مسند أحمد ٥٢١١: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا الْعَوَّامُ أَخْبَرَنِي حَبِيبُ بْنُ أَبِي ثَابِتٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَمْنَعُوا نِسَاءَكُمْ الْمَسَاجِدَ وَبُيُوتُهُنَّ خَيْرٌ لَهُنَّ قَالَ فَقَالَ ابْنٌ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ بَلَى وَاللَّهِ لَنَمْنَعُهُنَّ فَقَالَ ابْنُ عُمَرَ تَسْمَعُنِي أُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتَقُولُ مَا تَقُولُ
Musnad Ahmad 5211: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Al-Awwaam] telah mengabarkan kepadaku [Habib bin Abi Tsabit] dari [Ibnu Umar] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian melarang wanita-wanita kalian (berangkat menuju masjid), namun rumah mereka adalah lebih utama bagi mereka." Dia (Ibnu Umar) berkata: "Seorang anak berkata kepada Abdullah bin Umar, ' demi Allah, kalau dirumah lebih baik, sungguh kami akan melarangnya.'" Maka Ibnu Umar berkata: "Kamu kan mendengar saya menceritakan dari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam, sedang kamu hanya berkata dari nafsumu sendiri!."
Grade
مسند أحمد ٥٢١٢: حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ عُمَرُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنَا بَدْرُ بْنُ عُثْمَانَ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مَرْوَانَ عَنْ أَبِي عَائِشَةَ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ غَدَاةٍ بَعْدَ طُلُوعِ الشَّمْسِ فَقَالَ رَأَيْتُ قُبَيْلَ الْفَجْرِ كَأَنِّي أُعْطِيتُ الْمَقَالِيدَ وَالْمَوَازِينَ فَأَمَّا الْمَقَالِيدُ فَهَذِهِ الْمَفَاتِيحُ وَأَمَّا الْمَوَازِينُ فَهِيَ الَّتِي تَزِنُونَ بِهَا فَوُضِعْتُ فِي كِفَّةٍ وَوُضِعَتْ أُمَّتِي فِي كِفَّةٍ فَوُزِنْتُ بِهِمْ فَرَجَحْتُ ثُمَّ جِيءَ بِأَبِي بَكْرٍ فَوُزِنَ بِهِمْ فَوَزَنَ ثُمَّ جِيءَ بِعُمَرَ فَوُزِنَ فَوَزَنَ ثُمَّ جِيءَ بِعُثْمَانَ فَوُزِنَ بِهِمْ ثُمَّ رُفِعَتْ
Musnad Ahmad 5212: Telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud Umar bin Sa'd] telah menceritakan kepada kami [Badr bin Utsman] dari [Ubaidullah bin Marwan] dari [Abi 'Aisyah] dari [Ibnu Umar] dia berkata: Suatu pagi setelah terbit matahari Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam pernah menemui kami lalu berkata: " Sebelum fajar tadi aku melihat seakan-akan diberikan kepadaku Al Maqaalid dan Al Mawazin. Adapun Al Maqalid adalah kunci-kunci ini, dan Al Mawazin ialah alat yang biasa kalian pergunakan untuk menimbang, lalu aku diletakkan pada satu sisi neraca timbangan dan umatku diletakkan pada sisi yang lain, maka timbanganku lebih condong turun dan lebih berat, kemudian didatangkan Abu Bakar dan ia ditimbang dengan mereka maka timbangannyapun lebih berat, kemudian didatangkan Umar, ditimbang dan iapun lebih berat, kemudian didatangkan Usman, ditimbang, kemudian timbangan diangkat."
Grade
مسند أحمد ٥٢١٣: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ أَنْبَأَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ شَقِيقٍ الْعُقَيْلِيِّ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ نَادَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْبَادِيَةِ وَأَنَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَدَوِيِّ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ صَلَاةُ اللَّيْلِ فَقَالَ مَثْنَى مَثْنَى فَإِذَا خَشِيتَ الصُّبْحَ فَوَاحِدَةً وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ
Musnad Ahmad 5213: Telah menceritakan kepada kami [Aliy bin Ashim] telah memberitakan kepada kami [Khalid Al-Hadzdza`] dari [Abdullah bin Syaqiq Al-Uqailiy] dari [Ibnu Umar] dia berkata: seorang laki-laki badui memanggil Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam sedang saya (berada) di antara beliau dan orang badui itu. Dia bertanya, "Wahai Rasulullah, bagaimanakah shalat malam itu?" Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Dua-dua, dan jika kamu khawatir kedatangan waktu subuh, shalatlah satu rakaat dan dua rakaat sebelum subuh"
Grade
مسند أحمد ٥٢١٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ عَنِ الْعَوَّامِ بْنِ حَوْشَبٍ عَنْ حَبِيبِ بْنِ أَبِي ثَابِتٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَمْنَعُوا النِّسَاءَ أَنْ يَخْرُجْنَ إِلَى الْمَسَاجِدِ وَبُيُوتُهُنَّ خَيْرٌ لَهُنَّ
Musnad Ahmad 5214: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Yazid] dari [Al-Awwam bin Hausyab] dari [Habib bin Abi Tsabit] dari [Ibnu Umar] dari Nabi Shallallahu'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Kalian jangan melarang wanita-wanita untuk berangkat menuju masjid, dan rumah mereka adalah lebih baik bagi mereka."
Grade
مسند أحمد ٥٢١٥: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ سَعِيدٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ نَافِعٍ وَقَالَ يَزِيدُ مَرَّةً إِنَّ عُمَرَ بْنَ نَافِعٍ أَخْبَرَهُ عَنْ أَبِيهِ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا نَلْبَسُ إِذَا أَحْرَمْنَا قَالَ لَا تَلْبَسُوا الْقُمُصَ وَلَا السَّرَاوِيلَاتِ وَلَا الْعَمَائِمَ وَلَا الْبَرَانِسَ وَلَا الْخِفَافَ إِلَّا أَنْ يَكُونَ رَجُلٌ لَيْسَتْ لَهُ نَعْلَانِ فَيَلْبَسَ الْخُفَّيْنِ وَيَجْعَلَهُمَا أَسْفَلَ مِنْ الْكَعْبَيْنِ وَلَا تَلْبَسُوا شَيْئًا مِنْ الثِّيَابِ مَسَّهُ الزَّعْفَرَانُ وَلَا الْوَرْسُ
Musnad Ahmad 5215: Telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengabarkan kepada kami [Yahya yakni Ibnu Sa'id] dari [Umar bin Naafi'] dan [Yazid] pernah berkata: bahwa [Umar bin Nafi'] telah mengabarkan kepadanya dari [bapaknya] dari [Ibnu Umar], seorang laki-laki bertanya kepada RasulullahShallallahu'alaihi wasallam "Apa yang kami pakai ketika sedang ihram?" maka Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Kalian jangan memakai gamis, celana, imamah (sorban), Baraanis (sejenis mantel penutup kepala), dan jangan pula sepatu, kecuali bagi yang tidak memiliki terompah namun hendaknya dia menjadikannya dibawah kedua mata kaki. Dan kalian jangan memakai sesuatu pun dari jenis pakaian yang telah disentuh kunyit dan wars (sejenis pewarna dari tumbuh-tumbuhan)."
Grade
مسند أحمد ٥٢١٦: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَبَايَعُوا الثَّمَرَ حَتَّى يَبْدُوَ صَلَاحُهُ
Musnad Ahmad 5216: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Naafi'] dari [Ibnu Umar] dia berkata: Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Jangan kalian menjual kurma yang masih muda sehingga tampak matang."
Grade
مسند أحمد ٥٢١٧: قَالَ أَبِي وَأَخْبَرَنَا يَعْنِي يَزِيدَ قَالَ أَخْبَرَنَا يَحْيَى عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ كَانَ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ أَعْتَقَ نَصِيبًا لَهُ فِي إِنْسَانٍ أَوْ مَمْلُوكٍ كُلِّفَ عِتْقَ بَقِيَّتِهِ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ مَالٌ يُعْتِقُهُ بِهِ فَقَدْ جَازَ مَا عَتَقَ
Musnad Ahmad 5217: Telah berkata bapakku dan telah mengabarkan kepada kami yakni [Yazid] dia berkata: telah mengabarkan kepada kami [Yahya] dari [Naafi'] dari [Ibnu Umar] bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang membebaskan bagiannya pada seorang budak, ia dibebani untuk membebaskan sisanya, namun jika ia tidak mempunyai harta lagi yang dapat dipergunakan untuk membebaskannya, maka yang sudah dibebaskannya itu sudah berlaku (boleh) ".
Grade
مسند أحمد ٥٢١٨: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ نَافِعٍ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عُمَرَ يُحَدِّثُ عَنْ الَّذِي كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُلَبِّي بِهِ يَقُولُ لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ وَذَكَرَ نَافِعٌ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يَزِيدُ هَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ مِنْ عِنْدِهِ لَبَّيْكَ وَالرَّغْبَاءُ إِلَيْكَ وَالْعَمَلُ لَبَّيْكَ لَبَّيْكَ
Musnad Ahmad 5218: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Yahya bin Sa'id] dari [Nafi'] bahwa dia mendengar [Ibnu Umar] telah menceritakan tentang cara Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam membaca talbiyah, beliau membaca, "ALLAHUMMA LABBAIK LAA SYARIKA LAKA LABBAIK INNAL HAMDA WAN NI'MATA LAKA WAL MULKU LAA SYARIKA LAKA. (Kami memenuhi panggilan-Mu, Ya Allah, kami memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, kami memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian dan nikmat serta kekuasaan adalah kepunyaan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu." Dan Nafi' menyebutkan bahwa Ibnu Umar menambah kalimat-kalimat itu dari (perkataannya sendiri), "Labbaik War Rughbaa` Ilaika wal 'amal Labbaika labbaik."
Grade
مسند أحمد ٥٢١٩: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا يَحْيَى عَنْ نَافِعٍ أَنَّهُ أَخْبَرَهُ عَنِ ابْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَمْسٌ لَا جُنَاحَ فِي قَتْلِ مَنْ قَتَلَ مِنْهُنَّ الْغُرَابُ وَالْفَأْرَةُ وَالْحِدَأَةُ وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ وَالْعَقْرَبُ
Musnad Ahmad 5219: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Yahya] dari [Naafi'] bahwa dia mengabarkan kepadanya dari [Ibnu Umar] bahwasanya Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Ada lima hewan yang tidak ada dosa pagi pembunuhnya, yaitu burung gagak, tikus, burung rajawali, anjing buas dan kalajengking."
Grade
مسند أحمد ٥٢٢٠: حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا يَحْيَى عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ دَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّاسُ حَوْلَهُ فَأَسْرَعْتُ لِأَسْمَعَ كَلَامَهُ فَتَفَرَّقَ النَّاسُ قَبْلَ أَنْ أَبْلُغَ وَقَالَ مَرَّةً قَبْلَ أَنْ أَنْتَهِيَ إِلَيْهِمْ فَسَأَلْتُ رَجُلًا مِنْهُمْ مَاذَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّهُ نَهَى عَنْ الْمُزَفَّتِ وَالدُّبَّاءِ
Musnad Ahmad 5220: Telah menceritakan kepada kami [Yazid] telah mengabarkan kepada kami [Yahya] dari [Naafi'] dari [Ibnu Umar] dia berkata: saya masuk masjid, kemudian saya melihat Nabi Shallallahu'alaihi wasallam dikitari para sahabatnya. Saya bergegas untuk mendengar petuah-petuah beliau, namun orang-orang telanjur bubar sebelum saya. Karenanya saya bertanya kepada [seseorang] dari mereka, "Apa yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam? dia menjawab, "Beliau melarang Al-Muzaffat, dan Ad-Dubaa.`
Grade