مسند أحمد ١٤٣٠٦: حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ أَبِي الْعَبَّاسِ حَدَّثَنَا أَبُو الْمَلِيحِ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ إِنَّ أَوَّلَ خَبَرٍ قَدِمَ عَلَيْنَا عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّ امْرَأَةً كَانَ لَهَا تَابِعٌ قَالَ فَأَتَاهَا فِي صُورَةِ طَيْرٍ فَوَقَعَ عَلَى جِذْعٍ لَهُمْ قَالَ فَقَالَتْ أَلَا تَنْزِلُ فَنُخْبِرَكَ وَتُخْبِرَنَا قَالَ إِنَّهُ قَدْ خَرَجَ رَجُلٌ بِمَكَّةَ حَرَّمَ عَلَيْنَا الزِّنَا وَمَنَعَ مِنْ الْفِرَارِ
Musnad Ahmad 14306: Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim Bin Abu Al 'Abbas] Telah menceritakan kepada kami [Abu Al Malih] Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: Sesungguhnya kabar yang pertama kali sampai kepada kami dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah bahwa ada seorang wanita yang memiliki pengikut (dari jin yang mencintainya). (Jabir bin Abdullah) berkata: dia datang kepada wanita itu dengan wujud seekor burung lalu hinggap di atas pelepah pohon mereka. (Jabir bin Abdullah) berkata: lalu wanita itu berkata: "Kenapa kamu tidak turun sehingga kami memberi kabar kepadamu dan kamu memberi kabar kepada kami?" (Jin) itu berkata: "Sesungguhnya telah muncul seorang laki-laki di Makkah yang mengharamkan atas kami zina dan melarang lari dari perang."
Grade
مسند أحمد ١٤٣٣١: حَدَّثَنَا عَبِيدَةُ حَدَّثَنِي الْأَسْوَدُ بْنُ قَيْسٍ عَنْ نُبَيْحٍ الْعَنَزِيِّ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَافَرْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَحَضَرَتْ الصَّلَاةُ قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ فِي الْقَوْمِ مِنْ طَهُورٍ قَالَ فَجَاءَ رَجُلٌ بِفَضْلَةٍ فِي إِدَاوَةٍ قَالَ فَصَبَّهُ فِي قَدَحٍ قَالَ فَتَوَضَّأَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ إِنَّ الْقَوْمَ أَتَوْا بَقِيَّةَ الطَّهُورِ فَقَالُوا تَمَسَّحُوا تَمَسَّحُوا قَالَ فَسَمِعَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ عَلَى رِسْلِكُمْ قَالَ فَضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ فِي الْقَدَحِ فِي جَوْفِ الْمَاءِ قَالَ ثُمَّ قَالَ أَسْبِغُوا الْوُضُوءَ الطَّهُورَ قَالَ فَقَالَ جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَالَّذِي أَذْهَبَ بَصَرِي قَالَ وَكَانَ قَدْ ذَهَبَ بَصَرُهُ لَقَدْ رَأَيْتُ الْمَاءَ يَخْرُجُ مِنْ بَيْنِ أَصَابِعِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَرْفَعْ يَدَهُ حَتَّى تَوَضَّئُوا أَجْمَعُونَ قَالَ الْأَسْوَدُ حَسِبْتُهُ قَالَ كُنَّا مِائَتَيْنِ أَوْ زِيَادَةً
Musnad Ahmad 14331: Telah menceritakan kepada kami ['Abidah] Telah menceritakan kepada ku [Al Aswad Bin Qois] dari [Nubaih Al 'Anazi] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: kami melakukan perjalanan bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan datanglah waktu shalat. Lantas Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apakah di antara kalian ada yang mempunyai air wudlu?" lalu datanglah seorang laki-laki dengan membawa sisa air di ember kulit. Lalu dia menuangkannya ke dalam gelas. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berwudlu lalu orang-orang mendatangi air yang tersisa. Mereka berkata: bersihkanlah, bersihkanlah. lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mendengar mereka dan bersabda: "Tolong, lakukanlah dengan pelan-pelan". Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meletakkan tangannya dalam gelas di lubang airnya. kemudian bersabda: "Sempurnakan wudlu kalian". (Nubaih Al 'Anazi Radliyallahu'anhu) berkata: "Demi Dzat yang telah menghilangkan penglihatanku". --(Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: padahal saat itu ia telah hilang penglihatannya--, saya melihat air keluar dari sela-sela jari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan beliau tidak mengangkat tangannya sampai mereka berwudlu semuanya. Al 'Aswad berkata: setahuku dia (Jabir Radliyallahu'anhu) berkata: kami berjumlah duaratus atau lebih.
Grade
مسند أحمد ١٤٣٣٦: حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي صَدَقَةُ بْنُ يَسَارٍ عَنْ عَقِيلِ بْنِ جَابِرٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْأَنْصَارِيِّ فِيمَا يَذْكُرُ مِنْ اجْتِهَادِ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْعِبَادَةِ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي مَوْضِعٍ آخَرَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزْوَةٍ مِنْ نَجْدٍ فَأَصَابَ امْرَأَةَ رَجُلٍ مِنْ الْمُشْرِكِينَ إِلَى نَجْدٍ فَغَشِينَا دَارًا مِنْ دُورِ الْمُشْرِكِينَ قَالَ فَأَصَبْنَا امْرَأَةَ رَجُلٍ مِنْهُمْ قَالَ ثُمَّ انْصَرَفَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَاجِعًا وَجَاءَ صَاحِبُهَا وَكَانَ غَائِبًا فَذُكِرَ لَهُ مُصَابُهَا فَحَلَفَ لَا يَرْجِعُ حَتَّى يُهْرِيقَ فِي أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَمًا قَالَ فَلَمَّا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِبَعْضِ الطَّرِيقِ نَزَلَ فِي شِعْبٍ مِنْ الشِّعَابِ وَقَالَ مَنْ رَجُلَانِ يَكْلَآَنَا فِي لَيْلَتِنَا هَذِهِ مِنْ عَدُوِّنَا قَالَ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ وَرَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ نَحْنُ نَكْلَؤُكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَخَرَجَا إِلَى فَمِ الشِّعْبِ دُونَ الْعَسْكَرِ ثُمَّ قَالَ الْأَنْصَارِيُّ لِلْمُهَاجِرِيِّ أَتَكْفِينِي أَوَّلَ اللَّيْلِ وَأَكْفِيكَ آخِرَهُ أَمْ تَكْفِينِي آخِرَهُ وَأَكْفِيكَ أَوَّلَهُ قَالَ فَقَالَ الْمُهَاجِرِيُّ بَلْ اكْفِنِي أَوَّلَهُ وَأَكْفِيكَ آخِرَهُ فَنَامَ الْمُهَاجِرِيُّ وَقَامَ الْأَنْصَارِيُّ يُصَلِّي قَالَ فَافْتَتَحَ سُورَةً مِنْ الْقُرْآنِ فَبَيْنَا هُوَ فِيهَا يَقْرَأُ إِذْ جَاءَ زَوْجُ الْمَرْأَةِ قَالَ فَلَمَّا رَأَى الرَّجُلَ قَائِمًا عَرَفَ أَنَّهُ رَبِيئَةُ الْقَوْمِ فَيَنْتَزِعُ لَهُ بِسَهْمٍ فَيَضَعُهُ فِيهِ قَالَ فَيَنْزِعُهُ فَيَضَعُهُ وَهُوَ قَائِمٌ يَقْرَأُ فِي السُّورَةِ الَّتِي هُوَ فِيهَا وَلَمْ يَتَحَرَّكْ كَرَاهِيَةَ أَنْ يَقْطَعَهَا قَالَ ثُمَّ عَادَ لَهُ زَوْجُ الْمَرْأَةِ بِسَهْمٍ آخَرَ فَوَضَعَهُ فِيهِ فَانْتَزَعَهُ فَوَضَعَهُ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي وَلَمْ يَتَحَرَّكْ كَرَاهِيَةَ أَنْ يَقْطَعَهَا قَالَ ثُمَّ عَادَ لَهُ زَوْجُ الْمَرْأَةِ الثَّالِثَةَ بِسَهْمٍ فَوَضَعَهُ فِيهِ فَانْتَزَعَهُ فَوَضَعَهُ ثُمَّ رَكَعَ فَسَجَدَ ثُمَّ قَالَ لِصَاحِبِهِ اقْعُدْ فَقَدْ أُوتِيتُ قَالَ فَجَلَسَ الْمُهَاجِرِيُّ فَلَمَّا رَآهُمَا صَاحِبُ الْمَرْأَةِ هَرَبَ وَعَرَفَ أَنَّهُ قَدْ نُذِرَ بِهِ قَالَ وَإِذَا الْأَنْصَارِيُّ يَمُوجُ دَمًا مِنْ رَمْيَاتِ صَاحِبِ الْمَرْأَةِ قَالَ فَقَالَ لَهُ أَخُوهُ الْمُهَاجِرِيُّ يَغْفِرُ اللَّهُ لَكَ أَلَا كُنْتَ آذَنْتَنِي أَوَّلَ مَا رَمَاكَ قَالَ فَقَالَ كُنْتُ فِي سُورَةٍ مِنْ الْقُرْآنِ قَدْ افْتَتَحْتُهَا أُصَلِّي بِهَا فَكَرِهْتُ أَنْ أَقْطَعَهَا وَايْمُ اللَّهِ لَوْلَا أَنْ أُضَيِّعَ ثَغْرًا أَمَرَنِي بِهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِحِفْظِهِ لَقَطَعَ نَفْسِي قَبْلَ أَنْ أَقْطَعَهَا
Musnad Ahmad 14336: Telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] Telah menceritakan kepada kami [bapakku] dari [Muhammad bin Ishaq] Telah menceritakan kepada ku [Shodaqoh Bin Yasar] dari ['Aqil bin Jabir] dari [Jabir bin Abdullah Al Anshari] tentang kesungguhan para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam masalah ibadah. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: kami berangkat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, --Pada tempat yang lain dengan redaksi-- kami berangkat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada suatu peperangan melawan Najd, dan kami dapatkan salah seorang wanita dari kaum musyrik sampai di Nejed, lalu kami mendatangi salah satu rumah kaum musyrikin. Kami mendapatkan salah seorang istri dari mereka. lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pulang dan datanglah suami wanita tersebut yang tadinya tidak ada. Lalu disebutkan musibah yang menimpa istrinya lalu dia bersumpah untuk tidak pulang sehingga dapat menumpahkan darah para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sudah melewati beberapa perjalanannya, beliau beristirahat pada sebuah bukit dan bertanya: siapakah dua orang yang akan menjaga kami pada malam ini dari serangan musuh? Maka ada seorang laki-laki dari Muhajirin dan seorang laki-laki dari Anshor berkata: kami wahai Rasulullah! mereka turun ke mulut bukit dibawah para tentara, kemudian orang Anshor berkata kepada orang Muhajirin, apakah kamu akan menjagaku pada awal malam dan saya pada akhirnya atau kamu menjaga saya pada akhir malam dan saya menjagamu pada awalnya? lalu orang Muhajirin berkata: jagalah pada awalnya dan saya akan menjagamu pada malamnya. Lalu orang Muhajirin tidur sedangkan orang Anshar berdiri dan shalat. Dia membuka bacaan salah satu surat dalam Al qur'an, maka tatkala dia sedang di tengah-tengah bacaannya maka datanglah suami wanita tadi. Tatkala dia melihat ada laki-laki yang sedang berdiri dia mengetahui itu adalah penjaga pasukan. Maka dia memanahnya dan (orang Anshor tersebut) mencabutnya. dia memanahnya lagi dan dicabutnya lagi dan orang tersebut tetap berdiri dan melanjutkan bacaannya dan tidak menghentikan karena takut dapat memutusnya. Suami wanita tersebut kembali lagi memanahnya dan dicabut lagi dan dia tetap dalam keadaan berdiri shalat dan melanjutkan bacaannya dan tidak menghentikan karena takut dapat memutusnya. kembali lagi suami wanita itu untuk ketiga kalinya, memanahnya namun dicabutnya lagi kemudian ruku' dan sujud kemudian berkata kepada sahabatnya, duduklah, saya telah didatangi musuh. lalu orang Muhajirin itu duduk. Ketika laki-laki itu melihat keduanya, dia kabur dan tahu bahwa mereka telah diberi peringatan. orang Anshor tersebut mengeluarkan darah dari lemparan suami wanita tadi. berkata: lalu saudaranya, orang Muhajirin berkata: semoga Allah mengampunimu, kenapa kamu tidak memanggilku saat pertama kali kamu terkena panah. maka (orang Anshor) berkata: saya sedang membaca sebuah surat Al Qur'an, dan saya telah membukanya dalam shalat tersebut dan saya benci jika harus memutusnya, Demi Allah kalau bukan karena saya takut kacaunya perbatasan yang saya di perintahkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam untuk menjaganya, niscaya dia akan memutus nyawaku sebelum saya memutus bacaanku".
Grade
مسند أحمد ١٤٣٥٢: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْمَدِينِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَلِيِّ بْنِ رَبِيعَةَ السُّلَمِيُّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا جَابِرُ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ أَحْيَا أَبَاكَ فَقَالَ لَهُ تَمَنَّ عَلَيَّ فَقَالَ أُرَدُّ إِلَى الدُّنْيَا فَأُقْتَلُ مَرَّةً أُخْرَى فَقَالَ إِنِّي قَضَيْتُ الْحُكْمَ أَنَّهُمْ إِلَيْهَا لَا يُرْجَعُونَ
Musnad Ahmad 14352: Telah menceritakan kepada kami ['Ali Bin Abdullah Al Madani] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin 'Ali bin Rabi'ah As-Sulami] dari [Abdullah bin Muhammad bin 'Aqil] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya kepadaku, Wahai Jabir! apa kamu tidak tahu kalau Allah Azzawajalla menghidupkan ayahmu dan berfirman kepadanya, "Memohonlah kepada-Ku" lantas ayahmu berkata: kembalikanlah diriku ke dunia hingga saya terbunuh (dalam jihad fi sabilillah) sekali lagi, maka (Allah Azzawajalla) berfirman, "Aku telah memutuskan sebuah hukum bahwa mereka (para manusia yang telah meninggal) tidak akan kembali lagi ke dunia".
Grade
مسند أحمد ١٤٣٥٦: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَحُمَيْدٌ عَنِ الْحَسَنِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يُتَعَاطَى السَّيْفُ مَسْلُولًا
Musnad Ahmad 14356: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] Telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan Humaid dari [Hasan] sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang saling menukar pedang dalam keadaan terhunus.
Grade
مسند أحمد ١٤٤٠١: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ حَدَّثَنَا أَبُو بِشْرٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ قَيْسٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَاتَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُحَارِبَ خَصَفَةَ بِنَخْلٍ فَرَأَوْا مِنْ الْمُسْلِمِينَ غِرَّةً فَجَاءَ رَجُلٌ مِنْهُمْ يُقَالُ لَهُ غَوْرَثُ بْنُ الْحَارِثِ حَتَّى قَامَ عَلَى رَأْسِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالسَّيْفِ فَقَالَ مَنْ يَمْنَعُكَ مِنِّي قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فَسَقَطَ السَّيْفُ مِنْ يَدِهِ فَأَخَذَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَنْ يَمْنَعُكَ مِنِّي قَالَ كُنْ كَخَيْرِ آخِذٍ قَالَ أَتَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ قَالَ لَا وَلَكِنِّي أُعَاهِدُكَ أَنْ لَا أُقَاتِلَكَ وَلَا أَكُونَ مَعَ قَوْمٍ يُقَاتِلُونَكَ فَخَلَّى سَبِيلَهُ قَالَ فَذَهَبَ إِلَى أَصْحَابِهِ قَالَ قَدْ جِئْتُكُمْ مِنْ عِنْدِ خَيْرِ النَّاسِ فَلَمَّا كَانَ الظُّهْرُ أَوْ الْعَصْرُ صَلَّى بِهِمْ صَلَاةَ الْخَوْفِ فَكَانَ النَّاسُ طَائِفَتَيْنِ طَائِفَةً بِإِزَاءِ عَدُوِّهِمْ وَطَائِفَةً صَلَّوْا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَلَّى بِالطَّائِفَةِ الَّذِينَ كَانُوا مَعَهُ رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ انْصَرَفُوا فَكَانُوا مَكَانَ أُولَئِكَ الَّذِينَ كَانُوا بِإِزَاءِ عَدُوِّهِمْ وَجَاءَ أُولَئِكَ فَصَلَّى بِهِمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ فَكَانَ لِلْقَوْمِ رَكْعَتَانِ رَكْعَتَانِ وَلِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَرْبَعُ رَكَعَاتٍ
Musnad Ahmad 14401: Telah bercerita kepada kami ['Affan] telah bercerita kepada kami [Abu 'Awanah] telah bercerita kepada kami [Abu Bisyr] dari [Sulaiman bin Qois] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerangi gerombolan Khosofah di kebun kurma, lalu mereka melihat sebagian kaum muslimin dalam keadaan lalai. Lalu datanglah seorang laki-laki dari mereka yang bernama Ghaurats Bin Al Harits hingga bisa sampai di kepala Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan membawa pedang dan berkata: "Siapa yang akan yang akan menolongmu dariku?". Beliau menjawab, "Allah Azzawajalla ". Tiba-tiba terjatuhlah pedang di tangannya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengambilnya dan bertanya, "Siapa yang akan menolongmu dariku?". Dia berkata: "Jadilah seorang pengambil yang baik!" (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bertanya, apakah kau mau bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah. Dia menjawab 'Tidak, tapi saya berjanji kepadamu, saya tidak memerangimu dan tidak akan bergabung dengan kaum yang memerangimu dan mempermudah jalannya." Lalu dia kembali kepada para sahabatnya dan berkata: "Saya telah datang dari orang yang paling baik". Tatkala waktu zhuhur atau ashar (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) shalat bersama mereka shalat khauf. Orang-orang dibagi menjadi dua kelompok, satu kelompok menghadapi musuh mereka, satu kelompok lainnya shalat bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Beliau shalat bersama kelompok yang pertama dua rekaat, lalu mereka mundur dan kelompok yang menghadapi musuh tadi datang ke tempat mereka dan bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat dua rakaat. Maka orang-orang melaksanakannya dua rakaat dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melakukannya empat rakaat.
Grade
مسند أحمد ١٤٤٠٤: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ حَدَّثَنَا الْحَجَّاجُ حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ قَالَ سُئِلَ جَابِرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ كَيْفَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصْنَعُ بِالْخُمُسِ قَالَ كَانَ يَحْمِلُ الرَّجُلَ مِنْهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ثُمَّ الرَّجُلَ ثُمَّ الرَّجُلَ
Musnad Ahmad 14404: Telah bercerita kepada kami ['Affan] telah bercerita kepada kami [Abdul Wahid] telah bercerita kepada kami [Al Hajjaj] telah bercerita kepada kami [Abu Az Zubair] berkata: [Jabir bin Abdullah] pernah ditanya, apa yang dilakukan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan seperlima harta rampasan perang? dia berkata: Beliau menggunakan sebagiannya untuk memandu seseorang di jalan Allah, kemudian seorang kemudian seorang.
Grade
مسند أحمد ١٤٤١٩: حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ الرَّبِيعِ حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَارَكٍ عَنْ عُتْبَةَ بْنِ أَبِي حَكِيمٍ عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ أَبِي الْمُصَبِّحِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ اغْبَرَّتْ قَدَمَاهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَهُمَا حَرَامٌ عَلَى النَّارِ
Musnad Ahmad 14419: Telah bercerita kepada kami [Hasan Bin Ar-Robi'] telah bercerita kepada kami [Ibnu Mubarok] dari ['Utbah bin Abu Hakim] dari [Hushoin] dari [Abu Al Mushobbih] dari [Jabir bin Abdullah] berkata: saya telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa kedua telapak kakinya berdebu dalam (jihad) di jalan Allah, keduanya haram bagi neraka".
Grade
مسند أحمد ١٤٤٢٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سَابِقٍ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ امْرَأَةً مِنْ الْيَهُودِ بِالْمَدِينَةِ وَلَدَتْ غُلَامًا مَمْسُوحَةٌ عَيْنُهُ طَالِعَةٌ نَاتِئَةٌ فَأَشْفَقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَكُونَ الدَّجَّالَ فَوَجَدَهُ تَحْتَ قَطِيفَةٍ يُهَمْهِمُ فَآذَنَتْهُ أُمُّهُ فَقَالَتْ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا أَبُو الْقَاسِمِ قَدْ جَاءَ فَاخْرُجْ إِلَيْهِ فَخَرَجَ مِنْ الْقَطِيفَةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَهَا قَاتَلَهَا اللَّهُ لَوْ تَرَكَتْهُ لَبَيَّنَ ثُمَّ قَالَ يَا ابْنَ صَائِدٍ مَا تَرَى قَالَ أَرَى حَقًّا وَأَرَى بَاطِلًا وَأَرَى عَرْشًا عَلَى الْمَاءِ قَالَ فَلُبِسَ عَلَيْهِ فَقَالَ أَتَشْهَدُ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ فَقَالَ هُوَ أَتَشْهَدُ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ آمَنْتُ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ ثُمَّ خَرَجَ وَتَرَكَهُ ثُمَّ أَتَاهُ مَرَّةً أُخْرَى فَوَجَدَهُ فِي نَخْلٍ لَهُ يُهَمْهِمُ فَآذَنَتْهُ أُمُّهُ فَقَالَتْ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا أَبُو الْقَاسِمِ قَدْ جَاءَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَهَا قَاتَلَهَا اللَّهُ لَوْ تَرَكَتْهُ لَبَيَّنَ قَالَ فَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَطْمَعُ أَنْ يَسْمَعَ مِنْ كَلَامِهِ شَيْئًا فَيَعْلَمُ هُوَ هُوَ أَمْ لَا قَالَ يَا ابْنَ صَائِدٍ مَا تَرَى قَالَ أَرَى حَقًّا وَأَرَى بَاطِلًا وَأَرَى عَرْشًا عَلَى الْمَاءِ قَالَ أَتَشْهَدُ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ قَالَ هُوَ أَتَشْهَدُ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آمَنْتُ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ فَلُبِسَ عَلَيْهِ ثُمَّ خَرَجَ فَتَرَكَهُ ثُمَّ جَاءَ فِي الثَّالِثَةِ أَوْ الرَّابِعَةِ وَمَعَهُ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ فِي نَفَرٍ مِنْ الْمُهَاجِرِينَ وَالْأَنْصَارِ وَأَنَا مَعَهُ قَالَ فَبَادَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَ أَيْدِينَا وَرَجَا أَنْ يَسْمَعَ مِنْ كَلَامِهِ شَيْئًا فَسَبَقَتْهُ أُمُّهُ إِلَيْهِ فَقَالَتْ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا أَبُو الْقَاسِمِ قَدْ جَاءَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَهَا قَاتَلَهَا اللَّهُ لَوْ تَرَكَتْهُ لَبَيَّنَ فَقَالَ يَا ابْنَ صَائِدٍ مَا تَرَى قَالَ أَرَى حَقًّا وَأَرَى بَاطِلًا وَأَرَى عَرْشًا عَلَى الْمَاءِ قَالَ أَتَشْهَدُ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ قَالَ أَتَشْهَدُ أَنْتَ أَنِّي رَسُولُ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آمَنْتُ بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ فَلُبِسَ عَلَيْهِ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا ابْنَ صَائِدٍ إِنَّا قَدْ خَبَّأْنَا لَكَ خَبِيئًا فَمَا هُوَ قَالَ الدُّخُّ الدُّخُّ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اخْسَأْ اخْسَأْ فَقَالَ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ائْذَنْ لِي فَأَقْتُلَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ يَكُنْ هُوَ فَلَسْتَ صَاحِبَهُ إِنَّمَا صَاحِبُهُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَإِنْ لَا يَكُنْ هُوَ فَلَيْسَ لَكَ أَنْ تَقْتُلَ رَجُلًا مِنْ أَهْلِ الْعَهْدِ قَالَ فَلَمْ يَزَلْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُشْفِقًا أَنَّهُ الدَّجَّالُ
Musnad Ahmad 14427: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Sabiq] telah bercerita kepada kami [Ibrahim bin Thahman] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir bin Abdullah], dia berkata: Ada seorang wanita Yahudi di Madinah melahirkan seorang anak laki-laki, matanya tertutup, menjorok keluar dan jelas, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam merasa kasihan jika dia akan menjadi Dajjal, beliau mendapatkannya sedang mengomel di bawah pelana, lalu ibunya berteriak mengumumkan kedatangan nabi dengan berkata: Wahai Abdullah ini adalah Abu Al Qosim telah datang, temuilah dia lalu dia keluar dari pelana. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Mengapa ibunya harus berkata seperti itu, semoga Allah menjadikannya celaka, seandainya (ibunya) membiarkannya, tentu Ibnu Shaid akan menjelaskannya". Lalu (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam) berkata: Wahai anak pemburu, apa yang kau lihat? Dia menjawab, saya melihat kebenaran, saya juga melihat kebatilan dan saya juga melihat kerajaan di atas air. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: Lalu dia ditutupi. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apakah kamu bersaksi bahwa saya Rasulullah?" maka dia mengatakan, apakah kamu bersaksi sesungguhnya saya Rasulullah?. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Saya beriman kepada Allah dan Rasul-Nya", lalu beliau keluar dan meninggalkannya. Pada kesempatan yang lainnya beliau menemuinya lagi, (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) mendapatkannya di pohon kurma sedang ngomel lalu ibunya memanggilnya dan berkata: Wahai Abdullah ini Abu Al Qasim telah datang. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Mengapa ibunya harus bicara seperti itu, semoga Allah mencelakakannya, kalauah dia membiarkannya, niscaya dia akan menjelaskan secara apa adanya". (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam sangat berharap bisa mendengar perkataannya hingga dia bisa mengetahui apakah dia orang yang kemarin atau bukan. (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertanya, "Wahai anak pemburu, apa yang kau lihat?" dia menjawab, saya melihat haq, saya melihat kebatilan dan saya melihat kerajaan di atas air. Beliau bertanya, "Apakah kamu bersaksi bahwa saya adalah Rasulullah?", dia belaik bertanya 'Apakah kamu bersaksi bahwa saya adalah Rasulullah?". Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Saya beriman kepada Allah dan rosul-Nya, lalu ditutupinya dan beliau keluar meninggalkannya, kemudian datang yang ketiga kalinya atau yang ke empat, bersama Abu Bakar dan 'Umar bin Al Khottob dalam rombongan orang Muhajirin dan Anshor, dan saya ikut bersama mereka. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mempercepat di depan kami dan mengharap agar dapat mendengar perkataannya, namun ibunya mendahuluinya dan berkata: Wahai Abdullah ini Abu Al Qosim telah datang. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Mengapa dia berkata seperti itu, semoga Allah mencelakakan (ibunya) seandainya (ibunya) membiarkannya, maka dia akan menjelaskannya secara terus terang". Lalu (Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam) berkata: Wahai anak pemburu, apa yang kau lihat? Dia menjawab, saya melihat kebenaran, saya juga melihat kebatilan dan saya juga melihat kerajaan di atas air. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apakah kamu bersaksi bahwa saya Rasulullah?" Dia malah balik bertanya 'Apakah kamu bersaksi bahwa saya Rasulullah?. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Saya beriman kepada Allah dan Rasul-Nya", lalu dia ditutupi. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepadanya, Wahai anak pemburu, kami menyembunyikan suatu rahasia kepadamu suatu rahasia apakah itu?. Dia menjawab, dukhon-duhon (asap). Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: kepadanya, "Duduk, duduk wahai orang yang hina". Lalu 'Umar bin Al Khottob berkata 'Ijinkanlah saya membunuhnya Wahai Rasulullah" Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika itu adalah ya, maka kamu bukan yang berhak, yang berhak adalah 'isa Bin Maryam shallallahu 'alaihi wa sallam, namun jika bukan dia maka kamu tidak berhak membunuh seorang yang terikat dengan perjanjian. (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tetap merasa kasihan jika dia adalah Dajjal.
Grade
مسند أحمد ١٤٤٥٢: حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ مُوسَى عَنْ جَابِرٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِقَوْمٍ فِي مَجْلِسٍ يَسُلُّونَ سَيْفًا يَتَعَاطَوْنَهُ بَيْنَهُمْ غَيْرَ مَغْمُودٍ فَقَالَ أَلَمْ أَزْجُرْكُمْ عَنْ هَذَا فَإِذَا سَلَّ أَحَدُكُمْ السَّيْفَ فَلْيُغْمِدْهُ ثُمَّ لِيُعْطِهِ أَخَاهُ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ عَمْرٍو حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ جَابِرًا يُحَدِّثُ ذَلِكَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Musnad Ahmad 14452: Telah bercerita kepada kami [Mu'awiyah bin 'Amr] telah bercerita kepada kami [Abu Ishaq] dari [Ibnu Juraij] dari [Sulaiman bin Musa] dari [Jabir] sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melewati suatu kaum yang sedang bermajlis, mereka saling membawa pedang, saling menukarnya tanpa disarungkannya, lalu beliau bersabda: "Tidakkah saya telah melarang hal itu? Jika salah seorang dari kalian membawa pedanga maka berilah sarung, baru diserahkan kepada saudaranya". Telah bercerita kepada kami [Mu'awiyah bin 'Amr] telah bercerita kepada kami [Abu Ishaq] berkata: [Ibnu Juraij] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] sesungguhnya dia mendengar [Jabir] menceritakan hal itu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.
Grade