Hadits Marfu'

Musnad Ahmad #13156

مسند أحمد ١٣١٥٦: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ أَخْبَرَنِي ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ طَافَ عَلَى نِسَائِهِ فِي لَيْلَةٍ وَاحِدَةٍ أَجْمَعَ هَكَذَا وَرُبَّمَا قَالَ حَمَّادٌ فِي يَوْمٍ وَاحِدٍ

Musnad Ahmad 13156: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Tsabit] dari [Anas], Nabi Shallallahu'alaihi wasallam pernah menggilir isteri-isterinya dalam satu malam -dan ia demontrasikan dengan menghimpun tangannya-seolah-olah Hammad berkata: dalam satu hari.

Grade

Musnad Ahmad #13157

مسند أحمد ١٣١٥٧: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ أَنْبَأَنَا ثَابِتٌ الْبُنَانِيُّ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَوْمَ أُحُدٍ اللَّهُمَّ إِنَّكَ إِنْ تَشَأْ لَا تُعْبَدْ فِي الْأَرْضِ

Musnad Ahmad 13157: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata: telah memberitakan kepada kami [Tsabit Al Bunani] dari [Anas bin Malik] Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda pada Perang Uhud, "Ya Allah, jika Engkau berkehendak, Engkau tidak disembah lagi di atas bumi".

Grade

Musnad Ahmad #13158

مسند أحمد ١٣١٥٨: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ أَخْبَرَنِي ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَصُومُ حَتَّى يُقَالَ قَدْ صَامَ وَيُفْطِرُ حَتَّى يُقَالَ قَدْ أَفْطَرَ وَقَدْ قَالَ مَرَّةً أَفْطَرَ أَفْطَرَ أَفْطَرَ حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ عَنْ حُمَيْدٍ عَنْ أَنَسٍ مِثْلَ هَذَا

Musnad Ahmad 13158: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Tsabit] dari [Anas] Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam biasa berpuasa sampai dikatakan berpuasa terus, dan biasa tidak puasa sampai dikatakan beliau tidak pernah berpuasa. Pada kesempatan lain (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: tidak berpuasa, tidak berpuasa, tidak berpuasa. Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] dari [Humaid] dari [Anas] dengan makna semisal ini.

Grade

Musnad Ahmad #13159

مسند أحمد ١٣١٥٩: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُغِيرُ عِنْدَ صَلَاةِ الْفَجْرِ فَكَانَ يَسْتَمِعُ فَإِنْ سَمِعَ أَذَانًا أَمْسَكَ وَإِلَّا أَغَارَ فَاسْتَمَعَ ذَاتَ يَوْمٍ فَسَمِعَ رَجُلًا يَقُولُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ فَقَالَ عَلَى الْفِطْرَةِ فَقَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَالَ خَرَجْتَ مِنْ النَّارِ

Musnad Ahmad 13159: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Anas bin Malik], Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam jika melakukan penyerbuan pagi hari, maka beliau mengamAt amati suara adzan, jika terdengar adzan beliau tidak jadi melakukan penyerbuan. Sebaliknya jika tidak terdengar maka Rasulullah SHALLALLAHU'ALAIHI WASALLAM melakukan penyerangan. Pada suatu penyerbuan, beliau mendengar seseorang berkata: ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR. Maka (Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam) bersabda: "Ia di atas fitroh Islam dan tauhid". Lalu laki-laki tadi berkata: "ASYHADU ALLA ILAAHA ILLA AllAH (Saya bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah) ". Maka (Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam) bersabda: "Kau telah keluar dari neraka".

Grade

Musnad Ahmad #13160

مسند أحمد ١٣١٦٠: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَكَفَانَا وَآوَانَا وَكَمْ مِمَّنْ لَا كَافِيَ لَهُ وَلَا مُؤْوِيَ

Musnad Ahmad 13160: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Anas bin Malik] Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam jika hendak menuju ke tempat tidurnya membaca, "ALHAMDU LILLAHIL LADZII ATH'AMANAA WA SAQOONAA WAKAFAANAA WA 'AAWAANAA WAKAM MIMMAN LAA KAAFIYA LAHU WA LAA MU' WIYA (Segala puji bagi Allah yang telah memberi makan kami, memberi minum kami, dan memberi kecukupan kepada kami serta memberi tempat tinggal kepada kami, berapa banyak orang yang tidak memiliki pemberi kecukupan serta pemberi tempat tinggal) ".

Grade

Musnad Ahmad #13161

مسند أحمد ١٣١٦١: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ قَالَ مَرَّ بِي النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَلْعَبُ مَعَ الصِّبْيَانِ فَسَلَّمَ عَلَيْنَا ثُمَّ دَعَانِي فَبَعَثَنِي إِلَى حَاجَةٍ لَهُ فَجِئْتُ وَقَدْ أَبْطَأْتُ عَنْ أُمِّي فَقَالَتْ مَا حَبَسَكَ أَيْنَ كُنْتَ فَقُلْتُ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى حَاجَةٍ فَقَالَتْ أَيْ بُنَيَّ وَمَا هِيَ فَقُلْتُ إِنَّهَا سِرٌّ قَالَتْ لَا تُحَدِّثْ بِسِرِّ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحَدًا ثُمَّ قَالَ وَاللَّهِ يَا ثَابِتُ لَوْ كُنْتُ حَدَّثْتُ بِهِ أَحَدًا لَحَدَّثْتُكَ

Musnad Ahmad 13161: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] berkata: telah mengabarkan kepadaku [Tsabit] dari [Anas] berkata: Pernah Nabi Shallallahu'alaihi wasallam melewati saya saat saya sedang bermain dengan anak lain. Beliau mengucapkan salam kepada kami, kemudian memanggil saya dan menyuruhku menyelesaikan urusan beliau sehingga saya terlambat menemui ibuku. Dia berkata: apa yang menyebabkan kau terlambat, dari mana kamu?. Maka saya menjawab, Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam menyuruhku untuk suatu urusannya. Dia bertanya, wahai anakku, urusan apakah itu? Saya (Anas bin Malik Radliyallahu'anhu) berkata: itu adalah sebuah rahasia. Dia berkata: janganlah kau ceritakan rahasia Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam kepada seorangpun lalu berkata: demi Allah wahai Tsabit, kalau saja saya menceritakannya kepada orang lain, maka akan saya ceritakan kepadamu juga.

Grade

Musnad Ahmad #13162

مسند أحمد ١٣١٦٢: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا مَعْشَرَ الْأَنْصَارِ أَلَمْ آتِكُمْ ضُلَّالًا فَهَدَاكُمْ اللَّهُ بِي وَأَعْدَاءً فَأَلَّفَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ بِي ثُمَّ قَالَ لَهُمْ أَلَا تَقُولُونَ أَتَيْتَنَا طَرِيدًا فَآوَيْنَاكَ وَخَائِفًا فَأَمَّنَّاكَ وَمَخْذُولًا فَنَصَرْنَاكَ فَقَالُوا بَلْ لِلَّهِ الْمَنُّ عَلَيْنَا وَلِرَسُولِهِ

Musnad Ahmad 13162: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Anas] Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Wahai kaum Anshar, bukankah saya mendatangi kalian dalam keadaan sesat, lalu Allah memberi petunjuk kalian melaluiku? Bukankah (kalian dalam keadaan) bermusuhan lalu Allah AZZAWAJALLA menyatukan hati-hati kalian?". lalu bersabda kepada mereka, tidakkah kalian mengatakan, "Anda datang dalam keadaan terusir lalu kami memberi tempat tinggal padamu, dalam keadaan ketakutan dan kami berikan rasa aman, dalam keadaan tertindas lalu kami menolongmu?. Lalu mereka berkata: "Hanya bagi Allah dan Rasul-Nyalah keutamaan itu".

Grade

Musnad Ahmad #13163

مسند أحمد ١٣١٦٣: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاصَلَ فِي رَمَضَانَ فَوَاصَلَ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِهِ فَأُخْبِرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِذَلِكَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ مُدَّ لِي الشَّهْرُ لَوَاصَلْتُ وِصَالًا يَدَعُ الْمُتَعَمِّقُونَ تَعَمُّقَهُمْ إِنِّي أَظَلُّ يُطْعِمُنِي رَبِّي وَيَسْقِينِي

Musnad Ahmad 13163: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Anas bin Malik], Pernah Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam berpuasa wishal pada bulan Ramadlan, lalu sebagian sahabat melakukannya juga. Nabi Shallallahu'alaihi wasallam memperoleh berita tentang kasus ini, lalu bersabda: "Kalau bulan ini dipanjangkan maka saya akan berpuasa wishal, agar orang yang berlebih-lebihan meninggalkan perbuatan mereka. Sungguh saya diberi makan dan minum oleh RABBku".

Grade

Musnad Ahmad #13164

مسند أحمد ١٣١٦٤: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَوْمَ أُحُدٍ وَهُوَ يَسْلُتُ الدَّمَ عَنْ وَجْهِهِ وَهُوَ يَقُولُ كَيْفَ يُفْلِحُ قَوْمٌ شَجُّوا نَبِيَّهُمْ وَكَسَرُوا رَبَاعِيَتَهُ وَهُوَ يَدْعُوهُمْ إِلَى اللَّهِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ { لَيْسَ لَكَ مِنْ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ }

Musnad Ahmad 13164: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Anas], Pernah Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda pada perang Uhud, sambil mengusap darah di wajahnya, "Bagaimana suatu kaum akan beruntung sedang mereka melukai Nabi mereka dan memecahkan gigi serinya padahal nabi mendoakan mereka agar memperoleh hidayah?!. Lalu Allah AZZAWAJALLA menurunkan, "Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka karena mereka itu orang-orang yang zalim."

Grade

Musnad Ahmad #13165

مسند أحمد ١٣١٦٥: حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ قَالَ أَخْبَرَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ أَنَسَ بْنَ النَّضْرِ تَغَيَّبَ عَنْ قِتَالِ بَدْرٍ فَقَالَ تَغَيَّبْتُ عَنْ أَوَّلِ مَشْهَدٍ شَهِدَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَئِنْ رَأَيْتُ قِتَالًا لَيَرَيَنَّ اللَّهُ مَا أَصْنَعُ فَلَمَّا كَانَ يَوْمُ أُحُدٍ انْهَزَمَ أَصْحَابُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَقْبَلَ أَنَسٌ فَرَأَى سَعْدَ بْنَ مُعَاذٍ مُنْهَزِمًا فَقَالَ يَا أَبَا عَمْروٍ أَيْنَ أَيْنَ قُمْ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَجِدُ رِيحَ الْجَنَّةِ دُونَ أُحُدٍ فَحَمَلَ حَتَّى قُتِلَ فَقَالَ سَعْدُ بْنُ مُعَاذٍ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا اسْتَطَعْتُ مَا اسْتَطَاعَ فَقَالَتْ أُخْتُهُ فَمَا عَرَفْتُ أَخِي إِلَّا بِبَنَانِهِ وَلَقَدْ كَانَتْ فِيهِ بِضْعٌ وَثَمَانُونَ ضَرْبَةً مِنْ بَيْنِ ضَرْبَةٍ بِسَيْفٍ وَرَمْيَةٍ بِسَهْمٍ وَطَعْنَةٍ بِرُمْحٍ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِيهِ { رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ إِلَى قَوْلِهِ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا }

Musnad Ahmad 13165: Telah menceritakan kepada kami ['Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad] berkata: telah mengabarkan kepada kami [Tsabit] dari [Anas], Anas bin an-Nadlr tidak ikut berperang dalam perang Badar. Dia (Anas bin an-Nadlr Radliyallahu'anhu) berkata: saya sudah absen dalam perang pertama bersama Nabi SHALLALLAHU'ALAIHI WASALLAM, seandainya saya menjumpai peperangan berikutnya, niscaya Allah akan menyaksikan apa yang saya perbuat. Benar, tatkala perang Uhud, para sahabat Nabi Shallallahu'alaihi wasallam terpukul mundur. Namun Anas bin Nazhar justru merangsek maju ke barisan musuh dan melihat Sa'ad bin Mu'adz sedang melarikan diri. Anas bin an-Nadlr menegur, wahai Abu 'Amar mau kemana engkau? Mau kemana engkau? majulah engkau, demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, telah kudapatkan bau surga dikaki gunung Uhud. Lalu dia menyerang habis-habisan sampai terbunuh. Lalu Sa'ad bin Mu'adz berkata: demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, saya tidak mampu melakukan penyerbuan sebagaimana yang ia lakukan. Saudara perempuan Anas bin an-Nadlr Radliyallahu'anhu berkata: saya tidak bisa mengenal saudaraku kecuali dari ujung jari-jarinya, karena lukanya sejumlah sekitar delapan puluh lebih, dari sabetan pedang, lemparan panah dan tusukan tombak. Lalu Allah AZZAWAJALLA menurunkan ayat, "...ada orang-orang yang menepati apa yang Telah mereka janjikan kepada Allah"... sampai ayat..."...dan mereka tidak merubah (janjinya) ".

Grade