مسند أحمد ١٣٦٦١: حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَرْبُ خَدْعَةٌ
Musnad Ahmad 13661: Telah bercerita kepada kami [Hajjaj] dari [Ibnu Juraij] telah menghabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Perang adalah tipu daya".
Grade
مسند أحمد ١٣٦٧٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ وَحَجَّاجٌ قَالَا حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ الْمُنْكَدِرِ قَالَ سَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ لَمَّا قُتِلَ أَبِي قَالَ جَعَلْتُ أَكْشِفُ الثَّوْبَ عَنْ وَجْهِهِ قَالَ فَجَعَلَ الْقَوْمُ يَنْهَوْنِي وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَنْهَانِي قَالَ فَجَعَلَتْ عَمَّتِي فَاطِمَةُ بِنْتُ عَمْرٍو تَبْكِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَبْكِينَ أَوْ لَا تَبْكِينَ مَا زَالَتْ الْمَلَائِكَةُ تُظِلُّهُ بِأَجْنِحَتِهِمْ حَتَّى رَفَعْتُمُوهُ قَالَ حَجَّاجٌ فِي حَدِيثِهِ تُظَلِّلُهُ
Musnad Ahmad 13672: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] dan [Hajjaj] berkata: telah bercerita kepada kami [Syu'bah] berkata: saya telah mendengar [Muhammad bin Al Munkadir] berkata: saya telah mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: tatkala ayahku terbunuh (dalam perang) saya menyingkap kain dari wajahnya. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: orang-orang melarangku sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak melarangku. (Jabir bin Abdullah Radliyallahu'anhuma) berkata: lalu bibiku, Fathimah Binti 'Amr menangis, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kamu menangis atau tidak? maka para Malaikat masih selalu menaunginya dengan sayap-sayap mereka hingga kalian mengangkatnya. Hajjaj berkata dalam lafadz haditsnya, TUDHOLLILUHU (menaunginya).
Grade
مسند أحمد ١٣٦٧٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ يَعْنِي ابْنَ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ سَمِعْتُ عَبْدَ رَبِّهِ يُحَدِّثُ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ ابْنِ جَابِرٍ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ فِي قَتْلَى أُحُدٍ لَا تُغَسِّلُوهُمْ فَإِنَّ كُلَّ جُرْحٍ أَوْ كُلَّ دَمٍ يَفُوحُ مِسْكًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْهِمْ
Musnad Ahmad 13674: Telah bercerita kepada kami [Muhammad] yaitu Ibnu Ja'far, telah bercerita kepada kami [Syu'bah] saya telah mendengar [Abdu Rabihi] menceritakan dari [Az Zuhri] dari [Ibnu Jabir] dari [Jabir bin Abdullah] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beliau bersabda tentang kurban Peperangan Uhud, "Janganlah kalian memandikannya, karena setiap luka atau setiap darah akan menyerebak harum pada hari Kiamat." beliau tidak menyolatinya.
Grade
مسند أحمد ١٣٦٨٥: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ حَمَّادِ بْنِ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يُتَعَاطَى السَّيْفُ مَسْلُولًا
Musnad Ahmad 13685: Telah bercerita kepada kami [Waki'] dari [Hammad bin Salamah] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang pedang dibawa dalam keadaan terhunus.
Grade
مسند أحمد ١٣٦٩٢: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَقَدْ خَلَّفْتُمْ بِالْمَدِينَةِ رِجَالًا مَا قَطَعْتُمْ وَادِيًا وَلَا سَلَكْتُمْ طَرِيقًا إِلَّا شَرَكُوكُمْ فِي الْأَجْرِ حَبَسَهُمْ الْمَرَضُ
Musnad Ahmad 13692: Telah bercerita kepada kami [Waki'] telah bercerita kepada kami [Al 'A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sungguh kalian telah meninggalkan orang-orang di Madinah, tidaklah kalian mengarungi suatu lembah dan menempuh sebuah jalan melainkan mereka ikut mendapatkan pahala seperti pahala kalian, mereka adalah orang-orang yang mendapat halangan karena sakit".
Grade
مسند أحمد ١٣٦٩٣: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ ح وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُمِرْتُ أَنْ أُقَاتِلَ النَّاسَ حَتَّى يَقُولُوا لَا إِلَه إِلَّا اللَّهُ فَإِذَا قَالُوهَا عَصَمُوا مِنِّي بِهَا دِمَاءَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ إِلَّا بِحَقِّهَا وَحِسَابُهُمْ عَلَى اللَّهِ ثُمَّ قَرَأَ { فَذَكِّرْ إِنَّمَا أَنْتَ مُذَّكِرٌ لَسْتَ عَلَيْهِمْ بِمُصَيْطِرٍ }
Musnad Ahmad 13693: Telah bercerita kepada kami [Waki'] dari [Sufyan] -lewat jalur periwayatan lain-dan telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman] telah bercerita kepada kami [Sufyan] dari [Abu Az Zubair] dari [Jabir] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Saya diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka berkata: LA ILAHA ILLA ALLOH, jika mereka mengatakannya maka terbebaslah darah dan harta mereka kecuali karena alasan yang hak. Sedangkan hisabnya adalah kepada Allah". kemudian beliau membaca, Maka berilah peringatan, karena kamu hanyalah orang yang memberi peringatan. Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.
Grade
مسند أحمد ١٣٦٩٤: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْجِهَادِ أَفْضَلُ قَالَ مَنْ عُقِرَ جَوَادُهُ وَأُهْرِيقَ دَمُهُ
Musnad Ahmad 13694: Telah bercerita kepada kami [Waki'] telah bercerita kepada kami [Al 'A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir] berkata: (para sahabat Radliyallahu'anhum) bertanya, wahai Rosulullah! jihad apa yang paling utama? (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) menjawab, "Orang yang berperang, kudanya disembelih dan darahnya mengalir (gugur) ".
Grade
مسند أحمد ١٣٦٩٥: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ أَيْمَنَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ مَكَثَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ وَهُمْ يَحْفِرُونَ الْخَنْدَقَ ثَلَاثًا لَمْ يَذُوقُوا طَعَامًا فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ هَاهُنَا كُدْيَةً مِنْ الْجَبَلِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رُشُّوهَا بِالْمَاءِ فَرَشُّوهَا ثُمَّ جَاءَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخَذَ الْمِعْوَلَ أَوْ الْمِسْحَاةَ ثُمَّ قَالَ بِسْمِ اللَّهِ فَضَرَبَ ثَلَاثًا فَصَارَتْ كَثِيبًا يُهَالُ قَالَ جَابِرٌ فَحَانَتْ مِنِّي الْتِفَاتَةٌ فَإِذَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ شَدَّ عَلَى بَطْنِهِ حَجَرًا
Musnad Ahmad 13695: Telah bercerita kepada kami [Waki'] telah bercerita kepada kami [Abdul Wahid Bin 'Aiman] dari [bapaknya] dari [Jabir] berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya tinggal saat menggali Khondak selama tiga hari, mereka tidak menyentuh makanan sehingga mereka berkata: Wahai Rosulullah, ini ada potongan batu besar. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Basahilah dengan air!" lalu mereka membasahinya kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam datang dan mengambil kampak dan garpu kemudian membaca BISMILLAH (dengan nama Allah) lalu memukulnya tiga kali, maka (batu tersebut) hancur berkeping. Jabir berkata: lalu datanglah padaku kelaparan dan ternyata Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menganjal perutnya dengan batu.
Grade
مسند أحمد ١٣٧٠٤: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ أَيْمَنَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَابِرٍ قَالَ لَمَّا حَفَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَصْحَابُهُ الْخَنْدَقَ أَصَابَهُمْ جَهْدٌ شَدِيدٌ حَتَّى رَبَطَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى بَطْنِهِ حَجَرًا مِنْ الْجُوعِ
Musnad Ahmad 13704: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahid Bin 'Aiman] dari [bapaknya] dari [Jabir] berkata: tatkala Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabatnya menggali Khondak, mereka tertimpa kesusahan yang sangat sampai Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengikat batu pada perutnya karena lapar.
Grade
مسند أحمد ١٣٧١٦: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْجِهَادِ أَفْضَلُ قَالَ مَنْ عُقِرَ جَوَادُهُ وَأُهْرِيقَ دَمُهُ قَالَ وَسُئِلَ أَيُّ الصَّلَاةِ أَفْضَلُ قَالَ طُولُ الْقُنُوتِ
Musnad Ahmad 13716: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] telah menceritakan kepada kami [Al 'A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir] berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ditanya dengan jihad apa yang lebih utama? Maka beliau menjawab, "Orang yang berperang hingga kudanya terbantai dan darahnya mengucur (gugur) ". (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata: dan ditanya tentang sholat apa yang paling utama. Beliau menjawab, "Sholat yang berdirinya lama".
Grade