Hadits Tentang Perjalanan Hidup

Musnad Ahmad #18397

مسند أحمد ١٨٣٩٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ زِيَادِ بْنِ عِلَاقَةَ قَالَ سَمِعْتُ جَرِيرًا يَقُولُ حِينَ مَاتَ الْمُغِيرَةُ وَاسْتَعْمَلَ قَرَابَتَهُ يَخْطُبُ فَقَامَ جَرِيرٌ فَقَالَ أُوصِيكُمْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَنْ تَسْمَعُوا وَتُطِيعُوا حَتَّى يَأْتِيَكُمْ أَمِيرٌ اسْتَغْفِرُوا لِلْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ غَفَرَ اللَّهُ تَعَالَى لَهُ فَإِنَّهُ كَانَ يُحِبُّ الْعَافِيَةَ أَمَّا بَعْدُ فَإِنِّي أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُبَايِعُهُ بِيَدِي هَذِهِ عَلَى الْإِسْلَامِ فَاشْتَرَطَ عَلَيَّ النُّصْحَ فَوَرَبِّ هَذَا الْمَسْجِدِ إِنِّي لَكُمْ لَنَاصِحٌ

Musnad Ahmad 18397: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Ziyad bin Ilaqah] ia berkata: saya mendengar [Jarir] berkhutbah ketika Al Mughirah meninggal dan mengangkat para kerabatnya, Jarir berdiri seraya berkata: "Saya mewasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah yang Esa, tiada sekutu baginya. Dan hendaklah kalian selalu mendengar dan taat, hingga Amir (sang pemimpin) mendatangi kalian. mintakanlah ampunan bagi Al Mughirah bin Syu'bah. Semoga Allah mengampuninya, karena ia menyukai keselamatan. Amma ba'du. Sesungguhnya saya pernah mendatangi Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk berbai'at padanya dengan tanganku ini. untuk menetapi Din Islam. Maka beliau pun menetapkan atasku untuk selalu memberi nasehat. Maka demi Rabb Masjid ini, sesungguhnya saya adalah seorang pemberi nasehat bagi kalian."

Grade

Musnad Ahmad #18399

مسند أحمد ١٨٣٩٩: حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ قَالَ ثَنَا سَيَّارٌ عَنِ الشَّعْبِيِّ عَنْ جَرِيرٍ قَالَ بَايَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى السَّمْعِ وَالطَّاعَةِ فَقَالَ فَلَقَّنِّي فَقَالَ فِيمَا اسْتَطَعْتَ وَالنُّصْحَ لِكُلِّ مُسْلِمٍ

Musnad Ahmad 18399: Telah menceritakan kepada kami [Husyaim] Telah menceritakan kepada kami [Sayyar] dari [Asy Sya'bi] dari [Jarir] ia berkata: Saya berbai'at kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk selalu siap mendengar dan taat. Ia pun berkata: "Maka tuntunlah aku." Maka beliau bersabda: "Semaksimal kemampuanmu. Dan untuk berbakti kepada setiap setiap muslim."

Grade

Musnad Ahmad #18403

مسند أحمد ١٨٤٠٣: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ عِلَاقَةَ قَالَ سَمِعْتُ جَرِيرًا يَقُولُ بَايَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى النُّصْحِ لِكُلِّ مُسْلِمٍ قَالَ مِسْعَرٌ عَنْ زِيَادٍ فَإِنِّي لَكُمْ لَنَاصِحٌ

Musnad Ahmad 18403: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Ziyad bin Ilaqah] ia berkata: saya mendengar [Jarir] berkata: Saya telah berbai'at kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam (agar senantiasa) berbakti kepada setiap muslim. Mis'ar berkata dari Ziyad: "Sesungguhnya saya adalah seorang pemberi nasehat bagi kalian."

Grade

Musnad Ahmad #18404

مسند أحمد ١٨٤٠٤: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَاصِمِ ابْنِ أَبِي النَّجُودِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ جَرِيرٍ أَنَّ قَوْمًا أَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْأَعْرَابِ مُجْتَابِي النِّمَارِ فَحَثَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ النَّاسَ عَلَى الصَّدَقَةِ فَأَبْطَئُوا حَتَّى رُئِيَ ذَلِكَ فِي وَجْهِهِ فَجَاءَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ بِقِطْعَةِ تِبْرٍ فَطَرَحَهَا فَتَتَابَعَ النَّاسُ حَتَّى عُرِفَ ذَلِكَ فِي وَجْهِهِ فَقَالَ مَنْ سَنَّ سُنَّةً حَسَنَةً فَعُمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ كَانَ لَهُ أَجْرُهَا وَمِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْتَقَصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ وَمَنْ سَنَّ سُنَّةً سَيِّئَةً عُمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا وَلَا يُنْقِصُ ذَلِكَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْئًا

Musnad Ahmad 18404: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ashim bin Abu An Najud] dari [Abu Wa`il] dari [Jarir] bahwa suatu kaum dari kalangan Arab Baduwi mendatangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dengan mengenakan An Nimar (sejenis pakaian yang tersulam dari kain wool). Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memberikan anjuran kepada para sahabatnya agar bersedekah, namun mereka berlambat-lambat dalam menanggapinya, dan kekecewaan itu terlihat pada wajah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Kemudian datanglah seorang laki-laki dari Anshar dengan membawa Tibr (lempengan emas atau perak) dan menyerahkannya. Setelah itu, para sahabat pun ikut bersedekah, hingga kegembiraan itu tampak pada wajah beliau. Maka beliau pun bersabda: "Barangsiapa yang memulai kebiasaan yang baik dalam Islam, lalu kebiasaan itu pun diamalkan setelahnya, maka baginya adalah pahala dan pahala seperti pahala mereka yang mengerjakannya tanpa mengurangi dari pahala mereka sedikit pun. Sedangkan, siapa yang memulai kebiasaan yang buruk dalam Islam, lalu kebiasaan itu pun diamalkan setelahnya, maka dosanya akan dibebankan ke atasnya, dan baginya dosa seperti dosa mereka yang melakukannya tanpa mengurangi sedikit pun dari dosa mereka."

Grade

Musnad Ahmad #18405

مسند أحمد ١٨٤٠٥: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ عَنْ هَمَّامٍ قَالَ رَأَيْتُ جَرِيرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَتَوَضَّأُ مِنْ مِطْهَرَةٍ وَمَسَحَ عَلَى خُفَّيْهِ فَقَالُوا أَتَمْسَحُ عَلَى خُفَّيْكَ فَقَالَ إِنِّي رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَالَ مَرَّةً يَمْسَحُ عَلَى خُفَّيْهِ فَكَانَ هَذَا الْحَدِيثُ يُعْجِبُ أَصْحَابَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُونَ إِنَّمَا كَانَ إِسْلَامُهُ بَعْدَ نُزُولِ الْمَائِدَةِ

Musnad Ahmad 18405: Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Ibrahim] dari [Hammam] ia berkata: ia berkata: Saya melihat [Jarir bin Abdullah] berwudlu dari Mithhar (bejana yang digunakan untuk berwudlu) dan membasuh kedua sepatunya. Maka mereka pun bertanya, "Apakah kamu mengusap kedua sepatumu?" ia berkata: "Sungguh, saya telah melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam." dan sekali waktu ia mengatakan, "Beliau mengusap kedua sepatunya." Para sahabat Abdullah pun heran terhadap hadits ini dan mereka berkata: "Padahal keIslaman Jarir setelah turun surat Al Ma`idah."

Grade

Musnad Ahmad #18406

مسند أحمد ١٨٤٠٦: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ مُسْلِمٍ يَعْنِي ابْنَ صُبَيْحٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هِلَالٍ الْعَبْسِيِّ عَنْ جَرِيرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ خَطَبَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَثَّنَا عَلَى الصَّدَقَةِ فَأَبْطَأَ النَّاسُ حَتَّى رُئِيَ فِي وَجْهِهِ الْغَضَبُ وَقَالَ مَرَّةً حَتَّى بَانَ ثُمَّ إِنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ جَاءَ بِصُرَّةٍ فَأَعْطَاهَا إِيَّاهُ ثُمَّ تَتَابَعَ النَّاسُ فَأَعْطَوْا حَتَّى رُئِيَ فِي وَجْهِهِ السُّرُورُ فَقَالَ مَنْ سَنَّ سُنَّةً حَسَنَةً كَانَ لَهُ أَجْرُهَا وَمِثْلُ أَجْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْتَقَصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْءٌ وَمَنْ سَنَّ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَمِثْلُ وِزْرِ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْتَقَصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ قَالَ مَرَّةً يَعْنِي أَبَا مُعَاوِيَةَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ

Musnad Ahmad 18406: Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Muslim] yakni Ibnu Shubaih, dari [Abdurrahman bin Abu Hilal Al Abasi] dari [Jarir bin Abdullah] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah berkhutbah kepada kami, dan beliau pun memberikan anjuran kepada kami agar bersedekah. Namun para sahabat berlambat-lambat dalam menanggapi anjuran beliau itu, hingga kemarahan pun terlihat pada wajah beliau. -dan sekali waktu ia mengatakan- hingga (kemarahan itu) terlihat jelas (pada wajah beliau). Kemudian datanglah seorang laki-laki dari kalangan Anshar dengan membawa bejana yang terbuat dari emas dan langsung memberikannya kepada beliau. Setelah itu, para sahabat yang lain pun ikut bersedekah, hingga pada wajah beliau terlihat kegembiraan. Beliau kemudian bersabda: "Barangsiapa yang memulai kebiasaan yang baik, lalu kebiasaan itu pun diamalkan setelahnya, maka baginya adalah pahala dan pahala seperti pahala mereka yang mengerjakannya tanpa mengurangi dari pahala mereka sedikit pun. Sedangkan, siapa yang memulai kebiasaan yang buruk, lalu kebiasaan itu pun diamalkan setelahnya, maka dosanya akan dibebankan ke atasnya, dan baginya dosa seperti dosa mereka yang melakukannya tanpa mengurangi sedikit pun dari dosa mereka."

Grade

Musnad Ahmad #18408

مسند أحمد ١٨٤٠٨: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ قَالَ قَالَ لِي جَرِيرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا تُرِيحُنِي مِنْ ذِي الْخَلَصَةِ وَكَانَ بَيْتًا فِي خَثْعَمَ يُسَمَّى كَعْبَةَ الْيَمَانِيَةِ قَالَ فَانْطَلَقْتُ فِي خَمْسِينَ وَمِائَةِ فَارِسٍ مِنْ أَحْمَسَ وَكَانُوا أَصْحَابَ خَيْلٍ فَأَخْبَرْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنِّي لَا أَثْبُتُ عَلَى الْخَيْلِ فَضَرَبَ فِي صَدْرِي حَتَّى رَأَيْتُ أَثَرَ أَصَابِعِهِ فِي صَدْرِي وَقَالَ اللَّهُمَّ ثَبِّتْهُ وَاجْعَلْهُ هَادِيًا مَهْدِيًّا فَانْطَلَقَ إِلَيْهَا فَكَسَّرَهَا وَحَرَّقَهَا فَأَرْسَلَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُبَشِّرُهُ فَقَالَ رَسُولُ جَرِيرٍ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ مَا جِئْتُكَ حَتَّى تَرَكْتُهَا كَأَنَّهَا جَمَلٌ أَجْرَبُ فَبَارَكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى خَيْلِ أَحْمَسَ وَرِجَالِهَا خَمْسَ مَرَّاتٍ

Musnad Ahmad 18408: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Isma'il] ia berkata: telah menceritakan kepadaku [Qais] ia berkata: telah berkata kepadaku [Jarir bin Abdullah], Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadaku, "Tidak sebaiknyakah kamu bisa menjadikanku beristirahat untuk mengatasi Dzul Khalashah sebuah rumah di Khats'am yang diberi nama, Ka'bah Yamaniyyah?." Maka saya pun berangkat dengan seratus lima puluh pasukan berkuda dari suku Ahmas, yang kesemuanya memiliki kuda perang. Kemudian saya mengabarkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa saya tidak bisa menunggang kuda dengan baik. Maka beliau pun menepuk dadaku sehingga saya dapat melihat bekas jari-jarinya pada dadaku. Dan beliau berdo'a: "ALLAHUMMA TSABBIT WAJ'ALHU HAADIYAN MAHDIYA (Ya Allah, teguhkanlah ia, dan jadikanlah ia sebagai pemberi petunjuk yang mendapat petunjuk)." Setelah itu, ia pun berangkat dan menghancurkan serta membakar Ka'bah Yamaniyyah). Kemudian ia mengutus utusan penyampai kabar kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Utusan Jarir itu berkata: "Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan membawa kebenaran, tidaklah aku mendatangi tuan hingga saya meninggalkan Ka'bah yamaniyah itu seperti Unta yang kudisan." Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mendo'akan keberkahan bagi kuda-kuda suku Ahmas berserta para kaum lelakinya sebanyak lima kali.

Grade

Musnad Ahmad #18413

مسند أحمد ١٨٤١٣: حَدَّثَنَا أَبُو أُسَامَةَ عَنْ إِسْمَاعِيلَ عَنْ قَيْسٍ عَنْ جَرِيرٍ قَالَ مَا حَجَبَنِي عَنْهُ مُنْذُ أَسْلَمْتُ وَلَا رَآنِي إِلَّا تَبَسَّمَ فِي وَجْهِي

Musnad Ahmad 18413: Telah menceritakan kepada kami [Abu Usamah] dari [Isma'il] dari [Qais] dari [Jarir] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah menutup diri dariku semenjak aku memeluk Islam, dan beliau tidak pernah pula melihatku selain tersenyum memandang wajahku."

Grade

Musnad Ahmad #18418

مسند أحمد ١٨٤١٨: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ شَرِيكٍ عَنْ عَاصِمٍ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ جَرِيرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُهَاجِرُونَ وَالْأَنْصَارُ أَوْلِيَاءُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ وَالطُّلَقَاءُ مِنْ قُرَيْشٍ وَالْعُتَقَاءُ مِنْ ثَقِيفٍ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ قَالَ شَرِيكٌ فَحَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ تَمِيمِ بْنِ سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ هِلَالٍ عَنْ جَرِيرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِثْلَهُ

Musnad Ahmad 18418: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Syarik] dari [Ashim] dari [Abu Wa`il] dari [Jarir] ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kaum Muhajirin dan Anshar, sebagian mereka adalah pembela atas sebagian yang lain. Orang-orang yang dibebaskan dari Quraisy dan Orang-orang yang dibebaskan) dari Tsaqif sebagian mereka adalah pembela atas sebagian yang lain hingga hari kiamat datang." Syarik berkata: Telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Tamim bin Salamah] dari [Abdurrahman bin Hilal] dari [Jarir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam semisalnya.

Grade

Musnad Ahmad #18420

مسند أحمد ١٨٤٢٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَلِيِّ بْنِ مُدْرِكٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا زُرْعَةَ بْنَ عَمْرِو بْنِ جَرِيرٍ يُحَدِّثُ عَنْ جَرِيرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فِي حَجَّةِ الْوَدَاعِ لِجَرِيرٍ اسْتَنْصِتْ النَّاسَ وَقَالَ قَالَ لَا تَرْجِعُوا بَعْدِي كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ

Musnad Ahmad 18420: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] Telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dasri [Ali bin Mudrik] ia berkata: saya mendengar [Abu Zur'ah bin Amr bin Jarir] menceritakan dari Jarir bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada Jarir pada saat haji wada': "Perintahkan kepada manusia agar mereka diam dan mendengarkan (dengan seksama)." Jarir menambahkan, dan Beliau bersabda: "Janganlah kalian kembali kepada kekafiran sepeninggalku, sebagian kalian menebas leher sebagian lainnya."

Grade