Hadits Tentang Ibadah

Sunan Ibnu Majah #3440

سنن ابن ماجه ٣٤٤٠: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ أَنْبَأَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ خَرَجْنَا وَمَعَنَا غَالِبُ بْنُ أَبْجَرَ فَمَرِضَ فِي الطَّرِيقِ فَقَدِمْنَا الْمَدِينَةَ وَهُوَ مَرِيضٌ فَعَادَهُ ابْنُ أَبِي عَتِيقٍ وَقَالَ لَنَا عَلَيْكُمْ بِهَذِهِ الْحَبَّةِ السَّوْدَاءِ فَخُذُوا مِنْهَا خَمْسًا أَوْ سَبْعًا فَاسْحَقُوهَا ثُمَّ اقْطُرُوهَا فِي أَنْفِهِ بِقَطَرَاتِ زَيْتٍ فِي هَذَا الْجَانِبِ وَفِي هَذَا الْجَانِبِ فَإِنَّ عَائِشَةَ حَدَّثَتْهُمْ أَنَّهَا سَمِعَتْ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ هَذِهِ الْحَبَّةَ السَّوْدَاءَ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ إِلَّا أَنْ يَكُونَ السَّامُ قُلْتُ وَمَا السَّامُ قَالَ الْمَوْتُ

Sunan Ibnu Majah 3440: Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah] telah memberitakan kepada kami [Israil] dari [Manshur] dari [Khalid bin Sa'd] dia berkata: "Kami pergi bersama Ghalib bin Abjar, kemudian di tengah jalan ia menderita sakit hingga kami sampai di Madinah dan dia masih menderita sakit. Lalu [Ibnu Abu 'Atiq] datang menjenguknya seraya berkata kepada kami, "Gunakanlah Al Habbah As Sauda (Jintan hitam), ambillah darinya lima atau tujuh butir, kemudian tumbuklah sampai halus dan teteskanlah beberapa tetesan ke dalam hidungnya di sisi ini dan ini. Sesungguhnya [Aisyah] pernah menceritakan kepada para sahabat bahwa dia mendengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya Al habbah As Sauda (jintan hitam) ini adalah penawar dari semua penyakit, kecuali penyakit As Saam." Lalu aku bertanya, "Apakah yang di maksud dengan As Saam?" beliau menjawab: "Kematian."

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Shahih,

Sunan Tirmidzi #3440

سنن الترمذي ٣٤٤٠: حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ زِيَادِ بْنِ أَنْعُمَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ التَّسْبِيحُ نِصْفُ الْمِيزَانِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ يَمْلَؤُهُ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ لَيْسَ لَهَا دُونَ اللَّهِ حِجَابٌ حَتَّى تَخْلُصَ إِلَيْهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَلَيْسَ إِسْنَادُهُ بِالْقَوِيِّ

Sunan Tirmidzi 3440: Telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin 'Arafah] telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin 'Ayyasy] dari [Abdurrahman bin Ziyad bin An 'um] dari [Abdullah bin Yazid] dari [Abdullah bin 'Amr] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tasbih adalah setengah timbangan, Al Hamdulillah memenuhi timbangan, dan Laa ilaaha illallaah tidak memiliki penghalang dari Allah hingga leluasa menuju kepadaNya." Abu Isa berkata: hadits ini adalah hadits gharib dari jalur ini, dan sanadnya tidak kuat.

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Dha'if,

Musnad Ahmad #3440

مسند أحمد ٣٤٤٠: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ مُسْلِمٍ الْهَجَرِيُّ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَلْقَى اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ غَدًا مُسْلِمًا فَلْيُحَافِظْ عَلَى هَؤُلَاءِ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ حَيْثُ يُنَادَى بِهِنَّ فَإِنَّهُنَّ مِنْ سُنَنِ الْهُدَى وَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ شَرَعَ لِنَبِيِّكُمْ سُنَنَ الْهُدَى وَمَا مِنْكُمْ إِلَّا وَلَهُ مَسْجِدٌ فِي بَيْتِهِ وَلَوْ صَلَّيْتُمْ فِي بُيُوتِكُمْ كَمَا يُصَلِّي هَذَا الْمُتَخَلِّفُ فِي بَيْتِهِ لَتَرَكْتُمْ سُنَّةَ نَبِيِّكُمْ وَلَوْ تَرَكْتُمْ سُنَّةَ نَبِيِّكُمْ لَضَلَلْتُمْ وَلَقَدْ رَأَيْتُنِي وَمَا يَتَخَلَّفُ عَنْهَا إِلَّا مُنَافِقٌ مَعْلُومٌ نِفَاقُهُ وَلَقَدْ رَأَيْتُ الرَّجُلَ يُهَادَى بَيْنَ الرَّجُلَيْنِ حَتَّى يُقَامَ فِي الصَّفِّ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ رَجُلٍ يَتَوَضَّأُ فَيُحْسِنُ الْوُضُوءَ ثُمَّ يَأْتِي مَسْجِدًا مِنْ الْمَسَاجِدِ فَيَخْطُو خُطْوَةً إِلَّا رُفِعَ بِهَا دَرَجَةً أَوْ حُطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةٌ أَوْ كُتِبَتْ لَهُ بِهَا حَسَنَةٌ حَتَّى إِنْ كُنَّا لَنُقَارِبُ بَيْنَ الْخُطَى وَإِنَّ فَضْلَ صَلَاةِ الرَّجُلِ فِي جَمَاعَةٍ عَلَى صَلَاتِهِ وَحْدَهُ بِخَمْسٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

Musnad Ahmad 3440: Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Muslim Al Hajari] dari [Abu Al Ahwash] dari [Abdullah] ia berkata: Barangsiapa yang senang bertemu Allah Azza wa Jalla besok sebagai seorang muslim, hendaklah mereka menjaga shalat yang diwajibkan kapan ia dipanggil, karena ia adalah sunnah-sunah petunjuk. Sesungguhnya Allah telah menetapkan syariat untuk Nabi kalian dengan sunnah-sunnah petunjuk. Dan tidaklah di antara kalian kecuali baginya masjid di rumahnya, seandainya kalian shalat di rumah kalian sebagaimana shalatnya orang yang tertinggal di rumahnya, berarti kalian telah meninggalkan sunnah Nabi kalian, seandainya kalian meninggalkan sunnah Nabi kalian, niscaya kalian akan tersesat. Sungguh, aku telah melihat diriku dan tidaklah tertinggal darinya melainkan seorang munafik yang diketahui kemunafikannya, aku pun telah melihat seorang laki-laki dituntun oleh dua orang laki-laki hingga berdiri dalam shaf. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seorang laki-laki berwudlu serta menyempurnakan wudlunya kemudian mendatangi salah satu masjid, lalu melangkah satu langkah melainkan ia akan diangkat beberapa derajat atau akan dihapus beberapa kesalahan darinya atau dicatat baginya satu kebaikan" hingga kami saling mendekatkan langkah, "Dan sungguh keutamaan shalat seorang laki-laki dengan berjama'ah terhadap shalat sendirian adalah sebanyak dua puluh lima derajat."

Grade

Shahih Bukhari #3440

صحيح البخاري ٣٤٤٠: حَدَّثَنِي عُبَيْدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ هِشَامٍ أَخْبَرَنِي أَبِي سَمِعْتُ مَرْوَانَ كُنْتُ عِنْدَ عُثْمَانَ أَتَاهُ رَجُلٌ فَقَالَ اسْتَخْلِفْ قَالَ وَقِيلَ ذَاكَ قَالَ نَعَمْ الزُّبَيْرُ قَالَ أَمَا وَاللَّهِ إِنَّكُمْ لَتَعْلَمُونَ أَنَّهُ خَيْرُكُمْ ثَلَاثًا

Shahih Bukhari 3440: Telah bercerita kepadaku ['Ubaid bin Isma'il] telah bercerita kepada kami [Abu Usamah] dari [Hisyam] telah mengabarkan kepadaku [bapakku]: aku mendengar [Marwan] berkata: Aku berada dekat 'Utsman ketika ada seorang laki-laki datang kepadanya dan berkata: "Carilah pengganti!" 'Utsman bertanya: "Apakah dikatakan begitu?" Laki-laki itu menjawab: "Ya, Az Zubair (orangnya)." 'Utsman berkata: "Demi Allah, sungguh kalian mengetahui bahwa dia adalah orang terbaik diantara kalian." 'Utsman mengucapkannya tiga kali.

Sunan Tirmidzi #3441

سنن الترمذي ٣٤٤١: حَدَّثَنَا هَنَّادٌ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ جُرَيٍّ النَّهْدِيِّ عَنْ رَجُلٍ مِنْ بَنِي سُلَيْمٍ قَالَ عَدَّهُنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي يَدِي أَوْ فِي يَدِهِ التَّسْبِيحُ نِصْفُ الْمِيزَانِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ يَمْلَؤُهُ وَالتَّكْبِيرُ يَمْلَأُ مَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَالصَّوْمُ نِصْفُ الصَّبْرِ وَالطُّهُورُ نِصْفُ الْإِيمَانِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَقَدْ رَوَاهُ شُعْبَةُ وَسُفْيَانُ الثَّوْرِيُّ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ

Sunan Tirmidzi 3441: Telah menceritakan kepada kami [Hannad] telah menceritakan kepada kami [Abu Al Ahwash] dari [Abu Ishaq] dari [Jurai An Nahdi] dari [seseorang dari Bani Sulaim] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menghitungnya pada tanganku atau tangannya: "Tasbih adalah setengah timbangan Al Hamdulillah memenuhinya, takbir memenuhi antara langit dan bumi, puasa adalah setengah kesabaran, dan bersuci adalah setengah keimanan." Abu Isa berkata: hadits ini adalah hadits hasan dan diriwayatkan oleh [Syu'bah] serta [Sufyan Ats Tsauri] dari [Abu Ishaq].

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Hasan,

Musnad Ahmad #3441

مسند أحمد ٣٤٤١: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ زَيْدِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ الصَّادِقُ الْمُصَدَّقُ إِنَّ أَحَدَكُمْ يُجْمَعُ خَلْقُهُ فِي بَطْنِ أُمِّهِ فِي أَرْبَعِينَ يَوْمًا ثُمَّ يَكُونُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يَكُونُ مُضْغَةً مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فَيَنْفُخُ فِيهِ الرُّوحَ وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ رِزْقِهِ وَأَجَلِهِ وَعَمَلِهِ وَشَقِيٌّ أَمْ سَعِيدٌ فَوَالَّذِي لَا إِلَهَ غَيْرُهُ إِنَّ أَحَدَكُمْ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيُخْتَمُ لَهُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ فَيَدْخُلُهَا وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَعْمَلُ بِعَمَلِ أَهْلِ النَّارِ حَتَّى مَا يَكُونُ بَيْنَهُ وَبَيْنَهَا إِلَّا ذِرَاعٌ فَيَسْبِقُ عَلَيْهِ الْكِتَابُ فَيُخْتَمُ لَهُ بِعَمَلِ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَيَدْخُلُهَا

Musnad Ahmad 3441: Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Zaid bin Wahb] dari [Abdullah] ia berkata: Telah menceritakan kepada kami Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau adalah orang yang benar lagi dibenarkan: "Sesungguhnya salah seorang dari kalian dikumpulkan penciptaannya dalam perut ibunya selama empat puluh hari, kemudian menjadi segumpal darah seperti itu, lalu menjadi segumpal daging seperti itu, kemudian diutus malaikat kepadanya, lalu ia meniupkan ruh padanya dan diperintahkan dengan empat kalimat: tentang rizki, ajal dan amalnya serta sengsara atau bahagia. Demi Dzat yang tidak ada Ilah selainNya, sesungguhnya salah seorang dari kalian akan beramal dengan amalan penghuni surga hingga tidaklah antara dirinya dengan surga melainkan satu hasta, namun Al Kitab mendahuluinya, lalu ia menutupnya dengan amalan ahli neraka maka ia masuk neraka. Dan sesungguhnya seorang laki-laki beramal dengan amalan ahli neraka hingga jarak antara dirinya dengan neraka hanya satu hasta, namun Al Kitab mendahuluinya, lalu ia menutupnya dengan amalan ahli surga, maka ia masuk surga."

Grade

Shahih Bukhari #3442

صحيح البخاري ٣٤٤٢: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ قَالَ كُنْتُ يَوْمَ الْأَحْزَابِ جُعِلْتُ أَنَا وَعُمَرُ بْنُ أَبِي سَلَمَةَ فِي النِّسَاءِ فَنَظَرْتُ فَإِذَا أَنَا بِالزُّبَيْرِ عَلَى فَرَسِهِ يَخْتَلِفُ إِلَى بَنِي قُرَيْظَةَ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا فَلَمَّا رَجَعْتُ قُلْتُ يَا أَبَتِ رَأَيْتُكَ تَخْتَلِفُ قَالَ أَوَهَلْ رَأَيْتَنِي يَا بُنَيَّ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ يَأْتِ بَنِي قُرَيْظَةَ فَيَأْتِينِي بِخَبَرِهِمْ فَانْطَلَقْتُ فَلَمَّا رَجَعْتُ جَمَعَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَبَوَيْهِ فَقَالَ فِدَاكَ أَبِي وَأُمِّي

Shahih Bukhari 3442: Telah bercerita kepada kami [Ahmad bin Muhammad] telah mengabarkan kepada kami ['Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Hisyam bin 'Urwah] dari [bapaknya] dari ['Abdullah biin Az Zubair] berkata: Pada hari perang Ahzab, aku dan 'Umar bin Abu Salamah berada dekat dengan kaum wanita lalu aku melihat-lihat ternyata aku dapatkan Zubair berada di atas kudanya bolak-balik menuju Bani Quraizhah dua atau tiga kali. Setelah kembali aku bertanya: "Wahai ayahku, aku melihatmu berbolak-balik." Dia bertanya: "Apakah benar kamu melihatku, wahai anakku?" Aku jawab: "Ya benar." Dia berkata: "Karena sebelumnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Siapa yang dapat mendatangi Bani Quraizhah lalu membawa kabar mereka kepadaku?" Maka aku berangkat dan tatkala aku kembali, aku dapati Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyertakan kedua orang tua beliau sebagai tebusan bagiku dengan sabdanya: "Tebusanmu adalah bapak dan ibuku."

Sunan Tirmidzi #3442

سنن الترمذي ٣٤٤٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ الْمُؤَدِّبُ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ ثَابِتٍ حَدَّثَنِي قَيْسُ بْنُ الرَّبِيعِ وَكَانَ مِنْ بَنِي أَسَدٍ عَنْ الْأَغَرِّ بْنِ الصَّبَّاحِ عَنْ خَلِيفَةَ بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ قَالَ أَكْثَرُ مَا دَعَا بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَشِيَّةَ عَرَفَةَ فِي الْمَوْقِفِ اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كَالَّذِي نَقُولُ وَخَيْرًا مِمَّا نَقُولُ اللَّهُمَّ لَكَ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي وَإِلَيْكَ مَآبِي وَلَكَ رَبِّ تُرَاثِي اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَوَسْوَسَةِ الصَّدْرِ وَشَتَاتِ الْأَمْرِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَجِيءُ بِهِ الرِّيحُ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الْوَجْهِ وَلَيْسَ إِسْنَادُهُ بِالْقَوِيِّ

Sunan Tirmidzi 3442: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Hatim Al Muaddib] telah menceritakan kepada kami [Ali bin Tsabit] telah menceritakan kepadaku [Qais bin Ar Rabi'] dan ia berasal dari Bani Asad, dari [Al Agharr bin Ash Shabah] dari [Khalifah bin Hushain] dari [Ali bin Abu Thalib] ia berkata: kebanyakan doa yang diucapkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada sore hari di Arafah di tempat wukuf adalah: ALLAAHUMMA LAKAL HAMDU KALLADZII NAQUULU WA KHAIRAN MIMMAA NAQUULU, ALLAAHUMMA LAKA SHALAATII, WA NUSUKII, WA MAHYAAYA WA MAMAATII WA ILAIKA MA-AABII, WA LAKA RABBI TURAATSII. ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MIN 'ADZAABIL QABRI, WA WASWASATISH SHADRI WA SYATAATIL AMRI. ALLAAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MIN SYARRI MAA TAJIIU BIHIR RIIHU" (Ya Allah, segala puji bagiMu seperti yang kami katakan, dan lebih baik daripada apa yang kami katakan. Ya Allah, untukMu shalatku, sembelihanku, hidup dan matiku, kepadaMu kembaliku, dan milikMu wahai Tuhanku kekayaanku. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari adzab kubur, dan bisikan hati, serta kekacauan urusanku. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kejahatan apa yang dibawa oleh angin." Abu Isa berkata: hadits ini gharib dari jalur ini, dan sanadnya tidak kuat.

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Dha'if,

Sunan Tirmidzi #3443

سنن الترمذي ٣٤٤٣: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ حَدَّثَنَا عَمَّارُ بْنُ مُحَمَّدٍ ابْنُ أُخْتِ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ أَبِي سُلَيْمٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ سَابِطٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ دَعَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِدُعَاءٍ كَثِيرٍ لَمْ نَحْفَظْ مِنْهُ شَيْئًا قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ دَعَوْتَ بِدُعَاءٍ كَثِيرِ لَمْ نَحْفَظْ مِنْهُ شَيْئًا فَقَالَ أَلَا أَدُلُّكُمْ عَلَى مَا يَجْمَعُ ذَلِكَ كُلَّهُ تَقُولُ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ مِنْهُ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا اسْتَعَاذَ مِنْهُ نَبِيُّكَ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنْتَ الْمُسْتَعَانُ وَعَلَيْكَ الْبَلَاغُ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ

Sunan Tirmidzi 3443: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Hatim] telah menceritakan kepada kami ['Ammar bin Muhammad] anak saudari Sufyan Ats Tsauri, telah menceritakan kepada kami [Al Laits bin Abu Sulaim] dari [Abdullah bin Sabith] dari [Abu Umamah] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdoa dengan banyak doa, kami tidak hafal sesuatu pun darinya. Kami katakan: wahai Rasulullah, anda berdoa dengan doa yang banyak, kami tidak hafal sedikit pun darinya. Kemudian beliau bersabda: "Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang menggabungkan hal itu semua? Engkau ucapkan: ALLAAHUMMA INNAA NAS-ALUKA MIN KHAIRI MAA SA-ALAKA MINHU NABIYYUKA MUHAMMADIN WA NA'UUDZU BIKA MIN SYARRI MAS TA'AADZA MINHU NABIYYUKA MUHAMMADUN shallallahu 'alaihi wa sallam WA ANTAL MUSTA'AANU WA 'ALAIKAL BALAAGH, WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAH" (Ya Allah, kami memohon diantara kebaikan apa yang diminta NabiMu Muhammad, dan kami berlindung dari keburukan yang NabiMu Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam meminta perlindungan kepadanya, Engkau Tempat meminta pertolongan, dan Engkaulah tempat mengadu, dan tidak ada daya serta kekuatan kecuali karena pertolonganMu). Abu Isa berkata: hadits ini adalah hadits hasan gharib.

Grade

Abu Thahir Zubair 'Ali Zai : Dha'if,

Musnad Ahmad #3443

مسند أحمد ٣٤٤٣: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ سُوَيْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّكُمْ مَالُ وَارِثِهِ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِهِ قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا مِنَّا أَحَدٌ إِلَّا مَالُهُ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِ وَارِثِهِ قَالَ اعْلَمُوا أَنَّهُ لَيْسَ مِنْكُمْ أَحَدٌ إِلَّا مَالُ وَارِثِهِ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِهِ مَا لَكَ مِنْ مَالِكَ إِلَّا مَا قَدَّمْتَ وَمَالُ وَارِثِكِ مَا أَخَّرْتَ

Musnad Ahmad 3443: Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Ibrahim At Taimi] dari [Al Harits bin Suwaid] dari [Abdullah] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Siapakah di antara kalian yang lebih mencintai harta pewarisnya dari pada hartanya?" ia berkata: Mereka berkata: Wahai Rasulullah, tidak ada seorang pun dari kami melainkan hartanya lebih dicintai dari pada harta pewarisnya. Beliau bersabda: "Ketahuilah, sesungguhnya tidak ada seorang pun dari kalian melainkan ia lebih mencintai harta pewarisnya dari pada hartanya, tidaklah bagimu dari hartamu melainkan apa yang telah kamu pergunakan dan harta pewarismu adalah apa yang kamu tinggalkan."

Grade