Hadits Mutawatir

Musnad Ahmad #23225

مسند أحمد ٢٣٢٢٥: حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا لَيْثٌ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ أَبِي فَرْوَةَ أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ مُسْلِمٍ حَدَّثَهُ أَنَّ عُرْوَةَ حَدَّثَهُ أَنَّ عَمْرَةَ بِنْتَ عَبْدِ الرَّحْمَنِ حَدَّثَتْهُ أَنَّ عَائِشَةَ حَدَّثَتْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا زَنَتْ الْأَمَةُ فَاجْلِدُوهَا وَإِنْ زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا وَإِنْ زَنَتْ فَاجْلِدُوهَا ثُمَّ بِيعُوهَا وَلَوْ بِضَفِيرٍ وَالضَّفِيرُ الْحَبْلُ

Musnad Ahmad 23225: Telah menceritakan kepada kami [Yunus] Telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Yazid bin Abi Habib] dari [Umarah bin Abi Farwah] bahwa [Muhammad bin Muslim] berkata kepadanya bahwa ['Urwah] berkata kepadanya, bahwa ['Amrah binti Abdurrahman] berkata kepadanya, bahwa [Aisyah] berkata kepadanya: Bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika seorang budak wanita berzina maka jilidlah dia, jika ia berzina maka jilidlah dia, dan jika ia berzina maka jilidlah dia. Kemudian setelah itu, juallah dia meskipun seharga dlofiir, dan dlofiir adalah tali."

Grade

Musnad Ahmad #23237

مسند أحمد ٢٣٢٣٧: حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْأَسْوَدِ أَنَّهُ سَمِعَ عُرْوَةَ بْنَ الزُّبَيْرِ يُحَدِّثُ عَنْ عَائِشَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ الْكَافِرُ مِنْ كُفَّارِ قُرَيْشٍ يَمُوتُ فَيَبْكِيهِ أَهْلُهُ فَيَقُولُونَ الْمُطْعِمُ الْجِفَانَ الْمُقَاتِلُ الَّذِي فَيَزِيدُهُ اللَّهُ عَذَابًا بِمَا يَقُولُونَ

Musnad Ahmad 23237: Telah menceritakan kepada kami [Hassan] Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Luhai'ah] Telah menceritakan kepada kami [Abu Al-Aswad] bahwa beliau pernah mendengar [Urwah bin Zubair] bercerita dari [Aisyah, istri Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya orang kafir dari suku Quraisy yang mati kemudian ditangisi oleh keluarganya seraya berkata: 'Pembunuh yang bengis.' Maka sungguh Allah akan menambahkan siksa karena apa yang mereka katakan."

Grade

Musnad Ahmad #23258

مسند أحمد ٢٣٢٥٨: حَدَّثَنَا أَسْوَدُ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذِهِ الدُّنْيَا خَضِرَةٌ حُلْوَةٌ فَمَنْ آتَيْنَاهُ مِنْهَا شَيْئًا بِطِيبِ نَفْسٍ مِنَّا وَطِيبِ طُعْمَةٍ وَلَا إِشْرَاهٍ بُورِكَ لَهُ فِيهِ وَمَنْ آتَيْنَاهُ مِنْهَا شَيْئًا بِغَيْرِ طِيبِ نَفْسٍ مِنَّا وَغَيْرِ طِيبِ طُعْمَةٍ وَإِشْرَاهٍ مِنْهُ لَمْ يُبَارَكْ لَهُ فِيهِ

Musnad Ahmad 23258: Telah menceritakan kepada kami [Aswad] Telah menceritakan kepada kami [Syarik] dari [Hisyam bin Urwah] dari [ayahnya] dari [Aisyah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Dunia ini bagaikan buah-buahan yang segar dan manis, barangsiapa yang saya beri dengan kerelaan kami dan ia menerimanya dengan lapang dada tanpa dibarengi kerakusan, maka ia akan mendapatkan barokah di dalamnya. Sebaliknya barangsiapa yang mengambilnya dengan tanpa kerelaan kami dan tidak dengan lapang dada serta disertai kerakusan terhadapnya, maka ia tidak akan mendapatkan barokahnya."

Grade

Musnad Ahmad #23287

مسند أحمد ٢٣٢٨٧: حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ وَأَحْسَنَ الثَّنَاءَ عَلَيْهِ قَالَ حَدَّثَنِي الْقَاسِمُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي بَكْرٍ أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَسْكَرَ الْفَرْقُ مِنْهُ إِذَا شَرِبْتَهُ فَمِلْءُ الْكَفِّ مِنْهُ حَرَامٌ حَدَّثَنَا أَبُو تُمَيْلَةَ يَحْيَى بْنُ وَاضِحٍ قَالَ رَأَيْتُ أَبَا عُثْمَانَ عَمْرَو بْنَ سُلَيْمٍ يَقْضِي عَلَى بَابِهِ قَالَ أَبِي وَهُوَ الَّذِي رَوَى عَنْهُ مَهْدِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ وَرَوَى عَنْه مُطَرِّفُ بْنُ طَرِيفٍ وَرَبِيعُ بْنُ صَبِيحٍ وَلَيْثُ بْنُ أَبِي سُلَيْمٍ

Musnad Ahmad 23287: Telah menceritakan kepada kami [Khalaf bin Al-Walid] Telah menceritakan kepada kami [Ar-Rabi'] dari [Abi Utsman Al-Anshari] berkata: "Sebaik-baik pujian adalah atasnya." Dia berkata: Telah menceritakan kepadaku [Al-Qasim bin Muhammad bin Abi Bakar] bahwa [Aisyah] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Segala yang memabukkan, maka apabila kamu meminumnya maka (walaupun) setetes darinya adalah haram." Telah menceritakan kepada kami Abu Tumailah Yahya bin Wadlih berkata: Saya melihat Abu Utsman Amru bin Sulaim menutup pintunya. Ayahku berkata dan dia adalah orang yang meriwayatkan darinya, Mahdy bin Maimun dan meriwayatkan darinya Mutharrif bin Tharif dan Rabi' bin Shabih dan Laits bin Abi sulaim.

Grade

Musnad Ahmad #23295

مسند أحمد ٢٣٢٩٥: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنِي مَهْدِيُّ بْنُ مَيْمُونٍ حَدَّثَنِي أَبُو عُثْمَانَ الْأَنْصَارِيُّ عَنِ الْقَاسِمِ بْنِ مُحَمَّدٍ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَسْكَرَ مِنْهُ الْفَرْقُ فَمِلْءُ الْكَفِّ مِنْهُ حَرَامٌ

Musnad Ahmad 23295: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Ishaq] telah mengkabarkan kepadaku [Mahdiu bin Maimun] telah menceritakan kepadaku [Abu Utsman Al-Anshari] dari [Al Qasim bin Muhammad] dari [Aisyah] berkata: "Alfaraq air yang memabukkan maka satu genggam pun haram."

Grade

Musnad Ahmad #23320

مسند أحمد ٢٣٣٢٠: حَدَّثَنَا مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ أَبِي الْأَسْوَدِ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الصَّلَاةِ مِنْ حِينِ تَطْلُعُ الشَّمْسُ حَتَّى تَرْتَفِعَ وَمَنْ حِينِ تَصُوبُ حَتَّى تَغِيبَ

Musnad Ahmad 23320: Telah menceritakan kepada kami [Musa] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Lahi'ah] dari [Abi Al-Aswad] dari [Urwah] dari [Aisyah] bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melarang shalat bersamaan dengan munculnya matahari sehingga ia meninggi dan ketika matahari turun sehingga ia terbenam.

Grade

Musnad Ahmad #23321

مسند أحمد ٢٣٣٢١: حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ وَأَبُو النَّضْرِ عَنِ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي مَا بَيْنَ صَلَاةِ الْعِشَاءِ الْآخِرَةِ إِلَى الْفَجْرِ إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُسَلِّمُ فِي كُلِّ اثْنَيْنِ وَيُوتِرُ بِوَاحِدَةٍ وَيَسْجُدُ فِي سُبْحَتِهِ بِقَدْرِ مَا يَقْرَأُ أَحَدُكُمْ بِخَمْسِينَ آيَةً قَبْلَ أَنْ يَرْفَعَ رَأْسَهُ فَإِذَا سَكَتَ الْمُؤَذِّنُ بِالْأُولَى مِنْ أَذَانِهِ قَامَ فَرَكَعَ رَكْعَتَيْنِ خَفِيفَتَيْنِ ثُمَّ اضْطَجَعَ عَلَى شِقِّهِ الْأَيْمَنِ حَتَّى يَأْتِيَهُ الْمُؤَذِّنُ فَيَخْرُجَ مَعَهُ

Musnad Ahmad 23321: Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Muhammad] berkata: Telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Abi Dzi'bi] dan [Abu An-Nadlr] dari [Ibnu Abi Dzi'bi], dari [Az-Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melakukan shalat dua belas rekaat di antara shalat isya' yang terakhir sampai fajar. Kemudian beliau salam pada setiap dua rekaat dan berwitir satu (rekaat). Lalu beliau sujud yang lamanya seperti salah seorang kalian membaca lima puluh ayat sebelum beliau mengangkat kepalanya. Dan, bila mu`adzin telah mengumandangkan adzan, beliau berdiri melakukan shalat dua rekaat yang ringan. Kemudian beliau berbaring di sisi kanannya hingga datang mu`adzin (beriqomah), lalu beliau keluar bersamanya."

Grade

Musnad Ahmad #23327

مسند أحمد ٢٣٣٢٧: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ قَالَ حَدَّثَنَا حَرْبُ بْنُ شَدَّادٍ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنِي الْحَضْرَمِيُّ بْنُ لَاحِقٍ أَنَّ ذَكْوَانَ أَبَا صَالِحٍ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَائِشَةَ أَخْبَرَتْهُ قَالَتْ دَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا أَبْكِي فَقَالَ لِي مَا يُبْكِيكِ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ ذَكَرْتُ الدَّجَّالَ فَبَكَيْتُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنْ يَخْرُجْ الدَّجَّالُ وَأَنَا حَيٌّ كَفَيْتُكُمُوهُ وَإِنْ يَخْرُجْ الدَّجَّالُ بَعْدِي فَإِنَّ رَبَّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ لَيْسَ بِأَعْوَرَ وَإِنَّهُ يَخْرُجُ فِي يَهُودِيَّةِ أَصْبَهَانَ حَتَّى يَأْتِيَ الْمَدِينَةَ فَيَنْزِلَ نَاحِيَتَهَا وَلَهَا يَوْمَئِذٍ سَبْعَةُ أَبْوَابٍ عَلَى كُلِّ نَقْبٍ مِنْهَا مَلَكَانِ فَيَخْرُجَ إِلَيْهِ شِرَارُ أَهْلِهَا حَتَّى الشَّامِ مَدِينَةٍ بِفِلَسْطِينَ بِبَابِ لُدٍّ وَقَالَ أَبُو دَاوُدَ مَرَّةً حَتَّى يَأْتِيَ فِلَسْطِينَ بَابَ لُدٍّ فَيَنْزِلَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلَام فَيَقْتُلَهُ ثُمَّ يَمْكُثَ عِيسَى عَلَيْهِ السَّلَام فِي الْأَرْضِ أَرْبَعِينَ سَنَةً إِمَامًا عَدْلًا وَحَكَمًا مُقْسِطًا

Musnad Ahmad 23327: Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Daud] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Harb bin Syaddad] dari [Yahya bin Abi Katsir] berkata: Telah menceritakan kepadaku [Al-Hadlrami bin Lahiq] bahwa [Dzakwan bin Abu Shalih] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Aisyah] telah mengabarkan kepadanya, (Aisyah) Berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. menemuiku ketika saya sedang menangis.", lalu beliau bersabda kepadaku: "Apa yang membuatmu menangis?", saya berkata: "Wahai Rasulullah! Saya teringat dengan Dajjal hingga saya menangis.", Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. bersabda: "Jika dajjal telah keluar dan saya masih hidup maka saya akan membela (menjaga) kalian, namun Dajjal keluar sesudahku, maka sesungguhnya Tuhan kalian 'azza wajalla. tidaklah buta sebelah (bermata satu) dan Dajjal akan keluar di Yahudi Ashbahan hingga ia datang ke Madinah dan turun di tepinya yang mana Madinah pada waktu itu memiliki tujuh pintu, pada setiap pintu terdapat malaikat yang menjaga, lalu akan keluar (menuju) kepada Dajjal sejelek-jelek penduduk madinah darinya hingga ke Syam tepat di kota palestina di pintu Lud." Sesekali Abu Daud berkata: "Hingga dajjal datang (tiba) di palestina di pintu Lud, lalu Isa AS turun dan membunuhnya, kemudian Isa AS tinggal di bumi selama empat puluh tahun dan menjadi imam yang adil dan hakim yang adil."

Grade

Musnad Ahmad #23333

مسند أحمد ٢٣٣٣٣: حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنَا الزُّهْرِيُّ عَنْ عُرْوَةَ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ خَسَفَتْ الشَّمْسُ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَى النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُصَلَّى فَكَبَّرَ وَكَبَّرَ النَّاسُ ثُمَّ قَرَأَ فَجَهَرَ بِالْقِرَاءَةِ وَأَطَالَ الْقِيَامَ ثُمَّ رَكَعَ فَأَطَالَ الرُّكُوعَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ فَقَالَ سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ ثُمَّ قَامَ فَقَرَأَ فَأَطَالَ الْقِرَاءَةَ ثُمَّ رَكَعَ فَأَطَالَ الرُّكُوعَ ثُمَّ رَفَعَ رَأْسَهُ ثُمَّ سَجَدَ ثُمَّ قَامَ فَفَعَلَ فِي الثَّانِيَةِ مِثْلَ ذَلِكَ ثُمَّ قَالَ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لَا يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا فَعَلُوا ذَلِكَ فَافْزَعُوا إِلَى الصَّلَاةِ

Musnad Ahmad 23333: Telah menceritakan kepada kami [Abdush Shomad] telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Katsir] berkata: Telah menceritakan kepada kami [Az-Zuhri] dari [Urwah] dari [Aisyah] bahwasanya dia berkata: Pada masa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. pernah terjadi gerhana matahari, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. mendatangi tempat shalat, kemudian beliau bertakbir dan manusia pun (ikut) bertakbir, lalu beliau membaca dan mengeraskan bacaannya, memanjangkan berdirinya, kemudian beliau ruku' dan memanjangkan ruku'nya. Lalu beliau mengangkat kepalanya seraya bersabda: "SAMIA ALLAHU LIMAN HAMIDAH. (Allah maha mendengar terhadap orang yang memuji-Nya)." Kemudian beliau berdiri dan membaca seraya memanjangkan bacaannya. Lalu beliau ruku' dan memanjangkan ruku', kemudian mengangkat kepalanya lalu beliau sujud. Lalu beliau berdiri kembali melakukan yang kedua sebagaimana tadi. Kemudian beliau bersabda: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah bagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah 'azza wajalla. yang tidak akan tenggelam dengan matinya seseorang atau dengan kehidupannya. Bila mereka telah melakukan hal itu maka berlindunglah kepada shalat."

Grade

Musnad Ahmad #23361

مسند أحمد ٢٣٣٦١: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ الْمُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهَا يَا عَائِشَةُ اسْتَتِرِي مِنْ النَّارِ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ فَإِنَّهَا تَسُدُّ مِنْ الْجَائِعِ مَسَدَّهَا مِنْ الشَّبْعَانِ

Musnad Ahmad 23361: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Katsir bin Zaid] dari [Al-Muthallib bin Abdullah] dari [Aisyah] bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam. bersabda kepadanya: "Wahai Aisyah! berlindunglah dirimu dari neraka walau hanya dengan menshodaqohkan sebuah kurma karena sesungguhnya dengannya bisa menutupi orang lapar dengan sedikit kekenyangan."

Grade