مسند أحمد ١٣٣٠٠: حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ عَاصِمِ بْنِ سُلَيْمَانَ عَنْ حَفْصَةَ ابْنَةِ سِيرِينَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الطَّاعُونُ شَهَادَةٌ لِكُلِّ مُسْلِمٍ
Musnad Ahmad 13300: Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Abdullah] dari ['Ashim bin Sulaiman] dari [Hafsah Binti Sirin] dari [Anas bin Malik] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Penyakit tha'un (lepra) adalah bukti kesyahidan bagi setiap muslim".
Grade
مسند أحمد ١٣٣٠٦: حَدَّثَنَا يَعْمَرُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ زَيْدٍ الْعَمِّيِّ عَنْ أَبِي إِيَاسٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِكُلِّ نَبِيٍّ رَهْبَانِيَّةٌ وَرَهْبَانِيَّةُ هَذِهِ الْأُمَّةِ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Musnad Ahmad 13306: Telah menceritakan kepada kami [Ya'mar] telah menceritakan kepada kami [Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Zaid Al 'Ami] dari [Abu Iyas] dari [Anas bin Malik] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Setiap nabi memiliki Ruhbaniyyah (puncak ibadah) dan puncak ibadah ummat ini adalah jihad fi sabilillah AZZAWAJALLA (berperang di jalan Allah AZZAWAJALLA) ".
Grade
مسند أحمد ١٣٣٥١: حَدَّثَنَا عَفَّانٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ جَاءَ أُنَاسٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا ابْعَثْ مَعَنَا رِجَالًا يُعَلِّمُونَا الْقُرْآنَ وَالسُّنَّةَ فَبَعَثَ إِلَيْهِمْ سَبْعِينَ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ يُقَالُ لَهُمْ الْقُرَّاءُ فِيهِمْ خَالِي حَرَامٌ يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ وَيَتَدَارَسُونَهُ بِاللَّيْلِ وَكَانُوا بِالنَّهَارِ يَجِيئُونَ بِالْمَاءِ فَيَضَعُونَهُ فِي الْمَسْجِدِ وَيَحْتَطِبُونَ فَيَبِيعُونَهُ وَيَشْتَرُونَ بِهِ الطَّعَامَ لِأَهْلِ الصُّفَّةِ وَالْفُقَرَاءِ فَبَعَثَهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَتَفَرَّقُوا لَهُمْ فَقَتَلُوهُمْ قَبْلَ أَنْ يَبْلُغُوا الْمَكَانَ فَقَالُوا اللَّهُمَّ أَبْلِغْ عَنَّا نَبِيَّنَا أَنَّا قَدْ لَقِينَاكَ فَرَضِينَا عَنْكَ وَرَضِيتَ عَنَّا قَالَ فَأَتَى رَجُلٌ حَرَامًا خَالَ أَنَسٍ مِنْ خَلْفِهِ فَطَعَنَهُ بِرُمْحِهِ حَتَّى أَنْفَذَهُ فَقَالَ فُزْتُ وَرَبِّ الْكَعْبَةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَابِهِ إِنَّ إِخْوَانَكُمْ الَّذِينَ قُتِلُوا قَالُوا لِرَبِّهِمْ بَلِّغْ عَنَّا نَبِيَّنَا أَنَّا قَدْ لَقِينَاكَ فَرَضِينَا عَنْكَ وَرَضِيتَ عَنَّا
Musnad Ahmad 13351: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Anas] berkata: telah datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam beberapa orang lalu berkata: "Utuslah bersama kami beberapa orang untuk mengajari kami Al qur'an dan sunnah". Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengirimkan tujuh puluh orang Anshar, yang mereka dijuluki dengan Al qurra'. Di antara mereka ada pamanku, Haram. Mereka membaca Al qur'an dan mempelajarinya pada malam hari. Pada siang hari mereka membawa air ke masjid, mencari kayu bakar lalu menjualnya dan menukarnya dengan makanan untuk kalangan ahlu suffah dan para fuqara'. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengutus mereka tapi dicerai berai lalu dibunuh sebelum sampai di tempat tujuan. Mereka berkata: "Ya Allah, sampaikanlah tentang kami kepada Nabi kami, sesungguhnya kami telah bertemu dengan-Mu lalu kami ridla kepada-Mu dan Engkau ridla terhadap kami". (Anas bin Malik radiyallahu'anhu) berkata: lalu ada seseorang yang mendatangi Haram, paman Anas dari belakangnya lalu menusuknya dengan tombaknya sampai menembusnya. Lalu dia berkata: "Saya telah menang demi Rabb ka'bah". Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda kepada para sahabatnya, "saudara-saudara kalian yang terbunuh berkata kepada Rabb mereka 'sampaikanlah kepada Nabi kami, sesungguhnya kami telah bertemu dengan-Mu, kami ridla kepada-Mu dan Engkau ridla terhadap kami'."
Grade
مسند أحمد ١٣٣٥٤: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِكُلِّ غَادِرٍ لِوَاءٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يُعْرَفُ بِهِ
Musnad Ahmad 13354: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Tsabit] dari [Anas] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Setiap penghianat memiliki bendera pada hari kiamat yang menjadi tanda pengenal baginya".
Grade
مسند أحمد ١٣٣٥٩: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ ثَابِتٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ إِنِّي لَرَدِيفُ أَبِي طَلْحَةَ قَالَ وَأَبُو طَلْحَةَ إِلَى جَنْبِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَإِنِّي لَأَرَى قَدَمِي لَتَمَسُّ قَدَمَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَأَمْهَلَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى خَرَجَ أَهْلُ الزَّرْعِ إِلَى زُرُوعِهِمْ وَأَهْلُ الْمَوَاشِي إِلَى مَوَاشِيهِمْ قَالَ كَبَّرَ ثُمَّ أَغَارَ عَلَيْهِمْ ثُمَّ قَالَ إِنَّا إِذَا نَزَلْنَا بِسَاحَةِ قَوْمٍ فَسَاءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِينَ
Musnad Ahmad 13359: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Al Mughiroh] dari [Tsabit] dari [Anas bin Malik] berkata: Pernah saya membonceng Abu Thalhah. Dan Abu Thalhah disamping Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Saya melihat kaki saya menyentuh kaki Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memperlambat sampai para petani (dari penduduk Khaibar) berangkat menuju ladang-ladang mereka, dan para peternak keluar menuju tempat gembala mereka. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bertakbir kemudian menyerang mereka kemudian bersabda: "Sesungguhnya jika kami telah singgah di halaman sebuah kaum, Maka amat buruklah pagi hari yang dialami oleh orang-orang yang diperingatkan itu".
Grade
مسند أحمد ١٣٣٦٢: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ سَمِعْتُ ثَابِتًا يُحَدِّثُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَشْجَعَ النَّاسِ وَأَحْسَنَ النَّاسِ وَأَجْوَدَ النَّاسِ قَالَ فُزِّعَ أَهْلُ الْمَدِينَةِ لَيْلَةً قَالَ فَانْطَلَقَ النَّاسُ قِبَلَ الصَّوْتِ فَتَلَقَّاهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَدْ سَبَقَهُمْ وَهُوَ يَقُولُ لَمْ تُرَاعُوا قَالَ وَهُوَ عَلَى فَرَسٍ لِأَبِي طَلْحَةَ عُرْيٍ فِي عُنُقِهِ السَّيْفُ فَجَعَلَ يَقُولُ لِلنَّاسِ لَمْ تُرَاعُوا قَالَ وَقَالَ إِنَّا وَجَدْنَاهُ بَحْرًا أَوْ إِنَّهُ لَبَحْرٌ يَعْنِي الْفَرَسَ
Musnad Ahmad 13362: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Zaid] berkata: saya telah mendengar [Tsabit] menceritakan dari [Anas bin Malik] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah orang yang paling pemberani, paling baik dan paling dermawan. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: Suatu malam penduduk Madinah dikagetkan huru-hara. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: orang-orang mencari ke arah suara, dan didapatinya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam telah sampai di sana dan berpesan, "Janganlah kalian khawatir!" (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: beliau mengendarai kuda Abu Thalhah yang telah terpasang di lehernya pedang dan beliau mengatakan lagi "Jangan takut". (Anas bin Malik Radliyallahu'ahu) berkata: Dan Nabi berkomentar "Sungguh kudapati kuda ini betul-betul sangat cepat larinya" atau dengan redaksi "Sungguh kuda itu benar-benar kencang".
Grade
مسند أحمد ١٣٣٦٨: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ حَارِثَةَ ابْنَ الرُّبَيِّعِ جَاءَ يَوْمَ بَدْرٍ نَظَّارًا وَكَانَ غُلَامًا فَجَاءَ سَهْمٌ غَرْبٌ فَوَقَعَ فِي ثُغْرَةِ نَحْرِهِ فَقَتَلَهُ فَجَاءَتْ أُمُّهُ الرُّبَيِّعُ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ عَلِمْتَ مَكَانَ حَارِثَةَ مِنِّي فَإِنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ فَسَأَصْبِرُ وَإِلَّا فَسَيَرَى اللَّهُ مَا أَصْنَعُ قَالَ فَقَالَ يَا أُمَّ حَارِثَةَ إِنَّهَا لَيْسَتْ بِجَنَّةٍ وَاحِدَةٍ وَلَكِنَّهَا جِنَانٌ كَثِيرَةٌ وَإِنَّهُ فِي الْفِرْدَوْسِ الْأَعْلَى
Musnad Ahmad 13368: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] yaitu Ibnu Salamah berkata: telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Anas], Haritsah bin ar-Rubai' mengikuti Perang Badar sebagai pengintai, dia saat itu masih muda belia. Lalu datanglah anak panah nyasar dan mengenai pangkal lehenya, yang menyebabkan dia terbunuh. Maka datanglah ibunya dan berkata: Wahai Rasulullah, anda telah mengetahui kedudukan Haritsah di sisiku. Jika dia masuk surga maka saya akan bersabar, jika tidak, Allah akan melihat apa yang saya lakukan. (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: lalu (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Wahai Umu Haritsah, di sana tidak hanya ada satu surga, tapi ada banyak surga dan sesungguhnya dia berada di surga Firdaus yang paling tinggi".
Grade
مسند أحمد ١٣٣٩٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ قَتَادَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ فَزَعٌ بِالْمَدِينَةِ فَاسْتَعَارَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَسًا لِأَبِي طَلْحَةَ يُقَالُ لَهُ مَنْدُوبٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا رَأَيْنَا مِنْ فَزَعٍ وَإِنْ وَجَدْنَاهُ لَبَحْرًا
Musnad Ahmad 13397: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dan [Hajjaj] berkata: telah menceritakan kepadaku [Syu'bah] berkata: saya telah mendengar [Qatadah] menceritakan dari [Anas bin Malik] berkata: telah terjadi huru hara di Madinah. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam meminjam kuda Abu Thalhah yang bernama mandub. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Kami tidak melihat sesuatu yang sangat menakutkan, dan kudapatkan kuda ini benar-benar sangat kencang".
Grade
مسند أحمد ١٣٤٠٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ قَتَادَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَنَسٍ قَالَ جَمَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأَنْصَارَ فَقَالَ أَفِيكُمْ أَحَدٌ مِنْ غَيْرِكُمْ فَقَالُوا لَا إِلَّا ابْنُ أُخْتٍ لَنَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ابْنُ أُخْتِ الْقَوْمِ مِنْهُمْ قَالَ حَجَّاجٌ مِنْ أَنْفُسِهِمْ فَقَالَ إِنَّ قُرَيْشًا حَدِيثُ عَهْدٍ بِجَاهِلِيَّةٍ وَمُصِيبَةٍ وَإِنِّي أَرَدْتُ أَنْ أُجِيزَهُمْ وَأَتَأَلَّفَهُمْ أَمَا تَرْضَوْنَ أَنْ يَرْجِعَ النَّاسُ بِالدُّنْيَا وَتَرْجِعُونَ بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى بُيُوتِكُمْ لَوْ سَلَكَ النَّاسُ وَادِيًا وَسَلَكَتْ الْأَنْصَارُ شِعْبًا لَسَلَكْتُ شِعْبَ الْأَنْصَارِ
Musnad Ahmad 13404: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dan [Hajjaj] berkata: telah bercerita kepadaku [Syu'bah] berkata: saya telah mendengar [Qatadah] menceritakan dari [Anas] berkata: Rasulullah mengumpulkan orang-orang Anshar dan bertanya, "Apakah di antara kalian ada yang bukan Anshar". Mereka menjawab, tidak, kecuali anak saudara perempuan dari kami. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Anak saudara perempuan dari kaum adalah termasuk (kaum) ". Hajjaj berkata: atau bagian dari diri mereka. Lalu (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: " Quraish baru saja mengadakan perjanjian setelah Jahiliyah dan telah kita kalahkan. Aku hendak mencukupkan kebutuhan mereka dan menjinakkan mereka. Tidaklah kamu rela, manusia pulang membawa dunia, dan kalian pulang dengan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ke rumah-rumah kalian. Seandainya manusia mengarungi jalan di suatu bukit dan orang Anshar mengarungi jalan lain maka saya akan mengarungi jalan yang diambil Anshar".
Grade
مسند أحمد ١٣٤٠٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ وَحَجَّاجٌ قَالَ حَدَّثَنِي شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ قَتَادَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ لَمَّا أَرَادَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ يَكْتُبَ إِلَى الرُّومِ كِتَابًا قَالُوا إِنَّهُمْ لَا يَقْرَءُونَ كِتَابًا إِلَّا مَخْتُومًا قَالَ فَاتَّخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَاتَمًا مِنْ فِضَّةٍ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى بَيَاضِهِ فِي يَدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَقْشُهُ مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِ
Musnad Ahmad 13407: Telah bercerita kepada kami [Muhammad bin Ja'far] telah bercerita kepada kami [Syu'bah] dan [Hajjaj] berkata: telah bercerita kepadaku [Syu'bah] berkata: saya telah mendengar [Qatadah] menceritakan dari [Anas bin Malik] berkata: tatkala Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam hendak menulis surat ke Romawi. Mereka (para sahabat berkata: mereka tidak akan membaca surat kecuali jika ada stempelnya. Anas berkata: lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membuat stempel dari perak, sampai saya bisa melihat kilau putihnya di tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan ukirannya bertuliskan MUHAMMAD RASULULLOH
Grade