Hadits Marfu'

Musnad Ahmad #13298

مسند أحمد ١٣٢٩٨: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا الْمُفَضَّلُ بْنُ فَضَالَةَ قَالَ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ أَنَّهُ حَدَّثَهُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا ارْتَحَلَ قَبْلَ أَنْ تَزِيغَ الشَّمْسُ أَخَّرَ الظُّهْرَ إِلَى وَقْتِ الْعَصْرِ ثُمَّ يَنْزِلُ فَيَجْمَعُ بَيْنَهُمَا وَإِذَا زَاغَتْ الشَّمْسُ قَبْلَ أَنْ يَرْتَحِلَ صَلَّى الظُّهْرَ ثُمَّ رَكِبَ

Musnad Ahmad 13298: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ghailan] telah menceritakan kepada kami [Al Mufadldlal bin Fadlalah] berkata: telah menceritakan kepadaku ['Uqail] dari [Ibnu Syihab] dia menceritakan dari [Anas bin Malik] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam jika melakukan perjalanan dan matahari belum condong, maka beliau mengakhirkan shalat zhuhur hingga waktu ashar tiba. Kemudian beliau singgah dan menjamak keduanya (shalat dluhur dan ashar). Namun jika beliau berangkat dan matahari telah condong, beliau shalat zhuhur lebih dahulu. Kemudian menaiki kendaraannya untuk berangkat.

Grade

Musnad Ahmad #13299

مسند أحمد ١٣٢٩٩: حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ إِسْحَاقَ الطَّالَقَانِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ مُبَارَكٍ عَنِ الْأَوْزَاعِيِّ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ أَبُو طَلْحَةَ يَتَتَرَّسُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتُرْسٍ وَاحِدٍ وَكَانَ أَبُو طَلْحَةَ حَسَنُ الرَّمْيِ فَكَانَ إِذَا رَمَى أَشْرَفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْظُرُ إِلَى مَوَاقِعِ نَبْلِهِ

Musnad Ahmad 13299: Telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Ishaq At Thalaqani] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Mubarak] dari [Al Auza'i] dari [Ishaq bin Abu Thalhah] dari [Anas bin Malik] berkata: Abu Thalhah menjadikan dirinya sebagai tameng Nabi Shallallahu'alaihi wasallam dengan satu baju besi. Abu Thalhah adalah orang yang jitu panah-memanah, hingga jika dia memanah maka Nabi Shallallahu'alaihi wasallam memperhatikan sasaran panahnya.

Grade

Musnad Ahmad #13300

مسند أحمد ١٣٣٠٠: حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنْ عَاصِمِ بْنِ سُلَيْمَانَ عَنْ حَفْصَةَ ابْنَةِ سِيرِينَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الطَّاعُونُ شَهَادَةٌ لِكُلِّ مُسْلِمٍ

Musnad Ahmad 13300: Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] telah menceritakan kepada kami [Abdullah] dari ['Ashim bin Sulaiman] dari [Hafsah Binti Sirin] dari [Anas bin Malik] berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Penyakit tha'un (lepra) adalah bukti kesyahidan bagi setiap muslim".

Grade

Musnad Ahmad #13301

مسند أحمد ١٣٣٠١: حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ قَالَ كَانَ خَاتَمُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِضَّةً فَصُّهُ مِنْهُ

Musnad Ahmad 13301: Telah menceritakan kepada kami [Musa bin Daud] telah menceritakan kepada kami [Zuhair] dari [Humaid] dari [Anas] berkata: cincin Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam terbuat dari perak, demikian juga mata cincinnya.

Grade

Musnad Ahmad #13302

مسند أحمد ١٣٣٠٢: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مَوْهَبٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ حَارِثَةَ الْأَنْصَارِيِّ أَنِّ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ رَجُلٍ يُنْعِشُ لِسَانَهُ حَقًّا يُعْمَلُ بِهِ بَعْدَهُ إِلَّا أَجْرَى اللَّهُ عَلَيْهِ أَجْرَهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ثُمَّ وَفَّاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ ثَوَابَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Musnad Ahmad 13302: Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Ishaq] telah menceritakan kepada kami [Abdullah] berkata: telah mengabarkan kepada kami ['Ubaidullah bin Mauhab] dari [Malik bin Muhammad bin Haritsah Al Anshari], sesungguhnya [Anas bin Malik] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak ada seseorang yang melatih (menguatkan) lisannya untuk suatu kebenaran yang akan diamalkan setelahnya, melainkan Allah mengalirkan pahalanya hingga hari kiamat kemudian Allah 'azza wajalla membalas secara penuh pahalanya pada hari kiamat".

Grade

Musnad Ahmad #13303

مسند أحمد ١٣٣٠٣: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ وَعَتَّابٌ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا سَلَّامُ بْنُ أَبِي مُطِيعٍ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيعِ عَائِشَةَ عَنْ عَائِشَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ مَيِّتٍ يُصَلِّي عَلَيْهِ أُمَّةٌ مِنْ الْمُسْلِمِينَ يَبْلُغُونَ أَنْ يَكُونُوا مِائَةً فَيَشْفَعُونَ لَهُ إِلَّا شُفِّعُوا فِيهِ قَالَ سَلَّامٌ فَحَدَّثَنَا بِهِ شُعَيْبُ بْنُ الْحَبْحَابِ فَقَالَ حَدَّثَنِي بِهِ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Musnad Ahmad 13303: Telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] dan ['Attab] berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Sallam bin Abu Muthi'] dari [Ayyub] dari [Abu Qilabah] dari [Abdullah] saudara sesusu A'isyah dari A'isyah dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidaklah seseorang meninggal, kemudian dishalatkan oleh kaum muslimin yang mencapai seratus orang, kemudian mereka memohon syafa'at untuknya melainkan ia akan diberi syafaat karena mereka". Sallam berkata: telah berbicara kepada kami [Syua'ib bin Al Habhab] ia berkata: telah berbicara kepadaku dengan seperti itu [Anas bin Malik] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam.

Grade

Musnad Ahmad #13304

مسند أحمد ١٣٣٠٤: حَدَّثَنَا نُوحُ بْنُ مَيْمُونٍ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي الْعُمَرِيَّ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ شَهِدْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلِيمَتَيْنِ لَيْسَ فِيهِمَا خُبْزٌ وَلَا لَحْمٌ قَالَ قُلْتُ يَا أَبَا حَمْزَةَ أَيُّ شَيْءٍ فِيهِمَا قَالَ الْحَيْسُ

Musnad Ahmad 13304: Telah menceritakan kepada kami [Nuh bin Maimun] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] yaitu Al 'Umari dari [Ishaq bin Abdullah bin Abu Thalhah] dari [Anas bin Malik] berkata: saya pernah menyaksikan walimah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dua kali, yang disana tidak disajikan roti dan daging. (Ishaq bin Abdullah radliyallahu'anhu) berkata: saya bertanya, Wahai Abu Hamzah, terus dengan apa walimah itu? Dia menjawab, dengan hais (bubur makanan yang terbuat dari kurma, susu kering dan mentega).

Grade

Musnad Ahmad #13305

مسند أحمد ١٣٣٠٥: حَدَّثَنَا يَعْمَرُ بْنُ بِشْرٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ الطَّوِيلُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ سَاقَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بُدْنًا كَثِيرَةً وَقَالَ لَبَّيْكَ بِعُمْرَةٍ وَحَجٍّ وَإِنِّي لَعِنْدَ فَخِذِ نَاقَتِهِ الْيُسْرَى

Musnad Ahmad 13305: Telah menceritakan kepada kami [Ya'mar bin Bisyr] telah menceritakan kepada kami [Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Humaid At Thawil] dari [Anas bin Malik] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menuntun budnan (sapi atau unta) yang banyak dan berkata: "Labbaika, saya berniat umrah dan haji sekaligus" dan saya (Anas bin Malik radliyallahu'anhu) berada pada paha kiri untanya.

Grade

Musnad Ahmad #13306

مسند أحمد ١٣٣٠٦: حَدَّثَنَا يَعْمَرُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ زَيْدٍ الْعَمِّيِّ عَنْ أَبِي إِيَاسٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِكُلِّ نَبِيٍّ رَهْبَانِيَّةٌ وَرَهْبَانِيَّةُ هَذِهِ الْأُمَّةِ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Musnad Ahmad 13306: Telah menceritakan kepada kami [Ya'mar] telah menceritakan kepada kami [Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Zaid Al 'Ami] dari [Abu Iyas] dari [Anas bin Malik] dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Setiap nabi memiliki Ruhbaniyyah (puncak ibadah) dan puncak ibadah ummat ini adalah jihad fi sabilillah AZZAWAJALLA (berperang di jalan Allah AZZAWAJALLA) ".

Grade

Musnad Ahmad #13307

مسند أحمد ١٣٣٠٧: حَدَّثَنَا أَخْبَرَنَا حُمَيْدٌ الطَّوِيلُ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَخْضِبْ قَطُّ إِنَّمَا كَانَ الْبَيَاضُ فِي مُقَدَّمِ لِحْيَتِهِ فِي الْعَنْفَقَةِ قَلِيلًا وَفِي الرَّأْسِ نَبْذٌ يَسِيرٌ لَا يَكَادُ يُرَى و قَالَ الْمُثَنَّى وَالصُّدْغَيْنِ قَالَ أَبِي حَدَّثَنَاه عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا الْمُثَنَّى عَنْ قَتَادَةَ فَذَكَرَ مِثْلَهُ

Musnad Ahmad 13307: Telah menceritakan kepada kami [Humaid At Thawil] dari [Anas bin Malik] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah menyemir rambut. Rambut putih beliau sekedar di depan jenggotnya, bawah mulutnya sedikit dan sedikit juga di bagian kepalanya, yang nyaris tidak terlihat. [Al Mustanna] berkata: dan dua pelipisnya. Bapakku berkata: telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Ishaq] telah mengabarkan kepada kami [Abdullah] telah mengabarkan kepada kami [Al Mutsanna] dari [Qatadah] lalu menyebutkan dengan hadis yang sama.

Grade