مسند أحمد ٢٣٢٠٧: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إِلَى اللَّهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ
Musnad Ahmad 23207: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu juraij] dari [Ibnu Abi Mulaikah] dari [Aisyah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alihi wa salam bersabda: "Orang yang paling dimurkai Allah adalah orang yang pembangkang lagi pemarah."
Grade
مسند أحمد ٢٣٢١٠: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا أَبُو الْعُمَيْسِ عَنِ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قُبِضَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَسْتَخْلِفْ أَحَدًا وَلَوْ كَانَ مُسْتَخْلِفًا أَحَدًا لَاسْتَخْلَفَ أَبَا بَكْرٍ أَوْ عُمَرَ
Musnad Ahmad 23210: Telah menceritakan kepada kami [Waki'] Telah menceritakan kepada kami [Abu Umais] dari [Ibnu Abi Mulaikah] dari [Aisyah] berkata: "Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah wafat dan beliau tidak mewakilkan (kepemimpinannya) kepada seorangpun. Kalaulah beliau mewakilkan kepada seseorang pasti akan beliau wakilkan kepada Abu Bakar atau Umar."
Grade
مسند أحمد ٢٣٢٣٦: حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ رَبِيعَةَ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّمَا امْرَأَةٍ نَكَحَتْ بِغَيْرِ إِذْنِ وَلِيِّهَا فَنِكَاحُهَا بَاطِلٌ فَإِنْ أَصَابَهَا فَلَهَا مَهْرُهَا بِمَا أَصَابَ مِنْ فَرْجِهَا وَإِنْ اشْتَجَرُوا فَالسُّلْطَانُ وَلِيُّ مَنْ لَا وَلِيَّ لَهُ
Musnad Ahmad 23236: Telah menceritakan kepada kami [Hassan] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Luhai'ah] Telah menceritakan kepada kami [Ja'far bin Rabi'ah] dari [Ibnu Syihab] dari [Urwah bin Az-Zubair] dari [Aisyah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Setiap wanita yang menikah tanpa izin walinya maka nikahnya adalah batil, bila (suaminya) Telah menggaulinya maka ia berhak untuk mendapatkan maharnya karena ia telah menggauli lewat kemaluannya. Dan, jika mereka saling berselisih, maka pemerintahlah yang menjadi wali bagi siapa yang tidak mempunyai wali."
Grade
مسند أحمد ٢٣٢٤٣: حَدَّثَنَا حَسَنٌ وَيَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالَا حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ أَبِي عِمْرَانَ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ أَتَدْرُونَ مَنْ السَّابِقُونَ إِلَى ظِلِّ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ الَّذِينَ إِذَا أُعْطُوا الْحَقَّ قَبِلُوهُ وَإِذَا سُئِلُوهُ بَذَلُوهُ وَحَكَمُوا لِلنَّاسِ كَحُكْمِهِمْ لِأَنْفُسِهِمْ
Musnad Ahmad 23243: Telah menceritakan kepada kami [Hassan] dan [Yahya bin Ishaq] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Khalid bin Abi Imran] dari [Al-Qasim bin Muhammad] dari [Aisyah] dari Rosululloh shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Apakah kalian tahu siapakah orang orang yang terlebih dahulu berada dalam naungan Allah AzzaWaJalla pada hari kiamat?" Para sahabat berkata: "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu." Rasulullah bersabda: "Yaitu orang-orang yang jika diberi kebenaran mereka menerimanya dan jika diminta kebenaran mereka mengerahkannya dan mereka menghukumi manusia sebagaimana mereka menghukumi diri mereka."
Grade
مسند أحمد ٢٣٢٥٨: حَدَّثَنَا أَسْوَدُ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذِهِ الدُّنْيَا خَضِرَةٌ حُلْوَةٌ فَمَنْ آتَيْنَاهُ مِنْهَا شَيْئًا بِطِيبِ نَفْسٍ مِنَّا وَطِيبِ طُعْمَةٍ وَلَا إِشْرَاهٍ بُورِكَ لَهُ فِيهِ وَمَنْ آتَيْنَاهُ مِنْهَا شَيْئًا بِغَيْرِ طِيبِ نَفْسٍ مِنَّا وَغَيْرِ طِيبِ طُعْمَةٍ وَإِشْرَاهٍ مِنْهُ لَمْ يُبَارَكْ لَهُ فِيهِ
Musnad Ahmad 23258: Telah menceritakan kepada kami [Aswad] Telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Hisyam bin Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Dunia ini bagaikan buah-buahan yang segar dan manis, barangsiapa yang saya beri dengan kerelaan kami dan ia menerimanya dengan lapang dada tanpa dibarengi kerakusan, maka ia akan mendapatkan barokah di dalamnya. Sebaliknya barangsiapa yang mengambilnya dengan tanpa kerelaan kami dan tidak dengan lapang dada serta disertai kerakusan terhadapnya, maka ia tidak akan mendapatkan barokahnya."
Grade
مسند أحمد ٢٣٢٦٢: حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ وَيَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ خَالِدِ بْنِ أَبِي عِمْرَانَ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَدْرُونَ مَنْ السَّابِقُونَ إِلَى ظِلِّ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ قَالُوا اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَرَسُولُهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْلَمُ قَالَ الَّذِينَ إِذَا أُعْطُوا الْحَقَّ قَبِلُوهُ وَإِذَا سُئِلُوهُ بَذَلُوهُ وَحَكَمُوا لِلنَّاسِ حُكْمَهُمْ لِأَنْفُسِهِمْ
Musnad Ahmad 23262: Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Isa] berkata: Telah menceritakan kepadaku [Ibnu Lahi'ah] dan [Yahya bin Ishaq] berkata: Telah mengkabarkan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Khalid bin Abi Imran] dari [Al-Qasim bin Muhammad] dari [Aisyah] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihiwasalam bersabda: "Apakah kalian tahu siapakah orang orang yang terlebih dahulu berada dalam naungan Allah AzzaWaJalla pada hari kiamat?" Para sahabat berkata: "Allah dan Rasul-Nya lebih tahu." Rasulullah bersabda: "Yaitu orang-orang yang jika diberi kebenaran mereka menerimanya dan jika dimintai untuk kebenaran mereka berkorban karenanya dan mereka menghukumi manusia sebagaimana mereka menghukumi diri mereka."
Grade
مسند أحمد ٢٣٢٦٩: حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ أَبِي الرِّجَالِ قَالَ أَبِي يَذْكُرُهُ عَنْ أُمِّهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ دَخَلَتْ امْرَأَةٌ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ أَيْ بِأَبِي وَأُمِّي إِنِّي ابْتَعْتُ أَنَا وَابْنِي مِنْ فُلَانٍ ثَمَرَ مَالِهِ فَأَحْصَيْنَاهُ وَحَشَدْنَاهُ لَا وَالَّذِي أَكْرَمَكَ بِمَا أَكْرَمَكَ بِهِ مَا أَصَبْنَا مِنْهُ شَيْئًا إِلَّا شَيْئًا نَأْكُلُهُ فِي بُطُونِنَا أَوْ نُطْعِمُهُ مِسْكِينًا رَجَاءَ الْبَرَكَةِ فَنَقَصْنَا عَلَيْهِ فَجِئْنَا نَسْتَوْضِعُهُ مَا نَقَصْنَاهُ فَحَلَفَ بِاللَّهِ لَا يَضَعُ لَنَا شَيْئًا قَالَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَأَلَّى لَا أَصْنَعُ خَيْرًا ثَلَاثَ مِرَارٍ قَالَ فَبَلَغَ ذَلِكَ صَاحِبَ التَّمْرِ فَجَاءَهُ فَقَالَ أَيْ بِأَبِي وَأُمِّي إِنْ شِئْتَ وَضَعْتُ مَا نَقَصُوا وَإِنْ شِئْتَ مِنْ رَأْسِ الْمَالِ مَا شِئْتَ فَوَضَعَ مَا نَقَصُوا قَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ الْحَكَمِ
Musnad Ahmad 23269: Telah menceritakan kepada kami [Al-Hakam bin Musa] Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Abi Ar-Rijal] berkata: [Ayahku] menceritakannya dari [Ibunya] dari [Aisyah] berkata: Ada seorang wanita yang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan berkata: Wahai Rasulullah, demi Allah yang saya korbankan ayah dan ibuku pada-Nya, sesungguhnya saya dan anakku membeli hasil kebun Fulan. Lalu saya menghitungnya dan mengumpulkannya. Demi Dzat yang memuliakan engkau dengan kemuliaan yang layak bagi engkau. Sedikit pun kami tidak memakan darinya kecuali sedikit yang kami makan di perut kami dan yang kami berikan kepada orang miskin dengan harapan mendapatkan barokah. Maka kami telah mengurangi atas barangnya, lalu kami datang kepadanya untuk memohon pembatalan atas apa yang kami kurangi. Namun, ia bersumpah untuk tidak membatalkan sedikitpun untuk kami. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. bersabda: "Ia telah bersumpah untuk tidak berbuat baik (tiga kali)." Maka hal tersebut sampai kepada pemilik kurma hingga ia datang kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. dan berkata: "Demi Allah, saya korbankan ayah dan ibuku, jika kamu berkehendak saya akan membatalkan apa yang telah mereka kurangi. Dan, jika kamu berkehendak saya akan menyuruh mereka mengembalikan modal sekehendakmu. Maka akhirnya ia membatalkan apa yang mereka kurangi." Abu Abdur Rahman berkata: "Saya mendengarnya dari Al-Hakam."
Grade
مسند أحمد ٢٣٢٧٨: حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُسْلِمٌ يَعْنِي ابْنَ خَالِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ قَالَ أَخْبَرَنِي الْقَاسِمُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ وَلَّاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ أَمْرِ الْمُسْلِمِينَ شَيْئًا فَأَرَادَ بِهِ خَيْرًا جَعَلَ لَهُ وَزِيرَ صِدْقٍ فَإِنْ نَسِيَ ذَكَّرَهُ وَإِنْ ذَكَرَ أَعَانَهُ
Musnad Ahmad 23278: Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Muslim, yaitu Ibnu Khalid] dari [Abdurrahman bin Abi Bakar] berkata: Telah mengabarkan kepadaku [Al-Qasim bin Muhammad] dari [Aisyah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang Allah AzzaWaJalla walikan kepadanya dari urusan kaum muslimin, lalu Allah menginginkan kebaikan kepadanya, maka Allah akan menjadikan seorang menteri yang jujur untuknya. jika ia lupa, maka para menteri tersebut mengingatkannya dan jika ia ingat, menteri tersebut menolongnya."
Grade
مسند أحمد ٢٣٣١٦: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا سَعِيدٌ يَعْنِي ابْنَ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ حُمِّلَ مِنْ أُمَّتِي دَيْنًا ثُمَّ جَهِدَ فِي قَضَائِهِ فَمَاتَ وَلَمْ يَقْضِهِ فَأَنَا وَلِيُّهُ
Musnad Ahmad 23316: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yazid] telah menceritakan kepada kami [Sa'id, yaitu Ibnu Abi Ayyub] berkata: Telah menceritakan kepadaku [Uqail] dari [Ibnu Syihab] dari [Abu Salamah] dari [Aisyah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang mempunyai hutang dari umatku, kemudian dia berusaha dengan sungguh-sungguh untuk membayarnya, lalu dia mati dan belum (membayarnya), maka aku (Rasulullah) adalah yang mengurusnya."
Grade
مسند أحمد ٢٣٣٢٤: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ الْعَلَاءِ الشَّنِّيُّ مَنْ عَبْدِ الْقَيْسِ قَالَ حَدَّثَنِي صَالِحُ بْنُ سَرْجٍ حَدَّثَنِي عِمْرَانُ بْنُ حِطَّانَ قَالَ دَخَلْتُ عَلَى عَائِشَةَ فَذَاكَرْتُهَا حَتَّى ذَكَرْنَا الْقَاضِيَ فَقَالَتْ عَائِشَةُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَيَأْتِيَنَّ عَلَى الْقَاضِي الْعَدْلِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَاعَةٌ يَتَمَنَّى أَنَّهُ لَمْ يَقْضِ بَيْنَ اثْنَيْنِ فِي تَمْرَةٍ قَطُّ
Musnad Ahmad 23324: Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Daud] telah menceritakan kepada kami [Amru bin Al-Alaa' Asy-Syanni dari Abdil Qais] berkata: Telah menceritakan kepadaku [Shalih bin Saraj] telah menceritakan kepadaku [Imran bin Hitthan] berkata: "Saya menemui [Aisyah] dan saya mengulang belajar padanya hingga saya menyebut mengenai seorang hakim." Lalu Aisyah berkata: Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. bersabda: "Sungguh akan datang kepada seorang hakim yang adil pada hari kiamat, saat yang mana dia berharap tidak pernah menghkumi antara dua orang sama sekali meskipun dalam (masalah) satu buah kurma."
Grade