Hadits Tentang Ibadah

Musnad Ahmad #12905

مسند أحمد ١٢٩٠٥: حَدَّثَنَا يُونُسُ وَسُرَيْجٌ قَالَا حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنَّ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ أخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي الْعَصْرَ بِقَدْرِ مَا يَذْهَبُ الذَّاهِبُ إِلَى بَنِي حَارِثَةَ بْنِ الْحَارِثِ وَيَرْجِعُ قَبْلَ غُرُوبِ الشَّمْسِ وَبِقَدْرِ مَا يَنْحَرُ الرَّجُلُ الْجَزُورَ وَيُبَعِّضُهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ وَكَانَ يُصَلِّي الْجُمُعَةَ حِينَ تَمِيلُ الشَّمْسُ وَكَانَ إِذَا خَرَجَ إِلَى مَكَّةَ صَلَّى الظُّهْرَ بِالشَّجَرَةِ رَكْعَتَيْنِ

Musnad Ahmad 12905: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dan [Suraij] berkata: telah menceritakan kepada kami [Fulaih] dari ['Utsman Bin Abdurrahman] yang [Anas Bin Malik] telah mengabarinya, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam shalat ashar seukuran waktu orang yang pergi sampai Bani Haritsah Bin Al Harits dan pulang sebelum matahari terbenam, atau seukuran penyembelih unta menyembelih untanya dan mencacahnya sampai terbenamnya matahari. (Rasulullah Shallalahu'alaihi wasallam) shalat jum'at ketika matahari condong sedikit, dan jika bepergian ke Makkah beliau shalat dluhur di bawah pohon dua rakaat.

Grade

Musnad Ahmad #12911

مسند أحمد ١٢٩١١: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ وَقَتَادَةَ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

Musnad Ahmad 12911: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Abu 'Awanah] dari [Abdul Aziz Bin Shuhaib] dan [Qatadah] dari [Anas] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Makan sahurlah kalian karena makan sahur mendatangkan barakah."

Grade

Musnad Ahmad #12916

مسند أحمد ١٢٩١٦: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ وَحَدَّثَ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ أَنَّهُ أُهْدِيَ لِنَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جُبَّةٌ مِنْ سُنْدُسٍ وَكَانَ يَنْهَى عَنْ الْحَرِيرِ فَعَجِبَ النَّاسُ مِنْهَا فَقَالَ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ إِنَّ مَنَادِيلَ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ فِي الْجَنَّةِ أَحْسَنُ مِنْ هَذَا

Musnad Ahmad 12916: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Qatadah] berkata: [Anas Bin Malik] telah menceritakan, Pernah dihadiahkan kepada nabiyullah Shallallahu'alaihi wasallam jubah dari sundus (sutra yang sangat lembut), padahal (beliau Shallallahu'alaihi wasallam) melarang sutra, sedang para sahabat sedemikian terkagum-kagum. Kemudian beliau bersabda: "Demi yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, sesungguhnya sapu tangan Sa'ad bin Mu'adz di surga itu lebih baik daripada ini."

Grade

Musnad Ahmad #12917

مسند أحمد ١٢٩١٧: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَيَّانَ وَهُوَ أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقْبِلُ عَلَيْنَا بِوَجْهِهِ قَبْلَ أَنْ يُكَبِّرَ فَيَقُولُ تَرَاصُّوا وَاعْتَدِلُوا فَإِنِّي أَرَاكُمْ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِي

Musnad Ahmad 12917: Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Hayyan] yaitu Abu Khalid Al Ahmar dari [Humaid] dari [Anas] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menghadapkan wajahnya kearah kami sebelum bertakbir lalu berkata: "Luruskan dan rapatkan, saya bisa melihat kalian dari belakang punggungku."

Grade

Musnad Ahmad #12918

مسند أحمد ١٢٩١٨: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَيَّانَ حَدَّثَنَا حُمَيْدٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَلْيَمْشِ عَلَى هِينَتِهِ فَمَا أَدْرَكَهُ صَلَّى وَمَا سَبَقَهُ أَتَمَّ

Musnad Ahmad 12918: Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Hayyan] telah menceritakan kepada kami [Humaid] dari [Anas] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian mendatangi shalat, berjalanlah dengan tenang, apa yang ia dapatkan lakukanlah, dan yang tertinggal maka sempurnakan."

Grade

Musnad Ahmad #12919

مسند أحمد ١٢٩١٩: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رُقَيَّةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا لَمَّا مَاتَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَدْخُلْ الْقَبْرَ رَجُلٌ قَارَفَ أَهْلَهُ فَلَمْ يَدْخُلْ عُثْمَانُ بْنُ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ الْقَبْرَ

Musnad Ahmad 12919: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Salamah dari [Tsabit] dari [Anas], tatkala Ruqayyah Radliyallahu'anhum meninggal Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Jangan memasuki liangnya seseorangpun yang telah 'menggauli' istrinya", maka 'Usman bin 'Affan Radliyalalhu'anhu tidak memasukinya.

Grade

Musnad Ahmad #12920

مسند أحمد ١٢٩٢٠: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُغِيرُ عِنْدَ صَلَاةِ الْفَجْرِ فَيَسْتَمِعُ الْأَذَانَ فَإِذَا سَمِعَ الْأَذَانَ أَمْسَكَ وَإِلَّا أَغَارَ فَاسْتَمَعَ ذَاتَ يَوْمٍ فَسَمِعَ رَجُلًا يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى الْفِطْرَةِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَالَ خَرَجْتَ مِنْ النَّارِ

Musnad Ahmad 12920: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Salamah dari [Tsabit] dari [Anas], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam melakukan penyerbuan setelah shalat fajar dan berusaha mendengarkan adzan. Jika terdengar adzan maka (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) menahan serbuannya, jika tidak, penyerbuan beliau lancarkan. Pada suatu hari, ketika sedang mengintai, terdengar seseorang berkata: ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR. Maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Engkau diatas fitrah (Islam dan tauhid)." Lalu laki-laki tadi berkata: "ASYHADU ALLA ILAAHA ILLA AllAH (Saya bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah)." Maka (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "Kau keluar dari neraka."

Grade

Musnad Ahmad #12921

مسند أحمد ١٢٩٢١: حَدَّثَنَا يُونُسُ وَإِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ زَيْدٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ مَلِكَ الرُّومِ أَهْدَى لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُسْتَقَةً مِنْ سُنْدُسٍ فَلَبِسَهَا وَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى يَدَيْهَا تَذَبْذَبَانِ مِنْ طُولِهِمَا فَجَعَلَ الْقَوْمُ يَقُولُونَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُنْزِلَتْ عَلَيْكَ هَذِهِ مِنْ السَّمَاءِ فَقَالَ وَمَا يُعْجِبُكُمْ مِنْهَا فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّ مَنْدِيلًا مِنْ مَنَادِيلِ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ فِي الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنْهَا ثُمَّ بَعَثَ بِهَا إِلَى جَعْفَرِ بْنِ أَبِي طَالِبٍ فَلَبِسَهَا فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنِّي لَمْ أُعْطِكَهَا لِتَلْبَسَهَا قَالَ فَمَا أَصْنَعُ بِهَا قَالَ أَرْسِلْ بِهَا إِلَى أَخِيكَ النَّجَاشِيِّ

Musnad Ahmad 12921: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] dan [Ishaq Bin Musa] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari ['Ali Bin Zaid] dari [Anas Bin Malik] berkata: Pernah raja Romawi memberi hadiah Nabi Shallallahu'alaihi wasallam mantel dari sutra lalu beliau memakainya. Maka saya seakan-akan melihat pada kedua tangannya terayun karena panjangnya. Orang-orang berkata: wahai Rasulullah apakah ini diturunkan bagi anda dari langit?. (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "Apakah yang membuat kalian menyukainya, Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, sapu tangan Sa'ad Bin Mu'adz di surga lebih baik darinya", kemudian Nabi memberikannya kepada Ja'far Bin Abu Thalib, dan dia memakainya. Lalu Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Saya memberikan kepadamu bukan untuk dipakai." Ja'far bertanya, "Apa yang harus saya lakukan?." (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "Kirimkan saja untuk saudaramu yang bernama Najasyi."

Grade

Musnad Ahmad #12922

مسند أحمد ١٢٩٢٢: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَزْمٌ عَنْ مَيْمُونِ بْنِ سِيَاهٍ قَالَ سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُمَدَّ لَهُ فِي عُمْرِهِ وَأَنْ يُزَادَ لَهُ فِي رِزْقِهِ فَلْيَبَرَّ وَالِدَيْهِ وَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

Musnad Ahmad 12922: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami [Hazm] dari [Maimun Bin Siyah] berkata: saya telah mendengar [Anas Bin Malik] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang berkehendak umurnya dipanjangkan atau rizqinya ditambah, hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tuanya dan menyambung silaturrahmi."

Grade

Musnad Ahmad #12924

مسند أحمد ١٢٩٢٤: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ رُشَيْدٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَنَسُ بْنُ سِيرِينَ قَالَ أَتَيْنَا أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ فِي يَوْمِ خَمِيسٍ فَدَعَا بِمَائِدَتِهِ فَدَعَاهُمْ إِلَى الْغَدَاءِ فَتَغَدَّى بَعْضُ الْقَوْمِ وَأَمْسَكَ بَعْضٌ ثُمَّ أَتَوْهُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ فَفَعَلَ مِثْلَهَا فَدَعَا بِمَائِدَتِهِ ثُمَّ دَعَاهُمْ إِلَى الْغَدَاءِ فَأَكَلَ بَعْضُ الْقَوْمِ وَأَمْسَكَ بَعْضٌ فَقَالَ لَهُمْ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ لَعَلَّكُمْ اثْنَانِيُّونَ لَعَلَّكُمْ خَمِيسِيُّونَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ فَلَا يُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ مَا فِي نَفْسِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُفْطِرَ الْعَامَ ثُمَّ يُفْطِرُ فَلَا يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ مَا فِي نَفْسِهِ أَنْ يَصُومَ الْعَامَ وَكَانَ أَحَبُّ الصَّوْمِ إِلَيْهِ فِي شَعْبَانَ

Musnad Ahmad 12924: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] telah menceritakan kepada kami ['Usman bin Rusyaid] berkata: telah menceritakan kepadaku [Anas Bin Sirrin] berkata: Suatu kali kami bertamu kepada [Anas bin Malik] di hari Kamis, lalu dia mempersilahkan kami untuk menyantap jamuannya. Ia juga mengajak teman-teman kami untuk menyantap makanan. Sebagian kami menyantapnya sedang yang lain tidak menyantapnya. Senin selanjutnya teman-teman kami bertamu kepadanya dan Anas menghidangkan santapan seperti biasanya. Kawan-kawan kami juga seperti sebelumnya, ada yang menyantap dan juga ada yang tidak. Maka Anas bin Malik berujar, "Sepertinya kalian-kalian ini ada yang hobi puasa di hari Senin, dan ada yang hobi puasa di hari Kamis.Ketahuilah bahwa Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam juga suka berpuasa dan sering kali tidak makan sampai kami mengatakan setahun ini Rasulullah shallalahu'alaihi wasallam berpuasa terus. Namun di tahun berikutnya beliau tidak puasa sampai kami mengatakan beliau tidak suka berpuasa setahun penuh. Dan puasa yang paling beliau sukai adalah puasa bulan Sya'ban."

Grade