Hadits Tentang Umat Terdahulu

Musnad Ahmad #7726

مسند أحمد ٧٧٢٦: حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ سِيرِينَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَتَكَلَّمْ فِي الْمَهْدِ إِلَّا ثَلَاثَةٌ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ وَكَانَ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ عَابِدٌ يُقَالُ لَهُ جُرَيْجٌ فَابْتَنَى صَوْمَعَةً وَتَعَبَّدَ فِيهَا قَالَ فَذَكَرَ بَنُو إِسْرَائِيلَ يَوْمًا عِبَادَةَ جُرَيْجٍ فَقَالَتْ بَغِيٌّ مِنْهُمْ لَئِنْ شِئْتُمْ لَأُصْبِيَنَّهُ فَقَالُوا قَدْ شِئْنَا قَالَ فَأَتَتْهُ فَتَعَرَّضَتْ لَهُ فَلَمْ يَلْتَفِتْ إِلَيْهَا فَأَمْكَنَتْ نَفْسَهَا مِنْ رَاعٍ كَانَ يَأْوِي غَنَمَهُ إِلَى أَصْلِ صَوْمَعَةِ جُرَيْجٍ فَحَمَلَتْ فَوَلَدَتْ غُلَامًا فَقَالُوا مِمَّنْ قَالَتْ مِنْ جُرَيْجٍ فَأَتَوْهُ فَاسْتَنْزَلُوهُ فَشَتَمُوهُ وَضَرَبُوهُ وَهَدَمُوا صَوْمَعَتَهُ فَقَالَ مَا شَأْنُكُمْ قَالُوا إِنَّكَ زَنَيْتَ بِهَذِهِ الْبَغِيِّ فَوَلَدَتْ غُلَامًا قَالَ وَأَيْنَ هُوَ قَالُوا هَا هُوَ ذَا قَالَ فَقَامَ فَصَلَّى وَدَعَا ثُمَّ انْصَرَفَ إِلَى الْغُلَامِ فَطَعَنَهُ بِإِصْبَعِهِ وَقَالَ بِاللَّهِ يَا غُلَامُ مَنْ أَبُوكَ قَالَ أَنَا ابْنُ الرَّاعِي فَوَثَبُوا إِلَى جُرَيْجٍ فَجَعَلُوا يُقَبِّلُونَهُ وَقَالُوا نَبْنِي صَوْمَعَتَكَ مِنْ ذَهَبٍ قَالَ لَا حَاجَةَ لِي فِي ذَلِكَ ابْنُوهَا مِنْ طِينٍ كَمَا كَانَتْ قَالَ وَبَيْنَمَا امْرَأَةٌ فِي حِجْرِهَا ابْنٌ لَهَا تُرْضِعُهُ إِذْ مَرَّ بِهَا رَاكِبٌ ذُو شَارَةٍ فَقَالَتْ اللَّهُمَّ اجْعَلْ ابْنِي مِثْلَ هَذَا قَالَ فَتَرَكَ ثَدْيَهَا وَأَقْبَلَ عَلَى الرَّاكِبِ فَقَالَ اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْنِي مِثْلَهُ قَالَ ثُمَّ عَادَ إِلَى ثَدْيِهَا يَمُصُّهُ قَالَ أَبُو هُرَيْرَةَ فَكَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحْكِي عَلَيَّ صَنِيعَ الصَّبِيِّ وَوَضْعَهُ إِصْبَعَهُ فِي فَمِهِ فَجَعَلَ يَمُصُّهَا ثُمَّ مُرَّ بِأَمَةٍ تُضْرَبُ فَقَالَتْ اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ ابْنِي مِثْلَهَا قَالَ فَتَرَكَ ثَدْيَهَا وَأَقْبَلَ عَلَى أُمِّهِ فَقَالَ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِثْلَهَا قَالَ فَذَلِكَ حِينَ تَرَاجَعَا الْحَدِيثَ فَقَالَتْ حَلْقَى مَرَّ الرَّاكِبُ ذُو الشَّارَةِ فَقُلْتُ اللَّهُمَّ اجْعَلْ ابْنِي مِثْلَهُ فَقُلْتَ اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْنِي مِثْلَهُ وَمُرَّ بِهَذِهِ الْأَمَةِ فَقُلْتُ اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْ ابْنِي مِثْلَهَا فَقُلْتَ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِثْلَهَا فَقَالَ يَا أُمَّتَاهْ إِنَّ الرَّاكِبَ ذُو الشَّارَةِ جَبَّارٌ مِنْ الْجَبَابِرَةِ وَإِنَّ هَذِهِ الْأَمَةَ يَقُولُونَ زَنَتْ وَلَمْ تَزْنِ وَسَرَقَتْ وَلَمْ تَسْرِقْ وَهِيَ تَقُولُ حَسْبِيَ اللَّهُ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ مُحَمَّدٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَمْ يَتَكَلَّمْ فِي الْمَهْدِ إِلَّا ثَلَاثَةٌ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ عَلَيْهِ السَّلَام وَصَبِيٌّ كَانَ فِي زَمَانِ جُرَيْجٍ وَصَبِيٌّ آخَرُ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ قَالَ وَأَمَّا جُرَيْجٌ فَكَانَ رَجُلًا عَابِدًا فِي بَنِي إِسْرَائِيلَ وَكَانَتْ لَهُ أُمٌّ وَكَانَ يَوْمًا يُصَلِّي إِذْ اشْتَاقَتْ إِلَيْهِ أُمُّهُ فَقَالَتْ يَا جُرَيْجُ فَقَالَ يَا رَبِّ الصَّلَاةُ خَيْرٌ أَمْ أُمِّي آتِيهَا ثُمَّ صَلَّى وَدَعَتْهُ فَقَالَ مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ دَعَتْهُ فَقَالَ مِثْلَ ذَلِكَ وَصَلَّى فَاشْتَدَّ عَلَى أُمِّهِ وَقَالَتْ اللَّهُمَّ أَرِ جُرَيْجًا الْمُومِسَاتِ ثُمَّ صَعِدَ صَوْمَعَةً لَهُ وَكَانَتْ زَانِيَةٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ

Musnad Ahmad 7726: Telah menceritakan kepada kami [Wahb bin Jarir] berkata: [bapakku] telah menceritakan kepadaku, ia berkata: aku mendengar [Muhammad bin Sirin] menceritakan dari [Abu Hurairah], ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Tidak ada manusia yang bisa berbicara dalam buaian ibu kecuali tiga: Isa bin Maryam, lalu seorang ahli ibadah dari bani Isra`il yang bernama Juraij, ia membangun sebuah biara untuk beribadah di dalamnya, maka pada suatu hari orang-orang bani Isra`il membicarakan keteguhan Juraij dalam beribadah, lalu ada seorang pelacur dari mereka yang berkata: 'Jika kalian berkehendak aku akan menggodanya, ' mereka berkata: 'Sungguh kami telah berkehendak, '" Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Maka wanita tersebut datang kepadanya dan menawarkan dirinya namun Juraij tak bergeming akan rayuannya, maka wanita pelacur tersebut menyerahkan dirinya kepada seorang pengembala yang sedang menaungkan kambing-kambingnya ke dasar biara Juraij, hingga kemudian wanita tersebut hamil dan melahirkan seorang bayi laki-laki, orang-orang bani Isra`il bertanya: 'Anak dari perbuatan siapa ini? ' wanita itu menjawab: "Dari perbuatan Juaraij, ' maka mereka mendatangi Juraij dan memaksanya untuk turun, mereka mencelanya dan memukulinya serta merabohkan biaranya, Juraij berkata: 'Apa yang kalian inginkan? ' mereka berkata: 'Sungguh kamu telah berzina dengan wanita ini hingga dia melahirkan seorang bayi laki-laki, ' Juraij berkata: 'Mana dia? ' mereka berkata: 'Ini dia bayinya.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Maka Juraij berdiri shalat dan berdoa kemudian ia beranjak kepada bayi laki-laki tersebut seraya menekan bayi itu dengan jarinya dan berkata: 'Demi Allah wahai bayi laki-laki siapa ayahmu? ' maka bayi itu menjawab: 'Aku adalah anak seorang pengembala, ' hingga akhirnya orang-orang bani Isra`il melompat kepada Juraij dan menciumnya seraya mereka berkata: 'Kami akan membangun biaramu dari emas, ' Juraij berkata: 'Kami tidak membutuhkan itu, bangunlah biara itu dari tanah seperti sedia kala.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Dan seorang wanita ketika menggendong bayinya yang sedang menyusu kepadanya lalu ada pengendara yang lewat dengan berpenampilan menawan, sang ibu berkata: 'Ya Allah jadikanlah anakku seperti dia, ' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Maka bayi tersebut melepas susuan ibunya dan menghadap ke arah orang yang berkendara seraya berkata: 'Ya Allah jangan Engkau jadikan aku seperti dia, ' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: ": 'Kemudian bayi itu kembali kepada susuan ibunya dan menghisap susunya, " -Abu Hurairah berkata: "Seakan-akan aku melihat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menceritakan kapadaku atas kelakuan sang bayi sambil meletakkan jarinya di mulutnya lalu beliau menghisapnya.- "Kemudian bayi tersebut dilewatkan di hadapan seorang budak perempuan yang disiksa, maka sang ibu berkata: 'Ya Allah jangan Engkau jadikan anakku seperti dia, ' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Maka bayi itu meninggalkan susuan ibunya dan menghadap kepada budak perempuan (yang disiksa tersebut) seraya berkata: 'Ya Allah! Jadikanlah aku seperti dia.' Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Oleh karena itu ketika keduanya mengulang kembali kejadian tersebut, sang ibu berkata: ' (anakku) ada pengendara yang lewat dengan penampilan menawan lalu saya berkata: 'Ya Allah jadikan anakku seperti dia, ' maka kamu barkata, 'Ya Allah jangan Engkau jadikan aku seperti dia, ' sedangkan ketika kamu dilewatkan dengan seorang budak perempuan ini saya berkata: 'Ya Allah jangan Engkau jadikan anakku seperti dia, ' lalu kamu berkata: 'Ya Allah jadikan aku seperti dia.' Maka bayi tersebut menjawab: "Wahai ibuku!, sesungguhnya seorang perngendara yang berpenampilan menawan itu adalah seorang penguasa yang zhalim, sedangkan budak perempuan ini, dia telah dituduh berzina padahal ia tidak berzina, ia dituduh mencuri padahal ia tidak mencuri, dan ia tetap berkata: 'Hanya kepada Allah aku berserah diri.' Telah menceritakan kepadaku [Husain bin Muhammad], telah menceritakan kepadaku [Jarir], dari [Muhammad], dari [Abu Hurairah], dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Tidak ada manusia yang berbicara dalam buaian ibu kecuali tiga, Isa 'Alaihis Salam, dan seorang bayi laki-laki yang ada di zaman Juraij serta seorang bayi laki-laki lagi, " lalu ia menyebutkan sebagaimana cerita hadits di atas. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Adapun Juraij, dia adalah seorang laki-laki rajin beribdah di kalangan bani Isra`il, dia memiliki seorang ibu yang pada suatu hari ketika ia sedang shalat dan ibunya memanggilnya karena rasa rindu padanya: 'Wahai Juraij! ' maka juraij berkata: 'Wahai Tuhanku! apakah shalat lebih baik bagiku atau ibuku untuk saya datangi? ' dan ia tetap melanjutkan shalatnya, kemudian ibunya memanggilnya dan Juraij berkata seperti itu lagi, kemudian ibunya memanggilnya dan Juraij berkata seperti itu lagi dan ia tetap melanjutkan shalatnya, hingga akhirnya ibunya kesal kepadanya dan berkata: 'Ya Allah perlihatkan kepada Juraij (fitnah) seorang wanita pelacur, ' maka di kemudian hari ketika Juraij naik ke biaranya ada seorang pelacur dari bani Isra`il"…lalu ia menceritakan sebagaimana hadits yang di atas.

Grade

Musnad Ahmad #7737

مسند أحمد ٧٧٣٧: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ وَعَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى لَا يَصْبُغُونَ فَخَالِفُوهُمْ قَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ فِي حَدِيثِهِ قَالَ الزُّهْرِيُّ وَالْأَمْرُ بِالْأَصْبَاغِ فَأَحْلَكُهَا أَحَبُّ إِلَيْنَا قَالَ مَعْمَرٌ وَكَانَ الزُّهْرِيُّ يَخْضِبُ بِالسَّوَادِ

Musnad Ahmad 7737: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah mengabarkan kepada kami [Ma'mar] dan [Abdul A'la] dari [Ma'mar] dari [Az Zuhri] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak mencelup rambut mereka dengan semir, maka selisihilah mereka." Abdurrazzaq menyebutkan dalam riwayatnya: Az Zuhri berkata: Adapun perintah untuk mencelup rambut, maka warna hitam adalah lebih kami sukai. Ma'mar berkata: Az Zuhri mencelup rambutnya dengan warna hitam.

Grade

Musnad Ahmad #7755

مسند أحمد ٧٧٥٥: حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا الْفَرَجُ بْنُ فَضَالَةَ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قِيلَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَيِّ شَيْءٍ سُمِّيَ يَوْمُ الْجُمُعَةِ قَالَ لِأَنَّ فِيهَا طُبِعَتْ طِينَةُ أَبِيكَ آدَمَ وَفِيهَا الصَّعْقَةُ وَالْبَعْثَةُ وَفِيهَا الْبَطْشَةُ وَفِي آخِرِ ثَلَاثِ سَاعَاتٍ مِنْهَا سَاعَةٌ مَنْ دَعَا اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ فِيهَا اسْتُجِيبَ لَهُ

Musnad Ahmad 7755: Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] telah menceritakan kepada kami [Al Faraj bin Fadhalah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abi Thalhah] dari [Abu Hurairah], dia berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya: "kenapa dinamakan hari jum'at?" maka beliau bersabda: "Karena pada hari itu tanah yang ayahmu Adam dicipta darinya dicetak, pada hari itu akan terjadi kiamat dan dibangitkannya manusia, pada hari itu juga terdapat kedahsyatan pembalasan, dan di akhir dari tiga waktu dihari itu ada satu waktu yang barangsiapa berdoa di dalamnya kepada Allah 'azza wajalla maka Allah akan mengabulkannya."

Grade

Musnad Ahmad #7765

مسند أحمد ٧٧٦٥: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَارَكٍ عَنْ مَعْمَرٍ عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْخَضِرِ قَالَ إِنَّمَا سُمِّيَ خَضِرًا أَنَّهُ جَلَسَ عَلَى فَرْوَةٍ بَيْضَاءَ فَإِذَا هِيَ تَحْتَهُ تَهْتَزُّ خَضْرَاءَ

Musnad Ahmad 7765: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Adam] telah menceritakan kepada kami [Ibnul Mubarak] dari [Ma'mar] dari [Hammam bin Munabbih] dari [Abu Hurairah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau Bersabda tentang khadhir, "Sesungguhnya dinamakan Khadhir karena ia duduk di atas rerumputan kering yang telah putih, maka tiba-tiba tanah yang dibawahnya bergetar dan rumput-rumput tersebut menjadi hijau-kehijauan."

Grade

Musnad Ahmad #7778

مسند أحمد ٧٧٧٨: وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَارُكُمْ هَذِهِ مَا يُوقِدُ بَنُو آدَمَ جُزْءٌ وَاحِدٌ مِنْ سَبْعِينَ جُزْءًا مِنْ حَرِّ جَهَنَّمَ قَالُوا وَاللَّهِ إِنْ كَانَتْ لَكَافِيَةً يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَإِنَّهَا فُضِّلَتْ عَلَيْهَا بِتِسْعٍ وَسِتِّينَ جُزْءًا كُلُّهُنَّ مِثْلُ حَرِّهَا

Musnad Ahmad 7778: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya: dari [Abu Hurairah]: Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Sesungguhnya api kalian ini yang biasa dinyalakan oleh anak turun Adam adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari panasnya api neraka jahannam, " para sahabat berkata: "Wahai Rasulullah, jika demikian adanya sungguh telah cukup!." Beliau bersabda: "Sesungguhnya api neraka jahannam itu dilebihkan enam puluh sembilan bagian dari api anak Adam, setiap bagian darinya seperti panasnya kalian."

Grade

Musnad Ahmad #7779

مسند أحمد ٧٧٧٩: وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا قَضَى اللَّهُ الْخَلْقَ كَتَبَ كِتَابًا فَهُوَ عِنْدَهُ فَوْقَ الْعَرْشِ إِنَّ رَحْمَتِي غَلَبَتْ غَضَبِي

Musnad Ahmad 7779: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya: dari [Abu Hurairah]: Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Ketika Allah mentaqdirkan semua makhluq maka Allah menulis sebuah ketetapan, dan ia ada di sisi-Nya di atas 'Arsy, "Sesungguhnya rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku."

Grade

Musnad Ahmad #7784

مسند أحمد ٧٧٨٤: وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِكُلِّ نَبِيٍّ دَعْوَةٌ تُسْتَجَابُ لَهُ وَأُرِيدُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ أَنْ أُؤَخِّرَ دَعْوَتِي شَفَاعَةً لِأُمَّتِي إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Musnad Ahmad 7784: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya: dari [Abu Hurairah]: Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Setiap Nabi mempunyai doa yang dikabulkan untuknya, dan aku ingin jika Allah menghendaki untuk mengakhirkan doaku tersebut sebagai syafa'at untuk umatku hingga hari kiamat."

Grade

Musnad Ahmad #7797

مسند أحمد ٧٧٩٧: وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَرُونِي مَا تَرَكْتُكُمْ فَإِنَّمَا أُهْلِكَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ بِسُؤَالِهِمْ وَاخْتِلَافِهِمْ عَلَى أَنْبِيَائِهِمْ فَإِذَا نَهَيْتُكُمْ عَنْ شَيْءٍ فَاجْتَنِبُوهُ وَإِذَا أَمَرْتُكُمْ بِأَمْرٍ فَأْتَمِرُوا مَا اسْتَطَعْتُمْ

Musnad Ahmad 7797: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya: dari [Abu Hurairah]: Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Biarkanlah apa yang telah aku tinggalkan untuk kalian, karena sesungguhnya orang-orang sebelum kalian dibinasakan karena pertanyaan dan perselisihan mereka kepada para nabinya. Maka jika aku larang dari mengerjakan sesuatu hendaklah kalian tinggalkan, dan jika aku perintahkan dengan suatu pekara kerjakanlah semampu kalian."

Grade

Musnad Ahmad #7805

مسند أحمد ٧٨٠٥: وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللَّهُ لَا يَأْتِي ابْنَ آدَمَ النَّذْرُ بِشَيْءٍ لَمْ أَكُنْ قَدَّرْتُهُ لَهُ وَلَكِنَّهُ يَلْقِيهِ النَّذْرُ بِمَا قَدَّرْتُهُ لَهُ يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنْ الْبَخِيلِ يُؤْتِينِي عَلَيْهِ مَا لَمْ يَكُنْ آتَانِي عَلَيْهِ مِنْ قَبْلُ

Musnad Ahmad 7805: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya: dari [Abu Hurairah]: Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Allah berfirman: "Tidaklah datang nadzar kepada anak turun Adam dengan sesuatu yang Aku belum mentaqdirkannya, tetapi sesutau yang datang bersama nadzar itu adalah sesuatu yang Aku telah mentaqdirkannya, hanyasannya itu adalah sesuatu yang dikeluarkan dari diri orang yang bakhil kepada-Ku, yang tidak ia berikan kepada-Ku sebelum (sebelum nadzar)."

Grade

Musnad Ahmad #7811

مسند أحمد ٧٨١١: وَبِإِسْنَادِهِ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَحَاجَّ آدَمُ وَمُوسَى فَقَالَ لَهُ مُوسَى أَنْتَ آدَمُ الَّذِي أَغْوَيْتَ النَّاسَ وَأَخْرَجْتَهُمْ مِنْ الْجَنَّةِ إِلَى الْأَرْضِ فَقَالَ لَهُ آدَمُ أَنْتَ مُوسَى الَّذِي أَعْطَاكَ اللَّهُ عِلْمَ كُلِّ شَيْءٍ وَاصْطَفَاكَ عَلَى النَّاسِ بِرِسَالَاتِهِ قَالَ نَعَمْ قَالَ أَتَلُومُنِي عَلَى أَمْرٍ كَانَ قَدْ كُتِبَ عَلَيَّ أَنْ أَفْعَلَ مِنْ قَبْلِ أَنْ أُخْلَقَ قَالَ فَحَاجَّ آدَمُ مُوسَى صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِمَا وَسَلَّمَ

Musnad Ahmad 7811: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya: dari [Abu Hurairah]: dan dengan sanadnya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam Bersabda: "Adam dan Musa saling berdebat, Musa berkata kepada Adam, 'kamu Adam, orang yang telah menggelincirkan dan mengeluarkan manusia dari dalam surga ke bumi, ' lalu ganti Adam berkata kepada Musa: 'kamu Musa yang Allah telah memberimu ilmu segala sesuatu, dan telah memilihmu atas semua manusia dengan risalah-Nya! ' Musa menjawab: 'Benar.' Adam berkata: 'Apakah engkau akan mencelaku dengan suatu perkara yang Allah telah menetapkan untuk aku kerjakan sebelum aku dicipta? ' Rasulullah Bersabda: "Maka Adam mematahkan argumentasi Musa 'Alaihimas Salam."

Grade