشٍ عَلَى رِجْلَيَّ

Musnad Ahmad 20747: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam], telah menceritakan kepada kami [Zuhair], telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin 'Uqbah], telah mengabarkan kepada kami [Kuraib] ia bertanya kepada [Usamah bin Zaid] katanya: aku berkata: "Beritahukanlah kepadaku apa yang kalian lakukan pada waktu petang, ketika kamu membonceng Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam!." Usamah menjawab: "Kami mendatangi suatu lembah, yang biasa digunakan orang-orang untuk menderumkan unta pada waktu maghrib, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menderumkan untanya di tempat tersebut, lalu beliau menuangkan air, beliau besabda: "Tuangkanlah air." lalu beliau memerintahkan orang-orang untuk berwudhu, dan beliau pun berwudhu dengan wudhu yang tidak basah sekali. Usamah berkata: "Aku bertanya: 'Wahai Rasulullah, apakah anda hendak mengerjakan shalat?.' Beliau menjawab: 'Shalat ada di hadapanmu." Usamah melanjutkan: "Lalu beliau menaiki kendaraannya hingga sampai di Muzdalifah dan menunaikan shalat Maghrib, setelah itu orang-orang singgah di persinggahan mereka masing-masing, mereka belum mengerjakan tahalullul, seusai mengerjakan shalat isya`, orang-orang pun mengerjakan tahallul, " Kuraib berkata: aku bertanya: "Lantas apa yang kalian kerjakan di pagi harinya?" Usamah menjawab: "Al Fadl bin 'Abbas membonceng beliau, sementara aku bersama rombongan orang-orang Qurasiy pergi dengan berjalan kaki."

Grade

Musnad Ahmad #20765

مسند أحمد ٢٠٧٦٥: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ كُنْتُ رَدِيفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشِيَّةَ عَرَفَةَ قَالَ فَلَمَّا وَقَعَتْ الشَّمْسُ دَفْعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا سَمِعَ حَطْمَةَ النَّاسِ خَلْفَهُ قَالَ رُوَيْدًا أَيُّهَا النَّاسُ عَلَيْكُمْ السَّكِينَةَ فَإِنَّ الْبِرَّ لَيْسَ بِالْإِيضَاعِ قَالَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا الْتَحَمَ عَلَيْهِ النَّاسُ أَعْنَقَ وَإِذَا وَجَدَ فُرْجَةً نَصَّ حَتَّى مَرَّ بِالشِّعْبِ الَّذِي يَزْعُمُ كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ أَنَّهُ صَلَّى فِيهِ فَنَزَلَ بِهِ فَبَالَ مَا يَقُولُ أَهْرَاقَ الْمَاءَ كَمَا يَقُولُونَ ثُمَّ جِئْتُهُ بِالْإِدَاوَةِ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ قَالَ قُلْتُ الصَّلَاةَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَقَالَ الصَّلَاةُ أَمَامَكَ قَالَ فَرَكِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا صَلَّى حَتَّى أَتَى الْمُزْدَلِفَةَ فَنَزَلَ بِهَا فَجَمَعَ بَيْنَ الصَّلَاتَيْنِ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ الْآخِرَةِ

Musnad Ahmad 20765: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub], telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq], telah menceritakan kepadaku [Hisyam bin 'Urwah] dari [Ayahnya] dari [Usamah bin Zaid] ia berkata: "Aku membonceng Rasulullah Shallallahu 'Alihi Wasallam pada sore hari Arafah, ketika matahari tepat di kepala beliau, beliau mendengar suara gaduh orang-orang di belakang beliau, beliau bersabda: "Wahai sekalian manusia, hendaklah kalian tenang, sebab kabaikan itu bukan karena menundukkan binatang tunggangan." Usamah melanjutkan: Apabila kondisi orang-orang dalam keadaan sesak, maka Rasulullah Shallallahu 'Alihi Wasallam mempercepat laju kendaraannya, dan apabila beliau mendapat celah, maka beliau lebih mempercepat lagi, hingga melewati jalan yang berada di antara dua bukit, orang-orang mengira beliau melakukan shalat di tempat tersebut, lalu beliau turun (dari tunggangannya) dan buang air kecil -Usamah tidak mengatakan: "menuangkan air." sebagaimana perawi yang lain mengatakannya- lalu aku mendatangi beliau dengan membawa ember, beliau pun berwudhu, Aku bertanya: 'Wahai Rasulullah, apakah anda hendak mendirikan shalat?.' Beliau menjawab: "Shalat ada di hadapanmu." Usamah melanjutkan: "Lalu beliau menaiki kendaraannya hingga sampai di Muzdalifah dan menunaikan shalat Maghrib, dan Isya akhirah."

Grade

Musnad Ahmad #20766

مسند أحمد ٢٠٧٦٦: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ عُقْبَةَ عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ كُنْتُ رِدْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشِيَّةَ عَرَفَةَ فَلَمَّا وَقَعَتْ الشَّمْسُ دَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا سَمِعَ حَطْمَةَ النَّاسِ خَلْفَهُ قَالَ رُوَيْدًا أَيُّهَا النَّاسُ عَلَيْكُمْ السَّكِينَةَ فَإِنَّ الْبِرَّ لَيْسَ بِالْإِيضَاعِ قَالَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا الْتَحَمَ عَلَيْهِ النَّاسُ أَعْنَقَ وَإِذَا وَجَدَ فُرْجَةً نَصَّ حَتَّى مَرَّ بِالشِّعْبِ الَّذِي يَزْعُمُ كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ أَنَّهُ صَلَّى فِيهِ فَنَزَلَ بِهِ فَبَالَ مَا يَقُولُ أَهْرَاقَ الْمَاءَ كَمَا يَقُولُونَ ثُمَّ جِئْتُهُ بِالْإِدَاوَةِ فَتَوَضَّأَ ثُمَّ قَالَ قُلْتُ الصَّلَاةَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَقَالَ الصَّلَاةُ أَمَامَكَ قَالَ فَرَكِبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا صَلَّى حَتَّى أَتَى الْمُزْدَلِفَةَ فَنَزَلَ بِهَا فَجَمَعَ بَيْنَ الصَّلَاتَيْنِ الْمَغْرِبِ وَالْعِشَاءِ الْآخِرَةِ

Musnad Ahmad 20766: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub], telah menceritakan kepada kami [Ayahku] dari [Ibnu Ishaq], telah menceritakan kepadaku [Ibrahim bin Uqbah] dari [Kuraib] bekas budak Ibnu Abas dari [Usamah bin Zaid] ia berkata: "Aku membonceng Rasulullah Shallallahu 'Alihi Wasallam ketika bertolak dari Arafah, ketika matahari tepat di kepala, Rasulullah Shallallahu 'Alihi Wasallam berlindung (dari terik sinar matahari), tatkala beliau mendengar suara gaduh orang-orang di belakang beliau, beliau bersabda: "Pelan-pelanlah wahai sekalian manusia, hendaklah kalian tenang, sebab kabaikan itu bukan karena dapat menundukkan binatang tunggangan." Usamah melanjutkan: Apabila kondisi dalam keadaan sesak, maka Rasulullah Shallallahu 'Alihi Wasallam mempercepat laju kendaraannya, dan apabila beliau mendapat celah, maka beliau lebih mempercepat lagi, hingga melewati jalan yang berada di antara dua bukit, orang-orang mengira beliau melakukan shalat di tempat tersebut, lalu beliau turun (dari tunggangannya) dan buang air kecil -Usamah tidak mengatakan: "Menuangkan air." sebagaimana perawi yang lain mengatakannya- lalu aku mendatangi beliau dengan membawa ember, beliau pun berwudhu, Aku bertanya: 'Wahai Rasulullah, apakah anda hendak mendirikan shalat?.' Beliau menjawab: "Shalat ada di hadapanmu." Usamah melanjutkan: "Lalu beliau menaiki kendaraannya, d an beliau tidak mengerjakan shalat hingga tiba di Muzdalifah, lalu beliau turun dan menjama' (menggabungkan) shalat Maghrib dan Isya akhirah."

Grade

Musnad Ahmad #20774

مسند أحمد ٢٠٧٧٤: حَدَّثَنَا هَيْثَمٌ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ الْهَيْثَمِ بْنِ خَارِجَةَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ عُقَيْلٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَام لَمَّا نَزَلَ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَعَلَّمَهُ الْوُضُوءَ فَلَمَّا فَرَغَ مِنْ وُضُوئِهِ أَخَذَ حَفْنَةً مِنْ مَاءٍ فَرَشَّ بِهَا نَحْوَ الْفَرْجِ قَالَ فَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَرُشُّ بَعْدَ وُضُوئِهِ

Musnad Ahmad 20774: Telah menceritakan kepada kami [Haitsam], 'Abdullah berkata: saya mendengarnya dari [Al-Haisyam bin Kharijah] Telah menceritakan kepada kami [Risyd bin Ibnu Sa'ad] dari ['Uqail] dari [Ibnu Syihab] dari ['Urwah bin Zubair] dari [Usamah bin Zaid] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, sesungguhnya Jibril 'alaihis Salam turun mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lalu mengajarkan beliau berwudlu, seusai wudlu Jibril mengambil air sepenuh telapak tangan kemudian dipercikkan ke kemaluan. Berkata Usamah: Nabi shallallahu 'alaihi wa salam memercikkan air seusai wudhu.

Grade

Musnad Ahmad #20791

مسند أحمد ٢٠٧٩١: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَجَّاجِ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي فُدَيْكٍ عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ شُعْبَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ أَنَّهُ أَرْدَفَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَرَفَةَ حَتَّى دَخَلَ الشِّعْبَ ثُمَّ أَهْرَاقَ الْمَاءَ وَتَوَضَّأَ ثُمَّ رَكِبَ وَلَمْ يُصَلِّ

Musnad Ahmad 20791: Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Al-Hajjaj] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi Fudaik] dari [Ibnu Abi Dzi'b] dari [Syu'bah] dari [Ibnu 'Abbas] dari [Usamah bin Zaid] bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa salam memboncenginya dihari afarah hingga memasuki bukit kemudian beliau mencucurkan air dan berwudhu lalu naik kendaraan dan tidak shalat.

Grade

Musnad Ahmad #20813

مسند أحمد ٢٠٨١٣: قَالَ قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ : مَالِكٌ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ ح وَحَدَّثَنَا رَوْحٌ عَنْ مَالِكٍ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ عَنْ كُرَيْبٍ مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ دَفَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عَرَفَةَ حَتَّى إِذَا كَانَ بِالشِّعْبِ نَزَلَ فَبَالَ ثُمَّ تَوَضَّأَ وَلَمْ يُسْبِغْ الْوُضُوءَ فَقُلْتُ لَهُ الصَّلَاةَ فَقَالَ الصَّلَاةُ أَمَامَكَ فَرَكِبَ فَلَمَّا جَاءَ الْمُزْدَلِفَةَ نَزَلَ فَتَوَضَّأَ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ ثُمَّ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ ثُمَّ أَنَاخَ كُلُّ إِنْسَانٍ بَعِيرَهُ فِي مَنْزِلِهِ ثُمَّ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَصَلَّاهَا وَلَمْ يُصَلِّ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

Musnad Ahmad 20813: Perawi berkata: saya membaca dihadapan ['Abdur Rahman]: [Malik] dari [Musa bin Uqbah]. Dan dari jalur lain: Telah bercerita kepada kami [Rouh] dari [Malik] dari [Musa bin Uqbah] dari [Kuraib] -bekas budak Ibnu Abbas- dari [Usamah bin Zaid]. Bahwasanya (Kuraib) mendengar (Usamah) Berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pergi meninggalkan Arafah hingga tiba disuatu perbukitan, beliau turun lalu buang air kecil kemudian berwudhu namun tidak meratakan wudhunya. Aku berkata: mari dirikan shalat!. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Shalat ada di depanmu." Beliau kemudian naik dan saat tiba di Muzdalifah beliau turun dan berwudhu, beliau menyempurnakan wudhu. Setelah itu shalat diiqamati, beliau pun shalat maghrib lalu semua orang menderumkan untanya dirumah masing-masing. Setelah itu shalat diiqamati, beliau shalat isya dan tidak shalat apa pun diantara keduanya.

Grade

Musnad Ahmad #20830

مسند أحمد ٢٠٨٣٠: حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ سُفْيَانَ حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ بْنُ عُقْبَةَ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا دَفَعَ أَوْ أَفَاضَ مِنْ عَرَفَةَ فَأَتَى النَّقْبَ الَّذِي يَنْزِلُهُ الْأُمَرَاءُ وَالْخُلَفَاءُ قَالَ فَبَالَ فَأَتَيْتُهُ بِمَاءٍ فَتَوَضَّأَ وُضُوءًا حَسَنًا بَيْنَ الْوُضُوءَيْنِ ثُمَّ رَكِبَ رَاحِلَتَهُ قُلْتُ الصَّلَاةَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ قَالَ الصَّلَاةُ أَمَامَكَ قَالَ فَأَتَى جَمْعًا فَأَقَامَ فَصَلَّى الْمَغْرِبَ ثُمَّ لَمْ يَحُلَّ بَقِيَّةُ النَّاسِ حَتَّى أَقَامَ فَصَلَّى الْعِشَاءَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ وَالثَّوْرِيُّ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عُقْبَةَ عَنْ كُرَيْبٍ عَنْ أُسَامَةَ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ عَرَفَةَ فَلَمَّا بَلَغَ قَالَ مَعْمَرٌ الشِّعْبَ وَقَالَ الثَّوْرِيُّ النَّقْبَ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

Musnad Ahmad 20830: Telah bercerita kepada kami [Yahya] dari [Sufyan] telah bercerita kepadaku [Ibrahim bin Uqbah] dari [Kuraib] dari [Usamah bin Zaid] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam saat meninggalkan Arafah, beliau mendatangi jalan bukit yang biasa disinggahi para amir dan khalifah. Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam buang air kecil, saya mendatangi beliau dengan membawa air, beliau kemudian berwudhu dengan baik diantara dua wudhu lalu naik kendaraan. Saya berkata: Mari tegakkan shalat wahai Nabi Allah!. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Shalat ada di depanmu." Kemudian beliau shalat jama'. Beliau berdiri dan shalat maghrib, selanjutnya orang-orang belum sempat berpindah hingga beliau langsung shalat isya'. Telah bercerita kepada kami [Abdur Razzaq] telah bercerita kepada kami [Ma'mar] dan [Ats Tsauri] dari [Ibrahim bin Uqbah] dari [Kuraib] dari [Usamah bin Zaid], ia berkata: Kami pergi meninggalkan Arafah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, saat beliau tiba -dalam redaksi Ma'mar ia berkata: dijalan bukit (Asy syi'b). Sedang redaksi Ats Tsauri: jalan bukit (an-naqb) -. Kemudian ia menyebutkan makna hadits.

Grade

Musnad Ahmad #20920

مسند أحمد ٢٠٩٢٠: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ حَدَّثَنِي أَبُو رَيْحَانَةَ قَالَ أَبِي وَسَمَّاهُ عَلِيٌّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَطَرٍ قَالَ أَخْبَرَنِي سَفِينَةُ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُوَضِّئُهُ الْمُدُّ وَيَغْسِلُهُ الصَّاعُ مِنْ الْجَنَابَةِ

Musnad Ahmad 20920: Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin 'Ashim] telah menceritakan kepadaku [Abu Raihanah]. -Berkata ayah saya: Dan Ali menamainya Abdullah bin Mathar- ia berkata: [Safinah] -pelayan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam- telah mengabarkan kepadaku bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam memberinya air untuk wudhu sebanyak satu mud dan memandikannya dengan satu sha' air karena janabat.

Grade

Musnad Ahmad #20954

مسند أحمد ٢٠٩٥٤: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ حَبَّانَ الْأَنْصَارِيُّ ثُمَّ الْمَازِنِيُّ مَازِنُ بَنِي النَّجَّارِ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ قُلْتُ لَهُ أَرَأَيْتَ وُضُوءَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ لِكُلِّ صَلَاةٍ طَاهِرًا كَانَ أَوْ غَيْرَ طَاهِرٍ عَمَّ هُوَ فَقَالَ حَدَّثَتْهُ أَسْمَاءُ بِنْتُ زَيْدِ بْنِ الْخَطَّابِ أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ حَنْظَلَةَ بْنِ أَبِي عَامِرِ ابْنَ الْغَّسِيلِ حَدَّثَهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ أُمِرَ بِالْوُضُوءِ لِكُلِّ صَلَاةٍ طَاهِرًا كَانَ أَوْ غَيْرَ طَاهِرٍ فَلَمَّا شَقَّ ذَلِكَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُمِرَ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ وَوُضِعَ عَنْهُ الْوُضُوءُ إِلَّا مِنْ حَدَثٍ قَالَ فَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ يَرَى أَنَّ بِهِ قُوَّةً عَلَى ذَلِكَ كَانَ يَفْعَلُهُ حَتَّى مَاتَ

Musnad Ahmad 20954: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Ibnu Ishak] telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Yahya bin Habban Al Anshori Al Mazini Mazin Bani An Najar] dari ['Ubaidullah bin 'Abdullah bin 'Umar]: (Muhammad) Berkata: saya bertanya padanya: Apa kau pernah melihat wudhu 'Abdullah bin 'Umar, ia bersuci setiap shalat ataukah tidak?. Kemudian ia menjawab: [Asma` binti Zaid bin Al Khaththab] telah bercerita kepadanya bahwa ['Abdullah bin Hanzhalah bin Abu 'Amir bin Al Ghasil] bercerita kepadanya bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam diperintahkan untuk berwudhu setiap shalat ataukah tidak. Saat hal itu memberatkan Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam diperintahkan untuk bersiwak setiap kali shalat dan wudhu tidak diberlakukan pada beliau kecuali karena hadats. Kemudian 'Abdullah menaksir dirinya mampu melakukan yang demikian hingga ia meninggal dunia.

Grade